p-Index From 2021 - 2026
6.978
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Warta Rimba English Review: Journal of English Education Abjadia, International Journal of Education Empirisma; Jurnal Pemikiran dan Kebudayaan Islam Jurnal Elemen Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Belantara SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam ASKETIK: Jurnal Agama dan Perubahan Sosial Journal of Education Technology Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam SIGMA Journal of Humanities and Social Studies Ad-Deenar: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Jurnal Perspektif M A T H L I N E : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika ULIN: Jurnal Hutan Tropis Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Rabbani: Jurnal Pendidikan Agama Islam Hermeneutik : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) DEVOSI PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Khidmatul Ummah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Jurnal Citra Pendidikan Indonesian Journal of Innovation Studies JETLi Management Science Research Journal Asketik: Jurnal Agama dan Perubahan Sosial Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Citra Pendidikan Anak Mestro Jurnal Ekonomi, Teknologi dan Bisnis Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Keislaman Journal of English Teaching and Linguistics Studies Cendikia Muda Islam: Jurnal Ilmiah Journal of Modern Islamic Studies and Civilization Risalatuna: Journal of Pesantren Studies Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Jurnal Inovasi Global EMPIRISMA: JURNAL PEMIKIRAN DAN KEBUDAYAAN ISLAM Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Eduprof Jurnal Citra Pendidikan SJME (Supremum Journal of Mathematics Education)
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS TEKNIS DAN FINANSIAL USAHA PERIKANAN TANGKAP CANTRANG DAN PAYANG DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI ASEMDOYONG KABUPATEN PEMALANG Karningsih, Fitri; Rosyid, Abdul; Wibowo, Bambang Argo
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 3, No 3: Agustus, 2014
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.46 KB)

Abstract

Kabupaten Pemalang merupakan salah satu kabupaten yang berada di pesisir Utara Pulau Jawa. Kabupaten Pemalang memiliki sebuah Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) yaitu PPP Asemdoyong. PPP  Asemdoyong adalah salah satu fasilitas pendukung disektor perikanan tangkap.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek teknis alat tangkap cantrang dan payang, serta aspek ekonomis yang meliputi modal dan biaya usaha, serta menganalisis tingkat kelayakan usaha dari segi finansial dengan menghitung nilai PP, NPV, IRR dan B/C. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif studi kasus dan seskriptif survey. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan quota sampling. Jumlah sampel yang diambil yaitu 9 usaha payang dan 12 usaha cantrang. Metode analisa data yang digunakan adalah analisis teknis dan analisis finansial. Analisis data menggunakan uji parsial t (t test) dengan SPSS. Hasil penelitian meyimpulkan bahwa rata-rata tingkat pendapatan usaha penangkapan cantrang dan payang sebesar Rp 252.170.000,- dan Rp 293.023.333,- per tahun dan keuntungan rata-rata sebesar Rp 30,155,500,- dan Rp 31,293,609,- per tahun. Analisis finansial usaha perikanan tangkap cantrang dan payang didapatkan nilai NPV Rp 194,762,025,- dan Rp 216,939,900,-; IRR 36 % dan 52 %; PP 3 tahun 5 bulan 6 hari dan 2 tahun 9 bulan 4 hari; dan B/C ratio 1,24 dan 1,17 yang berarti bahwa usaha perikanan tangkap cantrang dan payang di PPP Asemdoyong layak untuk dilakukan. Pemalang is one of the regency in the north coast of Java island. Asemdoyong is the Coastal Fishing Port located in Pemalang regency. It has become one of the facilities that support fishing activities in Pemalang. Coastal Fishing Port Asemdoyong become one of the facilities that support fishseries sector in Pemalang. This study aims to determine the technical aspects of fishing gear payang and cantrang, and economic aspects which include venture capital and costs, as well as analyze the level of effort in terms of financial feasibility by calculating the value of PP, NPV, IRR, and B/C. The method used in this research is a case descriptive method and secretive survey by the sample of 9 Payang fishermen and 12 Cantrang fishermen. The sampling method used was purposive sampling with quota sampling. The data analyzing method used partial t test (t test) with SPSS. The results of the study concludes that an average income level of fishing firm payang and cantrang is Rp 252.170.000, - and Rp 293.023.333, - per year and athe average profit is Rp 30.155.500, - and Rp 31.293.609, - per year. The financial analysis of fishing firm payang and cantrang obtained the NPV Rp 194,762,025, - and Rp 216,939,900, -; IRR of 36% and 52%; PP 3 years 5 months 6 days and 2 years 9 months 4 days; and B / C ratio of 1.24 and 1.17, which means that the fishery firm payang and cantrang in Coastal Fishing Port Asemdoyong Pemalang is feasible.
ANALISIS KINERJA PENGELOLA PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA PEKALONGAN, JAWA TENGAH Nasir, Hamdan; Rosyid, Abdul; Wijayanto, Dian
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 1, No 1: Januari, 2012
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.754 KB)

