p-Index From 2021 - 2026
8.969
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Biogenesis: Jurnal Ilmiah Biologi Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan Penggunaan Media Sains Flipbook dalam Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains JPsd ( Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar ) Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia UNEJ e-Proceeding Jurnal Pendidikan Biologi Preventif: Jurnal Kesehatan Masyarakat DIDAKTIKA BIOLOGI: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Jurnal Pendidikan Biologi Biosfer: Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal SOLMA LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar IJEMS (Indonesian Journal of Environmental Management and Sustainability) Journal of Public Health for Tropical and Coastal Region Journals of Ners Community JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Jurnal Inovasi Pendidikan AVICENNA PROGRES PENDIDIKAN Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman (JKMM) Indonesian Journal of Laboratory Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Journal of Community Mental Health and Public Policy LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS BIOGRAPH-I: Journal of Biostatistics and Demographic Dynamic Journal of Education Research Ensiklopedia: Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Saburai Journal of Educational Sciences Journal of Innovation and Research in Primary Education CONSEN: Indonesian Journal of Community Services and Engagement Borobudur Educational Review Al Basirah Biocaster : Jurnal Kajian Biologi Indonesian Research Journal on Education Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Guruku: Jurnal Pendidikan Profesi Guru Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan (JPKMK) Asian Journal of Early Childhood and Elementary Education Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan MARAS : Jurnal Penelitian Multidisplin Journal of Community Empowerment Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Biostatistik, Kependudukan, dan Informatika Kesehatan Jurnal Pendidikan MIPA Jurnal Kegiatan Pengabdian Mahasiswa (JKPM) Jurnal Teknokes JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesian Journal of Social Science and Education Hamidah: Jurnal Ilmu Hadis
Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Metode Regresi Ridge dalam Mengatasi Multikolinieritas pada Tingkat Fertilitas Wanita Usia Subur Susanti, Rahmi; Giyatri, Canda Dwi; AB, Ismail
JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Vol. 5 No. 1 (2021): JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : LPPM Universitas Hafshawaty Zainul Hasan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33006/ji-kes.v5i1.214

Abstract

AbstrakMultikolinieritas merupakan asumsi pada regresi linear berganda yang terjadi karena korelasi antar variabel bebas yang menyebabkan permasalahan analisis. Penanganan yang dilakukan salah satunya dengan regresi ridge, yang dapat memastikan varians yang lebih kecil dalam estimasi parameter. Multikolinieritas pada data fertilitas menyebabkan varian dan galat yang besar. Penelitian ini bertujuan mengetahui determinan yang mempengaruhi fertilitas, deteksi multikolinieritas dan membuat model prediksi terbaik pada fertilitas wanita usia subur di Kalimantan Timur. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dan metode analisis data regresi linier berganda dan metode ridge. Data yang digunakan merupakan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017 dengan dengan sampel sebanyak 701 WUS. Hasil penelitian diperoleh regresi ridge sebagai pemodelan terbaik dalam memprediksi tingkat fertilitas. Nilai VIF dan standar error yang lebih kecil dari MKT menjadikan regresi ridge sebagai pemodelan terbaik dalam menentukan tingkat fertilitas di Kalimantan Timur. Pemodelan regresi ridge yang digunakan dalam memprediksi tingkat fertilitas YR = 2,995148 - 0,01406898 (umur seks pertama) - 0,0119283 (umur kawin pertama) - 0,04233311 (umur pertama melahirkan) + 0,1001676 (lama kontrasepsi) + 0,1802514 (jumlah anak ideal) + 0,1679205 (kematian anak) – 0,005938239 (Indeks kekayaan). Umur seks pertama, umur kawin pertama, umur pertama melahirkan, lama KB dan jumlah anak ideal berpengaruh signifikan dengan tingkat fertilitas. Perlu dilakukan peningkatan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi bagi WUS (15-49 tahun) guna menurunkan tingkat fertilitas dan laju pertumbuhan penduduk.Kata kunci: fertilitas, wanita usia subur, regresi ridge AbstractMulticollinearity is an assumption in multiple linear regression that occurs because the correlation between independent variables causes analysis problems. One of the treatments is ridge regression, which can ensure a smaller variance in parameter estimation. Multicollinearity infertility data causes large variants and errors. This study aims to determine the determinants that affect fertility, detect multicollinearity and make the best prediction model for the fertility of women of childbearing age in East Kalimantan. This study used a cross-sectional design and data analysis method of multiple linear regression and ridge method. The data used is 2017 Indonesian Demographic and Health Survey (IDHS) with a sample of 701 WUS. The results obtained ridge regression as the best modeling in predicting fertility rates. The VIF value and standard error which is smaller than MKT make ridge regression the best model in determining the fertility rate in East Kalimantan. Ridge regression modeling used in predicting fertility rates YR=2.995148-0.01406898(age at first sex)-0.0119283(age at first marriage)-0.04233311(age at first birth)+0.1001676(contraceptive time)+0.1802514(ideal number of children)+0.1679205(child mortality)–0.005938239(wealth index). Age at first sex, age at first marriage, age at first delivery, length of family planning, and the ideal number of children had a significant effect on fertility rates. It is necessary to increase knowledge about reproductive health for female women (15-49 years) in order to reduce the fertility rate and population growth rate.Keywords: fertility, women of childbearing age, ridge regression
Analysis of the Need for Interactive Multimedia Development Using Canva in Pressure Material in Grade IX Junior High School Oktaria, Sely; Susanti, Rahmi; Suratmi, Suratmi
Journal of Educational Sciences Vol. 9 No. 6 (2025): Journal of Educational Sciences
Publisher : FKIP - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jes.9.6.p.5779-5792

