p-Index From 2021 - 2026
5.459
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Jurnal Produksi Tanaman Jurnal Informatika Jurnal Informatika Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Jurnal Mirai Management Jurnal Kesehatan Jurnal Keperawatan Muhammadiyah INVENTORY: JURNAL AKUNTANSI JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan Ensiklopedia of Journal JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Jurnal Vokasi Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Jurnal Keperawatan Raflesia Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Jurnal Amanah Kesehatan Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Jurnal Salingka Abdimas Jurnal Mahasiswa Mengabdi (JIMAWAbdi) Yurisprudentia: Jurnal Hukum Ekonomi Mega Buana Journal of Nursing Peradaban Journal of Religion and Society Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS) Kapas: Kumpulan Artikel Pengabdian Masyarakat Journal of Food Security and Agroindustry Bisma : Business and Management Journal Maslahah: Jurnal Manajemen dan Ekonomi Syariah Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Amsal Al-Qur’an: Jurnal Al-Qur’an dan Hadis Jurnal Pengabdian Masyarakat E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ECEJ Early Childhood Education Journal Andragogia: Journal of Educational Sciences and Islamic Studies Industrial Engineering Journal-System Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Terkini Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia TIFLUN : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Miracle Get Journal Prima Eksakta Professional Evidence-based Research and Advances in Wellness and Treatment
Claim Missing Document
Check
Articles

Literature Review: Faktor-Faktor Penyebab dan Strategi Penanganan Speech Delay pada Anak-anak usia Pra-sekolah Dian Sari; Astri Fransiska
ECEJ : Early Childhood Education Journal Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 03 Nomor 01 (Desember 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/ecej.v3i01.454

Abstract

Berkomunikasi adalah aspek paling penting dalam perkembangan anak-anak, dengan berkomunikasi anak-anak dapat berinterkasi dan belajar. Pada saat ini banyak anak-anak yang mengalami keterlambatan dalam berbicara atau speech delay. Di Indonesia, prevalensi keterlambatan berbicara mencapai 5-10% pada anak usia pra-sekolah. Prevalensi keterlambatan berbicara cukup tinggi dan dapat berdampak negatif pada aspek akademik, sosial, dan emosional anak di masa depan. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab speech delay pada anak usia pra-sekolah dan strategi penagangannya supaya anak-anak tumbuh dengan percaya diri dan mampu mengikuti proses belajar dengan efektif. Metode dalam penelitian ini menggunakan literature review dengan mengumpulkan berbagai penelitian yang relevan sebanyak dua belas artikel dari tahun 2023-2025. Peneliti melakukan analisis terhadap konten artikel, seperti faktor biologis, psikososial dan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak speech delay disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal terkait biologis pada masa kehamilan, pasca melahirkan, hingga gangguan pendengaran. Faktor eksternal terkait dengan faktor lingkungan yang kurang memberi stimulus verbal pada anak, kurangnya edukasi orang tua, dan teknologi yang belum efektif mendiagnosa speech delay dengan tepat.
SOSIALISASI KETEPATAN KODE DIAGNOSIS PENYAKIT PADA BANGSAL KEBIDANAN DI RUMAH SAKIT ISLAM IBNU SINA PADANG Yulia, Yulfa; sharoh, mai; sari, dian; ilahi, Vitratul; Sari, Mila; Yudhanto, Satrio Bhagas; Widura, Bella
Jurnal Salingka Abdimas Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v5i2.7431

Abstract

Pemberian kode diagnosis adalah proses penetapan kode menggunakan huruf, angka, atau kombinasinya yang mewakili komponen data medis. Ketepatan pengodean menjadi hal penting dalam menunjang mutu data rekam medis, kelancaran klaim, dan laporan rumah sakit. Salah satu permasalahan yang ditemukan di Bangsal Kebidanan Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang adalah ketidaktepatan kode diagnosis penyakit pada 5 (50%) rekam medis, yang berpotensi menimbulkan pending klaim. Lokasi pengabmas adalah RSI Ibnu Sina Padang pada  pada 12 s/d 14 Juni 2025, ditemukan bahwa 26 (47,3%) kode diagnosis tepat dan 29 (52,7%) tidak tepat, 28 (50,9%) penulisan diagnosis lengkap dan 27 (49,1%) tidak lengkap, 43 (78,2%) diagnosis jelas dan 12 (21,8%) tidak jelas. ketidaktepatan pengodean disebabkan ketidaklengkapan dan ketidakjelasan diagnosis yang tidak sesuai ICD-10. Oleh sebab itu sosialisasi ini dilakukan untuk meningkatkan ketelitian dan keterampilan dalam proses koding.
Nurses Work Stress Levels with Caring Nurses Behavior Dian Sari; Maisharoh
Professional Evidence-based Research and Advances in Wellness and Treatment Vol. 1 No. 2 (2024): April, 2024
Publisher : CV. Get Press Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69855/perawat.v1i1.41

