Articles
Analisis Keterampilan Berpikir Kreatif Peserta Didik Melalui Model Project Based Learning Pada Materi Bencana Alam di UPT SMPN 10 Gresik
Najichah, Zuhrotun;
Arum, Wahyuni Fajar;
Wakhidah, Nur
Experiment: Journal of Science Education Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18860/experiment.v4i2.30292
This study aims to analyze the creative thinking skills of students on natural disaster material using the PjBL model at UPT SMPN 10 Gresik. This study uses a quantitative descriptive method with 32 randomly selected eighth-grade students as participants. The research instrument consisted of an observation sheet that measured indicators of creative thinking based on the Torrance model, namely fluency, flexibility, originality, and elaboration. The research results show that the level of creative thinking among students varies, with 31.25% categorized as very creative, 28.10% as creative, and 40.63% as somewhat creative. The indicator with the highest achievement is fluency (72%), while the elaboration indicator has the lowest achievement (40%).
Analisis Kemampuan Berpikir Analitis Peserta Didik Kelas VII Pada Pembelajaran IPA Di SMP Negeri 3 Waru
Falah, Gusti Afrizal Zamzami;
Wakhidah, Nur;
Arum, Wahyuni Fajar;
Ummah, Khoirotul;
Hidayati L, Sri
Experiment: Journal of Science Education Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18860/experiment.v4i2.30258
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir analitis peserta didik kelas VII dalam pembelajaran IPA di SMP Negeri 3 Waru. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan instrumen berupa tes uraian yang disusun berdasarkan tiga indikator berpikir analitis, yaitu membedakan, mengorganisasikan, dan mengatribusikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan berpikir analitis peserta didik tergolong rendah dengan skor rata-rata keseluruhan 36,4, yang masuk dalam kategori "kurang." Dari tiga indikator yang diukur, kemampuan "mengatribusikan" memperoleh skor rata-rata tertinggi (51,15), sedangkan "mengorganisasikan" memiliki skor rata-rata terendah (27,01). Sebagian besar peserta didik (86%) memperoleh skor di bawah 60. Temuan ini mengindikasikan perlunya pengembangan kemampuan berpikir analitis peserta didik melalui pembelajaran yang lebih inovatif, seperti pendekatan student-centered learning. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menganalisis kemampuan komunikasi sains dengan materi dan teknik pengambilan data yang berbeda untuk hasil yang lebih komprehensif.
Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik Pada Pembelajaran IPA
Fitriyah, Laila Nor;
Wakhidah, Nur;
Arum, Wahyuni Fajar;
Jariyah, Ita Ainun
Experiment: Journal of Science Education Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18860/experiment.v4i2.30311
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas VII SMP pada pembelajaran IPA, khususnya pada materi zat dan perubahannya. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan responden sebanyak 28 siswa kelas VII I SMP Negeri 3 Waru tahun ajaran 2024/2025. Instrumen penelitian berupa tes uraian dengan lima soal yang dirancang sesuai empat indikator kemampuan berpikir kreatif: kelancaran, keluwesan, keaslian, dan kerincian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kemampuan berpikir kreatif siswa sebesar 36,32, yang termasuk dalam kategori "kurang." Sebanyak 93% siswa memperoleh skor di bawah 60, menandakan bahwa mayoritas siswa memiliki kemampuan berpikir kreatif yang rendah. Penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan pembelajaran berbasis kreativitas untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa, yang berperan penting dalam menghasilkan ide-ide baru dan pemecahan masalah.
Keterampilan Proses Sains Siswa Pada Materi Zat Dan Perubahannya
Khoirunnabila, Azza Ilma;
Wakhidah, Nur;
Fajar Arum, Wahyuni;
Inayah, Nailil;
Ummah, Khoirotul
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 12 No. 3 (2024): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22487/jpft.v12i3.3837
Keterampilan proses sains merupakan salah satu keterampilan yang penting dalam pembelajaran IPA. Kemampuan proses sains dapat diartikan sebagai serangkaian kemampuan yang diperlukan untuk melakukan sebuah penyelidikan ilmiah dan memahmi fenomena alam. Analisis keterampilan proses sains diperlukan karena dengan adanya keterampilan proses sains siswa dapat menghubungkan konsep-konsep IPA denga kehidupan sehari-hari salah satunya dengan melakukan penyelidikan ilmiah. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, responden dalam penelitian adalah siswa kelas VII-3 MTs Bilingual Muslimat NU Sidoarjo pada tahun ajaran 2024/2025 yang berjumlah 31 siswa. Pengambilan data menggunakan tes uraian yang berjumlah 5 soal dimana masing-masing soal telah sesuai dengan indikator keterampilan proses sains tepadu. Analisis data dengan memberikan skor pada setiap nomor atau butir soal dengan skala 0-4 dengan deskripsi skor penilaian sesuai aspek pada setiap indikator keterampilan proses sains. Skor yang diperoleh kemudian dihitung rata-ratanya dan dianalisis dengan menggunakan kategori yang sesuai perhitungan yaitu kurang, cukup, baik, sangat baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata yang didapat secara keseluruhan adalah 29,1 dantermasuk dalam kategori kurang baik atau rendah.
