p-Index From 2021 - 2026
9.303
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Humaniora Jurnal Pendidikan Karakter Linguistika HUMANIKA Humanus: Jurnal ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora BASASTRA RETORIKA: Jurnal Ilmu Bahasa Indonesian Journal of Conservation Jurnal Penelitian Pendidikan Lembaran Ilmu Kependidikan Lingua Jurnal Bahasa dan Sastra Tadris: Jurnal keguruan dan Ilmu Tarbiyah IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature The Journal of Educational Development International Journal of Humanity Studies (IJHS) IJoLE: International Journal of Language Education Ranah: Jurnal Kajian Bahasa LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra Aptisi Transactions on Technopreneurship (ATT) Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Jurnal Basataka (JBT) Jurnal Sastra Indonesia Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Varia Humanika Educivilia: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA) Tuturan: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology Jurnal Bima: Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Narasi: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Socius: Social Sciences Research Journal Waspada : Jurnal Wawasan Pengembangan Pendidikan Perspektif: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa Jurnal Pustaka Indonesia The Journal of Educational Development Jurnal Sastra Indonesia Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Varia Humanika Ranah: Jurnal Kajian Bahasa English Review: Journal of English Education
Claim Missing Document
Check
Articles

Penguatan Kesadaran Hak Cipta Karya Pembelajaran Bagi Guru di Kota Tegal melalui Katalogisasi dan Digitalisasi Yuniawan, Tommi; Febriani, Meina; Rizkiansyah, Rio Anugrah; Imas Ati, Ning; Cahya Aina, Desyfa; Farchan Muntaha, Muhammad
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Educivilia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ejpm.v7i1.22688

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menciptakan karya inovatif pembelajaran berbasis digital yang berdampak langsung pada kualitas pembelajaran dan peningkatan hasil belajar siswa. Sasaran program ini adalah para guru di Kota Tegal yang memiliki potensi besar namun menghadapi kendala dalam pengembangan inovasi pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan era digital. Dengan demikian SMP 1 Tegal sangat cocok sebagai mitra UNNES untuk memperluas jejaring tridarma perguruan tinggi sesuai dengan visi UNNES sebagai PTNBH dan Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (LPTK). Masalah utama yang dihadapi guru meliputi: (1) kurangnya wawasan terkait pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung inovasi pembelajaran, (2) minimnya pemahaman tentang mekanisme perlindungan hak cipta atas karya pembelajaran, dan (3) terbatasnya akses ke pelatihan yang relevan dengan kebutuhan pengembangan profesional.Program ini mengusung metode pelaksanaan berbasis partisipatif, meliputi pelatihan, pendampingan teknis, dan penyusunan karya inovatif. Guru dibimbing untuk menciptakan berbagai bentuk media pembelajaran, seperti modul digital interaktif, video pembelajaran, atau presentasi berbasis teknologi yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Selain itu, program juga mengintegrasikan sesi pendampingan untuk membantu guru dalam proses pendaftaran hak cipta di Kemenkumham sehingga karya inovatif mereka mendapatkan perlindungan hukum sekaligus dapat digunakan untuk keperluan kenaikan angka kredit. Untuk menjaga keberlanjutan program, tim pengabdi merencanakan pendampingan lanjutan berupa klinik hak cipta dan inovasi pembelajaran yang dilakukan secara berkala, baik secara luring maupun daring. Dengan demikian, program ini tidak hanya berhenti pada peningkatan kompetensi individual, tetapi juga menciptakan ekosistem pembelajaran digital yang berkelanjutan dan berkontribusi pada peningkatan mutu pendidikan di Kota Tegal.
Integrasi Ekoliterasi Bermuatan Konservasi dalam Program Literapreneur di Komunitas Literasi Rumah Kreatif Wadas Kelir (RKWK) Purwokerto Yuniawan, Tommi; Febriani, Meina; Rizkyansyah, Rio Anugrah; Sugiarto, Eko; Fernando, Leo; Hidayat, Sefiyan Eza
Varia Humanika Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/vh.v6i1.27124