Abstract

All over the world, health workers, including nurses, experience job stress. A study conducted on nurses at Lancang Kuning Hospital Pekanbaru found that many things can cause them to experience high work stress. These include fatigue and psychological distress caused by a non-ideal working environment. (Djamaluddin, 2022). To determine the relationship between nurses' caring behavior and their level of job stress, thi s quantitative study will use a descriptive correlational approach. All nurses working in the hospital are included in the population of this study. A sample size of 42 nurses will be taken using a stratified random sampling technique to ensure that the sample comes from various work units of the hospital, such as the emergency department, intensive care unit, and general care unit. Of the 42 nurses surveyed, only 38.1% (16 people) reported experiencing mild job stress, while 61.9% (26 people) reported experiencing moderate job stress. No nurses reported experiencing significant job stress, according to Table 1. Nurses demonstrated both good and poor caring behaviors, as shown in Table 3. 28.5% of twelve nurses showed good behaviors, and 71.5% of thirty nurses showed poor behaviors. Nurses with mild job stress showed good caring behavior (23.81%) compared to nurses with poor caring behavior (14.29%). In contrast, nurses with work stress more often showed poor caring behavior (57.14%) than nurses with good caring behavior (4.76%). The results of this study show that reducing nurses' job stress has a negative correlation with their caring behavior; nurses with lower levels of job stress tend to perform better caring behavior.
PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP TAHU ALOI DI KABUPATEN SAMBAS Astrini, Astrini; Sari, Dian
PRIMA EKSAKTA Vol 3 No 1 (2026): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pe.v3i1.7792

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi konsumen terhadap tahu Aloi di Kabupaten Sambas. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling dengan jumlah responden sebanyak 30 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert yang mencakup lima aspek utama, yaitu: kualitas produk, ketersediaan tahu kedelai, harga, kebiasaan konsumsi, dan citra merek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi konsumen terhadap kualitas produk berada pada kategori sangat baik dengan skor 852 (81%). Ketersediaan tahu kedelai memperoleh skor 386 (64%) dalam kategori baik, harga sebesar 456 (76%) juga dalam kategori baik, kebiasaan konsumen memperoleh skor 316 (70%) dalam kategori baik, dan citra merek mendapatkan skor 238 (79%) dalam kategori baik. Secara keseluruhan, total skor persepsi konsumen mencapai 2.249 atau 74%, yang termasuk dalam kategori baik. Temuan ini mengindikasikan bahwa produk tahu kedelai, khususnya tahu Aloi, telah mendapatkan penerimaan yang cukup baik di kalangan masyarat, meskipun masih terdapat ruang untuk peningkatan dalam hal ketersediaan dan penguatan merek.
Preferensi Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Beras pada Pasar Tradisional di Kabupaten Sambas Sari, Dian; Novita, Uray Dian
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i1.21780

Abstract

Sambas Regency is one of the rice producing areas in West Kalimantan with a fairly high rice production. However, the dynamics of consumer behavior in choosing and purchasing rice, especially in traditional markets, have not been studied scientifically. Amidst competition between local rice and rice from outside the region, understanding consumer preferences is important to support the sustainability of the local rice market and the formulation of food distribution policies. This study aims to identify consumer preferences in rice purchasing decisions in traditional markets in Sambas Regency. This study was conducted using a survey method. Samples were taken using accidental sampling from 100 rice consumers in traditional markets in Sambas Regency. Data processing was carried out descriptively, using Fishbein's multi-attribute analysis. Based on the results of the study, it was concluded that the stages of the rice purchasing decision process in traditional markets in Sambas Regency go through the stages of recognizing needs, gathering information, evaluating alternatives, and making purchasing decisions. The main attributes considered in consumer preferences related to rice purchases in traditional markets in Sambas Regency are price, color, and package size, while aroma, texture, and shape have a relatively lower influence.
DEPRESSION AMONG NURSING STUDENTS IN INDONESIA: PREVALENCE AND ASSOCIATIONS WITH AGE AND LEVEL OF NURSING EDUCATION: NATIONAL SURVEY Sari, Dian
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 17 No. 1, Januari 2026
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34035/jk.v17i1.1939

