Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DALAM PROSES BELAJAR-MENGAJAR ANAK USIA 4-5 TAHUN Sunarti, Sri; R, Marmawi; Yuniarni, Desni
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 3 (2015): Maret 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian deskriptif  menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Teknik penelitian yang digunakan adalah teknik wawancara, teknik observasi, dan teknik studi dokumenter dengan alat pengumpul data berupa pedoman wawancara, pedoman observasi, daftar cek, dokumen, dan catatan lapangan. Subjek penelitian yaitu guru Kelompok B. Hasil penelitian ini adalah: jenis media yang digunakan guru di PAUD PANAMA Kecamatan Pontianak Kota meliputi, papan tulis, buku pelajaran, gambar, balok, ayunan, jungkat-jungkit, papan titian, dan tape recorder. Penggunaan media didalam kelas yang meliputi, papan tulis, buku pelajaran, gambar, balok. Dan penggunaan media pembelajaran diluar kelas meliputi, ayunan, papan titian, jungkat-jungkit, tape recorder. Saran  yang diberikan yaitu agar   jenis-jenis media yang digunakan guru dalam proses belajar-mengajar di PAUD PANAMA Kecamatan Pontianak Kota perlu di tambah lagi,  agar lebih baik. penggunaan media pembelajaran sebaiknya dilakukan sesuai dengan langkah-langkah jenis media yang digunakan. Kata Kunci  : Media Pembelajaran, Proses Belajar-Mengajar Abstract: This study was conducted using descriptive study using a qualitative research approach. Research technique used is the technique of interview, observation techniques, and techniques of documentary studies with data collection tool in the form of interview, observation guidelines, checklists, documents, and field notes. Research subjects that teachers Group B. The results of this study are: the type of media used in early childhood teacher PANAMA District of Pontianak city covers, board, textbooks, pictures, beam, swing, seesaw, plank, and a tape recorder. The use of media in the classroom covering, board, textbooks, picture, beam. And use of instructional media outside the classroom include, swing, plank, a seesaw, a tape recorder. Advice given is that the types of media used by teachers in the teaching-learning process in early childhood District of Pontianak City PANAMA need plus more, for the better. use of instructional media should be done in accordance with the steps the type of media used. Keyword : Media Learning, Teaching-Learning Process
CARA PEMBELAJARAN ANAK DOWN SYNDROME DI KELAS B1 TK LUAR BIASA C DHARMA ASIH Farida, Ida; ., Marmawi; Yuniarni, Desni
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 5 (2015): Mei 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan cara pembelajaran anak down syndrome di kelas B1 TK Luar Biasa C Dharma Asih Pontianak. Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data terdiri dari 1 orang guru, 2 orang anak di kelas B1 dan 2 orang tua anak subyek penelitian. Hasil penelitian menggambarkan cara belajar anak down syndrome dilakukan secara individual yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan dan perkembangan anak. Cara guru dalam membelajarkan anak down syndrome dengan memberikan tugas langsung dan mengajak anak meniru ucapan guru. Tugas yang diberikan berupa kegiatan menulis huruf dan angka yang masih berupa titik-titik, mewarnai, mozaik, dan bernyanyi bersama. Peran orang tua dalam memberikan pembelajaran kepada anak down syndrome dapat dilakukan dengan memberikan perhatian dan kasih sayang kepada anak serta melanjutkan pembelajaran yang diberikan oleh guru di rumah. Pembelajaran tersebut dapat diketahui oleh orang tua melalui kerja sama yang baik antara guru dan orang tua. Kata kunci : Down Syndrome, cara guru Abstract : This research aimed to describe how learning Down syndrome children in the kindergarten class B1 Exceptional C Dharma Asih Pontianak. The method used is descriptive method with qualitative approach. The data source consists of 1 teacher , 2 children in class B1 and two parents of children subject of research. Results of the study illustrates how studying Down syndrome children performed individually tailored to the skill level and development of children. How to teachers in teaching children with Down syndrome by providing direct assignment and invite children to imitate speech teacher. The task given the form of writing letters and numbers of activities are still in the form of dots, coloring, mosaics, and sing along. The role of parents in giving lessons to children with Down syndrome can be done by paying attention and affection to the children and continue the learning process provided by the teacher at home. Learning can be known by the parents through good cooperation between teachers and parents. Keywords : Down Syndrome , How Teachers
