Claim Missing Document
Check
Articles

Jenis-Jenis Tumbuhan Paku (Pteridophyta) di Hutan Tembawang Kemoyu, Dusun Layau, Kabupaten Sanggau Natalsiani, Yolanda Denisia; Turnip, Masnur; Linda, Riza
Agroprimatech Vol. 8 No. 1 (2024): Agroprimatech
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agroprimatech.v8i1.4802

Abstract

Ferns (Pteridophyta) have an important role in maintaining the forest ecosystems, but land use change affects the decline in the number of fern species. This study aims to determine the types of ferns that exist in the Tembawang Kemoyu Forest, area in Layau Hamlet, Sanggau Regency. The research will be conducted from March to September 2023 in the Tembawang Kemoyu Forest area in Layau Hamlet, Sanggau Regency. The research method used is the cruise method. The results of the study found 18 species of ferns consisting of 11 families, namely Asplenium nidus, Drymoglossum piloselloides, Drynaria quercifolia, Nephrolepis bisserata, Phegopteris connectilis, Stenochlaena palustris, Selaginella intermedia, Selaginella willdenowii, Lindsaea ensifolia, Lygodium circinnatum, Pteris vieillardii, Asplenium adiantum, Adiantum latifolium, Taenitis blechnoides, Gleichenia linearis, Vittaria elongata, Elaphoglossum callifolium and Selaginella velutina.
Inventarisasi Jenis-Jenis Begonia di Pekarangan Masyarakat Kota Pontianak Riyati, Indri; Linda, Riza; Ifadatin, Siti
JURNAL BIOLOGICA SAMUDRA Vol 5 No 2 (2023): Biologica Samudra
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jbs.v5i2.6140

Abstract

Begonia is flowering plant and member of the Begoniaceae Family. Begonia has spesific characteristics such as herb plants, shrub or vine, a watery trunk, and an asymmetric leaf. The purpose of this research is to identify the species of Begonia where found in the community courtyards in Pontianak city. This research has been done on June to July 2022. The Begonia sample collected in courtyard community in Pontianak city by a method of direct observation. Identification of Begonia based on the characteristic of morphology in guide book with the title “Begonias cultivation, identification, and natural history”. The result of this research is found 19 species of Begonia such as Begonia auriculata, Begonia acetosa, Begonia aconitifolia, Begonia stipulaceae, Begonia erythrophylla, Begonia abel carriere, Begonia sp., Begonia cucullata, Begonia cucullata, Begonia heracleifolia, Begonia heracleifolia, Begonia masoniana, Begonia grandis, Begonia handelii, Begonia argenteo gutata, Begonia cucullata, Begonia rex, Begonia manaus, Begonia fimbristipula.
Inventarisasi Tumbuhan Famili Araceae di Kawasan Hutan Adat Desa Cipta Karya Kecamatan Sungai Betung Kabupaten Bengkayang Fransisko, Satria; Linda, Riza; Rusmiyanto, Elvi
JURNAL BIOLOGICA SAMUDRA Vol 5 No 2 (2023): Biologica Samudra
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jbs.v5i2.8649

Abstract

Famili Araceae merupakan kelompok tanaman herba yang memiliki karakter bunga yang tersusun dalam bentuk spadix yang dikelilingi oleh spatha. Tumbuhan Famili Araceae dapat ditemukan hidup secara teresterial, akuatik, maupun epifit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan Famili Araceae yang terdapat pada Desa Cipta Karya Kecamatan Sungai Betung Kabupaten Bengkayang. Penelitian ini dilakukan dengan metode jelajah. Hasil penelitian di Kawasan Hutan Adat Desa Cipta Karya di temukan sebanyak 9 spesies yaitu Schismatoglottis matangensis, Homalomena sp, Rhaphidophora beccarii, Rhaphidophora foraminifera, Alocasia scabriuscula dan Amydrium medium, Pothos ovatifolius, Pothos scandes dan Amorphophallus sp.
Identification of Airborne Aerobic Bacteria in the Intensive Care Room using MALDI-TOF MS Palulun, Prajayanti; Rasita, Yoeke Dewi; Massi, Muhammad Nasrum; Sjahril, Rizalinda; Katu, Sudirman; Pattelongi, Ilhamjaya
JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN Vol. 16 No. 1 (2024): JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jkl.v16i1.2024.68-75

