Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Pengetahuan Mengenai Anemia melalui Penyuluhan Pencegahan Anemia pada Siswa SMPN 22 Samarinda Ilmawari, Izmi; Sinaga, Ribka Adelina; Putri, Regina Anindya; Nurfadilla, Nurfadilla; Muyassarah, Zalfa Rania; Wisnuwardani, Ratih Wirapuspita
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i2.1722

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup serius di kalangan remaja putri, khususnya di Kota Samarinda. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa mengenai anemia melalui edukasi yang dilaksanakan di SMPN 22 Samarinda, yang tercatat memiliki tingkat prevalensi anemia tertinggi di wilayah kerja Puskesmas Segiri.  Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan interaktif yang didukung dengan media poster, diikuti dengan pengukuran pengetahuan siswa melalui pre-test dan post-test. Indikator pengukuran pengetahuan pada pre-test dan post-test tersebut meliputi konsep dasar anemia, tanda anemia, waktu remaja dalam mengonsumsi tablet tambah darah, jenis makanan yang mengandung zat besi tinggi, manfaat gizi seimbang, vitamin yang berperan meningkatkan penyerapan zat besi, dampak anemia terhadap kognitif dan akademik, dan peran makanan kaya zat besi dalam pencegahan anemia. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata nilai pengetahuan siswa mengenai anemia sebesar 1,79% (79,64% menjadi 81,43%). Kegiatan ini melibatkan 28 siswa kelas 9D dan mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah. Pengabdian masyarakat mengenai penyuluhan anemia pada siswa SMPN 22 Samarinda dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa tentang anemia, yang terlihat pada kenaikan nilai rata-rata pada beberapa indikator post-test. Namun, perlu dilakukan secara rutin dan adanya program pencegahan lainnya, seperti adanya konselor rekan sebaya, yang diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku hidup sehat dan pencegahan anemia di kalangan remaja. Oleh karena itu, program edukasi kesehatan secara rutin dapat dilakukan sebagai upaya promotif dan preventif anemia di sekolah-sekolah lainnya.
Edukasi dan Evaluasi Kondisi Gizi Remaja di Tingkat SMA Negeri 11 Samarinda Hasanah, Ayesha Uswatun; Yuardani, Yunda; Risqillah, Abdul Ridho Dhafa; Sihombing, Eggi Monica; Pasqua, Venuta Della; Almi, Ihza Abi Said; Wisnuwardani, Ratih Wirapuspita
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i2.1750

Abstract

Masalah kurang gizi tetap menjadi tantangan besar dalam kesehatan masyarakat, terutama di kalangan remaja yang mudah defisiensi atau asupan nutrisi berlebih. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SMA Negeri 11 Samarinda dengan maksud untuk memperluas wawasan peserta didik mengenai pola makan bergizi seimbang serta keterampilan mengevaluasi status gizi pribadi melalui pendekatan edukatif berbasis panduan “Panduan Porsi Makan Sehat”. Kegiatan ini diikuti oleh 32 siswa dari kelas X.G dan edukasi gizi, penilaian antropometri berupa penimbangan berat serta pengukuran tinggi badan, dan analisis Indeks Massa Tubuh (IMT). Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa 68% siswa memiliki status gizi yang tidak ideal, sementara evaluasi sebelum dan sesudah pengukuran menunjukkan peningkatan rata-rata nilai dari 81,25 menjadi 85. Meskipun kenaikan tersebut tidak memiliki signifikasni statistik (nilai p = 0,397), kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan pendidikan di sekolah dapat meningkatkan pemahaman tentang gizi di kalangan remaja. Diperlukan intervensi tambahan yang lebih berkelanjutan dan kerja sama agar perubahan pengetahuan dapat diikuti oleh perubahan perilaku yang nyata.
Remaja Sadar Diabetes: Penyuluhan Interaktif untuk Cegah Diabetes di Kelas XI Pemasaran SMKN 1 Samarinda: Remaja Sadar Diabetes Wahidah, Puja Nur; Indriani, Alya; Putri, Salwa Az Zahra; Putri, ⁠Tiara Ananda Delisa; Mashud, Andine Demetria Padmanegara; Asysyifa, Thisna Nugra; Wisnuwardani, Ratih Wirapuspita
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i2.1766

