p-Index From 2021 - 2026
11.276
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Public Health of Indonesia Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Universa Medicina Jurnal Berkala Kesehatan JPKMI (Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia) JURNAL PENGABDI Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan: Wawasan Kesehatan JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Kesehatan Manarang Al-Khidmah JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) BULETIN AL-RIBAATH Global Health Management Journal International Journal of Community Service Learning Jurnal Ilmiah Kesehatan Unnes Journal of Public Health J-Dinamika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Psikostudia : Jurnal Psikologi Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) AVICENNA Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan Jurnal Abdi Insani JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) Jurnal Menara Medika Community Empowerment Jurnal Kesehatan Primer Jurnal EduHealth Open Access Health Scientific Journal Ahmar Metastasis Health Journal (AMHJ) Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Journal of Health and Nutrition Research Zaitun :Jurnal Ilmu Kesehatan Proceeding Muhammadiyah International Public Health and Medicine Conference Reflection Journal Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyaraka Prominentia Medical Journal Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Health Research Journal of Indonesia Gema Lingkungan Kesehatan Jurnal Vokasi Kesehatan Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Jurnal Info Kesehatan Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Jurnal Kesehatan Primer Jurnal Abdimas Mahakam Indonesian Journal of Administration and Health Research
Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Arang Tempurung Kelapa-Pasir dalam Menurunkan Kekeruhan dan Mangan Air Sumur Bor Irgi Rivaldy; Selviana; Linda Suwarni
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i1.4166

Abstract

Air sumur bor di Desa Sungai Raya Dalam mengalami masalah kekeruhan tinggi dan kadar mangan (Mn) berlebih, sehingga perlu pengolahan yang efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif penggunaan pasir dan arang tempurung kelapa sebagai media filtrasi untuk mengurangi kadar mangan dan kekeruhan dalam air sumur. Metode kuantitatif quasi eksperimen digunakan. Variasi komposisi media filtrasi dilakukan dengan perbandingan 50:50, 75:25, dan 25:75 pasir:arang, serta pengulangan filtrasi sampai enam kali. Parameter kekeruhan dan mangan diukur sebelum dan sesudah filtrasi dengan menggunakan uji One-Way ANOVA. Hasil menunjukkan penurunan yang signifikan dalam kadar mangan dari 1,2 mg/L menjadi rata-rata 0,05 mg/L dan kekeruhan dari 57,7 NTU menjadi serendah 2,8 NTU. Ini terutama terjadi pada kombinasi 50% pasir dan 50% arang, yang memberikan hasil yang paling stabil dan efektif. Perbedaan signifikan antara kondisi sebelum dan sesudah filtrasi dikonfirmasi oleh uji statistik. Oleh karena itu, kombinasi pasir dan arang tempurung kelapa adalah cara yang mudah dan ramah lingkungan untuk meningkatkan kualitas air sumur di daerah pedesaan. Ini juga mendukung pencapaian standar kualitas air bersih yang ditetapkan oleh Permenkes No. 2 Tahun 2023.
EFT (Emotional Freedom Technique) As An Alternative Therapy To Reduce Anxiety Disorders and Depression in People Who Are Positive Covid-19 Tambunan, Marcelina Boru; Suwarni, Linda; Setiawati, Linda; Mardjan, Mardjan
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 11, No 1 (2022): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v11i1.7104