Abstract

Introduction: Indoor air quality can affect the spread of airborne microorganisms which can lead to healthcare-associated infections (HAIs). The quality and quantity of airborne microorganisms are responsible for mortality and morbidity in infection-prone hosts such as patients admitted to the intensive care unit (ICU). The research aims to determine the quality of microorganisms in the air, identify the types of aerobic bacteria, and assess the physical parameters of the air in the ICU. Methods: This study was a cross-sectional study with a descriptive observational method. Air specimens were collected using the MAS-100 NT tool with blood agar plate solid culture media, which then incubated in an aerobic atmosphere for 24 hours at 37±2°C. Observation and measurement of air microbiological quality was by counting the number of microorganisms in CFU/m3 and identification of bacteria using MALDI-TOF MS. Results and Discussion: The maximum concentration of microorganisms in the air exceeds the standard value, and the average value of the concentration of microorganisms in the air is 736 CFU/m3. The most common types of aerobic bacteria in the air were Bacillus sp. (n=12), Coagulase-negative Staphylococci (n=5), and Staphylococcus aureus (n=5). There was an increase in physical parameters in the form of average temperature (26.24°C) and humidity (70%) with a ventilation system and air regulation using mechanical ventilation sourced from a split air conditioner with an exhaust fan without a high-efficiency particulate-absorbing (HEPA) filter. Conclusion: Low indoor air quality has the potential to increase the concentration of microorganisms and bacterial findings in the air
ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT OLEH ETNIS TIONGHOA DI KECAMATAN SINGKAWANG UTARA KOTA SINGKAWANG Linda, Riza; Fatma, An Nisa; Gusmalawati , Dwi
Berita Biologi Vol 24 No 2 (2025): Berita Biologi
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/berita_biologi.2025.8950

Abstract

Etnis Tionghoa terutama suku Hakka merupakan etnis mayoritas yang tinggal di Kota Singkawang. Masyarakat yang tinggal di Kecamatan Singkawang Utara sampai sekarang masih memanfaatkan tumbuhan yang ada di alam sebagai obat dalam membantu memelihara kesehatan maupun pengobatan penyakit. Penelitian bertujuan untuk mengetahui jenis tumbuhan, cara pengolahan dan penggunaan, FS (frekuensi sitasi), UVs (nilai guna spesies), dan PPV (nilai guna bagian tumbuhan) yang dimanfaatkan sebagai obat oleh masyarakat Tionghoa di Kecamatan Singkawang Utara. Penelitian menggunakan metode Snowball sampling dengan responden berjumlah 11 orang yang merupakan masyarakat etnis Tionghoa suku Hakka yang memiliki pengetahuan dan pengalaman tentang tumbuhan obat yang dimanfaatkan. Informasi berupa data dari responden diperoleh melalui wawancara semi terstruktur. Tahap pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi langsung (Participant observation). Penelitian ini mendapatkan hasil sebanyak 41 jenis tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai obat yang termasuk ke dalam 26 famili. Famili yang paling banyak dimanfaatkan yaitu Asteraceae dan Lamiaceae masing-masing 4 jenis. Cara pengolahan tumbuhan obat yang paling banyak dilakukan yaitu dengan cara direbus (50%), sedangkan untuk cara penggunaan yang paling banyak digunakan yaitu dengan cara diminum (66,07%). FS dengan nilai tertinggi (90,91%) pada tumbuhan daun perilla/matcho (Perilla frutescens), UVs dengan nilai tertinggi 0,55 pada tumbuhan baru cina/thai nye (Artemisia vulgaris) dan daun perilla/matcho (Perilla frutescens), dan PPV dengan nilai tertinggi pada bagian daun (48,89%).  
Peningkatan Literasi Konservasi melalui Edukasi Spesies Dilindungi bagi Siswa SMA Kristen Ekklesia Nanga Pinoh Kabupaten Melawi Raynaldo, Adityo; Marista, Etha; Wahyuni, Muftiah Yasi Dwi; Bibas, Elpe; Kurnia, Fitriyan; Linda, Riza
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i1.10538