Abstract

Performance is basically the result obtained by a person or agency in performing a particular job. The purpose of this research were identified the performance management, evaluated the performance, and analyzed the performance level Pekalongan Fishing Port. Descriptive method was used in this study. Purposive sampling was used for sampling method. Object of this research was management of Pekalongan Fishing Port and customers satisfaction. Data analysis methods used were test validity, test reliability, Customer Satisfaction Index, Importance and Performance Analysis and gap analysis. The test results show the validity declared invalid, because r value bigger than r table is 0.444 for 20 employees. While the customer is 0.229 for 74 customers. Attributes of reliability test results for 0.632 and 0.832 employees, while the attributes of reliability test of 0.413 and 0.492 customers. From the research results of the identification of performance management are implementation of fishing harbors operational service of fisheries, fish resources management activities, implementation of the system of quality assurance and safety of fishery products. The results of performance evaluation in 2011 classified optimal, because get 74 of the results optimum conditions, 100. While the results for employee satisfaction index was 77 % and 80.4 % for customers.
ANALISIS KINERJA SATKER PENGAWASAN SUMBERDAYA KELAUTAN DAN PERIKANAN (PSDKP) DI PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA PALABUHANRATU SUKABUMI JAWA BARAT Hapsari, Dewi Indri; Rosyid, Abdul; Hapsari, Trisnani Dwi
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 1: Januari, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.275 KB)

Abstract

Fisheries surveillance of fishing areas are Civil Servants (PNS) were given the duties, responsibilities, authority, rights in full by the competent authorities to conduct surveillance of fishing activities include licensing documents fishing effort, the catch, the crew, loog book fishery , region capture, utilization of fish resources and the environment and other related arrest. The purposes of this study were to identify the functions and roles of PIU PSDKP performance, and analyze the activities of Satker Supervision Analyzing Marine Resources and Fisheries in the Palabuhanratu Nusantara fishing port, Sukabumi, West Java. The method used in this research was descriptive based on case studies. The sampling method used was census. The results obtained performance of Satker Monitoring of Marine Resources and Fisheries has said as well, that is the fundamental duty of each employee would have held but for surveillance at sea can be said to be less good. This is due to the facilities and infrastructure that are not conducive to such monitoring. Need to increase the number of speed boat fleet to support performance monitoring Satker Monitoring of Marine Resources and Fisheries.
ANALISIS TINGKAT PEMANFAATAN DAN KEBUTUHAN FASILITAS FUNGSIONAL PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA (PPN) PEKALONGAN Panuntun, Restu Aji; Rosyid, Abdul; Triarso, Imam
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 4, No 2: April, 2015
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.098 KB)

