p-Index From 2021 - 2026
9.626
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Indonesian Journal of Electronics and Instrumentation Systems Medikora: Jurnal Ilmiah Kesehatan Olahraga Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan Jendela Olahraga Pendas mahakam : jurnal pendidikan dan pembelajaran Sekolah Dasar JURNAL PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA JSKK (Jurnal Sains Keolahragaan dan Kesehatan) Halaman Olahraga Nusantara : Jurnal Ilmu Keolahragaan JUARA : Jurnal Olahraga Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Jambura Journal of Sports Coaching Jambura Health and Sport Journal JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Physical Activity Journal (PAJU) MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Pendidikan Jasmani (JPJ) SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga JMPO Jurnal Simki Pedagogia Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Jumper : Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga Edusentris: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Edukasi Citra Olahraga Jurnal Dunia Pendidikan Gladi : Jurnal Ilmu Keolahragaan Journal of International Conference Proceedings Jurnal Keolahragaan Asean Journal of Sport for Development and Peace Jurnal Muara Olahraga Jurnal Keolahragaan JUARA JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Journal of Football Research Sriwijaya Journal of Sport ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Journal of Physical Education Health and Sport JSSF : Journal of Sport Science and Fitness Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Claim Missing Document
Check
Articles

Dukungan Kapasitas Aerobik Terhadap Pelaksanaan Latihan Kecepatan di Sepak Bola Hervin Leo Budiansyah; Iman Imanudin; Unun Umaran; Agus Rusdiana
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 4 No 3 (2024): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v4i3.2080

Abstract

VO2Max merupakan salah satu kondisi fisik yang sangat penting di sepak bola, Jika pemain memiliki daya tahan yang baik maka akan baik pula performa nya di lapangan, berbeda halnya Ketika seorang tidak memiliki VO2Max yang baik maka akan berdampak buruk terhadap performanya. Di sepak bola kecepatan juga memiliki peranan penting untuk performa pemain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dukungan kapasitas aerobik terhadap pelaksanaan latihan kecepatan, Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Pengambilan Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah non-probability dengan teknik purposive sampling . Dua puluh orang mahasiswa UKM Sepak bola UPI ikut andil dalam penelitian ini. Ada dua jenis tes yang dilakukan yaitu : (1) Pengujian Kapasitas Aerobik (VO2Max) dengan instrument balke test, (2) Latihan lari dengan jarak 30 Meter. Data yang dihasilkan dianalisis menggunakan uji normalitas dan uji korelasi sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara variabel VO2Max dan Kecepatan.
Latihan Modifikasi Continuous Activity Untuk Meningkatkan Daya Tahan Cardiovaskular Pada Atlet Sepakbola Usia Dini 13-15 Tahun Caesar Aprilio Putra Pratama; Agus Rusdiana; Iman Imanudin
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 4 No 3 (2024): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v4i3.2090

Abstract

Sepakbola membutuhkan tingkat energi tinggi, semangat, dan kerjasama tim. Untuk menjadi pemain sepakbola berkualitas, diperlukan melalui berbagai tahap pembinaan yang telah ditentukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan daya tahan cardiovaskular (VO2MAX) pada atlet sepakbola SSB Graha Permata 13-15 tahun dari latihan modifikasi continuous activity. Latihan modifikasi continuous activity mengacu pada jenis latihan atau aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur dan berkelanjutan dengan mengadaptasi atau memodifikasi intensitas, durasi, atau jenis latihan yang dilakukan. Metode penelitian yang akan digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah Model Eksperimen. Desain yang digunakan oleh peneliti menggunakan The One-Group Pretest-Posttest Design dengan memberikan latihan modifikasi continuous activity selama 16 kali latihan dalam 6 minggu kepada 18 atlet sepakbola SSB Graha Permata Usia 13-15 tahun. Pengambilan data menggunakan analisis data dilakukan menggunakan Paired Sample T Test untuk mengukur hasil pretest dan posttest yang sudah didapat pada saat penelitian. Hasilnya, pada uji normalitas pretest sebesar 0,195 > 0,05 pada kelompok pretest dan 0,210 > 0,05 pada posttest kelompok sampel maka data berdistribusi normal. Serta uji hipotesis menunjukan bahwa hasil pretest dan posttest sebesar 0,000 < 0,05.Maka disimpulkan data tersebut terdapat peningkatan yang signifikan dari latihan modifikasi continuous activity terhadap peningkatan daya tahan cardiovascular(VO2Max) pada atlet sepakbola usia dini 13-15 tahun.
Pengaruh High Intensity Interval Training Terhadap Kapasitas Aerobik Pemain Futsal SMAN 1 Parongpong Alif Muhammad Toto Putra; Agus Rusdiana; Iman Imanudin; Unun Umaran
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 4 No 3 (2024): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v4i3.2093