ANALISIS KOMPETENSI PROFESIONAL GURU PAUD DI KECAMATAN SERASAN KABUPATEN NATUNA Pitrawati, .; ., Fadillah; Yuniarni, Desni
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 4 (2016): April 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kompetensi profesional guru PAUD di Kecamatan Serasan Kabupaten Natuna. Metode yang digunakan dalam analisis data adalah deskriptif kuantitatif persentase dan uji t. Jumlah guru PAUD yang digunakan sebanyak 38 guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi profesional guru PAUD dalam menguasai materi pembelajaran anak usia dini tergolong baik dengan persentase mencapai 85,53%. Penguasaan guru terhadap standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran anak usia dini tergolong cukup dengan persentase mencapai 75,22%. Pengembangan materi pembelajaran anak usia dini secara kreatif tergolong baik dengan persentase mencapai 83,55%. Pengembangan keprofesionalan dengan melakukan tindakan reflektif dalam pembelajaran anak usia dini tergolong cukup dengan persentase mencapai 73,77%. Kompetensi guru PAUD dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk berkomunikasi dan mengembangkan diri tergolong cukup dengan persentase mencapai 71,27%. Berdasarkan latar belakang pendidikan, guru PAUD yang berpendidikan S1 memiliki kompetensi profesional yang lebih tinggi dibandingkan dengan guru yang berpendidikan SMA dan Diploma. Berdasarkan uji t diketahui terdapat perbedaan kompetensi profesional guru PAUD di Kecamatan Serasan Kabupaten Natuna. Kata kunci: Kompetensi Profesional, Guru PAUD   Abstract: This research aims to knows early childhood education teacher professional competence in Serasan Subdistrict of Natuna Regency. The method used to analyzed the data is descriptive quantitative percentage and t test. The subjects is early childhood education teacher to 38 teachers. Result of research indicate that early childhood education teacher professional competence in mastering study items of early childhood is good with percentage achieve 85,53 percent. Domination early childhood education to competence standard and basic competence subject of early childhood is enough with percentage achieve 75,22 percent. Development of study items creatively of early childhood is good with percentage achieve 83,55 percent. Teacher professional competence in developing professionality by conducting reflective action is enough with percentage achieve 73,77 percent. Teacher professional competence in exploiting information technology to communicate and self development is good with percentage achieve 71,27 percent. Building on education background, early childhood education teacher which have education is scholar have professional competence a high level of comparison with teacher which have education is senior high school and diploma. Building on t test to knowed there are difference difference teacher professional competence. Keywords : Competence, Professional Teacher
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERKOMUNIKASI MELALUI PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Wahyuni, Sri; Ali, Muhamad; Yuniarni, Desni
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 9 (2016): September 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini secara umum untuk mengetahui dan mendapatkan informasi tentang peningkatan keterampilan berkomunikasi melalui penggunaan media gambar pada anak usia 5-6 tahun di TK. Islam Bina Empat Lima Pontianak. