Claim Missing Document
Check
Articles

PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT BAGI KELOMPOK GURU TK/RA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN ALAT PERAGA EDUKATIF BERBASIS NILAI-NILAI ISLAM DI KOTA LHOKSEUMAWE Syarkani, Syarkani; Siraj, Siraj; Milfayetty, Sri
Jurnal Vokasi Vol 3, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.459 KB) | DOI: 10.30811/vokasi.v3i2.1275

Abstract

Fasilitas sarana dan prasarana perlu tersedia secara lengkap di Taman Kanak-kanak (TK) dan Raudhatul Athfal (RA) agar penyelenggaraan pelayanan pendidikan dapat berjalan dengan baik sehingga pertumbuhan dan perkembangan kepribadian anak dapat tercapai secara baik dan benar. Permasalahan yang dihadapi mitra saat ini adalah masih minimnya sarana dan prasarana penunjang pembelajaran, seperti sarana bermain dan alat peraga/permainan edukatif; pengetahuan dan keterampilan guru dalam merancang dan membuat alat peraga/permainan edukatif  masih rendah; kemampuan guru dalam memahami bakat dan potensi anak masih terbatas; kompetensi guru yang mengajar di TK/RA masih rendah, karena rata-rata guru tersebut bukan lulusan PGTK/PG-PAUD; serta minimnya alat peraga/permainan edukatif berbasis nilai-nilai Islam. Untuk mengatasi permasalahan mitra tersebut, solusi yang ditawarkan adalah: (1) membantu guru dalam mengenali dan memahami berbagai bakat dan potensi yang dimiliki anak melalui model bermain creative art play, sehingga anak berkembang secara holistik dari segi akademik, sosial, emosional, dan spiritual melalui pelatihan dalam bentuk workshop dan pendampingan; (2) membantu guru dalam merancang dan membuat alat peraga/permainan edukatif (APE) berbasis nilai-nilai Islam yang akan digunakan dalam pembelajaran di kelas, sehingga dapat meningkatkan kemampuan profesionalisme guru.Kegiatan yang telah dilaksanakan adalah dengan memberikan pelatihan bagi guru TK/RA. Hasil yang diperoleh adalah meningkatnya pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan guru TK/RA sehingga mampu membuat alat peraga edukatif berbasis nilai-nilai Islam, serta terlaksananya kegiatan belajar mengajar yang menjunjung nilai-nilai agama dan nilai-nilai luhur budaya dalam membentuk anak didik yang bertaqwa kepada Allah swt.
Pengaruh Kompensasi, Motivasi, Sarana dan Prasarana terhadap Kinerja Guru Sekolah Dasar Erlanda, Nina; Bahri, Saiful; Siraj, Siraj
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1575

Abstract

Kinerja guru memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas siswa serta mewujudkan budaya sekolah yang dicita-citakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara parsial (1) kompensasi terhadap kinerja guru (2) motivasi terhadap kinerja guru (3) sarana prasarana terhadap kinerja guru 4) kompensasi, motivasi dan sarana prasarana secara bersama sama terhadap kinerja guru. Penelitian ini dilakukan pada SD Negeri se Kabupaten Aceh Utara dengan menggunakan metode kuantitatif, pendekatan survey, populasi 155 guru, sampel 111 guru, teknik pengambilan sampel secara proportional random sampling, berdasarkan ketentuan sampel oleh Slovin, teknik pengumpulan data kuesioner” skala likert” dan Teknik pengolahan data analasis jalur. Temuan penelitian secara parsial (1) pengaruh langsung kompensasi terhadap kinerja guru sebesar 0,079; (2) pengaruh langsung motivasi terhadap kinerja guru sebesar 0,053; (3) pengaruh langsung sarana prasarana terhadap kinerja guru sebesar 0,120; Temuan penelitian secara simultan kompensasi, motivasi, dan sarana prasarana secara bersama sama terhadap kinerja guru sebesar 0,24 sedangkan sisanya 0,76 ditentukan oleh faktor lain
Pengaruh Budaya Sekolah, Kompetensi Guru, dan Motivasi terhadap Produktivitas Akademik Sekolah Dasar di Kabupaten Aceh Utara Nora, Cut Meilia; Bahri, Saiful; Siraj, Siraj
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1593

