This Author published in this journals
All Journal TEKNIK KAPAL Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan Urania Jurnal Ilmiah Daur Bahan Bakar Nuklir JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Jurnal Diskursus Islam Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan JURNAL ISTINBATH JURNAL TAPIS JOURNAL OF INFORMATICS AND COMPUTER SCIENCE Jurnal Al-Qadau: Peradilan dan Hukum Keluarga Islam Jurnal EMT KITA Majalah Ilmiah Material, Komponen dan Konstruksi CIRCUIT: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik Elektro SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI ENLIGHTEN (Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam) Metalurgi JURNAL SAINTIS Andragogi: Jurnal Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Islam Journal of Islam and Science Mumtaz: Jurnal Studi Al-Quran dan Keislaman Attractive : Innovative Education Journal Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Istinbath : Jurnal Hukum Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Visionary : Penelitian Dan Pengembangan Di Bidang Administrasi Pendidikan Jurnal Ilmiah Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan Journal of Comprehensive Science Jurnal Kewirausahaan, Akuntansi, dan Manajemen TRI BISNIS International Journal of Disaster Management Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Jurnal Rekayasa elektrika Syakhshiyyah Jurnal Hukum Keluarga Islam Legalpreneur Journal Jurnal Teknik Sipil PESARE: Science and Engineering Service Journal Jurnal Kelautan dan Perikanan Indonesia Jurnal Ilmiah Administrasi Dan Sosial Moderation: Journal of Islamic Studies Review Acta Geoscience, Energy, and Mining Asian Journal of Science Education Jurnal Pengabdian Rekayasa dan Wirausaha Jurnal Ilmiah Guru Madrasah (JIGM)
Claim Missing Document
Check
Articles

URGENSI FUNGSI MANAJEMEN “PLANNING” DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM (Studi Kasus Pesantren Tahfizh Daarul Qurán) Mansur, Jam'an Nurchotib; Tarmizi, Tarmizi
Mumtaz: Jurnal Studi Al-Quran dan Keislaman Vol. 9 No. 1 (2025): Mumtaz: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Keislaman
Publisher : Pascasarjana Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Planning (perencanaan) merupakan point pertama yang dilakukan dalam menerapkan fungsi manajemen pada organisasi, Baik George R Terry dengan POAC, Henry Fayol dengan POCCC, John F. Mee dengan POMC, Luther M Gulick dengan POSDCRB, Harold Koots dan Cyriil O. Donnel dengan POSDC dan Stephen P. Robins dan Timoty A. Judge dengan POLC, Edwards Deming dengan PDCA dan John D. Millet dengan Directing dan Facilitating. Kesemua pakar manajemen menempatkan perencanaan dalam urutan pertama. Kemampuan pesantren untuk survive hingga kini di tengah derasnya arus globalisasi karena kemampuan pesantren dalam memanajemen lembaganya. Tumbuhnya lembaga pendidikan Islam membuktikan bahwa lembaga pendidikan Islam mengalami perkembangan yang luar biasa ditandai dengan minat besar masyarakat untuk mendaftarkan anaknya di lembaga pendidikan Islam. Kemampuan Pesantren Tahfizh Daarul Qurán dalam mengembangkan fungsi manajemen, yaitu. Planning mampu meningkatkan kualitas manajemen lembaganya. Penelitian adalah penelitian lapangan (field research), sementara pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sedangkan Prosedur analisis data penelitian ini reduction, display, conclusion drawing. Sedangkan untuk teknis analisis data menggunakan aplikasi Nvivo 12 Plus. Secara umum fungsi manajemen, yaitu Planing berjalan sesuai dengan visi dan misi lembaga. Daarul Qur’an membentuk unit kerja Deputi yang berfungsi untuk melakukan aktivitas perencanaan, evaluasi, monitoring dan pembinaan. Perencanaan ditetapkan pada rapat kerja nasional yang menetapkan dan meletakkan garis besar kebijakan lembaga.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) BERBASIS TEACHER CENTER LEARNING (TCL) DAN STUDENT CENTER LEARNING (SCL) PADA STMIK ANTAR BANGSA Tarmizi, Tarmizi; Nurchotib Mansur, Jam'an