Abstract

Krisis lingkungan dan rendahnya kesadaran ekologis pada generasi muda menjadi tantangan nyata di era antroposen, termasuk dalam ranah komunitas literasi. Komunitas Literasi Rumah Kreatif Wadas Kelir (RKWK) Purwokerto menghadapi dua permasalahan utama, yakni rendahnya wawasan ekoliterasi dan belum adanya integrasi antara ekoliterasi dan literapreneur. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan ekoliterasi para generasi Z yang menjadi pegiat literasi dan anggota komunitas, serta mengintegrasikan ekoliterasi dalam program literapreneur. Metode yang digunakan adalah pemberian pelatihan dan pendampingan dalam menghasilkan karya literasi hijau yang mengusung tema lingkungan hidup, diikuti dengan pelatihan menulis dan penerbitan karya melalui Penerbit Wadas Kelir. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa kegiatan literasi yang berfokus pada alam dapat meningkatkan kesadaran ekoliterasi di kalangan generasi Z, sekaligus mengembangkan kemampuan literapreneur mereka. Implikasi dari program ini adalah pentingnya mengintegrasikan ekoliterasi dalam kegiatan literasi komunitas, yang tidak hanya memperkaya wawasan lingkungan tetapi juga memberikan bekal wirausaha berbasis literasi bagi anggota komunitas. Dengan demikian, penguatan kompetensi ekoliterasi dalam kerangka literapreneur di RKWK dapat menjadi model pemberdayaan komunitas berbasis literasi yang efektif pada era antroposen.
Teaching Procedural Texts: An Eco-Linguistics Perspective Mochamad Rizqi Adhi Pratama; Maya Kurnia Dewi; Tommi Yuniawan
RETORIKA: Jurnal Ilmu Bahasa Vol. 6 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : Program Studi Magister Ilmu Linguistik Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jr.6.1.2020.57-62

Abstract

The Curriculum 2013expects the students to possess both academic achievement and noble characters. Environmental awareness is one of noble characters proposed by The Curriculum 2013that relates to the eco-linguistics as an interdisciplinary science which involves ecology and linguistics. The objective of this study is to examine the effectiveness of teaching text in the light of eco-linguistics perspective to teach procedural text and recycling garbage. This study employed a mixed method research design. The quantitative method (one group pretest-posttest design of pre-experimental research) is concerned with the improvement assessment of writing procedural text while the qualitative one (questionnaire) was dealt with the investigation of students’ knowledge and response about recycling garbage. The research subjects were one class of Junior High School consisting of 32 students taken by purposing sampling. A scoring system of assessing writing proposed by The Curriculum 2013was used in this study. While the instrument to assess the students’ knowledge and response to recycling garbage, a closed question type of questionnaire was applied. The results showed that there is a significant improvement in students writing from 76,72 (pre-test) to 80,47 (post-test). The results of questionnaire also revealed that the students positively respond to the conducted teaching and they have learnt recycling garbage.
Enhancing Indonesian Language Writing Skills Through the Arya Penangsang Animation Pratama, Galih Cahya; Yuniawan, Tommi; Purwati, Panca Dewi
Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 11 No 2 (2026): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/

Abstract

This study examined the use of Arya Penangsang animation as a culturally grounded instructional medium for improving Indonesian language writing skills among fifth-grade students at SDN Wonosemi 2. Writing instruction in elementary classrooms is often constrained by students' limited ability to generate ideas, organize paragraphs, and use appropriate vocabulary and sentence structures. A sequential explanatory mixed-methods design was employed. Quantitative data were obtained from pre-test and post-test writing scores of 23 students, while qualitative data were collected through classroom observation, documentation, and analysis of students' written products. Writing performance was assessed using three aspects: content relevance to the theme, paragraph coherence, and vocabulary and sentence structure. Descriptive quantitative findings showed an increase in the overall mean score from 64.78 in the pre-test to 82.17 in the post-test, with an absolute gain of 17.39 points. Aspect-level analysis also indicated improvement in content relevance, paragraph coherence, and vocabulary and sentence structure. Qualitative findings explained that the animation provided a concrete visual narrative, increased attention and motivation, supported idea generation, and helped students organize storylines more coherently. The integration of both strands suggests that Arya Penangsang animation is a feasible and pedagogically meaningful medium for culturally contextualized writing instruction. However, because the study used a small one-group sample without a control group, the findings should be interpreted as preliminary evidence of learning improvement and classroom feasibility rather than definitive causal evidence.
Strategi Meningkatkan Sikap Moderasi Beragama Di Kalangan Gen Z Dengan Pendekatan Filsafat Emmanuel Levinas Pada Prespektif Bahasa di Media Sosial Abdul Ghoni Asror; Tommi Yuniawan; Imam Baehaqie
WASPADA (Jurnal Wawasan Pengembangan Pendidikan) Vol 14, No 1 (2026): WASPADA
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education of Undaris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/waspada.v14i1.1168