Abstract

The increasing number of deaths from Covid-19 is in line with anxiety disorders and depression in people who are positive for Covid-19. The emotional Freedom Technique (EFT) is known as an effective therapy to reduce mental health disorders in certain patients but has never been applied to people who are confirmed positive for Covid-19. This study aims to analyze the effectiveness of EFT as an alternative therapy in reducing anxiety and depression in people who are positive for Covid-19. This research design uses a quasi-experimental approach with a one-group pretest and posttest approach. A total of 22 people were isolated in the Health Training Unit (UPELKES) provided by the Pontianak Government in June 2021. The data analysis technique used paired t-test (95% CI). There was a significant decrease in anxiety (t value = 6,738) and depression scores (t value = 2,585) after EFT therapy was given (p-value < 0.05). Thus, EFT can be an alternative therapy in overcoming anxiety and depression disorders in people who are confirmed positive for Covid-19.Meningkatnya angka kematian akibat Covid-19 seiring dengan gangguan kecemasan dan depresi pada orang yang positif Covid-19. Emotional Freedom Technique (EFT) dikenal sebagai terapi yang efektif menurunkan gangguan kesehatan mental pada pasien tertentu, namun belum pernah diaplikasikan pada orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas EFT sebagai terapi alternatif dalam menurunkan gangguan kecemasan dan depresi pada orang yang positif Covid-19. Desain penelitian ini menggunakan quasy experimental dengan pendekatan one group pretest and posttest. Sebanyak 22 orang yang diisolasi di Unit Pelatihan Kesehatan (UPELKES) yang disediakan Pemerintah Pontianak pada bulan Juni 2021. Teknik analisis data menggunakan paired t test (95% CI). Terdapat penurunan skor gangguan kecemasan (nilai t = 6,738) dan depresi (nilai t = 2,585) yang signifikan setelah diberikan terapi EFT (p value < 0,05). Dengan demikian, EFT dapat menjadi terapi alternatif dalam mengatasi gangguan kecemasan dan depresi pada orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.
PKM Peningkatan Peran Kader Posyandu dengan Metode PESAN PENTING untuk atasi Stunting Alamsyah, Dedi; Darusman, Darusman; Farida, Farida; Suwarni, Linda
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/s9k4hx06

Abstract

Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam pengolahan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) berbasis pangan lokal. Inti permasalahan yang dihadapi yaitu masih terbatasnya pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam menyediakan MP-ASI yang bergizi, aman, dan sesuai kebutuhan tumbuh kembang anak, sehingga berpotensi memengaruhi kualitas gizi balita di masyarakat. Metode pemecahan yang digunakan meliputi pelatihan, demonstrasi langsung, serta pendampingan intensif kepada kader Posyandu. Kegiatan ini diikuti oleh 30 kader Posyandu dan terlaksana dengan baik serta lancar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader sebesar 70,4% serta peningkatan keterampilan kader dalam pengolahan MP-ASI lokal sebesar 41,9% setelah intervensi. Simpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan dan pendampingan kader Posyandu terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas kader, khususnya terkait pengetahuan dan keterampilan pengolahan MP-ASI berbasis pangan lokal. Kegiatan PKM ini berimplikasi pada meningkatnya kapasitas kader Posyandu dalam penyediaan MP-ASI berbasis pangan lokal yang bergizi dan aman, sehingga diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas gizi anak, pencegahan masalah gizi (stunting, gizi kurang), serta mendukung terciptanya generasi sehat dan produktif di masyarakat, sehingga diharapkan berdampak pada perbaikan status gizi anak di masyarakat. Community Service Program: Enhancing the Role of Posyandu Cadres through the KEY MESSAGE Method to Overcome Stunting The objective of this Community Service (PKM) activity is to improve the knowledge and skills of Posyandu cadres in processing complementary foods for breast milk (MP-ASI) based on local foods. The core problem faced is the limited knowledge and skills of Posyandu cadres in providing nutritious, safe, and developmentally appropriate MP-ASI, which has the potential to affect the nutritional quality of toddlers in the community. The methods used to solve this problem include training, live demonstrations, and intensive mentoring of Posyandu cadres. This activity was attended by 30 Posyandu cadres and was carried out smoothly and successfully. The results of the activity showed a 70.4% increase in the cadres' knowledge and a 41.9% increase in their skills in processing local MP-ASI after the intervention. The conclusion of this activity is that training and mentoring of Posyandu cadres is proven to be effective in increasing the capacity of cadres, particularly in relation to knowledge and skills in processing locally-based MP-ASI. This PKM activity has implications for increasing the capacity of Posyandu cadres in providing nutritious and safe locally-based complementary foods, which is expected to contribute to improving children's nutritional quality, preventing nutritional problems (stunting, malnutrition), and supporting the creation of a healthy and productive generation in the community, thereby improving the nutritional status of children in the community.
PENERAPAN HYGIENE SANITASI MAKANAN PADA DAPUR MBG DI KABUPATEN X Chantika Kharisma Ramadhani; Linda Suwarni; Selviana; Helfi Nolia
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 20 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September - Dsember 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36911/pannmed.v20i3.2412