Abstract

This needs analysis study aims to identify the urgency of developing Canva-assisted interactive multimedia on pressure material in Grade IX at SMP Negeri 4 Lalan, as an effort to improve the quality of science learning. The main problem found is the low mastery of pressure concepts by students (score of 30%) due to conventional learning methods that rely on lectures and static media, making it difficult for students to visualise abstract concepts. The results of the study show a very clear gap between current learning practices and the needs of students and teachers. Students showed a very high urgency for interactive media (95% media need; 100% interactive preference) that contained animations, simulations, and supported self-paced learning. Teachers also had critical awareness of learning constraints (score of 93%) and were in dire need of concept visualisation media (score of 100%). Supported by the readiness of school technology facilities and teachers' enthusiasm for Canva as an easily accessible design platform with the potential to produce interactive media (score of 100%), the development of Canva-based interactive multimedia is a much-needed strategic step to improve students' conceptual understanding and learning motivation in pressure-related material.
Klasifikasi Penggunaan Kontrasepsi pada Pasangan Usia Subur di Kalimantan Timur dengan Metode CHAID (Analisis Hasil Pendataan Pemutakhiran Keluarga BKKBN Tahun 2023) Akbar, Rifky Irlika; Susanti, Rahmi; Baso, Ismail Andi
Jurnal Biostatistik, Kependudukan, dan Informatika Kesehatan Vol. 5, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data BKKBN Kalimantan Timur menyebutkan, dari sekitar 800 ribu pasangan usia subur (PUS), hanya 60,1% yang menggunakan alat kontrasepsi. Hampir 40% PUS belum berpartisipasi dalam program keluarga berencana yang berdampak pada peningkatan angka kelahiran dan beban kesehatan reproduksi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui karakteristik dan variabel penggunaan kontrasepsi pada PUS di Kalimantan Timur, serta hasil klasifikasi dan evaluasi model CHAID berdasarkan akurasi, recall, presisi, dan F1-score. Penelitian ini menggunakan metode non-reaktif dengan populasi 510.319 PUS di Kalimantan Timur. Analisis data dilakukan dengan metode CHAID, menggunakan perbandingan data training dan testing 70:30. Hasil analisis CHAID menunjukkan bahwa informasi tentang alat kontrasepsi merupakan faktor paling signifikan (nilai P<0,0001), dengan 97,6% responden yang mendapat informasi menggunakannya. Pada kelompok tanpa informasi awal, pengetahuan tentang efek samping juga signifikan (nilai P<0,0001) memengaruhi tingkat penggunaan sebesar 94,9%. Akses informasi yang memadai, khususnya mengenai alat kontrasepsi dan efek sampingnya, secara signifikan meningkatkan penggunaan kontrasepsi pada PUS di Kalimantan Timur. Akses dan kualitas informasi sangat menentukan pengambilan keputusan PUS dalam penggunaan alat kontrasepsi, sehingga intervensi berbasis komunikasi dan informasi menjadi kunci utama upaya pengendalian kelahiran yang efektif dan berkelanjutan.
THE STUDY OF WHO’S THEORY TO NUMBER OF POSYANDU TARAP VISITS TO INCREASE D/S OF INFANT–TODDLERS COVERAGE Ifroh, Riza Hayati; Susanti, Rahmi; Winanda, Wenny
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2018)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v9i1.75