Andragogi: Jurnal Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Islam Vol. 6 No. 3 (2024): Andragogi: Jurnal Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Pascasarjana Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata kuliah Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan mata kuliah wajib yang harus diikuti oleh mahasiswa, seperti halnya mata pelajaran PAI pada sekolah tingkatan SD, SMP da SMA. Dalam proses pembelajaran, seorang pendidik yang mengampuh mata kuliah PAI mesti mempunyai kemampuan dalam mentransfer pengetahuan dan nilai, hal ini dibutuhkan inovasi metode pembelajaran agar bahan ajar dan tujuan pembelajaran dapat diterima dengan baik. Strategi pembelajaran Teacher Centered Learning (TCL) dan Student Centered Learning (SCL) dapat menjadi pilihan seorang pendidik dalam mentransfer pengetahuan. Penelitian ini dilakukan di STMIK Antar Bangsa dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan populasi dan sample yang telah ditentukan, atau teknik yang digunakan adalah non random sampling, sedangkan analisa data menggunakan aplikasi Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Berdasarkan hasil analisa data dari angket ditemukan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran SCL lebih dominan berbanding TCL, ini dibuktikan dengan hasil yang cukup tinggi dalam kegiatan SCL, seperti kerja sama antar mahasiswa, adanya feedback dari dosen terkait tugas yang diberikan, dan dosen melibatkan mahasiswa dalam membuat keputusan tentang materi pembelajaran serta cara pembelajaran yang akan dilaksanakan. Adapun pendekatan TCL juga masih dipergunakan oleh dosen PAI, dalam proses menyampaikan materi masih menggunakan metode ceramah demikian juga dalam mengerjakan tugas individu mahasiswa cenderung mengerjakannya sendiri.
PENGARUH SUBSTITUSI SEMEN PORTLAND DAN FLY ASH Batubara PADA FILLER ABU BATU terhadap aspHalT CONCRETE-BINDER COURSE (AC-BC) Tarmizi, Tarmizi; Saleh, Sofyan M.; Isya, Muhammad
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 1, No 3 (2018): Volume 1 Special Issue, Nomor 3, Januari 2018
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jts.v1i3.10036

Abstract

Abstract: All this time, the construction of roads in Banda Aceh and surrounding areas uses materials from the river, so the C quarry mining causes the basic changes in the river channel and also the erosion of the bridge pillars on the river route. In addition to the above problems, another problem is the lack of stone ash production from Stone Crusser. From these problems then there should be another alternative to be a material path and also for the filler. Material that can be used for road material is basalt rock which is raw material from mountain, while filler can be used Fly Ash Batunara. The purpose of this research is to know Marshall material Basalt parameter with filler variation of Basalt-Portland Cement (PC) ash and Basalt-Fly Ash coal ash so that known effect of mixing and compacting to Marshall parameter by using Pen.60 / 70 asphalt on asphalt concrete (AC-BC). The result of the research shows that the use of Portland Cement and fly ash ash as a filler can influence Marshall parameter and durability value of Asphalt Concrete (AC-BC) mixture. The use of Portland Cement (PC) in the filler variation of stability increased, while the use of Fly Ash coal in the filler variation stability value decreased. Value of stability with the use of 0% Portland Cement (PC) - 6% ash Basalt Stone, 2% Portland Cement (PC) - 4% ash Basalt Stone, 4% Portland Cement - 2% Basalt Gray Ash and 6% Portland Cement (PC) - 0% of Basalt Stone ash 1542.04 kg, 1648.44 kg, 1708.68 kg and 1754.48 kg, respectively. The durability value also increased with percentage of Portland Cement (PC) which were 80.07%, 81.38%, 83.44% and 85.53%, respectively. While on the use of Ash as Fly Ash as coal filler there is a decrease in stability where on the use of 0% ash Fly Ash coal - 6% Gray Basalt Ash, 2% Ash Ash Fly Ash - 4% Gray Basalt Ash, 4% Ash Ash Fly Coal - 2% Gray Basalt Ash and 6% Ash Ash Fly coal - 0% of Basalt Stone ash obtained stability respectively 1542.33 kg, 1453,82 kg, 1344,49 kg and 1288,87 kg. The value of durability was decreased with increasing percentage of Ash Fly Ash coal content, ie 85.32%, 84.09%, 83.16% and 80.52%, respectively. The