Abstract

Improving the nutritional quality of schoolchildren is a key government priority, and the Free Nutritious Meal Program (MBG) has been implemented in District X to support this effort. Ensuring proper food hygiene and sanitation is essential to safeguard food safety and program sustainability. This descriptive observational study examined the implementation of hygiene and sanitation practices in the MBG Program, including raw material selection, food processing, packaging, distribution, and cleanliness. The study also assessed the knowledge and attitudes of food handlers responsible for preparing 3,300 daily portions for kindergarten, elementary, junior high, and senior high school students. Data were collected through surveys, observations, and interviews with 14 representatives of the MBG kitchen team in District X. Most food handlers demonstrated good knowledge (78.6%) and supportive attitudes (92.9%) toward hygiene and sanitation. However, handwashing practices and the use of personal protective equipment (PPE) were inconsistently applied, and the use of closed footwear was low (35.7%). Key challenges included inadequate food storage practices, serving times exceeding standards, high workloads, and limited facilities. Although the MBG Program is functioning relatively well, continuous training, additional staffing, improved facilities, and better scheduling systems are required to strengthen food safety and enhance program quality..
Peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja di pondok pesantren Ibnu Taimiyah Sedau kota Singkawang Selatan Linda Suwarni; Abdul Haris Jauhari; Septi Widyasari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.26176

Abstract

Abstrak Remaja di Pondok Pesantren masih terbatas pengetahuan tentang kesehatan reproduksi karena lebih fokus pada pelajaran keagamaan. Pondok Pesantren Ibnu Taimiyah sebagai mitra dalam kegiatan pengabdian ini menyatakan belum pernah ada edukasi tentang kesehatan reproduksi remaja. Pengetahuan para santri dan santriwati masih minim terkait kesehatan reproduksi. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan santri dan santriwati di Pondok Pesantren Ibnu Taimiyah melalui penyuluhan kesehatan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan kesehatan. Peserta yang mengikuti pengadian ini sebanyak 90 orang yang terdiri dari santri dan santriwati. Monitoring dan Evaluasi kegiatan ini dilakukan untuk mengukur keberhasilan kegiatan pengabdian yang dilakukan. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan para santri dan santriwati tentang kesehatan reproduksi sebesar 70%. Masih tabu dalam membicarakan masalah tentang kesehatan reproduksi, termasuk seksualitas menjadi kendala yang dihadapi padahal hal ini sangat penting diketahui oleh para remaja. Kegiatan Komunikasi Informasi dan Edukasi sejenis tentang kesehatan reproduksi perlu dilakukan secara kontinue dan menjangkau lebih luas lagi, khususnya para remaja yang menempuh pendidikan di sekolah keagamaan. Kata kunci: penyuluhan; kesehatan reproduksi; pondok pesantren; pengetahuan Abstract Adolescents in Islamic boarding schools still have limited knowledge about reproductive health because they focus more on religious studies. Ibnu Taimiyah Islamic Boarding School, as a partner in this service activity, stated that there had never been any education about adolescent reproductive health. The knowledge of Santri and female students is still minimal regarding reproductive health. The aim of this service activity is to increase the knowledge of Santri and female students at the Ibnu Taimiyah Islamic Boarding School through health education. The implementation method is carried out through health education. There were 90 participants who took part in this trial, consisting of Islamic boarding school students and female students. Monitoring and evaluation of this activity is carried out to measure the success of the service activities carried out. The results of this service show that there has been an increase in the knowledge of female students about reproductive health by 70%. It is still taboo to discuss reproductive health issues, including sexuality, which is an obstacle faced even though it is very important for teenagers to know about this. Similar information, communication, and education activities regarding reproductive health need to be carried out continuously and reach more widely, especially among teenagers studying in religious schools. Keywords: counseling; reproduction health; islamic boarding school; knowledge
Analisis Determinan Ergonomi dan Karakteristik Individu terhadap Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Tenaga Kerja Bongkar Muat Pelabuhan Mitahul Jannah; Linda Suwarni
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v5i1.5584