Abstract

PPN Pekalongan dilengkapi dengan beberapa fasilitas, diantaranya adalah fasilitas fungsional yang meliputi gedung TPI, tempat perbaikan jaring, rumah generator, laboratorium, kantor syahbandar, kantor pelabuhan, balai pertemuan nelayan, unit pengolahan limbah, dan menara air bersih. Untuk itu maka perlu diteliti sampai seberapa besar tingkat pemanfaatan dan kebutuhan fasilitas fungsional tersebut apakah sudah mencapai optimal dalam pemanfaatannya atau belum.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fasilitas fungsional, serta menganalisa tingkat pemanfaatan dan kebutuhsn fasilitas fungsional yang ada di PPN Pekalongan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2014 di PPN Pekalongan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yang bersifat survey. Metode analisis data menggunakan analisis tingkat pemanfaatan, skala pengukuran (skala Likert’s) dan analisis estimasi. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa PPN Pekalongan memiliki fasilitas fungsional dengan kondisi fasilitas yang ada sekarang tergolong cukup baik. Tingkat pemanfaatan fasilitas fungsional di PPN Pekalongan termasuk dalam kriteria baik, meskipun ada fasilitas fungsional yang termasuk dalam kriteria cukup. Tingkat kebutuhan di PPN Pekalongan berdasarkan hasil time series menunjukan jumlah kebutuhan es, solar, air tawar, dan garam yang di butuhkan oleh PPN Pekalongan pada periode tahun 2014 sampai tahun 2018 di perkirakan akan terus mengalami  kenaikan jika dibandingkan dengan 5 tahun sebelumnya. Naiknya kebutuhan es, solar, air tawar, dan garam di pengaruhi oleh jumlah produksi perikanan dan jumlah kapal yang melakukan penangkapan ikan yang ada di PPN Pekalongan. PPN Pekalongan equipped with several facilities, such as functional facility which includes the building of TPI, a net improvement, home generators, laboratories, offices harbormaster, harbor offices, fishermen meeting hall, waste treatment plants, and the water tower. So, it needs to be examined to the extent of utilization and functional needs of the facility are optimal in their utilization has reached or not. The purpose of this research is to determine the functional condition of the existing facilities, analyze utilization levels and functional facilities needs in PPN Pekalongan The research was conducted in May 2014 in PPN Pekalongan Data collection methods are using observation, interviews, documentation, and literature. And the method of data analysis are rate functional, Likert’s Scale,  estimation analysis. The result of this research showed that functional facility in PPN Pekalongan is quite good. The utilization rate of the functional facilities in PPN Pekalongan included in good criteria, although there are facilities that  included in the enough criteria. Level of need in PPN Pekalongan based on the results of time series analysis shows that the number of ice, diesel fuel or solar, freshwater and salt requirements provided by PPN Pekalongan in the period 2014 to 2018 is expected to increase if it compared with  5 years ago. The growing needs of ice, diesel fuel, freshwater and salt were influenced by the number of fishery production and vessels fishing in PPN Pekalongan.
PERBEDAAN HASIL TANGKAPAN DAN TINGKAT KEUNTUNGAN NELAYAN TRAMMEL NET DAN NELAYAN GILL NET DI PERAIRAN PANTAI PASIR, KECAMATAN AYAH, KABUPATEN KEBUMEN Prasetyo, Wahyu; Rosyid, Abdul; Dewi, Dian Ayunita NN
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 4, No 4: Oktober, 2015
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.851 KB)

