Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Doh Gisin

Efektifitas Klinik Probebaya sebagai Konsultan pada Penerapan Probebaya Perwali Kota Samarinda No 11 Tahun 2022 Johansyah, Marwiah; Herliah, Endang; Suryaningsi, Suryaningsi; Songli, Ariani; Tabina, Farrah Naila
Doh Gisin Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/dohgisin.1764

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Klinik Probebeya sebagai konsultan dalam penerapan Probebeya Perwali Kota Samarinda No 11 Tahun 2022.Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan kunci, Hasil penelitian menunjukkan bahwa Klinik Probebaya memiliki peran yang efektif dalam membantu masyarakat memahami dan menerapkan Probebaya. Klinik Probebaya menyediakan berbagai layanan konsultasi, pelatihan, dan pendampingan kepada masyarakat.
Implementasi Hukum Kesetaraan dan Keadilan Gender di Kota Samarinda (Konsentrasi Yuridis: Pasal 27 Ayat 1 Undang-Undang Dasar 1945) Herliah, Endang; Suryaningsi, Suryaningsi; Songli, Ariani; Utsa, M. Nur Darussalam
Doh Gisin Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/dohgisin.1765

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi hukum kesetaraan dan keadilan gender di Kota Samarinda, dengan fokus pada Pasal 27 ayat 1 Undang-Undang Dasar 1945. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi hukum kesetaraan dan keadilan gender di Kota Samarinda masih belum optimal. kurangnya pemahaman masyarakat terhadap kesetaraan gender di Kota Samarinda. Berdasarkan hasil penelitian ini, salah satu langkah untuk meningkatkan implementasi hukum kesetaraan dan keadilan gender di Kota Samarinda adalah Meningkatkan sosialisasi dan edukasi tentang hukum kesetaraan dan keadilan gender kepada masyarakat.
Pentingnya Penerapan Gender Mainstreaming dalam Segala Aspek Kerja Profesional: Strategi untuk Mewujudkan Keadilan dan Efisiensi Organisasi Suryaningsi, Suryaningsi; Johan, Herni; Mulawarman, Widyatmike Gede; Herliah, Endang
Doh Gisin Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/dohgisin.2944

Abstract

Penerapan gender mainstreaming di lingkungan kerja profesional merupakan strategi penting untuk menciptakan organisasi yang adil, setara, dan efisien. Pendekatan ini tidak hanya memiliki landasan moral dan hukum, tetapi juga berperan dalam meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, efektivitas tim, serta daya saing institusi. Gender mainstreaming dipahami sebagai proses sistemik yang mengintegrasikan kebutuhan perempuan dan laki-laki secara setara dalam seluruh kebijakan dan praktik organisasi. Berdasarkan Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2000, implementasinya masih menghadapi hambatan struktural dan budaya. Penelitian ini bertujuan menjelaskan konsep dasar gender mainstreaming dalam kerja profesional, menelaah urgensi serta tantangan pelaksanaannya, dan merumuskan strategi guna mewujudkan organisasi yang inklusif dan responsif gender. Metode studi pustaka dengan pendekatan normatif dan sosiologis digunakan untuk mengkaji hubungan antara kebijakan, struktur, budaya organisasi, dan transformasi institusional menuju kesetaraan gender. Gender mainstreaming menuntut kepemimpinan visioner, regulasi mendukung, dan perubahan budaya kerja. Hambatan resistensi struktural dan kultural menuntut sinergi kebijakan, edukasi, dan advokasi. Dalam konteks globalisasi, pengarusutamaan gender menjadi pilar penting bagi tata kelola organisasi modern yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan.
Efektivitas Pendidikan Anti Korupsi dalam Upaya Mencegah Pelanggaran Hak Asasi Manusia: Tinjauan Berdasarkan Perspektif Gender Rahayu, Ana; Pujianti, Titin; Elvira, Alma; Puspitasari, Ratiani; Pratama, Ali Gilang; Suryaningsi, Suryaningsi; Herliah, Endang
Doh Gisin Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/dohgisin.2956

