p-Index From 2021 - 2026
10.152
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Public Health of Indonesia Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Universa Medicina Jurnal Berkala Kesehatan JPKMI (Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia) JURNAL PENGABDI Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan: Wawasan Kesehatan JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Kesehatan Manarang Al-Khidmah JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) BULETIN AL-RIBAATH Global Health Management Journal International Journal of Community Service Learning Jurnal Ilmiah Kesehatan Unnes Journal of Public Health J-Dinamika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Psikostudia : Jurnal Psikologi Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) AVICENNA Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan Jurnal Abdi Insani JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) Jurnal Menara Medika Community Empowerment Jurnal Kesehatan Primer Jurnal EduHealth Ahmar Metastasis Health Journal (AMHJ) Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Journal of Health and Nutrition Research Proceeding Muhammadiyah International Public Health and Medicine Conference Reflection Journal Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyaraka Prominentia Medical Journal Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Gema Lingkungan Kesehatan Jurnal Vokasi Kesehatan Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Journal of Public Health and Pharmacy Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Jurnal Info Kesehatan Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Jurnal Kesehatan Primer Jurnal Abdimas Mahakam
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN HYGIENE SANITASI MAKANAN PADA DAPUR MBG DI KABUPATEN X Chantika Kharisma Ramadhani; Linda Suwarni; Selviana; Helfi Nolia
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 20 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September - Dsember 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36911/pannmed.v20i3.2412

Abstract

Improving the nutritional quality of schoolchildren is a key government priority, and the Free Nutritious Meal Program (MBG) has been implemented in District X to support this effort. Ensuring proper food hygiene and sanitation is essential to safeguard food safety and program sustainability. This descriptive observational study examined the implementation of hygiene and sanitation practices in the MBG Program, including raw material selection, food processing, packaging, distribution, and cleanliness. The study also assessed the knowledge and attitudes of food handlers responsible for preparing 3,300 daily portions for kindergarten, elementary, junior high, and senior high school students. Data were collected through surveys, observations, and interviews with 14 representatives of the MBG kitchen team in District X. Most food handlers demonstrated good knowledge (78.6%) and supportive attitudes (92.9%) toward hygiene and sanitation. However, handwashing practices and the use of personal protective equipment (PPE) were inconsistently applied, and the use of closed footwear was low (35.7%). Key challenges included inadequate food storage practices, serving times exceeding standards, high workloads, and limited facilities. Although the MBG Program is functioning relatively well, continuous training, additional staffing, improved facilities, and better scheduling systems are required to strengthen food safety and enhance program quality..
Peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja di pondok pesantren Ibnu Taimiyah Sedau kota Singkawang Selatan Linda Suwarni; Abdul Haris Jauhari; Septi Widyasari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.26176

Abstract

Abstrak Remaja di Pondok Pesantren masih terbatas pengetahuan tentang kesehatan reproduksi karena lebih fokus pada pelajaran keagamaan. Pondok Pesantren Ibnu Taimiyah sebagai mitra dalam kegiatan pengabdian ini menyatakan belum pernah ada edukasi tentang kesehatan reproduksi remaja. Pengetahuan para santri dan santriwati masih minim terkait kesehatan reproduksi. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan santri dan santriwati di Pondok Pesantren Ibnu Taimiyah melalui penyuluhan kesehatan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan kesehatan. Peserta yang mengikuti pengadian ini sebanyak 90 orang yang terdiri dari santri dan santriwati. Monitoring dan Evaluasi kegiatan ini dilakukan untuk mengukur keberhasilan kegiatan pengabdian yang dilakukan. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan para santri dan santriwati tentang kesehatan reproduksi sebesar 70%. Masih tabu dalam membicarakan masalah tentang kesehatan reproduksi, termasuk seksualitas menjadi kendala yang dihadapi padahal hal ini sangat penting diketahui oleh para remaja. Kegiatan Komunikasi Informasi dan Edukasi sejenis tentang kesehatan reproduksi perlu dilakukan secara kontinue dan menjangkau lebih luas lagi, khususnya para remaja yang menempuh pendidikan di sekolah keagamaan. Kata kunci: penyuluhan; kesehatan reproduksi; pondok pesantren; pengetahuan Abstract Adolescents in Islamic boarding schools still have limited knowledge about reproductive health because they focus more on religious studies. Ibnu Taimiyah Islamic Boarding School, as a partner in this service activity, stated that there had never been any education about adolescent reproductive health. The knowledge of Santri and female students is still minimal regarding reproductive health. The aim of this service activity is to increase the knowledge of Santri and female students at the Ibnu Taimiyah Islamic Boarding School through health education. The implementation method is carried out through health education. There were 90 participants who took part in this trial, consisting of Islamic boarding school students and female students. Monitoring and evaluation of this activity is carried out to measure the success of the service activities carried out. The results of this service show that there has been an increase in the knowledge of female students about reproductive health by 70%. It is still taboo to discuss reproductive health issues, including sexuality, which is an obstacle faced even though it is very important for teenagers to know about this. Similar information, communication, and education activities regarding reproductive health need to be carried out continuously and reach more widely, especially among teenagers studying in religious schools. Keywords: counseling; reproduction health; islamic boarding school; knowledge
Kolaborasi Sosial untuk Ketahanan Komunitas Pesisir Rawan Bencana: Penguatan Usaha Olahan Perkebunan dan KIE Kesehatan Selviana, Selviana; Suwarni, Linda; Sarwono, Eko; Hadary, Ferry; Prawatya, Yopa Eka; Sujana, Ivan
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amjpm.v5i2.664

