p-Index From 2021 - 2026
5.505
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Pemetaan Objek Wisata Alam Kabupaten Kepulauan Selayar Berbasis Sistem Informasi Geografis Arcgis 10.5 Agus Agus; Masri Ridwan
Pusaka: Journal of Tourism, Hospitality, Travel and Business Event Vol 1 No 1: Februari – Juli 2019
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3091.329 KB) | DOI: 10.33649/pusaka.v1i1.12

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui sebaran daerah tujuan wisata di Kabupaten Kepulauan Selayar sebagai salah satu unsur penunjang sektor pariwisata. Metode penelitian yang digunakan dengan pendekatan kualitatif, sumber data diperoleh melalui survei dengan catatan lapangan, wawancara dan dokumentasi, sementara teknik pengolahan data menggunakan bantuan software ArcGIS 10.5 dengan memvisualisasikan data, berupa data spasial serta peparan data secara deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 23 objek wisata alam yang tersebar di Kecamatan Passimarannu, Pasilambena, Taka Bonerate, Bontosikuyu, Bontoharu, Benteng dan Bontomatene, selain itu hasil pemetaan Daerah Tujuan Wisata Kabupaten Kepulaua Selayar terdiri dari data grafis dan atribut masing-masing objek wisata.
Inventarisasi Sarana dan Prasarana, Daya Tarik Wisata Kabupaten Barru dengan Pemodelan Sistem Informasi Geografis Herry Rachmat Widjaja; Masri Ridwan; Muhammad Musawantoro
Pusaka: Journal of Tourism, Hospitality, Travel and Business Event Vol 3 No 2: Agustus – Januari 2022
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (767.643 KB) | DOI: 10.33649/pusaka.v3i2.66

Abstract

Penelitian ini untuk mengidentifikasi, mengelompokkan dan memetakan sarana dan prasarana daya tarik wisata di Kabupaten Barru. Teknik pengumpulan data dengan survey, wawancara, dokumentasi dan kajian referensi. Data sekunder diperoleh dari Portal Geospasial Indonesia, Dinas Pariwisata dan Badan Pusat Statistik Kabupaten Barru. Teknik analisis data dengan analisis spasial menggunakan Sistem Informasi Geografis. Penyajian data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Daya Tarik Wisata (DTW) Kabupaten Barru terdiri dari Alam, Budaya, Sejarah, Bahari dan Buatan. Zona 1 (Kecamatan Mallusetasi dan Soppeng Riaja) terdapat 10 DTW; Zona 2 (Kecamatan Balusu dan Kecamatan Barru) terdapat 12 DTW; Zona 3 (Kecamatan Tanete Rilau, Kecamatan Tanete Riaja dan Kecamatan Pujananting) terdapat 17 DTW. Inventarisasi Sarana dan Prasarara, Daya Tarik Wisata Kabupaten Barru berupa data atribut dan data spasial. Rekomendasi hasil temuan diintegrasikan dengan aplikasi android berupa Sistem Informasi serta website resmi Dinas Pariwisata Kabupaten Barru, sehingga dapat diakses oleh publik.
Marketing Strategy for Hotel Rooms in East Luwu Regency, South Sulawesi Province Wayan Suardana; Aris Baharuddin; Masri Ridwan
PINISI Discretion Review Volume 6, Issue 1, September 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pdr.v6i1.41597