Abstract

Generation Z constitutes the largest age group in Indonesia, growing up as digital natives with unlimited access to social media, making them vulnerable to exposure to religious extremism and intolerance. This study aims to formulate strategies to enhance religious moderation among Gen Z through the lens of Emmanuel Levinas' philosophy, particularly from the perspective of language use on social media. Employing a descriptive qualitative method through in-depth interviews, observations, and literature review in Bojonegoro, Tuban, and Lamongan regencies, the study found that 73% of participants struggled to distinguish between constructive criticism and hate speech, while 34% had been exposed to intolerant content. The application of Levinas' concept of "the face of the Other" proved effective in transforming participants' linguistic behavior toward more inclusive and responsible communication. This study recommends integrating Levinasian ethics into religious education curricula and digital literacy programs to support the eighth agenda of the Asta Cita program on strengthening interreligious tolerance.Keywords:  Religious moderation, Generation Z, Emmanuel Levinas, social media language
Decomposition of Political Reality through Arthur Asa Berger's Humor Strategy: A Pragmatic Study in Indonesian Stand-up Comedian Elsara Khairun Nisa; Rustono; Tommi Yuniawan; Rahayu Pristiwati
JPI: Jurnal Pustaka Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): January-April
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpi.v6i1.2060

Abstract

Political discourse in Indonesia is currently expanding from the formal sphere to the popular stage through stand-up comedy . This study aims to dissect the mechanism of political reality decomposition through Arthur Asa Berger's humor strategy to reveal political criticism communicated pragmatically. Using a qualitative descriptive design, this study analyzed primary data sources in the form of speeches by stand-up comedians Ridwan Remin, Pandji Pragiwaksono, and Akbar obtained purposively from YouTube channels. Data analysis was conducted using a pragmatic decomposition technique that refers to Berger's four categories of humor techniques: language, logic, identity, and action. The results show that humor strategies operate as instruments of power desacralization. In terms of identity, ideal attributes of leaders are decomposed into trivial labels (caricatures); in terms of language, puns are used to satirize collective corruption; in terms of logic, analogies are used to simplify systemic failures; and in terms of action, visual parodies reduce political rhetoric to ridiculous movements. The conclusion of this study confirms that pragmatic decomposition in stand-up comedy functions as a tool of social control that reduces the complexity of power into a satirical, educational, and critical narrative for society.
STEREOTIPE TERHADAP PEREMPUAN DALAM NOVEL CEWEK!!! KARYA ESTI KINASIH: KAJIAN FEMINISME Arifa, Elsa Amira; Aulina, Khanifa Kinanthi; Neina, Qurrota Ayu; Yuniawan, Tommi
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 12, No 2 (2024): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v12i2.86985

Abstract

Ketimpangan gender yang dihadapi perempuan merupakan salah satu akibat dari isu gender. Stereotipe perempuan dianggap harus selalu menjadi orang yang lemah lembut, santun, dapat melakukan semua pekerjaan rumah, penurut, dan harus selalu ada di belakang laki-laki. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis stereotipe terhadap perempuan dalam novel Cewek!!! Karya Esti Kinasih dan membandingkan pandangan terhadap perempuan dalam novel tersebut masih relevan dengan pandangan terhadap perempuan masa kini. Penelitian ini menggunakan teori feminisme dengan metode yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis yang diperoleh berupa anggapan bahwa perempuan tidak sekuat laki-laki, anggapan bahwa perempuan selalu membutuhkan kaum laki-laki, anggapan bahwa perempuan hanya cocok di rumah, perempuan selalu ada di belakang laki-laki, perempuan sebagai pendengar, perempuan menyusahkan, perempuan hanya hiasan, perempuan tidak boleh banyak bicara, perempuan tidak boleh menyaingi laki-laki dan nasib perempuan. Stereotipe atau pandangan negatif yang ditujukan kepada perempuan pada penelitian ini sudah tidak relevan dengan keadaan perempuan masa kini karena pandangan masyarakat terhadap perempuan telah berkembang seiring berkembangnya zaman.
Pengembangan Bahan Ajar Digital Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA) Tujuan Komunkasi Bisnis Bermuatan Video Animasi Juwanda Juwanda; Ida Zulaeha; Hari Bakti Mardikantoro; Tommi Yuniawan
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 14, No 2 (2025): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v14i2.8372