Abstract

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara megabiodiversitas dunia, namun tingginya ancaman terhadap spesies dilindungi akibat deforestasi, perburuan, dan rendahnya literasi konservasi di kalangan generasi muda masih menjadi tantangan utama dalam upaya pelestarian keanekaragaman hayati. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi konservasi dan pemahaman siswa terhadap spesies dilindungi di Kalimantan Barat melalui edukasi interaktif di SMA Kristen Ekklesia Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 26 Agustus 2025 dengan melibatkan 39 siswa kelas XII IPA 1 dan IPA 2. Metode pelaksanaan mencakup penyampaian materi melalui ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, serta evaluasi berupa pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan siswa. Materi difokuskan pada konsep megabiodiversitas Indonesia, dasar hukum perlindungan spesies, serta pengenalan spesies dilindungi seperti Helarctos malayanus, Manis javanica, dan Nepenthes clipeata. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap konservasi, dengan rata-rata kenaikan nilai kognitif sebesar 25,64% dan tingkat partisipasi diskusi mencapai lebih dari 80%. Hal ini menandakan bahwa pendekatan literasi berbasis konteks lokal efektif dalam membangun kesadaran ekologis dan rasa tanggung jawab lingkungan. Kegiatan ini merekomendasikan perlunya program lanjutan yang berkelanjutan di sekolah melalui kerja sama antara perguruan tinggi, sekolah, dan lembaga konservasi daerah guna memperluas dampak edukatif dan membentuk generasi muda yang peduli terhadap pelestarian keanekaragaman hayati.
Pemanfaatan Model Project Based Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Bersastra dan Berdrama Mahasiswa Fransori, Arinah; Parwis, Friza Youlinda
Jurnal Pendidikan Impola Vol. 2 No. 3 (2025): NOVEMBER
Publisher : PT. Impola Toba Lendt

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70047/jpi.v2i3.182

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the Project-Based Learning (PjBL) model in improving students' literary and drama skills in the language and literature education study program. The underlying problem is low student participation and suboptimal dramatic appreciation and expression skills in lecture-centered learning. This study uses a qualitative descriptive approach that describes the project and the steps in the literary and drama process. The subjects were 40 fifth-semester students. Data were collected through literary ability tests, drama performance assessments, and observation sheets for learning activities. The results show that the implementation of the PjBL model significantly improved students' literary analysis skills, scriptwriting creativity, and role-playing skills compared to conventional learning. Therefore, the PjBL model is effective as an innovative learning alternative in literature and drama courses at universities.
Pengenalan Budidaya Anggrek Bagi Anak Usia Sekolah Dasar di Desa Rasau Jaya Tiga Kubu Raya Rafdinal, Rafdinal; Gusmalawati, Dwi; Linda, Riza; Alfariz, Surya Abi; Herlinda, Lira; Nur, Venia
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 4 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i4.8329