Abstract

Manual loading and unloading activities that still rely heavily on human labor may lead to musculoskeletal disorder (MSD) complaints due to static working postures, repetitive movements, and high physical workload. This study aimed to identify factors associated with MSD complaints among dock workers at PT Pelabuhan Indonesia II (Persero), Pontianak Branch. A cross-sectional design was used with a population of 101 workers and a sample of 50 workers. Data were collected in April–May 2023 and analyzed using the Chi-square test. The results showed significant associations between carrying position (p=0.000), length of employment (p=0.001), repetitive movements (p=0.004), and workload (p=0.009) with musculoskeletal complaints. However, working time was not significantly associated with musculoskeletal complaints (p=0.527). These findings suggest that ergonomic factors and cumulative work exposure play an important role in MSD complaints among dock workers. Therefore, the company is advised to implement preventive measures through occupational health and safety (OHS) training on safe work methods and correct working postures, educational outreach using posters or other media, and the provision of material-handling aids to reduce workers’ physical burden..
Pemberdayaan Masyarakat Melalui PENKES (Pendidikan dan Kesehatan) untuk Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat Linda Suwarni; Selviana Selviana; Eko Sarwono; Ufi Ruhama
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 2 No. 1 (2018): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v2i1.290

Abstract

Masyarakat di wilayah pemekaran Kalimantan Barat masih berpendidikan minim (bahkan masih ada yang masih buta huruf) dan masalah kesehatan yang selalu ada, diantaranya diare. Faktor yang melatarbelakangi diantaranya belum sadarnya masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, dan rendahnya cakupan ASI Eksklusif. Selain itu, masih minimnya pendidikan yang ada.Dalam upaya mengatasi permasalahan tersebut maka solusinya adalah melalui Pemberdayaan Masyarakat melalui PenKes (Pendidikan dan Kesehatan) untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, antara lain dengan: (a) Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), melalui lokakarya mini kesehatan, promosi berbagai upaya kesehatan, dan pelatihan serta praktek pembuatan teknologi air bersih dengan saringan air bertingkat, (b) Peningkatan Pendidikan Masyarakat melalui pembentukan dan pelatihan kader pendidik “Pondok Pintar”, pelatihan pembuatan kolase, mozaik dan montase dari bahan-bahan sederhana, serta pelatihan metode morance. Kegiatan ini dilakukan melalui pendampingan masyarakat selama 2 bulan. Metode yang digunakan adalah pendampingan dan penyuluhan serta pelatihan.Hasil program pengabdian ini menunjukkan bahwa masyarakat mempunyai pengetahuan dan kesadaran untuk berperilaku hidup bersih dan sehat. Selain itu, terbentuknya “pondok pintar’ dan kader pendidik dalam upaya memberantas buta huruf. Diperlukan dukungan yang kontinue dari pemerintahan setempat agar program yang ada dapat berjalan terus.
Promosi Kesehatan Melalui Media Film Dalam Upaya Meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Anak Sekolah Dasar Wilayah Pesisir Kepulauan Selviana Selviana; Linda Suwarni
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 2 No. 2 (2018): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v2i2.376