Abstract

Penelitian ini menganalisis efektivitas pendidikan antikorupsi dalam mencegah pelanggaran hak asasi manusia (HAM) melalui pendekatan perspektif gender. Dengan desain eksperimen semu, 200 mahasiswa FKIP Universitas Mulawarman dibagi menjadi kelompok eksperimen (menggunakan modul berbasis gender) dan kelompok kontrol (menggunakan modul standar). Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan wawancara, lalu dianalisis menggunakan uji-t dan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan signifikan dalam sikap antikorupsi dan kesadaran HAM dibanding kelompok kontrol. Modul berbasis gender terbukti menumbuhkan kesadaran kritis, empati, dan partisipasi aktif mahasiswa, khususnya perempuan. Pendekatan ini juga meningkatkan efektivitas pendidikan antikorupsi secara keseluruhan. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan antikorupsi yang inklusif gender memiliki dampak transformasional dalam mencegah pelanggaran HAM dan membangun budaya integritas yang lebih adil.
Tinjauan Hukum dan HAM terhadap Kasus Perdagangan Organ Ilegal pada TKI di Kamboja Wibowo, Najwa Putri Pratama; Rahayu, Umi; Ibrahim, Jihan Fhadillah; Fadillah, Ridha Khusnul; Samdi, Abizar Kausar; Suryaningsi, Suryaningsi
Doh Gisin Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/dohgisin.3236

Abstract

Penelitian ini mengkaji peningkatan kasus perdagangan organ ilegal yang menimpa Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Kamboja pasca-pandemi COVID-19. Banyak korban terjerat modus penipuan berupa tawaran pekerjaan bergaji tinggi, namun kemudian dipaksa menjual organ tubuh mereka, bahkan hingga meninggal dunia. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode studi literatur, menganalisis jurnal, laporan, dan studi kasus dari sepuluh tahun terakhir. Hasil analisis menunjukkan bahwa beberapa faktor utama yang menghambat perlindungan hak TKI adalah lemahnya pengawasan hukum, keberangkatan ilegal atau non-prosedural, serta perbedaan sistem hukum antara kedua negara. Kasus Soleh Darmawan menjadi contoh nyata dari tindak pidana perdagangan manusia (TPPO) ini, yang tidak hanya melanggar hukum nasional tetapi juga hak asasi manusia mendasar, seperti hak hidup, kebebasan, dan integritas tubuh. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan literasi hukum bagi calon TKI, penguatan kerja sama bilateral, serta pengoptimalan peran lembaga berwenang seperti pemerintah dalam mencegah kasus serupa di masa depan dan menegakkan hak asasi manusia warga negaranya.
Eksploitasi dalam Dunia Hiburan: Studi Kasus Skandal Oriental Circus Indonesia dalam Perspektif Hukum, HAM, dan Pancasila Sainah, Saniah; Saputri, Fadhila Dwi Saputri; Syafira, Auliya Defi; Azizah, Imroatul; Lahdjie, Muhammad Zain Luthfi; Suryaningsi, Suryaningsi
Doh Gisin Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/dohgisin.3342

Abstract

Skandal Oriental Circus Indonesia (OCI) yang terungkap pada April 2025 menjadi sorotan nasional karena mengandung dugaan eksploitasi sistematis dan kekerasan terhadap mantan pemain sirkus, termasuk anak-anak. Praktik ini tidak hanya melanggar nilai-nilai luhur Pancasila, tetapi juga mencerminkan kegagalan penegakan hukum dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis skandal OCI dari perspektif hukum, HAM, dan ideologi Pancasila, serta menyoroti peran negara dalam mencegah pelanggaran serupa di masa depan. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, data diperoleh dari dokumentasi media, kesaksian korban, dan regulasi terkait. Hasil kajian menunjukkan adanya pelanggaran terhadap prinsip kemanusiaan, keadilan sosial, dan perlindungan anak. Ditemukan pula adanya kegagalan sistemik dalam implementasi undang-undang yang seharusnya menjamin perlindungan hukum bagi kelompok rentan. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan regulasi, mekanisme pengawasan industri hiburan, serta pemulihan hak dan keadilan bagi para korban.
Akses Perempuan terhadap Layanan Kesehatan Terkait Dampak Lingkungan Oktapia, Indri; Ramadhani, Risky; Suryaningsi, Suryaningsi
Doh Gisin Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/dohgisin.4347

