Claim Missing Document
Check
Articles

TRADISI PERNIKAHAN ADAT JAWA: STUDI LAPANGAN TRADISI PERNIKAHAN ADAT JAWA DI DESA BUMIRESO, KECAMATAN WONOSOBO KABUPATEN WONOSOBO Tia Hanny Hapsari; Takhta Alfina; Nur Fais; Vava Imam Agus Faisal
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i2.6716

Abstract

Pernikahan dalam ajaran Islam diposisikan sebagai ibadah yang memiliki peranan penting dalam kehidupan sosial dan keagamaan, dengan tujuan membentuk rumah tangga yang dilandasi ketenangan, kasih sayang, dan keberkahan. Bagi masyarakat Jawa, pernikahan tidak sekadar dimaknai sebagai penyatuan dua individu secara sah, melainkan juga sebagai peristiwa adat yang mengandung nilai budaya, makna simbolik, serta warisan kearifan lokal yang terus dipertahankan. Rangkaian adat pernikahan Jawa meliputi beberapa prosesi, seperti nontoni, lamaran, siraman, midodareni, akad nikah, hingga panggih, yang hingga saat ini masih dilaksanakan oleh masyarakat. Keberadaan prosesi adat tersebut memunculkan kajian mengenai keselarasan antara praktik budaya dan ketentuan syariat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pelaksanaan adat pernikahan tradisi Jawa dari sudut pandang Islam serta memahami bentuk perpaduan antara nilai budaya Jawa dan ajaran Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap pelaksanaan upacara pernikahan adat Jawa. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan kesesuaian adat dengan prinsip-prinsip Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi pernikahan Jawa pada umumnya dapat diterima dalam Islam selama tidak mengandung unsur kemusyrikan, kepercayaan mistis, maupun praktik yang bertentangan dengan ajaran akidah dan hukum Islam. Oleh karena itu, pelestarian adat pernikahan Jawa dapat terus dilakukan selama dimaknai sebagai simbol budaya dan diselaraskan dengan nilai-nilai keislaman.
PERAN KELOMPOK GAMELAN TANPO WATON DAN RELEVANSINYA DALAM ISLAM SEBAGAI TRADISI BUDAYA DI WONOSOBO Nadia Dwi Safitri; Shelsabella Qoulan Sadida; Yayu Konita Istiqomah; Vava Imam Agus Faisal
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i2.6717

Abstract

Kelompok Gamelan Tanpo Waton merupakan komunitas seni tradisional yang berkembang di Kabupaten Wonosobo dan berperan aktif dalam pelestarian budaya lokal yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Kelompok Gamelan Tanpo Waton serta relevansinya dalam perspektif Islam sebagai tradisi budaya yang hidup di tengah masyarakat Wonosobo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pengelola dan anggota kelompok gamelan, serta dokumentasi kegiatan kesenian yang dilaksanakan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kelompok Gamelan Tanpo Waton berperan sebagai media pelestarian seni gamelan tradisional sekaligus sarana dakwah kultural yang menyampaikan nilai-nilai Islam secara kontekstual dan humanis. Relevansi kelompok ini dalam Islam tercermin dari muatan pesan moral, spiritual, dan sosial yang sejalan dengan ajaran Islam, seperti nilai keikhlasan, kebersamaan, toleransi, dan akhlak mulia. Keberadaan Kelompok Gamelan Tanpo Waton juga memperlihatkan bahwa Islam dan budaya lokal dapat berjalan secara harmonis tanpa saling menegasikan. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa seni gamelan Tanpo Waton memiliki kontribusi signifikan dalam menjaga identitas budaya sekaligus memperkuat internalisasi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan masyarakat Wonosobo.
INOVASI PENGEMBANGAN BUDAYA DAN SENI ISLAMI DALAM PENDIDIKAN DI SMP NEGERI 1 GARUNG ERA DIGITAL Muhamad Subagio; Alvian Ramadhan; Riva Azahra, Yuan; Vava Imam Agus Faisal
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6784