Abstract

Desa Sengkubang, Kabupaten Mempawah, merupakan wilayah pesisir rawan kebakaran hutan dan banjir yang berdampak pada kestabilan ekonomi rumah tangga dan kerentanan terhadap masalah kesehatan. Program pengabdian ini memiliki pembeda dari PkM sejenis karena mengintegrasikan penguatan rantai nilai produk olahan berbasis komoditas lokal dengan penguatan kapasitas Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kesehatan dalam satu desain intervensi terpadu, melibatkan dua mitra dengan peran berbeda: kelompok PEKKA dan PKK. Mitra PEKKA menghadapi kendala pada konsistensi produksi, mutu, dan pemasaran, sedangkan mitra PKK mengalami keterbatasan manajemen kegiatan serta kemampuan menyusun dan menyampaikan KIE kesehatan yang terstruktur.Kegiatan bertujuan meningkatkan (1) kapasitas manajemen produksi, standardisasi mutu, dan pemasaran produk olahan komoditas perkebunan pada PEKKA serta (2) kapasitas manajemen program dan keterampilan penyusunan–penyampaian KIE kesehatan pada PKK, sebagai fondasi transformasi ekonomi dan penguatan promosi kesehatan di wilayah rawan bencana. Metode dilaksanakan Agustus–Oktober 2025 melalui pendekatan pelatihan-partisipatif dan pendampingan: pemetaan kebutuhan, pelatihan manajemen produksi–pemasaran, penerapan teknologi tepat guna untuk memperbaiki efisiensi proses dan mutu, serta penguatan perencanaan KIE (pesan, media, dan simulasi penyampaian) yang diintegrasikan dengan agenda desa. Evaluasi menggunakan pretest–posttest pengetahuan, penilaian keterampilan berbasis observasi (checklist proses produksi dan praktik KIE), serta pemantauan luaran produksi dan implementasi kegiatan. Sebanyak 20 peserta aktif mengikuti program. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan sebesar  71,4% berdasarkan perbandingan nilai pretest–posttest pada materi produksi–pemasaran dan KIE kesehatan, disertai peningkatan keterampilan pengolahan (termasuk minyak kelapa dan VCO), perbaikan mutu proses (kebersihan dan pengemasan), peningkatan kapasitas produksi, serta tersusunnya perangkat KIE dan pelaksanaan simulasi/penyuluhan oleh PKK. Keberlanjutan diperkuat melalui kolaborasi dengan pemerintah desa untuk integrasi agenda dan dukungan jejaring.
Analisis Determinan Ergonomi dan Karakteristik Individu terhadap Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Tenaga Kerja Bongkar Muat Pelabuhan Mitahul Jannah; Linda Suwarni
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v5i1.5584

