Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, BUDAYA ORGANISASI SEKOLAH DAN MOTIVASI TERHADAP PROFESIONALISME GURU SMP Novita, Linda; Siraj, Siraj; Bahri, Saiful
Pedagogik : Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh Vol 12, No 1, April (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/pjpp.v12i1, April.2473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membuktikan adanya pengaruh: 1) kepemimpinan kepala sekolah terhadap motivasi kerja, 2) budaya organisasi sekolah terhadap motivasi kerja, 3) kepemimpinan kepala sekolah terhadap profesionalisme guru, 4) budaya organisasi sekolah terhadap profesionalisme guru, dan 5) motivasi kerja terhadap profesionalisme guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi penelitian ini adalah seluruh guru SMP yang ada di kecamatan Jeunib sebanyak 147 orang yang kemudian menjadi sampel sebanyak 106 orang setelah dihitung dengan rumus Slovin. Hasil penelitian didapatkan bahwa 1) adanya pengaruh yang positif dan signifkan antara variabel kepemimpinan kepala sekolah terhadap motivasi kerja, 2) adanya pengaruh yang positif dan signifikan antara variabel budaya organisasi sekolah terhadap motivasi kerja, 3) adanya pengaruh positif dan signifikan antara variabel kepemimpinan kepala sekolah terhadap profesionalisme guru, 4) adanya pengaruh antara variabel budaya organisasi sekolah terhadap profesionalisme guru, dan 5) adanya pengaruh langsung antara variabel motivasi kerja terhadap profesionalisme guru.
The System Approach in the Perspective of Law Number 20 of 2003 concerning the National Education System Siraj, Siraj; Nasrah, Sayni; Trisfayani, Trisfayani
International Journal for Educational and Vocational Studies Vol. 1 No. 1 (2019): May 2019
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ijevs.v1i1.1465

Abstract

In the context of implementing decentralization in the education sector, there are many problems that arise, because the implementation of decentralization of education is different from the decentralization of other areas of government which is basically concentrated at the district and city level. Decentralization of education has not only stalled at the district and city level but even more so that it reaches the school level. The existence of autonomy in the management of education is a potential for schools to improve the performance of personnel, offer direct participation from relevant parties, and increase public understanding of the implementation of education in schools. Decentralization of education has encouraged the improvement of services in the field of education to the community, which leads to efforts to improve the quality of education management at the lowest level, namely schools through the implementation of School-Based Management. The implementation of School-Based Management in general is to empower or empower schools through giving authority to schools, giving schools greater flexibility to manage school resources, and encouraging the participation of school members and communities to improve the quality of education.
Capacity building model development to improve the professionalism of vocational school teachers in the field of mechanical engineering expertise Alchalil, Alchalil; Siraj, Siraj; Nasrah, Sayni; Dahrum, Dahrum
International Journal for Educational and Vocational Studies Vol. 3 No. 5 (2021)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ijevs.v3i5.5976

