Claim Missing Document
Check
Articles

Menumbuhkan Rasa Nasionalisme dan Patriotisme Pada Anak Sekolah Dasar Melalui Pembelajaran IPS Gina Amalia; Auliadi Auliadi; Tin Rustini; Husen Arifin
CHRONOLOGIA Vol 4 No 1 (2022): Chronologia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jhe.v4i1.8954

Abstract

Many Indonesian citizens, including elementary school children, have been carried out by external developments due to increasing technological growth. They forget that the true identity of an Indonesian citizen is to love his own country. Therefore, more is needed to improve nationalism in Indonesia, which starts as early as at sd through ips study. The education materials given are about Indonesia's independence process. At the first meeting before class, children are taught to pray before and after learning to create a religious consciousness so that children realize that in the Indonesian state, there is a variety of religions and a growing love for the Indonesian state. Additionally, there are methods given during learning that are conterxtual teaching and learning (TCL) and higher order thingking skill (hots). Conterxtual teaching and learning (TCL) is a system that links learning materials to daily life, such as taking the possible values of Indonesia's independence from hard work, cooperation, and foremost nationalism and patriotism. Then, there is called higher order thinking skill (hots) which is the method of discussion students perform about taking a meaning from the Indonesian independence event. With such a method, it will add to the student's knowledge and love of the country. In addition, students become proficient at thinking critical of the learning materials. As a result of this writing was the invention of several methods and ways that a teacher can promote nationalism in elementary school students by studying ips related materials for Indonesia's independence process. Not only teachers but parents also contribute greatly to the efforts of increasing nationalistic values in their children.
PENGGUNAAN MODEL RESOLUSI KONFLIK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH PADA PEMBELAJARAN IPS SD Tuti Istianti; Mira Mutiara Hanudin; Yona Wahyuningsih; Tin Rustini; Muh. Husein Arifin
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i4.3378

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini adalah rendahnya keterampilan pemecahan masalah sosial siswa SDN 180 Prakarsa Nugraha pada siswa kelas IV. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model resolusi konflik pada pembelajaran IPS di Kelas IV Sekolah Dasar serta mendeskripsikan peningkatan keterampilan pemecahan masalah sosial siswa setelah menggunakan model resolusi konflik pada pembelajaran IPS di Kelas IV Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan yakni Penelitian Tindakan Kelas desain model Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari enam siklus pembelajaran. instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar observasi keterampilan pemecahan masalah sosial siswa, lembar observasi guru, lembar evaluasi, catatan lapangan dan angket. Berdasarkan hasil peneliiian yang diperoleh, pelaksanaan pembelajaran menggunakan model resolusi konflik dapat meningkatkan keterampilan pemecahan masalah sosial siswa. Hal tersebut dapat dilihat dari nilai rata-rata keterampilan pemecahan masalah sosial siswa yang mengalami peningkatan dari setiap siklusnya dalam proses pelaksanaan model resolusi konflik dengan indikator memahami masalah, merencanakan solusi, memilih solusi bersama, dan mengevaluasi. Pada siklus satu, nilai rata-rata keterampilan pemecahan masalah sosial siswa berada pada kategori perlu bimbingan yaitu 41,25. Pada siklus dua, nilai rata-ratanya meningkat  4,5 menjadi 45,75. Pada siklus tiga, nilai rata-ratanya meningkat 18,94 menjadi 64,69. Pada siklus empat, nilai rata-ratanya meningkat 5,31 menjadi 70. Pada siklus lima, nilai rata-ratanya meningkat 6,19 menjadi 76,19. Dan pada siklus enam, nilai rata-ratanya meningkat 5,06 menjadi 81,25 dan berada pada kategori baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model resolusi konflik dapat meningkatkan keterampilan pemecahan masalah sosial siswa pada pembelajaran IPS di kelas IV SD.
Optimalisasi Pengelolaan Kelas Secara Daring Melalui Media Pembelajaran Irna Nurul Ainie; Vania sasikirana; Tin Rustini
E-Tech : Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan Vol 10, No 1 (2022): E-Tech
Publisher : Kurikulum Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/et.v10i1.117169