Abstract

Manual loading and unloading activities that still rely heavily on human labor may lead to musculoskeletal disorder (MSD) complaints due to static working postures, repetitive movements, and high physical workload. This study aimed to identify factors associated with MSD complaints among dock workers at PT Pelabuhan Indonesia II (Persero), Pontianak Branch. A cross-sectional design was used with a population of 101 workers and a sample of 50 workers. Data were collected in April–May 2023 and analyzed using the Chi-square test. The results showed significant associations between carrying position (p=0.000), length of employment (p=0.001), repetitive movements (p=0.004), and workload (p=0.009) with musculoskeletal complaints. However, working time was not significantly associated with musculoskeletal complaints (p=0.527). These findings suggest that ergonomic factors and cumulative work exposure play an important role in MSD complaints among dock workers. Therefore, the company is advised to implement preventive measures through occupational health and safety (OHS) training on safe work methods and correct working postures, educational outreach using posters or other media, and the provision of material-handling aids to reduce workers’ physical burden..
Pemberdayaan Masyarakat Melalui PENKES (Pendidikan dan Kesehatan) untuk Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat Linda Suwarni; Selviana Selviana; Eko Sarwono; Ufi Ruhama
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 2 No. 1 (2018): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v2i1.290

Abstract

Masyarakat di wilayah pemekaran Kalimantan Barat masih berpendidikan minim (bahkan masih ada yang masih buta huruf) dan masalah kesehatan yang selalu ada, diantaranya diare. Faktor yang melatarbelakangi diantaranya belum sadarnya masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, dan rendahnya cakupan ASI Eksklusif. Selain itu, masih minimnya pendidikan yang ada.Dalam upaya mengatasi permasalahan tersebut maka solusinya adalah melalui Pemberdayaan Masyarakat melalui PenKes (Pendidikan dan Kesehatan) untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, antara lain dengan: (a) Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), melalui lokakarya mini kesehatan, promosi berbagai upaya kesehatan, dan pelatihan serta praktek pembuatan teknologi air bersih dengan saringan air bertingkat, (b) Peningkatan Pendidikan Masyarakat melalui pembentukan dan pelatihan kader pendidik “Pondok Pintar”, pelatihan pembuatan kolase, mozaik dan montase dari bahan-bahan sederhana, serta pelatihan metode morance. Kegiatan ini dilakukan melalui pendampingan masyarakat selama 2 bulan. Metode yang digunakan adalah pendampingan dan penyuluhan serta pelatihan.Hasil program pengabdian ini menunjukkan bahwa masyarakat mempunyai pengetahuan dan kesadaran untuk berperilaku hidup bersih dan sehat. Selain itu, terbentuknya “pondok pintar’ dan kader pendidik dalam upaya memberantas buta huruf. Diperlukan dukungan yang kontinue dari pemerintahan setempat agar program yang ada dapat berjalan terus.
Promosi Kesehatan Melalui Media Film Dalam Upaya Meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Anak Sekolah Dasar Wilayah Pesisir Kepulauan Selviana Selviana; Linda Suwarni
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 2 No. 2 (2018): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v2i2.376