Abstract

Background & Objective: Maternal participation is one of the supporting factors and indispensable inmonitoring the growth of infants and babies. This is reflected in the comparison of the number of childrenweighed with all children in the region or called the concept of D/S and involvement of parents visitingposyandu. The purpose of this study is to analyze the factors that influence the visits of mothers who haveinfants or toddlers to Posyandu Tarap in order to increase the number D / S through the WHO theoryapproach. This research is an analytic observation research with cross sectional approach. Materials andMethods: The sample that entered as the respondent in this research is the mother who recorded in dataposyandu Year 2017-2018. Results: The number of visit to Posyandu Tarap on average 2 times during last 4months. The average of respondents knowledge is 14.95 and the average of respondents attitude is 43.45. Asmany as 90% of respondents have family support to Posyandu Tarap. In addition, 90% of respondents weremotivated to visit Posyandu Tarap to get information about infant and toddlers health, 95% of respondentsconsidered that distance of building with Posyandu Tarap is very close. Conclusion: There is 1 causalfactor from 7 research variables that influence mother visit to posyandu to weigh her baby that is mothermotivation in doing visit to Posyandu Tarap.
Relevansi Filsafat Ilmu Terhadap Pengembangan Kurikulum: Kajian Literatur Review: Penelitian Widuri, Ratih; Susanti, Rahmi; Yosef, Yosef; Chotimah, Umi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the relevance of the philosophy of science in curriculum development through a literature review approach. Philosophy of science, serving as an epistemological, ontological, and axiological foundation, plays a strategic role in determining the direction, substance, and methodology of curricula that respond to scientific and educational advancements. This review synthesizes recent literature that discusses the connection between the philosophy of science and curriculum design across various educational levels. The results indicate that the ontological dimension supports the formulation of curriculum content, the epistemological dimension strengthens the selection of instructional approaches, and the axiological dimension ensures that curriculum development aligns with values, ethics, and learner benefit. The findings also show that integrating the philosophy of science supports the creation of curricula that are more adaptive, critical, and contextually relevant to global changes. Additionally, this review identifies a research gap regarding the limited explicit integration of the philosophy of science in national curriculum frameworks. Overall, the study underscores the urgency of reinforcing philosophical perspectives in curriculum development to enhance the comprehensive quality of education.
Membangun Generasi Berencana Melalui Genre Talks Berbasis Peer Educator di Desa Loa Ulung: Building A Planned Generation Through Peer Educator-Based Genre Talks in Loa Ulung Village Hazizah Tausia Abdania; Nurfadilla; Susanti, Rahmi; Arya Yuliansyah Putra; Diva Nabilah Anggraeni; Nadya Zahira Shafa; Yerita Adellia
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan Vol. 5 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Notokusumo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Remaja adalah kelompok usia yang sangat mudah terpengaruh oleh berbagai masalah sosial seperti pernikahan di usia muda, penyalahgunaan obat-obatan terlarang, dan infeksi menular seksual. Program “Genre Talks: Aku Masa Depanku” yang diadakan oleh mahasiswa dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman memiliki tujuan untuk meningkatkan wawasan remaja di Desa Loa Ulung tentang pentingnya merencanakan masa depan yang terencana dan kesehatan reproduksi, meliputi pemutaran film edukasi, penyampaian materi terkait narkoba dan perancangan masa depan, serta lomba interaktif “Ranking 1” yang dirancang untuk menciptakan pendidik sebaya. Evaluasi dilaksanakan melalui pre-test dan post-test dengan menggunakan uji Wilcoxon.  Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan peserta (Z = -6.280, p < 0.001), mengindikasikan efektivitas program dalam peningkatan kesadaran remaja. Pendekatan yang interaktif dan menyenangkan menjadikan kegiatan ini efektif sebagai media edukasi kesehatan berbasis komunitas yang telah didaftarkan Hak Kekayaan Intelektual sebagai luaran.   Abstract: Adolescents are an age group that is highly susceptible to various social issues such as early marriage, drug abuse, and sexually transmitted infections. The "Genre Talks: My Future“ program held by students from the Faculty of Public Health, Mulawarman University, aims to increase the awareness of adolescents in Loa Ulung Village about the importance of planning for the future and reproductive health, including educational film screenings, presentations on drugs and future planning, and an interactive ”Ranking 1" competition designed to create peer educators. The evaluation was conducted through pre-tests and post-tests using the Wilcoxon test. The results showed a significant increase in participants' knowledge (Z = -6.280, p < 0.001), indicating the effectiveness of the program in raising awareness among teenagers. The interactive and fun approach made this activity effective as a community-based health education medium, which has been registered as an intellectual property output.
PARADIGMA KUHN DAN DINAMIKA PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN: ANALISIS FILSAFAT ILMU DALAM PERSPEKTIF REVOLUSI ILMIAH Marno; Susanti, Rahmi; Chotimah, Umi; Yosef, Yosef
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 1 No. 3 (2025): Vol. 1 No. 3 : Edisi September 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v1i3.1662

