Claim Missing Document
Check
Articles

Pedagogical Innovation of an Emotional-Responsive Agent to Improve PPG Student Engagement in Synchronous LMS Irawan, Dani; Kurniawan, Citra; Zainul, Municha
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 5 No. 3 (2025): September-December 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v5i3.4001

Abstract

The rapid digital transformation in higher education has accelerated the adoption of Learning Management Systems (LMS) as a primary platform for online learning, including in the Teacher Professional Education (PPG) program at Universitas Negeri Malang. However, synchronous LMS implementation still suffers from low student engagement, particularly in vocational fields such as automotive education which demand procedural knowledge and hands-on practice. Learning interactions tend to be one-way, lack emotional sensitivity, and reduce student participation. This study develops and evaluates an Emotionally Responsive Pedagogical Agent (PAER) to enhance engagement in synchronous LMS learning. PAER is an AI- and NLP-based virtual assistant designed to detect and respond to learners’ emotional states in real time, providing empathetic interaction and instructional support. The research adopts the ADDIE development model, consisting of needs analysis, emotional interaction design, prototype development, implementation in the PPG Automotive class, and evaluation. PAER effectiveness was measured across affective, cognitive, and behavioral engagement. Results show improved engagement: affective (61.3 to 83.4; N-Gain 0.57), cognitive (63.8 to 86.1; N-Gain 0.61), and behavioral (58.2 to 81.6; N-Gain 0.56), with an overall N-Gain of 0.58 (moderate-high category). These results indicate that emotionally adaptive learning agents can significantly improve interaction quality in LMS-based learning and foster more personalized and human-centered learning. This study contributes to the development of emotional AI in education and offers a scalable model for enhancing online pedagogy in vocational teacher training.
Strategi Penguatan Daya Saing Lulusan Teknologi Pendidikan Sebagai Desainer Pembelajaran Di Industri Soepriyanto, Yerry; Praherdhiono, Henry; Kurniawan, Citra; Slamet, Taufik Ikhsan; Ulfa, Saida; Surahman, Ence; Kesuma, Dany Wijaya; Nugroho, Rengga Prakoso; Nahri, Mochammad Hilman Amirudin
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 9 No. 3 (2025): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v9i3.10350

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi strategi untuk meningkatkan keterserapan kerja mahasiswa Teknologi Pendidikan dengan memperkuat identitas profesional mereka sebagai perancang instruksional. Menggunakan Model Pembelajaran Tindakan, penelitian ini melibatkan tiga fase: analisis, desain, dan implementasi, untuk mengembangkan dan menyelenggarakan bootcamp pameran digital. Enam puluh peserta dari tiga universitas di Indonesia mengikuti program online selama seminggu yang menekankan pengembangan keterampilan praktis, termasuk penggunaan sistem manajemen pembelajaran, alat authoring, dan pembuatan portofolio digital. Pelatihan ini berfokus pada pengembangan kompetensi branding digital dan kemampuan desain instruksional melalui pendekatan reflektif dan berbasis kinerja. Evaluasi pra- dan pasca-pelatihan, serta penilaian portofolio, menunjukkan peningkatan signifikan dalam kepercayaan diri peserta, komunikasi profesional, dan kesiapan untuk memasuki peran desain instruksional. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi yang kontekstual dan berorientasi pada praktik dapat menjembatani kesenjangan antara persiapan akademik dan ekspektasi industri, terutama di pasar yang sedang berkembang. Penelitian ini berkontribusi pada diskusi tentang menyelaraskan pendidikan desain instruksional dengan tuntutan tenaga kerja di era digital
Unveiling the Connection Between Online Adaptive Learning and Learning Outcomes in Higher Education Kurniawan, Citra; Dyah Utami, Deka; Susilaningsih, Susilaningsih; Mohd Nordin, Rumaizah; Surahman, Ence; Sumantri, Agus; Aniisah, Amiirah; Nur Hudha, Muhammad
Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 10 No 2 (2025): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tadris.v10i1.24659

