p-Index From 2021 - 2026
9.516
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Humaniora Jurnal Pendidikan Karakter Linguistika HUMANIKA Humanus: Jurnal ilmiah Ilmu-ilmu Humaniora RETORIKA: Jurnal Ilmu Bahasa Indonesian Journal of Conservation Jurnal Penelitian Pendidikan Lembaran Ilmu Kependidikan Lingua Jurnal Bahasa dan Sastra Tadris: Jurnal keguruan dan Ilmu Tarbiyah IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature The Journal of Educational Development International Journal of Humanity Studies (IJHS) IJoLE: International Journal of Language Education Ranah: Jurnal Kajian Bahasa LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra Aptisi Transactions on Technopreneurship (ATT) Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia BAHTERA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Jurnal Basataka (JBT) Jurnal Sastra Indonesia Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Varia Humanika Educivilia: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA) Tuturan: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology Jurnal Bima: Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Narasi: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Socius: Social Sciences Research Journal Waspada : Jurnal Wawasan Pengembangan Pendidikan Perspektif: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa Jurnal Pustaka Indonesia The Journal of Educational Development Jurnal Sastra Indonesia Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Varia Humanika Ranah: Jurnal Kajian Bahasa English Review: Journal of English Education
Claim Missing Document
Check
Articles

AMBIGUITY IN THE STRUCTURE OF THE THREE STAND-UP COMEDIANS' RULE: A DISAMBIGUATING STIMULUS FOR HUMOR Elsara Khairun Nisa; Rustono; Tommi Yuniawan; Rahayu Pristiwati
English Review: Journal of English Education Vol. 14 No. 2 (2026)
Publisher : University of Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/englishreview.v14i2.218

Abstract

The phenomenon of stand-up comedy relies heavily on linguistic manipulation to generate laughter. While ambiguity has been studied in various humor contexts, no research has specifically examined how Indonesian stand-up comedians exploit ambiguity within the rule of three structure to trigger disambiguation and create humorous effects. This study aims to analyze the types of ambiguity (lexical, structural, and situational) used in the rule of three pattern, describe the linguistic strategies employed to build and resolve ambiguity, and examine how disambiguation contributes to humor. Using a qualitative descriptive-analytical approach, data were collected from stand-up comedy performances on YouTube, transcribed, and analyzed using relevance theory. The findings reveal that comedians deliberately construct initial expectations in the first two sequences before introducing ambiguity in the third sequence (punchline). This ambiguity forces audiences to disambiguate sociocultural concepts such as educational quality, social piety, and economic status, with successful disambiguation producing laughter. The study concludes that ambiguity in stand-up comedy functions as a precise stylistic instrument for deconstructing conventional logic and social norms. Future research should explore sociolinguistic dimensions affecting disambiguation speed across different audience backgrounds.
PENGEMBANGAN WIRAUSAHA MELALUI DIGITALISASI OLEH KAGAWA HUMAN RING COOPERATIVE DAN KADIN SEMARANG: PENGEMBANGAN WIRAUSAHA MELALUI DIGITALISASI OLEH KAGAWA HUMAN RING COOPERATIVE DAN KADIN SEMARANG Lispridona Diner; Tommi Yuniawan; Rina Supriatnaningsih; Lisda Nurjaleka; Silvia Nurhayati; Kazuhiko Miyauchi; Arnaz Agung Andrarasmara
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 8 No 3 (2025): Juni
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jpm.v8i3.6134