use of Portland Cement filler (PC) and Fly Ash Coal fulfills all Marshall parameters except for unattainable durability.Abstrak: Selama ini untuk pembangunan konstruksi jalan di Banda Aceh dan sekitarnya menggunakan material dari sungai, sehingga pertambangan galian C ini menyebabkan perubahan dasar pada alur sungai dan juga terjadinya erosi pada pilar-pilar jembatan yang berada pada jalur sungai tersebut. Selain permasalah di atas, permasalahan lain adalah kurangnya produksi abu batu dari Stone Crusser. Dari permasalahan tersebut maka perlu ada alternatif lain untuk menjadi material jalan dan juga untuk filler. Material yang bisa digunakan untuk material jalan adalah batuan basalt yang merupakan bahan baku dari gunung, sedangkan filler bisa digunakan Fly Ash Batunara. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui parameter Marshall material Basalt dengan variasi filler abu Batu Basalt-Semen Portland (PC) dan abu Batu Basalt- Fly Ash batubara sehingga diketahui pengaruh pencampuran dan pemadatan terhadap parameter Marshall dengan menggunakan aspal Pen.60/70 pada beton aspal (ACBC). Dari hasil penelitian diketahui bahwa penggunaan Semen Portland dan abu fly ash batubara sebagai filler dapat mempengaruhi parameter Marshall dan nilai durabilitas campuran beton aspal (AC-BC). Penggunaan Semen Portland (PC) pada variasi filler stabilitasnya meningkat, sedangkan penggunaan Fly Ash batubara pada variasi filler nilai stabilitasnya turun . Nilai stabilitas dengan penggunaan 0% Semen Portland (PC) - 6% abu Batu Basalt , 2% Semen Portland (PC) - 4% abu Batu Basalt, 4% Semen Portland - 2% abu Batu Basalt dan 6% Semen Portland (PC) - 0% abu Batu Basalt masing-masing 1542,04 kg, 1648,44 kg, 1708,68 kg dan 1754,48 kg. Nilai durabilitas juga terjadi peningkatan dengan bertambahnya persen kadar Semen Portland (PC) yaitu masing-masing 80,07%, 81,38%, 83,44% dan 85,53%. Sedangkan pada penggunaan abu Fly Ash batubara sebagai filler terjadi penurunan stabilitas dimana pada penggunaan 0% abu Fly Ash batubara- 6% abu Batu Basalt, 2% abu Fly Ash batubara - 4% abu Batu Basalt , 4% abu Fly Ash batubara- 2% abu Batu Basalt dan 6% abu Fly Ash batubara- 0% abu Batu Basalt diperoleh stabilitas masing-masing 1542,33 kg, 1453,82 kg, 1344,49 kg dan 1288,87 kg. Nilai durabilitas terjadi penurunan dengan bertambahnya persen kadar abu Fly Ash batubara yaitu masing-masing 85,32%, 84,09%, 83,16% dan 80,52%. Penggunaan filler Semen Portland (PC) maupun Fly Ash Batubara memenuhi semua parameter Marshall kecuali durabilitasnya yang tidak tercapai.
Implementasi Rancang Bangun dan Instalasi Sistem PLTS untuk Penerangan pada Balai Pengajian Darul Hidayah Desa Deunong, Aceh Besar Tarmizi, Tarmizi; Fathurrahman, Fathurrahman; Yunida, Yunida
Jurnal Pengabdian Rekayasa dan Wirausaha Vol 1, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jprw.v1i2.42917

Abstract

Desa Deunong yang terletak di Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, merupakan salah satu desa binaan Universitas Syiah Kuala (USK) yang menghadapi tantangan signifikan dalam infrastruktur penerangan. Balai Pengajian Darul Hidayah, yang menjadi tempat utama kegiatan pengajian Al-Qur'an pada malam hari, tidak dapat difungsikan karena ketiadaan sistem penerangan. Untuk mengatasi permasalahan ini, dirancang dan dipasang sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai bagian dari program Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis produk. Sistem ini dirancang di Laboratorium Sistem Tenaga Listrik USK dengan konfigurasi off-grid, terdiri dari 4 modul surya (100 Wp), 2 baterai seri dengan total kapasitas 200 Ah, dan inverter 3000 W, yang mampu memenuhi kebutuhan energi harian sebesar 1890 Wh. Proyek ini juga melibatkan pelatihan kepada mitra komunitas tentang instalasi dan pemeliharaan sistem untuk memastikan keberlanjutan. Sistem PLTS ini berhasil menyediakan penerangan bagi balai pengajian dan jalan akses menuju balai, sehingga kegiatan pengajian dapat kembali dilaksanakan dengan lancar. Inisiatif ini menunjukkan potensi solusi energi terbarukan dalam meningkatkan infrastruktur pedesaan dan mendukung pengembangan masyarakat.