Abstract

Beberapa anggrek di Kalimantan Barat merupakan tumbuhan endemik, bahkan ada yang dilindungi. Akan tetapi, keberadaan anggrek ini mulai terancam punah. Budidaya anggrek merupakan salah satu upaya dalam menjaga kelestariananya. Anak usia sekolah dasar (SD) memiliki keingintahuan yang tinggi. Belajar sambil bermain merupakan cara yang efektif dalam pengenalan budidaya anggrek Tujuan kegiatan ini untuk mengenalkan budidaya anggrek kepada anak usia SD. Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi, persiapan (Penjadwalan, persiapan alat dan bahan), pelaksanaan (penyampaian materi, demostrasi, praktik menanam dan menyilangkan anggrek) dan evaluasi (pengisian Pre-test dan Post-test). Kegiatan PKM ini diikuti oleh peserta sebanyak 10 orang. Kegiatan ini mampu meningkatan pengetahuan dan keterampilan budidaya anggrek pada peserta. Pengetahuan tentang budidaya anggrek hampir semuanya meningkat mencapai 100%. Tingkat keterampilan peserta dalam menanam dan menyilangkan anggrek meningkat, masing-masing mencapai 80% dan 60%. Berdasarkan kritik dan saran dari hasil pengisian kuesioner, peserta menyatakan bahwa kegiatan ini menyenangkan dan sangat bermanfaat dalam menambah pengetahuan dan keterampilan budidaya anggrek mencapai 80%.
Pelatihan Pembuatan Kompos dari Sampah dan Limbah Organik pada Kelompok Tani di Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya Linda, Riza; Rafdinal, Rafdinal; Rahmawati, Rahmawati; Kurniatuhadi, Rikhsan; Ifadatin, Siti; Mukarlina, Mukarlina; Umaroh, Dian Asti
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 4 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i4.8333

Abstract

Desa Rasau Jaya II merupakan kawasan yang didominasi oleh masyarakat petani. Pengetahuan masyarakat tentang cara mengatasi rendahnya kesuburan tanah melalui penggunaan pupuk organik sangat perlu ditingkatkan. Di Rasau Jaya II, sampah organik dan limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit (tankos) tersedia dalam jumlah melimpah, mencapai 21–23%, sehingga berpotensi diolah menjadi kompos untuk meningkatkan kesuburan tanah. Melalui program PKM dilakukan pemberdayaan masyarakat melalui pemberian pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah sampah serta limbah organik menjadi kompos. Tujuan dari pelatihan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai teknik pembuatan kompos dari limbah organik. Metode pelaksanaan PKM dilakukan melalui  pelatihan ketrampilan singkat. Pelatihan dilaksanakan melalui metode ceramah, demonstrasi penggunaan biodekomposer serta praktik langsung pembuatan kompos. Evaluasi kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan melalui penyebaran kuesioner pada akhir sesi pelatihan Kegiatan telah berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyaraka, terlihat dari keberhasilan pembuatan kompos pengurangan penggunaan pupuk kimia, dan kebersihan lingkungan akibat pengurangan sampah.
Pemertahanan Bahasa Ibu pada Masyarakat di Kota Depok Parwis, Friza Youlinda; Muzaki, Ahmad; Chadis, Chadis
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-FEBRUARI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/pn3cms52

