Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Penerapan Clinical Pathway Sectio Caesarea pada Rumah Sakit Swasta di Bandar Lampung, Indonesia Wardani, Ika Novianna; Kurniawan, Betta; Pramesona, Bayu Anggileo
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 10, No 2 (2024): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Kedua 2024
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v10i2.1941

Abstract

Clinical pathway (CP) merupakan salah satu syarat utama dalam pengendalian mutu, keselamatan pasien serta kendali biaya, salah satunya pada tindakan sectio caesarea (SC). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepatuhan penerapan CP SC dan kejadian infeksi luka operasi (ILO), serta menganalisis perbedaan length of stay (LOS) pada pasien umum dan asuransi yang telah melakukan SC. Penelitian cross-sectional ini dilakukan pada 78 responden dari dokumen rekam medis secara total sampling di salah satu rumah sakit swasta di Bandar Lampung, Indonesia pada bulan Maret 2024. Kepatuhan penerapan CP SC dinilai menggunakan CP milik rumah sakit (RS), sedangkan kuisioner The Integrated Care Pathway Appraisal Tools (ICPAT) digunakan untuk mengevaluasi konten dan mutu pada format CP SC. Penelitian ini menggunakan analisis distribusi frekuensi, persentase dan uji Man-Whitney. Seluruh (100%) tenaga kesehatan tidak patuh dalam menerapkan CP SC. Selain itu, tidak terdapat perbedaan LOS pada pasien SC dengan jaminan umum dan asuransi (p value = 0,979) serta terjadinya ILO sebesar 4,2% pada pasien asuransi. Manajemen RS disarankan mengadakan sosialisasi, monitoring dan evaluasi, serta kolaborasi antar profesi secara terus-menerus dan berkelanjutan untuk meningkatkan kepatuhan tenaga medis dan tenaga kesehatan dalam melaksanakan CP SC.
EDUKASI KONSUMSI MAKANAN BERAGAM, BERGIZI SEIMBANG, AMAN, HALAL UNTUK PERBAIKAN GIZI ANAK USIA SEKOLAH Komala, Ramadhana; Febriani, Wiwi; Pramesona, Bayu Anggileo; Ervina, Leni; Angraini, Dian Isti; Rahmadhani, Eka Putri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27395

Abstract

Abstrak: Pada tahun 2030, pemerintah Indonesia berkomitmen mencapai target Sustainable Development Goals (SDG’s) khususnya terkait pembangunan anak. Salah satu targetnya adalah tidak ada lagi anak-anak yang kekurangan gizi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anak sekolah terkait konsumsi makanan beragam, bergizi seimbang, aman, halal (B2-SAH). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini dilaksanakan pada Bulan Agustus 2024 di Balai Desa Cipadang, Kabupaten Pesawaran dengan jumlah peserta sebanyak 30 anak sekolah dasar (SD) kelas V dan VI. Kegiatan pengabdian berupa kegiatan edukasi mengenai konsumsi makanan B2-SAH. Evaluasi kegiatan diberikan melalui pre-test dan post-test. Metode analisis yang digunakan dalam adalah analisis deskriptif. Hasil pengabdian menunjukkan sebanyak 73,33% anak mengalami peningkatan pengetahuan terkait konsumsi makanan B2-SAH. Nilai rata-rata dan standar deviasi skor pengetahuan anak sebelum edukasi yaitu 36,33 ± 12,45 poin dan sesudah edukasi sebesar 51,67 ± 12,89 poin. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengenai edukasi konsumsi makanan beragam, bergizi seimbang, aman, halal (B2-SAH) untuk anak sekolah cukup berhasil.Abstract. In 2030, Indonesia government is committed to achieve the Sustainable Development Goals (SDGs) targets, especially related to child development. One of the targets is to eliminate malnutrition among children. This community service activity aims to increase children's knowledge regarding the consumption of diverse, balanced nutrition, safe, halal (DB-SAH) foods. This community service activity was carried out in August 2024 at the Cipadang Village Hall, Pesawaran Regency with 30 elementary school children in grades V and VI. The community service activity consisted of educational activities regarding on DB-SAH food consumption. Evaluation of the activity was given through pre-test and post-test. The analysis method used was descriptive analysis. The results of the community service showed that 73,33% of children experienced an increase in knowledge related to DB-SAH food consumption. The mean and standard deviation of children’s knowledge scores before the education was 36,33 ± 12,45 points dan after the education was 51,67 ± 12,89 points. This means that community service activities regarding education on the consumption of diverse, balanced, safe, halal (DB-SAH) foods for school children were successful.
Hubungan Antara Tingkat Stres dengan Status Gizi pada Mahasiswa Akhir Fakultas Kedokteran Universitas Lampung Zefanya Angie; Reni Zuraida; Ramadhana Komala; Bayu Anggileo Pramesona
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Imu Kesehatan dan Gizi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jig.v3i1.3529

