p-Index From 2021 - 2026
6.101
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vegetalika Jurnal Ilmu Pertanian Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Agroland : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Jurnal Kebijakan Publik Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati JURNAL PEMULIAAN TANAMAN HUTAN Agrovigor: Jurnal Agroekoteknologi Indonesian Journal of Agricultural Science Jurnal Hortikultura Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Prosiding SNATIF OPSI JURNAL AGROTEKNOLOGI Journal of Degraded and Mining Lands Management AGRIVITA, Journal of Agricultural Science Jurnal Manajemen Atma Jaya Indonesian Journal of Biotechnology Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia (JBBI) Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal SOLMA PROSIDING SEMINAR NASIONAL Agrin : Jurnal Penelitian Pertanian Jurnal Agrotek Tropika Jurnal Hukum Samudra Keadilan JPSCR : Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat jurnal Ilmu Pertanian (Agricultural Science) Economics and Finance in Indonesia Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Jurnal Ilmiah Dunia Hukum SABDAMAS International Journal of Economics Development Research (IJEDR) Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Journal of Management and Business Environment (JMBE) Journal of Entrepreneurship & Business Pharmaceutical And Biomedical Sciences Journal (PBSJ) Jurnal Manajemen The Prosecutor Law Review AGRIC EQUILIBRIUM : JURNAL BISNIS DAN AKUNTANSI (EJBA) ENDLESS : International Journal of Future Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pemberian Pupuk Organik dan Anorganik Terhadap Pertumbuhan, Hasil dan Kualit As Bawang Daun Sri Dadi Pangestuti; Endang Sulistyaningsih; Bambang Hendro Sunarminto
Jurnal Ilmu Pertanian Vol 13, No 2 (2006): September
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Gadjah Mada jointly with PISPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ipas.59923

Abstract

-
Karakter Perakaran Dua Generasi Setek Tomat Pada Beberapa Konsentrasi Indole Butyric Acid Siti Zahara; Endang Sulistyaningsih; Rudi Hari Murti
Jurnal Ilmu Pertanian Vol 13, No 1 (2006): Maret
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Gadjah Mada jointly with PISPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ipas.59931

Abstract

-
Pengaruh Intensitas Cahaya dan Kadar Daminosida Terhadap Iklim Mikro dan Pertumbuhan tanaman Krisan dalam Pot Libria Widiastuti; Tohari Tohari; Endang Sulistyaningsih
Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11, No 2 (2004): Desember
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Gadjah Mada jointly with PISPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ipas.59950

Abstract

-
Determination of Ploidy Levels of Shallot and Japanese Bunching Onion by Flow Cytometry Endang Sulistyaningsih; Yosuke Tashiro
Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10, No 1 (2003): Juni
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Gadjah Mada jointly with PISPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ipas.60068

Abstract

-
Effects of relay intercropping model and application of biological agents on the growth and yield of hot pepper Nindy Sevirasari; Endang Sulistyaningsih; Budiastuti Kurniasih; Suryanti Suryanti; Arif Wibowo; Tri Joko
Jurnal Ilmu Pertanian Vol 7, No 1 (2022): April
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Gadjah Mada jointly with PISPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ipas.69078

Abstract

Tiyung cultivar, the consumer preferences of hot pepper in Magelang Regency, is still low in productivity (7 ton.ha-1). This research aimed to determine the growth and yield of hot pepper planted in relay intercropping as affected by biological agent application as a technology to increase productivity. This research was arranged in a Factorial Randomized Complete Block Design with an intercropping pattern of hot pepper (two and three rows model). The second factor was the application of biological agents, consisting of Trichoderma asperellum, Bacillus velezensis B-27 and Arbuscular Mycorrhizal Fungi (with and without biological agents). The control was the monoculture of hot pepper without biological agent application. The data observed were analyzed using Analysis of Variance and followed by the Duncan's Multiple Range Test at α= 5 %. The results showed that the relay intercropping of hot pepper produced less numbers of branches and leaves.  It indicated more efficiency in the use of assimilates for the development of generative organs, thereby resulting in the high values fruits weight per plant, which were as high as those in monoculture. The productivity observed in relay intercropping was 12.93 ton.ha-1, which was 15.8 % higher than in monoculture. The application of biological agents significantly increased the stomatal density, the size of stomatal opening, the number of leaves, weight of fruits per plant and productivity of hot pepper. The productivity of plant applied with biological agents was 16.84 ton.ha-1, which was 86.50 % higher than that without biological agents application.
Sosialisasi dan Penyuluhan Tentang Dagusibu dan Gema Cermat di Sekolah Dasar Muhammadiyah Jakarta Timur Kori Yati; Fahjar Prisiska; Endang Sulistyaningsih
Jurnal SOLMA Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.932 KB) | DOI: 10.29405/solma.v8i1.1058

