Claim Missing Document
Check
Articles

Potential of Lactic Acid Bacteria Isolated from Fermented Tempe Food in Producing Fibrinolytic Enzymes Amanda, Nifsa Riski; Hastuty, Aerma; Putri, Dwi Hilda; Sulistiani, Sulistiani
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 3 (2025): Juli-September
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i3.9554

Abstract

Cardiovascular disease is the leading cause of death worldwide, mainly due to blood vessel blockage caused by thrombus. Fibrinolytic enzymes are used to dissolve thrombus but are often limited by high production costs, low specificity, allergic reactions, and bleeding risks. As a safer alternative, bacteria from fermented foods offer several advantages, including low toxicity, cost-effective production, and high fibrin specificity, which reduces the risk of bleeding. This study investigated the potential and characteristics of fibrinolytic enzyme activity produced by lactic acid bacteria (LAB) isolated from tempeh. The fibrin plate method was used to identify LAB producing the enzyme, while enzyme activity was measured using the method of Varol et al. (2023), and protein concentration was analyzed using a modified Bradford test. Thirteen LAB isolates showed fibrinolytic activity, with isolate PG01-2B selected as the most promising. The highest enzyme production occurred on the second day, reaching 83.41 U/mL. Characterization showed activity with acetic acid buffer pH 6 (102.18 U/mL) and at 75 minutes incubation time (99 U/mL). These results indicate that LAB from tempeh has strong potential as a source of fibrinolytic enzymes and can function as an alternative therapeutic agent for thrombus-related cardiovascular diseases.
KEHUJJAHAN HADITS AHAD DALAM PEMIKIRAN IMAM AL-GHAZALI Sulistiani, Sulistiani; Furqon, Faqih Nurmaulana; Arifin, Azis
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 5 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hadits ahad dianggap sebagai sumber hukum kedua setelah Hadits Mutawattir. Karena itu, Hadits Mutawattir tidak lagi perlu diuji kebenarannya. Sebaliknya, Hadits ahadlah yang perlu diuji validitasnya. Salah satu ulama kontemporer terkemuka, Syeikh Imam Al-Ghazali, memiliki pandangan tersendiri mengenai hal ini. Artikel ini membahas bagaimana Syeikh Al-Ghazali melihat kedudukan Hadits Ahad, serta mengkritik kelemahan matan beberapa Hadits Ahad, meskipun ulama klasik menganggapnya shahih. Penelitian ini menggunakan kajian pustaka, yang berarti mengumpulkan informasi dari berbagai jurnal tentang kritikan syeikh Al-Ghazali. Menurut Syeikh Al-Ghazali, memilih untuk tidak mengamalkan hadis ahad tidak masalah, asalkan tidak berkaitan dengan iman atau rukun islam. Kritikannya terhadap hadis ahad tidak berarti ia menolak semua hadis; sebaliknya, ia meminta para peneliti hadis untuk memahami hadis dengan lebih teliti, terutama yang belum jelas kedudukannya
Partisipasi Masyarakat Dalam Mempertahankan Budaya Gotong Royong Untuk Meningkatkan Pembangunan Di RT 03, RW 01, Pematang Gubernur Alfarizi, Aldi; Hendriansyah, Weko; Marsanda, Marsanda; Sulistiani, Sulistiani; Wahyudi, Sampirman; Putra, Iswidana Utama; Susena, Karona Cahya; Suwarni, Suwarni
Jurnal Gotong Royong Vol 2 No 2 (2025): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/gotong royong.v2i2.9148

Abstract

Mutual Cooperation is a cultural value that plays a crucial role in building social solidarity and community cohesion. However, social and cultural developments in modern times have led to a decline in community participation in mutual cooperation activities in some areas. This study aims to analyze the level of community participation, the factors influencing it, and strategies to strengthen mutual cooperation in RT 03 RW 01 Pematang Gubernur. A descriptive qualitative method was used, with data collected through observation and documentation. Informants were purposively selected, including the neighborhood head, community leaders, and residents who both participate and do not participate. The results show that community participation in mutual cooperation remains fairly high, especially in communal work and public facility development, supported by a sense of social responsibility and solidarity. The main obstacles are busy work schedules, individualistic lifestyles, and lack of awareness among some residents. Regular meetings and the role of community leaders effectively increase participation and a sense of belonging. The study concludes that strengthening the culture of mutual cooperation requires raising collective awareness, empowering community leaders, and adjusting activity schedules to accommodate residents’ needs. These findings are important for maintaining communal values amid social and cultural dynamics in modern society.
Analisis Kecakapan Hidup Anak Tunanetra di SLB-A Perwari Kuningan Juherna, Erna; Sulistiani, Sulistiani; Sunengsih, Ucu; Ismawati, Ismawati; Zein, Nadia Sofia; Nurholifah, Nurholifah; Hayati, Syifa Nidaul; Mawaddah, Nada; Vitria, Rina Nur
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 9 No. 3: Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v9i3.64497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan keterampilan hidup dan kemandirian siswa tunanetra di SLB-A Perwari Kuningan melalui pendekatan yang holistik dan terintegrasi. Fokus penelitian ini adalah untuk memahami pentingnya pelatihan keterampilan hidup, seperti orientasi mobilitas sosial dan komunikasi (OMSK), serta peran orang tua dalam mendukung perkembangan kemandirian siswa tunanetra. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari siswa tunanetra, guru, dan orang tua siswa di SLB-A Perwari Kuningan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan OMSK, yang meliputi penggunaan tongkat, braille, dan alat bantu lainnya, sangat efektif dalam membantu siswa tunanetra untuk mengembangkan kemandirian mereka. Selain itu, peran orang tua dalam mendukung pengembangan keterampilan hidup di rumah sangat penting untuk meningkatkan kemandirian siswa. Meskipun terdapat tantangan dalam mengatasi kesulitan sosial dan pemahaman informasi, penggunaan teknologi bantu dan pelatihan keterampilan sosial dapat meningkatkan kemampuan siswa untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengembangan keterampilan hidup dan kemandirian siswa tunanetra memerlukan pendekatan yang menyeluruh, melibatkan kerjasama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan mereka.
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK CAIR ORGANIK DARI AIR CUCIAN BERAS DI DESA MANGARIS KABUPATEN BARITO SELATAN Haryadi, Nicko; Marissa, Novaria; Sulistiani, Sulistiani; Iratutisisilia, Iratutisisilia; Albert, Albert
JURNAL BAKTI UPPR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): JURNAL BAKTI UPPR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54683/jbuppr.v1i1.46