Abstract

Produktivitas akademik sangat berarti disebabkan menjadi gambaran dari pencapaian kuantitas dan kualitas guru dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab yang meliputi aspek pengajaran, penelitian kegiatan sosial dan penelitian ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara parsial (1) budaya sekolah terhadap produktivitas akademik (2) kompetensi guru terhadap produktivitas akademik (3) motivasi terhadap produktivitas akademik 4) budaya sekolah, kompetensi guru dan motivasi secara bersama sama terhadap produktivitas akademik. Penelitian ini dilakukan pada SD Negeri se Kabupaten Aceh Utara dengan menggunakan metode kuantitatif, pendekatan survey, populasi 155 guru, sampel 111 guru, teknik pengambilan sampel secara proportional random sampling, berdasarkan ketentuan sampel oleh Slovin, teknik pengumpulan data angket ”skala likert” dan Teknik pengolahan data analasis jalur. Temuan penelitian secara parsial (1) pengaruh langsung budaya sekolah terhadap produktivitas akademik sebesar 0,04; (2) pengaruh langsung kompetensi guru terhadap produktivitas akademik sebesar 0,05; (3) pengaruh langsung sarana prasarana terhadap kinerja guru sebesar 0,02; Temuan penelitian secara simultan kompensasi, motivasi, dan sarana prasarana secara bersama sama terhadap kinerja guru sebesar 0,11 sedangkan sisanya 0,89 ditentukan oleh faktor lain.
MANAJEMEN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN ERA DIGITALISASI PADA SEKOLAH PENGGERAK JENJANG SD DI KABUPATEN ACEH UTARA Fitriani, Fitriani; Siraj, Siraj; Marisa, Riandi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.34050

