p-Index From 2021 - 2026
10.152
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Public Health of Indonesia Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Universa Medicina Jurnal Berkala Kesehatan JPKMI (Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia) JURNAL PENGABDI Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan: Wawasan Kesehatan JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Kesehatan Manarang Al-Khidmah JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) BULETIN AL-RIBAATH Global Health Management Journal International Journal of Community Service Learning Jurnal Ilmiah Kesehatan Unnes Journal of Public Health J-Dinamika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Psikostudia : Jurnal Psikologi Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) AVICENNA Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan Jurnal Abdi Insani JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) Jurnal Menara Medika Community Empowerment Jurnal Kesehatan Primer Jurnal EduHealth Ahmar Metastasis Health Journal (AMHJ) Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Journal of Health and Nutrition Research Proceeding Muhammadiyah International Public Health and Medicine Conference Reflection Journal Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyaraka Prominentia Medical Journal Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Gema Lingkungan Kesehatan Jurnal Vokasi Kesehatan Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Journal of Public Health and Pharmacy Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Jurnal Info Kesehatan Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Jurnal Kesehatan Primer Jurnal Abdimas Mahakam
Claim Missing Document
Check
Articles

Knowledge, Attitudes, Self-Efficacy of Children About Prevention of Sexual Violence Against Children Muhammad Fasya Tisnawan; Linda Suwarni; Selviana Selviana; Vidyastuti Vidyastuti; Widya Lestari
Jurnal Berkala Kesehatan Vol 7, No 2 (2021): JURNAL BERKALA KESEHATAN
Publisher : Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbk.v7i2.11662

Abstract

Child sexual violence is a global problem and tends to increase from time to time. The lack of knowledge, attitudes, and self-efficacy in children about the concept of sexual violence is a contributing factor to sexual violence against children. However, data on children's knowledge, attitudes, and self-efficacy regarding the prevention of sexual violence are still limited. This study aimed to describe children's knowledge, attitudes, and self-efficacy towards the prevention of sexual violence and the incidence of sexual violence in children. This research is quantitative with a cross-sectional study approach. The population of this study was children aged 12-17 years in Pontianak City, with a total sample of 396 people. Proportional random sampling was used in six sub-districts in Pontianak City. Data analysis used univariate analysis in the form of percentages. The study results found that 68.9% had poor knowledge of sexual violence against children and its prevention, 55.8% were unsupportive of sexual violence, 47.5% had low self-efficacy in preventing sexual violence, and 56.6% of children had experienced sexual violence. A comprehensive intervention strategy is needed for parents as the first environment known to children to prevent sexual violence against children.
Pendidikan Kesehatan melalui Media Film dalam Upaya Peningkatan Pengetahuan, Sikap, Self Efficacy Pencegahan Seks Pranikah Remaja Deva Dasilva; Linda Suwarni; Selviana Selviana; Mawardi Mawardi
Jurnal Berkala Kesehatan Vol 5, No 2 (2019): JURNAL BERKALA KESEHATAN
Publisher : Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.232 KB) | DOI: 10.20527/jbk.v5i2.7155

Abstract

Perilaku seksual remaja sudah sangat mengkhawatirkan, terjadi peningkatan dari tahun ke tahun. Berbagai upaya perlu dilakukan untuk mencegah perilaku seks pranikah remaja. Pendidikan kesehatan melalui media film menjadi media yang menarik bagi remaja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengetahuan, sikap dan self efficacy remaja dalam menolak ajakan seks pranikah antara sebelum dan sesudah pendidikan kesehatan melalui media film. Penelitian ini merupakan quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest posttest. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 279 remaja SMA Muhammadiyah 1 Pontianak dengan teknik purposive sampling.Uji Wilcoxon dengan tingkat kepercayaan 95% digunakan dalam analisa data bivariate. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan, sikap, dan self efficacy antara sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan melalui media film (p-value < 0.05). Pendidikan kesehatan melalui media film dapat dijadikan sebagai media alternative dalam upaya pencegahan perilaku seks pranikah remaja melalui peningkatan pengetahuan, sikap, dan self efficacy remaja dalam menolak ajakan seks pranikah.
PPDM KELOMPOK UKM RENGGINANG DI DESA RASAU JAYA 1 Linda Suwarni; Eko Sarwono; Edy Suryadi; Selviana selviana
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2018): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v3i2.1029