Abstract

Penelitian kuantitatif ini bertujuan menganalisis pengaruh simultan faktor lingkungan (kualitas air bersih dan polusi udara ambien) dan faktor sosial-struktural (kontrol keputusan rumah tangga dan edukasi kesehatan lingkungan) terhadap akses layanan kesehatan perempuan (n=30) di Samarinda. Menggunakan metode Regresi Linier Berganda, hasil Uji F menunjukkan model signifikan secara statistik (Sig. F = 0.000) dengan kontribusi keseluruhan sebesar 45.5% (R-Square). Hasil uji t (parsial) menemukan bahwa kualitas air bersih (B = -0.350, p=0.000) dan kontrol keputusan rumah tangga (B = -0.220, p=0.032) berpengaruh negatif signifikan, mencerminkan bahwa degradasi lingkungan memicu biaya penyakit dan norma patriarki menghambat ketepatan waktu layanan. Sementara itu, polusi udara ambien (B = 0.410, p=0.000) dan edukasi lingkungan (B = 0.510, p=0.000) berpengaruh positif signifikan, menunjukkan bahwa polusi meningkatkan permintaan layanan dan edukasi meningkatkan kesadaran risiko. Akses perempuan ditentukan oleh interseksi kerusakan lingkungan yang memicu morbiditas dan kesenjangan gender yang membatasi otonomi. Direkomendasikan pergeseran paradigma kuratif ke preventif oleh Puskesmas, serta kebijakan yang mengatasi hambatan biaya tidak langsung dan inklusif terhadap perempuan penyandang disabilitas.
Kurangnya Pelibatan Perempuan dalam Edukasi dan Kampanye Kesadaran Lingkungan Mahasin, Muhammad Fayyadh; Putri, Reiyna Kumala; Suryaningsi, Suryaningsi
Doh Gisin Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/dohgisin.4375

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rendahnya pelibatan perempuan dalam edukasi dan kampanye kesadaran lingkungan di masyarakat. Perempuan memiliki peran strategis dalam upaya menjaga dan melestarikan lingkungan, namun partisipasinya masih sering terpinggirkan karena minimnya akses terhadap pendidikan lingkungan dan kegiatan sosial berbasis ekologis Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan mengkaji berbagai hasil penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas perempuan melalui pendidikan dan pelatihan lingkungan dapat memperkuat kesadaran ekologis serta mendorong keterlibatan aktif dalam program kampanye lingkungan yang berkelanjutan.
Ketidaksetaraan Gender dalam Partisipasi Pengambilan Keputusan Pengelolaan Sumber Daya Alam Erianto, Fidjri; Jumadi, Muhammad; Suryaningsi, Suryaningsi
Doh Gisin Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/dohgisin.4380

