p-Index From 2021 - 2026
6.926
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Pendidikan Kesehatan untuk Mencegah Anemia pada Remaja Perempuan di SMA Negeri 16 Samarinda Abdania, Hazizah Tausia; Saputri, Anisatia; Pratama, Rangga Aditya; Wulandari, Putri Fauziah; Adellia, Yerita; Triffani, Jeane; Wisnuwardani, Ratih Wirapuspita
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i2.1840

Abstract

Anemia merupakan salah satu isu kesehatan yang sering dialami oleh remaja perempuan dan memiliki efek jangka panjang, termasuk pada saat konsentrasi ketika mereka belajar. Program penyuluhan gizi ini dibuat untuk meningkatkan pemahaman siswi SMAN 16 Samarinda mengenai anemia, yang termasuk definisi, tanda-tanda, penyebab anemia, cara pencegahan, serta pentingnya suplemen zat besi. Kegiatan ini dilaksanakan pada 5 mei 2025 dengan melibatkan 30 siswi dari kelas 10 dan kelas 11, dengan menggunakan metode penyuluhan yang memanfaatkan media visual seperti video animasi, leaflet, dan presentasi. Penilaian dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk mengetahui dan mengevaluasi peningkatan pemahaman siswi. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa ada peningkatan skor pemahaman di sebagian besar aspek, meski pemahaman mengenai cara mencegah anemia menunjukkan penurunan kecil usai intervensi. Hal ini mungkin disebabkan oleh adanya istilah teknis yang sulit dimengerti oleh siswi. Program ini menegaskan bahwa efektivitas metode pendidikan yang memanfaatkan media visual dan interaktif dalam meningkatkan kesadaran akan gizi di kalangan remaja. Intervensi ini menekankan pentingnya pendekatan promotif dan preventif untuk menurunkan prevalensi anemia di indonesia, serta adanya peran penting akademisi dalam memberdayakan masyarakat.
Edukasi Gizi melalui Media Visual Isi Piringku sebagai Upaya Pencegahan Obesitas pada Siswa di SMKN 7 Samarinda Aurelya, Yasmine Naura; Mutawakkiliin, Syifa’ul Alif; Azizah, Nabila; Fahmi, Achmad Sabrani; Prabawansyah, Nirgandhi Naib; Wisnuwardani, Ratih Wirapuspita
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i3.1882

Abstract

Obesitas pada remaja merupakan masalah kesehatan yang semakin meningkat di Indonesia, termasuk di Kalimantan Timur, dengan kurangnya literasi gizi sebagai salah satu faktor penyebabnya. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi gizi menggunakan media visual “Isi Piringku” dalam meningkatkan pengetahuan siswa SMKN 7 Samarinda sebagai upaya pencegahan obesitas. Metode yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain one group pre test-post test. Sebanyak 30 siswa kelas 10 menjadi responden, diukur melalui kuisioner 10 pertanyaan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan kategori pengetahuan tinggi dari 3,3% menjadi 23,3%, serta penurunan kategori rendah dari 30% menjadi 26,7%. Edukasi melalui ceramah, poster visual, dan diskusi interaktif terbukti efektif meningkatkan pemahaman siswa tentang gizi seimbang. Simpulan kegiatan ini adalah pendekatan edukatif berbasis media visual dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan literasi gizi dan mencegah obesitas di kalangan remaja.
Peningkatan Pengetahuan Kader Posyandu melalui Penyuluhan MP-ASI di Wilayah Kerja Puskesmas Trauma Center Samarinda Yuniasih, Arista Dian; K, Iriyani; Wisnuwardani, Ratih Wirapuspita
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i3.1942