Abstract

Kelompok UKM Mekar Sari merupakan kelompok yang berada di Desa Rasau Jaya 1 yang melakukan usaha produksi rengginang. Permasahan yang dihadapi UKM tersebut adalah masih kemasan produk yang masih sederhana, dan proses produksi rengginang yang masih konvensional, terutama pada proses pengeringan. Hal ini akan menjadi permasalahan serius jika musim hujan tiba, produk yang dihasilkan terancam busuk sehingga menyebabkan kerugian yang besar. Selain itu, hygiene sanitasi anggota kelompok masih belum memenuhi syarat kesehatan. Target kegiatan ini adalah anggota kelompok memiliki kemampuan dan keterampilan dalam mengemas produk menjadi lebih menarik dan memenuhi syarat pemasaran, serta dapat menerapkan tenologi tepat guna berupa mesin pengering serba guna. Berdasarkan hal tersebut, maka perlu introduksi teknologi mesin pengering serba guna, dan pembelajaran dengan materi yang berkaitan dengan masalah yang dihadapi. Pembelajaran disampaikan dengan metode pendekatan sosialisasi, pelatihan, demonstrasi, dan pendampingan. Hasil kegiatan ini adalah pelaksanaan PPDM di kelompok UKM Mekar Sari (Rengginang) mendapat respon positif dari anggota kelompok. Hal ini terlihat dari antusiasme seluruh anggota kelompok mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir, selanjutnya secara mandiri menerapkan introduksi IPTEKS yang diberikan dalam pengolahan dan pengemasan produk yang dihasilkan (Rengginang) dan tersedianya mesin pengering serbaguna serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok dalam meneapkan hygiene sanitasi makana. Kemasan produk yang dihasilkan sudah menarik, tersedia PIRT, dan bahan yang digunakan.
Pemberdayaan Masyarakat Suku Dayak Asli dan Transmigran Melalui Inovasi Kesmi (Kesehatan dan Ekonomi) Dalam Mewujudkan Masyarakat Yang Sehat dan Produktif Selviana Selviana; Linda Suwarni; Iin Maulina; Helman Fachri
Al-Khidmah Vol 1, No 2 (2018): AL-KHIDMAH (Desember)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1193.813 KB) | DOI: 10.29406/al-khidmah.v1i2.1324

Abstract

Kecamatan Ambawang merupakan bagian dari wilayah pemekaran yang masih perlu penataan, dan pembenahaan organisasi dan administratif wilayahnya. Sebagian wilayah ini dihuni oleh masyarakat suku dayak asli dan sebagian lagi adalah penduduk transmigran. Sistem sosial kemasyarakatannya masih sangat kental dengan adat istiadat. Permasalahan di daerah ini adalah kurangnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat oleh masyarakat, serta tingkat ekonomi yang rendah.Dalam upaya mengatasi permaslahan tersebut dilakukan Pemberdayaan masyarakat melalui inovasi KESMI (Kesehatan dan Ekonomi) diantaranya: (a). PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) melalui Pembentukan Kader PHBS, Promosi Kesehatan, CTPS, Germas, PSN, dan Praktek Pembuatan Teknologi Penyaringan Air Bersih  (b) Pembentukan dan Peningkatan Potensi UKM melalui pelatihan kewirausahaan, pengemasan produk, dan manajemen pemasaran serta Pembinaan Kelompok Tani Perikanan mengenai budidaya perikanan melalui kolam terpal.Hasil program pengabdian ini  adalah peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat dalam penerapan PHBS, pemanfaatan lahan untuk budidaya perikanan dengan menggunakan teknologi kolam terpal, dan peningkatan UKM yang ada dimasyarakat. Dari hasil pengebdian ini diperlukan dukungan dari semua pihak baik pemerintah maupun swasta dalam membina masyarakat dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif. 
PKM Inovasi Teknologi Produksi Olahan Ikan Pada Poklahsar Desa Kuala Secapah Eko Sarwono; Achmad Sutarmin; Ufi Ruhama&#039;; Linda Suwarni; Selviana Selviana
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : LPPM ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2018.v2i2.307