Abstract

Learning media is a part of the learning component that is used as a tool that can help the learning process, so that learning objectives can be conveyed properly. However, in practice learning media is very rarely applied in classroom management. This study discusses the problem of online learning. Where the implementation of learning is still not optimal, this is because teachers are still not able to optimize the use of learning media and learning management in the implementation of classroom management. The purpose of this study is to find out how important the role of learning media in classroom management is in boldly. This research was conducted through an approach approach. Data was collected by interviewing elementary school teachers in one elementary school in Garut Regency, West Java Province and literature studies. The results of this study conclude that if the learning process is carried out by optimizing the learning media, then the classroom management carried out by the teacher will be better, the learning objectives will be achieved easily and optimally.
Pengaruh Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) dalam Pembelajaran IPS terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi (HOTS) pada Siswa Sekolah Dasar Annisa Dwi Hamdani; Najwa Nurhafsah; Tin Rustini
Journal on Education Vol 5 No 1 (2022): Journal on Education: Volume 5 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v5i1.620

Abstract

The world of education has challenges to improve superior and quality human resources by building 21st century skills which include 1) creative thinking, 2) critical thinking and problem solving, 3) communication, and 4) collaboration. One of the skills that must be developed in every implementation of learning activities is higher order thinking skills (HOTS). This study aims to describe the effect of the student's Problem Based Learning (PBL) model in social studies learning on students' higher-order thinking skills. The type of research used in this study is a literature study method with a qualitative approach. Data collection techniques by collecting as much information as possible from various literature sources related to Problem Based Learning and higher order thinking skills or HOTS. The results of the study indicate that there is an effect of the PBL model in making students active, independent, and able to think at higher levels. In the Problem Based Learning (PBL) model, students are taught to apply new knowledge to solve problems, so that students become critical, independent and creative thinking.
Analisis Konsep Sejarah Masa Penjajahan Bangsa Eropa pada Siswa Sekolah Dasar Siti komala Putri; Sofian Abdulatif; Tin Rustini
Journal on Education Vol 5 No 1 (2022): Journal on Education: Volume 5 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v5i1.621

Abstract

This article discusses the analysis of the concept of historical material during the European colonial period for elementary school students. It aims to analyze the concept of historical material during the European colonial period in elementary schools that is in accordance with the level of understanding of elementary level students. In compiling this article, the author collected data using quantitative methods. From the findings of the concept of historical material during the European colonial period for elementary school students, starting from exploring the ocean to look for spices to the arrival of Europeans to Indonesia to get spices. However, over time these Europeans began to arbitrarily occupy the government in Indonesia and make the Indonesian people miserable.
Pengaruh Keanekaragaman Budaya terhadap Sikap Toleransi pada Siswa Sekolah Dasar Muhamad Farhan Nurdiansyah; Mochammad Fahmi Iskandar; Tin Rustini
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 2 (2022): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v4i2.10183

Abstract

Bangsa Indonesia tidak hanya kaya akan sumber daya alam, tetapi juga kekayaan lainnya seperti kekayaan budaya suku bangsa Indonesia yang tersebar di seluruh nusantara. Semua masyarakat di dunia disetiap negaranya memiliki budaya sendiri dengan ciri khasnya masing-masing yang mencerminkan suatu negara itu sendiri. Manusia merupakan makhluk sosial yang dimana manusia tidak bisa hidup sendiri. Manusia secara fisik memiliki beberapa persamaan, namun secara psikologis memiliki beberapa perbedaan, maka dari itu manusia membutuhkan bantuan orang lain. Sekolah dasar merupakan masa emas yang meletakkan landasan bagi tumbuh kembang anak, sehingga sekolah dasar menjadi pendidikan dasar yang strategis untuk membentuk sikap dan karakter siswa, serta siswa mampu menangani toleransi dan keberagaman di sekolah untuk membekali siswa dari berbagai perbedaan dan keberagaman agar memiliki sikap toleran yang tinggi. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian adalah metode deskriptif analitik, yaitu metode yang menggambarkan keadaan yang sedang berlangsung pada saat penelitian dilakukan berdasarkan fakta yang ada penelitian yang dilakukan mendeskripsikan proses pembinaan siswa menjadi warga negara yang baik dan memiliki sikap toleransi yang tinggi, dimana metode tersebut dapat digunakan sesuai dengan keadaan yang sedang terjadi pada saat penelitian.
Penerapan Pembelajaran IPS Dalam Menumbuhkan Sikap Sosial Siswa Terhadap Lingkungan Sekitar Mae Afriliani; Magdalena Magdalena; Tin Rustini
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10019