Abstract

Era digital membawa tantangan serius bagi Pendidikan Agama Islam (PAI), terutama Dalam pembentukan karakter dan internalisasi nilai di tengah derasnya arus informasi Yang tidak terfilter. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Pengembangan seni dan budaya Islami sebagai strategi PAI yang kontekstual dan Efektif dalam penguatan karakter serta identitas keislaman peserta didik di era digital. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini Berlokasi di SMP Negeri  Garung. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen dan Observasi terhadap pelaksanaan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengembangan seni Islami (seperti hadroh dan kaligrafi) yang diintegrasikan dengan Inovasi digital (pemanfaatan aplikasi desain dan media sosial seperti YouTube, TikTok, Dan Instagram) merupakan strategi yang efektif untuk mengimbangi konten negatif Dan mendorong siswa menjadi kreator konten positif. Meskipun menghadapi Tantangan berupa rendahnya partisipasi siswa dalam penjaringan bakat digital, Pendekatan persuasif, pendampingan berkelanjutan, dan dukungan institusional Terbukti mampu meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi siswa. Kesimpulannya, Integrasi seni Islami dan media digital adalah langkah strategis untuk menanamkan Nilai-nilai Islam secara bermakna dan relevan dengan karakter generasi digital.
Karakteristik Perbedaan Individual dalam Belajar Siswa Sekolah Dasar: Tinjauan Literatur Psikologi Pendidikan Ellisia Azizah; Salamah Churiyatul Jannah; Vava Imam Agus Faisal
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6794

Abstract

Perbedaan kemampuan belajar, motivasi, gaya belajar, dan latar belakang psikologis siswa sekolah dasar sering kali belum sepenuhnya dipahami dan diakomodasi dalam praktik pembelajaran, sehingga berdampak pada rendahnya efektivitas proses belajar mengajar. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik perbedaan individual dalam belajar siswa sekolah dasar berdasarkan perspektif psikologi pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah berupa buku dan artikel jurnal yang relevan dalam bidang psikologi pendidikan dan pembelajaran dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa perbedaan individual siswa meliputi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, seperti tingkat intelegensi, gaya belajar, minat, motivasi, serta kondisi emosional dan sosial, yang secara signifikan memengaruhi proses dan hasil belajar. Kesimpulan dari kajian ini menegaskan bahwa pemahaman guru terhadap perbedaan individual siswa merupakan faktor penting dalam merancang strategi pembelajaran yang inklusif dan adaptif. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa guru sekolah dasar perlu menerapkan pendekatan pembelajaran yang beragam dan berpusat pada siswa guna mengoptimalkan potensi belajar setiap individu serta meningkatkan kualitas pendidikan dasar.
Adat Pernikahan Tradisi Jawa dalam Perspektif Islam Ilsa Atkol Atkia; Dina Widianingrum; Vava Imam Agus Faisal
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6796

Abstract

Penelitian ini berangkat dari temuan empiris masih berlangsungnya praktik adat pernikahan tradisi Jawa dalam pernikahan yang dicatat di Kantor Urusan Agama (KUA), yang kerap dipersepsikan berpotensi tidak sejalan dengan ajaran Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan penghulu terhadap pelaksanaan adat pernikahan tradisi Jawa serta relevansinya dalam perspektif Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui penelitian lapangan di KUA, dengan penghulu sebagai satu-satunya subjek penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut penghulu, sebagian besar prosesi adat pernikahan Jawa yang mengiringi akad nikah memiliki nilai etika, sosial, dan kultural yang sejalan dengan prinsip Islam, selama tidak mengandung unsur syirik dan keyakinan yang bertentangan dengan akidah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa adat pernikahan tradisi Jawa dapat diterima dalam praktik pernikahan Islam secara selektif dan kontekstual. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya peran penghulu sebagai otoritas keagamaan dalam memberikan pemahaman moderatif terkait integrasi adat dan syariat Islam di masyarakat.
Pengaruh Psikologis dalam Pembelajaran Daring Adityas Firmansah; Melati Ayu Febriana; Vava Imam Agus Faisal
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6797

Abstract

Pembelajaran daring yang diterapkan secara luas menimbulkan berbagai permasalahan psikologis pada peserta didik, seperti penurunan motivasi belajar, meningkatnya stres akademik, dan melemahnya keterlibatan emosional dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh psikologis pembelajaran daring terhadap kondisi mental dan perilaku belajar peserta didik serta implikasinya terhadap efektivitas pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai artikel ilmiah, buku, dan laporan penelitian yang relevan dengan topik psikologi pendidikan dan pembelajaran daring. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran daring memiliki dampak psikologis yang signifikan, baik positif maupun negatif, yang dipengaruhi oleh faktor motivasi intrinsik, interaksi sosial, dukungan lingkungan belajar, serta kesiapan teknologi. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan pembelajaran daring tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis, tetapi juga sangat bergantung pada kondisi psikologis peserta didik. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya perancangan pembelajaran daring yang adaptif, interaktif, dan berorientasi pada kesejahteraan psikologis peserta didik agar proses pembelajaran dapat berlangsung secara optimal.
Adaptasi Teori Belajar Behavioristik dan Kognitif terhadap Teknologi Pendidikan Karima Faizatunni’mah; Asyifa Nur Khofifah; Vava Imam Agus Faisal
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6798

