This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Cakrawala Pendidikan Jurnal Manajemen Pendidikan: Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Journal of Education and Learning (EduLearn) Jurnal Manajemen Pendidikan Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Jurnal Manajemen & Supervisi Pendidikan JURNAL IQRA´ Jurnal Manajemen Pendidikan Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Kelola: Journal of Islamic Education Management Tarbawi: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Media Manajemen Pendidikan Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan (JDMP) JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Ilomata International Journal of Social Science Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Nusantara (JPPNu) Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Jurnal Administrasi Publik Tanzhimuna : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Journal of Education for Sustainability and Diversity Jurnal Al-Kifayah: Ilmu Tarbiyah dan Keguruan International Education Trend Issues Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Al-Abshar: Journal of Islamic Education Management Proceedings Series of Educational Studies Eureka : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Pendidikan Islam JMiE (Journal of Management in Education) Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau sebagai Sarana Pembelajaran dalam Meningkatkan Partisipasi Peserta Didik di SMP Negeri 2 Malang Nurasyifah, Nurasyifah; Triwiyanto, Teguh
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam memanfaatkan ruang terbuka hijau sebagai sarana pembelajaran untuk meningkatkan partisipasi peserta didik serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasinya di SMP Negeri 2 Malang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum dan sarana prasarana, guru dan beberapa peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran di ruang terbuka hijau dapat meningkatkan antusiasme, motivasi, dan keterlibatan aktif siswa terutama jika diterapkan pada materi yang sesuai dan dipersiapkan secara matang melalui RPP dan pengadaan aturan. Faktor pendukung meliputi kondisi fisik sekolah, kebijakan adiwiyata, fasilitas dan budaya lingkungan sedangkan hambatan beraasal dari anggaran, koordinasi guru yang minim, cuaca dan distraksi.
Kualifikasi Guru, Sarana Prasarana dan Teknologi: Systematic Literature Review tentang Dampaknya terhadap Hasil Belajar Siswa yang Berkelanjutan Tuanany, Nursyahar Jihan; Timan, Agus; Triwiyanto, Teguh
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 5 No 11 (2025): JPTI - November 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.942

Abstract

This study aims to analyze the extent to which teacher qualifications, infrastructure and technology affect student learning achievement. This research used the Systematic Literature Review (SLR) method to draft the literature review. Data was obtained from articles published within 6 years (2019-2024) collected from ScienceDirect and Google Scholar using the keywords “Teacher Qualification”, “School Infrastructure”, “School Facilities”, “Technology”, “Student Achievement”. The findings indicate that these three factors consistently play a crucial role in enhancing the quality of student learning outcomes. Teacher qualifications are correlated with improved student understanding and academic performance. Adequate educational infrastructure contributes to the creation of a supportive learning environment that fosters active student engagement. Meanwhile, the integration of technology into learning has been shown to enrich the learning experience and facilitate content comprehension. These findings underscore the significance of all three aspects in shaping a sustainable and responsive education system in the face of 21st century challenges.
Implementasi Program Islamic Boarding School sebagai Upaya Peningkatan Imtaq dan IPTEK dalam Pengembangan Potensi Spiritual Peserta Didik Fatimatuzzahroh, Fatimatuzzahroh; Eri Kusumaningrum, Desi; Bambang Sumarsono, Raden; Triwiyanto, Teguh
Jurnal Al-Kifayah: Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Al-Kifayah: Ilmu Tarbiyah dan Keguruan
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al- Kifayah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53398/ja.v4i2.785