Abstract

The purpose of this study is to develop BIPA teaching materials for business communication purposes with animated video content. This study is a development research using the Analysis, design, development, implementation, Evaluation (ADDIE) model. The results of this study indicate (1) The results of the analysis of the needs of BIPA teachers and learners for business communication purposes require teaching materials that contain themes and materials that contain business elements. In addition, teachers and learners need digital teaching materials that contain images, illustrations, and videos. (2) The design of BIPA teaching materials for business communication purposes containing animated videos includes the themes of Self-Introduction, Indonesian Work Culture, Let's Send Letters, Negotiation, Job Interviews, Business Reports, and Company Organizational Structure. In each unit there are materials for four language skills (3) Based on the validation results from material experts and media experts, it shows that BIPA digital teaching materials for business communication purposes containing animated videos are very valid. This can be seen from the average validation value of material experts and media experts, namely 87.58, this value indicates that the teaching materials are very valid and suitable for use. Abstrak Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengembangkan bahan ajar BIPA tujuan komunikasi bisnis dengan muatan video animasi. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model Analysis, design, develovement, implementation, Evaluation (ADDIE). Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan denggunakan angket dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan (1) Hasil analisis kebutuhan pengajar dan pemelajar BIPA tujuan komunikasi bisnis membutuhkan bahan ajar yang memuat tema dan materi yang mengandung unsur bisnis. Selain itu, pengajar dan pembelajar membutuhakan bahan ajar digital yang memuat gambar, ilustrasi, dan video. (2) Berdasarkan hasil validasi dari para ahli materi dan ahli media menunjukan bahwa bahan ajar digital BIPA tujuan komunikasi bisnis bermuatan video animasi sangat valid. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil rata-rata nilai validasi ahli materi yaitu 87,88, rata-rata nilai validasi ahli media 92,5. Berdasarkan hasil validasi tersebut rata-rata nilai validasi dari ahli materi dan media yaitu 90,19 nilai tersebut menunjukan bahwa bahan ajar tersebut sangat valid. (3) Berdasarkan hasil implementasi bahan ajar digital BIPA tujuan komunikasi bisnis bermuatan video animasi didapat nilai respons pengajar dan pemelajar BIPA tujuan komunikasi bisnis sebesar 87 nilai tersebut menunjukan bahwa bahan ajar tersebut sangat valid. Berdasarkan hasil validasi ahli materi, media, dan pengguna didapat rata-rata nilai validasi sebesar 82. Nilai tersebut menunjukan bahwa bahan ajar tersebut sangat valid dan layak untuk dipergunakan.
AMBIGUITY IN THE STRUCTURE OF THE THREE STAND-UP COMEDIANS' RULE: A DISAMBIGUATING STIMULUS FOR HUMOR Elsara Khairun Nisa; Rustono; Tommi Yuniawan; Rahayu Pristiwati
English Review: Journal of English Education Vol. 14 No. 2 (2026)
Publisher : University of Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/englishreview.v14i2.218