Abstract

Olahraga futsal berkembang pesat di Indonesia sebagai sarana prestasi, rekreasi, dan kesehatan. Futsal memerlukan kondisi fisik prima, termasuk daya tahan aerobik yang tinggi. Salah satu metode latihan yang efektif adalah High Intensity Interval Training (HIIT), yang menggabungkan kekuatan, daya tahan aerobik, dan anaerobik dalam waktu singkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan efektivitas latihan High Intensity Interval Training (HIIT) terhadap kapasitas aerobik pemain futsal di SMAN 1 Parongpong. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode eksperimen dengan desain One Group Pretest and Posttest. Data dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test. Latihan High Intensity Interval Training signifikan meningkatkan kapasitas aerobik pemain futsal, sejalan dengan penelitian sebelumnya. Hasil pengujian menggunakan uji Paired Sample T-Test menunjukkan P < 0,05, menegaskan pengaruh High Intensity Interval Training yang signifikan. High Intensity Interval Training efektif meningkatkan kapasitas aerobik pemain futsal. Hal ini penting bagi pelatih untuk mengembangkan program latihan yang sesuai untuk meningkatkan prestasi pemain. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi variabel dan perlakuan yang berbeda untuk hasil yang lebih akurat.
Kontribusi Hubungan Maximal Aerobic Capacity Terhadap Indeks Kelelahan Pemain Futsal Dito Cristopher Immanuel S; Agus Rusdiana; Iman Imanudin; Iwa Ikhwan Hidayat; Tian Kurniawan
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 4 No 3 (2024): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v4i3.2150

Abstract

Intensitas tinggi pada permainan futsal akan mengakibatkan kelelahan ketika tidak dibekali dengan tingkat vo2max yang baik. Maka dari itu, peneliti mengkaji tentang kontribusi hubungan maximal aerobic capacity terhadap indeks kelelahan pemain futsal. Peneliti menggunakan deskriptif kuantitatif dengan metode korelasi yang dilaksanakan di Gymnasium UPI. Sampel penelitian berjumlah 10 pemain dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yaitu, multi-stage fitness test dan running-based anaerobic speed test. Analisis data menggunakan statistik SPSS 26. Hasil penelitian berkesimpulan bahwa terdapat hubungan berarti (r hitung=0,481>r tabel=0,16) pada maximal aerobic capacity terhadap indeks kelelahan pemain futsal dengan besaran kontribusi dukungan 23,11% dan 76,89% melalui faktor lain dengan arah yang positif. Tetapi, penelitian ini memiliki hubungan yang tidak signifikan (t hitung=1,551<t tabel=2,306). Tidak signifikan hubungan tersebut karena terbatasnya jumlah sampel yang dimiliki. Peneliti berpendapat bahwa penelitian ini akan memberikan pemahaman yang berimplikasi terhadap hal – hal yang perlu diperhatikan terutama limitasi dan rekomendasi yang telah peneliti tuangkan dalam penelitian untuk dijadikan landasan pada penelitian selanjutnya.
Identifikasi Bakat Atlet Sepakbola Menggunakan Pendekatan Analitic Hierarchy Process (AHP) Method Ferdi Fadhillah; Agus Rusdiana; Iman Imanudin; Iwa Ikhwan Hidayat; Tono Haryono; Unun Umaran; Syam Hardwis
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 4 No 3 (2024): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v4i3.2174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakat atlet sepak bola dengan menilai bakat berdasarkan beberapa kriteria dan sub-kriteria menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Analytical Hierarchy Process (AHP) merupakan metode pengambilan Keputusan secara multi-kriteria yang efektif dalam mengidentifikasi bakat atlet. Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini meliputi aspek antropometri, biomotorik, dan somatotype. Masing-masing kriteria tersebut terdiri dari beberapa sub-kriteria. Penelitian ini dilakukan melalui survei menggunakan kuesioner via google form terhadap 30 pakar sepak bola di Jawa Barat, diantaranya 1 orang pelatih nasional, 3 orang pelatih klub, 18 orang atlet yang memiliki pengalaman lebih dari 5 tahun di cabang olahraga sepak bola, dan 11 orang mantan atlet sepak bola dengan pengalaman bermain lebih dari 15 tahun. Terdapat hasil analisis data menggunakan AHP terhadap 12 sub-kriteria dengan presentase sebagai berikut: 15,7% mesomorph, 11,6% ectomorph, 9,9% Vo2max, 8,7% kelincahan, 8,3% tinggi badan, 7,9% kecepatan, 7,8% IMT, 7,1% panjang tungkai, 6,9% kekuatan, 6,2% berat badan, 6,0% endomorph, dan 3,9% tinggi duduk. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan ini menunjukkan bahwa kriteria somatotype, terutama pada sub-kriteria mesomorph, menjadi faktor yang paling berpengaruh dibandingkan kriteria dan sub-kriteria lainnya. Tipe tubuh mesomorph ini ditandai dengan massa dan kekuatan otot yang tinggi, serta memberikan keunggulan lebih bagi pemain sepak bola karena memungkinkan para atlet bermain lebih baik dan memiliki daya tahan yang lebih tinggi. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai model acuan untuk pengembangan sistem maupun program dalam identifikasi bakat sepak bola di masa depan, baik dari sisi kriteria dan sub-kriteria maupun metodologinya.
Pengaruh Kelelahan Fisik Dan Antropometri Panjang Tungkai Terhadap Kemampuan Dribbling Pemain Sepakbola Haidar Ali Sya’bani; Agus Rusdiana; Iman Imanudin
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 4 No 3 (2024): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v4i3.2216