Abstract

This research aims to determine the room marketing system and how effective the room marketing system is to increase hotel room sales in the East Luwu Regency. The results of the research (1) The marketing system carried out by the management of Hotel I Lagaligo Malili, Hotel Tonapa Prince Sorowako, Mireya Hotel Sorowako, Duta In Hotel Sorowako, Transisko Hotel Sorowako, Lusiana Hotel & Restaurant Sorowako, Golden House Malili, Wisma Emperor Malil, Wisma Arya and Alya Malili, Anugrah Malili Inn in East Luwu Regency, is to provide discounts to guests who often stay overnight, upgrade rooms, use social media, Instagram, and Facebook. (2) Effectiveness of hotel room marketing in Luwu Regency, the average room sales per month in 2022 are: (1) I Lagaligo Malili Hotel Rp. 206.066667,- (2) Tonapa Prince Sorowako Rp. 47.600.000,- (3) Mireya Hotel Sorowako Rp. 77,175,000, - (4) , Ambassador In Hotel Sorowako Rp. 69.150.000,- (5) Transisko Hotel Sorowako Rp. 27,454,1667, - (6) Lusiana Hotel & Restaurant Sorowako Rp. 509.750.000,- (7) Golden House Malili Rp. 108,000,000,-,(8) Wisma Emperor Malili Rp. 18,900,333,-(9) Wisma Arya and Alya Malili Rp. 33,208,333,- and ,(10) Anugrah Malili Inn generated sales of Rp. 33,208,333,- SWOT analysis results. The marketing strategy of 10 hotel rooms in East Luwu Regency, namely: Strengths (S): Increasing online and offline promotions. Weaknesses (W): Lack of Cooperation between government and companies. Threats (T): Potential competition in new markets. Opportunities (O): Opening a visit to the tourist attraction of Lake Towoti by PT. Vale Sorowako
Competencies of Travel Department Students in e-Commerce- Based Business Yenni Susanto; Mukarramah Machmud; Darmayasa Darmayasa; Masri Ridwan; Aris Baharuddin
PINISI Discretion Review Volume 6, Issue 1, September 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pdr.v6i1.42926

Abstract

Contributing to research on industrial revolution 4.0 era , this study investigates e-commerce practices carried out by tourist travel businesses in relation to the preparation of human resources in the tourism education sector. Key informant managers in two cities, Bali and Yogyakarta were interviewed to explore their adopted employee training and development models. The resulting data, triangulated by informal observation and document study, were analyzed using a theoretical framework that emphasizes seven indicators of interdependent employee development. The findings indicate that the global-oriented education management will be able to answer various needs in the job market through curriculum reconstruction with a digital human approach.
Inovasi Pariwisata melalui Kolaborasi Antara Perguruan Tinggi dan Subsektor Parekraf Darmayasa Darmayasa; Margaretha Wadid Rante; Nursalam Nursalam; Masri Ridwan
Jambura Journal of Educational Management VOLUME 4 NOMOR 1 MARET 2023
Publisher : JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jjem.v4i1.2181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap inovasi yang dapat dilakukan oleh perguruan tinggi sesuai dengan kondisi pelaku subsektor pasca pandemi. Penelitian ini mengambil sampel di DIY Yogyakarta sebagai kota kreatif. Hasil wawancara dan observasi yang dilakukan terdapat terdapat 3 kategori pelaku usaha diantaranya Pelaku Sub Sektor Parekraf oportunis, memiliki optimisme dan merasa kewalahan. Bentuk kolaborasi antara Perguruan tinggi pariwisata dan pelaku usaha diantaranya Ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten dasar berupa Kompetensi dasar adalah programing, aplikasi, mobile, finance, design, dan legal pendampingan dalam pengajuan Hak Kekayaan Intelektual untuk hasil karya pelaku ekraf; Membuka Program Studi/ Mata Kuliah yang kosentrasi pada Digital Innovation Lounge (DILo) yang bertujuan untuk mencetak dan menumbuhkan sistem digital planer. Rekomendasi penelitian ini bahwa pemerintah Pusat; Provinsi; Dearah meningkatkan fasilitasi kemitraan melalui inisiasi matchmaking pemerintah daerah dengan Perguruan Tinggi.
KERJASAMA PEMERINTAH UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI BAHASA INGGRIS PENGELOLAAN WISATA PANTAI GONDA KABUPATEN POLEWALI MANDAR Muh Kasim; Muh Yahya; Masri Ridwan; La Ode Muhammad Ruspan Takasi; Eko Harianto; La Ode Nursalam; Andri Estining Sejati
Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia) Vol 8, No 1 (2023): VOLUME 8 NUMBER 1 JANUARI 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpipsi.v8i1.4105