Abstract

Stress is a psychological condition that can affect nutritional status through changes in eating patterns and body metabolism. This study aimed to analyze the relationship between stress levels and nutritional status among final-year medical students at the Faculty of Medicine, University of Lampung. The study was conducted from November 2024 to January 2025 using a cross-sectional approach. The population consisted of final-year medical students in the 2024 academic year. A total of 141 students were selected using a simple random sampling technique. Data analysis was performed using the gamma correlation test. Stress levels were assessed using the Medical Student Stressor Questionnaire (MSSQ), while nutritional status was measured through anthropometric assessments. The results showed that 34.8% of respondents had an overweight or obese nutritional status, and 44.7% experienced moderate stress levels. Bivariate analysis revealed a significant relationship between stress levels and nutritional status (p = 0.033, p < 0.05) with a weak positive correlation (r = 0.260). This positive correlation indicates that higher stress levels are associated with an increased risk of being overweight or obese. In conclusion, this study demonstrates a significant relationship between stress levels and nutritional status among final-year medical students. These findings highlight the importance of effective stress management to prevent the risk of excessive weight gain and its potential contribution to degenerative diseases.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Keberadaan Escherichia Coli (E. Coli) pada Makanan dan Minuman Sihaloho, San Maulina; Tugiyono, Tugiyono; Suharmanto, Suharmanto; Apriliana, Ety; Pramesona, Bayu Anggileo
Journal of Language and Health Vol 6 No 1 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i1.5736

Abstract

Bakteri Escherichia coli (E. coli) merupakan salah satu indikator untuk menilai penerapan sanitasi pangan. Infeksi bakteri E. coli meningkat setiap tahunnya. Tujuan literature review ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keberadaan E. coli pada makanan dan minuman. Literature review ini dilakukan dengan menelusuri artikel menggunakan search engine seperti Google Scholar dan PubMed. Artikel yang digunakan adalah artikel 10 tahun terakhir dari tahun 2015-2025. Kata kunci yang digunakan adalah keberadaan bakteri E. coli, makanan dan minuman dan penjamah makanan. Peneliti mendapatkan 300 artikel, dan 8 artikel yang memenuhi syarat untuk dilakukan analisis. Peneliti melakukan analisis hasil dan melakukan interpretasi hasil penelitian. Hasil penelitian mendapatkan bahwa adanya bakteri E.coli dalam makanan dapat disebabkan banyak faktor antara lain, air bersih yang mengandung E.coli, penjamah makanan yang kurang higienis, alat yang digunakan, bahan makanan, atau cara pengolahan makanan. Faktor yang berhubungan dengan keberadaan bakteri E. coli meliputi jarak sumber pencemar, kondisi dan konstruksi sumur yang tidak memenuhi syarat, serta higiene penjamah makanan. Ketidakberhasilan dalam menjaga kebersihan dapat menyebabkan kontaminasi, sehingga E. coli menjadi indikator adanya pencemaran, terutama dalam air minum dan makanan.
Rasio Platelet dan Sel Darah Putih: Implikasinya dalam Patofisiologi Stroke Azhar, Hafidz Sirojudhin; Kurniati, Intanri; Pramesona, Bayu Anggileo; Utama, Winda Trijayanthi
Medula Vol 14 No 9 (2024): Medula
Publisher : CV. Jasa Sukses Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53089/medula.v14i9.1454

