Claim Missing Document
Check
Articles

Transformasi Dan Inovasi Di Era Digital Perspektif Pendidikan Kekinian Ritonga, Mahyudin; Saputra, Riki; Ridwan, Muhammad; Julhadi, Julhadi
Ikhtisar: Jurnal Pengetahuan Islam Vol 5 No 1 (2025): Ikhtisar: Jurnal Pengetahuan Islam
Publisher : Institut Agama Islam Sumatera Barat Pariaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55062/ijpi.v5i1.743

Abstract

Information is becoming more widely available in the era of globalization. Conventional paradigms in education have been changed by digital technology, including the internet, mobile devices, and computer-based learning resources. In addition, the development of a competency-based education system forces us to adapt to the demands of the ever-growing labor market. Knowing how Latest Education works: Transformation and Innovation in the Digital Era is the aim of this research. This research uses a library research approach, which involves reading various books or sources and analyzing references and findings from related previous research. This method is useful in obtaining a theoretical basis for the problem being sought. Finding a more thorough discussion of a subject or issue is the goal. This subject has been modified to fit the focus of the article. Literature study is a method qualitative of gathering information by looking at books, articles, notes, and other materials that are relevant to the problem you want to address. A lot of knowledge is said to be gained through the process of studying literature. Later, the writer will utilize this knowledge to complete or integrate the compositiong. Several relevant reference materials and previous research findings were studied in this research using library research techniques. The theoretical basis for the problems studied is also provided by reading various books or sources. Finding a more holistic approach to a subject or problem is the goal. This subject has been adopted as the new topic of this article. To gather information, literature studies look at books, papers, notes, and other publications related to the subject being discussed. The process of studying literature is thought to produce a lot of knowledge. The writer will then utilize this knowledge to complete or incorporate his work.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP APARAT DALAM PENGAMANAN UNJUK RASA YANG MENGAKIBATKAN KERUSUHAN Saputra, Riki; Hendrawarman, Hendrawarman
Jurnal Ilmiah Publika Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Publika
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/publika.v11i1.8197

Abstract

Aparat penegak hukum dalam menjalankan tugasnya mengamankan unjuk rasa tidak sedikit yang mengalami luka akibat terjadi anarkisme. Penelitian-penelitian sebelumnya, banyak yang terfokus terhadap masalah perlindungan hukum kepada pengunjuk rasa/demonstran, sedangkan penelitian yang mengarah kepada pembahasan bentuk perlindungan terhadap aparat yang menghadapi aksi unjuk rasa masih sangat sedikit. Hal ini menarik perhatian penulis untuk menulis tugas akhir yang berjudul “Perlindungan Hukum Terhadap Aparat Dalam Pengamanan Unjuk Rasa Yang Mengakibatkan Kerusuhan”. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana pelaksanaan perlindungan hukum terhadap aparat dalam pengamanan unjuk rasa yang mengakibatkan kerusuhan? Dan apakah bentuk perlindungan hukum terhadap aparat dalam pengamanan unjuk rasa yang mengakibatkan kerusuhan? Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah secara kualitatif. Jenis penelitian yaitu yuridis normatif. Penelitian ini terfokus pada perlindungan HAM bagi polisi pada saat melakukan pengamanan unjuk rasa. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa untuk melindungi aparat kepolisian dari unjuk rasa yang anarkis maka dibuatlah beberapa peraturan yang tujuannya untuk mengatur massa agar memenuhi beberapa syarat administratif dan aparat diwajibkan untuk membawa alat pengendali massa. Terdapat pula ancaman pidana apabila timbul korban dalam aksi unjuk rasa. Terdapat bentuk perlindungan yang melekat pada aparat saat melakukan Pengamanan unjuk rasa diatur dalam Perkap Nomor 16 tentang Pedoman Pengendalian Massa (Protap Dalmas). Aparat dibenarkan untuk membawa senjata, baik senjata api hampa, karet maupun senjata api berisi peluru tajam. Hal ini disesuaikan dengan kondisi massa dan stabilitas keamanan. Polisi yang meninggal dunia dalam mengamankan aksi unjuk rasa menerima santunan Rp. 275 juta berdasar PP 105 Tahun 2015.
EPISTEMOLOGI PENDIDIKAN ISLAM DALAM PERSPEKTIF KLASIK DAN MODERN Ihsan, Ihsan; Rusydi AM, Rusydi AM; Saputra, Riki; Wahyuni, Sri
Ensiklopedia of Journal Vol 7, No 4 (2025): Vol. 7 No. 4 Edisi 1 Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v7i4.3198

