Claim Missing Document
Check
Articles

Development Of an Electronic Module for Antidiabetic Testing Techniques as A Guide for Pharmacy Students in Pharmacology Practicum and Research Ihwan; Yuliet; Moh. Tahir; Ahmad Ramadhan
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 10 (2025): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i10.12760

Abstract

The era of the 4.0 revolution is a time characterized by the development of information technology. This era offers opportunities for digitalization in various fields, including higher education. One area that greatly requires information technology is research, particularly in the development of electronic modules as learning media. This study aims to develop an electronic module on antidiabetic testing techniques as a guide for practice and research. The research method used is a Research and Development design, utilizing the ADDIE approach model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The module used was validated by two content and language experts, two media expert validators, and validated for feasibility by 128 respondents using a questionnaire instrument, and the effectiveness evaluation of the module was tested by 36 students from the Pharmacy Department of Tadulako University. The research results show that the validity test by two content experts rated it as feasible with an average score of 4 and a percentage of 80%, the language expert rated it as very feasible with a percentage of 88.0% and an average score of 4.4, the design expert rated it as very feasible with a percentage of 92.22% and an average score of 4.6, the feasibility assessment by students rated it as very feasible to be used as learning media with an average score of 4.05 and a percentage of 81.02%, and the effectiveness test using N-Gain was 89%. This electronic module establishes a framework for developing interactive instructional materials in scientific education, particularly relevant to pharmaceutical sciences and healthcare fields, through its systematic integration of practical simulations and pharmacological research components within the learning environment.
Subchronic Toxicity Test of Purple Leaves Ethanol Extract (PLEE) on the Histopathological Picture of the Lymph of Wistar Rats and Antioxidant Activity Darmayanti; Niluh Puspita Dewi; Mariyani; Joni Tandi; Meike Rachmawati; Yuliet Susanto
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 7 (2024): July
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i7.8070

Abstract

This study aims to determine the toxic effects of purple leaf ethanol extract on lymph organs at doses of 500; 2.000; and 5.000 mg/kgBB administered for 28 days and and to determine the antioxidant activity of purple leaf Graptophyllum pictum (L.) This study is an experimental study with a random group design, using 20 test animals divided into 4 groups consisting of two treatment groups, namely in the normal control group given Na-CMC 0.5% and the experimental group given PLEE (k1: dose 500 mg/kgBB, k2: dose 2.000 mg/kgBB and k3: dose 5.000 mg/kgBB hematoxylin-eosin staining (HE) using a computer-connected Motic BA210 microscope with 40X magnification in 5 fields of view and antioxidant test using DPPH method with UV-Vis Spectrophotometer at 516 nm wavelength with concentration 20, 40, 60, 80, and 100 ppm. The results showed that leaf ethanol extract was toxic at a dose of 2.000 mg/kgBB – 5.000 mg/kgBB against the diameter of lymphatic organ pulp, organ index and organ weight, there were symptoms of toxicity and purple leaf ethanol extract had strong antioxidant activity with 66.26 μg/mL.
Biochemical Serum Changes in the Liver and Kidney of Hyperuricemia Rats Exposed to Ethanolic Leaf Extract of Hantap (Sterculia coccinea Jack) Yuliet; Rhizky S Auliana; Miranti; Ni Luh Rindiani; Marzelany M Sombolinggi; Khildah -; Khaerati
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 2 (2025): February
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i2.8832

Abstract

High uric acid levels can increase oxidative stress in the kidneys causing glomerular damage and tubular ischemia. In addition, it also causes hepatocyte injury so that uncontrolled hyperuricemia will cause liver damage. This study aims to determine the effect of Hantap leaf extract (Sterculia coccinea Jack) on kidney and liver function in rat hyperuricemia. This study was a quasi-experimental study with a post-test only control group design. This study used 30 rats induced with chicken liver juice and potassium oxonate and then given Hantap leaf ethanol extract therapy at doses of 100, 200 and 400 mg/kg BW. Data on urea, creatinine, SGOT and SGPT levels were statistically tested using the ANOVA and Post-hoc Duncan tests. While data on uric acid levels used the T test and Anova. Significantly different results compared to negative controls were found in the group given Hantap leaf extract at doses of 100, 200 and 400 mg/kg BW on uric acid, creatinine, ureum, SGOT and SGPT levels. The results of the study prove that administering Hantap leaf extract can improve kidney and liver function in hyperuricemic rats.
Edukasi Gizi Seimbang dan Pemberian Vitamin sebagai Strategi Pencegahan Stunting pada Anak Usia Dini di TK Attarim Salim Islami Yuliet Yuliet; Recky Patala; Khildah Khaerati; Ihwan Ihwan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.341