Abstract

The business world in Indonesia is developing rapidly, especially in the export-import sector and the industrial economy. Entrepreneurs play a vital role in the national economy, and the Chamber of Commerce and Industry (Kadin) functions as a companion organization to support the development of these businesses. The need to understand promotional techniques and business innovation is the main obstacle for entrepreneurs in Semarang. To overcome this challenge, the use of digital technology is a relevant solution. Therefore, the Japanese Language Education Study Program at Semarang State University collaborates with Human Kagawa Ring Cooperative Japan to provide an understanding of digital innovation in the business world. This community service activity carried out digital innovation training aimed at increasing the understanding of entrepreneurs in Semarang regarding technology that supports industrial activities. This one-day training also involves collecting data through questionnaires and interviews, which will be evaluated to support entrepreneurial development through digitalization. Based on the pre-test and post-test results, 40% of the participants were initially in the "less than" category, indicating an initial limitation in understanding digitalization. After the training, however, no participants were in the "below average" category, proving that the training method successfully raised the level of understanding of all participants.
Tindak Ilokusi pada Balasan Tweet @tanyarlfes atas Pernyataan Wamenaker (Kajian Pragmatik) Wiwik Fitriyani; Devia Reski Novella; Hanum Sa'ada Fidaroeni; Rindiati Amellia Fatikha; Tommi Yuniawan; Qurrota Ayu Neina
Bahtera: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 25 No. 2 (2026): BAHTERA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, Volume 25 Nomor 2 Juli 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Program Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/bahtera.252.07

Abstract

ABSTRACT This study was conducted with the aim to describe the illocutionary speech acts in the replies of menfess's uploads on social media X @tanyarlfes related to Wamanaker's statement and explain the social and cultural attitudes of the community towards labor issues. This research uses descriptive qualitative method and purposive sampling technique by taking 24 tweet replies as research samples. The data obtained were then categorized according to the types of speech acts and analyzed with the Miles and Huberman analysis model which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. This study found five types of illocutionary speech acts, namely 8 assertive speech acts, 5 directive speech acts, 1 commissive speech act, 8 expressive speech acts, and 2 declarative speech acts. The forms of illocutionary acts found include speech that aims to convey opinions, command, criticize, and satirize. Keywords: Pragmatic; Social Media, Illocutionary Acts
Wujud Satuan Ekspresi Populer pada Wacana Berita Online di Era Teknologi Arinal Hasanah; Tommi Yuniawan; Imam Baehaqie
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2023: SPECIAL EDITION: LALONGET IV
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.11737

Abstract

Banyaknya anak remaja yang yang tidak dapat terlepas dari teknologi tersebut membuat para portal online news bermunculan dengan menyajikan beragam topik berita dalam kehidupan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan makna satuan ekspresi populer pada wacana berita online portal Hipwee.com di era teknologi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu memaparkan bagaimana bentuk satuan ekspresi populer pada wacana berita online di era teknologi khususnya portal Hipwee.com. Dalam penelitian ini, peneliti menemukan wujud satuan ekspresi populer atau bahasa gaul dalam wacana berita online Hipwee.com yang diklasifikasikan atau dikelompokkan menjadi lima pola, yaitu (1) singkatan; (2) akronim; (3) kata yang mengalami kliping; (4) kata yang berasal dari bahasa asing atau daerah; dan (5) pembentukan kata baru. Sedangkan orientasi portal Hipwee.com menggunakan bahasa gaul adalah untuk merangkul dan menarik minat pembaca milenial.
KAJIAN FILSAFAT BAHASA ATAS TINDAK TUTUR DALAM UPACARA MARHATA SINAMOT PADA MASYARAKAT BATAK TOBA Nancy Angelia Purba; Imam Baehaqie; Tommi Yuniawan
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 10, No 4 (2025): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v10i4.674-683