Abstract

Perkembangan teknologi pendidikan menuntut adanya adaptasi teori belajar klasik agar tetap relevan dengan praktik pembelajaran digital, namun secara empiris masih ditemukan kesenjangan antara penerapan teknologi dan landasan teoretis pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adaptasi teori belajar behavioristik dan kognitif dalam konteks teknologi pendidikan serta relevansinya terhadap proses dan hasil belajar peserta didik. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah artikel ilmiah, buku, dan laporan penelitian yang relevan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa teori behavioristik masih efektif dalam desain pembelajaran berbasis penguatan, umpan balik instan, dan evaluasi otomatis, sementara teori kognitif berperan penting dalam pengembangan pembelajaran bermakna melalui pengelolaan informasi, pemecahan masalah, dan pemanfaatan teknologi interaktif. Adaptasi kedua teori tersebut secara terpadu mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran digital. Kesimpulannya, integrasi behavioristik dan kognitif dalam teknologi pendidikan memberikan solusi konseptual terhadap tantangan pembelajaran modern. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya desain teknologi pendidikan yang berlandaskan teori belajar agar penggunaan teknologi tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga pedagogis.
Strategi Psikologi Pendidikan dalam Mendukung Proses Belajar Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusif Nurul Afifah; Nova Nur Ramandhani; Vava Imam Agus Faisal
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6799

Abstract

Permasalahan empiris yang sering muncul dalam pendidikan inklusif adalah belum optimalnya strategi psikologi pendidikan yang digunakan guru dalam mendukung proses belajar anak berkebutuhan khusus di sekolah reguler. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi psikologi pendidikan yang efektif dalam mendukung proses belajar anak berkebutuhan khusus di sekolah inklusif serta relevansinya terhadap karakteristik dan kebutuhan belajar peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah artikel ilmiah, buku, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan psikologi pendidikan dan pendidikan inklusif. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan strategi psikologi pendidikan seperti diferensiasi pembelajaran, penguatan motivasi intrinsik, pendekatan individual, serta pengelolaan lingkungan belajar yang suportif berperan signifikan dalam meningkatkan partisipasi, kemandirian, dan capaian belajar anak berkebutuhan khusus. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa strategi psikologi pendidikan berbasis pemahaman karakteristik individu peserta didik menjadi kunci keberhasilan pembelajaran inklusif. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pendidik dan sekolah dalam merancang pembelajaran inklusif yang adaptif, humanis, dan berkelanjutan.
Pengaruh Ajaran Islam terhadap Seni Budaya Nusantara Nasikhatul Karimah; Anisa Putri Herdiana; Vava Imam Agus Faisal
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6800

Abstract

Penelitian ini berangkat dari permasalahan empiris berupa beragamnya bentuk seni budaya Nusantara yang menunjukkan akulturasi dengan ajaran Islam, namun belum seluruhnya dipahami secara sistematis dalam kajian akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ajaran Islam terhadap perkembangan seni budaya Nusantara serta relevansinya dalam membentuk identitas budaya masyarakat Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah buku ilmiah, artikel jurnal, dan hasil penelitian terdahulu yang membahas interaksi Islam dan seni budaya lokal. Hasil kajian menunjukkan bahwa ajaran Islam tidak menghapus budaya Nusantara, melainkan berperan dalam proses adaptasi, transformasi, dan islamisasi nilai pada berbagai bentuk seni, seperti seni rupa, seni pertunjukan, arsitektur, dan tradisi ritual. Temuan ini menegaskan bahwa seni budaya Nusantara berkembang melalui dialog kreatif antara nilai-nilai Islam dan kearifan lokal. Kesimpulannya, ajaran Islam memberikan kontribusi signifikan dalam membentuk karakter seni budaya Nusantara yang religius, inklusif, dan kontekstual. Implikasi penelitian ini memperkuat pemahaman teoretis tentang akulturasi budaya serta dapat menjadi rujukan dalam pelestarian seni budaya berbasis nilai keislaman.
ANTARA TRADISI DAN SYARIAT : PERNIKAHAN ADAT JAWA DI KUA KECAMATAN MOJOTENGAH Anisa Seli Maresta; Nala Fury Ashlah; Vava Imam Agus Faisal
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6804