Abstract

Kebumen mempunyai panjang pantai 57,90 km, dimana 17,80 km terdiri dari pantai berbukit, berkarang dan sisanya merupakan pantai berpasir, serta luas wilayah laut yang dikelola 16.880,66 km2, dengan usaha penangkapan menggunakan trammel net, gill net, dan juga long line (rawai). Tujuan dari penelitian ini adalah menghitung, menganalisis perbedaan hasil tangkapan, dan perbedaan besarnya keuntungan yang diperoleh nelayan trammel net dan gill net, menganalisis keuntungan dengan menghitung R/C Ratio, Rentabilitas, dan PP (Payback Period). Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Metode pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah responden 11 untuk trammel net  dan 12 responden untuk gill net. Metode analisis yang digunakan adalah analisis ekonomi dan analisis finansial. Hasil penelitian dari analisis ekonomi untuk usaha perikanan trammel net diperoleh biaya total Rp 36.883.076,92, dengan pendapatan Rp 49.218.059,09, dan keuntungan sebesar Rp 12.334.982,2/th, sedangkan untuk gill net diperoleh biaya total Rp 37.532.927,35, pendapatan Rp 45.913.429,17, dan keuntungan Rp 8.380.501,82/th.  Dari analisis keuntungan didapatkan hasil R/C untuk trammel net 1,62 rentabilitas 53,41 %, PP 3,79. Sedangkan R/C untuk gill net 1,2 rentabilitas 18,04 %, PP 5,54. Hasil tangkapan yang diperoleh trammel net dan gill net  berbeda, untuk trammel net memperoleh udang Jerbung, udang Dogol, ikan Lidah, ikan Layur, dan ikan Kembung sedangkan untuk gill net  memperoleh hasil yang lebih variatif antara lain ikan Bawal Putih, ikan Layur, ikan Cucut, ikan Pari, ikan Manyung, dan ikan rucah lainnya. Kebumen has 57,90 km coastline, were 17,80 km is hilly coast, coral and the other’s sand beach, also has 16.880, 66 km2 marine areas, with fishing acctivies mostly used by trammel net, gill net, and longline fishing. The purpose of this study was to counting and analyze the differences in the catch, the difference in the amount of net profits betwen trammel net and gill net, analyze profits by calculating the R/C Ratio, Rentability, PP (Payback Period). Descriptive method based on case studies used in the study taking those sample. Sampling method used is purpsive sampling with 11 respondents for trammel net and 12 respndent for gill net. Method used is purposive sampling. Methods of analysis used is the economic analysis and financial analysis. Results of economic analysis to trammel net fishery  shows that  the total costs Rp 36.883.076,92, total revenue Rp 49.218.059,09, profit of Rp 12.334.982,2 by year,  to hade  gill net nets showed that the cost of Rp 37.532.927,35 total revenue amounting to Rp 45.913.429,17, a profit of  Rp 8.380.501,82 by year. From the analysis of the advantages in getting the R/C  for trammel net 1,33, rentability 26,33 %, PP 3,79. R/C for gill net 1,2, rentability 18,04, PP 5,54. By catch for trammel net and gill net are different, trammel net gets Penaeus merguensis, Metapenaeus monoceros, Cynoglossus lingua, Trichiurus lepturus, and Rastrelliger sp, while gill net gets Pampus argenteus, Trichiurus lepturus, Rhizoprionodon acutus, Dasyatis sp, Arius thalassinus, and the other fish. 
TINGKAT PEMANFAATAN FASILITAS DASAR DAN FUNGSIONAL UNTUK PENINGKATAN PRODUKSI DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN TANJUNGSARI KABUPATEN PEMALANG Ardandi, Savino Nisen; Boesono, Herry; Rosyid, Abdul
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 1: Januari, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.521 KB)

Abstract

Fishing port is an important aspect in the development of fisheries. Fishing port is the place that made up the land and surrounding waters with certain limits as the governmental activities and the activities of the fishing business systems that are used as berths and loading and unloading of fish. The purpose of this study was to analyze the level of utilization of basic and functional facilities that exist in the Tanjungsari Fishing port. The method used in collecting data of this study is descriptive method and case studies. Descriptive method is a method of data collection surveys and direct observation in the field and do pangumpulan data by focusing on an intensive and detailed case. Based on the results obtained a conclusion that is basic and functional condition of the facility at Fish Landing Base Tanjungsari Pemalang in less optimal conditions. The utilization rate of basic facilities and functional Tanjungsari Fishing port as follows: The Land Use by 87%; cruise line by 89%; the dock by 90% and 83% of the auction building. Strategy to increase the utilization of basic facilities and is a functional Tanjungsari Fishing port opitimal use of basic facilities, functional and support in order to increase fish production; Provide counseling and socialization on a regular basis to business Tanjungsari fishery in relation to the increase in fish production; Improve fishing technology such as the use of GPS and Fishfinder to increase the catch.
ANALISIS TINGKAT PEMANFAATAN DAN KEBUTUHAN FASILITAS FUNGSIONAL DAN FASILITAS PENUNJANG DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI TASIKAGUNG REMBANG Prasojo, Prastyo; Rosyid, Abdul; Triarso, Imam
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 4, No 1: Januari, 2015
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.793 KB)