THE INFLUENCE OF THE PROJECT BASED LEARNING MODEL ON THE LEARNING OUTCOMES OF IPAS STUDENTS IN CLASS V MIN 2 MOJOKERTO
Negari, Beauty Dewi;
Wakhidah, Nur;
Syaifuddin, Raden;
Juhaeni, Juhaeni
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/.v7i3.7123
Student learning outcomes are often categorized as low, especially in the field of IPAS science. This is due to the continued use of conventional models in teaching and the lack of student involvement in practical activities or project activities as a form of contextual understanding in the IPAS learning process. The PjBL model can be a solution to address that issue. The selection of the PjBL model was made because this learning model is believed to help students become active participants in the learning process and create meaningful understanding for the students, thereby improving their comprehension of the material and impacting the quality of their learning outcomes. This study aims to determine how the PjBL model affects the learning outcomes of IPAS students on the topic of electrical energy sources in grade V at MIN 2 Mojokerto. The research method in this study is a quantitative method with a quasi-experimental type and a non-equivalent control group design. The research results show that there is an influence of the PjBL model on the improvement of student learning outcomes, as evidenced by the t-test sig (2-tailed) result of 0.000 < 0.05.
Komparasi Metode SVM Dan Random Forest Pada Analisis Sentimen Ulasan Aplikasi Open AI
Chofifah, Zuli;
Wakhidah, Nur
Jurasik (Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika) Vol 10, No 2 (2025): Edisi Agustus
Publisher : STIKOM Tunas Bangsa Pematangsiantar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30645/jurasik.v10i2.925
In this study, the sentiment analysis of ChatGPT application reviews gathered from the Google Play Store is compared using the Support Vector Machine (SVM) and Random Forest techniques. The google-play-scraper package was used to scrape for the dataset. The data was subjected to a number of preparation procedures before categorization, such as text normalization, stopword removal, character removal, and stemming using the Sastrawi package. After classifying each review using both algorithms, the sentiment of each review was labeled according to its rating score. According to the experimental results, Random Forest attained an accuracy of 94.00%, whereas SVM achieved 95.00%. According to these results, SVM performs marginally better than Random Forest at identifying the sentiment of user reviews of OpenAI applications.
PREDIKSI PENERIMAAN MAHASISWA BARU DENGAN MULTI LAYER PERCEPTRON
Khoirudin, Khoirudin;
Nurdiyah, Dewi;
Wakhidah, Nur
Jurnal Pengembangan Rekayasa dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2018): Mei (2018)
Publisher : Universitas Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26623/jprt.v14i1.1212
Penerimaan mahasiswa baru adalah agenda yang rutin dijalani oleh sebuah institusi perguruan tinggi,. Jumlah penerimaan mahasiswa baru dapat meningkat atau menurun setiap tahunnya di Universitas Semarang. Oleh karenanya, perlu adanya prediksi jumlah penerimaan mahasiswa baru dengan teknologi berbasis artificial intelligent. Penelitian ini mengusulkan metode untuk memprediski jumlah penerimaan mahasiswa baru di Universitas Semarang menggunakan algoritma Multi Layer Perceptron, dengan dataset time series pendaftaran mahasiswa baru dari tahun 2008 hingga 2017. Uji coba Multi Layer Perceptron dengan arsitektur 5-9-1 menghasilkan Mean Squered Error pada data training sebesar 0.00096 dan Mean Squered Error pada data testing sebesar 0.1. Sehingga, metode yang diusulkan sangat bagus digunakan untuk prediksi penerimaan mahasiswa baru di Universitas Semarang
IDENTIFIKASI PENGELOMPOKKAN KONDISI PERMUKAAN JALAN MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS
Asmiatun, Siti;
Wakhidah, Nur
Jurnal Pengembangan Rekayasa dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2018): Mei (2018)
Publisher : Universitas Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26623/jprt.v14i1.1215
Kondisi jalan merupakan sesuatu yang sangat penting untuk diketahui informasinya oleh pengguna jalan karena bermanfaat untuk menghindari beberapa resiko yang akan terjadi jika pengguna jalan melewati kondisi yang rusak. Penelitian ini membahas tentang analisis pengelompokan kondisi permukaan jalan yang ada di Semarang khususnya. Kondisi permukaan jalan di beberapa titik yang rusak sering mengakibatkan kecelakaan bagi pengguna jalan oleh karena itu jika pengguna jalan dapat menghindari kondisi permukaan jalan maka dapat meminimalisir terjadinya resiko kecelakaan. Pada penelitiam ini menggunakan aplikasi Accelerometer yang berfungsi untuk pengambilan data. Sedangkan untuk pengelompokkan data menggunakan algoritma K-Means. Hasil data yang diperoleh sejumlah 2014 titik jalan yang rusak telah dikelompokkan menjadi 7 kecematan dengan hasil kecamatan Gayamsari merupakan daerah paling rawan rusak.