Abstract

Acute ischemic stroke is a leading cause of morbidity and mortality worldwide, significantly impacting patients' quality of life and healthcare systems. Understanding prognostic factors that predict clinical outcomes in acute ischemic stroke patients is crucial, especially with the rising prevalence of risk factors such as hypertension, diabetes, and dyslipidemia. Recent studies have focused on hematological biomarkers, particularly the platelet-to-white blood cell ratio (PWR), which reflects the interaction between immune system components and hemostasis. This literature review examines the prognostic value of PWR in acute ischemic stroke, correlating higher PWR with better clinical outcomes measured by the National Institute of Health Stroke Scale (NIHSS). Lower PWR values have been associated with increased mortality risk within 90 days post-stroke. The dynamics of PWR provide insights into the body's response to ischemia and inflammation, highlighting its potential as a valuable prognostic marker. While PWR shows promise as a prognostic tool, limitations such as individual variability in inflammatory response, timing of measurement, and lack of standardization must be considered. Further research is needed to explore PWR's potential across diverse populations and address existing limitations to enhance its clinical application in managing acute ischemic stroke.
Peningkatan pengetahuan tentang pola makan sehat dalam mengurangi risiko hipertensi di Desa Sungai Langka Wardani, Dyah Wulan Sumekar Rengganis; Pramesona, Bayu Anggileo; Sutarto, Sutarto; Wahono, Endro Prasetyo
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 4 No. 6 (2025): JOURNAL OF Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v4i6.768

Abstract

Background: Hypertension is a condition in which a person experiences an increase in blood pressure above normal, namely systolic blood pressure of 140 mmHg which indicates the phase of blood being pumped by the heart and diastolic phase of 90 mmHg which indicates the phase of blood returning to the heart. Hypertension is influenced by several risk factors that cannot be changed and those that can be changed. Risk factors that can be changed include diet. In Pesawaran Regency, the number of residents aged >55 years, which is an age group at high risk for hypertension, is 14.86%. Purpose: To increase knowledge about healthy eating patterns in reducing the risk of hypertension. Method: The activity was carried out on Saturday, July 15, 2022, which was attended by 20 focus group discussion (FGD) cadres and the community in Sungai Langka Village, Gedong Tataan District. The design of this PKM activity consists of the formation of focus group discussions (FGD), making information media and direct outreach activities to the community. The target of the activity is to provide information and increase knowledge about healthy eating patterns that can prevent hypertension. Results: It was found that before the counseling, the majority of cadres were very poor and adequate in understanding the influence of healthy eating patterns on preventing hypertension, namely 7 (35.0%) respectively, while after the counseling, there was an increase in understanding the influence of healthy eating patterns on preventing hypertension to good as many as 10 (50.0%) and very good 10 (50.0%). The participants were quite enthusiastic in following the counseling activities with interactive discussions and direct questions and answers to get an explanation of the problem of hypertension. Conclusion: Counseling activities (PKM) on healthy eating patterns have a great influence on increasing knowledge about hypertension in the community and the implementation of healthy eating patterns has a positive influence on efforts to reduce the risk of hypertension. Keywords: Counseling; Diet; Hypertension; Risk factors Pendahuluan: Hipertensi adalah keadaan seseorang yang mengalami peningkatan tekanan darah diatas normal yaitu tekanan darah fase sistolik 140 mmHg yang menunjukkan fase darah yang sedang dipompa oleh jantung serta fase diastolik 90 mmHg yang menunjukkan fase darah yang kembali ke jantung. Hipertensi dipengaruhi oleh beberapa faktor risiko yang tidak dapat diubah dan yang dapat diubah. Faktor risiko yang dapat diubah diantaranya adalah pola makan. Di Kabupaten Pesawaran jumlah penduduk yang berusia >55 tahun, yang merupakan golongan usia yang berisiko tinggi untuk menderita hipertensi, sebanyak 14.86%.   Tujuan: Meningkatkan pengetahuan tentang pola makan sehat dalam mengurangi resiko kejadian hipertensi. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 15 Juli 2022 yang dihadiri oleh 20 orang kader focus group discussion (FGD) dan masyarakat di Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedong Tataan. Rancangan kegiatan PKM ini terdiri dari pembentukan focus group discussion (FGD), pembuatan media informasi dan kegiatan penyuluhan langsung kepada masyarakat. Sasaran kegiatan adalah memberikan informasi dan meningkatkan pengetahuan tentang pola makan sehat yang dapat mencegah hipertensi. Hasil: Mendapatkan bahwa sebelum dilakukan penyuluhan mayoritas kader sangat kurang dan cukup dalam memahami pengaruh pola makan sehat terhadap pencegahan kejadian hipertensi yaitu masing-masing sebanyak 7 (35.0%) sedangkan setelah dilakukan penyuluhan terdapat peningkatan pemahaman pengaruh pola makan sehat terhadap pencegahan kejadian hipertensi menjadi baik sebanyak 10 (50.0%) dan sangat baik 10 (50.0%). Para peserta cukup antusias dalam mengikuti jalannya kegiatan penyuluhan dengan adanya diskusi interaktif dan tanya jawab langsung untuk mendapat penjelasan mengenai permasalahan hipertensi. Simpulan: Kegiatan penyuluhan (PKM) tentang pola makan sehat sangat berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan tentang hipertensi pada masyarakat dan penerapan pola makan sehat memberikan pengaruh positif terhadap upaya dalam mengurangi resiko hipertensi.
Path Analysis on Determinants Affecting Adherence to Pharmacological Treatment of Type 2 Diabetes Mellitus in Farmers Sormin, Merris Hartati; Saftarina, Fitria; Suharmanto, Suharmanto; Pramesona, Bayu Anggileo; Angraini, Dian Isti
Jurnal Kesehatan Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jk.v16i1.4539