Abstract

Tujuan penulisan untuk mengetahui bagaimana kerjasama pemerintah untuk meningkatkan kompetensi bahasa Inggris dari sumber daya manusia yang bekerja di daerah tujuan wisata dan merekomendasikan konsep kerjasama di Pantai Gonda Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah pejabat di lingkungan Dinas Pariwisata, Dinas Pendidikan dan Lembaga Kursus Bahasa Inggris di Kabupaten Polewali Mandar. Data dikumpulkan dengan wawancara dan dokumentasi. Analisis data penelitian dengan deskriptif kualitiatif yang mengkaji data penelitian dengan collaborative governance, yaitu: kondisi awal, desain kelembagaan, kepemimpinan fasilitatif, dan proses kolaborasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kondisi awal, desain kelembagaan, kepemimpinan fasilitatif, dan proses kolaborasi tidak pernah dibentuk atau diputuskan oleh Pemerintah di Kabupaten Polewali Mandar. Tidak ditemukan kerjasama Pemerintah untuk meningkatkan kompetensi Bahasa Inggris Pariwisata di Pantai Gonda Kabupaten Polewali Mandar.
MODEL INTERAKSI BIRO PERJALANAN WISATA DENGAN PEMERINTAH KABUPATEN TORAJA UTARA Matius Tinna Sarira; Muhammad Rusdi; Amirullah Amirullah; Masri Ridwan; Hasruddin Nur
Phinisi Integration Review Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v6i1.43403

Abstract

This study aims to determine the form of interaction between travel agents in developing tourism travel products in North Toraja Regency. This study used descriptive qualitative method. Data collection techniques were carried out by means of observation, interviews and documentation. Based on the results of the study, it was found that the tourism potential in North Toraja Regency is very high, judging from the list of various attractions and the unique and distinctive characteristics that can only be found in North Toraja Regency. Existing tourism products are common tourism products and are a legacy from the design of existing tourism products since the opening of Toraja as a tourist destination. The tourism product produced by the travel agency is an arrangement of potential components in all regions in North Toraja Regency which are under the guidance of the Culture and Tourism Office as the government's representative. As for the forms of service and tourism cultural interaction with travel agents through Economic and Business Motivated Interaction, Culturally Motivated Interaction and Symbolic Interaction.Penelitian ini bertujuan untuk menegtahui bentuk interaksi biro perjalanan wisata dalam mengembangkan produk perjalanan wisata di Kabupaten Toraja Utara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitiatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa potensi wisata di kabupaten Toraja Utara sangat tinggi dilihat dari daftar jumlah atraksi yang bervariasi dan karakter yang unik serta khas yang hanya bisa dijumpai di Kabupaten Toraja Utara. Produk wisata yang sudah ada merupakanproduk wisata yang umum dan menajdi warisan dari desain produk wisata yang sudah ada sejak dibukanya toraja menjadi destinasi wisata.produk wisata yang dihasilkan oleh biro perjalanan wisata adalah susunan komponen potensi disemua wilayah di Kabupaten Toraja Utara yang menjadi binaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sebagai wakil pemerintah. Adapun bentuk Interaksi dinas kebudayaan dan pariwisata dengan biro perjalanan wisata melalui  Interaksi Bermotif Ekonomi dan Bisnis, Interaksi Bermotif Budaya dan Interaksi Simbolis. 
POLA PERJALANAN WISATAWAN DI KEPULAUAN SPERMONDE Matius Tinna Sarira; Amirullah Amirullah; Muhammad Rusdi; Agus Sugiarto; Putri Tipa Anasi; La Ode Nursalam; Masri Ridwan; Andri Estining Sejati
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 11, No 1 (2023): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v11i1.14083