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan bentuk Penelitian Tindakan Kelas. Siklus Tindakan Kelas terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refkesi. Pengumpulan data  dengan menggunakan pedoman observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian adalah: 1) Perencanaan pembelajaran disusun sesuai dengan langkah rencana kegiatan harian yang telah ditentukan pada akhir siklus I diperoleh kategori baik dengan kriteria BSH. Hal ini berarti guru dapat dengan baik merencanakan perbaikan pembelajaran, sehingga proses perbaikan berjalan dengan lancar. Pada akhir siklus II diperoleh kategori baik dengan nilai 3,46. Hal ini berarti guru sudah merencanakan pembelajaran dengan baik, 2) Pelaksanaan pembelajaran telah terlaksana dengan baik. Pada siklus I kriteria rata-rata meningkat menjadi  sangat baik, dengan nilai 3,92, 3) Peningkatan keterampilan berkomunikasi melalui penggunaan media gambar sebesar 24%. Kata Kunci : Keterampilan Berkomunikasi, Media Gambar Abstrak: The purpose of this study in general to know and get information about improving communication skills through the use of media images on children aged 5-6 years in kindergarten. Islam Bina Four Five Pontianak. The method used is descriptive method with the form of classroom action research. Class Action Cycle consists of planning, implementation, observation, and refkesi. Collecting data using observation and interview. Based on the results of the study are: 1) Planning study prepared in accordance with the action plan specified daily activities at the end of the first cycle obtained both categories with BSH criteria. This means that teachers can properly plan the improvement of learning, so that the repair process goes smoothly. At the end of the second cycle was obtained both categories with a value of 3.46. This means that teachers are already planning lessons well, 2) Implementation of the learning has been done well. In the first cycle of the criteria of the average increased to very good, with a value of 3.92, 3) Improved communication skills through the use of media images by 24%. Keywords:Communication Skills, Media Image
PENINGKATAN PENGENALAN WARNA MELALUI PLAY DOUGH PADA ANAK USIA 4 – 5 TAHUN Wahdyani, .; R, Marmawi; Yuniarni, Desni
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 3 (2015): Maret 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan langkah-langkah yaitu, perencanaan, tindakan,  observasi, dan  refleksi  dengan pendekatan  kolaborasi dengan teman sejawat. Berdasarkan hasil penelitian: (1)Perencanaan pembelajaran yang telah dilakukan termasuk ke dalam kategori “Baik”. (2) Pelaksanaan Pembelajaran  yang telah dilakukan termasuk kedalam kategori “Baik”. (3) Hasil perhitungan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan yang cukup berarti pada pengenalan warna dengan menggunakan play dough pada hasil penelitian. Peningkatan ini ditunjukkan dengan  hasil belajar anak diantaranya kemampuan anak mencampurkan kedua warna dengan menggunakan play dough sebanyak 12 anak (80%), mengalami Berkembang Sangat Baik (BSB), sedangkan kemampuan anak menyebutkan warna menggunakan play dough sebanyak 13 anak (87%) mengalami Berkembang Sangat Baik (BSB), kemudian Kemampuan anak mengelompokkan warna menggunakan Play dough sebanyak 13 anak (87%) mengalami Berkembang Sangat Baik (BSB). Dengan demikian pembelajaran melalui play dough mampu meningkatkan pengenalan warna pada anak kelompok A usia 4-5 tahun. Kata Kunci  : Peningkatan, Warna, Play Dough Abstract: This study used a descriptive method of research is a form of class action (PTK) with steps, namely, planning, action, observation, and reflection with a collaborative approach with peers. Based on the results of the study: (1) Planning of learning that has been done is included in the category of "Good". (2) the lesson that has been carried out included into the category of "Good". (3) The calculations show that there is a significant improvement on the introduction of color by using play dough on research results. This improvement is shown by the results of such a child's learning ability of children to mix the colors by using play dough as many as 12 children (80%), experienced Developing Very Good (BSB), while the child's ability to use play dough mention colors were 13 children (87%) experienced Developing Very Good (BSB), then the child's ability to use the Play dough color grouping as many as 13 children (87%) experienced Developing Very Good (BSB). Thus, learning through play dough can improve color recognition on a group of children aged 4-5 years. Keyword : Enhancement, Color, Play Dough
PENINGKATAN KECERDASAN LOGIKA MATEMATIKA MELALUI MEDIA KANTONG AJAIB USIA 4-5 TAHUN DI PAUD SEJAHTERA Wahdini, .; R, Marmawi.; Yuniarni, Desni
