Claim Missing Document
Check
Articles

Penilaian Vessel Requirement Dalam Rangka Rencana Ratifikasi Cape Town Agreement Tahun 2012 Nugraha, Ridwan Maulana; Purwangka, Fis; Iskandar, Budhi Hascaryo
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol. 5 No. 1 (2021): JFMR
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2021.005.01.1

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan ilmu yang berperan dalam mengurangi tingkat risiko dari suatu pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi terkini untuk keberadaan peralatan penunjang keselamataan kerja pada kapal purse seine dengan panjang 24 m sampai 45 m di Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Jakarta (PPSNZJ) terhadap standar ketentuan peralatan dalam regulasi Cape Town Agreement tahun 2012 dan memberikan rekomendasi untuk pemenuhan standar sesuai ketentuan dalam Cape Town Agreement tahun 2012. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan observasi langsung dan wawancara kepada pemilik dan nahkoda kapal purse seine. Data hasil observasi dan wawancara berupa kondisi peralatan penunjang keselamatan kerja pada kapal purse seine  dengan panjang 24 m sampai 45 m. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketentuan yang dapat terpenuhi hanya ketentuan terkait radio komunikasi dengan tingkat pemenuhan 100%. Sedangkan ketentuan yang tidak terpenuhi yaitu terkait line throwing appliances, distress signal, radar transponder dan retro reflective materials. Tingkat implementasi peralatan penunjang keselamatan kerja dengan standar ketentuan dalam regulasi Cape Town Agreement tahun 2012 hanya sebesar 0,31%. Pemenuhan terhadap standar yang tertera dalam Cape Town Agreement tahun 2012 bab 7 bagian B mengenai peralatan penunjang keselamatan kerja di atas kapal perlu dilakukan untuk menurunkan potensi terjadinya kecelakaan di laut dan meningkatkan keselamatan jiwa dan harta benda.
Characteristics of tuna fisheries in the Indian Ocean, especially in Quota Based Fishing in the Zone 04 (IFMA 572 and 573) Mahrus, Mahrus; Nurani, Tri Wiji; Wisudo, Sugeng Hari; Iskandar, Budhi Hascaryo; Suherman, Agus; Noegroho, Tegoeh
Depik Jurnal Ilmu Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Vol 14, No 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.14.3.43513

Abstract

Indonesia is one of the worlds leading tuna-producing countries. Under the Quota Based Fishing (Penangkapan Ikan Terukur/PIT), its Exclusive Economic Zone (ZEEI) in the Indian Ocean is designated as zone 04 of PIT. This research aims to analyzing the characteristics of tuna fisheries in the zone 04 (Indonesian Fisheries Management Area/IFMA 572 and 573), including tuna production by fishing gear and by port landing, species composition by gear, Landing per Unit Efforts (LPUE) by gear and by tuna species. The most dominant fishing gear for tuna is lines (hand lines, troll lines, kite lines, and rod handlines). Purse seines and longlines also caught a lot of tuna, but their percentages were still lower. The dominant tuna species caught was yellowfin tuna, which came from all types of fishing gear. The average LPUE in 2024 for gillnets was 28.6 kg/days, lines 56 kg/days, purse seine 161 kg/days, longline 58.5 kg/days, and pole and line 268 kg/trip/day. The abundance of ALB was highest in July, but the trend has been increasing since March and began to decline in last year. Pole and line and purse seine were the most productive fishing gear for catching tuna. The abundance of YFT varied greatly with high abundance in March, July, and October. The abundance of BET was high in February, July, and September. SBT is highly abundant in March, April, and July, with some months being empty. Benoa Public Port is recorded as the port with the highest production within Zone 04.Keywords:Tuna fisheriesIndian OceanTuna ProductionComposition speciesLPUEFishing Quotas
Improving the Understanding of Fishing Communities in Cikiruhwetan Village-Pandeglang Regency Through Capture Fisheries Training Activities Novita, Yopi; Wisudo, Sugeng Hari; Iskandar, Budhi Hascaryo; Mawardi, Wazir; Kurniawati, Vita Rumanti; Yuwandana, Dwi Putra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovatif Vol. 2 No. 2 (2024): JPMI (Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovatif)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jpmi.v2i2.131