Abstract

Masih rendahnya sanitasi lingkungan dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di wilayah pesisir kepulauan menyebabkan potensi terjadinya beberapa penyakit, seperti diare, kolera, dan soil transmitted helminthes (STH). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan  perilaku PHBS dalam upaya menurunkan kejadian penyakit berbasis lingkungan melalui inovasi teknologi media promosi kesehatan yang menarik. Metode partisipatif digunakan untuk melibatkan masyarakat secara aktif dalam pelaksanaan penerapan teknologi  Inovasi Teknologi Promosi Kesehatan PHBS. Inovasi teknologi promosi kesehatan, berupa media film PHBS melalui penyediaan sarana tempat cuci tangan percontohan. Kegiatan ini akan dilakukan untuk, oleh, dan dari masyarakat sebagai mitra dalam kegiatan pengabdian ini melalui musyawarah masyarakat desa untuk menganalisis permasalahan di wilayah mereka, urgensi dan prioritas masalah bersama, serta menentukan solusi dari masalah yang ada, khususnya terkait dengan kejadian penyakit berbasis lingkungan yang ada di wilayah mereka. Peningkatan pengetahuan dan sikap anak SD yang diperoleh dari pre-test dan post-test dianalisis dengan uji t berpasangan dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil pre dan post menunjukkan adanya perbedaan pengetahuan (yang awalnya 8,78 menjadi 10,90) dan sikap (yang awalnya 7,38 menjadi 9,52) yang signifikan (p<0,05). Dengan demikian, edukasi melalui media Film dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap anak SD tentang hidup sehat.
Pemberdayaan Masyarakat Daerah Terisolir dan Tertinggal melalui Strategi Promotif Preventif Pendidikan Kewirausahaan Ekonomi Pertanian Linda Suwarni; Selviana Selviana; Helman Fachri; Eko Prasetyo
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 5 No. 01 (2021): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan potensi di wilayah terisolir khususnya di bidang kesehatan, ekonomi, perikanan dan pertanian, serta pendidikan sehingga mendukung upaya peningkatan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah terisolir dan tertinggal. Metode yang dilaksanakan adalah kemitraan bersama pemerintah desa, dan instansi terkait untuk peningkatan Pemberdayaan Masyarakat Daerah Terisolir dan Tertinggal Melalui Strategi P3KEP (Promotif Preventif Pendidikan Kewirausahaan Ekonomi Pertanian. Sasaran program ini adalah masyarakat Desa Teluk Pakedai, karena letak desa yang terisolir membuat akses teknologi dan informasi menjadi terbatas. Hasil kegiatan berupa Pembentukan dan Pembinaan desa siaga, melalui lokakarya mini, promosi kesehatan meliputi penyuluhan tentang PHBS, sosialisasi jamban sehat, sarana air bersih, sanitasi lingkungan, gizi, pelatihan kader desa siaga dan kader posyandu, pelatihan manajemen desa siaga, pembentukan keluarga siaga dan remaja siaga, pembuatan teknologi penyarimgan air bersih sederhana percontohan, Praktek penerapan pengolahan sampah dengan sistem 5R menuju zero waste, sosialisasi pemanfaatan lahan perkarangan untuk vegetable gardening dan tanaman obat keluarga (TOGA). Bidang kewirausahaan ekonomi pertanian dan perikanan melalui pembentukan dan pembinaan kelompok wanita tani, pelatihan pembuatan keramba jaring apung dan keramba jaring tancap, pelatihan pembudidayaan dan peningkatan produksi ikan, pelatihan pengolahan hasil perikanan, pelatihan pembibitan pengolahan hasil perkebunan, sosialisasi pengemasan produk hasil perikanan dan perkebunan. Bidang Pendidikan melalui pelatihan dan pembentukan kader rumah pintar, pemanfaatan bahan yang tersedia dengan berbagai metode. Kegiatan telah dilaksanakan di berbagai bidang dengan pemberian informasi, keterampilan serta teknologi percontohan, sehingga perlu pengembangan secara optimal dan berkelanjutan. Oleh karena itu kerjasama antara pemerintah desa dan instansi terkait dan perguruan tinggi perlu terus dilakukan agar pembinaan dan pengembangan desa siaga, terutama di Kecamatan Teluk Pakedai Kabupaten Kubu Raya menjadi berkelanjutan untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.
Analisis Spasial Gambaran Pelaksanaan Program MBG pada Anak Sekolah di Kecamatan Sukadana Kurniati, Ririn; Selviana, Selviana; Suwarni, Linda
Prominentia Medical Journal Vol 7 No 1 (2026): Prominentia Medical Journal
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/pmj.v7i1.6095