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 8 (2014): Agustus 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi kurangnya media pembelajaran yang dapat membantu merangsang kecerdasan anak terutama kecerdasan logika matematika di PAUD Sejahtera Pontianak Timur. Untuk itu, perlu adanya media yang dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan memahami informasi yang disampaikan oleh guru yaitu dengan media kantong ajaib. Metode dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan bentuk penelitiannya adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dengan penggunaan media kantong ajaib terhadap mengenal konsep angka 1-10 sebesar 73,33 %, menghitung jumlah bentuk-bentuk geometri (segi tiga, segi empat dan persegi panjang) sebesar 80 % dan menghitung jumlah warna (merah, kuning, jingga, hijau dan biru) sebesar 73,33 %.   Kata Kunci  : Kecerdasan Logika Matematika, Media Kantong Ajaib Abstract: This research is motivated lack of media that can help stimulate children’s intelligence, especially in early childhood logical-mathematica intelligence PAUD Sejahtera Pontianak Timur. To that end, the need for the media to create a fun learning enviroment and understand the information conveyedby the teacher that the media magic bag. The method in this study, using a method deskriptif the from of action research. While data collection  techniques used were observation, interview and documentation. Based on the results of research conducted with the use of the media to recognize the concept of a magic bag of numbers 1-10 by 73,33 %, counting the number of geometric shapes (triangle, square and rectangle) by 80 % and counting the number of colors (red, yellow, orange, green ang blue) by 73,33 %.   Keywords: Mathematical Logic Intelligence, Media Magic Bag
PENINGKATAN KETERAMPILAN SOSIAL MELALUI PERMAINAN PASIR PADA ANAK USIA 4 – 5 TAHUN Rubianti, Rini; Thamrin, M.; Yuniarni, Desni
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 10 (2014): Oktober 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sosial melalui permainan pasir pada anak usia 4-5 tahun di TK Islam Al-Ikhwah Pontianak. Bentuk penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Subyek penelitian adalah 20 anak usia 4-5 tahun di TK Islam Al-Ikhwah Pontianak. Adapun alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi perencanaan dan pelaksanaan kegiatan harian (RKH) serta pedoman wawancara. Tindakan dalam penelitian ini terdiri dari 2 siklus. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa siklus 1 pertemuan 1,2 dan 3  serta siklus 2 pertemuan 1, 2, dan 3 dengan kategori berkembang sesuai harapan (BSH) pada aspek: (a) bersedia bermain dengan teman secara berturut-turut adalah 50%, 55%, 65%, 70%, 75% dan 85%, (b) mau meminjamkan miliknya secara berturut-turut adalah 45%, 50%, 60%, 65%, 75% dan 85% serta (c) bekerja sama merapikan alat permainan secara berturut-turut adalah 30%, 40%, 50%, 60%, 65% dan 80%. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa permainan pasir dapat meningkatkan keterampilan sosial anak khususnya pada aspek bersedia bermain dengan teman, mau meminjamkan miliknya dan bekerja sama merapikan alat permainan setelah digunakan. Kata kunci :  penelitian tindakan kelas, keterampilan sosial, permainan pasir. Abstract: This study aims to improve social skills through play sand in children aged 4-5 years in kindergarten Islam Al-brothers would Pontianak. Study is a form of action research. Subjects were 20 children aged 4-5 years in kindergarten Islam Al-Ikhwah would Pontianak. The data collection tool used in this study is the observation sheet planning and execution of daily activities (RKH) and interview guides. Measures in this study consisted of 2 cycles. The results showed that 1 cycle of meetings 1,2 and 3 as well as two meeting cycles 1, 2, and 3 with the category growing as expected (BSH) in aspects: (a) willing to play with friends in a row is 50%, 55% , 65%, 70%, 75% and 85%, (b) willing to lend his in a row is 45%, 50%, 60%, 65%, 75% and 85%, and (c) cooperate smoothing tool game respectively are 30%, 40%, 50%, 60%, 65% and 80%. Based on the results obtained it can be concluded that the sand games can improve children's social skills, especially in the aspect willing to play with a friend, willing to lend his and cooperate smoothing tool game after use. Keywords: action research, social skills, game sand.