Abstract

Masih rendahnya sanitasi lingkungan dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di wilayah pesisir kepulauan menyebabkan potensi terjadinya beberapa penyakit, seperti diare, kolera, dan soil transmitted helminthes (STH). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan  perilaku PHBS dalam upaya menurunkan kejadian penyakit berbasis lingkungan melalui inovasi teknologi media promosi kesehatan yang menarik. Metode partisipatif digunakan untuk melibatkan masyarakat secara aktif dalam pelaksanaan penerapan teknologi  Inovasi Teknologi Promosi Kesehatan PHBS. Inovasi teknologi promosi kesehatan, berupa media film PHBS melalui penyediaan sarana tempat cuci tangan percontohan. Kegiatan ini akan dilakukan untuk, oleh, dan dari masyarakat sebagai mitra dalam kegiatan pengabdian ini melalui musyawarah masyarakat desa untuk menganalisis permasalahan di wilayah mereka, urgensi dan prioritas masalah bersama, serta menentukan solusi dari masalah yang ada, khususnya terkait dengan kejadian penyakit berbasis lingkungan yang ada di wilayah mereka. Peningkatan pengetahuan dan sikap anak SD yang diperoleh dari pre-test dan post-test dianalisis dengan uji t berpasangan dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil pre dan post menunjukkan adanya perbedaan pengetahuan (yang awalnya 8,78 menjadi 10,90) dan sikap (yang awalnya 7,38 menjadi 9,52) yang signifikan (p<0,05). Dengan demikian, edukasi melalui media Film dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap anak SD tentang hidup sehat.
Pemberdayaan Masyarakat Daerah Terisolir dan Tertinggal melalui Strategi Promotif Preventif Pendidikan Kewirausahaan Ekonomi Pertanian Linda Suwarni; Selviana Selviana; Helman Fachri; Eko Prasetyo
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 5 No. 01 (2021): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan potensi di wilayah terisolir khususnya di bidang kesehatan, ekonomi, perikanan dan pertanian, serta pendidikan sehingga mendukung upaya peningkatan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah terisolir dan tertinggal. Metode yang dilaksanakan adalah kemitraan bersama pemerintah desa, dan instansi terkait untuk peningkatan Pemberdayaan Masyarakat Daerah Terisolir dan Tertinggal Melalui Strategi P3KEP (Promotif Preventif Pendidikan Kewirausahaan Ekonomi Pertanian. Sasaran program ini adalah masyarakat Desa Teluk Pakedai, karena letak desa yang terisolir membuat akses teknologi dan informasi menjadi terbatas. Hasil kegiatan berupa Pembentukan dan Pembinaan desa siaga, melalui lokakarya mini, promosi kesehatan meliputi penyuluhan tentang PHBS, sosialisasi jamban sehat, sarana air bersih, sanitasi lingkungan, gizi, pelatihan kader desa siaga dan kader posyandu, pelatihan manajemen desa siaga, pembentukan keluarga siaga dan remaja siaga, pembuatan teknologi penyarimgan air bersih sederhana percontohan, Praktek penerapan pengolahan sampah dengan sistem 5R menuju zero waste, sosialisasi pemanfaatan lahan perkarangan untuk vegetable gardening dan tanaman obat keluarga (TOGA). Bidang kewirausahaan ekonomi pertanian dan perikanan melalui pembentukan dan pembinaan kelompok wanita tani, pelatihan pembuatan keramba jaring apung dan keramba jaring tancap, pelatihan pembudidayaan dan peningkatan produksi ikan, pelatihan pengolahan hasil perikanan, pelatihan pembibitan pengolahan hasil perkebunan, sosialisasi pengemasan produk hasil perikanan dan perkebunan. Bidang Pendidikan melalui pelatihan dan pembentukan kader rumah pintar, pemanfaatan bahan yang tersedia dengan berbagai metode. Kegiatan telah dilaksanakan di berbagai bidang dengan pemberian informasi, keterampilan serta teknologi percontohan, sehingga perlu pengembangan secara optimal dan berkelanjutan. Oleh karena itu kerjasama antara pemerintah desa dan instansi terkait dan perguruan tinggi perlu terus dilakukan agar pembinaan dan pengembangan desa siaga, terutama di Kecamatan Teluk Pakedai Kabupaten Kubu Raya menjadi berkelanjutan untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.
Analisis Spasial Gambaran Pelaksanaan Program MBG pada Anak Sekolah di Kecamatan Sukadana Kurniati, Ririn; Selviana, Selviana; Suwarni, Linda
Prominentia Medical Journal Vol 7 No 1 (2026): Prominentia Medical Journal
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/pmj.v7i1.6095