Abstract

Type 2 diabetes mellitus is a non-communicable disease and is a major chronic and long-term health problem in society. If uncontrolled, it tends to worsen due to complications. Diabetes mellitus requires long-term treatment. This study aims to determine the factors that affect adherence to pharmacological treatment of type 2 diabetes mellitus in farmers. This study used a quantitative method with a cross-sectional approach. The sample size was 165 farmers who were selected by purposive sampling. This study was conducted from May to June 2024 in the working area of Sukadamai Community Health Center, Natar, South Lampung, Indonesia. Data were collected based on questionnaires. The results showed that adherence to pharmacological treatment of type 2 diabetes mellitus is directly related to age (b=-1.601; 95%CI=-3.260-0.583; p=0.059), self-motivation (b=2.500; 95%CI=0.856-4.144; p=0.003), duration of illness (b=1.587; 95%CI=0.209-0.964; p=0.024), and family support (b=2.840; 95%CI=1.311-4.369; p=0.000). There is an indirect relationship between education and adherence through the knowledge variable (b=0.962; 95%CI=0.307-1.617; p=0.004). Indirectly, education is related to adherence through income (b=2.363; 95%CI=1.618-3.107; p=0.000), self-efficacy to adherence through self-motivation (b=0.261; 95%CI=-0.657-1.180; p=0.577), and family support through self-motivation (b=2.287; 95%CI=1.361-3.214; p= 0.000). Healthcare workers should repeatedly provide counseling on primary education materials, such as the importance of continuous control, pharmacological and non-pharmacological interventions, and other secondary prevention measures to prevent complications in patients diagnosed with type 2 diabetes mellitus.
INTERVENSI EDUKASI PENGGUNAAN MASKER DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT PERNAPASAN PADA PEKERJA DI HOME INDUSTRY PENGOLAHAN KOPI BUBUK DI BANDAR LAMPUNG Pramesona, Bayu Anggileo; Hafizh, Ahmad Fauzan; Putra, Pandya Fisatama; Fatwa, Zahra Ramadhani
JCOMENT (Journal of Community Empowerment) Vol. 6 No. 2 (2025): Community Empowerment
Publisher : The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/jcoment.v6i2.936

Abstract

Paparan asap dari proses pengolahan kopi dapat menyebabkan gangguan kesehatan pernapasan pada pekerja, seperti iritasi saluran napas hingga penyakit paru kronis. Penggunaan alat pelindung diri seperti masker menjadi langkah preventif penting, namun pemahaman pekerja terhadap pentingnya penggunaan masker masih terbatas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pekerja mengenai penggunaan masker sebagai upaya pencegahan penyakit akibat kerja. Metode yang digunakan adalah edukasi langsung yang dilengkapi dengan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan. Kegiatan dilakukan pada 22 Mei 2025 di home industry pengolahan kopi bubuk Cap Jempol Supri, Bandar Lampung, dengan melibatkan enam pekerja. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan pasca edukasi, terutama pada peserta dengan tingkat pengetahuan awal yang rendah. Rata-rata skor post-test meningkat dibandingkan pre-test, menandakan efektivitas intervensi edukatif ini. Edukasi penggunaan masker mampu meningkatkan kesadaran dan pengetahuan pekerja dalam upaya pencegahan risiko gangguan pernapasan di lingkungan kerja.
PENCEGAHAN DIABETES MELLITUS TIPE 2 PADA MASYARAKAT PERKOTAAN DENGAN PROMOSI KESEHATAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDATON, BANDAR LAMPUNG Pramesona, Bayu Anggileo; Kurniawan, Betta; Iqbal, Muhammad; Triyandi, Ramadhan; Agustine Sesunan, Dyah Surya; Puspitasari, Lia; Budyantara, Ronalda
JCOMENT (Journal of Community Empowerment) Vol. 6 No. 3 (2025): Community Empowerment
Publisher : The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/jcoment.v6i3.1034