Abstract

The rapid advancement of science and technology (Iptek) in the digital era requires educational institutions to focus not only on academic achievement but also on strengthening students’ faith and piety (Imtaq). However, previous studies have predominantly emphasized cognitive development without systematically integrating spiritual dimensions into educational programs. This study aims to describe and analyze the implementation of the Islamic Boarding School (IBS) program as an effort to enhance Imtaq and Iptek in developing students’ spiritual potential at MTs Negeri 1 Kebumen. Employing a qualitative approach with a case study design, data were collected through interviews, observations, and documentation, and analyzed using data condensation, data display, and conclusion drawing techniques. The findings reveal that the IBS program is implemented through curriculum integration combining Islamic and digital literacy values, habitual religious activities, and additional services that support spiritual and intellectual formation. Teachers and IBS supervisors play crucial roles not only as educators but also as character facilitators and coordinators of religious activities. Supporting factors include parental involvement, a conducive school environment, and adequate facilities, while inhibiting factors stem from gadget use, student fatigue, and peer influence. This study concludes that the IBS program significantly contributes to balancing Imtaq and Iptek development and enriches the model of spiritual-integrated education in Islamic schools. Theoretically, the study reinforces the concept of holistic pesantren-based education that remains relevant in the digital context
Peran Dinas Pendidikan dalam Reintegrasi Anak Tidak Sekolah di Kota Malang Pratiwi, Dinasty Happy; Triwiyanto, Teguh
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan hak dasar setiap manusia yang dijamin oleh berbagai instrumen nasional maupun internasional, serta menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas hidup dan pembangunan sosial. Namun demikian, permasalahan anak tidak sekolah masih menjadi isu serius di berbagai daerah, termasuk di Kota Malang. Fenomena ini mencerminkan adanya ketimpangan dalam akses, partisipasi, dan keberlanjutan pendidikan, yang disebabkan oleh faktor ekonomi, sosial, budaya, maupun kelembagaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya reintegrasi anak tidak sekolah di Kota Malang sebagai strategi pemenuhan hak pendidikan dan pengurangan kesenjangan sosial. Metode yang digunakan adalah mixed methods tipe sequential explanatory dengan teknik pengumpulan data melalui angket, wawancara, observasi, dan FGD dengan OPD, dinas pendidikan, serta keluarga anak tidak sekolah. Analisis dilakukan dengan menelaah proses identifikasi, intervensi, serta dukungan sosial yang terlibat dalam program reintegrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reintegrasi anak tidak sekolah di Kota Malang memerlukan sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat. Program seperti Sekolah Kejar Paket, Program AKAS (Ajak Kembali Anak ke Sekolah), serta dukungan biaya terbukti membantu sebagian anak untuk kembali ke jalur pendidikan formal maupun nonformal. Namun demikian, tantangan masih muncul dalam hal pendataan yang belum komprehensif, minimnya pendampingan berkelanjutan, serta kurangnya motivasi dari anak dan keluarga. Penelitian ini menegaskan bahwa reintegrasi anak tidak sekolah bukan sekadar program pendidikan, tetapi juga merupakan bentuk nyata dari pemenuhan hak asasi manusia. Oleh karena itu, dibutuhkan kebijakan yang holistik dan berkelanjutan agar setiap anak di Kota Malang dapat memperoleh akses pendidikan dan kesempatan belajar yang setara dan bermakna.
Analisis Kesiapan Kelompok Belajar dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Rody Putra Sartika; Imron Arifin; Teguh Triwiyanto
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i1.4497

Abstract

Kurikulum Merdeka diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, sehingga kesiapan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini dalam mengimplementasikannya menjadi sangat penting. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripkan kesiapan Kelompok Belajar untuk menerapkan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif yang dilakukan pada Kelompok Belajar. Data dikumpulkan melalui teknik triangulasi dengan menggunakan teknik komunikasi, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasinya. Hasil penelitian diperoleh Kelompok Belajar telah menyiapkan diri untuk menerapkan Kurikulum Merdeka dengan baik. Kelompok Belajar telah mempersiapkan panduan-panduan dan dokumen-dokumen terkait serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelola dan guru dalam memahami kurikulum ini. Kelompok Belajar juga dapat memanfaatkan perangkat ajar dari Kurikulum 2013 sebagai bahan referensi dalam pengembangan struktur kurikulum, pembelajaran, dan penilaian pada Kurikulum Merdeka.
Kepemimpinan Malaqbiq dalam Pembentukan Karakter: Studi Interaksi Simbolik pada Pondok Pesantren Salafiyah Parappe di Mandar Narmayani; Nurul Ulfatin; Teguh Triwiyanto; Ali Imron
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Desember 2024 - Januari 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i1.3439

Abstract

Kepemimpinan malaqbiq merupakan konsep kepemimpinan yang berlandaskan pada nilai-nilai keIslaman yang berisikan bijaksana, adil dan bertanggung jawab, khususnya dalam konteks budaya lokal masyarakat Mandar, Sulawesi Barat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kepemimpinan malaqbiq dalam membentuk dan mempengaruhi karakter santri dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian mengenai interaksi simbolik di Pondok Pesantren Salafiyah Parappe menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan studi dokumentasi mendalam terhadap pimpinan yayasan, ustaz dan santri di Pondok Pesantren Salafiyah Parappe. Teknik analisis data yang digunakan meliputi data condensation, data display, dan conclusion drawing and verification Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan malaqbiq berperan penting dalam menanamkan kedisiplinan, kemandirian, dan sikap tanggung jawab pada santri. Interaksi simbolik yang terjadi antara pimpinan pesantren dan santri melalui keteladanan serta komunikasi verbal dan non-verbal menjadi media yang efektif dalam membentuk karakter yang berbudi pekerti luhur dan berlandaskan moralitas yang tinggi. Penelitian ini memperkaya pemahaman tentang pentingnya pendekatan budaya lokal dalam sistem pendidikan karakter di lembaga pendidikan Islam.
Meta Analisis terhadap Peran Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Warda Wasila, Nur Fatkhiya; Teguh Triwiyanto
Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 2 No. 6 (2024): November : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/bersatu.v2i6.450