Abstract

Pelabuhan Perikanan Pantai Tasikagung merupakan pelabuhan yang sedang dalam tahap pengembangan dimana sebelumnya pelabuhan ini adalah pangkalan pendaratan ikan. Mengingat fungsinya yang sangat strategis sebagai pusat kegiatan dan perekonomian masyarakat sekitar, sehingga perlu adanya pengkajian pengembangan fasilitas yang berkelanjutan sehingga Pelabuhan Perikanan Pantai Tasikagung dapat melayani kegiatan di pelabuhan secara maksimal.  Penelitian bertujuan untuk mengkaji kondisi fasilitas-fasilitas, menganalisa tingkat pemanfaatan dan kebutuhan di Pelabuhan Perikanan Pantai Tasikagung Rembang untuk diterapkan dalam pengembangan PPP Tasikagung dengan kondisi saat ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif survey serta menggunakan analisa data yaitu analisa tingkat pemanfaatan fasilitas dan analisis tingkat kebutuhan. Hasil penelitian diperoleh bahwa fasilitas - fasilitas yang ada di Pelabuhan Perikanan Pantai Tasikagung masih dalam kondisi kurang, namun tingkat pemanfaatan fasilitas – fasilitas baik meskipun masih terdapat fasilitas – fasilitas yang belum tersedia.Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa Optimalisasi fasilitas fungsional dan penunjang keseluruhan belum termanfaatkan secara optimal. Hasil dari prediksi kebutuhan solar di PPP Tasikagung periode 2014 – 2018 mengalami kenaikan sebanyak 71% dari kebutuhan 5 tahun sebelumnya, maka perlu ditambahkan/disediakan solar sebanyak 68.296.554 liter untuk 5 tahun kedepan, sedangkan untuk kebutuhan es mengalami kenaikan sebanyak 75% dari kebutuhan 5 tahun sebelumnya, maka perlu disediakan/ditambahkan es sebanyak 390.083,92 ton untuk 5 tahun kedepan. Coastal Fishing Port Tasikagung was in development project where in previously as Fish Landing Base. For those considering this function which most strategic as center activities and economy forthe fisheries society, so that It very needed for development sustainability facilities to made Tasikagung Coastal Fishing Port provided maximum services. This research aimed to get more investigated condition of port facilities recently, analysis utilization and necessities rate inTasikagung Coastal Fishing Port in applied to development Tasikagung Port recently. Method used descriptive survey and also analysis data used Analysis Utilization Facility and Necessities Rate. The end of research showed condition of facilities in Tasikagung Port in minus level (low), and Utilization Rate in Good level although many facilities not available. The conclusion was about Optimization Functional and Supporting Facility untapped optimally yet. Prediction for solar consume Tasikagung Port 2014-2018 period increasing about 71% from necessities in 5 years before, so that It very needed extra solar approximately 68.296.554 litters in 5 years latters and Ice needed increasing about 75% from 5 years before, so that it was very needed an extra ice approximately 390.083,92 ton for 5 years latters.
PERBANDINGAN KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN DAN CARA IKAN TERTANGKAP PADA GILL NET STANDAR DAN GILL NET UMUM UNTUK IKAN NILA (Oreochromis niloticus) DI PERAIRAN RAWAPENING Aditama, Tommy; Pramonowibowo, Pramonowibowo; Rosyid, Abdul
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 2, No 3: Agustus, 2013
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Danau Rawapening dengan luas 2.770 hektar terletak di Kabupaten Semarang seiring berjalanya waktu mengalami penurunan dengan semakin tingginya eksploitasi sumberdaya perikanan. Di tahun 2011 produksi danau Rawapening hanya 2440 ton yang seharusnya masih bisa ditingkatkan. Selama ini penangkapan ikan Nila di perairan Rawapening menggunakan alat tangkap gill net yang spesifikasinya tidak terukur khusus untuk ikan Nila. Jaring insang yang dipakai di Rawapening saat ini dinilai memiliki selektivitas rendah terutama mengacu pada ukuran ikan. Banyak ikan-ikan yang masih undersize ikut tertangkap dengan alat tangkap tersebut. Selain itu jaring insang tersebut juga menghasilkan mutu ikan yang kurang baik, karena ikan-ikan yang tertangkap pada gill net tersebut tertangkap dengan cara entangled (terpuntal). Sehingga ikan mengalami rigor mortis lebih cepat dan akibatnya ikan akan menghasilkan mutu daging yang kurang baik. Untuk itu, penelitian mengenai gill net standar sangat diperlukan demi terciptanya optimalisasi dalam kegiatan penangkapan ikan di Rawapening. Metode yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif dengan membandingkan berat dan kuantitas ikan tertangkap pada kedua gill net, dan mengamati secara langsung cara ikan tertangkap. Hasil penelitian berupa spesifikasi alat tangkap gill net standar untuk ikan Nila di perairan lentik (tertutup) yaitu panjang 1000 mata jaring, lebar 25 mata jaring, mesh size 3 inchi, E = 0,5, pelampung menggunakan rubber sponge, dan pemberat menggunakan timah dengan berat masing-masing 5 gram. Dalam segi kuantitas dan cara ikan tertangkap gill net standar memiliki kemampuan lebih baik daripada gill net umum, sedangkan dalam segi berat ikan tertangkap, gill net umum mendapatkan hasil sedikit lebih baik daripada gill net standar.
ANALISIS TINGKAT PEMANFAATAN FASILITAS DASAR DAN FUNGSIONAL PELABUHAN PERIKANAN PANTAI WONOKERTO KABUPATEN PEKALONGAN Sundari, Ratri; Rosyid, Abdul; Dewi, Dian Ayunita NN
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 4, No 4: Oktober, 2015
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.71 KB)