Abstract

The initial study has found several fundamental problems related to the professionalism of vocational teachers. These problems are in the form of 1) unequal teachers in getting the opportunity to participate in competency improvement programs; 2) lack of awareness in conducting research; 2) lack of desire to write articles and teaching materials, and 3) low level of desire to design instructional media in the field of mechanical engineering expertise. The objectives of this study were to 1) test the efficiency and effectiveness of the capacity building model; 2) find the determinants of success in professional development, and 3) produce a model for professional development of vocational teachers in the field of mechanical engineering expertise through effective and efficient capacity building. This study uses the Research and Development method. The subjects in this study were teachers in the field of mechanical engineering expertise in Bireuen Regency, the principal, two education management experts, and two mechanical engineering vocational education experts. Data collection techniques used in this research are through observation, interviews, FGD, documentation and questionnaires. Based on the research results, it can be concluded that the teacher capacity building model can improve teacher professionalism. These activities are carried out through the formation of learning communities, virtual self-education, writing, critical development groups, peer assistance, teacher exchanges, further studies, congregational action research, conferences and seminars, and ongoing training.
Pelatihan Guru SD dalam Mengembangkan Modul Terintegrasi Bahasa Indonesia dan Matematika untuk Meningkatkan Literasi Siswa Muliana, Muliana; Nuraina, Nuraina; Rohantizani, Rohantizani; Siraj, Siraj; Bahri, Syamsul; Trisfayani, Trisfayani; Fajriana, Fajriana
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 5, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan kualitas pembelajaran di sekolah dasar merupakan hal krusial dalam mencetak generasi yang memiliki keterampilan literasi dan numerasi yang memadai. Pelatihan guru SD dalam mengembangkan modul pembelajaran terintegrasi Bahasa Indonesia dan Matematika dirancang sebagai solusi untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun perangkat ajar yang efektif dan kontekstual. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, melibatkan 25 guru dari enam sekolah dasar mitra yang mengampu kelas III hingga V. Pelatihan berlangsung selama dua hari dengan metode interaktif yang menggabungkan ceramah, diskusi kelompok, tanya jawab, dan praktik langsung penyusunan modul berbasis tema lokal yang relevan dengan kehidupan siswa sehari-hari. Materi pelatihan menekankan konsep literasi sebagai kompetensi dasar yang tidak hanya mencakup kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah numerik secara terpadu. Setelah pelatihan, guru-guru berhasil menyusun modul pembelajaran terintegrasi yang menggabungkan kompetensi dasar Bahasa Indonesia dan Matematika secara sistematis dan tematik. Implementasi modul di kelas selama dua minggu menunjukkan peningkatan signifikan dalam partisipasi aktif siswa, pemahaman materi, serta keterampilan mengaitkan konteks bahasa dan angka. Monitoring dan pendampingan oleh tim pengabdian memberikan dukungan berkelanjutan bagi guru dalam mengatasi tantangan pelaksanaan. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat kemampuan profesional guru, tetapi juga mempererat kemitraan antara perguruan tinggi dan sekolah dasar dalam upaya bersama meningkatkan mutu pendidikan dasar yang berkelanjutan.
Analysis of Students' Misconceptions Assisted by the Certainty of Response Index (CRI) Through the Discovery Learning Model on Chemical Equilibrium Material Unaida, Ratna; Lukman, Isna Rezkia; Muliaman, Agus; Siraj, Siraj; Eliza, Nuri
Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33122/ejeset.v6i2.682

Abstract

Conceptual errors or misconceptions are individuals' perceptions that do not align with scientific concepts recognized by experts. This study aims to identify the misconceptions experienced by 11th-grade students on chemical equilibrium, assisted by the Certainty of Response Index (CRI) and utilizing the Discovery Learning model. The research employed an experimental method with a pre-experimental design. The population of this study comprised all 11th-grade students at MAS Syamsuddhuha, with the sample being a single class, namely XI IPA 3. The data collection instrument was a multiple-choice test accompanied by reasoning and a CRI scale, administered after the learning intervention. The analysis results indicated that 43.14% of the sample still experienced misconceptions. The types of misconceptions on chemical equilibrium concepts were as follows: dynamic equilibrium (33.33%), equilibrium constant for concentration (Kc) (46.30%), partial pressure constant (61.11%), the relationship between Kc and Kp (38.89%), degree of dissociation (33.33%), equilibrium shift according to Le Chatelier's principle (65.74%), and chemical equilibrium in industry (38.89%). The findings demonstrate that misconceptions persist among students regarding understanding chemical equilibrium concepts.
LOKAKARYA GURU SMA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MERANCANG DAN MENGIMPLEMENTASIKAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) Lukman, Isna Rezkia; Mellyzar, Mellyzar; Siraj, Siraj
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 30 No. 1 (2024): JANUARI-MARET
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v30i1.53363