Abstract

The Ministry of Marine Affairs and Fisheries (KKP) has designated several fishing villages throughout Indonesia as kalaju villages, one of which is Cikiruhwetan Village, Pandeglang Regency, Banten Province.  However, the development of kalaju village in Cikiruhwetan Village has not been optimized, so there is no visible difference between kalaju village and non-kalaju village.  Therefore, in order to optimize the development of kalaju village, the village community needs to be equipped with various understandings that can improve their abilities, especially abilities in the field of capture fisheries.  The improvement of understanding is carried out in the form of training or technical guidance involving the fishing community and agency employees and village officials.  Changes or improvements in understanding were tested using written questions given at the beginning of the training (pre-test) and at the end of the training (post-test).  Based on the evaluation results of the pre-test and post-test results, it can be seen that there is an increase in the understanding of the fishing community on the material provided. Although the increase in understanding has not been optimal, it can be done through regular training.
Improving the Understanding of Fishing Communities in Cikiruhwetan Village-Pandeglang Regency Through Capture Fisheries Training Activities Novita, Yopi; Wisudo, Sugeng Hari; Iskandar, Budhi Hascaryo; Mawardi, Wazir; Kurniawati, Vita Rumanti; Yuwandana, Dwi Putra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovatif Vol. 2 No. 2 (2024): JPMI (Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovatif)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jpmi.v2i2.131

Abstract

The Ministry of Marine Affairs and Fisheries (KKP) has designated several fishing villages throughout Indonesia as kalaju villages, one of which is Cikiruhwetan Village, Pandeglang Regency, Banten Province.  However, the development of kalaju village in Cikiruhwetan Village has not been optimized, so there is no visible difference between kalaju village and non-kalaju village.  Therefore, in order to optimize the development of kalaju village, the village community needs to be equipped with various understandings that can improve their abilities, especially abilities in the field of capture fisheries.  The improvement of understanding is carried out in the form of training or technical guidance involving the fishing community and agency employees and village officials.  Changes or improvements in understanding were tested using written questions given at the beginning of the training (pre-test) and at the end of the training (post-test).  Based on the evaluation results of the pre-test and post-test results, it can be seen that there is an increase in the understanding of the fishing community on the material provided. Although the increase in understanding has not been optimal, it can be done through regular training.
RASIO DIMENSI UTAMA KAPAL PENANGKAP IKAN TRADISIONAL TERHADAP PENGOPERASIAN ALAT TANGKAP STATIC GEAR DI PPN BRONDONG Putra, Pringgo Kusuma Dwi Noor Yadi; Novita, Yopi; Iskandar, Budhi Hascaryo; Apriliani, Izza Mahdiana; Zarrochman
Jurnal Penelitian Perikanan Laut (Albacore) Vol 8 No 1 (2024): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.8.1.069-079

Abstract

Bentuk kapal penangkap ikan di Indonesia memiliki perbedaan hampir di setiap daerah yang terjadi karena pembangunan kapal yang masih dilakukan secara tradisional. Pembangunan kapal secara tradisional akan memengaruhi kesesuaian antara karakteristik kapal dan juga metode alat tangkap, salah satunya pada alat tangkap static gear yang dioperasikan oleh kapal di PPN Brondong. Oleh karena itu diperlukan identifikasi karakteristik kapal tradisional yang sesuai dengan alat tangkap static gear dengan membandingkan rasio dimensi utama. Kesesuaian terhadap alat tangkap static gear dilakukan dengan membandingkan nilai kapal tradisional dengan acuan. Perbandingan juga dilakukan pada setiap jenis kapal tradisional untuk melihat perbedaan karakteristik pada setiap jenisnya. Berdasarkan perbandingan nilai rasio dimensi utama kapal tradisional di PPN Brondong hampir sesuai dengan kisaran nilai di beberapa wilayah Indonesia. Selain itu, kapal jenis etek memiliki perbedaan karakteristik dengan ijon-ijon dan perau. Kata kunci: karakteristik, kelaiklautan, kemampuan olah gerak kapal, stabilitas, tahanan
KELAYAKAN PENERAPAN CPIB PADA KAPAL PERIKANAN DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA BITUNG Fadly, Nanda; Iskandar, Budhi Hascaryo; ., Zulkarnain
Jurnal Penelitian Perikanan Laut (Albacore) Vol 8 No 2 (2024): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.8.2.159-170