Abstract

Background: In North Kayong district, the prevalence of stunting reached 11.7%, wasting 10.2%, and underweight 10.2%, reflecting significant nutritional risks. The nutrition problem in Sukadana sub-district is a serious challenge that requires comprehensive intervention as it has a significant impact on the growth and quality of life of school-age children. The Free Nutritious Food Program (MBG) comes as a strategy to overcome these problems, but until now there has been no description of the implementation of the MBG program, including in Sukadana sub-district. Objective: To analyze the spatial distribution of MBG program implementation and describe the characteristics, nutritional literacy, and nutritional status of school children receiving the program in Sukadana Sub-district, North Kayong Regency. Methods: Descriptive research with spatial analysis using Geographic Information System (GIS) on 354 primary school students selected through purposive sampling. Data were collected through structured questionnaires, observation, and indepth interviews. Analysis was done descriptively and spatially using QGIS. Results: In Sukadana subdistrict, the spatial distribution of recipients of the nutritious food program (MBG) showed a relatively even distribution with 27.3% of MBG recipient schools within the optimal radius of catering services (≤6 km). The nutrition literacy level showed that 92.7% of respondents had a good understanding of the concept of nutritious food. Nutritional status assessment showed that the majority were in the excellent category with a very low prevalence of nutritional problems (e.g., underweight or overweight) of only 0.3%. Conclusion: The results showed that the MBG program was successful in reaching schools optimally while improving the nutritional literacy of school children. A sustainable program strengthening strategy is needed by considering geographical aspects and improving nutrition education.
PKM inovasi teknologi tepat guna dan e-Marketing pada UKM Chanda di Kota Pontianak Darusman Darusman; Eko Sarwono; M. Khairul Anwari; Selviana Selviana; Linda Suwarni
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.34964