Abstract

Pencemaran dan kerusakan lahan pertanian makin meningkat sejalan dengan penggunaan dosis tinggi pupuk kimia oleh para petani. Air cucian beras merupakan salah satu limbah yang akan mudah ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga para petani mencari pupuk alternatif lain yang lebih ramah terhadap tanah dan lingkungan yaitu pupuk organik cair (POC). Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi pelatihan pembuatan pupuk organic cair (POC) dan diskusi terhadap para kelompok penyuluh, kelompok petani, kelompok PKK dan masyarakat di Desa Mangaris, Kabupaten Barito Selatan. Hasil pelatihan Pada kegiatan pengabdian ini, dilakukan pelatihan pembuatan pupuk organik cair dengan memanfaatkan limbah air cucian beras sebagai bahan baku. Air cucian beras mengandung karbohidrat (sekitar 90 %), protein, lemak, vitamin B, nitrogen, fosfor, kalium, kalsium dan magnesium. Kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan sikap dan Ketrampilan masyarakat cukup memadai. Peserta dapat mempraktikkan secara langsung materi yang diajarkan saat pelatihan tanpa adanya control dari pelaksana.
PELATIHAN PEMBUATAN KRIPIK BUAH NANAS DAN PISANG BAGI TP PKK DESA SIDODADI Sulistiani, Sulistiani; Chandrawijaya, Novita; Fitriani, Mahmudah Nur; Yustha, Yulia; Sari, Novita
JURNAL BAKTI UPPR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): JURNAL BAKTI UPPR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54683/jbuppr.v1i1.62

Abstract

Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk pendampingan melalui kegiatan pelatihan pembuatan kripik buah nanas dan pisang bagi ibu-ibu TPP PKK desa Sidodadi Kabupaten Pulang Pisau. Para peserta terdiri 12 orang ibi TPP PKK dan 33 orang ibu-ibu desa Sidodadi. Kegiatan ini dilakukan selama 6 bulan, yang dibagi menjadi beberapa tahan pelaksanaan kegiatan yang diawali dengan observasi, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelaksanaan kegiatan didasarkan pada analisis situasi yang didapatkan pada saat obeservasi dan hasil pengamatan di mana sangat banyak potensi buah nanas dan pisang. Dari hasil wawancara dan observasi itulah kegiatan ini dianggap penting untuk dilakukan sebagai salah satu alternatif pemanfaatan potensi sumberdaya dengan cara peningkatan nilai ekonomi suatu barang dan berguna bagi masyarakat. Produk yang dihasilkan ini diharapkan bisa menjadi produk unggulan desa Sidodadi. Terciptanya produk buah nanas dan pisang yang akan yang telah dikemas lebih menarik dan formula rasa yang lebih baik pula, serta pemasaran produk secara online untuk pemasaran yang lebih luas.
PENINGKATAN PENGETAHUAN MAHASISWA TENTANG BATIK KHAS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 DAN SOCIETY 5.0 Yustha, Yulia; Manya, Manya; Regita, Liya; Sulistiani, Sulistiani; Sena, Hendrikus
JURNAL BAKTI UPPR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2025): JURNAL BAKTI UPP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54683/jbuppr.v3i1.119