Abstract

Online learning is rapidly growing to meet diverse learning needs. However, the implementation of adaptive learning to better accommodate students' needs remains limited. This study aims to determine the direct relationship between the Frequency of Using Online Learning (FUOL) and the Duration of Using Online Learning (DUOL) on Learning Outcomes (LO), as well as the influence of Online Adaptive Learning (OAL) connectivity in the relationship between these two factors and Learning Outcomes (LO). The study found that FUOL does not have a direct effect on LO, and a similar result was observed for DUOL, which also does not directly affect LO. However, different results were found when adaptive learning strategies were applied to both FUOL and DUOL. The study found that OAL connectivity has an indirect effect on LO when combined with FUOL, while DUOL continues to show no significant effect. The implementation of Online Adaptive Learning is believed to impact student learning outcomes, although further research is needed to explore the role of internal factors such as motivation, self-efficacy, and student interest. These findings suggest that while online learning alone may not directly affect learning outcomes, the implementation of Online Adaptive Learning strategies can influence outcomes, particularly when linked to the frequency of online learning.
Basic, Structured, or Strategic? A Diagnostic Typology of Generation Z's Untrained AI Prompting Skills Praherdhiono, Henry; Soepriyanto, Yerry; Kurniawan, Citra; Slamet, Taufik Ikhsan; Rosyidah, Fauziah Nur Aisyah; Hajjah, Rahma Izzatul
Teaching, Learning, and Development Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Education and Development Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62672/telad.v4i1.130

Abstract

This study investigates the intuitive ("organic") capabilities of Generation Z students in designing Generative AI prompts, challenging the assumption that digital native status guarantees effective AI literacy. Through an in-depth qualitative content analysis of 125 prompts crafted by Educational Technology students at State University of Malang, this research maps their initial skill spectrum using a structured assessment rubric. The findings reveal a sharp polarization across three user typologies: Basic Users (42.4%) who tend to be ambiguous, Structured Users (32%) who are logical, and Strategic Users (25.6%) who demonstrate advanced control. This study concludes that general digital fluency does not automatically translate into AI literacy. Consequently, higher education institutions urgently need to explicitly integrate prompt engineering into the curriculum as a core future competency, rather than merely an adjunct technical skill.
Pengembangan Video Animasi sebagai Media Edukasi Mitigasi dan Pelestarian Lingkungan bagi Generasi Alpha di Wilayah Rawan Longsor Utami, Deka Dyah; Kurniawan, Citra; Prihatmoko, Yulias; Inawati , Inawati; Pahrany, Andi Daniah; Prasetyo, Abd. Rahman; Patwati, Sri; Maliki, Husein; Yuliani , Katherin Ananda; Adam , Dwi Nata; Sumbogo, Muh. Fauzan
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.7546

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi masih rendahnya edukasi kelestarian lingkungan di wilayah yang rawan bencana longsor. Sehingga diperlukan edukasi dini mengenai pelestarian lingkungan bagi peserta didik generasi Alpha, khususnya mengenai peran bambu sebagai tanaman pencegah bencana erosi dan longsor di wilayah rawan bencana. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media edukatif berupa animasi series “Bam & Boo” yang menyajikan konten pelestarian lingkungan berbasis edukasi bambu. Jenis penelitian adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Sadiman yang mencakup tahap identifikasi kebutuhan, perumusan tujuan, penyusunan materi, penulisan naskah media, produksi, uji coba, revisi, hingga produk siap pakai. Teknik analisis data menggunakan metode deskriptif. Hasil validasi menunjukkan bahwa materi dan media memiliki tingkat validitas yang tinggi. Hasil penelitian terhadap 20 siswa sekolah dasar di sekitar wilayah bencana longsor menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman materi pelestarian lingkungan dengan skor evaluasi penyebaran angket pada aspek kemenarikan sebesar 93,00%, diikuti oleh efektivitas sebesar 91,40%, dan efisiensi sebesar 85,00%. Dengan demikian, animasi “Bam & Boo” terbukti menjadi solusi edukatif yang efektif, efisien dan menarik dalam meningkatkan kesadaran lingkungan bagi generasi alpha di sekitar wilayah rawan bencana longsor.
Implementasi Lingkungan Belajar Virtual Museum Terhadap Pemahaman Konsep Seni Budaya pada Pemelajar SMP Natasya Citra Agustia; Citra Kurniawan; Natasya Citra Agustia; Citra Kurniawan; Eka Pramono Adi
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 6 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i6.2025.2

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengkajian efektivitas implementasi lingkungan belajar virtual museum terhadap peningkatan pemahaman konsep seni budaya pada pebelajar SMP. Metodologis penelitian didasarkan pada pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain faktorial 2x2. Pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test. Merujuk interpretasi data mengindikasikan keunggulan nilai Mean pada kelompok eksperimen. Riset menyatakan penggunaan virtual museum secara statistic signifikan meningkatkan pemahaman konsep seni budaya pebelajar dibandingkan dengan metode tanpa menggunakan virtual museum. Signifikansi statistic menunjukkan kurang dari 5% (0,017) sehingga hasil temuan ini mengindikasikan bahwa terdapat pengaruh penggunaan virtual museum dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep pada hasil belajar pebelajar pada kelas eksperimen. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya inovasi dalam pembelajaran seni budaya dengan memanfaatkan teknologi. Virtual museum dapat menjadi opsi media pembelajaran yang menyenangkan dan optimal guna meningkatkan pemahaman pebelajar terhadap konsep-konsep seni budaya.
Implementasi Lingkungan Belajar Virtual Museum Terhadap Pemahaman Konsep Seni Budaya pada Pemelajar SMP Natasya Citra Agustia; Citra Kurniawan; Natasya Citra Agustia; Citra Kurniawan; Eka Pramono Adi
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 6 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i6.2025.2

