Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Agrokompleks

Virus Gemini Laporan pertama infeksi virus gemini pada tanaman tomat di Sulawesi Tenggara Taufik, Muhammad; HS, Gusnawaty; Hasan, Asmar; Bande, La Ode Santiaji; Hisein, Siti Anima; Hasdiana, Hasdiana; Ulfa, Nur Isnaini; Hartono, Sedyo
Agrokompleks Vol 24 No 1 (2024): Agrokompleks Edisi Januari
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/japp.v24i1.730

Abstract

Begomovirus termasuk genus dari famili Geminiviridae juga dikenal dengan nama Geminivirus. Geminivirus adalah penyebab penyakit pada beberapa komoditas sayuran termasuk tomat. Infeksi Geminivirus dapat menyebabkan kerugian berkisar 85% bahkan gagal panen, khususnya infeksi terjadi pada tanaman muda. Penularan Geminivirus di pertanaman dimediasi oleh serangga vektor kutukebul Bemisia tabaci (Hemiptera:Aleyrodidae). Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi infeksi Geminivirus dan serangga vektor pada pertanaman tomat. Lokasi pengamatan di Desa Wolasi dan Lamomea, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan. Sampel daun tomat yang bergejala Geminivirus dimasukkan ke dalam kantong plastik sampel ziplock yang telah diisi CaCl2, kemudian dimasukkan di dalam kotak pendingin. Sampel tomat yang bergejala Geminivirus dideteksi dengan teknik polymerase chain reaction (PCR) di Laboratorium Virologi, Faperta Universitas Gadjah Mada. Primer yang digunakan adalah primer universal Geminivirus pAV494 dan pAC1048. Gejala Geminivirus yang ditemukan pada tanaman tomat adalah mosaik ringan atau menguning, daun mengecil, malformasi daun, daun agak menggulung ke atas, dan tulang daun mengalami penebalan. Serangga vektor kutukebul (Bemisia tabaci) dan kelompok telur hampir selalu ditemukan di pertanaman tomat. Teknik PCR berhasil mengamplifikasi DNA Geminivirus yang berukuran 500bp. Kejadian penyakit Geminivirus pada tanaman tomat di Desa Wolasi dan Lamomea adalah 40% dan 34%, secara berturut turut. Penelitian ini telah mengonfirmasi keberadaan infeksi Geminivirus yang pertama kali pada pertanaman tomat di Sulawesi Tenggara.
Metode Infrared Thermography (IRT) untuk deteksi cepat lubang aktif tikus sawah Hasan, Asmar; Taufik, Muhammad; Khaeruni, Andi; Mallarangeng, Rahayu; Syair, Syair; Bande, La Ode Santiaji; HS, Gusnawaty; Botek, Muhammad
Agrokompleks Vol 23 No 2 (2023): Agrokompleks Edisi Juli
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/japp.v23i2.559

