Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KEMAMPUAN MELAKUKAN GERAKAN SHALAT MELALUI PRAKTIK LANGSUNG PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Rosidawati, .; ., Marmawi, R,; Yuniarni, Desni
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 3 (2015): Maret 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Perencanaan pembelajaran gerakan shalat melalui praktik langsung pada anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-Kanak Raudhatul Jannah Pontianak, 2) Pelaksanaan pembelajaran gerakan shalat melalui praktik langsung pada anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-Kanak Raudhatul Jannah Pontianak dan 3) Peningkatan kemampuan melakukan gerakan shalat melalui praktik langsung pada anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-Kanak Raudhatul Jannah Pontianak. Peneliti menggunakan metode deskriptif. Adapun bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Analisis data yang digunakan berupa observasi, IPKG I, IPKG 2 dan wawancara. Langkah-langkah penelitian ini adalah sebagai berikut: 1). Perencanaan, 2). Pelaksanaan, 3). Pengamatan atau Observasi dan 4). Refleksi. Teknik analisis data yang digunakan adalah observasi/pengamatan dan wawancara/percakapan, sesuai dengan teknik pengumpul data yang digunakakan, maka alat pengumpulnya adalah format observasi dan panduan wawancara. Hasil peneltian menunjukkan Praktik langsung dapat meningkatkan kemampuan melakukan gerakan shalat pada anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-Kanak Raudhatul Jannah Pontianak yaitu sebesar 32,23% hasil tersebut diperoleh dari rata-rata siklus I dikurangi rata siklus II (42,77-75=32,23%).   Kata Kunci: Gerakan Shalat, Praktik Langsung.   Abstract: The purpose of this study was to determine: 1) Planning prayer movement learning through hands-on children aged 5-6 years in kindergarten Raudhatul Jannah Pontianak, 2) The prayer movement learning through hands-on children aged 5-6 years The Kindergarten Raudhatul Jannah Pontianak and 3) Increased ability to perform the prayer movement through hands-on children aged 5-6 years in kindergarten Raudhatul Jannah Pontianak. Researchers using descriptive methods. The form of this research is a class act. Analysis of the data used in the form of observation, IPKG I, IPKG 2 and interviews. The steps of this study are as follows: 1). Planning, 2). Implementation, 3). Observation or observation and 4). Reflection. The data analysis technique used is the observation / observation and interviews / conversations, according to the data collection techniques be adopted, then the tool is a format pengumpulnya observation and interview guides. Research findings show a direct practice can improve the ability to perform the prayer movement in children aged 5-6 years in kindergarten Raudhatul Jannah Pontianak is equal to 32.23% of the results obtained from the average of the first cycle is reduced average cycle II (42,77- 75 = 32.23%).   Keywords: Prayer Movement, Direct Practice.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MELAKSANAKAN SHALAT MELALUI METODE DEMONSTRASI PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Yusuf, Muhammad; Ali, Muhamad; Yuniarni, Desni
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 12 (2014): Desember 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Penelitian ini dilatar belakangi menyuruh anak sebagai anggota keluarga untuk melaksanakan shalat merupakan kewajiban bagi orang tua terutama ayah. Perintah Allah kepada orangtua untuk memerintah anaknya malaksanakan shalat tidaklah mudah, sederhana, sekadar memerintah dan membutuhkan waktu yang pendek. Di dalamnya tersirat banyak perintah lainnya yang berkaitan dengan proses pendidikan anak yang tidak sepi dari rintangan dan tantangan, serta membutuhkan waktu yang panjang. PAUD Siratul Jannah telah mencoba memberikan suatu pembelajaran kepada anak, tetapi anak tidak dapat melaksanakan shalat dengan tertib. Penelitian ini mengunakan penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah anak yang berjumlah 20 orang anak. Lokasi yang digunakan sebagai tempat penelitian adalah PAUD Siratul Jannah Kabupaten Kubu Raya.   Kata Kunci : Shalat, Metode demonstrasi Abstract : The background of this research have a child as a family member to prayer is an obligation for parents, especially fathers God's command to parents to govern their children acted upon prayer is not easy, simple, and takes just ruled short. In it implied many other orders relating to the education of children who are not devoid of obstacles and challenges, as well as taking a long time. PAUD Siratul Jannah have tried to give a lesson to the child, but the child can not be praying with the orderly. This study uses action research. Subjects in this study were children who totaled 20 children. The location was used as a place of study is PAUD Siratul Jannah Kubu Raya.   Keywords : Prayers, method demonstrations
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF MELALUI PERMAINAN BILANGAN PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI PAUD MUTIARA PONTIANAK TIMUR Yustati, Teti; Syukri, M.; Yuniarni, Desni
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 8 (2014): Agustus 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif pada anak sejak usia dini, permainan bilangan merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk kemampuan kognitif anak. Adapun tehnik yang dapat digunakan yaitu melakukan permainan bilangan sambil bernyanyi dengan pasangannya. Subjek dalam penelitian ini adalah anak sejumlah 12 orang. Lokasi yang digunakan sebagai penelitian ini adalah PAUD Mutiara. Hasil penelitian yang telah dilakukan dan hasil analisis data, maka secara umum dapat disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan kognitif dapat dilakukan melalui permainan bilangan dengan media merencanakan dan melaksanakan permainan dengan baik, pada anak usia 5-6 tahun di PAUD Mutiara Kecamatan Pontianak Timur. Kata Kunci : Kemampuan Kognitif, Permainan Bilangan.   Abstract : The purpose of this research is to importance of improving cognitive abilities in children from an early age, numbers game is one way that can be done for children's cognitive abilities. The technique can be used that make the game of numbers while singing with her ​​partner. Subjects in this study were children some 12 people. The location of this research are used as PAUD Mutiara. The results of the research that has been conducted and the results of data analysis, then in general it can be concluded that the increase in cognitive abilities can be done through the numbers game with a game plan and execute media well, in children aged 5-6 years in PAUD Mutiara District of East Pontianak. Keywords: Cognitive Ability, Numbers Game
CHARACTER EDUCATION IN EARLY CHILDHOOD Yuniarni, Desni
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 7, No 1 (2012): Volume 7 Nomor 1 Edisi Januari 2012
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jvip.v7i1.333

