p-Index From 2021 - 2026
8.547
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Jurnal Jendela Hukum Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT LOKABASA Jurnal Rekayasa Mesin Berkala Kedokteran Edu Geography JURNAL SIMETRIK Al-Qisth Law Review Jurnal Ilmu Administrasi Negara (JUAN) MAGNA MEDICA: Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI TEKNOLOGI PANGAN : Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian Jurnal Basicedu IKRA-ITH EKONOMIKA Pelita : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Jambura Science of Management JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Adaara: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Rayah Al Islam : Jurnal Ilmu Islam JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat RESLAJ: RELIGION EDUCATION SOCIAL LAA ROIBA JOURNAL JIKA (Jurnal Informatika) Agroekotek View Jurnal Sistem Komputer dan Informatika (JSON) Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Infotek : Jurnal Informatika dan Teknologi Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K) Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Sistem Informasi Entrepreneurship Bisnis Manajemen Akuntansi (E-BISMA) Jurnal Disrupsi Bisnis Jurnal Pengabdian Dharma Wacana Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Prosiding Seminar Nasional Sasindo Jurnal ADMINISTRATOR Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab Ruang Cendekia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat SinarFe7 TECHSI - Jurnal Teknik Informatika Jurnal Multidisipliner Bharasa Jurnal Basicedu Ar-Rihlah : Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Jurnal Nusantara Madani MODERAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan DUNIA KEPERAWATAN: JURNAL KEPERAWATAN DAN KESEHATAN eProceedings of Engineering Jurnal Multidisiplin West Science eProceedings of Management MEUSEURAYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Terapan Komunita: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Journal of Health Science and Medical Therapy Advances In Social Humanities Research Journal Pemberdayaan Ekonomi dan Masyarakat Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari ELite Journal: International Journal of Education, Language and Literature J-CEKI
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Edu Geography

Penggunaan Media Citra Satelit Multitemporal dalam Pembelajaran Pada Masyarakat Desa Tanggultlare Mengenai Abrasi Tahun 2018 Maulana, Irfan; Hayati, Rahma
Edu Geography Vol 7 No 1 (2019): Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v7i1.30137

Abstract

People’s knowledge level about abrasion into one part of society's role in preventing the spread of abrasion. People knowledge that classifies this is evidenced by the still widespread society that exploits the environment that will damage the coastal ecosystem. This study aims to determine the learning results before and after using multi-temporal satellite image media and to determine the public response to the media. Researchers collected data using test instruments and non-test instruments. Data analysis techniques using descriptive presentative. The results obtained, the average pre-test is 58.4 with 80% fall into the high category, and 20% fall into the low category. After doing abrasion learning using multi-temporal satellite image media and get the average information to 72.5. With 5% falling into the low category, 62.5% fall into the high category, and 32.5% fall into very high categories. The result of t-test shows Sig. (2-tailed) is smaller than 0.05, so it can be concluded that there are significant differences that can be used to analyze multi-temporal media. Public response to media is high with average response reach 89.75%. Kurangnya tingkat pengetahuan masyarakat mengenai abrasi menjadi salah satu penyebab kurangnya peran masyarakat dalam mencegah meluasnya abrasi. Pengetahuan masyarakat yang tergolong kurang ini dibuktikan dengan masih maraknya masyarakat yang mengekspoitasi pantai secara berlebihan yang akan merusak keseimbangan ekosistem pantai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara sebelum dan sesudah pembelajaran menggunakan media citra satelit multitemporal serta untuk mengetahui tanggapan masyarakat terhadap media. Peneliti mengumpulkan data menggunakan instrument tes dan instrument non-tes. Teknik analisis data menggunakan deskriptif presentatif. Hasil penelitian diperoleh, bahwa rata-rata pre-test yaitu 58,4 dengan 80% masuk dalam kategori tinggi, dan 20% masuk dalam kategori rendah. Setelah melaksanakan pembelajaran abrasi menggunakan media citra satelit multitemporal didapatkan kenaikan nilai rata-rata menjadi 72,5. Dengan 5% termasuk dalam kategori rendah, 62,5% masuk dalam kategori tinggi, dan 32,5% masuk dalam kategori sangat tinggi. Hasil uji t-test menunjukkan Sig. (2-tailed) lebih kecil dari 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar mengenai abrasi antara sebelum dengan sesudah menggunakan media citra satelit multitemporal. Respon masyarakat terhadap media tergolong tinggi dengan rata-rata respon mencapai 89,75%.
Penggunaan Media Citra Satelit Multitemporal dalam Pembelajaran Pada Masyarakat Desa Tanggultlare Mengenai Abrasi Tahun 2018 Maulana, Irfan; Hayati, Rahma
Edu Geography Vol 7 No 1 (2019): Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v7i1.30137

