Claim Missing Document
Check
Articles

Inventarisasi Jenis-Jenis Begonia di Pekarangan Masyarakat Kota Pontianak Riyati, Indri; Linda, Riza; Ifadatin, Siti
JURNAL BIOLOGICA SAMUDRA Vol 5 No 2 (2023): Biologica Samudra
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jbs.v5i2.6140

Abstract

Begonia is flowering plant and member of the Begoniaceae Family. Begonia has spesific characteristics such as herb plants, shrub or vine, a watery trunk, and an asymmetric leaf. The purpose of this research is to identify the species of Begonia where found in the community courtyards in Pontianak city. This research has been done on June to July 2022. The Begonia sample collected in courtyard community in Pontianak city by a method of direct observation. Identification of Begonia based on the characteristic of morphology in guide book with the title “Begonias cultivation, identification, and natural history”. The result of this research is found 19 species of Begonia such as Begonia auriculata, Begonia acetosa, Begonia aconitifolia, Begonia stipulaceae, Begonia erythrophylla, Begonia abel carriere, Begonia sp., Begonia cucullata, Begonia cucullata, Begonia heracleifolia, Begonia heracleifolia, Begonia masoniana, Begonia grandis, Begonia handelii, Begonia argenteo gutata, Begonia cucullata, Begonia rex, Begonia manaus, Begonia fimbristipula.
Inventarisasi Tumbuhan Famili Araceae di Kawasan Hutan Adat Desa Cipta Karya Kecamatan Sungai Betung Kabupaten Bengkayang Fransisko, Satria; Linda, Riza; Rusmiyanto, Elvi
JURNAL BIOLOGICA SAMUDRA Vol 5 No 2 (2023): Biologica Samudra
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jbs.v5i2.8649

Abstract

Famili Araceae merupakan kelompok tanaman herba yang memiliki karakter bunga yang tersusun dalam bentuk spadix yang dikelilingi oleh spatha. Tumbuhan Famili Araceae dapat ditemukan hidup secara teresterial, akuatik, maupun epifit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan Famili Araceae yang terdapat pada Desa Cipta Karya Kecamatan Sungai Betung Kabupaten Bengkayang. Penelitian ini dilakukan dengan metode jelajah. Hasil penelitian di Kawasan Hutan Adat Desa Cipta Karya di temukan sebanyak 9 spesies yaitu Schismatoglottis matangensis, Homalomena sp, Rhaphidophora beccarii, Rhaphidophora foraminifera, Alocasia scabriuscula dan Amydrium medium, Pothos ovatifolius, Pothos scandes dan Amorphophallus sp.
Identification of Airborne Aerobic Bacteria in the Intensive Care Room using MALDI-TOF MS Palulun, Prajayanti; Rasita, Yoeke Dewi; Massi, Muhammad Nasrum; Sjahril, Rizalinda; Katu, Sudirman; Pattelongi, Ilhamjaya
JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN Vol. 16 No. 1 (2024): JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jkl.v16i1.2024.68-75

Abstract

Introduction: Indoor air quality can affect the spread of airborne microorganisms which can lead to healthcare-associated infections (HAIs). The quality and quantity of airborne microorganisms are responsible for mortality and morbidity in infection-prone hosts such as patients admitted to the intensive care unit (ICU). The research aims to determine the quality of microorganisms in the air, identify the types of aerobic bacteria, and assess the physical parameters of the air in the ICU. Methods: This study was a cross-sectional study with a descriptive observational method. Air specimens were collected using the MAS-100 NT tool with blood agar plate solid culture media, which then incubated in an aerobic atmosphere for 24 hours at 37±2°C. Observation and measurement of air microbiological quality was by counting the number of microorganisms in CFU/m3 and identification of bacteria using MALDI-TOF MS. Results and Discussion: The maximum concentration of microorganisms in the air exceeds the standard value, and the average value of the concentration of microorganisms in the air is 736 CFU/m3. The most common types of aerobic bacteria in the air were Bacillus sp. (n=12), Coagulase-negative Staphylococci (n=5), and Staphylococcus aureus (n=5). There was an increase in physical parameters in the form of average temperature (26.24°C) and humidity (70%) with a ventilation system and air regulation using mechanical ventilation sourced from a split air conditioner with an exhaust fan without a high-efficiency particulate-absorbing (HEPA) filter. Conclusion: Low indoor air quality has the potential to increase the concentration of microorganisms and bacterial findings in the air
ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT OLEH ETNIS TIONGHOA DI KECAMATAN SINGKAWANG UTARA KOTA SINGKAWANG Linda, Riza; Fatma, An Nisa; Gusmalawati , Dwi
Berita Biologi Vol 24 No 2 (2025): Berita Biologi
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/berita_biologi.2025.8950