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengkajian efektivitas implementasi lingkungan belajar virtual museum terhadap peningkatan pemahaman konsep seni budaya pada pebelajar SMP. Metodologis penelitian didasarkan pada pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain faktorial 2x2. Pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test. Merujuk interpretasi data mengindikasikan keunggulan nilai Mean pada kelompok eksperimen. Riset menyatakan penggunaan virtual museum secara statistic signifikan meningkatkan pemahaman konsep seni budaya pebelajar dibandingkan dengan metode tanpa menggunakan virtual museum. Signifikansi statistic menunjukkan kurang dari 5% (0,017) sehingga hasil temuan ini mengindikasikan bahwa terdapat pengaruh penggunaan virtual museum dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep pada hasil belajar pebelajar pada kelas eksperimen. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya inovasi dalam pembelajaran seni budaya dengan memanfaatkan teknologi. Virtual museum dapat menjadi opsi media pembelajaran yang menyenangkan dan optimal guna meningkatkan pemahaman pebelajar terhadap konsep-konsep seni budaya.
Penerapan Teknologi Recirculating Aquaculture System (RAS) dalam Sistem Akuaponik untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan Pada Komunitas Social Worker dan Penyandang Disabilitas Deka Utami; Citra Kurniawan; Saida Ulfa; Herlina Oktaviani; Nunung Nindigraha; Katherin Yuliani; Dwi Adam
Journal of Community Development Vol. 6 No. 1 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i1.1731

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan ketahanan pangan pada komunitas Social Worker dan penyandang disabilitas. Responden penelitian ini adalah remaja pekerja sosial dan anak-anak penyandang disabilitas di Yayasan Bhakti Luhur, Kota Malang. Berdasarkan observasi awal, responden memiliki lahan yang potensial namun belum dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Jenis penelitian Adalah kualitatif dan metode penelitian yang digunakan adalah Community Action Research (CAR) dengan siklus PDCA (Plan, Do, Check, Act). Intervensi yang dilakukan adalah dengan membangun sistem akuaponik, yaitu sistem budidaya ikan dan tanaman secara terpadu. Melalui penerapan Teknologi Recirculating Aquaculture System (RAS) dalam sistem akuaponik, diharapkan dapat menghasilkan produk pangan yang segar dan bergizi secara berkelanjutan. Data penelitian dikumpulkan melalui survey dan wawancara mendalam dengan responden kemudian dianalisis secara deskriptif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memberikan respon positif terhadap penerapan sistem akuaponik. Mereka optimis bahwa dengan sistem ini, ketahanan pangan asrama dapat diwujudkan setiap tiga bulan sekali. Selain itu, responden juga berencana untuk menjual hasil budidaya ikan untuk menambah pendapatan asrama. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan model ketahanan pangan berbasis komunitas, khususnya bagi kelompok rentan seperti remaja pekerja sosial dan anak-anak penyandang disabilitas. Tanaman berdaun dapat dipanen setiap usia empat bulan dan ikan dapat dipanen setiap usia lima bulan. Jenis ikan Lele (Oreochromis niloticus) lebih kuat dibandingkan ikan Nila (Clarias scopoli) dalam projek ini karena dipengaruhi oleh pH dan suhu air. Penerapan sistem akuaponik tidak hanya meningkatkan ketersediaan pangan yang sehat, tetapi juga memberikan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan dan pendapatan ekonomi.
The Potential of Mobile Learning in Improving Students' Intention and Learning Readiness in Higher Education: A Systematic Literature Review Using PRISMA Sayidaturrahmah, Sitti Saum; Kenya, Ponasari Baron Mutiara; Salim, Ahkamsyadid Yusmaputra; Adicitadharma, Tantradiva Noftyandikumara; Kurniawan, Citra; Nordin, Rumaizah Mohd
PAEDAGOGIA Vol 27, No 3 (2024): PAEDAGOGIA Jilid 27 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/paedagogia.v27i3.96714