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepemimpinan kepala sekolah dalam perubahan di organisasi sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode meta analisis yang dilakukan dengan menganalisis data yang diperoleh dari beberapa penelitian yang telah ada sebelumnya. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di organisasi sekolah memiliki peranan yang sangat penting, yaitu: (a) kepala sekolah berperan sebagai pemimpin utama di sekolah; (b) kepala sekolah berperan dalam pengelolaan sumber daya di sekolah; (c) kepala sekolah berperan dalam pengembangan guru; (d) kepala sekolah berperan dalam pengawasan proses pembelajaran; (e) kepala sekolah berperan dalam pengembangan kurikulum; (f) kepala sekolah berperan dalam penilaian kinerja guru dan staf sekolah; (g) kepala sekolah berperan dalam pengembangan lingkungan belajar yang positif; dan (h) kepala sekolah berperan dalam menciptakan inovasi dan perubahan.
Best Practices of Local Wisdom Oriented Islamic Education Management for Fostering Intercultural Sensitivity in Vocational Tourism Schools Hafizin, Hafizin; Maisyaroh, Maisyaroh; Timan, Agus; Triwiyanto, Teguh
Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Yayasan Keluarga Guru Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46843/jiecr.v7i2.2758

Abstract

Indonesia's multicultural landscape poses both opportunities and challenges for vocational education, particularly in preparing tourism students to develop intercultural sensitivity while sustaining local cultural identity. This study explores the role of integrating Sasak local wisdom into the management of Islamic Religious Education (IRE) to strengthen student intercultural competence in West Lombok. Using a mixed-methods approach, qualitative case studies were conducted at SMKN 1 Batulayar and SMKN 1 Lingsar, including interviews, classroom observations, and document analysis. The results indicate that students generally demonstrated moderate to high levels of intercultural sensitivity, with notable variations across dimensions. Students at SMKN 1 Lingsar showed stronger engagement in cross-cultural interactions, whereas those at SMKN 1 Batulayar exhibited a higher level of self-confidence. Qualitative findings further reveal that effective lesson planning, inter-teacher collaboration, contextual learning practices, and active community involvement play a crucial role in embedding local cultural values within IRE. This study concludes that integrating local wisdom and religious education contributes to the development of an inclusive character. It fosters tolerance and enhances students' readiness to navigate a multicultural tourism environment. From a theoretical perspective, this research advances the discourse on intercultural education by proposing a dual-path intercultural sensitivity model encompassing collaborative and experiential pathways as a novel framework for strengthening cultural responsiveness in vocational schools.
Meta Analisis terhadap Peran Kepala Sekolah sebagai Pemimpin Perubahan Putriana Kusuma Wardani; Teguh Triwiyanto
JMiE (Journal of Management in Education) Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Management of Islamic Education Department, Faculty of Education and Teacher Training, State Islamic University Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/jmie.2022.72.57-66

Abstract

This study aims to determine the leadership role of the principal in changes in the school organization. This research uses a qualitative approach with a meta-analysis method which is carried out by analyzing data obtained from several previously existing studies. The results of the data analysis show that the principal as a leader of change in the school organization has a very important role, namely: (1) building and growing awareness of all elements of the school regarding the urgency of change; (2) create and develop a vision, mission, goals, strategies, and policies for school change by including the participation of all elements of the school; (3) communicate the vision, mission, objectives, strategies, and policies to obtain improvements and feedback; (4) provide support, motivation, and empowerment of school resources for a smooth process of change; (5) planning and striving for the realization of short-term benefits of change; (6) consolidate all elements of the school to realize the success of school change; (7) demonstrate commitment and do what is said; (8) evaluate to determine the success rate of changes and improvements that need to be made; and (9) hold celebrations by giving awards (rewards) to all elements of the school.
STUDENT TIME MANAGEMENT IN PESANTREN : A COMPARATIVE STUDY OF 10 PESANTREN IN INDONESIA Najmiyyatul Mizaniyyah; Teguh Triwiyanto
TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2025): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/v2c9bc68