Abstract

Background: In North Kayong district, the prevalence of stunting reached 11.7%, wasting 10.2%, and underweight 10.2%, reflecting significant nutritional risks. The nutrition problem in Sukadana sub-district is a serious challenge that requires comprehensive intervention as it has a significant impact on the growth and quality of life of school-age children. The Free Nutritious Food Program (MBG) comes as a strategy to overcome these problems, but until now there has been no description of the implementation of the MBG program, including in Sukadana sub-district. Objective: To analyze the spatial distribution of MBG program implementation and describe the characteristics, nutritional literacy, and nutritional status of school children receiving the program in Sukadana Sub-district, North Kayong Regency. Methods: Descriptive research with spatial analysis using Geographic Information System (GIS) on 354 primary school students selected through purposive sampling. Data were collected through structured questionnaires, observation, and indepth interviews. Analysis was done descriptively and spatially using QGIS. Results: In Sukadana subdistrict, the spatial distribution of recipients of the nutritious food program (MBG) showed a relatively even distribution with 27.3% of MBG recipient schools within the optimal radius of catering services (≤6 km). The nutrition literacy level showed that 92.7% of respondents had a good understanding of the concept of nutritious food. Nutritional status assessment showed that the majority were in the excellent category with a very low prevalence of nutritional problems (e.g., underweight or overweight) of only 0.3%. Conclusion: The results showed that the MBG program was successful in reaching schools optimally while improving the nutritional literacy of school children. A sustainable program strengthening strategy is needed by considering geographical aspects and improving nutrition education.
Co-Authors ., Heriansyah A'in, Nurul Abd. Rasyid Syamsuri Abduh Ridha Abdul Haris Jauhari Abrori, Abrori Abubakar Yakubu Abbani Achmad Sutarmin Achmad Sutarmin, Achmad Adelia, Sania Adi, Pranowo Alamsyah, Dedi Alamsyah, Dedy Alma Elvia Jumalda Alya Putri Maharani Amaliah, Lili Ana Satria Andri Dwi Hernawan Andriani, Yunik Annisya Apila, Theresia Aprilia, Rani Aprillia Krisnawaty Apriyanti Apriyanti Arfan, Iskandar Arfan, Izkandar Arianto, Yayu Sri Indra Asharini, Wahyu Asmarawanti Asrul Abdullah Atthifah Awalia, Rizki Ayuk Sulistiyarini Aziz Yogo Hanggoro Azwa Nirmala Bambang Barry Ceasar Octariadi Cahya Purnama, Hawa Chantika Kharisma Ramadhani Crisdiansyah Darusman Darusman Darusman Darusman Decha Suci Amelia Delvita, Yuni Desi Minarsih Desty Ihza Safitri Desy Ardiyati Deva Dasilva Dewi Kurnia Sari Dewi Yanti Djauhar Ismail Doddy Irawan Dwi