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang prevalensinya terus meningkat, termasuk di kalangan remaja. Edukasi kesehatan menjadi langkah strategis dalam menumbuhkan kesadaran preventif sejak usia sekolah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa kelas XI Pemasaran SMKN 1 Samarinda terkait DM melalui penyuluhan interaktif yang dilaksanakan pada 6 Mei 2025 dengan 27 peserta. Metode kegiatan meliputi pre-test, penyampaian materi melalui presentasi dan diskusi, serta post-test sebagai evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 65 menjadi 98, setara dengan peningkatan pemahaman sebesar 50,8%. Materi mencakup jenis DM, faktor risiko, gejala awal, dan pencegahan berbasis gaya hidup sehat. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta dan mendorong mereka menjadi agen perubahan dalam menyebarkan informasi kesehatan kepada teman sebaya dan keluarga.
Pengaruh Penyuluhan Gizi terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu tentang Deteksi Dini Underweight pada Balita di Kelurahan Sungai Pinang Luar Rahmayanti, Desy Anugerah; Herawan, Dea Aurela; Papu, Theresa Rebecca; Ramadhantya, Fazira Shinaia; Harun, Siti Fadilah; Anwar, Alyssa Putri; Wisnuwardani, Ratih Wirapuspita
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i3.1782

Abstract

Balita dengan berat badan kurang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di seluruh Indonesia, termasuk Kota Samarinda. Peningkatan kesadaran para ibu tentang deteksi dini dan pencegahan balita dengan berat badan kurang merupakan salah satu upaya untuk mengatasinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh penyuluhan gizi di Kelurahan Sungai Pinang Luar terhadap kesadaran para ibu tentang indikator awal balita dengan berat badan kurang. Para ibu balita usia 1-5 tahun mendapatkan penyuluhan gizi dengan strategi ini, yang meliputi ceramah, diskusi, sesi tanya jawab, dan pembagian kuesioner pra dan pasca untuk mengukur perkembangan pengetahuan. Berdasarkan hasil penelitian, skor rata-rata pengetahuan para ibu meningkat dari 65 pada pra menjadi 87,5 pada pasca. Selanjutnya, setelah penyuluhan, proporsi ibu yang berada pada kelompok pengetahuan sangat baik meningkat dari 62,5% menjadi 100%, tetapi pada kategori kurang turun dari 37,5% menjadi 0%. Hasil ini menunjukkan bahwa penyuluhan gizi merupakan alat yang berguna untuk meningkatkan kesadaran para ibu tentang tanda-tanda awal balita dengan berat badan kurang. Diperkirakan bahwa upaya berkelanjutan untuk mencegah masalah gizi pada anak kecil dapat didukung oleh kegiatan yang sebanding.
Pendidikan Kesehatan untuk Mencegah Anemia pada Remaja Perempuan di SMA Negeri 16 Samarinda Abdania, Hazizah Tausia; Saputri, Anisatia; Pratama, Rangga Aditya; Wulandari, Putri Fauziah; Adellia, Yerita; Triffani, Jeane; Wisnuwardani, Ratih Wirapuspita
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i2.1840

Abstract

Anemia merupakan salah satu isu kesehatan yang sering dialami oleh remaja perempuan dan memiliki efek jangka panjang, termasuk pada saat konsentrasi ketika mereka belajar. Program penyuluhan gizi ini dibuat untuk meningkatkan pemahaman siswi SMAN 16 Samarinda mengenai anemia, yang termasuk definisi, tanda-tanda, penyebab anemia, cara pencegahan, serta pentingnya suplemen zat besi. Kegiatan ini dilaksanakan pada 5 mei 2025 dengan melibatkan 30 siswi dari kelas 10 dan kelas 11, dengan menggunakan metode penyuluhan yang memanfaatkan media visual seperti video animasi, leaflet, dan presentasi. Penilaian dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk mengetahui dan mengevaluasi peningkatan pemahaman siswi. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa ada peningkatan skor pemahaman di sebagian besar aspek, meski pemahaman mengenai cara mencegah anemia menunjukkan penurunan kecil usai intervensi. Hal ini mungkin disebabkan oleh adanya istilah teknis yang sulit dimengerti oleh siswi. Program ini menegaskan bahwa efektivitas metode pendidikan yang memanfaatkan media visual dan interaktif dalam meningkatkan kesadaran akan gizi di kalangan remaja. Intervensi ini menekankan pentingnya pendekatan promotif dan preventif untuk menurunkan prevalensi anemia di indonesia, serta adanya peran penting akademisi dalam memberdayakan masyarakat.
Edukasi Gizi melalui Media Visual Isi Piringku sebagai Upaya Pencegahan Obesitas pada Siswa di SMKN 7 Samarinda Aurelya, Yasmine Naura; Mutawakkiliin, Syifa’ul Alif; Azizah, Nabila; Fahmi, Achmad Sabrani; Prabawansyah, Nirgandhi Naib; Wisnuwardani, Ratih Wirapuspita
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i3.1882