Abstract

Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) merupakan salah faktor yang penting dalam pertumbuhan dan perkembangan balita. Kader posyandu adalah ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat yang memiliki peran strategis dalam mendampingi ibu dalam pemberian MP-ASI serta pemantauan status gizi balita. Angka presentasi wasting di Puskesmas Trauma Center sebesar 11,9%, stunting 15,8% dan berat badan kurang 17,2% pada tahun 2024. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan kader posyandu tentang MP-ASI. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini dengan mengisi lembar pretest dilanjutkan dengan memberikan penyuluhan terkait materi MP-ASI dan mengisi lembar posttest. Pengabdian masyarakat ini dilakukan selama pada bulan April 2025 pada 55 kader posyandu. Analisis data menggunakan uji non-parametrik yaitu Uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Terdapat peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan MP-ASI (p=0,017). Kesimpulan dari pengabdian masyarakat ini adalah penyuluhan yang diberikan kepada kader posyandu terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan mereka mengenai pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI).
Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah: Studi Kasus di SDN 009 Karang Asam Samarinda Maliran, Shafa Minda; K, Iriyani; Wisnuwardani, Ratih Wirapuspita
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v4i2.952

Abstract

Keamanan pangan jajanan anak sekolah dasar merupakan isu penting dalam kesehatan masyarakat karena melibatkan kelompok usia rentan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keamanan pangan jajanan di SDN 009 Karang Asam, Samarinda. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, observasi praktik higiene pedagang, serta uji cepat terhadap kandungan bahan tambahan pangan berbahaya, yaitu formalin, boraks, rhodamin B, dan methanil yellow pada jenis jajanan es teh dan melakukan pengamatan hygiene dan sanitasi pada terang bulan mini dan jelly. Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa seluruh sampel negatif terhadap bahan berbahaya tersebut. Namun, ditemukan kelemahan dalam aspek penyajian dan kebersihan, seperti makanan disajikan terbuka dan penggunaan air yang tidak terverifikasi kualitasnya. Temuan ini menunjukkan bahwa keamanan pangan tidak hanya ditentukan oleh kandungan kimia, tetapi juga oleh praktik higiene pedagang, edukasi konsumen, dan pengawasan lingkungan sekolah. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan rutin bagi pedagang, integrasi edukasi gizi dalam kurikulum, serta penguatan program kantin sehat sebagai upaya preventif dan promotif terhadap risiko pangan tidak aman di sekolah dasar.
Community Empowerment in Providing Local Supplementary Feeding for Pregnant Women With CED at Puskesmas Bengkuring, Samarinda Sari, Rika Yunita; Ariani, Preati Ayu; K, Iriyani; Wisnuwardani, Ratih Wirapuspita
Jurnal Abdimas Vol. 29 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v29i1.27431

Abstract

Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women remains a pressing nutritional issue in Indonesia, particularly in Samarinda City. This community program aimed to improve the nutritional status of pregnant women with or at risk of CED through the provision of local food-based supplementary feeding (PMT) and the empowerment of community health cadres. The intervention took place at Bengkuring Health Center from April to December 2024, targeting 40 pregnant women. Activities included cadre training, preparation of nutritious local meals, and monitoring of Body Mass Index (BMI) before and after the intervention. Results indicated a significant increase in average BMI (p < 0.05), although the duration of PMT was not significantly associated with BMI improvement. The program successfully engaged the community in health-focused food preparation and raised awareness among pregnant women about the importance of maternal nutrition. These findings support the effectiveness of local PMT as a tool for both nutritional intervention and sustainable community empowerment. In the long term, such initiatives can help reduce the prevalence of CED and contribute to healthier pregnancy outcomes. Continued collaboration across sectors is essential to ensure the sustainability of this program.
Increasing knowledge in healthy lifestyle of nutrition education in Samarinda Senior High Schools Wisnuwardani, Ratih Wirapuspita; K, Iriyani; Nurzihan, Nastitie Cinintya; Susanto, Riezfian Raditya; Afiah, Nurul
Journal of Community Empowerment for Health Vol 7, No 3 (2024)
Publisher : Faculty of Medicine, Public Health, and Nursing, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jcoemph.91924