ANALISIS PEMANFAATAN MEDIA DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR DI TK NEGERI PONTIANAK Pusapasari Saragih, Delima Rizki; ., Yuline; Yuniarni, Desni
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 4 (2015): April 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan media audio, visual, audiovisual, serta hambatan dalam pemanfaatan median pembelajaran di TK Negeri Pontianak. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan bentuk penelitiannya adalah penelitian survei (Survey Studies). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik komunikasi tidak langsung dan teknik dokumenter. Alat pengumpulan data berupa angket dan dokumentasi. Analisis  data dalam penelitian ini menggunakan analisis persentase. Sampel penelitian ini adalah 30 guru yang ada di TK Negeri Pontianak. Berdasarkan perhitungan statistik diperoleh persentase pemanfaatan media sebesar 67,30% (kategori baik) dengan pemanfaatan media audio sebesar 62,78%  (kategori cukup) pemanfaatan media visual sebesar 74,67% (kategori baik)  pemanfaatan media audiovisual sebesar 64,44% (kategori cukup) dan hambatan dalam proses belajar mengajar sebesar 66,22% (kategori cukup).   Kata kunci: Pemanfaatan Media, Proses Belajar Mengajar Abstract: This study aimed to describe the use of audio media, visual, audiovisual, as well as in the use of median barriers of learning in kindergarten Pontianak State. The method used is descriptive method with quantitative approaches and forms of research is research survey (Survey Studies). Data collection technique used is the technique of indirect communication and documentary techniques. Data collection tools such as questionnaires and documentation. Analysis of the data in this study using percentage analysis. The sample was 30 teachers in kindergarten Pontianak State. Based on statistical calculations obtained by the percentage utilization of 67.30% media (both categories) with the use of audio media at 62.78% (category quite) the use of visual media by 74.67% (both categories) audiovisual media utilization of 64.44% ( categories enough) and barriers in the learning process by 66.22% (category enough).   Keywords: Use of Media, Teaching and Learning
MENANAMKAN SOPAN SANTUN PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK BHAYANGKARI 2 Rumbiani, .; ., Purwanti; Yuniarni, Desni
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 11 (2014): Nopember 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:Tujuan penelitian adalah untuk menanamkan perilaku sopan santun melalui penerapan metode bercerita pada anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-Kanak Bhayangkari 2 Mempawah Hilir. Bentuk penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah guru berjumlah 1 orang dan 15 orang anak. Berdasarkan hasil penelitian yang telah di lakukan dan melalui hasil yang di peroleh setelah diadakan analisis data bahwa:1) Perencanaan pembelajaran dapat dikategorikan “baik”, antara lain: menentukan materi tema dan sub tema, menyesuaikan dengan materi pembelajaran, menyiapkan media jenis-jenis media dari bahan alam, merancang pedoman observasi dan penilaian kemampuan anak. 2) Pelaksanaan pembelajaran dengan kategori “baik”, antara lain: melaksanakan pijakan lingkungan, melaksanakan pijakan sebelum main, melaksanakan pijakan saat main, selanjutnya melaksanakan pijakan setelah main yakni memberikan penguatan tentang kegiatan yang telah diberikan. 3) Respon anak terhadap pembelajaran menanamkan perilaku sopan santun:  anak sudah dapat bersikap sopan santun pada saat makan, anak dapat menyapa teman dengan sopan, anak  dapat mengucapkan terima kasih saat diberikan pertolongan atau diberikan sesuatu. Penelitian yang telah dilaksanakan maka dapatlah guru menanamkan perilaku sopan santun pada anak antara lain: Guru dapat membuat perencanaan pembelajaran dengan memperhatikan standar kompetensi dan kompetensi dasar, agar pelaksanaan yang dilakukan dapat berjalan secara sistematika. Kata Kunci: Sopan Santun, Taman Kanak-Kanak Abstract: This research is a form of classroom action research with descriptive method. The subjects were teachers numbered 1 and 15 children. Based on the research that has been done and through the results obtained after the analysis of the data held that: 1) Planning of learning can be categorized as "good", among others: determining the theme and sub-theme material, adjusting the learning materials, preparing media types from natural materials, designing guidelines for observation and assessment of the child's ability. 