Abstract

Etnis Tionghoa terutama suku Hakka merupakan etnis mayoritas yang tinggal di Kota Singkawang. Masyarakat yang tinggal di Kecamatan Singkawang Utara sampai sekarang masih memanfaatkan tumbuhan yang ada di alam sebagai obat dalam membantu memelihara kesehatan maupun pengobatan penyakit. Penelitian bertujuan untuk mengetahui jenis tumbuhan, cara pengolahan dan penggunaan, FS (frekuensi sitasi), UVs (nilai guna spesies), dan PPV (nilai guna bagian tumbuhan) yang dimanfaatkan sebagai obat oleh masyarakat Tionghoa di Kecamatan Singkawang Utara. Penelitian menggunakan metode Snowball sampling dengan responden berjumlah 11 orang yang merupakan masyarakat etnis Tionghoa suku Hakka yang memiliki pengetahuan dan pengalaman tentang tumbuhan obat yang dimanfaatkan. Informasi berupa data dari responden diperoleh melalui wawancara semi terstruktur. Tahap pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi langsung (Participant observation). Penelitian ini mendapatkan hasil sebanyak 41 jenis tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai obat yang termasuk ke dalam 26 famili. Famili yang paling banyak dimanfaatkan yaitu Asteraceae dan Lamiaceae masing-masing 4 jenis. Cara pengolahan tumbuhan obat yang paling banyak dilakukan yaitu dengan cara direbus (50%), sedangkan untuk cara penggunaan yang paling banyak digunakan yaitu dengan cara diminum (66,07%). FS dengan nilai tertinggi (90,91%) pada tumbuhan daun perilla/matcho (Perilla frutescens), UVs dengan nilai tertinggi 0,55 pada tumbuhan baru cina/thai nye (Artemisia vulgaris) dan daun perilla/matcho (Perilla frutescens), dan PPV dengan nilai tertinggi pada bagian daun (48,89%).  
Pemanfaatan Model Project Based Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Bersastra dan Berdrama Mahasiswa Fransori, Arinah; Parwis, Friza Youlinda
Jurnal Pendidikan Impola Vol. 2 No. 3 (2025): NOVEMBER
Publisher : PT. Impola Toba Lendt

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70047/jpi.v2i3.182

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the Project-Based Learning (PjBL) model in improving students' literary and drama skills in the language and literature education study program. The underlying problem is low student participation and suboptimal dramatic appreciation and expression skills in lecture-centered learning. This study uses a qualitative descriptive approach that describes the project and the steps in the literary and drama process. The subjects were 40 fifth-semester students. Data were collected through literary ability tests, drama performance assessments, and observation sheets for learning activities. The results show that the implementation of the PjBL model significantly improved students' literary analysis skills, scriptwriting creativity, and role-playing skills compared to conventional learning. Therefore, the PjBL model is effective as an innovative learning alternative in literature and drama courses at universities.
Edukasi Budidaya Kelulut untuk Menumbuhkan Kesadaran Lingkungan Pada Siswa SMA Kristen Ekklesia Nanga Pinoh Elpe Bibas; Adityo Raynaldo; Fitriyan Kurnia; Muftiah Yasi Dwi Wahyuni; Etha Marista; Riza Linda
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2026): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i2.11730