Abstract

Tulisan ini membahas epistemologi pendidikan Islam dalam dua perspektif utama: klasik dan modern. Dalam kerangka klasik, pendidikan Islam berlandaskan pada integrasi wahyu, akal, dan intuisi spiritual dengan tujuan membentuk insan kamil yang bertakwa dan berakhlak mulia. Tradisi keilmuan ulama seperti Al-Ghazali, Al-Farabi, dan Ibn Sina menekankan pentingnya harmoni antara ilmu rasional dan transendental. Sementara itu, epistemologi modern muncul sebagai respons atas tantangan globalisasi, sekularisasi, dan perkembangan ilmu kontemporer, dengan tokoh-tokoh seperti Syed Muhammad Naquib al-Attas, Ismail Raji al-Faruqi, dan Fazlur Rahman yang menawarkan pendekatan integratif melalui Islamisasi ilmu pengetahuan. Tulisan ini menggunakan pendekatan reflektif-komparatif untuk mengungkap persamaan dan perbedaan mendasar antara kedua pendekatan tersebut serta implikasinya terhadap pendidikan Islam masa kini. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai klasik dan modern diperlukan untuk membangun sistem pendidikan Islam yang holistik, kontekstual, dan berdaya saing, yang tidak hanya menghasilkan peserta didik yang cerdas secara intelektual, tetapi juga unggul secara moral dan spiritual.Kata kunci: epistemologi Islam, pendidikan klasik, pendidikan modern, wahyu dan akal, Islamisasi ilmu, insan kamil
Pemikiran Pendidikan Islam dalam kajian Tokoh : Klasik, Modern dan Kontemporer Wijaya, Mulyadi; Rusydi, Rusydi; Saputra, Riki; Wahyuni, Sri
Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholastic Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholastic
Publisher : Fakultas Sastra Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36057/jips.v9i2.733

Abstract

Artikel ini menelaah perkembangan pemikiran pendidikan Islam melalui pemikiran tokoh-tokoh dari tiga era besar: klasik, modern, dan kontemporer. Fokus kajian mencakup tujuan pendidikan, kurikulum, metodologi, serta peran pendidik yang direfleksikan dalam pemikiran para tokoh seperti Al-Ghazali, Ibnu Sina, Ibnu Khaldun, Muhammad Abduh, Rasyid Ridha, hingga Nurcholis Madjid dan Abdurrahman Mas’ud. Kajian ini menemukan adanya kontinuitas prinsip dasar pendidikan Islam, serta transformasi yang terjadi karena tantangan sosial, politik, dan global. Artikel ini menyimpulkan bahwa pemikiran pendidikan Islam terus berkembang dinamis dan adaptif terhadap zaman.
Pemikiran Pendidikan Islam dalam kajian Tokoh : Klasik, Modern dan Kontemporer Wijaya, Mulyadi; Rusydi, Rusydi; Saputra, Riki; Wahyuni, Sri
Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholastic Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholastic
Publisher : Fakultas Sastra Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36057/jips.v9i2.745

Abstract

Artikel ini menelaah perkembangan pemikiran pendidikan Islam melalui pemikiran tokoh-tokoh dari tiga era besar: klasik, modern, dan kontemporer. Fokus kajian mencakup tujuan pendidikan, kurikulum, metodologi, serta peran pendidik yang direfleksikan dalam pemikiran para tokoh seperti Al-Ghazali, Ibnu Sina, Ibnu Khaldun, Muhammad Abduh, Rasyid Ridha, hingga Nurcholis Madjid dan Abdurrahman Mas’ud. Kajian ini menemukan adanya kontinuitas prinsip dasar pendidikan Islam, serta transformasi yang terjadi karena tantangan sosial, politik, dan global. Artikel ini menyimpulkan bahwa pemikiran pendidikan Islam terus berkembang dinamis dan adaptif terhadap zaman.
Ketimpangan Spasial Produksi Komoditas Pangan Strategis di Sulawesi Tenggara: Kajian Empiris dan Implikasinya terhadap Ketahanan Pangan Wilayah Saputra, Riki
Buletin Agrohorti Vol. 13 No. 3 (2025): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/