2) Implementation of learning with the category of "good", among others: implement environmental footing, implement footing before the play, perform footing while playing, then execute a foothold after playing that provide reinforcement of activities that have been given. 3) The response of children to inculcate learning manners of behavior: the child is able to be polite at mealtime, children can greet friends politely, the child can say thank you when given aid or given something. The research that has been conducted, the teachers in instilling manners of behavior in children include: teachers can create lesson plans with respect to the standards of competence and basic competences, so that implementation can be run in systematics. Keywords: Manners, Kindergarten
PEMBERIAN MOTIVASI BELAJAR PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK MUJAHIDIN II PONTIANAK TIMUR Heriyanti, Novitasari Susi; Thamrin, M.; Yuniarni, Desni
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 8 (2014): Agustus 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan cara pemberian motivasi belajar, respon anak saat pemberian motivasi belajar dan kendala-kendala yang dihadapi saat pemberian motivasi belajar di taman kanak-kanak mujahidin II Pontianak timur. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa cara pemberian motivasi belajar yang dilakukan guru sudah baik. Selain itu juga respon yang ditunjukkan anak saat pemberian motivasi belajar sudah baik. Adapun kendala  dihadapi guru saat pemberian motivasi belajar adalah kurangnya alat  pembelajaran yang menarik dan kosentrasi anak yang tidak terfokus pada saat guru menjelaskan pembelajaran. Upaya yang dilakukan guru dalam menghadapi kendala tersebut adalah dengan menyediakan alat pembelajaran dari bahan bekas yang menarik perhatian anak. Kata Kunci : Pemberian Motivasi Belajar, Anak Usia Dini Abstract: This study to describe the way of motivation to learn, the response time of giving children the motivation to learn, and the constraints faced when learning motivation in children aged 4-5 years in kindergarten mujahidin 2 east Pontianak. The method used in this research is descriptive method using a qualitative approach. The results of the data analysis showed that the way of motivation to learn the teachers are good. In addition the response indicated when the child has been good motivation. The constraints faced by teachers today is the lack of motivation to learn an exciting learning tppl and not child focused concentration when the teacher explains the lesson. Efforts are made of theachers in the face of these obstacles is to provide a learning tool from scrap materials of interest to child. Keywords: Motivation to Learn and Early Chilhood
Co-Authors (F54210142), Nurjanah . Anita . Melania, . . Rosidawati . Rumbiani . Setiawati, . . Wahdini . Wahdyani A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abas Yusuf Abd. Rasyid Syamsuri Alayinda, Alma aloysius mering Amallia Putri Ana, Nurul Angela, Desi Annisa Amalia Apriani, Nani Asmiati, Syarifah Aunurrahman Aunurrahman Azis, Nabila Alvionita Benny Dikta Rianggi Ria Busri Endang Damayanti, . Delima Rizki Pusapasari Saragih Dewi, Triana Kesuma Dian Miranda Dina Mariana Ery Hermawati Eryani, . Eugenie, Olivia Esty Fadillah . Fadillah Fadillah Fadillah, Gina Fatimah, Dayang Srilia Febrianti, Fatayatun Nur Halida Halida Handini, Mitra Hanifah . Harnum, Anggari Ludmilla Hotlia Hutabarat Ifir, Yuspina Iin Zheniar Winayati, Iin Zheniar Indri Astuti Ipi, Katarena Ira Herlina Irtia, Fitri Jaiton, . Jumiati Jumiati Kadi, Kadi karmila karmila Kasihani Lestari Kiki Aryanita, Kiki Linarsih, Andini Lisdayanti, Resty Lukmanulhakim ., Lukmanulhakim M Syukri M. Chiar M. Syukri M. Thamrin M. Thamrin . Marmawi R . Martacipta, Meideti Masluyah Suib Maulidia, Melia MAULIDIAH, DIAN Miranda, Dian Miranda Mudinillah, Adam Muhamad Ali MUHAMMAD ALI Muhammad Asroruddin, Muhammad Muhammad Yusuf Mulyati, Indah Narsi (F54010014) Nasution, Raeni Sariyanti Nina Mardiana (F01108057) Novitasari Susi Heriyanti Nurapni, . Octaviani, Dhitia Olyvia, Marta Palupi, Woro Pitrawati, . Prameswari, Dewi Ariesta Pramudia, Rendi Pratista Arya Satwika Priningsih, Yunita Purwanti . Putri, Deasyana Putri, Wayan Adelia Ratnasari, Wesi Rini Rubianti Riyani Riyani Rukmana, Hajar Sari, Rini Solichah , Novia Solichah, Novia Sri Marwati Sri Sunarti Sri Wahyuni Sri Widayati Linda Astuti Sugiyati, Sugiyati Sumaryati, Desi Surjaningrum, Endang R. Suryani, Dewita Syukri . Teti Yustati Thamrin . Unsrini . Usman Usman Utami, Yossy Wirda Valentina Valentina, Valentina Vivi Kurniawati, Vivi Vivin Darsanti Wahyuni, Yuni Winda Kurniawati Yesi, Fransiska Yuline .