Abstract

Ikan merupakan produk yang mudah rusak dan butuh penanganan yang baik agar mutu ikan tetap dalam kualitas baik. Penerapan penanganan ikan secara baik dan benar sangat perlu dilakukan, untuk menjaga nilai ekonomis ikan. Tujuan penelitian ini ialah mendeskripsikan proses penanganan ikan di kapal perikanan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Bitung, mengobservasi CPIB di kapal perikanan hingga ke transportasi pengangkut di PPS Bitung, menghitung potensi risiko penurunan mutu selama proses penanganan ikan di kapal perikanan hingga ke transportasi pengangkut di PPS Bitung. Penelitian ini menggunakan metode accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan alur penanganan ikan di PPS Bitung dimulai dari ikan ditangkap dan dimasukkan ke dalam palka, hingga ikan di angkut menggunakan tranportasi ke Unit Pengolah Ikan (UPI). Penerapan Cara Penanganan Ikan yang Baik (CPIB) pada kapal perikanan di PPS Bitung ditemukan penyimpangan 1 mayor, 4 minor. Analisis risiko penurunan mut pada ikan setelah dilakukan pemetaan risiko di ditemukan empat kategori risiko 6 high, 3 medium, dan 1 low. Kata kunci: Bitung, penanganan ikan, risiko
Perbandingan Kinerja Kapal-kapal Tanker Angkutan BBM dan Minyak Mentah Menggunakan Multivariate Analysis of Variance: Studi Kasus PT. Pertamina (Persero) Winarto, Catur; Iskandar, Budhi Hascaryo; Arkeman, Yandra
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 29 No. 1 (2017): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v29i1.315

Abstract

ABSTRAK: Pertamina sebagai badan usaha milik negara dipercaya untuk mendistribusikan BBM dan mengangkut minyak mentah ke seluruh pelosok Indonesia dengan mengoperasikan kapal-kapal tanker menurut tipe dan muatan yang diangkut.Kinerja kapal-kapal tanker penting diketahui karena tuntutan efisiensi biaya pengapalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja kecepatan kapal tertinggi (13,2940 knot) ditunjukkan oleh kapal tipe GP, sedangkan dan kinerja kecepatan kapal terburuk (10,5233 knot) ditunjukkan oleh kapal tipe MR masing-masing sebagai angkutan minyak mentah. Kinerja susut muatan terbaik (0,02683%) ditunjukkan oleh kapal tipe MR angkutan minyak mentah, dan terburuk (0,05669%) ditunjukkan oleh kapal tipe GP angkutan komponen BBM. MANOVA digunakan untuk menganalisis pengaruh antara variabel bebas tipe kapal dan muatan yang diangkut terhadap variabel kinerja kecepatan kapal dan susut muatan. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai F untuk Pillai’s Trace, Wilks’ Lambda, Hotelling’s Trace, dan Roy’s Largest Root memiliki signifikansi lebih kecil dari 0,01 artinya terdapat perbedaan yang signifikan untuk kinerja kecepatan kapal dan susut muatan menurut tipe kapal dan kargo yang diangkut. Dari hasil tests of between subjects effects, dapat disimpulkan bahwa tipe kapal dan kargo yang diangkut berpengaruh signifikan terhadap kecepatan kapal yang ditunjukkan pada nilai F dengan signifikansi 0,001, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap susut muatan, sebagaimana ditunjukkan pada nilai F dengan signifikansi 0,997.ABSTRACT : Pertamina as a state-owned enterprise was trusted to transport product oil and crude oil to all corners of Indonesia by operating oil tankers according to type and cargo transported. Tankers’ performance were important to know due to efficiency in shipping cost. Results of this study showed that the fastest speed performance (13.2940 knots) was shown by the type of vessel GP, while the slowest performance (10.5233 knots) was indicated by the type of vessel MR, both of them carried crude oil. While the best performance of transportation loss was demonstrated by the type of vessel MR with cargo crude oil that was 0.02683%, and the worst was indicated by the type of vessel GP with cargo intermediate that was 0.05669%. MANOVA was used to analyse influences independent variables the type of vessel and the cargo transported on the dependent variables the performance of speed and transportation loss. The result expressed that F value of Pillai's Trace, Wilks' Lambda, Hotelling's Trace, and Roy's Largest Root was significant, smaller than 0.01. It was meant that there was a significant difference to the performance of the speed and the transportation lossses according to the type of vessel and the cargo transported. Hence, the results of the tests of between subjects effects indicated that the type of vessel and the cargo transported significantly effected on the speed as indicated by the F value with significance value 0.001, but no significant effect on the transportation loss, as indicated on the F value with significance value 0.997.
Studi Kelayakan Inaportnet dan Strategi Pengembangan E-business di Pelabuhan Makassar Kurniawan, Abdi; Seminar, Kudang Boro; Iskandar, Budhi Hascaryo; Nasution, Syahrial
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 27 No. 5 (2015): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v27i5.797