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pernikahan adat Jawa di Kecamatan Mojotengah dalam perspektif harmonisasi antara tradisi dan syariat Islam. Fokus penelitian mencakup karakter masyarakat terkait pelaksanaan pernikahan, pendekatan KUA dalam membimbing masyarakat, serta relevansi dan pelestarian adat Jawa di era modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan wawancara terhadap Kepala Badan Penyuluhan KUA sebagai informan utama, serta studi pustaka untuk memperkuat analisis teoretis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Mojotengah memiliki kesadaran tinggi terhadap kepatuhan syariat Islam, namun tetap menghargai tradisi adat Jawa seperti siraman, midodareni, panggih, dan sungkeman. KUA menerapkan pendekatan persuasif, edukatif, dan dialogis untuk mendorong pelaksanaan adat yang simbolik dan selaras dengan syariat, termasuk mengganti praktik yang mengandung unsur mistis dengan doa atau sedekah. Tradisi pernikahan adat Jawa tetap relevan dan dapat dilestarikan, terutama apabila dimaknai sebagai sarana menanamkan nilai moral, penghormatan kepada orang tua, dan kebersamaan keluarga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa harmonisasi antara adat dan syariat dapat tercapai melalui pemahaman masyarakat yang bijak dan pembinaan dari KUA, sehingga pernikahan adat Jawa tetap lestari dan sesuai ajaran Islam. Rekomendasi diberikan agar generasi muda terus dibimbing dalam memaknai adat secara simbolik, dan masyarakat didorong untuk melestarikan budaya lokal tanpa melanggar prinsip-prinsip syariat.
Co-Authors Ade Pranata Adi, Nugroho Prasetya Adityas Firmansah Ahlul Nazza Kaffi Aina Sifa Mustika Putri Alvian Ramadhan Amalia Rosyadah Anggit Amelina Angkin Dayu Safitri Anisa Putri Herdiana Anisa Seli Maresta ARIF HIDAYATULLAH Arif Puji Haryadi Arina Fikarotal Ulya Ashief El Qorny Asyifa Nur Khofifah Ati’il Khusna Azka Maola Rizky Natanazaly Botok Rahayu Chikma Fauziyah Arrizqi Dina Lutfa Azizi Dina Widianingrum Dinda Aisyah Nurul Aulia Diyah Tri Estuti El Syam, Robingun Suyud Ellisia Azizah Gita Sista Indarsih Hasna Abiyyu Hoerus Sifa Ilsa Atkol Atkia Isma Maulana Isqi Faidla Rahmatika Izza Alfiani Karima Faizatunni’mah Khifti Maulaya Falakhi Lailatul Soimah Latifatur Rahmah M. Hafizh Abdulloh M. Robiuzzainis Shofa Mailatussakinah Marfu`ah Melati Ayu Febriana Moh Sakir Moh. Sakir Mohamad Syafiq Mujtaba Muchotob Hamzah Muhamad Nur Yasin Muhamad Subagio Muhammad Fadli Al Farizi Muhammad Irham Zamzami Muhammad Rafi Firnanda Nadia Dwi Safitri Nahdi Abdussani Nala Fury Ashlah Nasikhatul Karimah Nelly Agustina Ngarifin Shidiq Ngarifin Sihddiq Ngarifn Shidiq Nova Nur Ramandhani Nur Fais Nur Kuningaisatun Silmi Nur Laili Khusnina Nur maulidina Zahrotul Afiyah Nurul Afifah Pawit Rohmat Cahyono Puput Anjarwati Putri Ayu Lestari Putri Uminatul Awalliyah Rafi’ Ghatfhan Syafi’i Rani Soraya Riska Aprilia Riski Meilani Riva Azahra, Yuan Riza Maysharoh Rohmatul Ifadah Salamah Churiyatul Jannah Salis Amhailun Naja Shelsabella Qoulan Sadida Shinta Nuraini Sinta Amalia SITI SHOLIHAH Slamet Wahyu Asih Sri Haryanto Suprihatin Takhta Alfina Talita Nadia Kamila Tia Hanny Hapsari Tri Selo Cahyono Tutur lanang Sutrisno Ulil Absor Wissda Azzahro Chairunisa Yayu Konita Istiqomah Yeningsih Yeningsih zhul fahmi hasani `Arifah Nurul Azizah