Abstract

Dalam menumbuhkam sikap sosial memerlukan strategi guru dalam penanaman sikap sosial anak, lalu penting juga untuk anak dapat belajar mandiri agar penanaman sikap sosial yang diberikan dapat diterapkan dan berguna bagi kehidupan. Adapun tujuannya yaitu: (1) Membekali siswa dengan kemampuan berkomunikasi antar sesama dan berbagai bidang; (2) Membekali siswa dengan kemampuan mengidentifikasi, menganalisis dan menyusun alternatif pemecahan masalah sosial; (3) Membekali siswa dengan kesadaran, sikap mental dan keterampilan terhadap pemanfaatan lingkungan hidup; dan (4) mengembangkan potensi peserta didik agar peka terhadap masalah sosial dan terampil mengatasi setiap masalah yang terjadi sehari-hari. Pada penelitian ini penulis menggunakan penelitian studi literatur. Hasil dan pembahasannya yaitu pembelajaran IPS adalah pembelajaran yang diharapkan mampu menjadi salah satu cara yang dapat memotivasi siswa untuk dapat menghargai perbedaan dan yang penting adalah perbedaan-perbedaan individu pada diri siswa. Dalam hal tersebut diperlukan pembelajaran yang memotivasi siswa untuk bersikap sosial yang baik, maka dari itu diperlukan cara kreatif guru yaitu dengan menggunakan strategi pembelajaran yang mendorong anak untuk akrif, dapat juga dengan menggunakan metode diskusi kelompok yang melatih sikap interaksi anak.
Menumbuhkan Pendidikan Karakter melalui Materi Pekerjaan pada Siswa Sekolah Dasar Kelas Tinggi di SDMI Sukaraja Garut Evi Maylitha; Shofi Nurul Hikmah; Tin Rustini
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10020

Abstract

Pendidikan karakter ditujukan untuk menanamkan nilai-nilai yang baik sehingga mewujudkan generasi yang memiliki budi pekerti, akhlak mulia serta berkarakter. Pendidikan karakter perlu diajarkan sejak dini terutama saat anak duduk di bangku sekolah. Pendidikan karakter bisa ditanamkan melalui muatan pelajaran yang diajarkan. Salah satunya adalah materi jenis-jenis pekerjaan yang diajarkan pada siswa kelas 4 SD. Penelitian ini dapat dijadikan motivasi dan bahan evaluasi tiap sekolah dalam menumbuhkan pendidikan karakter dalam pembelajaran. Pada penelitian ini kami menggunakan metode kualitatif yaitu melalui wawancara yang diperkuat dengan studi literatur. Dengan adanya penelitian ini kita mengetahui bagaimana menumbuhkan pendidikan karakter melalui materi jenis-jenis pekerjaan pada siswa kelas 4 SD. Sejalan dengan hasil penelitiannya, salah satu sekolah yaitu SDMI Sukaraja Garut telah menerapkan pendidikan karakter melalui materi jenis-jenis pekerjaan. Adapun pendidikan karakter yang ditanamkan adalah bekerja sama, gotong royong, dan saling menghargai
Analisis Hasil Belajar Siswa dengan Menggunakan Model Pembelajaran Langsung yang dilakukan oleh Guru dalam Strategi Penyampaian Materi IPS di SD Kelas Tinggi Fadilah Putri Awaliah; Marsanda Claudia Parameswara; Tin Rustini
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10032

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran langsung yang dilakukan oleh guru dalam strategi penyampaian materi IPS di SD kelas tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan berupa kajian literatur dan wawancara. Dalam penggunaan kajian literatur dalam penelitian ini kami mengambil dari beberapa artikel terdahulu untuk dijadikan sebagai acuan yang sesuai dengan topik pembahasan pada peneltian yang sedang kami lakukan. Sedangkan, untuk kegiatan wawancara kami melakukan wawancara kepada dua narasumber yaitu guru sekolah dasar yang mengajar di kelas tinggi. Berdasarkan hasil dan pembahasan dalam penelitian yang kami lakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran langsung ini dapat dikatakan memiliki hasil yang cukup baik dalam hal pengetahuannya, sedangkan dalam keterampilan masih banyak siswa yang belum dapat mencapai keterampilan yang memang harus dicapai oleh siswa sesuai dengan muatan kurikulum yang berlaku.
Pengaruh Model Cooperative Learning Type Jigsaw untuk meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa SD dalam Pembelajaran IPS Rifqi Taufiqul Hakim; Tia Lahera; Tin Rustini
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10182