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran era digitalisasi, dimana ruang lingkup manajemen yang hendak dianalisis yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan serta pengawasan yang dilakukan oleh kepala sekolah. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan Teknik pengumpulan data wawacara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu aspek perencanaan yang dilakukan kepala sekolah yaitu dengan menganalisis Kebutuhan, Penetapan Tujuan, Pengembangan Kurikulum dan Materi Ajar, Pelatihan dan Pengembangan Guru, Implementasi Metode Pembelajaran Aktif, Evaluasi dan Penilaian, serta Penyesuaian dan Perbaikan Berkelanjutan. proses pengorganisasian yang dilakukan kepala sekolah, dengan membuat pembagian tugas sehingga guru mengetahui apa tugas masing-masing termasuk pembagian kelas dalam mengajar yang dapat dijadikan assessment diawal pembelajaran serta tindakan yang diberikan oleh guru yang harus disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik. Aspek pelaksanaan Kepala sekolah telah melaksanakan program-program digitalisasi dengan menyediakan perangkat teknologi, mengintegrasikan teknologi dalam kurikulum, dan memastikan penggunaan yang optimal dalam pembelajaran. Implementasi ini didukung oleh monitoring dan evaluasi untuk memastikan efektivitas dan efisiensi program. Dalam pengawasan yang dilakukan oleh kepala sekolah ini mencakup observasi langsung ke dalam kelas, meninjau penggunaan perangkat digital, dan memantau aktivitas guru serta siswa dalam menggunakan teknologi selama proses belajar mengajar.
SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH UNTUK MENINGKATKAN KINERJA GURU SEKOLAH DASAR NEGERI 7 KABUPATEN ACEH UTARA Abdurrahman, Abdurrahman; Marwan, Marwan; Siraj, Siraj
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.34186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis supervise akademik kepala sekolah untuk meningkatkan kinerja guru sekolah dasar negeri 7 kabupaten aceh utara, serta menganalisis hambatan-hambatan yang ditemui ketika melakukan supervisi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan Teknik pengumpulan data observasi, dokumentasi dan wawancara. Adapun hassl dari penelitian ini adalah: 1.Supervisi akademik kepala sekolah untuk meningkatkan kinerja Guru Sekolah Dasar Negeri 7 Syamtalira Aron Kabupaten Aceh Utara meliputi: a) Tahap perencanaan supervisi. b) Tahap pelaksanaan supervisi yang dilakukan dua kali di semester ganjil dan semester genap. c) Tindak lanjut supervisi akademik kepala sekolah. 2) Hambatan yang ditemukan di supervisi akademik kepala sekolah untuk meningkatkan kinerja Guru Sekolah Dasar Negeri 7 Syamtalira Aron Kabupaten Aceh Utara antara lain adalah; a.Tidak tepatnya waktu pelaksannan supervisi akademik karena kepala sekolah ada agenda yang mendadak; b) Berubahnya pola pembelajaran saat adanya jadwal supervisi; c) Ketidak mampuan guru dalam mengelola kelas; d) Guru butuh beradaptasi pada proses belajar dan mengajar karena adanya siswa heterogeny; e) Kurangnya sarana dan prasarana, utamanya komputer dan proyektor serta faktor senioritas.
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN KARAKTER ISLAMI DI SDN 8 SYAMTALIRA ARON Murni, Dewi; Marwan, Marwan; Siraj, Siraj
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.34187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepala sekolah dalam meningkatkan Pendidikan karakter islami di SDN 8 Syamtalira Aron, dimana ruang lingkup dari strategi yaitu Perumusan, Implementasi dan Evaluasi. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dimana metode pengumpulan data menggunakan Teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun hasil dari penelitia ini yaitu: 1) Kepala Sekolah Melakukan Perumusan Strategi (Strategy Formulation) dengan sangat baik Adapun tahapan awal yang dilakukan pada proses strategi, yang meliputi: a. pengembangan visi dan misi b. identifikasi peluang eksternal organisasi dan ancaman c. menganalisa kekuatan dan kelemahan internal dengan cara; Evaluasi kurikulum dan materi pembelajaran, . d. merumuskan tujuan jangka panjang. e. menghasilkan strategi alternative. f. memilih strategi tertentu untuk mencapai tujuan. 2) Dalam pelaksanaan pendidikan karakter Islami di SD Negeri 8 Syamtalira Arun kepala sekolah melakuakn melalui pendekatan yang menyeluruh dan konsisten di berbagai aspek kehidupan sekolah. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai Islami dalam pembelajaran sehari-hari, membiasakan adab Islami, memberikan teladan yang baik, dan melibatkan orang tua serta komunitas, sekolah dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pembentukan karakter Islami yang kuat. Melalui implementasi yang terstruktur dan evaluasi berkelanjutan, tujuan pendidikan karakter Islami yang diinginkan akan lebih mudah tercapai. 3) Evaluasi pendidikan karakter Islami di SD Negeri 8 Syamtalira Arun dilakukan oleh kepala sekolah secara holistik dan melibatkan berbagai metode dan pemangku kepentingan. Melalui observasi langsung, refleksi, survei, penilaian rubrik, diskusi kelompok, umpan balik dari orang tua, dan data empiris, sekolah dapat memperoleh gambaran yang komprehensif tentang efektivitas program yang dijalankan. Hasil evaluasi ini kemudian digunakan untuk melakukan penyesuaian yang diperlukan, memastikan bahwa pendidikan karakter Islami berjalan efektif dan berkelanjutan, membentuk siswa yang berakhlak mulia, beriman, dan bertakwa.
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM PEMBINAAN BUDAYA RELIGIUS PADA SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN ACEH UTARA Mahdi, Mahdi; Siraj, Siraj; Marisa, Riandi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.34188