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan telah menjadi arena diskusi filosofis sepanjang sejarah. Thomas S. Kuhn, melalui karyanya The Structure of Scientific Revolutions, menawarkan pemahaman baru tentang bagaimana ilmu berubah dari satu periode ke periode lainnya melalui mekanisme paradigma, normal science, anomali, krisis, dan revolusi ilmiah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemikiran Kuhn secara komprehensif berdasarkan dokumen “Paradigma Kuhn” yang diunggah, kemudian memperkaya analisis tersebut dengan literatur ilmiah terbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa paradigma memegang peran sentral dalam mengarahkan cara ilmuwan bekerja, memecahkan teka-teki ilmiah, serta menentukan kriteria kebenaran ilmiah. Perubahan paradigma bukan proses kumulatif, melainkan lompatan revolusioner yang terjadi ketika anomali tak dapat lagi diselesaikan dalam kerangka teori lama. Kritik Kuhn terhadap Karl Popper menegaskan bahwa dinamika ilmu lebih bersifat historis dan sosiologis dibandingkan rasional-matematis semata. Temuan ini menegaskan pentingnya pemikiran Kuhn bagi penelitian kontemporer, terutama dalam memahami dinamika perubahan ilmu serta implikasinya terhadap metodologi penelitian modern.
Jenis-Jenis Saluran Komunikasi dalam Difusi Inovasi Pendidikan Meijustika, Rindah; Susanti, Rahmi; Maharani, Siti Dewi; Anwar, Yenny
Journal of Education Research Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v6i4.2448

Abstract

Saluran komunikasi berfungsi sebagai media untuk menyampaikan pesan dari satu individu ke individu lainnya. Kualitas interaksi dalam pertukaran informasi menentukan apakah suatu inovasi akan berhasil disampaikan serta dampak yang ditimbulkan dari  penyebaran informasi tersebut. Rogers (1983) memberi dua contoh jenis saluran komunikasi yakni media massa dan komunikasi interpersonal.   Artikel ini bertujuan membahas lebih lanjut mengenai berbagai jenis saluran komunikasi dalam difusi inovasi di dunia pendidikan, serta contoh-contohnya dalam pendidikan di Indonesia. Belum banyak penelitian pustaka Penelitian studi pustaka membahas topik ini belum banyak, oleh sebab itu pemahaman mengenai konsep ini diharapkan dapat membantu para pendidik, pengambil kebijakan, dan peneliti pendidikan dalam mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk mendukung perubahan dan kemajuan pendidikan di era digital ini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi pustaka dimana pengumpulan data dengan melakukan kajian terhadap berbagai literatur buku, dan media online.
Determinan Kebutuhan Pelayanan Kesehatan pada Lansia: Sebuah Studi di Samarinda, Indonesia Masithah, Masithah; Gunawan, Ike Anggraeni; Susanti, Rahmi; Ariyanti, Rea; AB, Ismail
Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman (JKMM) Vol.7 No.2 (2025) : Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman (JKMM)
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkmm.v7i2.22723