Abstract

ABSTRAKPelabuhan Makassar merupakan salah satu pelabuhan utama di Indonesia yang berfungsi sebagai salah satu mata rantai yang ada dalam jaringan distribusi barang untuk menunjang pertumbuhan ekonomi di Indonesia Timur dengan memfasilitasi perdagangan antar pulau hingga kegiatan ekspor dan impor. Peningkatan produktifitas pelabuhan perlu diimbangi dengan upaya peningkatan pelayanan, salah satu diantaranya adalah pelayanan dokumen untuk kapal dan barang melalui teknologi informasi. Inaportnet merupakan sebuah portal online yang mampu melayani pengajuan dan pengolahan data serta informasi, pengambilan keputusan penyelesaian dokumen kepabeanan, dan kepelabuhanan secara terpadu dengan prinsip kesatuan, kecepatan pelayanan, konsisten, sederhana, transparan, efisien dan berkelanjutan. Sebagai sebuah proyek yang berskala besar, Inaportnet perlu dinilai kelayakannya karena sebuah studi kelayakan bukan hanya merupakan sebuah dasar pengambilan keputusan terhadap kelanjutan proyek tetapi juga merupakan sebuah persyaratan kelengkapan secara administratif. Kajian ini berfungsi untuk menilai kelayakan penggunaan Inaportnet di Pelabuhan Makassar dari berbagai perspektif serta merumuskan strategi pengembangan e-business di pelabuhan Makassar. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif melalui analisis TELOS untuk menentukan kelayakan proyek dan dilanjutkan dengan SWOT untuk perumusan strategi penerapan e-business. Hasil penelitian menunjukkan secara umum bahwa Inaportnet layak untuk diterapkan meskipun terdapat beberapa hambatan terutama dari aspek teknis, ekonomi,  legal, operasional, dan penjadwalan. Strategi pengembangan e-business di Pelabuhan Makassar dilakukan melalui konsep Port Community System.
KESELAMATAN KERJA PADA BONGKAR MUAT KAPAL MINI PURSE SEINE 10 GT DI PELABUHAN PERIKANAN LEMPASING Nurbaiti, Lilis; Iskandar, Budhi Hascaryo; Solihin, Iin
Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Vol 14 No 1 (2023): MEI 2023
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3036.043 KB) | DOI: 10.24319/jtpk.14.33-43