Abstract

Upaya peningkatan kesehatan bagi masyarakat sangat penting. Hal ini diperkuat dengan dicanangkannya DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan dan Buang Obat dengan benar) oleh Ikatan Apoteker Indonesia dan GEMA CERMAT (Gerakan Masyarakat Cerdas Akan Obat) oleh Kementerian Kesehatan Indonesia, agar masyarakat mampu memahami dan dapat melaksanakannya dalam upaya peningkatan kesehatan di lingkungan rumah dan sekolah. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan sosialisasi, informasi, edukasi dan penyuluhan dilingkungan Sekolah Dasar Muhammadiyah 08 Plus dan 09 Plus Duren Sawit Jakarta Timur. Target yang ingin dicapai yaitu para wali murid dan civitas akademika SD Muhammadiyah 08 Plus dan 09 Plus Duren Sawit Jakarta Timur. Metode yang dilakukan beberapa tahap meliputi : pre test, penyampaian materi pengabdian, simulasi dengan alat peraga, diskusi dan tanya jawab, diakhiri dengan post test. Hasil Pre Test dan Post Test yang diperoleh dianalisa secara statistik menggunakan Uji T-test dengan taraf kepercayaan 95% (α=0,05). Berdasarkan hasil analisa diperoleh hasil yang sangat signifikan yaitu 0,000. Pengolahan data dengan pendekatan secara teoritis dan analisa secara statistik dapat disimpulkan bahwa semua peserta belum mengetahui, memahami dan mengenal DAGUSIBU dan GEMA CERMAT, tetapi dengan adanya kegiatan sosialisasi ini peserta memahami akan pentingnya kesehatan.
TANGGAPAN DAN HASIL BERBAGAI KULTIVAR TERHADAP INOKULASI Trichoderma sp. PADA BUDIDAYA BAWANG MERAH DI LAHAN PASIR PANTAI Tuti Setyaningrum, Didik Indradewa Achmadi Priyatmojo dan Endang Sulistyaningsih
PROSIDING SEMINAR NASIONAL 2018: PROSIDING SEMINAR NASIONAL
Publisher : PROSIDING SEMINAR NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah memilah kultivar bawang merah mendasarkan tanggapannya terhadap inokulasi Trichoderma sp. pada budidaya di tanah pasir pantai. Percobaan pot ini merupakan percobaan faktorial, terdiri atas dua faktor yang disusun dalam rancangan acak kelompok lengkap (RAKL) dan diulang sebanyak tiga kali. Adapun kedua faktor tersebut adalah berbagai kultivar bawang merah (20 kultivar) yang merupakan faktor pertama, dan faktor kedua adalah inokulasi isolat Trichoderma sp., terdiri atas dua aras yaitu tanpa inokulasi dan diinokulasi isolat Trichoderma sp. Data hasil pengamatan dianalisis dengan sidik ragam dilanjutkan uji jarak berganda Duncan (DMRT). Pemilahan dan pemilihan respon kultivar bawang merah terhadap inokulasi Trichoderma sp. digunakan metode pembobotan (skoring). Penentuan kelas interval mengikuti aturan Sturges. Berdasarkan hasil pengamatan dan analisis statistik didapatkan empat kelompok kultivar, yaitu tanggap positif, hasil tinggi (Bauji, Bima, Crok Kuning, Thailand); tanggap positif, hasil rendah (Kuning, Kuning Tablet, Pikatan, Super Biru, Tajuk, Tiron, Trisula); tanggap negatif hasil tinggi (Biru Lancor, Bali Tabanan, Katumi, Manjoung, Mentes, Sembrani) dan tanggap negatif, hasil rendah (Bima Brebes, Bima Nganjuk, Trisula Brebes).Kata kunci: bawang merah, kultivar , Trichoderma sp., tanah pasir pantai
PENGARUH PEMBENAH TANAH TERHADAP SIFAT FISIKA TANAH DAN HASIL BAWANG MERAH PADA LAHAN PASIR PANTAI BUGEL KABUPATEN KULON PROGO Rajiman Rajiman; Prapto Yudono; Endang Sulistyaningsih; Eko Hanudin
Agrin Vol 12, No 1 (2008): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2008.12.1.80