Abstract

Ikan merupakan potensi yang ada di Desa Kuala Secapah. Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) Sumber Rezeki dan Nusa Damai di Desa Kuala Secapah adalah kelompok wanita yang bergerak dalam industri Rumah Tangga skala kecil yang mengolah hasil perikanan dan laut menjadi produk olahan seperti kerupuk ikan dan ikan asin. Kendala yang dihadapi adalah teknologi produksi masih sederhana, manajemen pemasaran terbatas, dan packing produk yang dihasilkan kurang menarik. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampikan serta produktivitas produk olahan perikanan Poklahsar. Target luaran dalam kegiatan ini adalah dibuatnya teknologi mesin pemotongan dan teknologi mesin penyimpan bahan baku (chest freezer) untuk produksi kerupuk ikan, dibuatnya produksi kerupuk ikan dan ikan asin dengan berbagai aneka bentuk kerupuk dan jenis ikan serta dibuatnya kemasan produk ikan asin kerupuk ikan yang menarik, dan memiliki PIRT, komposisi bahan, kandungan gizi, tanggal produksi dan expired produk. Metode partisipatif digunakan untuk melibatkan mitra secara aktif dalam pelaksanaan penerapan inovasi teknologi Pengolahan Produk Perikanan. Adapun teknologi diintroduksikan adalah pelatihan pengolahan produk perikanan berbagai macam bentuk olahan, pembuatan mesin pemotongan kerupuk precontohan, pengemas produk (siliser), dan chsest freezer serta packing produk dengan merk dagang, komposisi bahan, komposisi gizi, dan PIRT (izin). Hasil kegiatan yang sudah dilaksanakan antara lain, introduksi IPTEKS mesin pemotong kerupuk, pendingin, perangkat packing produk.  Program Kemitraan yang sudah dilaksanakan ini membantu mitra dalam menyelesaikan permasalahan dan meningkatkan produktivitas mitra.
Kesiapan Rumah Makan di Era New Normal Decha Suci Amelia; Linda Suwarni; selviana Selviana; Mawardi Mawardi
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 9 No 04 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v9i04.769

Abstract

Pandemi Covid-19 di Indonesia telah berlangsung selama 5 bulan sejak Maret 2020. Pandemi ini berdampak besar di semua sektor termasuk perekonomian. Saat ini, banyak negara yang mempersiapkan new normal di tengah pandemi Covid-19, termasuk Indonesia. Rumah Makan merupakan salah satu tempat umum yang harus dipersiapkan untuk New normal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesiapan rumah makan di Kota Pontianak selama periode new normal. Desain penelitian menggunakan studi cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 90 Rumah makan di Kota Pontianak yang dipilih secara proporsional random sampling. Teknik pengumpulan data melalui observasi langsung. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk mengetahui kesiapan rumah makan selama periode new normal. Hasil observasi menunjukkan bahwa sebagian besar rumah makan di Kota Pontianak belum menerapkan protokol kesehatan seperti hanya 24,4% rumah makan yang mewajibkan pengunjung memakai masker, 34,4% yang menjaga jarak fisik, 27,8% yang memasang peraturan kesehatan, 40,0% tidak tersedia sabun tangan. dan 76,7% tersedia tempat cuci tangan. Alasan pemilik rumah makan tidak mengikuti protokol kesehatan adalah hak konsumen/pengunjung dan juga tempat yang tidak memadai. Rumah makan di Kota Pontianak belum seluruhnya menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan peraturan pemerintah. Promosi kesehatan untuk perubahan perilaku diperlukan secara terus menerus melalui kampanye kesehatan dan pengawasan yang ketat terhadap pelaksanaan protokol kesehatan di restoran guna menekan penularan Covid-19. Dapat disimpulkan bahwa rumah makan di Kota Pontianak belum siap menerapkan protokol kesehatan pada Era New normal dalam menghadapi covid 19.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMBANGUNAN BERBASIS “SKP2” TERPADU DALAM MEWUJUDKAN “BLUE ECONOMY” MASYARAKAT PESISIR PANTAI DAN KEPULAUAN YANG TANGGUH DAN SEJAHTERA (TARA) Linda Suwarni; Helman Fachri; Iskandar Arfan
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 14, No 1 (2017): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.675 KB) | DOI: 10.29406/br.v14i1.580