Meningkatkan Hasil Belajar PAI Siswa pada Penguasaan Surah Al-Mujadalah Ayat 11 dan Artinya Melalui Metode Card Sort Jusmaniar, Jusmaniar; Auzar, Auzar; Rubiatun, Rubiatun; Tarmizi, Tarmizi; Marwa, Marwa; Awal, Raudhah; Wahyuni, Sri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dihadapkan dapat mengetahuihasil belajar siswa dengan menggunakan strategi Sortir Kartu pada mata pelajaran Sekolah Ketat Islam (PAI) di KELAS XII IPS SMA Negeri 3 Tambusai. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi dengan pendekatan PTK (Penilaian Tindakan Kelas) dengan metode Card Sort. Dalam pelaksanaan siklus I terjadi peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa. Hal ini ditunjukkan dengan tidak ada lagi siswa yang memperoleh nilai pada wilayah 45-59, sedangkan pada wilayah 60-75 terdapat 2 siswa yang memperoleh nilai 10%. , pada wilayah 76-84 terdapat 9 siswa dengan tingkat 45% dan pada wilayah 85-100 terdapat 9 siswa dengan tingkat 45%. Pembelajaran pada siklus ini membuat siswa antusias dan semangat . Hal ini karena penggunaan metode Card Sort. Meski begitu, masih ada 5 mahasiswa yang belum sampai di KKM. Oleh karena itu, pengembangan pembelajaran lebih lanjut untuk Siklus II sangat penting dilakukan. Berdasarkan temuan dan pembahasan yang peneliti lakukan, dapat peneliti simpulkan bahwa memang benar metode card sort dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada penguasaan surah Al-Mujadalah ayat 11 beserta artinya. Namun dalam melakukan penelitian ini, peneliti terbatas pada waktu penelitian yang sangat singkat sehingga tidak bisa maksimal dalam mengumpulkan dan mengolah data yang ada. Selain itu, penelitian bisa juga untuk mencari minat dan motivasi siswa dalam belajar.
Kaidah Pembagian Harta Warisan Masyarakat di Kecamatan Tellu Siattinge Kabupaten Bone dalam Pandangan Hukum Islam Tarmizi, Tarmizi; Supardin, Supardin; Kurniati, Kurniati
Jurnal Al-Qadau: Peradilan dan Hukum Keluarga Islam Vol 7 No 2 (2020): December
Publisher : Jurusan Hukum Acara Peradilan dan Kekeluargaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/al-qadau.v7i2.15330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengemukakan kaidah pembagian harta warisan masyarakat di Kecamatan Tellu Siattinge Kabupaten Bone dan selanjutnya dikaji dalam pandangan hukum Islam. Jenis penelitian ini adalah field research deskriptif kualitatif dengan menggunakan tiga pendekatan yaitu teologis normatif (syar’i), yuridis formal dan sosiologi. Sumber data utama yaitu wawancara terhadap tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat di Kecamatan Tellu Siattinge. Selanjutnya data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan studi dokumen. Data kemudian diolah dan dianalisis dengan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kaidah pembagian harta warisan masyarakat di Kecamatan Tellu Siattinge Kabupaten Bone ada dua yaitu mendahulukan kesepakatan daripada penentuan mutlak seperti dalam hukum kewarisan Islam dan mendahulukan ahli waris yang membutuhkan daripada hak-hak yang mutlak diperoleh dari ahli waris yang lain kemudian prinsip ini belaku melalui kesepakatan bersama antara ahli waris. Kaidah pembagian harta warisan masyarakat di Kecamatan Tellu Siattinge Kabupaten Bone tidak sesuai menurut hukum Islam terutama dalam fikih mawāriṡ, namun karena kaidah pembagiannya dilakukan atas dasar kesepakatan bersama (islah) dan saling membantu, sedang hal tersebut dibolehkan dalam Islam, maka hal itu dibolehkan dengan catatan selama hak-hak setiap ahli waris diperhatikan dan tidak terjadi konflik dalam pembagian harta warisan.