Abstract

Meningkatnya kebutuhan perawatan lansia di Indonesia menunjukkan tantangan dalam memenuhi tuntutan kesehatan fisik, mental, dan sosial individu lanjut usia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi determinan utama yang memengaruhi kebutuhan dan preferensi layanan kesehatan pada lansia. Menggunakan desain observasional potong lintang, data dikumpulkan dari 61 lansia berusia 54 hingga 82 tahun di 14 Posyandu Lansia di Samarinda. Kuesioner terstruktur yang diadaptasi dari alat yang telah divalidasi, termasuk SF-36 dan UCLA Loneliness Scale, digunakan untuk menilai karakteristik demografi, tingkat kelemahan, aktivitas harian, kesehatan kognitif, dan kesejahteraan mental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 32,8% responden membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan kesehatannya, dengan kelemahan fisik (p=0,021), kemandirian aktivitas harian (p=0,039), dan penurunan kognitif (p=0,036) secara signifikan memengaruhi kebutuhan tersebut. Sebagian besar responden menilai kondisi kesehatan fisik (78,7%) dan mentalnya (75,4%) baik, meskipun 39,3% melaporkan gejala depresi. Dukungan sosial cukup umum, dengan 75,4% memiliki pendamping dari keluarga atau pengasuh, namun hal ini tidak secara signifikan memengaruhi kebutuhan kesehatan (p=0,186). Temuan ini menegaskan sifat multidimensi kebutuhan kesehatan lansia, dengan kelemahan fisik, penurunan kognitif, dan kemandirian aktivitas harian sebagai determinan utama. Intervensi yang berfokus pada area ini, disertai dengan peningkatan sistem dukungan, dapat meningkatkan akses dan hasil layanan kesehatan untuk populasi lansia. Studi ini menemukan pentingnya model layanan kesehatan terpadu yang mencakup dimensi fisik, kognitif, dan sosial untuk memberikan perawatan yang komprehensif bagi lansia.
PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM KERAGAMAN PESERTA DIDIK TERHADAP PEMENUHAN TARGET KURIKULUM Arumsari, Asri; Susanti, Rahmi
Guruku: Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol. 2 No. 2 (2023): Guruku: Jurnal Pendidikan Profesi Guru
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang (UIN) Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/guruku.v2i2.16032