Abstract

In the modern technological era, mobile learning offers students enhanced flexibility and accessibility in education. However, Issues that impedes the implementation of mobile learning is the lack of student readiness to use this technology effectively, both in terms of technological skills and psychological readiness. In addition, there is still a gap in understanding the factors that influence students' intention and learning readiness in various higher education contexts. This study aims to explore the potential of mobile learning in improving students' learning intention and readiness. The method used is a Systematic Literature Review with a descriptive qualitative approach, following the PRISMA guidelines. Articles were collected from Google Scholar, Scopus, and Emerald Insight databases with the search keywords “mobile learning,” “students' intention,” and “learning readiness,” covering publications from 2020 to 2024. The review process involved selection based on inclusion and exclusion criteria and thematic analysis of study results. This study found that students perceived the ease of use and technology benefits are the most important elements driving m-learning acceptance. Technology skills, psychological readiness, social support, perceived utility, convenience, and task-material compatibility are the important elements influencing students' learning intention and readiness. These findings are expected to guide the development of more effective technology-driven learning methodologies, particularly within Indonesian higher education. They also underscore the potential of mobile devices to enhance learning efficiency and enable personalized learning approaches tailored to individual needs
Co-Authors Adam , Dwi Nata Adicitadharma, Tantradiva Noftyandikumara Afidah, Atik Nurul Afriani Afriani Agus Sholeh Agus Wedi Agustiawan, Mochammad Pandu Ahmad Akbar Ahmad Akbar, Ahmad ALIM SUMARNO Andi Daniah Pahrany Andi Kristanto Aniisah, Amiirah Annisa Rezki Eka Putri Wahyudi Arief Ardiansyah Aryo Pinandito Cahyasari, Ratri Juwita Dani Irawan Deddy Barnabas Lasfeto Dedi Kuswandi Deka Dyah Utami Deka Utami Dewi Cita Anggarini Dhimas Adhitya Wijanarko Dhini, Bachriah Fatwa Dimas Arif Dewantoro Dina Ustifa Dwi Adam Dyah Utami, Deka Eka Pramono Adi Ena Marlina Erwin Komara Mindarta Fikri Aulia Fitri Wahyuni Fitri, Karina Rahmah Hajjah, Rahma Izzatul Hanif, Ellora Fauziyyah Hasanah, Nila Nisaul Henry Praherdhiono Herlin Pujiarti Herlina Oktaviani Ifit Novita Sari Inawati , Inawati Jamaludin . Katherin Yuliani Kee-Fui Turner Lam Kenya, Ponasari Baron Mutiara Kesuma, Dany Wijaya Koli, Maria Carliovita Samita Lobo, Elizabeth Lu'luil Maknuunah Lu'luil Maknuunah Made Duananda Kartika Degeng Maliki, Husein Maysyarah, Siti Mochammad Pandu Agustiawan Mohd Nordin, Rumaizah Muhammad Mahmud Muhammad Tisna Nugraha, Muhammad Tisna Muhammad Zidni Ilman Nafiah Muhammad, Ilhamuddin Nahri, Mochammad Hilman Amirudin Natasya Citra Agustia Natasya Citra Agustia Nggadung, Wilfridus Nordin, Rumaizah Mohd Nunung Nindigraha Nur Anita Yunikawati Nur Hudha, Muhammad Otto Fajarianto Patwati, Sri Pradipta, Rizqi Fajar Prasetyo, Abd. Rahman Punaji Setyosari Putra, Dimas Arya Rani, Shaumi Ranti Novianti Rengga Prakoso Nugroho Robby Hidajat Rosyidah, Fauziah Nur Aisyah Rukmi, Jayanti Noor Purbo Rumaizah Mohd Nordin Saida Ulfa Salim, Ahkamsyadid Yusmaputra Sayidaturrahmah, Sitti Saum Setiasih, Muhti Shirly Rizki Kusumaningrum Sinaga, Elisha Stephany Siti Nurhidayah Slamet, Taufik Ikhsan Sumantri, Agus Sumarli Sumarli Sumbogo, Muh. Fauzan Surahman, Ence Susilaningsih Susilaningsih, Susilaningsih Syahida, Amaliya Syarif Suhartadi Tefa, Maria Angela Christin Tri Candra Wulandari Ubed Sonai Fahruddin Arrozi Usep Kustiawan Ustifa, Dina Utami, Deka Dyah Wahyudi, Annisa Rezki Eka Putri Wathanan Srinin Yerry Soepriyanto Yuliani , Katherin Ananda Yulias Prihatmoko Zahid Zufar At Thaariq Zainul, Municha Zakia, Febriana Ibnul Zuhkhriyan Zakaria