Abstract

Childrens good characters should be formed since their early time growing up because it is an individuals set of psychological characteristics that influence persons ability and inclination for function morally, as Marvin Berkowitz said (William Damond, 2002). Besides, Dimermen (2009:9), educational prationers identified 10 characters which have to be developed in children such as: 1) respect, 2) responsibility, 3) honesty, 4) empathy, 5) fairness, 6) initiative, 7) courage, 8) perseverance, 9) optimism, 10) integrity. These characters can be transferred by school as an agent of education, called character education. Megawangi (2004: 95) said that character education is a way to educate children in order to decide wise decision and practice it in regular life, so they can give positive contribution for environment. Moreover, character education is an education to develop good character from children, make them able to judge which one right or wrong, care deeply about the right and then doing what they believe to be right. Shortly, character education can be internalized habituation about what is right, so that student become understand (cognitive) about what is right and what is wrong, and can feel (affective) the values of good thing and always trying to do that (psychomotor). Character education has to consist moral knowledge, moral feeling, and moral action. It is related to the habit, so it has to be practiced all the time. Moreover, build the good character needs communities character including family, school, religious institution, information media, government, and all supported component close to the young generation. The roles of school in this case are stated in learning process, habituation, extracurricular, and socialize. To develop character from children, school should not create a new curriculum but must integrate all national system which has been strong basic in formal education world. That is the implication of the character education. Last but not least, the best way in forming good character for children is through the model. Teacher here is the main component who plays important role in giving kinds of good examples, even by interaction with the student, routine activities, or spontaneous and incidental activities in the school. From those points above we hope that our young generation has much capability not only in cognitive side, but also in their attitude, manner, and their personality. KEYWORDS: character, education, early childhood
PENGETAHUAN GURU MENGENAI SISTEM PEMBELAJARAN ALAMIAH OTAK DI TK MUJAHIDIN 1 PONTIANAK Yuniarni, Desni
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 10, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jvip.v10i1.25976