PENGEMBANGAN APLIKASI MOBILE UNTUK TRY OUT UJIAN NASIONAL MATEMATIKA PADA SISWA SMK KELAS XII
Kusumaningrum, Yulinda;
Handayani, Titis;
Wakhidah, Nur
Jurnal Pengembangan Rekayasa dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2019): Mei (2019)
Publisher : Universitas Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26623/jprt.v15i1.1487
Saat ini pemerintah Indonesia akan memajukan mutu dan kualitas sumber daya manusia. Salah satu caranya adalah dengan memberikan perhatian khusus terhadap pendidikan di Indonesia. Ujian berstandar nasional merupakan kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikan untuk menentukan standar mutu pendidikan. Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang nilai kelulusannya paling sedikit dibandingkan dengan mata pelajaran lainnya. Hal tersebut dibuktikan dengan menurunnya nilai UN matematika di SMK Perdana selama dua tahun terakhir. Menurunnya nilai UN salah satunya disebabkan karena kurangnya pendalaman konsep, berupa uji coba (tryout) yang diberikan oleh pihak sekolah. Padahal mata pelajaran matematika mengharuskan siswa untuk sering berlatih dalam mengerjakan soal.Aplikasi Mobile merupakan salah satu alternatif yang sangat potensial untuk dikembangkan saat ini. Dengan media aplikasi mobile ini di harapkan para siswa mampu melakukan tryout ujian nasional untuk mata pelajaran matematika kapan pun dan dimana pun. Dan aplikasi menyediakan menu pembahasan soal. Sehingga siswa dapat memperdalam serta semakin memahami soal-soal matematika. Hal tersebut akan berdampak pada kesiapan siswa dalam mengerjakan ujian nasional khususnya mata pelajaran matematika.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN GIZI PADA BALITA MENGGUNAKAN FUZZY LOGIC METODE TSUKAMOTO
Wakhidah, Nur;
Noor Lita Sari, Indah
Jurnal Pengembangan Rekayasa dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2019): November (2019)
Publisher : Universitas Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26623/jprt.v15i2.1741
Kota Jepara merupakan salah satu kabupaten yang ada di Jawa Tengah. Pada tahun 2015 Dinas Kesahatan Kabupaten Jepara mencatat dari 30% penduduk kota Jepara adalah balita, dari total tersebut 10% diantaranya mengalami permasalahan gizi. Gizi buruk pada balita disebabkan karena tidak terpenuhinya asupan makanan sesuai dengan kebutuhan, selain itu pemilihan jenis makanan yang tidak tepat atau adanya penyakit infeksi yang menyebabkan tidak terserapnya nutrisi dari makanan. Penggunaan sistem yang mendukung sangat diperlukan dalam menentukan status gizi balita, namun dalam implementasinya untuk menentukan status gizi balita masih dilakukan secara manual, tidak ada standar khusus yang digunakan sebagai acuan, sehingga dapat menimbulkan kesalahan dalam penentuan status gizi balita.Dalam mengatasi permasalahan yang terjadi untuk menentukan status gizi pada balita agar terhindar dari kesalahan dalam pengambilan keputusan, maka penulis memberikan solusi berupa perancangan sistem. Sistem ini akan dibuat menggunakan Visual Basic, dengan database MySQL. Hasil dari penelitain ini adalah sebuah Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Gizi Pada Balita menggunakan Fuzzy Logic Metode Tsukamoto dengan Studi Kasus pada Dinas Kesahatan Kabupaten Jepara menggunakan standar Antropometri. Dengan adanya pembuatan sistem pendukung keputusan status gizi balita, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara agar mempermudah dan membantu dalam menentukan status gizi balita