Abstract

Abstrak: Aktivitas di pulau–pulau Spermonde Sulawesi Selatan belum atraktif. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi pola perjalanan yang dilakukan wisatawan di gugusan kepulauan Spermonde.Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di Sulawesi Selatan  dengan pertimbangan sebagai Provinsi yang memiliki gugusan pulau-pulau Spermonde. Teknik dalam menentukan informan penelitian yaitu purposive sampling untuk informan kunci dan accidental sampling untuk informan biasa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisa data penelitian ini dengan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola perjalanan yang dapat dilakukan oleh wisatawan pada gugusan Kepulauan Spermonde adalah single point, base site, stop over, dan chaining loop. Pariwisata gugusan Kepulauan Spermonde belum menggunakan pendekatan zona pola perjalanan. Rekomendasi penelitian dengan mengembangkan pola perjalanan berdasarkan zona dan mengidentifikasi pusat setiap zona sebagai pemantik wisata.Abstract: Activities on the Spermonde Islands in South Sulawesi have yet to be attractive. This research aims to identify the travel patterns made by tourists in the Spermonde archipelago. This type of research is descriptive qualitative. The research location is in South Sulawesi, considered a province with a cluster of Spermonde islands. The technique for determining research informants is purposive sampling for key informants and accidental sampling for ordinary informants. Data collection methods used in this study were interviews, observation, and documentation. This research data analysis technique with qualitative descriptive. The results showed that the travel patterns that tourists in the Spermonde Islands cluster can carry out are single point, base site, stopover, and chaining loop. The tourism of the Spermonde Islands group has yet to use the travel pattern zone approach. The research recommendation was to develop travel patterns based on zones and identify each zone's center as a tourism activator.
Developing Biak-Numfor as a National Tourism Magnet: Strategies for Tourism Destination Arnie Arief; Muchammad Makkah Arief; Ali Muhtasom; Masri Ridwan
PINISI Discretion Review Volume 6, Issue 2, March 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pdr.v6i2.47664

Abstract

Tourism has emerged as a significant economic sector worldwide, contributing to job creation, foreign exchange earnings, and overall development. In Indonesia, the government recognizes the potential of tourism and aims to develop various destinations to attract both domestic and international travelers. This research focuses on the development of Biak-Numfor as a national tourism magnet, analyzing strategies to enhance its tourism potential. The study employs a qualitative research methods. Data collection involves surveys, interviews, and analysis of secondary data from tourism-related sources. The research identifies the key strengths, weaknesses, opportunities, and threats (SWOT) of Biak-Numfor as a tourism destination, considering factors such as natural resources, cultural heritage, infrastructure, accessibility, and competitive advantage. Based on the SWOT analysis, strategic recommendations are proposed to leverage the tourism potential of Biak-Numfor. These recommendations encompass four key areas: infrastructure development, cultural preservation and promotion, marketing and branding, and community involvement. The research emphasizes the importance of sustainable tourism practices, community engagement, and collaboration between stakeholders to ensure the long-term success of the destination. Furthermore, the study examines successful case studies from other similar destinations and explores their strategies for tourism development. Lessons learned from these cases serve as valuable insights for Biak-Numfor's tourism planning and implementation. The findings of this research contribute to the existing body of knowledge on tourism destination development and provide practical recommendations for policymakers, tourism industry stakeholders, and local communities in Biak-Numfor. By implementing the proposed strategies, Biak-Numfor has the potential to become a prominent national tourism magnet, attracting both domestic and international tourists, stimulating economic growth, and preserving its unique natural and cultural heritage.
Penataan Ruang Wilayah Pesisir sebagai Upaya Mitigasi Bencana Tsunami di Pantai Watu Pecak, Kabupaten Lumajang Kurnia Maulidi Noviantoro; Herry Rachmat Widjaja; Masri Ridwan
Jurnal Wilayah dan Lingkungan Vol 10, No 3 (2022): December 2022
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jwl.10.3.%p