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tindak tutur dalam upacara Marhata Sinamot masyarakat Batak Toba dengan menggunakan perspektif filsafat bahasa, khususnya teori tindak tutur John L. Austin dan John R. Searle. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif–interpretatif dengan metode etnografi komunikasi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, perekaman audio-video, dan dokumentasi naskah adat terhadap sepuluh informan yang terlibat langsung dalam pelaksanaan upacara Marhata Sinamot di Kabupaten Samosir. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 56 data tindak tutur yang diklasifikasikan menjadi 30 lokusi, 15 ilokusi, dan 11 perlokusi. Tindak tutur lokusi mendominasi karena berfungsi menyampaikan makna adat dan menjelaskan struktur upacara, sementara ilokusi memiliki daya performatif yang menciptakan tindakan sosial seperti penetapan sinamot dan pemberian restu. Perlokusi menimbulkan efek sosial berupa rasa damai, penerimaan, dan solidaritas. Temuan ini memperkuat teori Austin dan Searle bahwa bahasa dapat menciptakan realitas sosial melalui ujaran yang memenuhi syarat kebahagiaan (felicity conditions). Dengan demikian, Marhata Sinamot menunjukkan bahwa bahasa berfungsi sebagai tindakan sosial, sarana legitimasi adat, serta media pewarisan nilai budaya Batak Toba.
BAHASA, NILAI, DAN IDENTITAS KOMUNITAS SEDULUR SIKEP KARANGPACE Alien Kurnia Warya Selia; Imam Baehaqie; Tommi Yuniawan
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 10, No 4 (2025): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v10i4.616-626

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji peran bahasa sebagai representasi nilai dan identitas sosial komunitas Sedulur Sikep Karangpace melalui analisis sosiolinguistik terhadap ajaran Panca Sesanti dan Panca Wewaler. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, rekaman, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Panca Sesanti dan Panca Wewaler memuat nilai moral, sosial, dan spiritual yang diwujudkan melalui bentuk tuturan sederhana namun sarat makna. Bahasa Jawa yang digunakan komunitas Sedulur Sikep mencerminkan prinsip kejujuran (temen), kesederhanaan (prasaja), dan kedamaian (rukun). Ajaran tersebut berfungsi sebagai sistem etika sosial sekaligus sarana pewarisan nilai dan pembentukan identitas kultural. Dalam konteks modern, bahasa menjadi simbol resistensi terhadap homogenisasi budaya sekaligus alat untuk mempertahankan karakter moral dan spiritual komunitas. Dengan demikian, ajaran Mbah Engkrek melalui Panca Sesanti dan Panca Wewaler bukan hanya warisan kearifan lokal, tetapi juga model etika komunikasi yang relevan di era digital.
BAHASA DAN IDENTITAS: SEBUAH ANALISIS FILSAFAT BAHASA DALAM KONTEKS MULTIKULTURAL Ahmad Mubarok; Imam Baehaqie; Tommi Yuniawan
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 10, No 4 (2025): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v10i4.519-529

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara bahasa dan identitas dalam konteks masyarakat multikultural. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang melibatkan studi literatur dan wawancara mendalam dengan individu dari latar belakang budaya yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai simbol identitas yang kuat. Temuan ini menyoroti pentingnya pemahaman tentang bahasa dalam pembentukan identitas individu dan kolektif, serta dampaknya terhadap interaksi sosial dalam masyarakat yang beragam. Penelitian ini memberikan wawasan baru tentang bagaimana bahasa dapat memperkuat atau mengikis identitas dalam konteks multikultural.
ASUMSI ONTOLOGIS DALAM PENELITIAN BAHASA: REALITAS BAHASA SEBAGAI FENOMENA EKSISTENSIAL Nurtilek Kadyrov; Imam Baehaqie; Tommi Yuniawan
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 10, No 4 (2025): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v10i4.489-496