Abstract

Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Wonokerto Kabupaten Pekalongan merupakan Unit Pelaksana Teknis dibawah Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah. PPP Wonokerto awalnya merupakan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) yang diresmikan pada tahun 1986, kemudian mulai operasional menjadi Pelabuhan Perikanan Pantai pada tahun 2010. Pemanfaatan fasilitas yang ada di pelabuhan bukan hanya oleh masyarakat Wonokerto saja, tetapi juga oleh masyarakat dari daerah lain. Hal ini disebabkan  banyak kapal-kapal pendatang ikut bersandar dan melelangkan hasil tangkapannya di PPP Wonokerto. Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi fasilitas dasar dan fungsional, kemudian meramalkan jumlah produksi, kunjungan dan keberangkatan kapal serta menganalisis tingkat pemanfaatan fasilitas dasar dan fungsional di PPP Wonokerto. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitik dengan pengambilan sampel kuota sampling, menggunakan analisa tingkat pemanfaatan dan analisa forecasting. Hasil penelitian diperoleh dari analisis forecasting jumlah kunjungan dan keberangkatan perahu <7GT mengalami penurunan sebesar 6-8% dan kapal <10GT mengalami kenaikan sebesar 6-8% sedangkan jumlah produksi naik 0,3% setiap tahunnya. Hasil perhitungan tingkat pemanfaatan area pelabuhan 29,1%, alur pelayaran 83%, dermaga 76,4% dan TPI 85,7%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tingkat pemanfaatan fasilitas dasar dan fungsional secara keseluruhan termanfaatkan secara optimal. Wonokerto coastal fishing port Pekalongan is a technical unit under the department of marine and fisheries Central Java. Wonokerto coastal fishing port initially a fish landing base which established in 1986, then started becoming operational coastal fishing port in 2010. Utilization of existing facilities not only used by Wonokerto objectives fishers, but also fishers from other regions. This research was conducted in April 2015. This research identified basic and functional facilities, predicted fishery production and boat frequency and analyzing the utilization rate of basic and functional facilities in Wonokerto coastal fishing port. The method in this study was descriptive analytic used quota sampling. Used analysis of the level of utilization and forecasting analysis. Results from analysis forecasting of boat arrival frequency and departure boat of <7 GT decline 6-8% and <10 GT raise 6-8% and of fishery production increase 0,3% every year. Results calculation port area utilization 29,1%, the fairway utilization 83%, pier utilization 76,4% and 85,7% for utilization of TPI. From these results can be concluded that the utilization rate of basic and functional facilities were utilized optimally.
ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) PASIR KABUPATEN KEBUMEN DITINJAU DARI SUMBERDAYA PERIKANAN Sari, Putri Kurnia; Rosyid, Abdul; Wibowo, Bambang Argo
Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology Vol 4, No 1: Januari, 2015
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.997 KB)