Abstract

Manajemen waktu merupakan aspek krusial dalam pendidikan berasrama, penelitian ini menganalisis pola pengelolaan waktu santri berdasarkan dokumen jadwal harian dari sepuluh pesantren di Indonesia untuk menafsirkan implikasinya terhadap efektivitas manajemen pendidikan. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan distribusi waktu antar kategori aktivitas dan mengidentifikasi karakteristik manajerial yang muncul. Metode penelitian bersifat deskriptif kualitatif dengan studi dokumen: dokumen jadwal dikumpulkan secara purposif dari laman resmi/publikasi pesantren pada Oktober 2025, dicoding ke lima kategori (ibadah, pembelajaran diniyyah, pendidikan formal, istirahat, kegiatan penunjang), ditabulasi untuk menghitung rata-rata dan rentang, lalu diinterpretasi secara tematik. Hasil menunjukkan alokasi rata-rata per hari: istirahat 9,57 ± 1,13 jam; pembelajaran diniyyah 4,78 ± 2,61 jam; ibadah 4,47 ± 1,95 jam; pendidikan formal 4,07 ± 1,45 jam; kegiatan penunjang/asrama 1,32 ± 0,56 jam. Terdapat heterogenitas antar-pesantren pesantren tahfîdz memberi porsi hafalan lebih besar, pesantren modern menambah kegiatan nonformal dan dua pola operasional dominan (jadwal padat vs. jadwal fleksibel). Temuan menegaskan perlunya perencanaan berbasis blok waktu, pengorganisasian dan pengawasan kualitas tidur serta monitoring capaian sebagai strategi manajerial untuk menyeimbangkan tujuan spiritual, akademik, dan kesejahteraan santri. Penelitian ini menyumbang bukti empiris bagi pengembangan sistem pengelolaan waktu pesantren.
Co-Authors Achmad Supriyanto Agus Timan Agustina Sari, Ayuni Linda Ahmad Sirojul Munir Akhoba, Zoulhijjah Harinda Ali Imron Ali Imron Ali Imron Ali Imron Alvaro, Rizky Rahmad Alya Ramadhani, Safira Anantika, Tiara Wilda Anisa Maulinda Anisa Mega Nur Safitri Antun Mardiyanta Aprilina, Magda Ardianti, Vika Arumia Fairuz Husna Asep Sunandar Asmaa Abusamra Asmaa Abusamra Asmaa Naim Abusamra Ayu Dila Ratnasari Azhari, Reza Azhari Bambang Budi Wiyono Bambang Sumarsono, Raden Barkhiyah, Abay Asif Bayu Pramudya Binti Zulfiana Budiarti, Erika Mei Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Dedi Prestiadi Desi Eri Kusumaningrum Desi Kusumaningrum Dhiba, Niar Farah Diah Fitria Ningsih Doan Rocmad Augusta Dwi Rudi Prasetyo Dyah Ayu Ningsih Elya Indah Rahmawati Endra Ubaidillah Erika Mei Budiarti Fendy Suhariadi Fifin Wildanah Firda Fitrotul Unsa Habib Nun Azizah Hafizin, Hafizin Hanapi, Emirta Z.A.S Ibrahim Bafadal Imam Gunawan, Imam Imron Arifin Jahroo, Aanisah Juharyanto Juharyanto Junaidin Junaidin Junaidin Junaidin Kusumaningrum, Desi M Idris Sulaiman Ma'rifatin, Siti Mafaza, Aulia Maisyaroh Maitreepun, Warapark Maulana Amirul Adha Maulidia, Dinda Nur Mufadila, Rizki Muh. Arafik Muhammad Romady Muhammad Walid Mustiningsih Mutya Alfarina Nadie Fatimatuzzahro Najmiyyatul Mizaniyyah Narmayani Narmayani Nasution, Annio Indah Lestari Nauraida, Indah Dwi Nisa, Shofiyah Izzatun Nurabadi, Ahmad Nurasyifah, Nurasyifah Nurul Ulfatin Nurul Ulfatin Nurul Yaqien Nurwahyuni, Sari Nuur’Ainii, Fitriyyah Pramono Pramono Pramono Pratiwi, Dinasty Happy Puspita, Nimas Bella Putri Ellen Gracia Risamasu Putri Nur Azizah, Putri Nur Putri, Septiani Cahyaning Putriana Kusuma Wardani Raden Bambang Sumarsono Raden Sumarsono Rahayu, Isnaini Umi RAHMA DEWI, ZAQIA Ramadhani, Safira Alya Rana Muhammad Dilshad Rina Setiowati Rina Setiowati Riski Ariska Widiana Rochmawati Rody Putra Sartika Salsabila, A’yunil Lailia Churin Sasi Maulina Sinon, Iriwi Louisa S. Siti Anisah Srikandi, Margaretha Dewi Styawan, Khoirul Andri Suhartono Suhartono Sulastri Sulastri Sultoni Sultoni Sultoni Sultoni, Sultoni Sunarni Sunarni Surya, Winanda Suwandi Tami Nurhadi Tristia, Reka Tuanany, Nursyahar Jihan Ubaidilah, Endra Unsa, Firda Fitrotul Varelasiwi, Retno Shiama Waluyo, Rika Ayu Zulaikah Warapark Maitreephun Warda Wasila, Nur Fatkhiya Wardhani, Ellena Yusvia Wi'am, Atief Aisyil Wildan Zulkarnain, Wildan Yuniati, Anis Yusuf Sobri, Ahmad Zainal Dimaukom Kulidtod, Zainal Dimaukom