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis asumsi ontologis yang mendasari penelitian bahasa kontemporer, dengan fokus pada realitas bahasa sebagai fenomena eksistensial. Pendekatan kualitatif diterapkan melalui analisis filosofis hermeneutis terhadap literatur primer fenomenologi eksistensial serta studi empiris linguistik kontemporer yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa asumsi ontologis dalam penelitian bahasa terbagi ke dalam tiga paradigma utama: realisme linguistik, yang memandang bahasa sebagai objek independen dengan struktur yang objektif; konstruktivisme sosial, yang menekankan bahasa sebagai konstruksi yang terbentuk melalui interaksi sosial dan konteks budaya; serta fenomenologi eksistensial, yang memahami bahasa sebagai medium fundamental eksistensi manusia (being-in-the-world), berakar pada Dasein dan pengalaman embodied. Temuan ini menegaskan pentingnya kerangka metodologis yang reflektif, sensitif terhadap konteks historis dan sosial, serta filosofis-informed, untuk meningkatkan pemahaman mendalam tentang bahasa dalam penelitian linguistik kontemporer.
BAHASA RELIGIUS SEBAGAI TINDAKAN SPIRITUAL: KAJIAN FILSAFAT BAHASA WITTGENSTEIN DAN PRAGMATIK MAHASISWA S1 PENDIDIKAN KEPERCAYAAN TERHADAP TUHAN YANG MAHA ESA Sony Junaedi; Imam Baehaqie; Tommi Yuniawan
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 10, No 4 (2025): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v10i4.479-488

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik komunikasi religius mahasiswa, menganalisis makna bahasa religius berdasarkan teori Meaning as Use Ludwig Wittgenstein, serta mengungkapkan nilai-nilai spiritual dan sosial yang tercermin dalam penggunaan bahasa tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa Fakultas Bahasa dan Budaya Universitas 17 Agustus 1945 Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa religius digunakan mahasiswa tidak hanya sebagai alat komunikasi kepercayaan, tetapi juga sebagai sarana refleksi moral dan pembentukan identitas sosial. Berdasarkan teori language games Wittgenstein, makna bahasa religius terbentuk melalui praktik sosial, spiritual, dan akademik yang mencerminkan nilai moral serta kesadaran kolektif. Bahasa religius memiliki daya performatif yang menggerakkan tindakan dan memperkuat solidaritas di lingkungan akademik.
Analisis Percakapan antara Orang Jawa Ngapak (Brebes) dengan Orang Jawa (Semarang) dalam Percakapan Daring WhatsApp Mohammad Sofwan Azizi; Dariel Ramadhan Sahari; Qurrota Ayu Neina; Tommi Yuniawan
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 5 (2025): December 2025
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.17844059