Abstract

Spatial planning for coastal areas is a logical effort that can be done in tsunami disaster mitigation. Including the management of the coastal area of Watu Pecak, Lumajang district which has the potential to be hit by the disaster. The purpose of this study was to map the ideal spatial arrangement in the Watu Pecak beach area, Lumajang Regency, East Java as an effort to mitigate the tsunami disaster. The research was conducted in July-August 2021. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. The data collection was done through observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis was carried out with the help of geogle earth image interpretation, then the identification results were reviewed descriptively along with the results of surveys, interviews, and other secondary sources. The research findings explain that the spatial planning of the Watu Pecak coastal area needs to be done. Spatial planning recommendations that urgently need to be implemented for tsunami mitigation include planting mangroves as a green belt, constructing a coastal embankment (breakwater), improving the position and relocation of settlement, as well as developing an early warning system and to complete coastal sign system.
Co-Authors AB, Ahmad Abdi Abdi Ach. Fatchan Ade Zulkifli Adi Hendraningrum Adita Taufik Widianto, Adita Taufik AGUS AGUS AGUS Agus Agus Agus Sugiarto Agus Sugiarto Agus Zainuddin Ahmad Tarmizi Abdul Karim Ahmad Tarmizi Abdul Karim Akbar Akbar Ali Muhtasom Amirullah -, Amirullah Amirullah Amirullah Andi Fatimah Maoudy A Bakty Andri Estining Sejati Anneke W, Jeanny Pricilia Aris Baharuddin Aris Baharuddin Aris Baharuddin Aris Burhanuddin Arnie Arief Ayu Gardenia Lantang Darmayasa Darmayasa Darmayasa Darwin P. Lubis, Darwin Darwin Parlaungan Lubis Darwis Dede Kuswandi Eko Harianto Eko Harianto, Eko Eppang, Buntu Marannu Ery, Anda Prasetyo Fahrudi Ahwan Ikhsan Fajriaty Muchlis, Nur Farah Feri Fadlin Fitra Ananta Sujawoto Fuad Guntara, Fuad Gumilar, Gugung HANDOKO HANDOKO Herry Rachmat Widjaja I Komang Astina I Nyoman Siryayasa I Nyoman Siryayasa I Putu Suarta Isra Djabbar Jasman Jasman Jasman Jasman Kamarudin, Moh Khairul Amri Kurnia Maulidi Noviantoro La Harudu La Ode Muhammad Ruspan Takasi La Ode Nursalam La Ode Nursalam, La Ode Liyushiana, Liyushiana Machmury, Andri Madjid, Rahmawati Margaretha Wadid Rante Matius Tinna Sarira Moh Khairul Amri Kamarudin Muchammad Makkah Arief Muchlis, Farah Fajriaty Muh Kasim Muh Kasim Muh Kasim Muh Yahya Muh. Kasim Muh. Taufik Muhadjir Suni Muhadjir Suni Muhammad Arfin Muhammad Salim Muhammad Arifin Muhammad Rusdi Mukarramah Machmud Musawantoro, Muhammad Nur Farah Fajriaty Muchlis Nur Salam Nur, Hasruddin Nurjannah Nurjannah Nurlansi Nurlansi Oktawirani, Panca Pastini, Ni Wayan Putra Wijaya, Bayu Indra Putri Tipa Anasi Rahayu Mia Rahayu, Mia Rahmayanti, Firda Renold Renold Renold ruth rinda Sarira, Matius Tinna Sianipar, Christina Indriani Siryayasa, I Nyoman Siska Mandalia Suarta, I Putu Sudarmi Sudarmi Sudarmi Sudarmi Suni, Muh Taufik Suni, Muhadjir Takasi, La Ode Muhammad Ruspan Thesa, Suma Vinny Corylitha Sarapang Wayan Suardana Wayan Suardana Wayan Suardana, Wayan Wim J. Winowatan Winowatan, Wim Johannes Yahya, Muh Yahya, Muh. Yenni Susanto Zulkifli, Ade