Abstract

People’s knowledge level about abrasion into one part of society's role in preventing the spread of abrasion. People knowledge that classifies this is evidenced by the still widespread society that exploits the environment that will damage the coastal ecosystem. This study aims to determine the learning results before and after using multi-temporal satellite image media and to determine the public response to the media. Researchers collected data using test instruments and non-test instruments. Data analysis techniques using descriptive presentative. The results obtained, the average pre-test is 58.4 with 80% fall into the high category, and 20% fall into the low category. After doing abrasion learning using multi-temporal satellite image media and get the average information to 72.5. With 5% falling into the low category, 62.5% fall into the high category, and 32.5% fall into very high categories. The result of t-test shows Sig. (2-tailed) is smaller than 0.05, so it can be concluded that there are significant differences that can be used to analyze multi-temporal media. Public response to media is high with average response reach 89.75%. Kurangnya tingkat pengetahuan masyarakat mengenai abrasi menjadi salah satu penyebab kurangnya peran masyarakat dalam mencegah meluasnya abrasi. Pengetahuan masyarakat yang tergolong kurang ini dibuktikan dengan masih maraknya masyarakat yang mengekspoitasi pantai secara berlebihan yang akan merusak keseimbangan ekosistem pantai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara sebelum dan sesudah pembelajaran menggunakan media citra satelit multitemporal serta untuk mengetahui tanggapan masyarakat terhadap media. Peneliti mengumpulkan data menggunakan instrument tes dan instrument non-tes. Teknik analisis data menggunakan deskriptif presentatif. Hasil penelitian diperoleh, bahwa rata-rata pre-test yaitu 58,4 dengan 80% masuk dalam kategori tinggi, dan 20% masuk dalam kategori rendah. Setelah melaksanakan pembelajaran abrasi menggunakan media citra satelit multitemporal didapatkan kenaikan nilai rata-rata menjadi 72,5. Dengan 5% termasuk dalam kategori rendah, 62,5% masuk dalam kategori tinggi, dan 32,5% masuk dalam kategori sangat tinggi. Hasil uji t-test menunjukkan Sig. (2-tailed) lebih kecil dari 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar mengenai abrasi antara sebelum dengan sesudah menggunakan media citra satelit multitemporal. Respon masyarakat terhadap media tergolong tinggi dengan rata-rata respon mencapai 89,75%.