Abstract

Introduction: Nutrition education is crucial in promoting a healthy lifestyle, including nutritious food consumption, to prevent anemia and stunting in Samarinda, East Kalimantan. The teenage years represent a crucial phase characterized by significant physical and psychological maturation, essential for optimal growth and development. Within this period, adolescents have distinct physiological and psychological requirements. Furthermore, nutritional deficiencies during this time can pose significant health challenges. This study evaluated the association between nutrition education and knowledge of healthy behaviors in Samarinda adolescents. Methods: This study used an action study among 59 high school students (10% overweight, 15-18 years) in Samarinda. Three meetings at every school, with pre-test, nutrition education, Kahoot game, and post-test. All participants were given information regarding the benefits and risks of the program before participation and signed an informed consent. A questionnaire measured knowledge of balanced nutrition, MyPlate contents, and physical activity. Paired t-test was used for the statistical analysis. Results:The majority of participants were female (80%), had normal nutritional status (63%), and did not regularly consume iron tablets (95%). Most participants knew about anemia from their parents (88%), so they suggested nutrition education such as anemia through face-to-face training and social media. An improvement in knowledge before and after face-to-face nutritional education was found in this study (p<0.001)Conclusion: There is an effect of providing education to increase knowledge in nutrition education among adolescents. 
Analysis of Risk Factors for Hypertension in Productive Age Communities in the Working Area of the North Sangatta Health Center Husna, Husna; Pakki, Irfansyah Baharuddin; Wisnuwardani, Ratih Wirapuspita
Symbiohealth Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/symbiohealth.v2i1.396

Abstract

Hypertension is one of the health problems whose prevalence continues to increase in society, especially among the productive age. This study aims to determine the risk factors for hypertension in the productive age community in the work area of the North Sangatta Health Center. The research method used in this study is obsevively analytical with a case control design. Data were obtained from demographic data questionnaires and observation sheets for blood pressure calculations with a sample of 138 people. The variables analyzed included demographic factors (age, gender, education, occupation, ethnicity), lifestyle (smoking), and medical factors (family history of hypertension and diabetes). The results of the analysis showed that there was a significant relationship between age (P = < 0.05), occupation (P = >0.008), diabetes mellitus (P<0.001), hereditary history of hypertension (P>0.009) and the incidence of hypertension, while sex (P = >0.85), education (P>0.069), ethnicity (P>0.067), and smoking habits (P>0.170) did not have a significant relationship with the incidence of hypertension in the productive age community. It is proven that age, occupation, diabetes mellitus, and a history of hypertension are risk factors for the increase in hypertension cases in the work area of the North Sangatta Health Center.
Edukasi Gizi Tablet Tambah Darah (TTD) pada Remaja Putri : Nutrition Education and Iron Supplementation among Adolescents Delezephs, Audinos H Fernando; Febrianti, Nur Aini; Abigael, Marchya; Sophie, Emilia; Khotimah, Husnul; Maysarah, Siti; Wisnuwardani, Ratih Wirapuspita
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.7624