Abstract

Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat, khususnya pada anak usia dini. Upaya pencegahan stunting perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui edukasi kepada orang tua serta intervensi gizi yang tepat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pencegahan stunting dan mendukung pemenuhan kebutuhan gizi anak usia dini melalui pembagian vitamin di TK Attarim Salim Islami. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode sosialisasi kepada orang tua dan pembagian vitamin kepada anak usia dini. Sosialisasi diikuti oleh 31 orang tua siswa dan membahas materi terkait pengertian stunting, faktor penyebab, dampak stunting terhadap tumbuh kembang anak, serta peran orang tua dalam pemenuhan gizi seimbang dan pola asuh yang tepat. Pembagian vitamin diberikan kepada anak usia dini sebagai upaya pemenuhan kebutuhan mikronutrien untuk menunjang pertumbuhan dan daya tahan tubuh. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa orang tua memberikan respons positif dan menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap pentingnya pencegahan stunting sejak dini. Pihak sekolah juga memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian masyarakat ini  memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kesadaran orang tua dan lingkungan sekolah dalam upaya pencegahan stunting serta mendukung terciptanya generasi anak yang sehat dan berkualitas.
Gambaran Pengetahuan, Sikap, serta Upaya Pencegahan TB Masyarakat di Tiga Puskesmas Kota Palu Yuliet Yuliet; Recky Patala; Sinta Sinta; Sitti Khadijah R; Aditya Ariwinardi Arif; Chairunisah Hidayat; Ni Made Susilawati; Hardi Hardi
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/avz1tm83

Abstract

Tuberkulosis (TB) hingga kini masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat. Gambaran mengenai tingkat pengetahuan, sikap dan upaya pencegahan masyarakat menjadi langkah penting untuk memperkuat edukasi serta intervensi di layanan kesehatan primer. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di tiga puskesmas di Kota Palu, yaitu Bulili,  Mabelopura dan Kamonji. Kegiatan dilakukan melalui edukasi tentang TB serta penyebaran kuesioner untuk menggali pengetahuan, sikap dan upaya pencegahan TB, sekaligus  mengidentifikasi karakteristik responden. Sebanyak 102 orang berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hasilnya menunjukkan bahwa 61,8% responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik, 33,3% cukup, dan 4,9% masih kurang. Responden sebanyak 51,0% menunjukkan sikap positif terhadap pencegahan TB, sementara 49,0% masih menunjukkan sikap yang kurang mendukung. Untuk upaya pencegahan, 59,8%  berada pada kategori baik, 38,2%  cukup, dan 2% kurang. Hasil ini menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar masyarakat sudah memiliki pengetahuan dan upaya pencegahan yang cukup baik, penguatan edukasi tetap perlu dilakukan secara berkelanjutan. Upaya ini penting untuk membentuk sikap yang lebih positif dan mendorong konsistensi perilaku pencegahan, sehingga pemutusan rantai penularan TB dapat berjalan lebih optimal.
Potensi Kombinasi Ekstrak Rimpang Kunyit (Curcuma longa L.) dan Kapur Sirih Sebagai Anti Inflamasi dan Penyembuh Luka Sayat Yuliet Susanto; Fitri Anggun Solehah; Andi Fadya; Khildah Khaerati
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v8i1.60314