Abstract

Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Pasir Kebumen mempunyai potensi untuk dikembangkan menjadi Pelabuhan Perikanan dilihat dari potensi sumberdaya perikanan yang besar. Dengan kondisi sumberdaya perikanan tersebut, untuk meningkatkan peran Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Pasir terhadap pengelolaan sumberdaya perikanan yang ada saat ini, maka perlu adanya penelitian untuk mengkaji strategi pengembangan PPI Pasir.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi sumberdaya perikanan di PPI Pasir, menganalisa ketersediaan dan tingkat pemanfaatan fasilitas di PPI Pasir, dan menganalisa strategi pengembangan PPI Pasir ditinjau dari sumberdaya perikanannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif serta menggunakan analisis data yaitu analisis tingkat pemanfaatan fasilitas dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi sumberdaya perikanan di PPI Pasir masih sangat tinggi. Sumberdaya perikanan di PPI Pasir diantaranya adalah potensi hasil tangkapan ikan, luas lahan PPI Pasir, jumlah alat tangkap, jumlah armada penangkap ikan, dan jumlah nelayan aktif. Fasilitas di PPI Pasir masih sangat kurang, karena belum terdapat fasilitas pokok seperti dermaga, breakwater dan alur pelayaran yang merupakan fasilitas utama untuk memperlancar kegiatan penangkapan ikan. Berdasarkan perhitungan tingkat pemanfaatan fasilitas, gedung TPI mempunyai tingkat optimalisasi sebesar 66%, luas lahan parkir sebesar 37 %, dan kolam pelabuhan sebesar 6 %. Perhitungan analisis SWOT diperoleh hasil -0,14 ; 0,89 sehingga penerapannya menggunakan kuadran III atau strategi W-O (Weakness-Opportunity). Pasir Fish Landing Base Kebumen has a potential to be developed into fishing port seen by the huge potential of fisheries resources. By that condition of fishery resources, to increase  the role of Pasir Fish Landing Base by fishery resources existing, it is necessary to research the development strategy to assessing Pasir Fish Landing Base.The purpose of this research is to determine the condition of fishery resources at Pasir Fish Landing Base, to analysis the availability and facility utilization rate, and to analysis development strategy seen from Pasir Fish Landing Base fishery resources. The method which used in this research is descriptive survey and analysis data such as the utilization rate analysis, and SWOT analysis. The result of research showed that the condition of fishery resources in Pasir Fish Landing Base is still very high. Fishery resources in Pasir Fish Landing Base include the potential fish catches, land area, the amount of fishing gear, fishing fleet, and the amount of active fisherman. The facility at Pasir Fish Landing Base still very lacking, because there hasn’t been basic facilities such as a piers, breakwater, and navigation channel which is the main facility for fishing activities. Based on calculating of the level of utilization facility, TPI building has an optimization levels was 66%, extensive parking area was 37%, and port pool was 6%. The SWOT analysis calculation result obtained by -0,14 ; 0,89 so the implementation is using quadrant III or Weakness-Opportunity strategy.