Abstract

Penyakit anemia kerap kali menjadi permasalahan kesehatan pada remaja, khususnya remaja putri. Konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) adalah salah satu cara yang dapat ditempuh untuk mencegah terjadinya anemia pada remaja putri. Rendahnya kepatuhan remaja dalam mengonsumsi Tablet Tambah Darah secara teratur menjadi salah satu kendala dalam penanganan permasalahan ini. Program dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja putri terkait pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) sebagai upaya untuk mencegah terjadinya penyakit anemia. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program ini adalah penyuluhan, yang didalamnya terdapat pemaparan materi terkait pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah bagi remaja putri, pemeriksaan kesehatan, dan kegiatan tanya jawab. Dampak dari program ini diukur dengan menggunakan soal pretest dan posttest yang diberikan kepada para siswa sebelum dilaksanakannya penyuluhan dan setelah dilaksanakannya penyuluhan. Hasil rata-rata pretest dari 30 siswi sebelum dilakukannya penyuluhan adalah 52 dan rata-rata nilai post test adalah 68. Artinya ada peningkatan pengetahuan meskipun tidak signifikan setelah mengikuti penyuluhan. Tidak signifikannya peningkatan pengetahuan setelah dilakukannya penyuluhan ini dipengaruhi oleh beberapa hal, seperti beberapa siswi tidak mendengarkan materi secara keseluruhan, ruangan yang bising dan waktu yang terbatas.
ANALISIS SURVIVAL KEJADIAN LOSS TO FOLLOW-UP TERAPI ANTI- RETROVIRAL (ARV) PADA PASIEN HIV DI KOTA SAMARINDA: LOSS TO FOLLOW-UP TERAPI ANTI- RETROVIRAL Utami, Dian Margi; Wisnuwardani, Ratih Wirapuspita; Saefurrohim, Muhamad Zakki
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 16 No. 1 (2025): VOLUME 16 NO.1 TAHUN 2025
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v16i1.1771