Abstract

Obesitas pada remaja merupakan masalah kesehatan yang semakin meningkat di Indonesia, termasuk di Kalimantan Timur, dengan kurangnya literasi gizi sebagai salah satu faktor penyebabnya. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi gizi menggunakan media visual “Isi Piringku” dalam meningkatkan pengetahuan siswa SMKN 7 Samarinda sebagai upaya pencegahan obesitas. Metode yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain one group pre test-post test. Sebanyak 30 siswa kelas 10 menjadi responden, diukur melalui kuisioner 10 pertanyaan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan kategori pengetahuan tinggi dari 3,3% menjadi 23,3%, serta penurunan kategori rendah dari 30% menjadi 26,7%. Edukasi melalui ceramah, poster visual, dan diskusi interaktif terbukti efektif meningkatkan pemahaman siswa tentang gizi seimbang. Simpulan kegiatan ini adalah pendekatan edukatif berbasis media visual dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan literasi gizi dan mencegah obesitas di kalangan remaja.
Peningkatan Pengetahuan Kader Posyandu melalui Penyuluhan MP-ASI di Wilayah Kerja Puskesmas Trauma Center Samarinda Yuniasih, Arista Dian; K, Iriyani; Wisnuwardani, Ratih Wirapuspita
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i3.1942

Abstract

Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) merupakan salah faktor yang penting dalam pertumbuhan dan perkembangan balita. Kader posyandu adalah ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat yang memiliki peran strategis dalam mendampingi ibu dalam pemberian MP-ASI serta pemantauan status gizi balita. Angka presentasi wasting di Puskesmas Trauma Center sebesar 11,9%, stunting 15,8% dan berat badan kurang 17,2% pada tahun 2024. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan kader posyandu tentang MP-ASI. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini dengan mengisi lembar pretest dilanjutkan dengan memberikan penyuluhan terkait materi MP-ASI dan mengisi lembar posttest. Pengabdian masyarakat ini dilakukan selama pada bulan April 2025 pada 55 kader posyandu. Analisis data menggunakan uji non-parametrik yaitu Uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Terdapat peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan MP-ASI (p=0,017). Kesimpulan dari pengabdian masyarakat ini adalah penyuluhan yang diberikan kepada kader posyandu terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan mereka mengenai pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI).
Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah: Studi Kasus di SDN 009 Karang Asam Samarinda Maliran, Shafa Minda; K, Iriyani; Wisnuwardani, Ratih Wirapuspita
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v4i2.952

Abstract

Keamanan pangan jajanan anak sekolah dasar merupakan isu penting dalam kesehatan masyarakat karena melibatkan kelompok usia rentan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keamanan pangan jajanan di SDN 009 Karang Asam, Samarinda. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, observasi praktik higiene pedagang, serta uji cepat terhadap kandungan bahan tambahan pangan berbahaya, yaitu formalin, boraks, rhodamin B, dan methanil yellow pada jenis jajanan es teh dan melakukan pengamatan hygiene dan sanitasi pada terang bulan mini dan jelly. Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa seluruh sampel negatif terhadap bahan berbahaya tersebut. Namun, ditemukan kelemahan dalam aspek penyajian dan kebersihan, seperti makanan disajikan terbuka dan penggunaan air yang tidak terverifikasi kualitasnya. Temuan ini menunjukkan bahwa keamanan pangan tidak hanya ditentukan oleh kandungan kimia, tetapi juga oleh praktik higiene pedagang, edukasi konsumen, dan pengawasan lingkungan sekolah. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan rutin bagi pedagang, integrasi edukasi gizi dalam kurikulum, serta penguatan program kantin sehat sebagai upaya preventif dan promotif terhadap risiko pangan tidak aman di sekolah dasar.
Community Empowerment in Providing Local Supplementary Feeding for Pregnant Women With CED at Puskesmas Bengkuring, Samarinda Sari, Rika Yunita; Ariani, Preati Ayu; K, Iriyani; Wisnuwardani, Ratih Wirapuspita
Jurnal Abdimas Vol. 29 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v29i1.27431

Abstract

Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women remains a pressing nutritional issue in Indonesia, particularly in Samarinda City. This community program aimed to improve the nutritional status of pregnant women with or at risk of CED through the provision of local food-based supplementary feeding (PMT) and the empowerment of community health cadres. The intervention took place at Bengkuring Health Center from April to December 2024, targeting 40 pregnant women. Activities included cadre training, preparation of nutritious local meals, and monitoring of Body Mass Index (BMI) before and after the intervention. Results indicated a significant increase in average BMI (p < 0.05), although the duration of PMT was not significantly associated with BMI improvement. The program successfully engaged the community in health-focused food preparation and raised awareness among pregnant women about the importance of maternal nutrition. These findings support the effectiveness of local PMT as a tool for both nutritional intervention and sustainable community empowerment. In the long term, such initiatives can help reduce the prevalence of CED and contribute to healthier pregnancy outcomes. Continued collaboration across sectors is essential to ensure the sustainability of this program.
Increasing knowledge in healthy lifestyle of nutrition education in Samarinda Senior High Schools Wisnuwardani, Ratih Wirapuspita; K, Iriyani; Nurzihan, Nastitie Cinintya; Susanto, Riezfian Raditya; Afiah, Nurul
Journal of Community Empowerment for Health Vol 7, No 3 (2024)
Publisher : Faculty of Medicine, Public Health, and Nursing, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jcoemph.91924