Abstract

Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Lempasing merupakan pelabuhan perikanan terbesar di Lampung. Salah satu kapal yang paling banyak dioperasikan di Pelabuhan Lempasing yaitu mini purse seine. Terdapat berbagai aktivitas di Pelabuhan Lempasing, yaitu pendaratan (bongkar muat) dan pemasaran ikan. Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Perikanan Lempasing merupakan aktivitas utama setelah kapal berlabuh di dermaga. Kecelakaan yang terjadi pada aktivitas bongkar muat dapat menyebabkan kerugian berupa terhambatnya kegiatan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi kegiatan dan potensi bahaya aktivitas bongkar muat kapal mini purse seine, menganalisis tingkat kecelakaan dan peluang risiko yang mungkin dapat terjadi, memberikan rekomendasi/alternatif solusi, serta menentukan tindak pengendalian kecelakaan kerja. Metode survei deskriptif HTA (Hierachy Task Analysis) digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 47 risiko kecelakaan pada aktivitas bongkar muat, kegiatan berisiko ringan 36 (77%), menengah terdapat 5 (11%) kegiatan, 2 (4%) kegiatan berisiko berat, dan 4 (9%) kegiatan berisiko fatal. Risiko kecelakaan kerja terbesar terjadi pada kegiatan bongkar, hal ini disebabkan karena individu yang terlibat cukup banyak (sekitar 20 orang) dan aktivitas yang dilakukan cukup berat.
Modulus of Rupture and Modulus of Elasticity in Recycling FRP Bangun, Tri Nanda Citra; Rahmawati, Nabila; Novita, Yopi; Komarudin, Didin; Iskandar, Mokhamad Dahri; Purnomo, Deni; Iskandar, Budhi Hascaryo
International Journal of Marine Engineering Innovation and Research Vol 9, No 4 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25481479.v9i4.22006