Abstract

Program merdeka belajar dianggap sebagai konsep revitalisasi dalam dunia pendidikan di Indonesia. Hasil analisis terhadap mitra guru SMA se-Aceh Utara ditemui permasalahan utama yaitu kurangnya minat dan keaktifan siswa dalam pembelajaran sehingga siswa dalam pembajaran cenderung pasif dan berdampak pada pencapaian kompetensi siswa. Permasalahan lainnya yaitu guru belum mengimplementasikan kurikulum merdeka dengan baik, dari tinjauan pelaksanaan proses belajar mengajar yang cenderung student-centered learning dan masih memberikan soal latihan atau tes kepada siswa sebagai tolok ukur keberhasilan pembelajaran. Pemberian materi mengenai kurikulum merdeka serta cara mengaplikasikannya dalam proses pembelajaran serta pelatihan dan pendampingan perencanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) kepada guru dapat meningkatkan pemahaman guru terhadap implementasi kurikulum merdeka. Adapun target dari kegiatan ini diantaranya: 1) kemampuan guru dalam merancang projek selama proses pembelajaran meningkat, 2) minat dan keaktifan siswa dalam proses belajar mengajar tinggi, dan 3) jumlah bahan ajar yang menunjang P5 meningkat.
Penilaian Standar Nasional Pendidikan pada Sekolah Menengah Pertama di Kecamatan Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara Fakrilianur, Fakrilianur; Abdurrahman, Abdurrahman; Siraj, Siraj
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.987

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja kepala sekolah dan guru dalam aspek standar pengelolaan, standar proses, dan standar penilaian sesuai dengan Pemenuhan Standar Nasional Pendidikan, penelitian dilakukan di 3 sekolah di kecamatan Lhoksukon yakni SMP Negeri 1 Lhoksukon, SMP Negeri 5 Lhoksukon, dan SMP negeri 6 Lhoksukon. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model analisis Miles & Huberman yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kepala sekolah dari ketiga sekolah bidang standar pengelolaan telah memenuhi standar nasional pendidikan, kinerja guru dari ketiga sekolah yang dilakukan penelitian telah memenuhi aspek proses dan aspek penilaian yang sesuai dengan standar nasional pendidikan.
Model Pendidikan Berbasis Nilai Keislaman, Pancasila, dan Kearifan Lokal dalam Mendukung Kurikulum Merdeka Marwan, Marwan; Siraj, Siraj; Marisa, Riandi
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1087

