Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan kreativitas siswa sekolah dasar melalui pembelajaran seni rupa dengan memanfaatkan bahan daur ulang sampah sebagai media pembelajaran. Kreativitas siswa perlu dikembangkan agar siswa mampu menghasilkan ide, berkarya serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan daur ulang sampah sebagai media pembelajaran seni rupa serta menganalisis kreativitas siswa kelas IV melalui pemanfaatan daur ulang sampah di SDN Kalideres 06 Pagi Jakarta Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari 3 siswa kelas IVA SDN Kalideres 06 Pagi Jakarta Barat yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kategori kreativitas tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan daur ulang sampah sebagai media pembelajaran seni rupa telah terlaksana dengan cukup baik melalui penggunaan botol plastik, sedotan plastik, dan kardus dalam kegiatan praktik seni rupa. Pembelajaran berlangsung secara aktif dan mampu meningkatkan antusias siswa dalam berkarya. Hasil kreativitas siswa menunjukkan adanya kategori tinggi, sedang, dan rendah. Siswa kategori tinggi mampu menghasilkan ide kreatif dan percaya diri, siswa kreativitas sedang menunjukkan kreativitas yang cukup baik namun masih membutuhkan arahan, sedangkan siswa rendah masih mengalami kesulitan dalam mengembangkan ide dan memerlukan bantuan selama proses pembuatan karya. Dengan demikian, pemanfaatan daur ulang sampah sebagai media pembelajaran seni rupa mendukung perkembangan kreativitas siswa serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.