Abstract

Abstrak UKM memberikan peranan yang positif dalam pemulihan perekonomian di suatu wilayah, termasuk UKM Chanda selaku mitra PKM dalam kegiatan ini. Masih terbatasnya peralatan produksi, dan pengetahuan tentang pemasaran digital menjadi masalah prioritas yang dihadapi. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk menerapkan hasil penelitian tim pengusul melalui PKM Penerapan Inovasi Teknologi Tepat Guna Dan E-Marketing Pada UKM Chanda untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produk, serta pengetahuan tentang pemasaran digital. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini terdiri dari 5 tahap, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian ini yaitu terlaksananya penerapan inovasi teknologi melalui mxer turbo, ampia, spinner, siller, oven pemanggang serbaguna ukuran besar. Selain itu, terjadi peningkatan pengetahuan mitra tentang manajemen kewirauhsaan dan pemasaran sebesar 60% antara sebelum dan setelah dilakukan kegiatan pengabdian. Saat kegiatan pengabdian selesai dilaksanakan, mitra sudah mampu melakukan memproduksi usahanya dengan menggunakan Teknologi tepat Guna yang telah diberikan sehingga mempercepat waktu produksi dan memperbanyak jumlah produksi. Kata kunci: PKM; teknologi tepat guna; e-Marketing; UKM. AbstractSMEs play a positive role in economic recovery in a region, including Chanda SME as the partner of this community service program. The limited production equipment and lack of knowledge about digital marketing remain the main problems faced. The objective of this program is to apply the research findings of the proposing team through the Community Service Program on the Application of Appropriate Technology Innovation and E-Marketing at Chanda SME to improve product quality and quantity, as well as knowledge of digital marketing. The implementation method of this program consists of five stages: socialization, training, technology application, monitoring, and evaluation. The outcomes of this community service include the successful application of technological innovations such as a turbo mixer, ampia, spinner, sealer, and a large multifunctional oven. In addition, the partner’s knowledge of entrepreneurship management and marketing increased by 60% between before and after the program. By the end of the program, the partner was able to produce using the provided appropriate technology, which accelerated production time and increased production capacity. Keywords: community empowerment; appropriate technology innovation; e-Marketing; SME.
Co-Authors ., Heriansyah A'in, Nurul Abd. Rasyid Syamsuri Abduh Ridha Abdul Haris Jauhari Abrori, Abrori Abubakar Yakubu Abbani Achmad Sutarmin Achmad Sutarmin, Achmad Adelia, Sania Adi, Pranowo Alamsyah, Dedi Alamsyah, Dedy Alma Elvia Jumalda Amaliah, Lili Ana Satria Andri Dwi Hernawan Andriani, Yunik Annisya Aprillia Krisnawaty Arfan, Iskandar Arfan, Izkandar Arianto, Yayu Sri Indra Asharini, Wahyu Asmarawanti Asrul Abdullah Aziz Yogo Hanggoro Azwa Nirmala Bambang Barry Ceasar Octariadi Cahya Purnama, Hawa Chantika Kharisma Ramadhani Crisdiansyah Darusman Darusman Darusman Darusman Decha Suci Amelia Delvita, Yuni Desty Ihza Safitri Desy Ardiyati Deva Dasilva Dewi Kurnia Sari Dewi Yanti Djauhar Ismail Doddy Irawan Dwi Aulia, Cindy Feby Edy Suryadi Edy Suryadi Eko Budi Santoso Eko Prasetio, Eko Eko Prasetyo Eko Sarwono Elly Sapitri Elly Trisnawati Ellyzabeth Sukmawati Eni Nurhayati, Eni Erni Diah Susanti Fadhillah, Hikmah Fahrizi Athala Kurniawan Fajarani, Tia Fakhruzi, Izhan Fanny Novianti Farida Farida Fatimah Fatimah Fitrian, Hendri Fitriana Meilasari Gandha Sunaryo Putra Hadary, Ferry Hairil Akbar Hairunnisa Hairunnisa Hartini, Lulu Helda Gardis Brigita Mawarni Helfi Nolia Helfi Nolia R Helman Fachri Hendri Fitrian Hendri Sutrisno Hendri Yanto, Hendri Heni Aryati Heni Rusmitasari Henny Kaseger Heri Heri, Heri Heriansyah . Huzaid Shauma Zifadlin Ichuan Delodo, Shendy Morgen Iin Maulina Indah Ayu Pertama Irgi Rivaldy Ismi Faruqa Ivan Sujana Iwang Coneri Izkandar Arfan Kamaran Karisma, Alvin Niami Kartini Siti Alimunah Katriana, Katriana Khairiyah Octrisyana Khan, Muhammad Uzair Kurniati, Rezky Lestari , Pitri Linda Setiawati, Linda M. Khairul Anwari Maharani, Shalwa Zaneti Marcelina Boru Tambunan Mardjan Mardjan Mardjan Mardjan Maretalinia Maretalinia Maretalinia Maretalinia Maretalinia, Maretalinia Marlenywati Marlenywati Mawardi Mawardi Mawardi Mawardi Mawardi Mawardi Melinda, Mutya MG Adiyanti Minarsih, Desi Mitahul Jannah Mohamad Sadli Muhammad Fasya Tisnawan Nana, Dayang Neni Triana Nida Amalia Nilasari Nilasari Norita Norita, Norita Novin Yetiani Nugroho, Purwo Setiyo Nurbaya Nurbaya, Nurbaya Nurmalita Sari, Marlynda Happy Nurul Bariyah Oktaviani, Tri Anugrah Palge, Gebiyola Purwanto, Tono Puspita, Urai Ghina Putra, Doni Aldiansyah Putri Maharani, Alya Putri, Betania Narwastu Rasid Ansari Refi Ariqah Ria Risti K. D Ridazaela, Vika Rifky, Mohamed Rika Putri Tanassy Rima Riami Ririn Kurniati, Ririn Rochmawati Rochmawati Rochmawati, Rochmawati Ruhama, Ufi Ruri Mayandari Rusni Masnina Ruswandi, Indra Salsa Septiani Nur Santi Nurhayati Sarwono, Eko Selviana Selviana Selviana Selviana Selviana Selviana Selviana Selviana Septi Widyasari Septiarum, Rina Sera, Agnescia Clarissa Sianturi, Peronika Sinaga, Talentha Sindu Setia Lucia Sitepu, Rika Mandasary Sofianti Sofianti Sri Sunarti Suharno Suhartatik Supriatin Supriatin, Supriatin Suyitno Suyitno Suyitno Suyitno Suyitno Tambunan, Marcelina Boru Tia Syafira Toti Rahmawati Tri Anugrah Oktaviani Tri Astreansyah Tukimin bin Sansuwito Umairoh Umairoh Utami, Putri Yuli Vidyastuti Vidyastuti Vidyastuti, Vidyastuti Wahyuningsih, Lisa Dwi Waspodo, Waspodo Widya Lestari Widya Lestari Widyastutik, Otik Yayi Suryo Prabandari Yayu Sri Indra Arianto Yeni Yeni Yoga Herlambang Windy Ricka Wibowo Yoga Prakasa Putra Yopa Eka Prawatya Yudi Apriaji Yunanda , Ramadhani Yunik Andriani Yusta, Diana Yustandi