Abstract

Sistem Pendidikan Nasional di Aceh diselenggarakan secara Islami dan terpadu untuk mencapai tujuan pendidikan. Temuan awal didapatkan beberapa faktor penyebab belum maksimalnya penyelenggaraan pendidikan terpadu di Aceh, diantaranya: 1) minimnya sosialisasi, komunikasi, dan koordinasi antara berbagai stakeholder; 2) pihak sekolah belum memahami konsep penyelenggaraan pendidikan terpadu; 3) belum adanya petunjuk teknis; dan 4) rendahnya partisipasi orang tua dan masyarakat dengan pihak sekolah dalam mendukung pendidikan yang terpadu. Berdasarkan masalah tersebut, maka dibutuhkan pengetahuan dan kemampuan pihak sekolah dalam melaksanakan sistem pendidikan terpadu berbasis nilai-nilai islami, kebangsaan dan keacehan sebagai sebuah model pendidikan di Aceh. Konsep model pendidikan terpadu kemudian menjadi sebuah model pendidikan yang dapat digunakan oleh seluruh sekolah yang ada di Aceh. Agar permasalahan-permasalahan tersebut dapat diatasi, maka diperlukan skala prioritas dalam membangun dan melakukan perubahan dalam berbagai aspek sebagai bagian dari reformasi pendidikan yaitu pada aspek regulatori, profesionalitas; dan aspek manajemen. Tujuan penelitian adalah identifikasi potensi dan implementasi penyelenggaraan pendidikan terpadu di Aceh dan bentuk usaha Pemerintah Aceh dalam memaksimalkan penyelenggaraan pendidikan terpadu sebagai penguat implementasi kurikulum merdeka menggunakan analisis SWOT. Penelitian ini menggunakan pendekatan Mix Method dengan menggunakan metode deskriptif. Tahapan penelitian dilakukan dengan mengikuti The Exploratory Sequential Design. Hasil penelitian merupakan rekomendasi model penyelenggaraan pendidikan terpadu yang lebih obyektif dan aplikatif sebagai masukan dalam kerangka perumusan kebijakan pendidikan. Novelty dalam penelitian berupa model penyelenggaraan pendidikan berbasis nilai-nilai Islam, Pancasila dan kearifan lokal Aceh sebagai penguat kurikulum merdeka yang bermuara pada terciptanya manusia yang memiliki kekuatan NASIONALISME, IPTEKS dan IMTAQ dalam mendukung Indonesia Maju sehingga akan menghasilkan sumber daya manusia yang cerdas, sehat, berani dan berdaya saing tinggi pada era 4.0.
Manajemen Pendidikan Entrepreneurship Berbasis Kearifan Lokal Aceh pada Sekolah Dasar di Kabupaten Aceh Utara Yusriana, Yusriana; Rizki, Sari; Siraj, Siraj
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendidikan entrepreneurship berbasis kearifan lokal aceh pada sekolah dasar di Kabupaten Aceh Utara, mencakup perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dimana metode pengumpulan data menggunakan Teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan Perencanaan pendidikan entrepreneurship berbasis kearifan lokal aceh pada sekolah dasar di Kabupaten Aceh Utara Tahun Pelajaran 2024/2025 meliputi perumusan tujuan kurikulum, perumusan isi kurikulum, merancang strategi pembelajaran dan merancang strategi penilaian. Pelaksanaan pendidikan entrepreneurship berbasis kearifan lokal aceh pada sekolah dasar di Kabupaten Aceh Utara Tahun Pelajaran 2024/2025 dapat dilihat dari dua aspek 1) pelaksanaan pada tingkat sekolah yang di pimpin oleh kepala sekolah, 2) pelaksanaan pada tingkat kelas yang langsung di pimpin oleh guru. Evaluasi pendidikan entrepreneurship berbasis kearifan lokal aceh pada sekolah dasar di Kabupaten Aceh Utara Tahun Pelajaran 2024/2025 dilakukan dalam tiga aspek (1) aspek input yang berupa aspek guru, siswa, sarana dan prasarana, kemampuan pendanaan yang semuanya itu harus menyesuaikan antara kemampuan sekolah dengan program atau kegiatan yang dilakukan agar tidak terjadi ketimpangan, (2) aspek proses meliputi proses pembelajaran di kelas, dan (3) aspek output yang meliputi peserta didik seperti ulangan harian (UH) ujian tengah semester (UTS) dan ujian akhir semester (UAS).
Kepemimpinan Spiritual Kepala Sekolah dalam Pembentukan Karakter Siswa pada Sekolah Dasar di Kota Lhokseumawe Bahri, Samsul; Munawar, Munawar; Siraj, Siraj
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1799