Abstract

Prevalensi diabetes Mellitus (DM) pada penduduk ³15 tahun mayoritas berdomisili di perkotaan dengan latar belakang pendidikan rendah. Provinsi Lampung berada pada urutan ke-7 kasus DM tertinggi dari seluruh provinsi di Indonesia untuk kategori semua umur. Kota Bandar Lampung memiliki jumlah penderita DM terbanyak ke-5 se-provinsi Lampung. Sedangkan Puskesmas Kedaton, Bandar Lampung berada pada peringkat ke-3 puskesmas se-Bandar Lampung dengan jumlah pasien DM terbanyak dan cenderung bertambah. Perlu adanya upaya preventif agar prevalensi DM tidak terus meningkat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat perkotaan khususnya kelompok Prolanis DM dalam upaya mencegah terjadinya penyakit DM serta mencegah komplikasi yang diakibatkan oleh penyakit DM. Kegiatan ini dilaksanakan pada 8 Agustus 2025 di Puskesmas Kedaton, Bandar Lampung melibatkan 60 lansia prolanis. Promosi kesehatan dilakukan dengan media promosi kesehatan berupa presentasi PowerPoint, dan buku saku DM. Pre-test dan post-test dilakukan sebelum dan setelah kegiatan untuk mengukur skor pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 77,5 menjadi 93,5 (20,6%), dan analisis statistik dengan uji t berpasangan menunjukkan adanya perbedaan signifikan skor sebelum dan setelah diberikan promosi kesehatan (p<0,001). Selain peningkatan kuantitatif skor, kegiatan juga melibatkan partisipasi aktif peserta selama sesi diskusi. Temuan ini mengindikasikan bahwa promosi kesehatan pada layanan primer efektif meningkatkan pengetahuan pencegahan diabetes mellitus pada lansia khususnya di perkotaan dan berpotensi mendorong adopsi perilaku preventif, sehingga direkomendasikan replikasi dan penguatan jejaring rujukan untuk tindak lanjut individu berisiko.
Hubungan antara Ketersediaan Tutup Penampung Air dan Frekuensi Pengurangan Penampung Air dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue Rianto, Muhamad Arif; Suharmanto, Suharmanto; Berawi, Khairun Nisa; Susianti, Susianti; Pramesona, Bayu Anggileo
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 6 No 2 (2025): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: October 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijnhs.v6i2.7377