Co-Authors - Ismail - Sardiyatmo Abdul Kohar Abdul Kohar Mudzakir Abu Khaer Abu Khaer, Abu Adela, Agnes Advelia, Fela Agistyan Dinita Dinita, Agistyan Dinita Agus Siswanto Agus Suherman Ahmad Catur Widyatmoko Amalia Fitriyashari Anak Agung Gede Sugianthara Andi Sahri Alam Andriyani Andriyani Anggita, Tiara Apriati , Atik Ardi, Mohammad Noviani Aridanthy, Vanya Arief Sudhartono Arif Rahman Arif Sudhartono, Arif Aristi Dian Purnama Fitri Arman Maiwa Asep Supena. Azis Nur Bambang Aziz Nur Bambang Baehaqi, Mudofar Baharuddin, Rhamdhani Fitrah Bahrul Ulum Bambang Argo Wibowo Bau Toknok Brefin Mushtaf Adam Budi Setiawan Candra Wijaya, Candra Chandra, Fitriana Eka Chumaini, Ayatullah Dadang Juandi Deddy Sofyan, Deddy Derajat, Agung Dewi Indri Hapsari Dian Ayunita NN Dewi, Dian Ayunita NN Dian Ayunita Nugraheni Nurmala Dewi Dian Wijayanto Ega Adhitya Emil Yahya Emylyani Nurdyana Erfan Subiyanta, Erfan Fachrudin Satari, Fachrudin Fachry Abda El Rahman Fadilah, Dimas Fahmi Irfani Fahruddin , A’rasy Fatimah, Ela Fatkhul Mubin Fitri Karningsih Fitriyani, Yeny Ganeswara, M. Ginanjar Genesis Vennikson Sinaga Ginanjar, M. Golar Golar H, Azizan Sentosah Halira V., R. Lungguh Hamdan Nasir Hamka Hamsi, Muh Suyuti Hanityo Adi Nugroho Haq, Hafidz Izzul Herry Boesono Hestyavida Nugraheni Hilaldi, Dika Hildani Yulia Fatmawati, Hildani Yulia Hulu, Amati Eltriman Huslin, Muhammad Rachmatul Fahmi I Nengah Korja Imam Triarso Indri Hastuti Indri Yani, Indri Indriyani Indriyani Indriyani Intan, Intan Noorfitriani Irsad ISMAIL - Istifhama, Lia Istiqlaliah Nurul Hidayati Khaeroh, Innayatul Khalimi Khalimi, Khalimi Komarudin Komarudin Listyo Rahayu Mahmudi, Bambang Mahpudin, Asep Margio Reta, Elsa Maskud, Maskud Menoh, Gusti A.B. Moh Ihsan Moh Ramadan Muchtar, Adam Khalsia Muhammad Sarbini, Muhammad Muhasinin Mulyani, Ana Susi Mutiasari, Bela Naharuddin Naharuddin Natalia, Rafika Anggelin Nizar, Muchamad Coirun Noorfitriani, Intan Nugroho Sukmawardhana Nur Adhi Wicaksono Nur Azizah Nur Hayati Pasya, Syafira Meilia Patabang, Irma Pramayanti, Diah Natasya Arif Pramonowibowo Pramonowibowo Prastyo Prasojo Pratama Saputro Purwanto, Purwanto Putri Kurnia Sari, Putri Kurnia Putut Har Riyadi Qohhar, Abdul Qudsi, Muhowwifullah Amin Rahayu Septia Ningsih Rahmah, Mursidah Rahman Rahman Raisyanfa Zasti Rasti Eka Putri Ratih Wardhani Ratri Sundari, Ratri Restu Aji Panuntun, Restu Aji Ria Hastrini Rifa'i, Fuad Yanuar Akhmad Risky Aditya Nusantara Rizky Purnama Roma Hutapea Rukmi Rukmi Sadat, Fahad A. Saprina, Cindy Mutiara Savino Nisen Ardandi Septiana Dwiputri Maharani Shiffa Febyarandika Shalichaty Siti Meilanisa Nurul Iman Sudrajat Sofyan Sofyan SOLAHUDIN SOLAHUDIN, SOLAHUDIN Sri Ningsih Mallombasang Stella Anggityarini Suci Asrina Ikhsan Suparman Suparman Suryani, Emma Sustri Sustri Teguh Lestariono Tewonto, Rai Adhi Masiakh Thohir Aji Caksono Toding, Gideon Tommy Aditama Trisnani Dwi Hapsari Umbara, Uba Vonti, Lungguh Halira Wahyu Prasetyo Wardana, Febri Wartoyo Wartoyo Wawan Prahiawan Weraengkati, Yosua Wynalda Wicaksono, Agus Purwo Wildanis Reza Raditya, Wildanis Reza Yanti Suryanti, Yanti Yoel Suranta Bangun Yonathan Triyoga Ayowa Yuherna, Siti Yusuf Yusuf Yusuf, Rivai Zakaria, Aceng Zuli Nuraeni