A New Multi-Purposes Flume Experiments Facility: Challenges and Opportunity for Tsunami and Coastal Engineering in Indonesia Syamsidik, Syamsidik; Benazir, Benazir; Pratama, Nadri; Arifullah, Arifullah; Fatimah, Eldina; Nazaruddin, Nazaruddin; Tarmizi, Tarmizi; Ibrahim, Ibrahim; Zein, Ikramullah
International Journal of Disaster Management Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : TDMRC, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/ijdm.v6i3.34568

Abstract

Physical modelling for tsunami engineering is rather difficult to conduct due to lack of comprehensive and advanced facilities to do so. Large number of simulations of the tsunami impacts were performed numerically. In early 2023, a new advanced tsunami flume facility has been completed at Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC) of Universitas Syiah Kuala. This flume has 60 m in length, 2.5 m in width, and 1.7 m in height. The flume is also equipped with a number of wave, pressure, and current sensors, Particle Image Velocimetery (PIV) Camera, and a laser bed profiler. Beside of the tsunami generator, this flume is also capable to generate wind-driven waves (with two large wind turbines), regular and irregular waves, and currents. The flume provides new opportunities as well as challenges for tsunami scientists and engineers in Indonesia to collaborate and to perform novel researches in tsunami mitigation. This article is aimed at elucidating technical challenges and opportunities in performing tsunami physical models with the large tsunami flume. we performed a series numerical models using DualSPHysic. The results show that composite beach slopes inside the flume has succesfully mimic shallow coast effects that later deformed the incoming tsunami waves into breaking, bores, and runup. Challenges were identified in absorbing tsunami waves with more than one incoming wave to the observation area. In the future, this facility will be accessible for scientists and engineers to collaborate in tsunami science and engineering researches.
DAMPAK NIKAH SIRI DALAM PEMBENTUKAN KELUARGA SAKINAH Tarmizi, Tarmizi
Istinbath : Jurnal Hukum Vol 13 No 2 (2016): Istinbath Jurnal Hukum
Publisher : Faculty of Sharia, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro, Lampung, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nikah siri is still a social phenomena which are quite lively at once became the arena of debate in the community. The practice of marriage of a series done by the lay community don't understand the law, though it did not close the possibility that marriage series conducted by people who understand the law. For some communities that still lay the law considers marriage as the best way out of the series and there is no element of sin in it because it was done according to Religion, just not recorded through the Employee's Marriage by the Office of religious affairs so it does not have evidence of authentic. But if traced in legal consequences, then the marriage resulted in a series of problems will happen not only at wife but to the status of the child. Mandatory marriage recorded in Office of religious affairs in order so that both partners got a legal umbrella in case things are not desired at a later date. When in wading through life preclude them getting your issue, then they will obtain legal aid. Metro Centre comprising five wards based on local regulations the City Metro number 25 in 2000 about the expansion Villages and subdistricts in the City Metro, is the administration area which covers five subdistricts (kecamatan): Metro, Village Imopuro, Village East Neighborhood Hadimulyo Hadimulyo of the West, and the village Yosomulyo. Of the five wards related, religious affairs (marriage) centralized in one Religious Affairs Office Metro Center. Of the five wards, there are some families who married siri, inasmuch as yet aware of the impact of the series of marriages. In addition, the lack of socialization of legal experts to provide guidance to the community. Indications of marriage in society series Metro Center never happen on a case experienced by the wives of married couples who have been married. In the absence of permission from the husband's Party Centre Metro the Office of religious affairs married again. This research seeks to uncover the factors that cause the occurrence of wedding series in Metro City, and how the impact caused to family sakinah. Background this study was traced how the magnitude of the percentage figure wedding series happening in Metro City. The research is the research field and the collection of data