Abstract

The phenomenon of stand-up comedy relies heavily on linguistic manipulation to generate laughter. While ambiguity has been studied in various humor contexts, no research has specifically examined how Indonesian stand-up comedians exploit ambiguity within the rule of three structure to trigger disambiguation and create humorous effects. This study aims to analyze the types of ambiguity (lexical, structural, and situational) used in the rule of three pattern, describe the linguistic strategies employed to build and resolve ambiguity, and examine how disambiguation contributes to humor. Using a qualitative descriptive-analytical approach, data were collected from stand-up comedy performances on YouTube, transcribed, and analyzed using relevance theory. The findings reveal that comedians deliberately construct initial expectations in the first two sequences before introducing ambiguity in the third sequence (punchline). This ambiguity forces audiences to disambiguate sociocultural concepts such as educational quality, social piety, and economic status, with successful disambiguation producing laughter. The study concludes that ambiguity in stand-up comedy functions as a precise stylistic instrument for deconstructing conventional logic and social norms. Future research should explore sociolinguistic dimensions affecting disambiguation speed across different audience backgrounds.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Ghoni Asror, Abdul Ghoni Abdul Ngalim Agus Nuryatin Ahmad Syaifudin Ahmad Syukron Alamsyah Alamsyah Alamsyah, Alamsyah Alfatimi, Nailul Akhla Alfiah Alfiah alfiah alfiah Alifya Aenatul Nabila Alisia Nilam Sekar Ayu Amanda Ivani Amin Retnoningsih Amirin, Amirin Anam Sutopo Andi Maulana Andi Maulana Andini, Hanifah Andini, Hanifah Angelia Purba, Nancy Anik Safitri Ardani Tangguh Waskito Areni Yulitawati Supriyono Arifa, Elsa Amira Asep Purwo Yudi Utomo Athia Az-zakia Anwar Aulina, Khanifa Kinanthi Awaliyah, Sindi Azizi, Mohammad Sofwan Azyarni Anjani Baehaqi Cahya Aina, Desyfa Chatarina Umbul Wahyuni Chesa Nur Azrina Ciara Fiska Sudrajat Damanik, Zeinny Permatasari Syaputri Dewi, Elvienchi Multya Diah Vivi Widayanti Dilla Puspitasari Dwi Setyoningsih Eko Sugiarto Elsara Khairun Nisa Endah Dyah Wardani Fadli, Bagus Muhamad Farchan Muntaha, Muhammad Fathur Rokhman Fathur Rokhman Fatkhur Rohman Fauzan . Febi Putri Utami Febriani, Meina Fernando, Leo Fora Shaffilia Hakik Funadah, Luluk Atul Galih Cahya Pratama Ghulamin Khalim Subagiyo Hangga Aria Adhi Pratama, Hangga Aria Adhi Hanun Nafira Maharani Hanuun Dhiyaa Putri Ari Hari Bakti Mardikantoro Hari Bakti Mardikantoro Harun Joko Prayitno Haryadi - Hasanah, Arinal Hetilaniar Hetilaniar Hetilaniar, Hetilaniar Hidayat, Sefiyan Eza Hidayatul Afifah Ida Zulaeha Ida Zulaeha Ida Zulaeha Ida Zulaeha Ida Zulaeha Ida Zulaeha Imam Baehaqie Imam Baehaqie Imas Ati, Ning Indriani, Dwi Indah Izzatin Naili Rohmah Jayanti, Amiroh Putri Julianto, Indra Rasyid Jumardan, Jumardan Junaedi, Sony Juwanda Juwanda Juwanda Juwanda Juwanda, Juwanda Kadyrov, Nurtilek Khasanah, Zulia Munna Kurnia Warya Selia, Alien Kurniaji, Febrian Kurniaji, Febrian Kusumaningrum, Nurul Lisa Lachlan, Nicholas Leni Novita Sari Lestari, Mulyo Mahda Haidar Rahman, Mahda Haidar Masrukhi Masrukhi Masrukhi, Masrukhi Maulida Laily Kusuma Wati Maya Kurnia Dewi Meirina, Eka Mericha Astri Hastuti Mochamad Rizqi Adhi Pratama Mubarok, Ahmad Muhammad fauzan Muhammad Rohmadi Muhammad Zaenuri Nadia Alfi Hidayah Najla Fadhila Nas Haryati Setyaningsih Neina, Qurotta Ayu Neina, Qurrota Ayu Nike Aditya Putri, Nike Aditya Noviana, Nur Rakhmi Nur Saidah Opsi Aprilia Panca Dewi Purwati, Panca Paramita Dwi Astini Prasetyo Yuli Kurniawan Puspitasari, Renny Putri, Trista Etika Qomarullah, Dian Qurrota Ayu Neina Qurrrota Ayu Neina Rachmawati, Nova Dwi Rachmawati, Nova Dwi Rafiqoh, Eva Rahayu Pristiwati Restu Adelina Marfah Revalina Aulia Ramadhani Rifqi Nandana Mahardika Riri Kumalasari Rizkiansyah, Rio Anugrah Rizkyansyah, Rio Anugrah Rustono Rustono Rustono - Rustono Rustono Rustono Rustono S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sahari, Dariel Ramadhan Sajida, Yasmine Adzka Sandy Aulia Sasabone, Carolina Shufaira Shufaira Silfira Catur Januarista Sri Maulidiya Ardiyanti Sri Rejeki Urip Sri Sularti Dewanti Handayani, Sri Sularti Dewanti Subyantoro Subyantoro Sugeng Riyanto Suharyo Suharyo Suntoro Suntoro Suntoro Suntoro Supriyono, Areni Yulitawati Syahrani, Natasya Fiqih Tisi Aura Titis Rahmawati Vina Salma Wahyu Indrayatti Wardatul Akmam Din, Wardatul Akmam Wati Istanti