Abstract

Ketimpangan produksi pangan strategis menjadi tantangan penting dalam mewujudkan ketahanan pangan, terutama di wilayah kepulauan seperti Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian ini bertujuan menganalisis distribusi dan tingkat ketimpangan produksi tujuh komoditas pangan utama, yaitu padi, jagung, ubi kayu, ubi jalar, kacang tanah, kedelai, dan kacang hijau. Data diperoleh dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik tahun 2023 dan dianalisis melalui tabulasi, klasifikasi kuartil, pemetaan tematik menggunakan QGIS, serta perhitungan rasio kuartil ketiga terhadap kuartil pertama (Q3/Q1). Rasio ini digunakan untuk menggambarkan ketimpangan dengan cara membandingkan produksi wilayah kategori tinggi (Q3) dan rendah (Q1), di mana nilai yang lebih besar menunjukkan kesenjangan semakin lebar antarwilayah. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa produksi padi, jagung, dan ubi kayu terkonsentrasi di kabupaten daratan utama seperti Konawe, Kolaka, dan Bombana, sedangkan wilayah kepulauan seperti Wakatobi dan Konawe Kepulauan hanya menyumbang produksi dalam jumlah sangat kecil. Nilai Q3/Q1 yang tinggi pada ubi kayu (25.4), padi (24.0), dan jagung (19.0) menandakan kesenjangan produksi yang tajam. Temuan ini menegaskan perlunya kebijakan pembangunan pertanian yang memperhatikan variasi geografis serta berfokus pada penguatan kapasitas wilayah berproduksi rendah guna mendukung ketahanan pangan yang lebih merata dan berkelanjutan. Kata kunci: ketahanan pangan, distribusi produksi, ketimpangan regional, analisis rasio kuartil, pemetaan spasial
Penanggulangan dan Pencegahan Narkotika Saputra, Riki
Jurnal El-Thawalib Vol 3, No 4 (2022)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/el-thawalib.v3i4.5949

Abstract

The problem in this research is the Prevention and Countermeasures Against Abuse and Illicit Trafficking of Narcotics, Psychotropics and other Addictive Substances. Kenagarian Ranah Sungai Magelang is one of the Kenagarians in Gunung Tuleh District, West Pasaman Regency which has the highest level of abuse and circulation cases. The purpose of this study was to find out how the Effectiveness of the Regional Regulation of West Pasaman Regency No. 2 of 2017 Article 12 concerning the prevention and control of illicit trafficking of narcotics or other addictive substances in West Pasaman District, Gunung Tuleh Kenagarian District, Magelang River Region and to find out how Siyasah's Fiqh reviews the effectiveness of this local regulation. The role of the community in the Magelang River Realm in accordance with Article 12 Number 2 of 2017 Regional Regulation of West Pasaman Regency is to participate in carrying out campaigns and disseminating information regarding the dangers of abuse and illicit trafficking of Narcotics, Psychotropics, and other Addictive Substances. The community in the Magelang River Realm Kenagarian is actively involved in campaigning and disseminating information about the dangers of abuse and illicit trafficking of Narcotics, Psychotropics, and other Addictive Substances, in the form of counseling. This counseling is in collaboration with the Head of Drug Research at the West Pasaman Police. However, in Kenagarian Ranah Sungai Magelang, prevention from the community is only a form of counseling without any activities aimed at avoiding the dangers of Narcotics such as community organizations, such as community empowerment. There is no forum for the community to actively participate in this drug prevention action.
Pengaruh Video Pertolongan Pertama Kecelakaan Lalu Lintas Terhadap Pengetahuan dan Self Efficacy pada Komunitas Motor Di Kota Pontianak Saputra, Riki; Hidayat, Uti Rusdian; Jamil, Nurul
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 5 No. 1 (2023): January 2023
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v5i1.127