Abstract

Background: Depression is more prevalent among nursing students than in the general student population, largely due to academic demands and the pressures of clinical practice. In Indonesia, evidence on demographic factors associated with depression among nursing students, such as age and level of nursing education, remains limited. This study aimed to examine the associations between age and educational level and the occurrence of depression among nursing students in Indonesia.Methods: A cross-sectional study was conducted with 690 nursing students recruited from 30 provinces across Indonesia. Participants were selected using convenience and snowball sampling. Data were collected via an online questionnaire that included demographic characteristics and the Beck Depression Inventory (BDI), Indonesian version.Results: The findings revealed that 21.01% of nursing students experienced depressive symptoms. The mean age of the respondents was 21 years old, and the majority were enrolled in a Bachelor’s degree program in Nursing (61.5%). Statistical analysis indicated no significant association between age and depression status (p = 0.611), and a significant association was identified between educational level and depression (p = 0.023), with students enrolled in the regular Bachelor of Nursing program demonstrating a higher prevalence of depression.Conclusion: Depression remains a significant mental health problem among nursing students in Indonesia. Age was not associated with depressive symptoms, but education level emerged as a factor associated with depression. These findings highlight the need for increased psychological support and education-specific intervention strategies to prevent and reduce depression among nursing students.
Co-Authors Akhmad Faisal Amiruddin Kadir Amri, Irman Andi Abdul Gaffar Andi Maryam Andiyono Arifin Noor Sugiharto Arza, Seti Astri Fransiska Astrini Astrini, Astrini Ayu Permata Sari Ayunda Putri, Kalasta Budi Pratama Budjang A, Gusti Cholifa, Syadita Darim, Abu Darmawan, Bambang Dermawan, Bambang Desy Aryani Putri Aryani Putri Desy Aryani Putri Aryani Putri, Desy Aryani Putri Devy Wulandari Efendi, Defi Ega Ega eka rahmawati Eka Rahmawati Evi Susanti Fauzi Ashra Fiona Fiona, Fiona Friska Nurul Fitria Gani, Mardiah Gopinda Deska Putra Gusdiansyah, Edo Gusmiati, Rita Gusmita, Dini Halimatushadiah Halimatushadiah Hasanah, Maulidhatul Hermawati, Linda Ilahi, Vitratul Ilham, Rizky Amaliyah Ramdhani Imami Nur Rachmawati Imania, Annisa Imran . Irawan Jaenun, M. Kalasta Ayunda Kalasta Ayunda Putri Kosassy, Siti Mutia Leonard, Devid Lis Setyowati Maisharoh Maisharoh, Maisharoh Mardiawati, Dewi Masniar Masniar, Masniar Masyithah Fadhani Mila Sari Muawanah, Hani Muhammad Fahreza Muhammad Faisal Muhammad Pauzi Muhammad Tafsir Mukhtar Lutfi Muntu, A Tenri Sri Murtiadi Awaluddin Nasrullah Bin Sapa Nike Puspita Alwi Ningsih, Sri Wahyu Novita Novita Nurhizratul Dina Nurul Natasha Nuryadi Nuryadi Oktamianiza Oktamianiza Oktamianiza Ony Thoyib Hadiwijaya Rahman Ambo Masse Rahmi Kurnia Gustin Ramadanti, Tika Retno Budiarti Bahrun Rifani, Sabira Ridha Rima Rima Berlian Putri Rima Rima Berlian Putri, Rima Rita, Nova Rizky Amaliyah Ramdhani Ilham Rostina Salam, Selmiana Sanny Hahury, Sanny Sapa, Nasrulah Bin Sari, Mila Sari, Yanti sharoh, mai Siradjuddin, Siradjuddin Sudirman Suwandi, Febrian R Suwandi, Febrian Rahmat Tamayanti, Ratri Tawaqal, Fitriyya Tri Sulistyani Uray Dian Novita Uray Dian Novita, Uray Dian Uryanti, Yaya Vera Kurnia Vitratul Ilahi Weni Safitri Widjatmiko, Andrik Gastri Widura, Bella Wilis Widi Wilujeng Wulandari, Devy Y. Suhendro Yade Kurnia Sari Yanti Puspita Sari Yanti Puspita Sari, Yanti Yudhanto, Satrio Bhagas Yuhendri Putra Yulfa Yulia Yulia, Yulfa Yusmita, Yusmita