Abstract

Ketidaksetaraan gender dalam pengelolaan sumber daya alam (SDA) masih menjadi persoalan mendasar yang memengaruhi efektivitas, keberlanjutan dan keadilan dalam tata kelola lingkungan. Meskipun perempuan memiliki pengetahuan lokal dalam pengelolaan lahan, air, dan hutan, partisipasi mereka dalam mengambil keputusan sering terbatas karena faktor sosial, budaya, ekonomi dan kelembagaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk ketimpangan dalam partisipasi pengambilan keputusan pengelolaan SDA di Indonesia, mengidentifikasi faktor penyebabnya, serta merumuskan strategi pemberdayaan yang dapat meningkatkan kesetaraan. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka sistematik dengan menelaah berbagai sumber akademik, laporan lembaga internasional, serta kebijakan pemerintah terkait gender di sektor lingkungan. Hasil kajian menunjukkan bahwa hambatan utama partisipasi perempuan terletak pada norma-norma patriarki yang mengakar, struktur kelembagaan yang tidak menyeluruh, serta kurangnya akses terhadap sumber daya dan informasi. Selain itu, kebijakan yang sering kali gagal mengakomodasi peran dan kebutuhan perempuan di tingkat lokal. Pemberdayaan perempuan dalam pengelolaan SDA memerlukan pendekatan yang holistik, melibatkan transformasi kelembagaan, peningkatan kapasitas, serta penguatan posisi perempuan sebagai pemain strategis dalam tata kelola sumber daya. Dengan demikian, integrasi perspektif gender dalam kebijakan lingkungan bukan hanya persoalan keadilan sosial, tetapi juga prasyarat penting bagi keberlanjutan ekologis dan kesejahteraan masyarakat.
Co-Authors Addriana Bulu Baan Adella Senra Aulia Aditiyawan, Haris Rizky Afriliani, Rhiska Ahmad, Fakhrul Mubarak Ainani, Ainani Al Faiq, Muhammad Fadhil Aldo Aditya Ramadhan Alfian Rokhmansyah Alfina, Alfina Alias, Alima Tsusyaddya Aloysius Hardoko Andi Muhammad Andriawan, Muhammad Ferry Anggraheni, Treisha Antonio, Christofher Dylan Anugrah Anugrah Aprily, Fanisa Ardiansyah, Hirwan Ardinawati, Ardinawati Ariyani, Alya Arsanda, Wiwid Asmal Asmara, Hidayah Nur Asmara Asnar Asnar Asnar Asnar, Asnar Astuti, Tina Sesarya Azizah, Imroatul Azyuyun, Azyuyun Bahzar , Moh. Bahzar, Moh. Bahzar, Mohammad Bhazar, Moh Carmela, Herlinda Ragil Feby Citra Ayu Deswina Maharani Darmalaksana, Dedy Darman, Siska Shafrianti Pratiwi Dernayun, Dernayun Dewi, Intan Fitria Dwi Vika Sari Edi Rahmad Eki, Lusia Elvira, Alma Endang Dwi Sulistyowati Erianto, Fidjri Erika H, Yulita Erika, Yulita Erwiantono Fadila, Nilda Fadillah, Ridha Khusnul Ghafur, Abd. Hafida, Khoirunisa Hamdawang, Hamdawang Handayani, Nur Fitri Hardoko , A. Hardoko , Aloysius Hardoko, A. Hatima, Siti Fahmatul Hautami Nadia Zahratul Afifah Henny Pagoray Herliah , Endang Herliah, Endang Herni Johan Ibrahim, Jihan Fhadillah Inarsia, Inarsia Indah Dwi Lestari Jaafar, Muhammad Sukar Jamil Jamil Jamil Jamil Jamil, M. Jawatir Pardosi Jody, Exca Sukas Juisa, Atika Aprilia jumadi, Muhammad K., Iriyani Kalsela, Wanda Frisilia Khatimah, Kusnul Kurnianingsih, Anggun Kurniawan, Rio Agung Latif, Angel Lestari, Indi Rahma Lusiana, Putri M Jamil, M M. Amir Masruhim Maharani, Nurani Mahasin, Muhammad Fayyadh Majid , Novita Majid, Novita Marbun, Andreas Hari Susanto Marina Marina Marsya Esa Nur Islami Marwiah Johansyah, Marwiah Marwiah Marwiah Marwiah, Marwiah Masaid, Femy Febriyanti Mauldya Nailya, Cut Muhammad Akmal Muhammad Luthfi Muhammad Rean Wahyudi Muhammad Sultan Febriantsyah Musdalifah Azis Mustangin Mustangin Ni Luh Suparni Asih Nila, Nila Nopianto, Eko Nulwelen, Maria Nur Fauzia Nur Yanti, Nur Nurzanah, Nabila Ain Oktapia, Indri Oon Darmansyah Pajerih, Irwan Saputra Paran, Fransiskus Pardosi , Jawatir Pardosi, Jawatir Pardosi Pranaditya, Wahyu Dhira Pratama, Ali Gilang Pujianti, Titin Puspitasari, Ratiani Putri, Novita Amelia Putri, Rani Anggara Putri, Reiyna Kumala RAHAYU, ANA Rahmi, Adelia Hidayatul Ramadani, Fivin Ramadhan, Widzar Alghifary Ramadhani, Risky Ramadhania, Zamitah Ramadhanita, Shavira Ramayanti, Livia Rosmini Rosmini Ruslan, Ridwan Da’I Malarangeng SAFITRI, SELVI Sainah, Saniah Saleh, Andi Muhammad Samdi, Abizar Kausar saniah saniah Saputri, Alma Elvira Saputri, Fadhila Dwi Saputri Saputri, Rizda Sandiva Sari, Dwi Vika Savitri, Pitaloka Alif Setiani, Intan Kumala Siti Rabbani Karimuna Solly Aryza Songli, Ariani Sri Muliani, Sri Sri YM, Feranda Surahman, Adi Syafira, Auliya Defi Tabina, Farrah Naila Tammu, Herlindar Taoha, Aurel Amelia Putri Taufik, Aliyyah Nisrina Umi Rahayu, Umi Utami, Faradhita Utsa, M. Nur Darussalam Venna Puspita Sari Wahyuni, Putri Sri Wardani, Indri Reva Warman , Warman Warman Warman Wibowo, Najwa Putri Pratama Widyaningsih, Tika Widyatmike Gede Mulawarman Wijaya, Nur Aida Fida Wingkolatin , Wingkolatin Wingkolatin, Wingkolatin Wirapuspita Wisnuwardani, Ratih Wulandari, Melda Nur Yulia Rahmawati, Yulia Yulianingrum, Aullia Vivi