Abstract

Kecelakaan lalu lintas dimana terjadi kecelakaan di jalan raya yang mengakibatkan kecacatan dan kematian. Pasalnya, masih banyak tindakanpertolongan pertama yang tidak tepat pada korban kecelakaan lalu lintas. Upaya pencegahan dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan dan self-efficacy anggota komunitas sepeda motor dengan memberikan pendidikan kesehatan melalui video pembelajaran tentang pertolongan pertama. Media video merupakan salah satu bentuk media pembelajaran audio visual untuk mendukung proses pembelajaran yang ditonton. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui video pembelajaran tentang pertolongan pertama terhadap pengetahuan dan efikasi diri anggota komunitas motorik. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain pretest dan posttest without control. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 30 orang. Data dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh penyuluhan kesehatan melalui video pembelajaran pertolongan pertama terhadap pengetahuan dan efikasi diri anggota komunitas sepeda motor dengan p:0,000. Kesimpulan penelitian video pembelajaran tentang pertolongan pertama dapat meningkatkan pengetahuan dan efikasi diri anggota komunitas sepeda motor dalam melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas di Kota Pontianak. Saran bagi peneliti selanjutnya, melakukan penelitian pada responden dengan pasangan jenis kelamin laki-laki dan perempuan pada saat penelitian.
PELESTARIAN TARI SETANGAN DI KABUPATEN PESISIR BARAT Saputra, Riki
Jurnal Seni dan Pembelajaran Vol 13, No 2 (2025): Jurnal Seni dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Seni dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelestarian tari Setangan di Kabupaten Pesisir Barat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah tokoh adat suka marga, praktisi tari, dewan kesenian pesisir barat, sanggar seni atau komunitas seni, Dinas pariwisata kabupaten Pesisir Barat dan masyarakat pesisir barat. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini mengacu pada konsep pelestarian menurut (Sedyawati,2008: 280) dalam peraturan bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata No.42/40 tahun 2009. Berupa kegiatan perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa belum ditemukan upaya perlindungan tari Setangan yang dilakukan oleh semua pihak terkait. Adapun pendokumentasian tari Setangan yang dilakukan oleh dewan kesenian daerah namun belum maksimal. Terdapat upaya pengembangan pada tari Setangan yang sudah dilakukan dengan cara mengembangkan busana, waktu pementasan dan penghapusan aturan penari tari Setangan oleh tokoh adat Bapak Zaidi dan praktisi tari Bapak Marmansyah, S.Pd. Sedangkan upaya pemanfaatan tari Setangan yang sudah dilakukan oleh tokoh adat, praktisi tari dan pemerintah daerah. Melalui bidang kebudayaan, bidang promosi pariwisata dan bidang pendidikan. Jadi dalam pelestarian tari Setangan perlu adanya sinergi dan kerjasama yang kolaboratif dari semua pihak melalui kegiatan berupa perlindungan, pengembangan dan pemanfaatan.Kata kunci: Pelestarian, Tari, Setangan
Pengaruh Implementasi Model Pembelajaran Quantum Teaching Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran IPAS Saputra, Riki; Arent, Ease; Haloho, Bongguk; Napitu, Ulung
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 13 No 2 (2025): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol13issue2page348-358

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu peserta didik lebih efektif dalam mata pelajaran IPAS, dan untuk melakukan ini, peneliti menggunakan model Quantum Teaching. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kuantitatif karena masalah yang diteliti berkaitan dengan data secara kuantitatif melalui fakta-fakta yang dibuktikan melalui angka-angka dan fakta-fakta yang terjadi di lapangan melalui observasi dan analisis. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experiment dengan Pre test-Post test Control Group Design. Metode Quasi Experimen didasarkan pada gagasan bahwa ketika peserta didik terlibat dalam penelitian, mereka merasa seperti sedang mengerjakan pekerjaan rumah seperti biasa. Hal ini membuat penelitian lebih otentik dan alami. Dengan situasi seperti ini, kemungkinan besar akan berkontribusi pada validitas penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Quantum Teaching berhasil meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS di SD Taman Asuhan. Keberhasilan kegiatan pembelajaran dibuktikan dengan adanya peningkatan nilai dari kegiatan tersebut yang menghasilkan hasil belajar yang lebih baik. Kelas eksperimen mengalami peningkatan nilai sebesar 73,4132%, sedangkan kelas kontrol mengalami peningkatan nilai sebesar 54,4820%. Menurut penelitian, model pembelajaran Quantum Teaching sangat efektif dalam membantu siswa belajar. Sebaliknya, kelompok kontrol yang tidak menggunakan model ini ternyata tidak sesukses itu.