Abstract

Penelitian bertujuan untuk: 1) mengetahui pengaruh pembenah tanah terhadap perubahan sifatfisika tanah dan hasil bawang merah di lahan pasir pantai; dan 2) mencari bahan alternatif pembenahtanah di tanah pasir pantai. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap Faktorialterdiri atas 3 faktor. Faktor pertama adalah jenis tanah dengan takaran 30 t/ha (T) yaitu Grumusol (T1)dan Lumpur (T2). Faktor kedua adalah jenis bahan organik dengan takaran 20 t/ha (B) yaitu pupukkandang sapi (B1) dan blotong tebu (B2). Faktor ketiga berupa dosis limbah karbit (A) yangdibedakan menjadi 3 aras yaitu 0 t/ha (A0), 1 t/ha (A1) dan 2 t/ha (A2). Sebagai kontrol digunakantanah pasir tanpa pembenah tanah. Parameter yang diamati meliputi tekstur, berat volume, berat jenis,porositas total, kadar lengas pF 2,54, pF 4,2, kapasitas air tersedia, berat segar, berat kering, beratkering oven dan diameter umbi bawang merah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis tanah,bahan organik dan limbah karbit di tanah pasir pantai nyata meningkatkan jumlah fraksi lempung,debu, porositas, kadar lengas, menurunkan BV, BJ dan meningkatkan berat segar, berat kering, beratkering oven dan diameter umbi bawang merah dibanding kontrol. Penggunaan jenis tanah, bahanorganik dan limbah karbit tidak nyata mempengaruhi hasil bawang merah. Lumpur, blotong danlimbah karbit dapat dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif pengganti grumusol dan pupuk kandangdi tanah pasir.Kata kunci : bawang merah, lahan pasir, pembenah tanah ABSTRACTThe objectives of study were to 1) study the effect of soil conditioner on soil physics and shallotyield in coastal sandy land, 2) find out soil conditioner alternative in coastal sandy land. The researchwas conducted by complete randomized design, which consists of three factors. First factor was soiltypes at level of 30 t/ha (T) : grumusol (T1) and mud (T2). Second factor was organic matter types atlevel of 20 t/ha: manure (B1) and sugarcane (B2). Third factor was waste of carbida (A), 0 t/ha (A0),1 t/ha (A1), 2 t/ha (A2) and control. The observation of parameters was texture, bulk density, particledensity, porosity, water contents of pF 2,54; pF 4,2; available water capasity, fresh weight, dry weight,oven dry weight and diameters of bulbs. The result showed that the soil types, organic matter typesand waste of carbida in coastal sandy land significantly increased on clay and silt fraction total,porosity, water contents, fresh weight, dry weight, oven dry weight and diameters bulbs and reducedto bulk density, particle density, sand fraction. The effect of the soil types, organic matter and waste ofcarbida were not significant on the shallots yield. Mud, sugarcane “blotong” and waste of carbide canbe used as alternative substittution of grumusol and litter of livestock in coastal sandy land.Key words: shallot, sandy land, soil conditioner
ANALISIS GRAFIK GGE-BIPLOT GENOTIP, LINGKUNGAN DAN INTERAKSINYA PADA KANDUNGAN FE BERAS Suwarto Suwarto; Nasrullah Nasrullah; Taryono Taryono; Endang Sulistyaningsih
Agrin Vol 14, No 1 (2010): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2010.14.1.101