Abstract

Loss to follow (LTFU) -up among HIV patients, defined as failure to continue therapy as schduled,increases the risk of drug resistance, deteriorating health conditions, and death due to HIV-relatedcomplications. This study aimed to analyze the survival of HIV patients againts LTFU events amongthose undergoing antiretroviral therapy (ARV) in Samarinda City. Secondary data from the SIHAdatabase (2023-2024) were utilized. Kaplan-Meier analysis was applied to evaluate the factors ofgender, residence, population group, and timing of ARV initiation associated with the risk of LTFU.The results showed that gender and residance were not significantly associated with the risk of LTFU.However, specific population groups, such as children of PLHIV and pregnant women, exhibitedhigher vulnerability and lower survival rates (log rank = 0.015). ART initiation within ≤ 1 monthsignificantly improved survival probability compared to initiation after &gt; 1 month. These findinghighlight that while gender and residance do not significantly influence LTFU, the vulnerability ofspesific populations and the critical importance of early ART initiation are key factors. It isrecommende to develop targeted interventions focusing on vulnerable groups, such as children ofPLHIV and pregnant women, to enhance their survival rate. Additionally, strategies promoting ARTinitiation within ≤ 1 month are esential to improve treatment sustainability.
Nutritional Knowledge, Snacking and Nutritional Status among Indonesian Adolescents Amaliah, Nur Wahdah Rizqi; Kamarudin, Iriyani; Wisnuwardani, Ratih Wirapuspita
Mulawarman International Conference on Tropical Public Health Vol. 2 No. 2 (2025): The 4th MICTOPH
Publisher : Faculty of Public Health Mulawarman University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background : Adolescent nutrition plays an important role in determining long-term health outcomes. However, poor nutritional knowledge and unhealthy snack consumption are often linked to imbalanced body weight among adolescents. This study aimed to analyze the association between nutrition knowledge and snack consumption behavior with nutritional status among PMR (Youth Red Cross) students at SMKN 15 Samarinda. Objective : Analyzing the relationship between nutritional knowledge and snack consumption among Red Cross Youth members at SMKN 15 Samarinda. Research Methods/ Implementation Methods : A cross-sectional quantitative study was conducted among 41 PMR students at SMKN 15 Samarinda. Data were collected using a validated and reliable questionnaire, which consisted of 15 nutrition knowledge items (Cronbach’s Alpha=0.902). Anthropometric data were obtained to determine Body Mass Index-for-Age (BMI/A) based on the Indonesian Ministry of Health Regulation. Statistical analysis included descriptive statistics and the Chi-square test, with a significance level set at p<0.05. Results : The majority of respondents were female (56.1%) and had a normal nutritional status (82.9%), with a mean BMI of 20.5 kg/m2. The bivariate analysis showed a significant association between nutrition knowledge and nutritional status (p=0.042), indicating that students with higher nutrition knowledge tended to have normal BMI-for-age compared to those with lower knowledge levels. In contrast, no significant association was found between snack consumption behavior and nutritional status. Conclusion/Lesson Learned : Nutrition knowledge significantly influences adolescent nutritional status. Strengthening school-based nutrition education and promoting healthy snack selection are essential strategies to improve adolescent health and prevent malnutrition.
Co-Authors Abdania, Hazizah Tausia Abigael, Marchya Adellia, Yerita Adrianto , Ratno Adrianto, Ratno Agustini, Rina Tri Akbar, Paisal Akhmad Azmiardi Al-Ayubi, Moch Thoriq Assegaf Almi, Ihza Abi Said Amaliah, Nur Wahdah Rizqi amaruddin, Iriyani Amir, Maryam Annisa, Yulvia Septi Anwar, Alyssa Putri Ariani, Preati Ayu Asysyifa, Thisna Nugra Atting, Yenny Aurelya, Yasmine Naura Azizah, Nabila A’isyah, Siti Bambang Irawan Basrowi, Ray Wagiu Cahyantari, Umi Cantika, Rury Aulia Delezephs, Audinos H Fernando Fadlillah, Muhammad Ridho Fahmi, Achmad Sabrani Fatimatuzahra, Tien Febrianti, Nur Aini Gifari, Muhammad Tijar Harahap, Karlina Sofyana Hariyani, Noor Harun, Siti Fadilah Hasanah, Ayesha Uswatun Herawan, Dea Aurela Herliani, Resda Himawan, Sania Miutia Irmabilla Husna Husna Husna, Miftahul Husnul Khotimah Ike Anggraeni Ilmawari, Izmi Indriani, Alya Irfansyah Baharuddin Pakki Iriyani K Iriyani Kamaruddin, Iriyani K., Iriyani Kamarudin, Iriyani Kurniawati, Eva R Layuk, Meity Moga Lestari, Ida Ayu Indira Dwika Maliran, Shafa Minda Mardika, I Wayan Marini, Rina Mashud, Andine Demetria Padmanegara Muhammad Faisal Muhammad Noor Mutawakkiliin, Syifa’ul Alif Muyassarah, Zalfa Rania Nastitie Cinintya Nurzihan Noviasty, Reny Nozomi, Alwan Zakki Nugraha, Purwa Nur Rohmah Nurfadilla, Nurfadilla Nurlianti Nurlianti, Nurlianti Nursafa, Andi Nurul Afiah Pakki, Irfansyah Baharudin Pamowa, Agustina Simanangi Papu, Theresa Rebecca Parengkuan, Sandra Pasiakan, Meli Pasinggi, Miako Pasqua, Venuta Della Prabawansyah, Nirgandhi Naib Putri, Regina Anindya Putri, Salwa Az Zahra PUTRI, TIARA Putri, ⁠Tiara Ananda Delisa Rahmayanti, Desy Anugerah Ramadhantya, Fazira Shinaia Rangga Aditya Pratama Risqillah, Abdul Ridho Dhafa Riyan Ningsih Riyanto, Rudy Agus Rizki, Agung Tribawa Roma Yuliana Sadaria, Sadaria Saefurrohim, Muhamad Zakki Safika, Erri Larene Saputri, Anisatia Saputri, Deby Indah Sari, Aldyta Permata Sari, Rika Yunita Septiana, Lisa Sigit, Ratih Fianni Sihombing, Eggi Monica Silitonga, Hesty Erika Simatupang, Dhea Pebri A. C. Simpajo, Nurul Rizkiana Tistania Sinaga, Ribka Adelina Siti Maysarah Sophie, Emilia Susanto, Riezfian Raditya Tri Agustini, Rina Triffani, Jeane Ubung, Brigitta Utami, Dian Margi Wahidah, Puja Nur Wardani, Nunuk Kusuma Wulandari, Putri Fauziah Xaveria, Azlia Yuardani, Yunda Yuniasih, Arista Dian