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lingkungan siswa SMA Kristen Ekklesia Nanga Pinoh melalui edukasi biologi dan budidaya kelulut (Heterotrigona itama), salah satu spesies lebah lokal bernilai ekologis dan ekonomis. Pemilihan topik ini penting karena rendahnya pemahaman siswa terhadap spesies lokal serta belum adanya media pembelajaran kontekstual di sekolah. Metode pelaksanaan mencakup pretest, penyampaian materi melalui presentasi dan video, demonstrasi langsung kotak budidaya kelulut, posttest, serta evaluasi respon siswa. Pretest dan posttest digunakan untuk mengukur peningkatan pengetahuan, sedangkan observasi dan angket digunakan sebagai evaluasi keterlibatan serta penerimaan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan nilai rata-rata siswa naik dari 6,67 menjadi 9,62 setelah mengikuti edukasi. Siswa juga menunjukkan antusiasme tinggi terhadap media pembelajaran berbasis spesies lokal, dan seluruh peserta menyatakan kegiatan ini perlu diadakan kembali di sekolah. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi berbasis pengalaman langsung efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kepedulian lingkungan. Program ini membuka peluang pengembangan kegiatan serupa sebagai media pendidikan lingkungan yang berkelanjutan berbasis potensi hayati lokal.
Keanekaragaman Kepiting Bakau (Scylla spp.) di Kawasan Mangrove Desa Masbangun Kecamatan Teluk Batang Kabupaten Kayong Utara Virda Juliati Putri; Riza Linda; Etha Marista
JKP - Jurnal Kelautan dan Pesisir Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan, FIPAK, Universitas OSO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67240/jkp11202434-41

Abstract

Mangrove ecosystems as a coastal resource known as an important ecological function in supporting fisheries resources and is a very potential habitat for various aquatic biota. Mangrove crab (Scylla sp.) is one of the biota that has an ecological relationship with mangrove ecosystem areas with a high enough protein content to become one type of potential marine commodity. The purpose of this study was to determine the type and diversity of mangrove crabs found in the Mangrove Area of Masbangun Village, Teluk Batang District, North Kayong Regency. Determination of observation stations using purposive sampling method based on environmental hue. The results showed that the mangrove crabs found totaled 11 individuals consisting of 2 species, namely Scylla olivacea and Scylla tranquebarica. The diversity index value is low, ranging from 0-0.63, the uniformity value is high, ranging from 0-0.81, and the dominance value is moderate, ranging from 0.55-1. Aquatic environmental factors in the study area are included in the optimal range that can affect the presence and growth of mud crabs.
Pelatihan Pembuatan Kompos dari Sampah dan Limbah Organik pada Kelompok Tani di Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya Riza Linda; Rafdinal Rafdinal; Rahmawati Rahmawati; Rikhsan Kurniatuhadi; Siti Ifadatin; Mukarlina Mukarlina; Dian Asti Umaroh
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 4 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i4.8333

Abstract

Desa Rasau Jaya II merupakan kawasan yang didominasi oleh masyarakat petani. Pengetahuan masyarakat tentang cara mengatasi rendahnya kesuburan tanah melalui penggunaan pupuk organik sangat perlu ditingkatkan. Di Rasau Jaya II, sampah organik dan limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit (tankos) tersedia dalam jumlah melimpah, mencapai 21–23%, sehingga berpotensi diolah menjadi kompos untuk meningkatkan kesuburan tanah. Melalui program PKM dilakukan pemberdayaan masyarakat melalui pemberian pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah sampah serta limbah organik menjadi kompos. Tujuan dari pelatihan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai teknik pembuatan kompos dari limbah organik. Metode pelaksanaan PKM dilakukan melalui  pelatihan ketrampilan singkat. Pelatihan dilaksanakan melalui metode ceramah, demonstrasi penggunaan biodekomposer serta praktik langsung pembuatan kompos. Evaluasi kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan melalui penyebaran kuesioner pada akhir sesi pelatihan Kegiatan telah berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyaraka, terlihat dari keberhasilan pembuatan kompos pengurangan penggunaan pupuk kimia, dan kebersihan lingkungan akibat pengurangan sampah.
Culturable Microbial Abundance and Morphotypes in Stingless Bee Honey from Urban and Rural Landscapes Fitriyan Kurnia; Elpe Bibas; Muftiah Yasi Dwi Wahyuni; Etha Marista; Adityo Raynaldo; Nur Exsanty Rembulan; Jani Putri Rara; Riza Linda
Jurnal Biologi Tropis Vol. 26 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v26i3.12128