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh antara kelelahan fisik dan antropometri panjang tungkai terhadap kemampuan dribbling pemain sepakbola. Metode yang digunakan yaitu studi deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. 20 orang mahasiswa UKM Sepakbola UPI sebagai partisipan dalam penelitian ini. Ada 3 jenis tes yang dilakukan yaitu; (1) Rast Test untuk mengukur kelelahan fisik, (2) Dribble test untuk mengukur kemampuan dribbling, (3) Pengukuran panjang tungkai. Data yang didapat dari hasil tes kemudian dianalisis dengan menggunakan software SPSS versi 24, yaitu menggunakan Uji Paired Sampel Test dan Uji T parsial. Dari hasil pengolahan data pengaruh kelelahan fisik terhadap kemampuan dribbling pemain sepakbola diperoleh nilai P. Sig. 0.000 < 0.05, Yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan dari pengaruh kelelahan fisik terhadap kemampuan dribbling pemain sepakbola. Serta hasil dari pengolahan data pengaruh panjang tungkai terhadap kemampuan dribbling pemain sepakbola diperoleh nilai P. Sig. 0.141 > 0.05, Yang artinya tidak terdapat pengaruh panjang tungkai terhadap kemampuan dribbling pemain sepakbola.
The Effect Of Physical Fatigue On Football Referee's Decision Making Yudi Nurcahya; Agus Rusdiana; Yusuf Hidayat; Dikdik Zafar Sidik; Widi Kusumah; Moch Yamin; Fauzan Nur Akbar
Physical Activity Journal (PAJU) Vol 5 No 1 (2023): Physical Activity Journal (PAJU)
Publisher : Department of Physical Education, Faculty of Health Sciences, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.paju.2023.5.1.9986

Abstract

The role of the referee is very important, especially in professional football. Wrong decisions may have a profound impact on the outcome of the match. Research is needed to find out the aspects that influence referee decisions. This research aims to determine the effect of fatigue experienced by referees on decision making. This research used an experimental method with 16 football referees as the sample. The research instrument was a video test of soccer referee decision-making from UEFA 2022. The results of this research show a significant influence of fatigue experienced by referees on decision-making. Fatigue experienced by referees interferes with referees in making decisions
Identification of Taekwondo Athlete Talent by Using Analytic Hierarchy Process (AHP) Softwear Rini Andriani; Agus Rusdiana
Jurnal Pendidikan Jasmani (JPJ) Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Jasmani (JPJ)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jpj.v4i2.1629

Abstract

AHP is designed to solve complex problems in hierarchies, unclear structures, uncertain opinions of a decision, many decision makers, and inaccuracies in existing data. This study aims to determine the criteria and sub-criteria in identifying the talent of taekwondo athletes aged 12 to 14 years. The data collected and analyzed using the Analytic Hierarchy Process (AHP) with the expert choice application. The method used in this research is a combination method (mixed-methods research) by conducting a literature review and providing questionnaires to 30 taekwondo experts in West Java. Of the thirteen sub-criteria, ten sub-criteria were the highest with data analysis using AHP. The ten sub criteria include mesomorph, endomorph, height, ectomorph, V02Max, Body Mass Index, weight, agility, speed and leg length.
PENGARUH KELELAHAN AEROBIK TERHADAP KINEMATIKA GERAKAN LANDING PADA ATLET SEPAK BOLA Nuryansyah, Ilham; Rusdiana, Agus; Hidayat, Iwa Ikhwan; Imanudin, Iman; Badruzaman, Badruzaman; Hardwis, Syam; Haryono, Tono; Umaran, Unun; Syahid, Angga M; Kurniawan, Tian
Jambura Health and Sport Journal Vol 6, No 2 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jhsj.v6i2.26934