Abstract

Kegiatan penyuluhan “Pemertahanan Bahasa Ibu pada Masyarakat di Kota Depok” bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pelestarian bahasa ibu di tengah dinamika masyarakat urban. Kota Depok sebagai wilayah multikultural menghadapi tantangan pergeseran bahasa akibat dominasi bahasa Indonesia dalam ranah pendidikan, keluarga, dan media digital. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara partisipatif melalui tahapan persiapan, seminar interaktif, diskusi kelompok terarah (FGD), simulasi praktik bahasa, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep pemertahanan bahasa dan urgensi transmisi bahasa antargenerasi. Selain peningkatan aspek kognitif, kegiatan ini juga mendorong perubahan sikap bahasa ke arah yang lebih positif, terutama dalam komitmen penggunaan bahasa ibu di lingkungan keluarga. Pembahasan menunjukkan bahwa keluarga memegang peran sentral dalam menjaga keberlangsungan bahasa, didukung oleh peran komunitas dan pemerintah daerah melalui kebijakan serta kegiatan budaya. Dengan pendekatan yang terstruktur dan kolaboratif, penyuluhan ini memberikan kontribusi awal dalam memperkuat identitas budaya serta menjaga keberagaman linguistik di Kota Depok.
Co-Authors Abd. Hamid Adityo Raynaldo Ahmad Muzaki Aldri Frinaldi Alfariz, Surya Abi Amriani Amir Andari, Desti Andi Alfian Zainuddin Anisa Mulyani Anthoni B. Aritonang Arden, Ferdinand Ari Hepi Yanti Arinah Fransori Ashari, Asri Mulya Asmita Asmita Asri Mulya Ashari Awlyhalizah, Nattha Azhar, Muh. Aprizal Bahagia, Dwi Bambang Kurniadi Bambang Kurniadi, Bambang Bangun, Phiguradi Chadis Chadis Desriani Lestari Diah Wulandari Rousdy Diah Wulandari Rousdy Dodi Dodi, Dodi Dwi Gusmalawati Edo Galasro Limbong Ega Meydiyawati Egidia Egidia Elfiyanti Elfiyanti Elfiyanti Elfiyanti, Elfiyanti ELPE BIBAS, ELPE Elvi Rusmiyanto Pancaning Wardoyo, Suci Lestari, Mukarlina, Ema Alasiry, Ema erli, erli Etha Marista Fadhilah Fatma, An Nisa Feni Wulandari Firman Saputra Fitriyan Kurnia Fransisko, Satria Gusmalawati , Dwi Gusti Eva Tavita Hadi, Sumi Hendi Santoso Herlinda, Lira Hidayah, Najdah Iir Purwanto Ikha Safitri Ilhamjaya Patellongi Ilhamjaya, Andi Meutiah Irwan Lovadi Irwan Lovadi Irwansyah, Nur Johan, Muhammad Phetrus Junandi, Junandi Junardi Junardi Kustiati Kustiati Lucky Hartanti Lucky Hartanti Lucky Hartanti, Lucky Maryadi, Andi Mega Sari Juane Sofiana Minsas, Sukal Mochammad Hatta Muftiah Yasi Dwi Wahyuni Muh. Nasrum Massi Muhamad Iqbal Mukarlina -, Mukarlina Mukarlina, Mukarlina Natalsiani, Yolanda Denisia Neva Satyahadewi Ni Made Adi Tarini Nina Yuni Tanti Nunung Nurlaila Nunung Nurlaila Nur, Venia Nurjanaty, Netty Nurkapita, Nurkapita OKTAVIANI, RISKA Palantei, Elyas Palulun, Prajayanti Parwati, Heni Pattelongi, Ilhamjaya Peli, Peli Putri Indahsari, Dwi Putri, Virda Juliati Rafdinal Rafdinal Rahmawati Rahmawati Rahmawati, Rahmawati Rasita, Yoeke Dewi Rikhsan Kurniatuhadi, Rikhsan Rita Kurnia Apindiati Rita Kurnia Apindiati Riyandi Riyandi Riyati, Indri Rizqan Khairan Munandar Robin Saputra Rochmah, Febri Aini Rodiyeh, Rodiyeh Rony, Zahara Tussoleha Rosdiana Natzir Sartika Debora Br Ginting Shofiyah*, Sofi Siti Shofiyah, Sofi Siti Siska Siska Siti Ifadatin Siti Khotimah Sitti Ifadatin Sofi Siti Shofiyah Sofi Siti Shofiyah Sofi Siti Shofiyah Subianto, Ismail Bambang Sudirman Katu, Sudirman Sukal Minsas Syarif Irwan Nurdiansyah Turnip, Masnur Umaroh, Dian Asti Warsidah Warsidah Warsidah, Warsidah Wendy Kristianto Yuliono, Agus Zibar, Zan Zulfa Zakiah