Abstract

Sungai Raya Kepulauan District is located on the coast separately and away from the Bengkayang Capital. The majority of the population including the coastal communities who work as fishermen. The coastal area has great potential but has not been used optimally. As a result, various problems arose, for example, the low level of health in the village, lack of public education because of limited school and lack of community economy further aggravate the situation. Therefore, we need a new concept for the development of coastal areas, namely the "Blue Economy". As for the measures to be implemented in the framework of the completion of the above problems through Community Empowerment Through Driven Development "SKP2" (Health, Fisheries, and Economic) Integrated In Realize "Blue Economy" Coastal Community and Islands Tough and Welfare (TARA), among others: (a) Enhanced Behavior clean and healthy Lifestyle (PHBs), the method which is used to overcome the problems, namely: workshop, health promotion include counseling on health behavior, socialization healthy latrines, clean water supply, sanitation, training of cadres teen idle and cadres posyandu, family formation standby and idle teenagers, socialization of ground use for medicinal plant families, provision of CPTS (Hand washing), and simple clean water filtration; (b) Increasing the entrepreneurial economy of agriculture and fisheries, methods which are used to overcome the problems, namely: the establishment and development of women farmers, making training Aquaponics pool tarp and net cages step, training cultivation and increasing fish production, training of fisheries product processing, training nursery plantation processing, processing of tourist management training, socialization packaging fishery products and plantations. (c) Improving education in an effort to support the government's compulsory education (12 years old), the method that used to overcome the problems, namely: the establishment of "Smart House B2" smart house B2 cadre training, training on making collages, mosaics and montage of simple materials, training methods Morance, cadre training education, and training management "Smart House B2”. Keywords: health behavior, Entrepreneurship Agricultural Economics, SKP2, Blue Economy, Coastal Communities
TEKNOLOGI TEPAT GUNA (TTG) DI WILAYAH TERTINGGAL PADA MASYARAKAT SUKU DAYAK ASLI PEDALAMAN KALIMANTAN BARAT Eko Sarwono; Linda Suwarni; Selviana Selviana
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 13, No 1 (2016): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.581 KB) | DOI: 10.29406/br.v13i1.575

Abstract

Kubu Raya is a new district, the expansion of Pontianak regency in which still needs restructuring, and organizational, and administrative territory revamping. This condition will affect the social environment, the economy and the health of local communities. One of district in Kubu Raya Regency, Sungai Ambawang district, contained several underdeveloped villages. The majority people there are indigenous Dayak. Their customs are dominantly affected their social system . Human Development Index (HDI) of Kubu Raya in 2012 amounted to 69.42, where the rate is still below of the IPM Kalbar is 70.31 and Indonesia is 73.29. Community service activities is aimed at improving the productivity of fisheries communities in civilizing the utilization of river water through the application of appropriate technology (TTG) to improve the welfare of the communities in the disadvantaged areas. The method implemented was a partnership with the government of village, district, and related agencies, as well as participatory methods that involve communities actively in the implementation of the application of appropriate technology (TTG), so that people can produce and be able to apply these technologies in daily life in the disadvantaged areas to empower indigenous Dayak communities inland through the Appropriate Technology (TTG). The implementation of Appropriate Technology was the result of this activity. In the field of health technology built filtering water, whereas in the field of fisheries technology development and training pool tarp fish feed production, all of which was made as a pilot which aimed that the application of technology is so easily imitated and implemented by the community. Transfer of knowledge and skills to the community has been implemented in various fields, and it needs optimal development resulting in the improvement of health, economic and social welfare in indigenous Dayak inland region. Therefore, the cooperation among the governments of villages, districts and related agencies and universities need to be done so the promotion and development Appropriate Technology, especially in the district of Kubu Raya Ambawang be sustained to achieve a healthy and prosperous society.Keywords: Appropriate Technology, filtering water, vegetable gardening, SRI, selendang polan, backward Areas.
Pemberdayaan Masyarakat Kampung Binaan Nasyiatul Aisyiyah Kota Pontianak Menuju Kampung Tangguh dan Sehat Linda Suwarni; Selviana Selviana; Izhan Fakhruzi; M. Khairul Anwari; Rika Putri Tanassy
Jurnal Buletin Al-Ribaath Vol 19, No 1 (2022): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/br.v19i1.3856