Abstract

Rimpang kunyit (Curcuma longa L.) merupakan tanaman tradisional yang telah dikenal berkhasiat dalam menyembuhkan luka. Kapur sirih (CaCO3) telah terbukti memiliki khasiat sebagai antiinflamasi. Kombinasi keduanya secara empiris diketahui mempunyai efek dalam penyembuhan luka. Penelitian bertujuan untuk mengkaji potensi kombinasi ekstrak rimpang kunyit dan kapur sirih sebagai antiinflamasi dan menyembuhkan luka sayat serta menentukan komposisi yang efektif. Hewan uji yang digunakan pada penelitian ini adalah tikus putih jantan (Rattus norvegicus) yang dibagi dalam 5 kelompok uji. Kelompok 1 sebagai kontrol negatif, kelompok 2 sebagai kontrol positif, kelompok 3, 4 dan 5 diberi sediaan kombinasi ekstrak rimpang kunyit dan kapur sirih dengan komposisi masing-masing 1:1, 1:2, dan 2:1. Uji aktivitas antiinflamasi dilakukan dengan metode paw edema induksi λ karagenan 1% sebanyak 0,1 ml. Pengukuran volume udem dilakukan setiap jam selama 6 jam menggunakan pletismometer sedangkan untuk metode luka sayat dilakukan dengan membuat sayatan pada bagian punggung hewan uji dengan panjang 2 cm dan kedalaman 2 mm. Parameter penyembuhan luka adalah rerata panjang luka. Pengukuran luka sayat menggunakan jangka sorong digital yang dilakukan selama 12 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak rimpang kunyit dan kapur sirih memiliki potensi antiinflamasi dan penyembuhan luka sayat. Komposisi yang paling efektif dalam menyembuhkan luka sayat yaitu komposisi 2:1 sedangkan komposisi yang efektif sebagai antiinflamasi adalah 1:2.
Co-Authors Abd. Rahman Razak Adisaputra, Arya Dibyo Aditya Ariwinardi Arif Agus Ritna Agustinus Widodo Agustinus Widodo Ahmad Ramadhan Akhmad Khumaidi Alfia, Dhara Ali Djamhuri Alkaff, Firas F. Alkaff, Sylmina D. Amelia Rumi Amelia Rumi Amelia Rumi Andi Athira Masyta Andi Atirah Masyita Andi Atirah Masyita Andi Fadya Andrya B Andrya B Apriyanti Anastasia Arisca, Windhy Nur Ariza Abu Bakar Putri Armini Syamsidi Arwinda Alitsia Hasyim Asriana Sultan Atirah Atirah Bawiling, Viorenita Giovany Bustanul Arifin Cahyani, Rezki Chairunisah Hidayat Cornelia Ayu Putri Daniel Happy Putra Darmayanti Dermiati T Dermiati T Devi Saputri Bahman Devyayu Prabaningsih DEWI RISMAYANTI Djaleha, Helena Fransisca Dwicahya, Bambang Dwinthasari Meilinda Azhari Elin Yulinah Elin Yulinah Sukandar Ersamukti Rahmatullah Achmad Evi Sulastri Fahrul Hardani, Muhammad Fajriansyah Fajriansyah FIRMANITA DWIMURTI Fitri Anggun Solehah Hamdani, Silviana Hardi Hardi Heni Purwitasari I Ketut Adnyana Ihwam Ihwan Ihwan Ihwan Ihwan Iklima Indriani, Meri Feki Inggrid Yuliana Ingrid Faustine Ismail, Ihwan Jamaluddin Jamaluddin Jamaluddin Jamaluddin Jamaluddin Jamaluddin Jamaluddin Joni Tandi Joni Tandi, Joni Karmini Karmini Khaerati Khildah - Khildah Khaerati Khildah Khaerati Khildah Khaerati Khusnul Diana Khusnul Diana Kurniawan, Muh D. Lutfiana Kusumawati Mariyani Marzelany M Sombolinggi Meike Rachmawati Mia Audina Miftahul Jannah Moh. Roem Moh. Tahir Mohamad Ikram Muhamad Rinaldhi Tandah Muhammad Anggriawan Muhammad Fahrul Hardani Muhammad Rinaldhi Tandah, Muhammad Rinaldhi Muhammad Sulaiman Zubair Muthi’ah H Z Nasrah Said Nela Sharon Ni Luh Rindiani Ni Made Susilawati Ni Made Susilawati Ni Wayan Swintari Nifien Mokuna Niluh Puspita Dewi Nur Hikmah Nur Ramadhani Nurfajar, Rifda Nurihardiyanti Nurihardiyanti Nurwalyani, Nurwalyani Oryza Sativa Padmawati, Retna S. Perwitasari, Dyah A. Postma, Maarten J. R. Rokhman, Muhammad Ramadhanil Ramadhanil Rasuane Noor Recky Patala Recky Patala Revina Triani Rhizky S Auliana Richard, Tricia Andini Rini Saputri Ririen Hardani Ririen Hardani Ririen Ririen Ririn Hardani Ritha Pratiwi Saidah Rauf Salamah, Sovia Shella Desiana Sinta Sinta Sitti Khadijah R Sitti Kholidah Sri Indrawati Steffi Liem Suci Hanifah Sukmawati, Sukmawati Syaputra, Gunawan Syariful Anam Tirza Retno Kinasih Baginda Triana Riandani Djamhuri Tricia Andini Tunreng, Muh. Fadil Usman Umar, Miranti Witanti, Alun Yonelian Yuyun Yusriadi Yusriadi Zulkarnain Zulkarnain