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Sumber-sumber yang membangun karakter siswa, Program kepemimpinan spiritual kepala sekolah dalam pembentukan karakter siswa, dan Strategi pelaksanaan kepemimpinan spiritual kepala sekolah yang diterapkan dalam pembentukan karakter siswa. Penelitian dilaksanakan di Sekolah Dasar (SD) di Kota Lhokseumawe, teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Hasil penelitian didapatkan: Sumber-sumber yang membangun nilai-nilai karakter siswa pada sekolah dasar di Kota Lhokseumawe terdiri dari; (a) agama yaitu religius, jujur, toleransi, disiplin, mandiri, semangat kebangsaan, gemar membaca, dan tanggung jawab, (b) budaya yaitu; jujur, toleransi, disiplin, mandiri, semangat kebangsaan, cinta tanah air, peduli lingkungan, dan tanggung jawab, (c) pancasila yaitu; toleransi, demokratis, komunikatif, cinta damai, dan peduli sosial, (d) tujuan pendidikan nasional yaitu; religius, kerja keras, kreatif, mandiri, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, gemar membaca, dan peduli lingkungan. Program kepemimpinan spiritual kepala sekolah dalam pembentukan karakter siswa pada sekolah dasar di Kota Lhokseumawe yaitu pembiasaan dalam keseharian siswa dan mengintegrasi dalam mata pelajaran. Nilai-nilai spiritual yang diintegrasikan dalam modul pembelajaran selalu terlihat ketika dalam proses pembelajaran. Strategi pelaksanaan kepemimpinan spiritual kepala sekolah yang diterapkan dalam pembentukan karakter siswa pada sekolah dasar di Kota Lhokseumawe yaitu melalui pengintegrasian nilai spiritual dalam visi-misi sekolah dan melalui keteladanan kepala sekolah. Rumusan visi-misi sekolah yang menjadi acuan dalam pelaksanaan setiap kegiatan di sekolah yaitu mewujudkan intelektual islami yang berkualitas tinggi. Adapun sikap keteladanan yang ditunjukkan oleh kepala sekolah yaitu datang ke sekolah tepat waktu, berbicara dengan santun, bertindak dengan sopan, baca Yasin bersama di hari Jumat, gotong-royong bersama, disiplin, dan selalu berpakaian rapi.
Co-Authors Abdurahman Abdurrahman Abu Bakar abubakar abubakar Abubakar Abubakar Adinda Desrina Agus Muliaman Alchalil Alchalil Alfiady, Teuku Aura Firia Dewi Aura Fitria Dewi Azizah Azizah Bagas Suanri Buchari Buchari Dabet, Abubakar Dahrum, Dahrum Dewi Murni Eliza, Nuri Elvariani, Elvariani Erlanda, Nina Fajriana, Fajriana Fakrilianur, Fakrilianur Fatwa, Islami Ferri Safriwardy Fitriani Fitriani Halimatus Sakdiah Hayatun Nufus Heri Fahmi Ramadhan Ibnu Hajar Iis Marsithah Ika Aulia Putri Imanda, Riska Iskandar Iskandar Islami Fatwa Ismail*, Navi Jumadi Jumadi Jumadi Jumadi Karismayani, Karismayani Khairani, Cut Khairunnisa, Dyah Kinanti, Wandira Kristina, Eva Linda Novita Lukman, Isna Rezkia M. Firdaus M. Ikram Mahdi Mahdi, Mahdi Mardiyati Isfa, Cut Marwan Marwan Maulida, Muhammad Hashemi Meliza Meliza Mellyzar, Mellyzar Muhammad Iqbal Muhammad Muhammad MUHAMMAD YUSUF Muhammad Yusuf Muliaman, Agus Muliana Muliana Muliana, Muliana Mulya Afandi Munawar Munawar Mustafa, M. Rafli Al Thotiq Mustaqim, Muhammad Haris Mutia Fonna Muttakin Najmuddin, Najmuddin Najmuddin, Najmuddin ⁠ Nasrah, Sayni Nasrah, Sayni Nora, Cut Meilia Nuraina Nuraina Nuraina, Nuraina Putri Meurah Intan Rasyid, Suparta Ratna Unaida, Ratna Reza Pahlevi, M Riandi Marisa Rizki, Sari Rohantizani, Rohantizani Ruwaeda, Ruwaeda Safwan Safwan Saiful Bahri Salim*, Agus Samsul Bahri Sarmini Sarmini Setiawaty, Sri Silvi Listia Dewi Silvia, Nora Sri Milfayetty, Sri Syafirly Ramadhana Syahputra, Azhar Syamsul Bahri Syarkani, Syarkani Sylvia, Rizka Taufiq Taufiq Taufiq Wildan Zaqqi Yusriana Yusriana, Yusriana Zahriyanti, Zahriyanti Zaimahdi, Zaimahdi Zainal Abidin