Abstract

Anak akan optimal dalam belajar apabila pembelajaran yang diberikan oleh guru sesuai dengan karakteristik perkembangannya. Proses pembelajaran itu sendiri terdiri dari komponen yang berbeda-beda,  yang saling terkait satu sama lain. Komponen yang dijadikan  fokus dalam penelitian ini adalah proses pembelajaran, yaitu bagaimana proses penyampaian materi pembelajaran dilakukan oleh guru di PAUD.  Barbara K. Given dalam bukunya Brain Based Teaching (2007) mengatakan bahwa pendidikan lebih dari sekedar meraih standar pembelajaran tertentu, pendidikan identik dengan mengembangkan keinginan untuk belajar, memahami cara belajar dan menerapkan praktek pengajaran berdasarkan bagaimana sesungguhnya otak berfungsi. Mengacu pada pendapat Barbara diatas, proses penyampaian materi pembelajaran yang diberikan oleh guru kepada anak didiknya di TK hendaknya disesuaikan dengan bagaimana cara  kerja otak anak dalam belajar. Pendidikan memiliki tujuan mengoptimalkan penggunaan otak. Tidak saja untuk aspek rasional-kognitif, tetapi  juga emosi, fisik dan spiritual. Otak yang optimal adalah otak yang semua potensinya teroptimalkan dengan baik. Untuk dapat mengoptimalkan kerja otak dengan cara yang natural, Barbara menyebutnya sistem pembelajaran alamiah otak, yaitu sistem pembelajaran  emosional, sosial, kognitif, fisik dan reflektif. Kelima sistem pembelajaran alamiah otak tersebut merupakan satu kesatuan yang harus ada dalam sistem pembelajaran yang disampaikan oleh guru kepada anak didiknya. Penelitian  yang berkaitan dengan bagaimana kinerja otak anak usia dini dalam proses pembelajaran penting dilakukan untuk mengoptimalkan hasil pembelajaran pada anak usia ini, oleh karena itu peneliti tertarik untuk mengetahui sejauhmana pengetahuan yang dimiliki oleh para guru TK dengan metode deskriptif dan menggunakan angket dan lembar wawancara sebagai alat pengumpul datanya. Metode analisis yang yang digunakan adalah analisis deskriptif persentase. Hasil  dari penelitian ini menunjukkan para guru di TK Mujahidin Pontianak memiliki pengetahuan yang sangat baik terhadap metode pembelajaran berbasis kinerja otak.
PERSPEKTIF ORANG TUA TENTANG KESIAPAN ANAK USIA DINI MEMASUKI JENJANG SEKOLAH DASAR Amalia, Annisa; Miranda, Dian Miranda; Lukmanulhakim, Lukmanulhakim; R, Marmawi; Yuniarni, Desni; Linarsih, Andini
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 15, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jvip.v15i2.67155

Abstract

This research aims to reveal the prespective of parents regarding the meaning of school readiness to enter elementary school from the early childhood education stage. Parents' perceptions of school readiness are related to children's early education experience, which can support optimizing their readiness to enter elementary school. The method of this research is a phenomenological study that reveals the perceptions of parents who have children in the age range of 5-6 years that have not entered the elementary education stage. Research data collection is through interviews. The technique used for processing data is IPA (Interpretative Phenomenological Analysis) techniques. This data processing technique is implemented through six (6) stages, which consist of 1) Reading and re-reading; 2) Initial noting; 3) Developing Emergent themes; 4) Searching for connections across emergent themes; 5) Moving the next cases; and 6) Looking for patterns across cases. Parents' perceptions show that young children ready to enter primary school can read, write, count, be independent, and have mental readiness. Parents see that there will be changes in demands between PAUD and elementary school levels, so children need to be prepared for these changes. Meanwhile, parents' views on schools and teachers in preparing children show trust and hope that schools can play a good role.
Pengembangan Buku Saku: Pendampingan Orang Tua untuk Optimalisasi Perkembangan NAM Anak Usia Dini di Era Digital Yuniarni, Desni; Satwika, Pratista Arya; Solichah, Novia
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 2 (2024): May-Agustus 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.646