Abstract

Penelitian ini membahas strategi kepala sekolah dalam pembinaan budaya religius di sekolah dasar Kabupaten Aceh Utara, mengingat pentingnya pendidikan berbasis nilai-nilai religius dalam membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia. Integrasi nilai religius dalam pendidikan merupakan hal mendasar, terutama di wilayah yang menerapkan syariat Islam seperti Aceh. Kepala sekolah memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang religius melalui berbagai strategi manajerial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perumusan, penerapan, dan evaluasi strategi pembinaan budaya religius oleh kepala sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan siswa, serta analisis dokumentasi terkait kebijakan dan program sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah merumuskan strategi budaya religius melalui rapat dan musyawarah dengan tim guru, menerapkan program religius seperti salat berjamaah, kajian agama, dan kegiatan keagamaan lainnya, serta melakukan evaluasi rutin untuk memastikan keberlanjutan program. Tantangan yang dihadapi dalam pembinaan budaya religius mencakup keterbatasan sumber daya dan perbedaan interpretasi keagamaan di antara warga sekolah. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi yang efektif dan komprehensif dalam pembinaan budaya religius di sekolah dasar dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan membentuk karakter siswa yang religius. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi kepala sekolah lain dalam mengembangkan strategi serupa untuk mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN MERDEKA BELAJAR PADA SEKOLAH PENGGERAK DI KELOMPOK KERJA KEPALA SEKOLAH KECAMATAN NISAM KABUPATEN ACEH UTARA Zaimahdi, Zaimahdi; Siraj, Siraj; Dewi, Silvi Listia
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.42147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memperoleh informasi tentang implementasi kebijakan Merdeka Belajar pada sekolah penggerak di Kelompok Kerja Kepala Sekolah di Kecamatan Nisam Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan Merdeka Belajar di sekolah penggerak, yaitu SDN 6 Nisam dan SDN 2 Banda Baro, telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan pemerintah. Meskipun masih terdapat beberapa kekurangan dan kendala dalam pelaksanaannya, implementasi kurikulum Merdeka Belajar di sekolah penggerak telah berjalan secara optimal. Kunci keberhasilan penerapan kurikulum Merdeka Belajar di sekolah penggerak adalah adanya kemauan dari kepala sekolah dan guru untuk melakukan perubahan. Kepala sekolah harus mampu mengubah mindset sumber daya manusia di sekolah agar siap melaksanakan perubahan. Salah satu kendala yang dihadapi guru adalah harus menyiapkan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan menantang setiap hari. Keterlibatan guru dalam pengembangan kurikulum juga penting dilakukan untuk menyesuaikan isi kurikulum dengan kebutuhan siswa.
Principal Leadership Practices in Strengthening Teacher Professionalism: Evidence from Primary Schools in Aceh Tamiang, Indonesia Buchari, Buchari; Siraj, Siraj; Khairani, Cut
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 10 No. 3 (2025): September 2025 Edition
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i3.2160

Abstract

This study examines how principal leadership practices strengthen teacher professionalism within the Guru Penggerak program in primary schools in Aceh Tamiang, Indonesia. Using a qualitative multi-case study design, data were collected from four schools through interviews, observations, and document analysis, and were analyzed using the Miles and Huberman interactive model. Findings show that principals enact integrated leadership practices strategic, instructional, transformational, and distributed to support teachers’ pedagogical, personal, social, and professional development. Strategic planning aligned professional development with school needs, while organizational structuring positioned Teacher Leaders as facilitators, mentors, and change agents. Instructional and transformational leadership practices, including coaching, supervision, and motivational support, contributed substantially to collaborative professionalism. Despite challenges such as limited infrastructure, teacher resistance, and administrative burdens, principals applied adaptive strategies such as flexible scheduling, simplified administration, and individualized mentoring. The study concludes that effective leadership is essential for cultivating extended professionalism among Teacher Leaders and provides actionable insights for strengthening the implementation of Indonesia’s educational reforms.
How Undergraduate EFL Writers Construct Thesis Discussion Sections : A Comparative Genre Study at Two Universities Mustaqim, Muhammad Haris; Sylvia, Rizka; Siraj, Siraj; Najmuddin, Najmuddin
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 6 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i6.3940