Co-Authors Abdul Karim Halim Aditya, Adik Afriyadi, Afriyadi Afrizal, Ragil Agus Solehudin Ahmad Zen, Elit Ahmad, Yousef Bani Aini, Helmida Akhmad Hambali Al Kautsar, Al Kautsar Alfiyudin Amarulloh, Muhammad Ariz Anabesi, Mazaya Putri Anggalana Anggraeni, Eka Anggraini Wati, Maya Anggraini, Haryeni Sastra Anissa, mutiara Aprilyani, Firdha Apriyanto, Mifta Ardi Pujiyanta Arganita, Fidya Rahmadhany Arif Rahman Aristejo Aryanto, Puput Asmoro Saputro, Rio Asnawati Asnawati Astiti Putri, Ni Wayan Ari Astuti, Tri Anna Rindi Aswin, Fajar Asyah, Yesi Nur Aulia Uswatun Khasanah Awlia, Avivatul Azela, Lala Bachtiar, Moh. Muaz Bahagia Bahagia Bahagia Bahagia Bahruddin Bahruddin BENNI ISKANDAR Bintoro, Waluyo M. Buana, Rahadian Satya Budi Darma, Priscilla Patricia Budi Setiawan Caesarian, Rafid Aqil Chandra, Deri Dadang Iskandar Mulyana` Darmawan, Muhammad Fadly Deny Utomo DIAN LESTARI Dzikrayah, Fithri Eka Putra, Fauzan Prasetyo Eka Titi Andaryani Emmanuel, Johnatan Christian Endin Mujahidin Fadlun, Wira Fahrizal Fahrizal Fakhrurrazy Fakhrurrazy Farany Khanza, Alyssa Farhan Ramadhan Febrianto, Budi Yulhasfi Fitria, Lailatul Fitriani, Agnes Fitriyani, Anisa Gani, Syarif H Gumelar, Ray Prama Gunawan, Ardiansyah Hamid Afif, Nirwana Hapsari Titi Palupi Hasni, Dita Herli Antoni Hidayah, Maharani Hidayani, Hidayani Hore, Duran Ichwan, Odelia Valda Ida Yuliana Ika Kustiyah Oktaviyanti Ilham Azmy Illahi Manvi, Kurnia Imam Hidayatullah Indira Rachmawati Isnarawati, Zakianor Juhji, Juhji Julianti, Ulfah Kasoni, Dian Khairi, Muh Hafiz Khairunisa, Nabila Khatimah, Husnul Kristiana Sri Utami Kusuma, Maulidia Tri Laela Hidayati, Laela Leni Ariyanti, Leni Lestari, Setyani Dwi Mahanani, Estu Maulana, Muhammad Syahrul Maulidanti, Yuli Meifiana, Andini Melisa, Evri Miftahul Huda Mufidah, Ratna Muhammad Aqsyal Gilangsyah Muhammad Aras Prabowo Muhammad Badaruz Zaman Muhammad Fadhil Muhammad Mahbub, Muhammad Muniroh, Leny Mutttaqien, Fauzan Nafessa, Nafessa Neni Frimayanti Nisa, Rauzhatul Noor Diani Novrianti, Nisa Nuryadi , Satyo Octaviana Arisinta Padma Wulandari, Ni Putu Putri Pamungkas, Erlangga Pertiwi, Asih Petrus Londa Prasetyo Wibowo, Galih Prenggono, Muhamad Darwin Purwati, Siti Ayu Resa Puspitaloka, Nina Putra, Farhan Sunella Putri, Adellia Aisyah Putri, Lai Sen Mih Mustika Putri, Nadila Putri, Roisatul Agitsah Hilwana Qomaruddin, Mohammad Tamam Rahma Hayati Rahmawati, Ersya Dwi Ramadhani, Nadea Zahra Ramdhani Hidayat, Bayu Ramli Ramli Rawati, Widya Yeni Remba Yanuar Efranto Rifky Setiawan, Adhy Rimun Wibowo, Rimun Rizki Ramadhan Rizki, Mulia Rofiq, Husni Rosmiati Rosmiati Rozaki, Mohammat Safitri, Irma Nur Safwaturrahman, Safwaturrahman Salat, Junaidi Saleh, Nino Nopriandi Salsabillah, Mutiara Samsuar A. Rani Santi Diwyarthi, Ni Desak Made Sari, Desi Puspita Satriadi, Satriadi Sa’diyah, Maemunah Sisilawati, Kolista Sri Lestari Sri Untari Sumantri, Erno Sunardi Sunardi Supardi Supardi Supriyanto, Bambang Eko Syahizidane, Diego Firdy Bramasta Syaifuddin Syaifuddin Syarafina, Dhea Tiur Tamariska, Tisa Tarunajaya, Stefany Tri Ilma Septiana Triana Sapari, Cepi Triawanti Triawanti Tusyadiah, Hafipah Ulfa, Rodhia Ulfah, Fahrina Uriva C, Maslikhatul Utomo, Deny Wahyuni, Riska Dwi Wardani, Muallifah Septia Warsono Warsono Wibowo, Frendy Wijaya, Indra Sukma Yulianingsih, Fina Yuri Lolita, Yuri Zainu Rahim