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia. Wilayah kerja Puskesmas Banjarsari Kota Metro mengalami peningkatan signifikan kasus DBD, dari 5 kasus pada tahun 2022 menjadi 87 kasus pada tahun 2024. Faktor lingkungan, khususnya ketersediaan tutup penampung air dan frekuensi pengurasan, diduga menjadi faktor risiko utama kejadian DBD. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara ketersediaan tutup penampung air dan frekuensi pengurasan penampung air dengan kejadian Demam Berdarah Dengue di wilayah kerja Puskesmas Banjarsari Kota Metro tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 389 responden yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling, terdiri dari 57 kasus positif DBD dan 332 kasus negatif DBD. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang teruji validitas (nilai r berada pada rentang 0,467-0,786) dan reliabilitas nya (alpha Cronbach 0,97) dan observasi lapangan. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden tidak memiliki tutup penampung air (47,8%) dan tidak melakukan pengurasan secara rutin (49,9%). Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara ketersediaan tutup penampung air dengan kejadian DBD (p-value = 0,018; OR = 2,080; 95% CI = 1,165-3,715). Responden yang tidak memiliki tutup penampung air berisiko 2,080 kali lebih tinggi mengalami DBD. Terdapat hubungan signifikan antara frekuensi pengurasan penampung air dengan kejadian DBD (p-value = 0,043; OR = 1,888; 95% CI = 1,057-3,371). Responden yang tidak menguras penampung air minimal satu kali seminggu berisiko 1,888 kali lebih tinggi mengalami DBD. Ketersediaan tutup penampung air dan frekuensi pengurasan penampung air merupakan faktor risiko yang berhubungan signifikan dengan kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Banjarsari Kota Metro. Diperlukan peningkatan kesadaran masyarakat melalui program promosi kesehatan dan intensifikasi pelaksanaan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 4M Plus.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abdurrouf, Muhammad Adiputra, I Made Sudarma Agusta Saraswati Agustine Sesunan, Dyah Surya Ahmad Veda Yudanto Aila Karyus Akbar, Muhamad Farhan Akbar, Muhammad Farhan Amalia Tirzaningrum Amallia, Rizka Dina Ananda Fitriliani Andhini, Friska Asep Sukohar Azhar, Hafidz Sirojudhin Betta Kurniawan Betta Kurniawan Betta Kurniawan, Betta Cantika, Diana Helen Catur Ariwibowo Clara Sylvia Agustin Dayu Laras Wening Defri, Carisa Nabila Dewi Nur Fiana Dian Isti Angraini Dian Isti Angraini Dwita Nurmumpuni Dwita Nurmumpuni Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Eka Nur Sejati Eka Putri Rahmadhani Elsye Maria Rosa Endro Prasetyo Wahono Ety Apriliana Evi Kurniawaty Exsa Hadibrata Fatwa, Zahra Ramadhani Firdausy, Daniatul Fitria Saftarina Fitria Saftarina Galih Prayogo Ginting, Sadar Hadibrata, Exsa Hafizh, Ahmad Fauzan Hasmal, Aditia Leo Heru Santosa I Nyoman Asdiwinata I Wayan Dika Aditia Darma Indirawati, Sri Malem Intanri Kurniati Issroviatiningrum, Retno Jhons Fatriyadi Suwandi Joko Apriyono Khaironi Fitriany Khairun Nisa Larasati, Ratri Mauluti Lariza Serafina Tobroni Larrassati, Vanesya Naya Leni Ervina, Leni Lia Puspitasari Lintang Lestari Cahya Sawitri M. Fauzan Abdillah Rasyid M. Ridho Ulya Maria Ulfa Maya Dwi Yustini Maya Ganda Ratna Mela Liberti Octoriani Simaremare Momoyo Azuma Muhammad Iqbal Muhammad Iqbal Nasution, Rizqiani Astrid Nopryan Ekadinata Nurmaini Nurmaini Nurrahma, Alya Nabila Nurwijayanti Oktadoni Saputra Oktadoni Saputra, Oktadoni Oktoba, Zulpakor Otta Nur Kirana Puspitasari, Dyah Wiji Putra, Pandya Fisatama Putu Karis Ayu Kirana Rahayu, Anis Dwi Rahayu, Anisa Dwi Ramadhan Triyandi Ramadhana Komala Rasmi Zakiah Oktarlina Reni Zuraida Rianto, Muhamad Arif Risal Wintoko Risal Wintoko Risti Graharti Rizki Pratama Ronalda Budyantara Salsabila Nurislami Salsabila Nurislami Sari, Dewi Keumala selvi rahmawati Setiawan, Gigih Shaffa Aulia Shabrina Shinta Nareswari Sihaloho, San Maulina Siti Husna Siti Zahara Nasution, Siti Zahara Sormin, Merris Hartati Suharmanto Suharmanto Suharmanto Susianti Susianti Susianti Susianti, Susianti Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Sutarto Sutyarso TA Larasati Theresia Anita Pramesti Tri Umiana Soleha Triyandi, Ramadhan Tugiyono Tugiyono Wardani, Dyah Wulan Wardani, Ika Novianna Wido Gamani Winda Trijayanthi Utama, Winda Trijayanthi Wiwi Febriani Yulizar Yulizar Yuviana, Yuviana Zakiah Zakiah Zefanya Angie Zulfikar