Abstract

Fiber Reinforced Plastic (FRP) material has been widely used as a ship construction alternative to wood. FRP has many advantages such as lightweight material, easy maintenance, weather resistance, economical price, and shorter production time. FRP ship production is weak from the waste factor produced, such as production residue during shipbuilding, ship molds, and FRP shipwrecks. FRP waste can impact the environment, economy, and human health. These impacts include soil pollution, microplastics, skin diseases, and human respiratory disorders. FRP material tends to be burned by many shipyards but still leaves waste in the form of dust. FRP material is difficult to decompose and takes a long time to melt. One strategic effort to minimize the impact of FRP is to recycle FRP. This study aims to reduce FRP waste by making composite boards from FRP waste. The method used was experimental, involving the making of 12 specimens and testing the density, MOR, and MOE. Based on the results of the density value test, the average value obtained follows the JIS A 5905-2003 reference. The MOR and MOE values for each specimen do not comply with the Indonesian Classification Bureau (BKI) standards. In the ANOVA test calculation, no significant differences were obtained for MOR and MOE.
Co-Authors . Diniah Abdi Kurniawan Abdul Rouf Sam Adelianoor, Nabila Dinantiar Adhiguna Wahyu Nugroho Adi Adi Guna santara, Adi Adi Guna Santara Adi Guna Santara, Adi Guna Adi Susanto Agus Suherman Akhmad Solihin Al Hafidz Maulana Aldin Muhammad Alfin Yuwana Putra Amril Syahputra Rangkuti Annisa Ramadhanti Ari Purbayanto Arif Satria Bambang Murdiyanto Bambang Murdiyanto Bangun, Tri Nanda Citra Bastian Putrayadi Silalahi Berbudi Wibowo Budy Wiryawan Cahyandaru, Paulus Catur Winarto Daniel R. Monintja Darmawan Dede Soedharma Deni Achmad Soeboer Deni Achmad Soeboer Deni Achmad Soeboer Deni Achmad Soeboer Deni Achmad Soeboer Deni Achmad Soeboer Deni Purnomo Desrial Diah Zakiah Didin Komarudin Dinda Ayu Lestari Domu Simbolon Dudi Firmansyah Dwi Putra Yuwandana Eko Sri Wiyono Eko Sulkhani Yulianto Erlin Nur Yustikaningsih Ernani Lubis Etika Ariyanti Hidayat Fadly, Nanda Fani Febri, Suri Purnama Febrianti, Santi Fedi A. Sondita Fedi Alfian Sondita Fikri Rizky Malik Firda Aulya Syamani Firdaus, Ray Octa Fis Purwangka Fis Purwangka Fuad Gina Almirani Wahyudi Gina Almirani Wahyudi Gondo Puspito Gun Gumelar Somantri Hamba Ainul Mubarok Harahap, Antoni Harnoli Rahman Harun Al Martohandoyo Harun Al Rasyid Martohandoyo Hasjim Djalal Hasjimdo Djalal Hasrianti, Hasrianti Hery Sutrawan Nurdin Hozairi Ia Arga Dhelia Iin Solihin Ilham Sudrajat Iman Anugerah Bintoro Indra Jaya Indra Jaya Indra Jaya Indra Jaya Indra Jaya Irman Hermadi Ismajaya . Izza Mahdiana Apriliani John Haluan John Haluan John Haluan John Haluan Julius Anthon Nicolas Masrikat Karlisa Priandana Kirbandoko . Komarudin, Didin Kudang Boro Seminar Kurniawan, Abdi Kusnul Hidayat La Anadi Lukman M. Baga M. Fedi A. Sondita M. Imron Made Mahendra Jaya Mahrus Mahrus, Mahrus MAINNAH, MUTH Malik, Fikri Rizky Maria Putri Widhyasari Marjoni Marjoni Moch Ricky Dariansyah Moch Ricky Dariansyah Mochammad Riyanto Mohammad Imron Mokhamad Dahri Iskandar Muh. Arkam Azi Muh. Arkam Azis Muhamad Rizki Riantoro Muhamad Yogi Prayoga Muhammad Fedi Alfiadi Sondita Muhammad Najib Islam Muhammad Patria Laksono Muhammad Romli dan Suprihatin Andes Ismayana Muhammad Setiawan Mulyono S. Baskoro Muth Mainnah Muth Mainnah Nabila Rahmawati Nasution, Syahrial Natalia, Jane Elizabeth Noegroho, Tegoeh Novita, Yopi Nugraha, Ridwan Maulana Nurbaiti, Lilis Nurul Faizatil Jannah Nusa Setiani Triastuti Azis Prabowo Prabowo Pratama, Agung Budi Pringgo Kusuma Dwi Noor Yadi Putra Prori Vitaliano Latief Purnomo, Deni Puti Lenggo Geni Putra, Rafi Dwi Ananda Rahmat, Ayi Rahmawati, Nabila Retno Muninggar Riana Citra Dewi Ridwan Maulana Nugraha Rika Ike Rahayu Rina Oktaviani Rumbino, Viceriani Siampa Ryan Suryadi Putra Safuan Safuan Salsabila, Umiralaska Saputra, Rahmad Surya Hadi Shinta Yuniarta Singgih Prihadi Aji Siti Istiqomah Sondita, M. Fedi Alfiadi Sri Suryo Sukoraharjo Sugeng H. Wisudo Suhendra Suhendra Sukoraharjo, Sri Suryo Syafril Fauzi Syafril Mayu Dinata Syahrial Nasution Tri Nanda Citra Bangun Tri Nanda Citra Bangun Tri Nanda Citra Bangun Tri Wiji Nurani Uju Uju Vita Rumanti K. Vita Rumanti Kuniawati Vita Rumanti Kurniawati Wahab, Aulia Azhar Wazir Mawardi Wienda Justitia Ardiyani Wienda Justitia Ardiyani Wilma Amiruddin Winarto, Catur Yandra Arkeman Yaser Krisnafi Yaser Krisnafi, Yaser Yoga Yuniadi Yohanes DBR Minggo Yopi Novita Yopi Novita Yopi Novita Yopi Novita Yopi Novita Yopi Novita Yopi Novita Zarrochman Zulkarnain Zulkarnain .