used is through the techniques of observation, and interviews. While the approach used is the juridical sociological approach-. The results of this research proves that marriage series in Metro City due to several factors including the presence of encouragement factor family (parents), the status of a student still, economic factors, the background of public education are low, a lack of understanding of the Act No. 1 of 1974 about marriage primarily about must record the wedding at the Office of religious affairs. Nikah siri masih menjadi fenomena sosial yang cukup marak sekaligus menjadi ajang perdebatan di masyarakat. Praktik nikah siri dilakukan oleh masyarakat awam yang tidak paham akan hukum, walaupun tidak menutup kemungkinan bahwa pernikahan siri dilakukan oleh orang-orang yang memahami hukum. Bagi sebagian masyarakat yang masih awam hukum menganggap bahwa nikah siri sebagai jalan keluar terbaik dan tidak ada unsur dosa di dalamnya karena telah dilakukan menurut Agama, hanya saja tidak dicatatkan melalui Pegawai Pencatat Nikah oleh Kantor Urusan Agama sehingga tidak mempunyai bukti otentik. Padahal jika ditelusuri secara akibat hukum, maka pernikahan siri berdampak pada persoalan-persoalan yang akan terjadi tidak hanya pada isteri tetapi terhadap status anak. Pernikahan wajib dicatatkan di Kantor Urusan Agama dengan maksud agar kedua pasangan mendapat payung hukum jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari. Apabila dalam mengarungi kehidupan berumah tangga mereka mendapatkan persoalan, maka mereka akan memperoleh bantuan hukum. Metro Pusat yang terdiri atas lima kelurahan berdasarkan Peraturan Daerah Kota Metro Nomor 25 Tahun 2000 tentang Pemekaran Kelurahan dan Kecamatan di Kota Metro, merupakan wilayah administrasi yang melingkupi lima kelurahan antara lain : Kelurahan Metro, Kelurahan Imopuro, Kelurahan Hadimulyo Timur, Kelurahan Hadimulyo Barat, dan Kelurahan Yosomulyo. Dari lima kelurahan tersebut, terkait urusan keagamaan (perkawinan) terpusat di satu Kantor Urusan Agama Metro Pusat. Dari lima kelurahan tersebut, terdapat beberapa keluarga yang menikah siri, lantaran belum sadar akan dampak nikah siri tersebut. Selain itu, minimnya sosialisasi dari pakar hukum untuk memberikan penyuluhan terhadap masyarakat. Indikasi nikah siri di masyarakat Metro Pusat pernah terjadi pada suatu kasus yang dialami oleh pasangan suami isteri yang telah menikah. Tanpa adanya izin dari pihak Kantor Urusan Agama Metro Pusat pihak suami menikah kembali. Penelitian ini berusaha mengungkap faktor-faktor yang menimbulkan terjadinya pernikahan siri di Kota Metro, dan bagaimana dampak yang ditimbulkan terhadap keluarga sakinah. Latar belakang penelitian ini adalah menelusuri berapa besarnya persentase angka pernikahan siri yang terjadi di Kota Metro. Penelitian ini adalah penelitian lapangan dan pengumpulan data yang digunakan adalah dengan melalui teknik observasi, dan wawancara. Sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan yuridis-sosiologis. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa pernikahan siri di Kota Metro disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya adalah faktor adanya dorongan keluarga (orang tua), status yang masih pelajar, faktor ekonomi, latar belakang pendidikan masyarakat yang rendah, kurangnya pemahaman tentang Undang-Undang No.1 Tahun 1974 tentang Perkawinan terutama tentang keharusan mencatatkan pernikahan di Kantor Urusan Agama.
Pembuatan dan Pemasangan Sistem Penerangan Panel Surya dalam Upaya Peningkatan Aktivitas Peternak Sapi di Desa Lampreh Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar Tarmizi, Tarmizi; Syahrial, Syahrial; Faturrahman, Faturrahman; Yunida, Yunida
PESARE: Jurnal Pengabdian Sains dan Rekayasa Vol 2, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/pesare.v2i1.37736

Abstract

Lampreh Village is located in Lamteungoh settlement, Ingin Jaya District, Aceh Besar Regency, this village is one of the assisted villages of Syiah Kuala University. The main potential of this village is agriculture and cattle farming. Activities of cattle farmers such as feeding, cleaning cages, fumigating cows on the Krueng Aceh road in Lampreh Village are only done in the afternoon before the sun gets dark. The problem is that farmers along the Krueng Aceh road do not have lighting and there is no PLN electricity network. In this product-based Community Service, lighting from solar panels (PLTS) has been installed. This PLTS system has a solar panel capacity of 300 WP and a battery of 200 Ah. The total load is 84W, 80% efficiency and can be operated for 22 hours.