Aulia, Cindy Feby Ediansyah Ediansyah Edy Suryadi Edy Suryadi Eka Tya Krisnawaty Eko Budi Santoso Eko Prasetio, Eko Eko Prasetyo Eko Sarwono Elly Sapitri Elly Trisnawati Ellyzabeth Sukmawati Eni Nurhayati, Eni Erni Diah Susanti Fadhillah, Hikmah Fahrizi Athala Kurniawan Fajarani, Tia Fakhruzi, Izhan Fanny Novianti Farida Farida Fatimah Fatimah Fitri, Lisda Syawallianiza Fitrian, Hendri Fitriana Meilasari Gandha Sunaryo Putra Hairil Akbar Hairunnisa Hairunnisa Hartini, Lulu Helda Gardis Brigita Mawarni Helfi Nolia R. Tambunan Helman Fachri Hendri Fitrian Hendri Sutrisno Hendri Yanto, Hendri Heni Aryati Heni Rusmitasari Heri Heri, Heri Heriansyah . Heru Riyadi Huzaid Shauma Zifadlin Ichuan Delodo, Shendy Morgen Iin Maulina Indah Ayu Pertama Irgi Rivaldy Ismi Faruqa Iwang Coneri Izkandar Arfan Juwinda Juwinda Kamaran Karisma, Alvin Niami Kartini Siti Alimunah Kaseger, Henny Katriana, Katriana Khairiyah Octrisyana Khan, Muhammad Uzair Kurniati, Rezky Kusyandini, Andry Larassadila Ervitiana Linda Setiawati, Linda M. Khairul Anwari Maharani, Shalwa Zaneti Marcelina Boru Tambunan Mardjan Mardjan Mardjan Mardjan Maretalinia Maretalinia Maretalinia Maretalinia Maretalinia, Maretalinia Marlenywati Marlenywati Maulana, Taya Ningsih Mawardi Mawardi Mawardi Mawardi Mawardi Mawardi MG Adiyanti Minarsih, Desi Mitahul Jannah Mohamad Sadli Muhammad Fasya Tisnawan Mutya Melinda Nana, Dayang Neni Triana Nilasari Nilasari Ningsih, Sri Wahyu Norita Norita, Norita Novin Yetiani Nurbaya Nurbaya, Nurbaya Nurmalita Sari, Marlynda Happy Nurul Bariyah Nuur, Alfian Oktaviani, Tri Anugrah Palge, Gebiyola Peronika Sianturi Pitri Lestari Purwanto, Tono Puspita, Urai Ghina Putra, Doni Aldiansyah Putri, Betania Narwastu Rana Anas Nabila Rasid Ansari Refi Ariqah Ria Risti K. D Riami, Rima Ridazaela, Vika Rifky, Mohamed Rika Putri Tanassy Rike Setio Surya Bayu Ririn Kurniati, Ririn Rochmawati Rochmawati Rochmawati, Rochmawati Ruhama, Ufi Ruri Mayandari Ruswandi, Indra Santi Nurhayati Sarwono, Eko Sekar Santi Kurniasih Selviana Selviana Selviana Selviana Selviana Selviana Selviana Selviana Selviana Septalia Mumpuniati Septi Widyasari Septiarum, Rina Sera, Agnescia Clarissa Sinaga, Talentha Sindu Setia Lucia Sitepu, Rika Mandasary Sofianti Sofianti Suharno Suhartatik Supriatin Supriatin, Supriatin Suyitno Suyitno Suyitno Suyitno Suyitno Tambunan, Marcelina Boru Tia Syafira Toti Rahmawati Tri Anugrah Oktaviani Tri Astreansyah Umairoh Umairoh Utami, Putri Yuli Vidyastuti Vidyastuti Vidyastuti, Vidyastuti Wahyuningsih, Lisa Dwi Waspodo, Waspodo Widya Lestari Widya Lestari Widyastuti Widyastuti Widyastutik, Otik Yaiza, Siti Nur Yazmine Yayi Suryo Prabandari Yayu Sri Indra Arianto Yeni Yeni Yoga Herlambang Windy Ricka Wibowo Yoga Prakasa Putra Yudi Apriaji Yunanda , Ramadhani Yunik Andriani Yusta, Diana Yustandi