Abstract

Kampung Merak merupakan wilayah binaan Nasyiatul Aisyiyah Kota Pontianak yang terletak di Kelurahan Mariana Kecamatan Pontianak Kota. Kampung Merak dibinai karena memperhatikan banyak pertimbangan mulai dari terdampak pandemic Covid-19, rendahnya pendidikan dan keterampilan, rendahnya pengeatahuan dan kesadaran PHBS, rendahnya penerapan protokol kesehatan, serta tingginya kejadian kekerasan seksual pada anak. Akhirnya solusi yang dapat dilakukan ialah dengan mengusulkan kegiatan berbasis pemberdayaan masyarakat agar menjadikan kampung tangguh dan sehat dengan melibatkan kader Nasyiatul Aisyiyah Kota Pontianak yang ada di Kampung Merak sebagai pelaksana kegiatan ini. Metode yang digunakan ialah menggunakan metode Participatory Rural Appraisal (PRA), yaitu pendekatan yang menekankan pada keterlibatan masyarakat dalam keseluruhan kegiatan. Tujuan dari kegiatan ini ialah untuk meningkatkan peran kader Nasyiatul Aisyiyah Kota Pontianak sebagai mitra dalam melakukan pembinaan dan pendampingan serta memberdayakan masyarakat agar berperan aktif dalam membangun kampungnya. Dalam kegiatan ini dilakukan penyuluhan dan pendampingan kesehatan, peningkatan keterampilan masyarakat sebagai modal dalam melakukan wirausaha dan peningkatan dan pengembangan ekonomi masyarakat berdasarkan potensi yang ada melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan. Dari hasil uji di dapatkan p value pada variabel pengetahuan 0.021< 0,05 dan variabel sikap 0.002 < 0.05 sehingga disimpulkan adanya peningkatan skor pengetahuan dan sikap yang signifikan. Dengan kata lain, edukasi pencegahan kekerasan seksual pada anak pada pelatihan dan pendampingan dalam pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan kampung tangguh dan sehat ini efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat.
Media Komik Sebagai Alternatif Media Promosi Kesehatan Seksualitas Remaja Rasid Ansari; Linda Suwarni; Selviana Selviana; Mawardi Mawardi; Rochmawati Rochmawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 19 No 01 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 19 Nomor 01 Tahun 2020
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.438 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v19i01.431

