Claim Missing Document
Check
Articles

Pe Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Keluarga dalam Memilah Sampah B3 Rumah Tangga Melalui Pendampingan Ruhmawati, Tati; Wahyudin, Uyu; Sardin; Shantini, Yanti; Hufad, Achmad; Saepudin, Asep
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i1.14411

Abstract

Background: Management of B3 waste from the household sector still faces many obstacles, including the lack of knowledge and community participation in managing household B3 waste. The research aims to determine household knowledge and attitudes in sorting household B3 waste. Method This study used a quasi-experimental pre-posttest group design without a control group. The intervention took the form of learning through assistance in sorting household B3 waste to 18 heads of families in RW 06, Pasirkaliki Village, North Cimahi. Data was collected using a questionnaire sheet, then the data was analysed using the dependent T-test. Result: Respondents' knowledge level before the intervention was categorised as poor at 66.7%, while after the intervention it increased to 66.7% to good and 22.2% to very good. Before the intervention, 66.7% of respondents did not agree with sorting household B3 waste; after the intervention, 66.7% agreed and 22.2% strongly agreed. Based on the analysis, a p-value of 0.002 <0.05 was obtained, meaning there was a significant difference between the respondents' knowledge before and after the intervention. Conclusion: Family learning through mentoring can increase family knowledge and attitudes in sorting household B3 waste.
Pendampingan Partisipatif: Solusi Inovatif Pengelolaan Sampah B3 Rumah Tangga (Diapers Bekas Urine) di Pasirkaliki Cimahi Utara Ruhmawati, Tati; Wahyudin, Uyu; Sardin, Sardin; Shantini, Yanti; Rusmiati Hasanah, Viena; Rosita, Neng Ayu; Tantia Nova, Rusyda Ihwani
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20385

Abstract

Pendahuluan: Sampah berbahaya dan beracun rumah tangga merupakan masalah serius yang membutuhkan penanganan khusus. Pendekatan pendampingan partisipatif menjadi solusi potensial untuk memberdayakan keluarga dalam pengelolaan sampah B3 rumah tangga (diapers bekas urine) secara berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan memberdayakan keluarga melalui peningkatan pengetahuan, sikap, dan keterampilan dalam memilah dan mendaur ulang sampah B3 rumah tangga (diapers bekas urine). Metode: Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi edukasi, pelatihan dan pendampingan dalam melakukan pemilahan dan daur ulang sampah B3 rumah tangga (diapers bekas urine) kepada 20 orang ibu balita yang diambil secara purposive di Wilayah Kelurahan Pasirkaliki, Cimahi Utara. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan melakukan pretest dan posttest. Instrumen pengumpul data terlebih dahulu dilakukan uji validitas dan reliabilitas sehingga valid dan reliabel. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan nilai rerata pengetahuan, sikap dan keterampilan sebelum dilakukan pendampingan secara berurutan; 56, 48, dan 40, sedangkan skor setelah pendampingan menjadi 92, 80, dan 60. Kegiatan menekankan pada intervensi berkelanjutan berbasis pemberdayaan keluarga dan hasilnya terjadi peningkatan skor pengetahuan, sikap, serta keterampilan keluarga secara signifikan, serta memberikan solusi inovatif terhadap persoalan sampah B3 rumah tangga khususnya diapers bekas urine. Kesimpulan: Pendampingan partisipatif berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan keluarga dalam memilah dan mendaurulang sampah B3 rumah tangga khususnya diaper bekas urine.
Implementasi rekam medis elektronik (RME) di instalasi gawat darurat rumah sakit umum daerah Mentari, Witri Dewi; Muplihah, Delia Nurlaeli; Sulaeman, Dadang; Wahyudin, Uyu; Mentari, Melani Putri
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 02 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/ma9ejq48

Abstract

Latar Belakang: Meskipun Rekam Medis Elektronik (RME) berpotensi besar dalam memfasilitasi akses informasi yang cepat dan mudah, implementasinya, termasuk di RSUD 'X', sering terhambat oleh kendala teknis yang memengaruhi kelancaran pelaksanaan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam implementasi RME di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD 'X', unit yang vital, sebagai kebaruan untuk memahami pelaksanaan RME secara spesifik di lingkungan berisiko tinggi ini.Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Adapun untuk teknik pengumpulan data yang digunakan adalah triangulasi.Hasil: Implementasi RME di RSUD 'X' telah berjalan bertahap, menawarkan manfaat seperti akses cepat dan efisiensi, namun masih terkendala oleh kepatuhan pengisian RME yang rendah, absennya SOP khusus, dan masalah teknis (jaringan tidak stabil dan sistem error). Kendala ini diatasi melalui rencana backup manual dan koordinasi teknis.Kesimpulan: Implementasi RME di RSUD 'X' telah dilakukan bertahap dan strategis (dimulai dari rawat jalan, IGD, hingga rawat inap) sebagai respons terhadap regulasi. Secara umum, RME terbukti meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan dengan mempercepat akses informasi medis, mengurangi kesalahan pencatatan, dan mendorong efisiensi operasional.