p-Index From 2021 - 2026
8.838
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Persona: Jurnal Psikologi Indonesia Inspiratif Pendidikan Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi Jurnal Psikologi Perseptual INSAN Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental Biopsikososial: Jurnal Ilmiah Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Mercubuana Jakarta Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Provitae: Jurnal Psikologi Pendidikan Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Panjar: Pengabdian Bidang Pembelajaran Jurnal Psikologi Mandala International Journal of Science and Society (IJSOC) Psyche 165 Journal Journal of Social And Economics Research YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Eduvest - Journal of Universal Studies Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Muara Medika dan Psikologi Klinis Riwayat: Educational Journal of History and Humanities PUSAKO : Jurnal Pengabdian Psikologi Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Jurnal Kesehatan Republik Indonesia El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat Protein: Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Merpsy Journal journal of social and economic research Jurnal Serina Abdimas Jurnal Intensi (Integrasi Riset Psikologi)
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Psyche 165 Journal

Tantangan Digital: Prokrastinasi Akademik dan Penggunaan Smartphone pada Remaja SMA Tamala, Novi; Riana Sahrani; Fransisca Iriani R. Dewi
Psyche 165 Journal Vol. 17 (2024) No. 2
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jpsy165.v17i2.359

Abstract

Di era digitalisasi saat ini, remaja SMA memiliki fasilitas internet yang memadai terutama dalam penggunaan smartphone. Remaja SMA khususnya memiliki kecenderungan menggunakan smartphone secara berlebihan dan tak terkendali sehingga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari (problematic smartphone use). Penggunaan smartphone yang berlebihan ini merupakan salah satu konsekuensi negatif yang muncul dari prokrastinasi akademik di era digital. Prokrastinasi akademik merupakan kecenderungan remaja untuk menunda dalam mengerjakan tugas akademik, dan dapat berpengaruh terhadap pencapaian prestasi akademik. Penelitian ini akan mengkaji fenomena tersebut dengan mengeskplorasi keterkaitan antara prokrastinasi akademik dengan penggunaan smartphone pada remaja SMA. Dengan menggunakan teknik convenience sampling method, penelitian ini menggunakan 265 remaja Sekolah Menengah Atas (SMA) yang berusia 17 hingga 19 tahun. Pengukuran yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengna skala Smartphone Addiction Scale-Short Version (α=0,803), dan skala Prokrastinasi Akademik (α=0,631). Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif non eksperimental. Pengambilan data dengan menggunakan google form yang akan disebarkan pada remaja SMA melalui media sosial seperti whatsapp dan instagram. Dengan menggunakan analisis regresi sederhana ditemukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara prokrastinasi akademik dengan problematic smartphone use, yang berarti semakin tinggi tingkat prokrastinasi akademik maka semakin tinggi tingkat problematic smartphone use dan semakin rendah tingkat prokrastinasi akademik, maka semakin rendah tingkat problematic smartphone use (r=0,406, P<0,05). Sumbangan efektif variabel prokrastinasi akademik terhadap variabel problematic smartphone use sebesar 16,5%.
Kontrol Diri sebagai Moderator Hubungan Kesepian dan Kekerasan Siber Remaja Perempuan Basel, Wiwin Charolina Putri; Dewi, Fransisca Iriani Roesmala; Sahrani, Riana
Psyche 165 Journal Vol. 17 (2024) No. 4
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jpsy165.v17i4.459

Abstract

Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi seperti media sosial telah mengalami perkembangan yang signifikan, sehingga membawa dampak kompleks terhadap kehidupan. Media sosial berfungsi sebagai akses berkomunikasi dalam konektivitas sosial dan perangkat untuk mencari hiburan. Pada sisi lain, media sosial merupakan platform dimana kekerasan siber dapat terjadi kepada penggunanya. Berbagai kasus kekerasan siber dalam media sosial dialami remaja perempuan, diantaranya menjadi korban penyebaran konten pornografi, pengancaman dan pelecehan seksual secara daring. Prevalensi Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) di Indonesia mengalami kenaikan dan sering kali tidak dianggap serius. Tujuan penelitian ini untuk menguji kontrol diri sebagai moderator dalam hubungan antara kesepian dan kekerasan siber pada remaja perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional non-eksperimental. Metode analisis yang digunakan yaitu uji normalitas, uji heteroskedastisitas, uji multikolinearitas dan uji regresi. Partisipan penelitian merupakan remaja perempuan sebanyak 113 orang, berusia 17-24 tahun, aktif menggunakan media sosial dan pernah mengalami kekerasan digital dalam kurun waktu kurang dari satu tahun. Instrumen penelitian adalah Experiencing Cyber Violence Scale terdiri dari 34 pertanyaan, Loneliness Scale terdiri 20 pertanyaan dan Self-control Scale terdiri dari 10 pertanyaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kontrol diri, kesepian dan kekerasan siber. Peran kontrol diri tidak memoderasi kesepian dan kekerasan siber, namun dari uji korelasi mengindikasikan bahwa kontrol diri berperan atau berkontribusi dalam terjadinya kesepian dan kekerasan siber.
Emotion Regulation as a Moderator of the Relationship between Family Functioning and Anxiety Generation Z Angelina, Stephanie; Sahrani, Riana; Heng, Pamela Hendra
Psyche 165 Journal Vol. 18 (2025) No. 2
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jpsy165.v18i2.527