Abstract

Introduction: Nutrition education is crucial in promoting a healthy lifestyle, including nutritious food consumption, to prevent anemia and stunting in Samarinda, East Kalimantan. The teenage years represent a crucial phase characterized by significant physical and psychological maturation, essential for optimal growth and development. Within this period, adolescents have distinct physiological and psychological requirements. Furthermore, nutritional deficiencies during this time can pose significant health challenges. This study evaluated the association between nutrition education and knowledge of healthy behaviors in Samarinda adolescents. Methods: This study used an action study among 59 high school students (10% overweight, 15-18 years) in Samarinda. Three meetings at every school, with pre-test, nutrition education, Kahoot game, and post-test. All participants were given information regarding the benefits and risks of the program before participation and signed an informed consent. A questionnaire measured knowledge of balanced nutrition, MyPlate contents, and physical activity. Paired t-test was used for the statistical analysis. Results:The majority of participants were female (80%), had normal nutritional status (63%), and did not regularly consume iron tablets (95%). Most participants knew about anemia from their parents (88%), so they suggested nutrition education such as anemia through face-to-face training and social media. An improvement in knowledge before and after face-to-face nutritional education was found in this study (p<0.001)Conclusion: There is an effect of providing education to increase knowledge in nutrition education among adolescents. 
Co-Authors Abdania, Hazizah Tausia Adellia, Yerita Adrianto , Ratno Agung Dwi Laksono Agustini, Rina Tri Akhmad Azmiardi Al-Ayubi, Moch Thoriq Assegaf Almi, Ihza Abi Said Annisa, Yulvia Septi Anwar, Alyssa Putri Ariani, Preati Ayu Ariyanti, Rea Asysyifa, Thisna Nugra Atting, Yenny Aurelya, Yasmine Naura Azizah, Nabila A’isyah, Siti Bambang Irawan Basrowi, Ray Wagiu Cahyantari, Umi Cantika, Rury Aulia Fadlillah, Muhammad Ridho Fahmi, Achmad Sabrani Fatimatuzahra, Tien Gifari, Muhammad Tijar Harahap, Karlina Sofyana Hariyani, Noor Harun, Siti Fadilah Hasanah, Ayesha Uswatun Herawan, Dea Aurela Herliani, Resda Himawan, Sania Miutia Irmabilla Husna Husna Husna, Miftahul Ike Anggraeni Ilmawari, Izmi Indriani, Alya Irfansyah Baharuddin Pakki Iriyani K Iriyani Kamaruddin, Iriyani K., Iriyani Kurniawati, Eva R Kusumawardani, Hastin Dyah Maliran, Shafa Minda Marini, Rina Mashud, Andine Demetria Padmanegara Mohamad Samsudin Muhammad Faisal Muhammad Noor Mutawakkiliin, Syifa’ul Alif Muyassarah, Zalfa Rania Nastitie Cinintya Nurzihan Noviasty, Reny Nozomi, Alwan Zakki Nugraha, Purwa Nursafa, Andi Nurul Afiah Paisal Akbar Pakki, Irfansyah Baharudin Papu, Theresa Rebecca Parengkuan, Sandra Pasiakan, Meli Pasinggi, Miako Pasqua, Venuta Della Prabawansyah, Nirgandhi Naib Putri, Regina Anindya Putri, Salwa Az Zahra PUTRI, TIARA Putri, ⁠Tiara Ananda Delisa Rahmayanti, Desy Anugerah Ramadhantya, Fazira Shinaia Rangga Aditya Pratama Risqillah, Abdul Ridho Dhafa Riyan Ningsih Rizki, Agung Tribawa Rohmah, Nikmatur Roma Yuliana Saefurrohim, Muhamad Zakki Saputri, Anisatia Saputri, Deby Indah Sari, Aldyta Permata Sari, Rika Yunita Septiana, Lisa Sigit, Ratih Fianni Sihombing, Eggi Monica Silitonga, Hesty Erika Simatupang, Dhea Pebri A. C. Simpajo, Nurul Rizkiana Tistania Sinaga, Ribka Adelina Sri Sumarmi Susanto, Riezfian Raditya Tri Agustini, Rina Triffani, Jeane Ubung, Brigitta Utami, Dian Margi Wahidah, Puja Nur Wardani, Nunuk Kusuma Wulandari, Putri Fauziah Xaveria, Azlia Yuardani, Yunda Yuniasih, Arista Dian