Abstract

Tikus sawah (Rattus-rattus argentiventer) dapat menyebabkan kerusakan yang parah pada tanaman padi sawah. Pengendalian dengan fumigasi (pengasapan) berbahan aktif sulfur dapat membunuh tikus dalam lubang pematang. Fumigasi akan efektif bila lubang aktif tikus diketahui, namun mengenali lubang aktif tikus tidaklah mudah. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi potensi metode Infrared Thermography (IRT) dalam mendeteksi lubang aktif tikus sawah melalui visualisasi citra termal. Beberapa lubang tikus yang ditemukan di areal persawahan milik petani di Desa Lebo Jaya, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara direkam citra termalnya menggunakan FLIR C2 Compact Thermal Imager. Selanjutnya, citra termal dan RGB (red green blue) diolah menggunakan aplikasi FLIR Tools versi 6.4.18039.1003 (FLIR® Systems, USA) dan dilanjutkan dengan analisis suhu rata-rata lubang tikus menggunakan Microsoft Excel. Hasil pengolahan citra termal menunjukkan bahwa area tanah galian lubang tikus yaitu area sisi dalam lubang berwarna lebih gelap yang menandakan bahwa suhu tanah di area tersebut lebih rendah sampai berkisar pada suhu 28 °C, sebaliknya area sisi luar lubang berwarna lebih terang yang menandakan bahwa suhu tanah yang lebih tinggi sampai berkisar pada suhu 32 °C. Metode IRT ini sangat potensial untuk dimanfaatkan sebagai metode deteksi cepat lubang aktif tikus sawah. Implementasinya bersama teknologi drone (UAV) akan mengefisienkan waktu petani saat menandai lubang aktif tikus sawah pada areal persawahan yang luas. Selain itu, pengendalian tikus dengan teknik fumigasi juga akan menjadi lebih efektif dan ekonomis.
Co-Authors Abdul Rahman Abdul Wahab Abdul Wahab Aceng Haetami Aceng Haetami, Aceng Agus Asis, Agus Ahid Hidayat Ahmad, Sitti Wirdhana Alma Fisabillah Anas Nikoyan Anaway F, Anaway F ANDI KHAERUNI Andi Khaeruni Andi Khaeruni R Andini Aulia Arini, Rian ARIYANTI, EKA LESTARI Asdar Asdar Asmar Hasan Asmat, Samad Asnia Asnia Asniah Asniah Asrumin Astika, Ferni Ayu Pratiwi Ndibola Bagus Rifaldi Bambang Hadisutrisno Bambang Hadisutrisno Bambang HADISUTRISNO Bambang Hadisutrisno Bambang Hendro sunarminto Bambang Hendro Sunarminto Bambang Hendro Sunarminto Bambang Hendro Sunarminto Botek, Muhammad Botek, Muhammad Cholik, Saiful Nur Deki Zulkarnain Dilla, Farah Dima, Darsilan Dwina Angelina Sipayung Edi Syah Mihrad Ekawati Ekawati Fachry Abda El Rahman fauzi, fitya aulia Fazilah, Nurul Florencia Virgiane Evalyn Padang GUSNAWATY HS, GUSNAWATY Gusti Ayu Kade Sutariati Gusti Putu Pupaningrum H.S., Gusnawaty Hartina Batoa Hartina Batoa Harudin, La hasdiana, hasdiana Hasmina Tari Mokui Hasmita Hasmita Heldawati Herlina, Riska Hidayat, Ahid Hidjriani Hijria, Hijria Hisein, Siti Anima Imran Imran Indrawati Indrawati Indrawati Indriyani Nur Indriyani Nur Irma KRESNAWATY ISNAINI ULFA, NUR Jabuddi, La Ode Jabuddin, La Ode Jamili Jamili Kadir, La Ode Abd La Karimuna La Mpia La Ndia La Ndia La Ode Alwi La Ode Muhamad Munadi La Ode Rustam La Ode Sahaba La Ode Sukriman La Oge La Oge, La Oge La Uco Laode Muhammad Harjoni Kilowasid Latif, Wa Ode Umrawati M. Natsir Mariadi MARIADI MARIADI Mariadi Mariadi, Mariadi Marni Mulyani Maulidiyah Maulidiyah Mayang Sari Mihrad, Edi Syah Misdawati Muhaimin Hamzah Muhaimin Hamzah Muhammad Amrullah Pagala Muhammad Botek Muhammad Habil Jasmin Muhammad Nurdin MUHAMMAD TAUFIK MUHAMMAD TAUFIK Mundeh, Marianne Mursalim Muzakkar, Muhammad Zakir Nabila Saskia Arham Nasriadi, Nasriadi NERU SATRAH, VIT Nohong Nohong, Nohong NUR ISNAINI ULFA Nur, Indriyani Nuriadi, Nuriadi Nurmaida, Esti Agesta Nurviana Putu Arimbawa Putu Arimbawa Putu Arimbawa, Putu R, Halimatussaddiyah Rachmawati Hasid Rahayu Mallarangeng, Rahayu RAHIMI, ANDI SITTI Rahmadani Rahmahwati, Rizka RAHMAYANI, DITA Ratna Ratna Resman, Resman Rian, Muh. Rina Febrina, Rina Rizal Adi Saputra Rizkah Nurhasanah Rukia, Wa Rustam, La Ode SABARIA, WA ODE Saefuddin Saefuddin Saefuddin Saefuddin Saefuddin Sainul, Ahmad Samsinar Sarmila Satrah, Vit Neru SEDYO HARTONO Silfi, Silfi Suci Oktavia Rahmadani Susamto Somowiyarjo SUSAMTO SOMOWIYARJO Susamto Somowiyarjo Susamto Somowiyarjo Syair Syair Syair Syair, Syair SYAMSU ALAM Tantriati Taufik Nur Rahman Teri Pakki Teri Pakki THAMRIN AZIS Tiara Hafidsya Ulfa, Nur Isnaini Vit Neru Satrah Wa Ode Umrawati Latif Wa Ode Yatni Yansari Wa Ode Yusria Waode Siti Anima Hisein Weka Gusmiarty Abdullah Weka GUSMIARTY ABDULLAH Weka Gusmiarty Abdullah, Weka Gusmiarty Weka Widayati Wibowo, Bayu Adi Wildayanti Yamin Yaddi Yuyun