Abstract

Aspek perkembangan norma, agama dan moral (NAM) adalah aspek penting yang harus diberikan pada anak sejak usia ini. Semakin berkembangnya teknologi di era digital, membuat kurang terstimulasinya aspek NAM bagi anak usia dini (AUD). Padahal orang tua memiliki peran penting dalam mendampingi anak untuk membentuk NAMnya. Penelitian ini bertujuan mengembangkan buku saku pendampingan orang tua untuk optimalisasi perkembangan NAM anak di era digital dengan pengembangan model 4D menggunakan angket dan wawancara. Subyek penelitian orang tua TK Y. Validator ahli materi dosen PG-PAUD dan validator ahli media guru TK Y. Teknik analisisnya deskripsi kuantitatif dan kualitatif. Hasil dari penelitian yang dilakukan menggambarkan buku tersebut layak digunakan, bermanfaat, dibutuhkan orang tua, memiliki tampilan menarik, kata-kata mudah dan kejelasan gambar sehingga memudahkan orang tua memahami isinya. Implikasi hasil penelitian ini adalah bertambahnya wawasan orang tua mengenai adanya media yang dapat mengambah pengetahuan berbentuk buku saku berisi pendampingan orang tua untuk optimalisasi perkembangan NAM anak di era digital.
Pengembangan Maket 3D Kebun Binatang Khas Kalimantan Barat di Taman Kanak-kanak Yuniarni, Desni; Satwika, Pratista Arya; Solichah, Novia
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.805

Abstract

Penelitian ini penting dilakukan agar dapat memfasilitasi terbatasnya media pembelajaran yang digunakan guru untuk menstimulasi perkembangan kognitif anak di Taman Kanak-kanak (TK). Tujuan dalam penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran berbentuk maket 3D kebun binatang khas Kalimantan Barat untuk stimulasi aspek perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan 4D. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan instrumen wawancara dan kuesioner. Subjek penelitiannya adalah guru TK di kota Pontianak dengan validator ahli materi dari dosen Pendidikan Anak Usia Dini dan validator ahli media dari guru TK. Teknik analisis yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan media pembelajaran berbentuk maket 3D kebun binatang khas Kalimantan Barat dinyatakan layak digunakan untuk menstimulasi aspek perkembangan kognitif anak usia dini dalam hal materi dan media dengan kategori sangat baik berdasarkan validasi ahli materi dan ahli media
Pengembangan Buku Saku: Pendampingan Orang Tua untuk Optimalisasi Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini di Era Digital Yuniarni, Desni; Solichah, Novia; Satwika, Pratista Arya
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.812

Abstract

Penelitian ini penting dilakukan agar dapat memfasilitasi terbatasnya buku panduan mengenai optimalisasi kognitif anak di era digital. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan buku saku pendampingan orang tua untuk optimalisasi kognitif anak di era digital. Metode yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan 4D. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan instrumen wawancara dan kuesioner. Subjek penelitiannya adalah guru PAUD dengan validator ahli materi dari dosen PG-PAUD dan validator ahli media dari guru PAUD. Teknik analisis yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan buku saku dinyatakan layak digunakan sebagi panduan pendampingan orang tua dalam optimalisasi kognitif anak di era digital dalam hal materi dan media dengan kategori sangat baik.
Analyzing Parental Perceptions of Smartphone Usage in Early Childhood: Educational Potential and Risk Management Yuniarni, Desni; Surjaningrum, Endang R.; Dewi, Triana Kesuma
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 7 No. 3 (2024): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v7i3.90470