Abstract

Kegiatan belajar dan mengajar di dalam kelas terkadang terlaksana dengan monoton, selanjutnya rendahnya pencapaian hasil belajar siswa di dalam kelas, dan rendahnya inovasi dalam proses pembelajaran di dalam kelas. Dalam permasalahan ini guru harus bisa melakukan kegiatan pembelajaran yang bersifat dua arah atau pembelajaran yang berpusat pada siswa bisa menggunakan model pembelajaran cooperatif type jigsaw akan lebih efektif. Dalam pembelajaran IPS siswa diprioritaskan agar dapat memiliki keterampilan sosial, karena melalui keterampilan sosial inilah siswa akan dapat bekerja sama dengan baik dan berkomunikasi dengan baik. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi kepustakaan (library research). Dalam penelitian yang dilakukan pada studi pustaka ini yaitu dengan cara membaca buku serta sumber data yang memuat data dari berbagai literatur.
Co-Authors Acep Iyan Acil Ridwan Agus Mulyana Ai Mulyati Ai Nurul Nurohmah Alifia Mutsla Fakhruddin Aliya Putri Gunawan Alvira Oktavia Safitri Amalia Rizki Wandani Amanda Ramadhan Firdaus Amelia Putri Wulandari Ani Heryani Anisa Nurhasanah Annasa Nurhalisyah Annisa Anastasia Salsabila Annisa Annisa Annisa Dwi Hamdani Arfi Purnama Nur Indah Asep Rudi Nurjaman Aulia Zahra Ihsani Auliadi Auliadi Ayu Kartini Azka Aulia Azzahrah Belva Saskia Permana Benedicta Dwi Adventyana Bunga Bhagasasih Al-Kansa Chica Awaliyah Dede Sulastri Denis Desfriyati Detania Hidapenta Devyanne Oktari Dewi Kartini Diaz Putri Amelia Dina Amaria Sembiring Dinda Oktaviana Ega Regiani Ella Salsabila Julianti Elza Amalia Salsya Bani Endah Parawangsa Evi Maylitha Evi Setianingsih Fadilah Putri Awaliah Fani Widia Putri Fira Ayu Dwiputri Fitria Nur Auliah Fitria Rayani Rahman Frysca Amanda Putri Fuji Nurul Madaniah Furi Furnamasari, Yayang Galuh Nur Insani Gina Amalia Haldini Reygita Hasna Salsabila Hikmah Salsyabila Aulia Husen Arifin Iga Ghufrani Juniarti Intan Fattimah Intan Oktaviani Agustina Irawati Nuraeni Irna Nurul Ainie Isfi Aulia Septiani Istianti, Tuti Jessica Angeline De Eloisa Tobing Karina Cahyani Karina Nur Safitri Lara Sati Leti Nur Allawiyah Lia Merianti M. Hadi Asykur Mae Afriliani Magdalena Magdalena Marsanda Claudia Parameswara Mei Nur Rusmiati Melani Khalimatu Sa’diyah Mila Lisnadiani Iswanda Mira Mutiara Hanudin Mira Nurazijah Moch Lucky Winandar Mochammad Fahmi Iskandar Mohammad Hadi Asykur Baraka Monica Oktafianti Muh. Husein Arifin MUH. HUSEN ARIFIN Muhamad Farhan Nurdiansyah Mustika Khoirunnisa Kholillah Mutia Ade Syafitri Nabilla Nur Fauziah Nadya Rudianti Putri Najwa Nurhafsah Nandia Kiranti Natasya Febriyanti Neng Serli Nike Amelia Agustin Nishfa Syahira Azima Nofi Anggraeni Novita Dewi Nurul Hidayah Nurul Mutia Ramdhani Nurul Pebriyanti Puji Ayu Handayani Putri Amelia Adhari Putri Indah Pertiwi Putri Rizqi Tanzila Sudirman Rahma Putri Andini Rahma Rahadiana Randita Lestari Ratih Novi Septian Regita Puspitasari Riesma Aulia Salsabila Rifqi Taufiqul Hakim Risfa Khoerunisa Harliani Riski Fauzi Amelia Roziman Roziman Salma Alvira Salma Hefty Sania Amaliyah Selvi Novitasari Serlina Agustin Shafarina Nidaul Aulia Shalwa Rizkya Shalsabila Shofi Nurul Hikmah Silvia Agustini Silviana Lilis Apriliani Siti Aisyah Nurfatimah Siti komala Putri Siti Zahra Al Munawaroh Sofian Abdulatif Suci Aprillia Sulistiawati , Syahla Rizkiya Putri N Syaipia Laila Nur Fitriani Syaipia Lailla Tia Lahera Tsana Nur Faridah Uum Umairoh Vania sasikirana Wahdini Rohmah Jaelani Yessi Vichaully Yohana R. U. Sianturi Yona Wahyuningsih, Yona Yulia Alda Martiana