Abstract

This study examines the communication characteristics of speakers of the Javanese Ngapak (Brebes) dialect and the Semarang dialect in online interactions conducted via WhatsApp. Using a descriptive qualitative approach, the research analyzes phonological, lexical, and communicative variations that appear in cross-dialect exchanges. The findings show that Ngapak speakers maintain open vowel pronunciations and use distinctive lexical items such as nyong and rika, while Semarang speakers tend to use front vowels and vocabulary such as aku, kowe, and the particle lho. Despite these linguistic differences, both speakers communicate effectively through meaning negotiation and socially equal interaction. The results indicate that dialectal differences do not impede communication; instead, they demonstrate dynamic socio-linguistic adaptation among contemporary Javanese speakers. This study contributes to sociolinguistic and intercultural communication research and provides practical insights for dialect awareness, language education, and regional language preservation in the digital era.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Ghoni Asror, Abdul Ghoni Abdul Ngalim Agus Nuryatin Ahmad Mubarok Ahmad Syaifudin Ahmad Syukron Alamsyah Alamsyah Alamsyah, Alamsyah Alfatimi, Nailul Akhla Alfiah Alfiah alfiah alfiah Alien Kurnia Warya Selia Alifya Aenatul Nabila Alisia Nilam Sekar Ayu Amanda Ivani Amin Retnoningsih Amirin, Amirin Anam Sutopo Andi Maulana Andi Maulana Andini, Hanifah Andini, Hanifah Anik Safitri Ardani Tangguh Waskito Areni Yulitawati Supriyono Arinal Hasanah Arnaz Agung Andrarasmara Asep Purwo Yudi Utomo Athia Az-zakia Anwar Awaliyah, Sindi Azyarni Anjani Baehaqi Chatarina Umbul Wahyuni Chesa Nur Azrina Ciara Fiska Sudrajat Damanik, Zeinny Permatasari Syaputri Dariel Ramadhan Sahari Desyfa Cahya Aina Devia Reski Novella Dewi, Elvienchi Multya Diah Vivi Widayanti Dilla Puspitasari Dwi Setyoningsih Eko Sugiarto Elsara Khairun Nisa Endah Dyah Wardani Fadli, Bagus Muhamad Fathur Rokhman Fathur Rokhman Fatkhur Rohman Fauzan . Febi Putri Utami Febriani, Meina Fernando, Leo Fora Shaffilia Hakik Funadah, Luluk Atul Galih Cahya Pratama Ghulamin Khalim Subagiyo Hangga Aria Adhi Pratama, Hangga Aria Adhi Hanum Sa'ada Fidaroeni Hanun Nafira Maharani Hanuun Dhiyaa Putri Ari Hari Bakti Mardikantoro Hari Bakti Mardikantoro Harun Joko Prayitno Haryadi - Hasanah, Arinal Hetilaniar Hetilaniar Hetilaniar, Hetilaniar Hidayat, Sefiyan Eza Hidayatul Afifah Ida Zulaeha Ida Zulaeha Ida Zulaeha Ida Zulaeha Ida Zulaeha Ida Zulaeha Imam Baehaqie Imam Baehaqie Indra Rasyid Julianto Indriani, Dwi Indah Izzatin Naili Rohmah Jayanti, Amiroh Putri Jumardan, Jumardan Juwanda Juwanda Juwanda Juwanda Juwanda, Juwanda Kazuhiko Miyauchi Khasanah, Zulia Munna Kurniaji, Febrian Kurniaji, Febrian Kusumaningrum, Nurul Lisa Lachlan, Nicholas Leni Novita Sari Lestari, Mulyo Lisda Nurjaleka Lispridona Diner Mahda Haidar Rahman, Mahda Haidar Masrukhi Masrukhi Masrukhi, Masrukhi Maulida Laily Kusuma Wati Maya Kurnia Dewi Meina Febriani Meirina, Eka Mericha Astri Hastuti Mochamad Rizqi Adhi Pratama Mohammad Sofwan Azizi Muhammad Farchan Muntaha Muhammad fauzan Muhammad Rohmadi Muhammad Zaenuri Nadia Alfi Hidayah Najla Fadhila Nancy Angelia Purba Nas Haryati Setyaningsih Neina, Qurotta Ayu Neina, Qurrota Ayu Nike Aditya Putri, Nike Aditya Ning Imas Ati Noviana, Nur Rakhmi Nur Saidah Nurtilek Kadyrov Opsi Aprilia Panca Dewi Purwati, Panca Paramita Dwi Astini Prasetyo Yuli Kurniawan Puspitasari, Renny Putri, Trista Etika Qomarullah, Dian Qurrota Ayu Neina Qurrrota Ayu Neina Rachmawati, Nova Dwi Rachmawati, Nova Dwi Rafiqoh, Eva Rahayu Pristiwati Restu Adelina Marfah Revalina Aulia Ramadhani Rifqi Nandana Mahardika Rina Supriatnaningsih Rindiati Amellia Fatikha Rio Anugrah Rizkiansyah Riri Kumalasari Rizkyansyah, Rio Anugrah Rustono Rustono Rustono - Rustono Rustono Rustono Rustono S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sajida, Yasmine Adzka Sandy Aulia Sasabone, Carolina Shufaira Shufaira Silfira Catur Januarista Silvia Nurhayati Sony Junaedi Sri Maulidiya Ardiyanti Sri Rejeki Urip Sri Sularti Dewanti Handayani, Sri Sularti Dewanti Subyantoro Subyantoro Sugeng Riyanto Suharyo Suharyo Suntoro Suntoro Suntoro Suntoro Supriyono, Areni Yulitawati Syahrani, Natasya Fiqih Tisi Aura Titis Rahmawati Vina Salma Wahyu Indrayatti Wardatul Akmam Din, Wardatul Akmam Wati Istanti Wiwik Fitriyani