Abstract

Sepak bola merupakan salah satu jenis olahraga yang paling digemari saat ini dan menjadi tempat kompetisi baik tingkat regional maupun internasional di dunia. Kelelahan aerobik sering kali mempengaruhi performa teknis pemain, yang dapat berujung pada peningkatan risiko cedera. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kelelahan aerobik terhadap kinematika gerakan landing pada atlet Sepak bola. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan 12 atlet laki-laki dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Sepak bola Universitas Pendidikan Indonesia. Instumen pada penelitian ini yaitu alat pengukur kadar asam laktat, treadmill (bruce test) tes landing, kamera, perangkat lunak Kinovea versi 0.9.4 dan SPSS versi 26.0. Parameter yang diamati pada penelitian ini mencakup sudut knee kanan dan kiri, sudut plantar kanan dan kiri. Hasil test menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah kelelahan pada beberapa parameter yang di ukur: kadar asam laktat sig 0,000 0,005; sudut knee kanan 0,000 0,05; sudut knee kiri 0,000 0,05; plantar kanan 0,000 0,05; sudut plantar kiri 0,000 0,05. Berdasarkan analisis data dan teori pembahasan, dapat disimpulkan dalam sudut-sudut sendi, seperti lutut dan pergelangan kaki, sebelum dan sesudah kelelahan aerobik. Hasil ini mengindikasikan bahwa kelelahan aerobik dapat mempengaruhi teknik landing, yang berpotensi meningkatkan resiko cedera.
Analisis teknik Floorball Slap Shoot: Berbasis 2DAnalisis Biomekanika Dear Meliani Samsudin; Agus Rusdiana; Iman Imanudin; Badruzaman; Syam Hardwis; Tono Haryono; Iwa Ikhwan Hidayat; Tian Kurniawan; Unun Umaran
Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga Vol 4 No 2 (2024): Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jumper.v4i2.1696