Abstract

Data konsentrasi Fe beras 10 genotip padi pada 4 lingkungan musim hujan tahun 2007 – 2008 dianalisismenggunakan metode GGE-biplot. Tujuan penelitian adalah untuk mempelajari pengaruh genotip, lingkungandan interaksi genotip lingkungan pada konsentrasi Fe beras. Penelitian dilakukan menggunakan rancangan AcakKelompok Lengkap, tiga kali ulangan pada tiap lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan lingkungan, genotipdan interaksinya berpengaruh nyata terhadap konsentrasi Fe beras. Lingkungan menjelaskan 66.55% dari variasitotal (G + E + GE), sedangkan G dan GE menjelaskan 10.07% dan 23.38%. Dua principal component (PC1 andPC2) digunakan untuk membuat grafik GGE-biplot, menjelaskan 74.10% dan 14.55% dari JK (jumlah Kuadrat)GGE. Genotepe G4 (Barumun) merupakan genotip ideal karena memiliki konsentrasi Fe beras tertinggi danpaling stabil. Lingkungan L4 (Cilongok) merupakan lingkungan terbaik karena paling representative mewakilisemua lingkungan dan paling kuat untuk membedakan genotip.Kata Kunci : Fe beras, genotip, lingkungan, interaksi, GGE-biplot ABSTRACTFe concentration in rice data of 10 genotypes tested across 4 paddy field environments during the 2007 –2008 wet season were analyzed using the GGE-biplot method. The objective of this study was to explore theeffect of genotype and genotype x environment interaction on the Fe rice concentration of 10 rice genotypes.Experiments were conducted using a randomized completely block design with three replications at 4environments. Results indicate that environment, genotype and genotype x environment interaction weresignificantly effect on Fe rice concentration. Environment explained 66.55% of total (G + E + GE) variation,whereas G and GE captured 10.07% and 23.38%, respectively. The first two principal components (PC1 andPC2) were used to create a two-dimensional GGE-biplot and explained 74.10% and 14.55% of GGE sum ofsquares. Genotype G4 (Barumun) was desirable in terms of highest Fe rice concentration ability and stability.Environment L4 (Cilongok) was the best representative of the overall environments and the most powerful todiscriminate genotypes.Key words : Fe rice concentration, genotype, environment, interaction, GGE-biplot
Keragaan Tanaman Tomat Apokarpel (Solanum lycopersicum L.) sebagai Tanaman Hias dalam Pot dengan Pengaplikasian Paklobutrazol Eka Candra Wardani; Rudi Hari Murti; Endang Sulistyaningsih; Rohlan Rogomulyo
Vegetalika Vol 11, No 2 (2022): In Publish
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/veg.66539