Abstract

Smartphone usage has significantly increased across various age groups, including early childhood. This phenomenon presents both concerns and opportunities for parents to utilize technology as a medium for stimulating children’s development. This study aims to explore parents' perceptions of the benefits and negative impacts of smartphone usage for young children and to analyze differences in perceptions based on parents' demographic characteristics. The research employs a descriptive quantitative approach with a comparative analysis. The sampling technique used is stratified random sampling, involving 197 parents of kindergarten children aged 3-6 years as respondents. Data were collected through a Likert-scale questionnaire distributed online via Google Forms. The analysis results indicate that 65% of parents perceive smartphones as beneficial educational tools for supporting children's cognitive development. However, 60% of parents express concerns about the negative impacts of smartphone usage, particularly on children's social-emotional and motor development. The findings also reveal that parents with higher education levels are more focused on controlling smartphone usage risks by setting time limits and content restrictions, while parents with middle-level education tend to emphasize the entertainment benefits of smartphones for children. The study concludes that strict supervision of smartphone usage in early childhood is necessary to minimize negative impacts and maximize its educational benefits.
Co-Authors (F54210142), Nurjanah . Anita . Melania, . . Rosidawati . Rumbiani . Setiawati, . . Wahdini . Wahdyani A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abas Yusuf Abd. Rasyid Syamsuri Alayinda, Alma aloysius mering Amallia Putri Ana, Nurul Angela, Desi Annisa Amalia Apriani, Nani Arundina T.T, Agustina Asmiati, Syarifah Aunurrahman Aunurrahman Azis, Nabila Alvionita Benny Dikta Rianggi Ria Busri Endang Damayanti, . Delima Rizki Pusapasari Saragih Dewi, Triana Kesuma Dian Miranda Dina Mariana Ery Hermawati Eryani, . Eugenie, Olivia Esty Fadillah . Fadillah Fadillah Fadillah, Gina Fatimah, Dayang Srilia Febrianti, Fatayatun Nur Halida Halida Handini, Mitra Hanifah . Harnum, Anggari Ludmilla Hotlia Hutabarat Ifir, Yuspina Iin Zheniar Winayati, Iin Zheniar Indri Astuti Ipi, Katarena Ira Herlina Irtia, Fitri Jaiton, . Jumiati Jumiati Kadi, Kadi karmila karmila Kasihani Lestari Kiki Aryanita, Kiki Linarsih, Andini Lisdayanti, Resty Lukmanulhakim ., Lukmanulhakim M Syukri M. Chiar M. Syukri M. Thamrin M. Thamrin . Marmawi R . Martacipta, Meideti Masluyah Suib Maulidia, Melia MAULIDIAH, DIAN Miranda, Dian Miranda Mudinillah, Adam Muhamad Ali MUHAMMAD ALI Muhammad Asroruddin, Muhammad Muhammad Yusuf Mulyati, Indah Narsi (F54010014) Nasution, Raeni Sariyanti Nina Mardiana (F01108057) Novitasari Susi Heriyanti Nurapni, . Octaviani, Dhitia Olyvia, Marta Palupi, Woro Pitrawati, . Prameswari, Dewi Ariesta Pramudia, Rendi Pratista Arya Satwika Priningsih, Yunita Purwanti . Putri, Deasyana Putri, Wayan Adelia Ratnasari, Wesi Rini Rubianti Riyani Riyani Rukmana, Hajar Sari, Rini Solichah , Novia Solichah, Novia Sri Marwati Sri Sunarti Sri Wahyuni Sri Widayati Linda Astuti Sugiyati, Sugiyati Sumaryati, Desi Surjaningrum, Endang R. Surya, M. Suryani, Dewita Syukri . Teti Yustati Thamrin . Unsrini . Usman Usman Utami, Yossy Wirda Valentina Valentina, Valentina Vivi Kurniawati, Vivi Vivin Darsanti Wahyuni, Yuni Winda Kurniawati Yesi, Fransiska Yuline .