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinematika gerak sendi tubuh yang merupakan predictor biomekanika utama dari keberhasilan slap shoot pada olahraga floorball serta membandingkan dua posisi yang berbeda saat melakukan gerakan. Dua posisi awal kaki, menghadap bola (BT) dan menghadap gawang (BS), dinilai untuk mengukur kecepatan bola. Penelitian melibatkan dua belas peserta laki-laki berpengalaman di tingkat provinsi. Data diambil melalui radar speed gun dan kamera video lalu di analisis menggunakan software Kinovea. Hasil analisis kinematika menunjukkan perbedaan sudut panggul yang signifikan hip flexion fase awalan posisi BT = 12.4327 m. posisi BS = 35.9733 dan hip flexion fase impact posisi BT = 19.7633 m. posisi BS = 33.3333 dengan nilai P = 0,000 ; <0,005 di kedua posisi.. Meskipun posisi BT memberikan kecepatan bola yang lebih tinggi, indikator panggul adalah faktor utama yang berpengaruh terhadap kecepatan. Penelitian ini meningkatkan pemahaman kita tentang biomekanika slap shoot dalam floorball, dengan kesimpulan bahwa posisi BT lebih disukai dan sudut panggul memiliki peran penting dalam mencapai kecepatan bola maksimum.
Co-Authors Abdul Muhyi Adang Suherman Ade Gafar Abdullah Ade Gaffar Abdullah, Ade Gaffar Agus Gumilar Ahmad Hamidi Aji Prasetyo, Guntur Alif Muhammad Toto Putra Amelia Aprilianti Aming Supriyatna, Aming Amung Ma&#039;mun Amung Ma’mun Angga M. Syahid Aziz Rubiansyah, Aziz Azzahra Putri Mulyana, Humaira B, Badruzaman Babang Robandi Badissalam, Irfan Mulia Badru Zaman Badruzaman Badruzaman Badruzaman Badruzaman Badruzaman, Badruzaman Boyke Mulyana Caesar Aprilio Putra Pratama Catur Pebriandani Cecep Muhammad Alawi Cecep Muhammad Alawi Damhuri Damhuri Darandhika Jufri Dear Meliani Samsudin Dede Rohmat Nurjaya Dede Rohmat Nurjaya Dede Rohmat Nurjaya, Dede Rohmat Didin Budiman Didin Budiman, Didin Dito Cristopher Immanuel S Dwi Hidayat, Irman Fahrezi, Egi Fajar Agni Fauzan, Fajar Agni Fatahillah, Hussain Fathir, Ibnu Daffa Al Fauzan Nur Akbar Fauzan, Ananda Ammar Fendi Ferdiana Fendi Ferdiana Ferdi Fadhillah Ferdiana, Fendi Finnasih Firdausi, Dzihan Khilmi Ayu Gatarina Nurani Oktavia Gilang Lazuardi Hibatullah Giovanni, Krisno Hafidz Nashrul Ghani Hafidz Nashrul Ghani Hafifah Madaniah Haidar Ali Sya’bani Hajarudin, Iik Hamidie Ronald Hamidie Ronald D Hardiansyah, Luqman Hardwis, Sam Hardwis, Syam Haryono, Tono Hendya Alif Junanda Heni Pujiastuti Herman Subarjah Hervin Leo Budiansyah hidayat, iwa ikhwan Hidayatullah, Fajri Hrdwis, Syam Husain, Suryamiharjo Arif Iik Hajarudin Ikhwan Hidayat, Iwa Ikhwan, Iwa Iman Imanudin Iman Imanudin Iman Imanudin3 Indra Dwisaputra Indra Setiawan Indra Sholehudin Iwa Akhwan Hidayat Iwa Ikhwan Hidayat Jajang Jaenudin Jajat Darajat Kholis Hafinudin Kusdinar, Yopi Lili Setiawan M Naufal Abdurahman M Syahid, Angga ma'mun, Amung Ma’mun, Amung Mahendra, Agus Mas Asep Sudrajat Maulana, Adittyo Ma’mun, Amung Moch Yamin Muflih, Muhammad Zakiy Muhamad Fadli Muhammad Bani Adam Muhammad Delpas Giandika, Muhammad Delpas Muhammad Zakiy Muflih Muslim, Zacky Zakaria Mustika Fitri Nauval, Fahreji Nirwasita, Reynard Abner Nugraha, Januar Agung Nur Indri Rahayu Nur Laila, Putri Kamila Nur Rika Hasanah Nur, Lutfi Nurcahya, Yudi Nurjanah Jayanti Nurlaely, Eprilia Nurlan Kusmaed Nurlan Kusmaedi Nurwijayanti Nuryadi Nuryadi Nuryana, Gilang Aditya Nuryansyah, Ilham Nuryanti, Widy Dewi Oktavian, Fazri Dwi Oktora, Zanip Abrilingga Palgunadhi, Finaldhi Pangestu, Moh Yogi Permana, Muchamad Ervin Permatasari, Niluh Ketut NIta Pinkan Melati, Dinda Pitriani, Pipit Pramutadi, Asril Pratiwi, Hawa Delia Prebiyanto, Puji Putra, Muhammad Rifqi Kurnia Putri, Lutfhiyyah Arief Qiefrydzannath, Qiefrydzannath Rahman, Iklima Aida Rahmat, Egih Ray, Hamidie Ronald Daniel Redi Rahmat, Redi Renaldo Prayoga Rezki, Muhamad Ricky Wibowo Ridwan Setiawan Rifqi Harits Taufiqurahman Rini Andriani Rismayadi, Alen Romdona, Muhammad Zulfikar Rosadi, Didin Rudi Hartono Rudiansyah Rudiansyah, Rudiansyah Ruhayati, Yati S Salman S, Fikri Algi Fahri Salman Salman Saripah Sartono, Hadi Sendi Cornelia Septian, Gimas Setiawan, Diki Sidik, Dikdik Zafar Silvy Juditya Simbolon, Muhammad Eka Mardyansyah Sultoni, Kuston Surdiniaty Ugelta Syahid Nur Yasin Syahid, Angga M Syahid Syahid, Angga Muhamad Syam Darwis Syam Hardwis Syam Hardwis Tarigan, Beltasar Teddy Gunawan, Teddy Teten Hidayat Tian Kurniawan Tini Martini, Tini Tono Haryono Trian Rizki Fauzan Umaran, Unun Unun Umaran Unun Umaran Widha Sismahendra Widi Kusumah Yati Ruhyati, Yati Yudy Hendrayana, Yudy Yunika, Gita Widya Yunyun Yudiana Yusuf Hidayat Yusup, Ucup Zharifah, Najla Naila Nur