Abstract

This study examines the role of family functioning on anxiety moderated by emotion regulation. Anxiety is a negative emotion characterized by worry and uncertainty about the future. One cause of anxiety is family functioning that isn't going well. Family functioning is the ability of the family to meet the needs of its members by overcoming problems, pressures, and supporting each other. To minimize the occurrence of high anxiety caused by family functioning that is not optimal, individuals need emotion regulation as a protective factor. Emotion regulation is the way individuals manage feelings when faced with tension in their lives. Quantitative research methods are used with non-probability sampling techniques with purposive sampling. The research participants totaled 390 individuals aged 17-27 years. The questionnaire was completed by research participants online and contained three measurement tools, namely the Generalized Anxiety Disorder (GAD-7) measurement tool to measure anxiety, the Family Adaptability and Cohesion Evaluation Scale II (FACES II) and the Family Communication Scale (FCS) to measure family function, and the Emotion regulation Questionnaire (ERQ) to measure emotion regulation. Data processing was done with SPSS ver. 27, and Process Marco Model 1. The results show that emotion regulation in the high reappraisal dimension ( effect = -0.139, p = 0.002) and low suppression dimension ( effect = -0.191, p = 0.000) can be a moderator in the relationship between family functioning and cohesion dimension. Thus, emotion regulation can be a protective factor to minimize individuals experiencing anxiety in the midst of low functioning families.
Co-Authors Anastasia Putri Leleng Wilis Andri Setia Dharma Anyelir, Nanda Putri Ari Kristiyanto, Andreas Audy, Ervina Aulia Kirana Basel, Wiwin Charolina Putri Bianca Marella Chandra, Callista Christy, Christy Cindy Amelia, Cindy Deasy Suparman Debora Basaria Dewanto, Hajar Dwi Puspita Satriana, Dwi Puspita Dzahabiya, Farras Aisha Edlyn, Jovita Ekawardhani, Nadya Puspita Elizabeth Nasya Fadila, Nurul Farren Septania Audrey Febriani, Oki Kartika Febriyanti, Cindy Fernanda , Brigitta Nicola Fidrian, Natasha Febriani Fransisca I. R. Dewi Fransisca Iriani R. Dewi Fransisca Iriani Roesmala Dewi Harto, Ivania Rachel Hendra Heng, Pamela Heryanti Satyadi Hody Denilson Hungsie, Olivia Grace Imanuel , Dastin Intania Mutiasari, Argea Iriani Roesmala Dewi, Fransisca Isnaeni Marhani Jessica Jessica Kaseger, Gracia Emmanuelle Venezzia Khou, Meryl Adelyn Kirana, Liuciana Handoyo Koesma, Rismiyati E. Kristiana, Dessy Lahdji, Mona Lianna, Amanda Lidwina Priscilia Listanto, Melvin Lukman, Agnes Victoria Mailani, Indah Mar’at, Samsunuwiyati Marella, Bianca Marfine Margaretha, Ineke Putri Mathilda V. Bolang, Caroline Milleny Caca Mona Lahdji Monika, Sesilia Monty P Satiadarma Muis, Jecika Aprillia Mursalim, Tania Nadine, Nadine Febrina Nelsen, Kevin Leo Novita*, Regina Sharen P. Tommy Y. S. Suyasa Pamela Hendra Heng Pebrianti, Sarah Phung, Mulan Prihardini, Irni Putri, Raisya Anaya Rahmah Hastuti Rasyidi, Ahmad Wahyu Roswiyani Roswiyani, Roswiyani Saputra, Mikhael Adam Saraswati, Laksmiari Sartica, Tasya Satyadi, Heryanti Senjani, Dita Permata Setiawan, Cherry Delfina Sharron Dharmawati Sholihah, Dinda Nabila Soemiarti Patmonodewo Sri Tiatri Stefanny, Stefanny Stephanie Angelina Stephanie Angelina Sudrajat, Zahra Kayla Sulaeman, Budi Tamala, Novi Tasdin, Willy Theodora, Michelle Tiofani, Fionelyssa Tommy Y. S. Suyasa, P. Tumanggor, Raja Oloan Vandhika, Samuel Viani, Theresia Patria Victory, Joan Widiasih, Triani Widiasih Willy Tasdin Willy, Angelina Yantina, Maisi Yohanes Budiarto Yunithree, Meiske