Abstract

Stingless bee honey contains culturable microorganisms that may vary with floral resources, hive conditions, handling, and surrounding landscapes. This descriptive study compared total culturable counts and colony/cell morphotypes in Heterotrigona itama honey collected from one urban site in Pontianak and one rural site in Ambawang, Kubu Raya. Honey was serially diluted, cultured on Glucose Peptone Agar, and characterized using colony morphology, Gram staining, and endospore observations. Total Plate Count (TPC) values varied among isolates within each landscape: urban isolates ranged from 1.98 × 105 to 1.12 × 106 CFU/mL, while rural isolates ranged from 8.9 × 104 to 2.2 × 105 CFU/mL.  Urban cultures included bacterial and yeast-like morphotypes, whereas rural cultures were represented by Gram-positive, non-spore-forming bacterial morphotypes. These observations describe culturable abundance and morphology but do not establish taxonomic identity, community diversity, or a causal landscape effect because site replication, molecular identification, physicochemical covariates, and inferential statistics were not reported. The study provides preliminary data that can guide replicated surveys combining culture-based and sequencing approaches.
Co-Authors Abd. Hamid Adityo Raynaldo Aldri Frinaldi Amriani Amir Andari, Desti Andi Alfian Zainuddin Anisa Mulyani Anthoni B. Aritonang Arden, Ferdinand Ari Hepi Yanti Arinah Fransori Ashari, Asri Mulya Asmita Asmita Asri Mulya Ashari Awlyhalizah, Nattha Azhar, Muh. Aprizal Bahagia, Dwi Bambang Kurniadi Bambang Kurniadi, Bambang Bangun, Phiguradi Desriani Lestari Diah Wulandari Rousdy Diah Wulandari Rousdy Dian Asti Umaroh Dodi Dodi, Dodi Dwi Gusmalawati Edo Galasro Limbong Ega Meydiyawati Egidia Egidia Elfiyanti Elfiyanti Elfiyanti Elfiyanti, Elfiyanti ELPE BIBAS, ELPE Elvi Rusmiyanto Pancaning Wardoyo, Suci Lestari, Mukarlina, Ema Alasiry, Ema erli, erli Etha Marista Etha Marista Etha Marista Fadhilah Fatma, An Nisa Feni Wulandari Firman Saputra Fitriyan Kurnia Fitriyan Kurnia Fransisko, Satria Gusmalawati , Dwi Gusti Eva Tavita Hadi, Sumi Hendi Santoso Hidayah, Najdah Iir Purwanto Ikha Safitri Ilhamjaya Patellongi Ilhamjaya, Andi Meutiah Irwan Lovadi Irwan Lovadi Irwansyah, Nur Jani Putri Rara Johan, Muhammad Phetrus Junandi, Junandi Junardi Junardi Kustiati Kustiati Lucky Hartanti Lucky Hartanti Lucky Hartanti, Lucky Maryadi, Andi Mega Sari Juane Sofiana Minsas, Sukal Mochammad Hatta Muftiah Yasi Dwi Wahyuni Muftiah Yasi Dwi Wahyuni Muh. Nasrum Massi Muhamad Iqbal Mukarlina -, Mukarlina Mukarlina Mukarlina Mukarlina, Mukarlina Natalsiani, Yolanda Denisia Neva Satyahadewi Ni Made Adi Tarini Nina Yuni Tanti Nunung Nurlaila Nunung Nurlaila Nur Exsanty Rembulan Nurjanaty, Netty Nurkapita, Nurkapita OKTAVIANI, RISKA Palantei, Elyas Palulun, Prajayanti Parwati, Heni Pattelongi, Ilhamjaya Peli, Peli Putri Indahsari, Dwi Rafdinal Rafdinal Rafdinal Rafdinal Rahmawati Rahmawati Rahmawati Rahmawati Rahmawati, Rahmawati Rasita, Yoeke Dewi Rikhsan Kurniatuhadi Rikhsan Kurniatuhadi, Rikhsan Rita Kurnia Apindiati Rita Kurnia Apindiati Riyandi Riyandi Riyati, Indri Rizqan Khairan Munandar Robin Saputra Rochmah, Febri Aini Rodiyeh, Rodiyeh Rony, Zahara Tussoleha Rosdiana Natzir Sartika Debora Br Ginting Shofiyah, Sofi S Shofiyah, Sofi Siti Siska Siska Siti Ifadatin Siti Ifadatin Siti Khotimah Sitti Ifadatin Sofi Siti Shofiyah Sofi Siti Shofiyah Sofi Siti Shofiyah Subianto, Ismail Bambang Sudirman Katu, Sudirman Sukal Minsas Syarif Irwan Nurdiansyah Turnip, Masnur Virda Juliati Putri Warsidah Warsidah Warsidah, Warsidah Wendy Kristianto Yuliono, Agus Zibar, Zan Zulfa Zakiah