Abstract

Differentiated learning is a form of effort in a series of learning that pays attention to the needs of students in terms of learning readiness, student learning profiles, interests and talents. So through differentiation learning carried out by educators it is hoped that they can achieve the target of fulfilling the independent curriculum, namely giving freedom to students of different religions to develop their talents and interests and produce a profile of Pancasila students who are targeted in this independent curriculum. In terms of differentiated learning, it can be in accordance with the philosophy of thought according to Ki Hajar Dewantara which states that education "guides" the nature of each student so that he is able to achieve the highest safety and happiness as a human being or a member in a society. In this case the educator acts as a facilitator who can provide direction so that the student does not lose his way and can become a complete human being.
Co-Authors Adeng Slamet Adrianto, Ratno Adrianus Dedy, Adrianus Akbar, Rifky Irlika Aldri Frinaldi Alfania, Nadiah Aliza Anggraini, Nur Amelia, Dinda Tasya Amizera, Suzy Amrin, Maya Nani Triana Andi Baso, Ismail Anggraini, Nike Anjeli , Maya Anzelina, Dhea Eprillia Ardianti, Yessy Retno Ariansyah, David Ariyanti, Rea Arundina, Asyifa Arya Yuliansyah Putra Asari, Sendila Ernesy Ash Shiddiqy, Ahmad Agung Asri Arumsari Asrianti, Tanti Aswandari, Aswandari Auralia, Syalmita Auralia, Syalmitha Baso, Ismail Andi Bayumi, Karina Dhelvia Bernadine, Oryza Regina Camara Indriani, Dilla Chaniago, Efriyeni Choirul Jannah Dewi Wijayanti , Siti Damaiyana, Fina Danu Putra, Muhammad Rangga Deluciana, Chelsea Novalin Dewi Inderiati Dhelcia Bayumi, Karina Didi Jaya Santri, Didi Jaya Diva Nabilah Anggraeni Effendi Nawawi, Effendi Efriyeldi, Efriyeldi Eka Dewi Sitepu, Abira Ivanca Eltamimi, Ahmed Elvira Destiansari Erika, Tahsya Fadila, Puja Nur Fajri, Audya Nada Fardinelly, Syahria Giyatri, Canda Dwi Grey, Michael Alfian Hapsari, Melani Putri Hartono Hartono Hasmi, Anisa Aulia HASNIYATI, SYARI Hazizah Tausia Abdania Herdani, Yaumilia Ismiranti Putri Heri Gunawan Hutauruk, Hutauruk Huwaidah, Ayu Ifroh, Riza Hayati Ifroh, Riza Hayati Ike Anggraeni Innayatullah, Fatiah Irfansyah Baharuddin Pakki Iriyani Kamaruddin, Iriyani Ismail AB, Ismail Ivanca, Abira Jumliana, Jumliana Karno, Budi Puspito Ketang Wiyono Khairah, Miftahul Khoiron Nazip, Khoiron Khotimah, Vika Khusnul Khusnul, Vika Kodri Madang, Kodri Kurniasari, Dita Kurniasari, Dita Kuswandari, Fira Kuwandari, Fira Machdalena Vianty Maharani , Siti dewi Maharani, Siti Dewi Mahardika, Nabila Maraharani, Siti Dewi Marno Martin, Dliya Syahirah Eka Masithah Maulidia, Syafira Meijustika, Rindah Meilinda Meilinda Melia Sari, Melia Melinda Melinda Melly Ariska Miftahul Jannah Miftahussa’adah, Miftahussa’adah Muhammad Rangga Muhammad Riski, Muhammad Mushoffa, Muhammad Nadzir Nabilla Nabilla Nada, Abira Ivanca Audya Nada, Audya Nadya Zahira Shafa nasywa azzahra, rania Nauli, Ruth Sekar Nike Anggraini Nizayati, Fariyus Noviasty, Reny Nur, Syalmitha Auralia Nuraini Putri, Valendira Nurbani, Farah Annisa Nurfadilla Okta Cahyaningrum, Alya Oktaria, Sely Oktaviani, Raeza Noorinda Pasha, Yuliana Patriot, Evelina Astra Pikku, Herlina Pohan, Indah Ramadhani Puspita, Erna Eka Putri Yunita, Senia Putri, Apriliana Dwi Putri, Maharani Chintya Raharjo, Makmun Rahayu, Annisa Aulia Rangga, M. Reni Oktarina Riyanto Riyanto Rizqiani, Sakina Rosada, Mita Sardianto Markos Siahaan, Sardianto Markos Sardianto Markos, Sardianto Septiana, Resma Silaban, Vandy Siti Huzaifah, Siti Somakim, Somakim Sombolinggi, Gavrila Meil Sriyono Sriyono Suhud, Hary Kharisma Suratmi Suratmi, Suratmi Susanti, L.R. Retno Susilawati, Susilawati Susy Amizera Syafruddin Nasution Tania, Ayu Tibrani, Masagus Mhd Ulfah, Meilida Umi Chotimah Utami, Nurfika Putri Wahyudi, Ayu Huwaidah Warda Warda Wati, Agustina Widuri, Ratih Winanda, Wenny Winanda, Wenny Wulansari, Ika Yenny Anwar Yerita Adellia Yeyen Apriyani, Yeyen Yosef, Yosef Yulianti, Rica Zulkifli Dahlan