Abstract

Tanaman hias memiliki pasar yang luas diantaranya rumah tangga, perkantoran dan perhotelan, namun tanaman hias yang berasal dari tanaman buah belum banyak dimanfaatkan. Tanaman tomat apokarpel berpeluang untuk dimanfaatkan sebagai tanaman hias karena bentuk buahnya yang unik, namun kelemahannya yaitu berhabitus tinggi. Upaya memperpendek tanaman tersebut yaitu mengaplikasikan zat pengatur tumbuh paklobutrazol. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aplikasi paklobutrazol yang tepat sesuai kriteria tanaman pot. Penelitian dilaksanakan di Balai Penyuluhan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Wilayah V Pakem, Sleman pada Januari-Juni 2019 menggunakan rancangan petak terbelah dalam rancangan acak kelompok lengkap dengan 3 ulangan. Perlakuan terdiri dari dua faktor yaitu waktu aplikasi (2 Minggu Setelah Semai (MSS) dan 2 Minggu Setelah Pindah Tanam (MSPT) dan konsentrasi paklobutrazol (0 ppm, 75 ppm, 150 ppm, 225 ppm, dan 300 ppm). Data diuji menggunakan analisis anova dan analisis kontras antara perlakuan kontrol dan aplikasi paklobutrazol serta dilanjutkan dengan analisis HSD Tukey α= 5% apabila terdapat beda nyata antara kontrol dengan aplikasi paklobutrazol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi paklobutrazol menghambat tinggi tanaman dengan cara menurunkan jumlah nodus, memperpendek internodus, dan memperpendek sel batang. Selain itu paklobutrazol juga mengurangi jumlah buah per tanaman, diameter buah dan bobot buah melalui mekanisme penutupan stomata. Perlakuan yang paling efisien adalah 75 ppm yang diaplikasikan pada 2 MSS maupun 2 MSPT.
Co-Authors , Tjhia Lian Nie Adi Setiawan Adi, Pudja Pramana Kusuma Agung Wahyu Susilo Agus Budi Setiawan Agus Budi Setiawan, Agus Budi AH. Maftuh Hafidh Zuhdi Aini, Khurotul Amalia T Sakya Amalia Tetrani Sakya Amalia Tetrani Sakya Andin Puspita Andin Puspita Anto Rimbawanto Ari Setiyaningrum Arif Wibowo Arif Wibowo Arif Wibowo Arizal Nur Hardiansyah AYPBC Widyatmoko Ayu Ainullah Muryasani Azis Purwantoro Azis Purwantoro Aziz Purwantoro Aziz Purwantoro Aziz Purwantoro Bambang Hendro Sunaminto Bambang Hendro Sunarminto Bambang Hendro Sunarminto Bambang Hendro Sunarminto Bambang Hendro sunarminto Benito Heri Purwanto Benito Heru Purwanto BH Purwanto Budiastuti Kurniasih Budijarto, Agus Catur Wasonowati Christina Maya Indah Susilowati Damar Suryaningndari Dhimas Ikhsan Prakoso Diana Diana Didik Indradewa Didik Indradewa Didik Indradewa Didik Indradewa Didik Indradewa Didik Indradewa Dwi Hartati Dyah Rachmawati Lucitasari Eka Candra Wardani Eka Tarwaca Susila Putra Eko Hanudin Elizani, Prahesti Elsi Kris Dayanti Sembiring Endang Dewi Murrinie Endang Pudjihartati Erna Sri Wibawanti ETIKA, TAKARIADINDA DIANA Fahjar Prisiska Fenti Effendi Harjono, Saebani Hartanti Hartiningsih, Tri Herni Shintiavira Herni Shintiavira Herni Shintiavira Hidayat Pujisiswanto Hidayat Pujisiswanto Ho, Shu-Hsun Hutabarat, Srey Mariati I Ketut Gede, Sukaadha Ika Rahmawati Ilmiah, Haviah Hafidhotul INDAH PERMANASARI Indarwati, Lisa Dwifani Irenius Dwinanto Bimo Iskandar Iskandar Islam, Zainul Joko Budi Santoso Nugroho Karsidi Karsidi Khusnul Khotimah Kori Yati Kori Yati Kori Yati Krisna Dharmayanti Kurniasih, Budiastuti Levi Nilawati, Levi Libria Widiastuti Luthfianti, Fanni Maemonah, Maemonah Maifitrianti Maifitrianti, Maifitrianti Margo Sulistio Maria Marina Herawati Miranti Dian Pertiwi Muhammad Anshar Muhammad Anshar Muhammad Syahri Nanda Dwi Hafri Nasrullah Nasrullah Nasrullah Nasrullah Nindy Sevirasari Nindy Sevirasari Nopen Simamora Numlil Khaira Rusdi, Numlil Khaira Nurhasnah Nurhasnah Nursyaifuloh " Pahriyani, Ani Pangalila, Tamara Setyowati Pangestuti, Retno Pramono, Mellinia Valentiningtyas Prapto Yudono Prapto Yudono Prapto Yudono Prapto Yudono Prapto Yudono Prapto Yudono Prisiska, Fahjar Prisiska, Fahjar Priyono Suryanto Purwoko, Agus Puspita, Andin Putri , Antonietha March Natasya Putri Wulandari Rachma, Izza Azkiya Rachmanto Bambang Wijoyo Rajiman Rajiman Rani Agustina Wulandari Rani Agustina Wulandari Rina Pratiwi Pudja I. A Rini Rosliani Rini Rosliani Rizqi Dyah Susilowati Rohimah Handayani Sri Lestari Rohlan Rogomulyo Rudi Hari Murti Rudi Hari Murti Rudi Hari Murti Rudi Hari Murti Rudi Hari Murti Safitri, Lia Desviana Sari, Reny Mita SATRIYAS ILYAS sayekti, lady Sayekti, Lady Laduni Silalahi, Engelbertha E. Siregar, Mirawati Siti Subandiyah Siti Zahara Sri Dadi Pangestuti Sri Suwartiningsih STEFANY DARSAN, STEFANY Stephen Harper Suci Handayani Sumiyati Tuhuteru Sunarya Raharja Suryanti, Suryanti SUWIJIYO PRAMONO Suwijiyo Pramono Suwijiyo Pramono Syamsul Arifin Sylvia Diana Purba TAMTAMA, ARGA SYA’BAN Tangguh Prakoso Taryono, Taryono Taufiq Hidayat Teguh Iman Santoso Tjanturi, Sehan Tohari Tohari Tohari Tohari Tohari Tohari Tri Joko Tri Joko Tri Joko Valentina Dwi Suci Handayani Wen Shai Hung Wibowo, dan Arif WIDYATAMA, YUSA PUTRA Wiji Safitri Wulandari, Rani Agustina Yosuke Tashiro Yudo Swasono Ziaurrahman, Ahmad