Abstract

Based on the results of the 2012 IDHS survey the TRC showed 9.3% or 3.7 million adolescents said they had had premarital sex. The purpose of this study was to determine the effectiveness of comic media as a promotion of adolescent health in SMP N 2 Pontianak. This research uses a quantitative approach with quasi-experimental methods (quasi experiments) type of pre-test post-test one group design. The number of samples of data analysis using the Wilcoxon Test was 38, using questionnaire and comic instruments. The results of this study by conducting the Wilcoxon Test there are significant differences between before and after given the intervention in the form of comic media on the information variable (p value = 0,000), subjective norm variables (p value = 0,000), and the variable Intention of sexual behavior (p value = 0.044) so it can be concluded that comics are effective media as an alternative media for the promotion of adolescent sexuality health.
Co-Authors ., Heriansyah A'in, Nurul Abd. Rasyid Syamsuri Abduh Ridha Abdul Haris Jauhari Abrori, Abrori Abubakar Yakubu Abbani Achmad Sutarmin Achmad Sutarmin, Achmad Adelia, Sania Adi, Pranowo Alamsyah, Dedi Alamsyah, Dedy Alma Elvia Jumalda Amaliah, Lili Ana Satria Andri Dwi Hernawan Andriani, Yunik Annisya Aprillia Krisnawaty Arfan, Iskandar Arfan, Izkandar Arianto, Yayu Sri Indra Asharini, Wahyu Asmarawanti Asrul Abdullah Aziz Yogo Hanggoro Azwa Nirmala Bambang Barry Ceasar Octariadi Cahya Purnama, Hawa Chantika Kharisma Ramadhani Crisdiansyah Darusman Darusman Darusman Darusman Decha Suci Amelia Delvita, Yuni Desty Ihza Safitri Desy Ardiyati Deva Dasilva Dewi Kurnia Sari Dewi Yanti Djauhar Ismail Doddy Irawan Dwi Aulia, Cindy Feby Edy Suryadi Edy Suryadi Eko Budi Santoso Eko Prasetio, Eko Eko Prasetyo Eko Sarwono Elly Sapitri Elly Trisnawati Ellyzabeth Sukmawati Eni Nurhayati, Eni Erni Diah Susanti Fadhillah, Hikmah Fahrizi Athala Kurniawan Fajarani, Tia Fakhruzi, Izhan Fanny Novianti Farida Farida Fatimah Fatimah Fitrian, Hendri Fitriana Meilasari Gandha Sunaryo Putra Hadary, Ferry Hairil Akbar Hairunnisa Hairunnisa Hartini, Lulu Helda Gardis Brigita Mawarni Helfi Nolia Helfi Nolia R Helman Fachri Hendri Fitrian Hendri Sutrisno Hendri Yanto, Hendri Heni Aryati Heni Rusmitasari Henny Kaseger Heri Heri, Heri Heriansyah . Huzaid Shauma Zifadlin Ichuan Delodo, Shendy Morgen Iin Maulina Indah Ayu Pertama Irgi Rivaldy Ismi Faruqa Ivan Sujana Iwang Coneri Izkandar Arfan Kamaran Karisma, Alvin Niami Kartini Siti Alimunah Katriana, Katriana Khairiyah Octrisyana Khan, Muhammad Uzair Kurniati, Rezky Lestari , Pitri Linda Setiawati, Linda M. Khairul Anwari Maharani, Shalwa Zaneti Marcelina Boru Tambunan Mardjan Mardjan Mardjan Mardjan Maretalinia Maretalinia Maretalinia Maretalinia Maretalinia, Maretalinia Marlenywati Marlenywati Mawardi Mawardi Mawardi Mawardi Mawardi Mawardi Melinda, Mutya MG Adiyanti Minarsih, Desi Mitahul Jannah Mohamad Sadli Muhammad Fasya Tisnawan Nana, Dayang Neni Triana Nida Amalia Nilasari Nilasari Norita Norita, Norita Novin Yetiani Nugroho, Purwo Setiyo Nurbaya Nurbaya, Nurbaya Nurmalita Sari, Marlynda Happy Nurul Bariyah Oktaviani, Tri Anugrah Palge, Gebiyola Purwanto, Tono Puspita, Urai Ghina Putra, Doni Aldiansyah Putri Maharani, Alya Putri, Betania Narwastu Rasid Ansari Refi Ariqah Ria Risti K. D Ridazaela, Vika Rifky, Mohamed Rika Putri Tanassy Rima Riami Ririn Kurniati, Ririn Rochmawati Rochmawati Rochmawati, Rochmawati Ruhama, Ufi Ruri Mayandari Rusni Masnina Ruswandi, Indra Salsa Septiani Nur Santi Nurhayati Sarwono, Eko Selviana Selviana Selviana Selviana Selviana Selviana Selviana Selviana Septi Widyasari Septiarum, Rina Sera, Agnescia Clarissa Sianturi, Peronika Sinaga, Talentha Sindu Setia Lucia Sitepu, Rika Mandasary Sofianti Sofianti Sri Sunarti Suharno Suhartatik Supriatin Supriatin, Supriatin Suyitno Suyitno Suyitno Suyitno Suyitno Tambunan, Marcelina Boru Tia Syafira Toti Rahmawati Tri Anugrah Oktaviani Tri Astreansyah Tukimin bin Sansuwito Umairoh Umairoh Utami, Putri Yuli Vidyastuti Vidyastuti Vidyastuti, Vidyastuti Wahyuningsih, Lisa Dwi Waspodo, Waspodo Widya Lestari Widya Lestari Widyastutik, Otik Yayi Suryo Prabandari Yayu Sri Indra Arianto Yeni Yeni Yoga Herlambang Windy Ricka Wibowo Yoga Prakasa Putra Yopa Eka Prawatya Yudi Apriaji Yunanda , Ramadhani Yunik Andriani Yusta, Diana Yustandi