Abstract

This study investigates how undergraduate EFL writers construct thesis Discussion sections through a comparative genre analysis of theses produced at two public universities in Aceh, Indonesia. Drawing on a qualitative genre-based discourse analysis, the study examines 14 undergraduate theses—seven from each institution—using a move–step framework adapted from Yang and Allison (2003), with frequency criteria proposed by Kanoksilapatham (2005). The analysis focuses on the realization, distribution, and sequencing of rhetorical moves in the Discussion sections. The findings reveal that none of the Discussion sections fully realized the complete move structure proposed in the framework. Instead, undergraduate writers relied on partial and selective use of genre conventions. Reporting results emerged as the only obligatory move across both universities, while commenting on results—particularly through comparison with previous studies—was frequently employed. In contrast, higher-order rhetorical moves related to evaluation, synthesis, and deduction were underrepresented. Although both institutions shared similar overall patterns, notable differences were observed in the extent to which writers engaged in interpretive and evaluative strategies. The study contributes to genre-based ESP research by extending Discussion section analysis to an underexplored undergraduate EFL corpus and by highlighting the influence of institutional context on genre construction. Pedagogically, the findings underscore the need for explicit genre-based instruction to support undergraduate students in developing rhetorically effective Discussion sections.
Co-Authors Abdurahman Abdurrahman Abdurrahman Abdurrahman Abu Bakar abubakar abubakar Abubakar Abubakar Adinda Desrina Agus Muliaman Alchalil Alchalil Alfiady, Teuku Aura Firia Dewi Aura Fitria Dewi Azizah Azizah Bagas Suanri Buchari Buchari Dabet, Abubakar Dahrum, Dahrum Dewi Murni Eliza, Nuri Elvariani, Elvariani Erlanda, Nina Fajriana, Fajriana Fakrilianur, Fakrilianur Fatwa, Islami Ferri Safriwardy Fitriani Fitriani Halimatus Sakdiah Hayatun Nufus Heri Fahmi Ramadhan Ibnu Hajar Iis Marsithah Ika Aulia Putri Imanda, Riska Iskandar Iskandar Islami Fatwa Ismail*, Navi Jumadi Jumadi Jumadi Jumadi Karismayani, Karismayani Khairani, Cut Khairunnisa, Dyah Kinanti, Wandira Kristina, Eva Linda Novita Lukman, Isna Rezkia M. Firdaus M. Ikram Mahdi Mahdi, Mahdi Mardiyati Isfa, Cut Marwan Marwan Maulida, Muhammad Hashemi Meliza Meliza Mellyzar, Mellyzar Muhammad Iqbal Muhammad Muhammad Muhammad Yusuf MUHAMMAD YUSUF Muliaman, Agus Muliana Muliana Muliana, Muliana Mulya Afandi Munawar Munawar Mustafa, M. Rafli Al Thotiq Mustaqim, Muhammad Haris Mutia Fonna Muttakin Najmuddin, Najmuddin Najmuddin, Najmuddin ⁠ Nasrah, Sayni Nasrah, Sayni Nora, Cut Meilia Nuraina Nuraina Nuraina, Nuraina Putri Meurah Intan Rasyid, Suparta Ratna Unaida, Ratna Reza Pahlevi, M Riandi Marisa Rizki, Sari Rohantizani, Rohantizani Ruwaeda, Ruwaeda Safwan Safwan Saiful Bahri Salim*, Agus Samsul Bahri Sarmini Sarmini Setiawaty, Sri Silvi Listia Dewi Silvia, Nora Sri Milfayetty, Sri Syafirly Ramadhana Syahputra, Azhar Syamsul Bahri Syarkani, Syarkani Sylvia, Rizka Taufiq Taufiq Taufiq Wildan Zaqqi Yusriana Yusriana, Yusriana Zahriyanti, Zahriyanti Zaimahdi, Zaimahdi Zainal Abidin