Legal Sanctions Related To The Consideration Of Judges In Decision Number 1306 / K/Pid-Sus/Phi/2017 Tarmizi, Tarmizi
Legalpreneur Journal Volume 1, No. 1 October 2022
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/lpj.v1i1.4735

Abstract

The issues raised in this thesis are how the legal consequences for workers without a written work Agreement and the consequences for employers or employers, how the legal protection of workers who receive wages under UMP and how the legal sanctions related to the consideration of judges in Decision No. 1306/K / Pdt.Sus-PHI/2017. The research method used in this study is normative juridical research. Normative legal research is a study of secondary data. The nature of this study is descriptive analysis. Data collection techniques this study was conducted by the method of library research (library research). The legal consequences for workers without a written employment agreement and the consequences for employers or employers are expressed as an indefinite employment agreement (PKWTT) or permanent employees. PKWT that is made unwritten is stated as a work agreement for an indefinite period (PKWTT). Legal protection of workers who receive wages under UMP there are two forms, namely preventive protection and repressive protection. Preventive protection is contained in Article 88 Paragraphs (1) and (2) of Law No. 13 of 2003 concerning manpower. Repressive legal protection, can be seen from the decision of the Supreme Court judges in Decision No. 1306/K / Pdt.Sus-PHI/2017 which stated that it sentenced the defendant to pay severance to the plaintiffs in the amount of Rp29, 235, 300.00 (twenty-nine million two hundred thirty-five thousand three hundred rupiah), as a fulfillment of the plaintiff's Rights demanded by the plaintiff to the defendant. Legal sanctions related to the consideration of judges in Decision No. 1306/K / Pdt.Sus-PHI / 2017, which states that it punishes the defendant to pay severance pay to the plaintiffs in the amount of Rp29, 235, 300.00 (twenty-nine million two hundred thirty-five thousand three hundred rupiah), as a fulfillment of the plaintiff's Rights demanded by the plaintiff to the defendant
Co-Authors A Halim Abda Abda Abdul Hamid Adrian, Fahri Adriman, Ramzi Agustiawan, Agustiawan Ahmad Fauzan Lubis Ainal Hadi Akhmad Syarif Al-Huda, Nafisah Ali Okta Akbar Anwar, Thaibil Aqsa SH, Aidil Arifullah, Arifullah Asia, Asia Auzar, Auzar Bachtiar Bachtiar Benazir, Benazir Budhi Oktavia Damanik, Adlin Devi Sara, Ira Dhiniati, Fameira Edowinsyah, Edowinsyah Efendi Efendi Eldina Fatimah Erlina Erlina Fadhli, zul Faisal Faisal Fathoni, Muhammad Nur Fathurrahman Fathurrahman Faturrahman Firmansyah Firmansyah Firmansyah, J Guspatni Guspatni Gustika Sandra Habibah Habibah Hamzah, Ekawati Hanny Hafiar Hidayatika, Nur Khairina Ibrahim Ibrahim Ida Ayu Putu Sri Widnyani Inayati, Ghina Indrawan, Riki Iqbal, Teuku Haris Is, Muhazir Ismail Jaya, Alwi Jumra, Jumra Jusmaniar, Jusmaniar Khirnica, Khaira Kurniati Kurniati Kusbianto, Kusbianto Lubis, Ardiansyah Putra Lubisa, Ichsan Muhadis Luthfiansyah, Delvi Mahrani Mansur, Jam'an Nurchotib Manutur Parulian Naibaho Mardhatillah, Inda Marlon Sihombing Marvita, Yurda Marwa, Marwa Misbahuddin Misbahuddin Miska*, Layna MMSI Irfan ,S. Kom Muhammad Arief Akbar Muhammad Isya Muhammad Mizwar Muhammad Muhammad Muliandi, arief N. Nazaruddin Nasrullah Bin Sapa Nawa Angkasa, Nawa Nugraha, Yudha Bakti Nuraini Nuraini Nurbismi, Nurbismi Nurchotib Mansur, Jam'an Nurmala, Eka Nurul Husna Parasetiani, Anisa Pratama, Nadri Rahman R., Abd. Rahmawati, Rahmawati Ratna Mutia Aprilla Raudhah Awal Rizki Yunanda RUBIATUN, RUBIATUN Said Munzir Sakti Yadi Sandra, Gustika Sianturi, Kevin Daniel Sofyan M. Saleh Sri Sulistyowati Sri Wahyuni Sukendi Sukendi Sultan Sultan Supardi Supardi Supardin Susanna Susanna SYAHRIAL SYAHRIAL Syahril Ahmad Syamsidik, Syamsidik Syamsul Bachri Takdib, Manajer Jurnal Ulhak, Andika Zia Uswatun Hasanah Vike Itteridi Wahid, Robi Farid Abdurachman Wijaya, Firman Ode Yunida, Yunida Zahwa, Putri Zaini, Abdul Kudus Zein, Ikramullah Zuhri, M Zulfakar, Zulfakar Zya, Putroe Salsabilla