Claim Missing Document
Check
Articles

KETERGANTUNGAN EKONOMI PADA BATUBARA: TANTANGAN TRANSISI ENERGI DALAM KERANGKA PANCASILA Auliya Defi Syafira; Ratih Aqila Wulandari; Suci Novianti Sinamo; Suryaningsi
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 14 No. 1 (2026): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v14n1.p66-76

Abstract

Ketergantungan ekonomi Kalimantan Timur pada sektor batubara telah menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonominya, namun sekaligus menyisakan berbagai dampak negatif. Kerusakan lingkungan, ketimpangan sosial, dan kerentanan ekonomi ketika harga batubara global mengalami penurunan merupakan konsekuensi yang harus ditanggung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan transisi energi di Indonesia dengan menjadikan nilai-nilai Pancasila, khususnya prinsip ketiga (persatuan indonesia), keempat (kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan), dan kelima (keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia) sebagai landasan filosofis dan normatif bagi kebijakan energi nasional. Melalui metode tinjauan literatur sistematis terhadap berbagai sumber nasional dan internasional, studi ini mengidentifikasi bahwa hambatan terbesar transisi energi meliputi ketergantungan tinggi pada bahan bakar fosil, kerangka regulasi yang belum optimal, infrastruktur energi terbarukan yang terbatas, partisipasi publik yang rendah, serta tantangan sosioekonomi bagi masyarakat rentan, khususnya di wilayah seperti Kalimantan Timur. Oleh karena itu, diperlukan penerapan strategi multidimensi untuk mengatasi tantangan ini. Strategi tersebut mencakup diversifikasi ekonomi daerah, penguatan dan harmonisasi regulasi, peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat, serta pengembangan energi terbarukan yang inklusif. Dengan demikian, upaya menuju kemandirian energi nasional tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga memastikan terwujudnya keadilan dan keberlanjutan yang selaras dengan jiwa Pancasila.
Co-Authors Addriana Bulu Baan Adella Senra Aulia Aditiyawan, Haris Rizky Afriliani, Rhiska Ahmad, Fakhrul Mubarak Ainani, Ainani Al Faiq, Muhammad Fadhil Aldo Aditya Ramadhan Alfian Rokhmansyah Alfina, Alfina Alias, Alima Tsusyaddya Aloysius Hardoko Andi Muhammad Andriawan, Muhammad Ferry Anggraheni, Treisha Antonio, Christofher Dylan Anugrah Anugrah Aprily, Fanisa Ardiansyah, Hirwan Ardinawati, Ardinawati Ariyani, Alya Arsanda, Wiwid Asmal Asnar Asnar Asnar Asnar, Asnar Astuti, Tina Sesarya Auliya Defi Syafira Azizah, Imroatul Azyuyun, Azyuyun Bahzar , Moh. Bahzar, Moh. Bahzar, Mohammad Bhazar, Moh Carmela, Herlinda Ragil Feby Citra Ayu Deswina Maharani Darmalaksana, Dedy Darman, Siska Shafrianti Pratiwi Dernayun, Dernayun Dewi, Intan Fitria Dwi Vika Sari Edi Rahmad Eki, Lusia Elvira, Alma Endang Dwi Sulistyowati Erianto, Fidjri Erika H, Yulita Erika, Yulita Erwiantono Fadila, Nilda Fadillah, Ridha Khusnul Ghafur, Abd. Hafida, Khoirunisa Hamdawang, Hamdawang Handayani, Nur Fitri Hanif, Tito Ali Hardoko , A. Hardoko , Aloysius Hardoko, A. Hatima, Siti Fahmatul Hautami Nadia Zahratul Afifah Henny Pagoray Herliah , Endang Herliah, Endang Herni Johan Ibrahim, Jihan Fhadillah Inarsia, Inarsia Indah Dwi Lestari Jaafar, Muhammad Sukar Jamil Jamil Jamil Jamil Jamil, M. Jawatir Pardosi Jody, Exca Sukas Juisa, Atika Aprilia jumadi, Muhammad K., Iriyani Kalsela, Wanda Frisilia Khatimah, Kusnul Kurnianingsih, Anggun Kurniawan, Rio Agung Latif, Angel Lestari, Indi Rahma Lusiana, Putri M Jamil, M M. Amir Masruhim Maharani, Diya Desrina Maharani, Nurani Mahasin, Muhammad Fayyadh Majid , Novita Majid, Novita Marbun, Andreas Hari Susanto Marina Marina Marsya Esa Nur Islami Marwiah Johansyah, Marwiah Marwiah Marwiah Marwiah, Marwiah Masaid, Femy Febriyanti Mauldya Nailya, Cut Muhammad Akmal Muhammad Luthfi Muhammad Rean Wahyudi Muhammad Sultan Febriantsyah Musdalifah Azis Mustangin Mustangin Ni Luh Suparni Asih Nila, Nila Nopianto, Eko Nulwelen, Maria Nur Fauzia Nur Yanti, Nur Nurzanah, Nabila Ain Oktapia, Indri Oon Darmansyah Pajerih, Irwan Saputra Paran, Fransiskus Pardosi , Jawatir Pranaditya, Wahyu Dhira Pratama, Ali Gilang Pujianti, Titin Puspitasari, Ratiani Putri, Novita Amelia Putri, Rani Anggara Putri, Reiyna Kumala RAHAYU, ANA Rahmi, Adelia Hidayatul Ramadani, Fivin Ramadhan, Widzar Alghifary Ramadhani, Risky Ramadhania, Zamitah Ramadhanita, Shavira Ramayanti, Livia Ratih Aqila Wulandari Rosmini Rosmini Ruslan, Ridwan Da’I Malarangeng Sabila, Melly Sabila, Melly Sabila SAFITRI, SELVI Sainah, Saniah Saleh, Andi Muhammad Samdi, Abizar Kausar saniah saniah Saputri, Alma Elvira Saputri, Fadhila Dwi Saputri Saputri, Rizda Sandiva Sari, Dwi Vika Savitri, Pitaloka Alif Setiani, Intan Kumala Siti Rabbani Karimuna Solly Aryza Songli, Ariani Sri Muliani, Sri Sri YM, Feranda Suci Novianti Sinamo Surahman, Adi Syafira, Auliya Defi Tabina, Farrah Naila Tammu, Herlindar Taoha, Aurel Amelia Putri Taufik, Aliyyah Nisrina Umi Rahayu, Umi Utami, Faradhita Utsa, M. Nur Darussalam Venna Puspita Sari Wahyuni, Putri Sri Wardani, Indri Reva Warman , Warman Warman Warman Wibowo, Najwa Putri Pratama Widyaningsih, Tika Widyatmike Gede Mulawarman Wijaya, Nur Aida Fida Wingkolatin , Wingkolatin Wingkolatin, Wingkolatin Wirapuspita Wisnuwardani, Ratih Wulandari, Melda Nur Yulia Rahmawati, Yulia Yulianingrum, Aullia Vivi