Abstract

Kalimantan Tengah memiliki kekayaan budaya lokal yang tercermin dalam ragam motif batiknya. Namun, di tengah pesatnya perkembangan teknologi pada era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0, minat generasi muda terhadap pelestarian budaya mulai mengalami penurunan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa tentang batik khas Kalimantan Tengah sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya lokal. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyampaian materi secara ceramah, diskusi interaktif, pelatihan teknis pembuatan batik, serta pengenalan desain motif digital dan promosi melalui media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap nilai filosofis motif batik lokal serta keterampilan dasar dalam proses membatik. Mahasiswa juga menunjukkan antusiasme dalam mengadaptasikan teknologi digital untuk mendukung promosi dan pelestarian batik. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menumbuhkan kesadaran budaya dan mendorong peran aktif mahasiswa sebagai agen pelestari budaya di era digital.
The Influence of Internal Control Systems on The Accountability of APBDes Management in Lemahsugih District Majalengka Regency Rahman, Erpi; Sulistiani, Sulistiani; Kurniawan, Ryan Feryana
Journal of Business, Accounting and Finance Vol. 7 No. 1 (2025): Journal Of Bisiness, Accounting & Finance
Publisher : LPPM Universitas Sebelas April

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the influence of internal control systems on the accountability of APBDes management in Lemahsugih district Majalengka Regency. This study uses a quantitative approach as a research method. This study uses primary data obtained through questionnaires. The sampling method applied in this study is purposive sampling. The number of samples used in this study is 75 respondents. Data analysis was conducted using various methods, including descriptive statistical analysis, normality test, linearity test, heteroscedasticity test, simple linear regression analysis, t-test, as well as testing for correlation coefficient, and determination coefficient. The results of this study obtained a regression coefficient value of 0.621 or 62.1%. The calculated t-value of 6.638 is greater than the table t-value of 1.993, and the significance value of 0.000 is less than 0.05. Therefore, it can be concluded that there is an effect of the internal control system on the accountability of APBDes management in Lemahsugih District Majalengka Regency. The magnitude of this effect is reflected in determination coefficient value of 0.376 or 37.6%. This means that the internal control system has an influence on the accountability of APBDes management in Lemahsugih District, Majalengka Regency by 37.6%. The remaining 62.4% is influenced by other variables not examined in this study. Thus, a strong internal control system helps to improve the accountability of APBDes management.
Urgensi Organisasi Mahasiswa Gayo Perantauan Sebagai Wahana Akulturasi Budaya: Sebuah Tinjauan Teori Identitas Sosial Sulistiani, Sulistiani
Jurnal Kewarganegaraan Vol. 18 No. 2 (2021): September 2021
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v18i2.27287

Abstract

AbstractMigrating is defined as a person's journey to another area to achieve the desired goal and stay, In the realm of education, many youths decide to go to other areas to get a good education and under expectations for the next life. The sophistication of today's technology makes migrating not a complicated thing to be doing in the community, especially the youth in taking education in place of choice. Based on the phenomena that occur to the lives of teenagers to study, the formulation of the research problem is planned, how students are social relations with the people of Jogja while in overseas land within the scope of the organization, this aims to find the strategy of student organizations of social life in Jogja. The research method is qualitative with a descriptive approach, data sources are Gayo students who are active in ethnic-based student organization activities in Jogja, data collection techniques are interview, observation, and documentation methods. The research results show that ethnic-based student organizations, IMAGAYO and IPEMAHLUTYO, carry out various activities such as the Saman and Guel dance as a form of interaction with the people of Jogja and adapt themselves by following the habits, behaviour patterns and Javanese culture as the majority culture in Jogja.-------AbstrakMerantau diartikan sebagai perjalanan seseorang ke daerah lain guna mencapai tujuan yang diinginkan dan menetap sementara, dalam ranah pendidikan banyak pemuda yang memutuskan untuk pergi ke daerah lain guna mendapatkan pendidikan yang baik dan sesuai dengan harapan untuk kehidupan selanjutnya. Kecanggihan teknologi saat ini menjadikan merantau bukan hal yang rumit untuk dilakukan oleh masyarakat khususnya kaum pemuda dalam menempuh pendidikan di tempat-tempat pilihan. Berdasarkan fenomena yang terjadi dalam kehidupan para remaja untuk menempuh studi, maka disusun rumusan masalah penelitian yaitu bagaimana hubungan sosial mahasiswa dengan masyarakat Jogja selama berada di tanah rantau dalam lingkup organisasi, hal ini bertujuan untuk menemukan strategi organisasi mahasiswa dalam kehidupan sosial di Jogja. Metode penelitian yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif, sumber data adalah para mahasiswa Gayo yang aktif dalam kegiatan organisasi kemahasiswaan berbasis etnik di Jogja,  teknik pengumpulan data yaitu metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Secara keseluruhan hasil penelitian menunjukkan bahwa organisasi mahasiswa berbasis etnik yaitu IMAGAYO dan IPEMAHLUTYO melakukan berbagai kegiatan seperti tari Saman dan Guel sebagai salah satu bentuk interaksi terhadap masyarakat Jogja dan menyesuaikan diri dengan cara mengikuti kebiasaan, pola tingkah laku dan  budaya Jawa sebagai budaya mayoritas di Jogja.
Living Hadis dalam Tradisi Ngatir: Harmoni Islam di Desa Luhurjaya, Cipanas Sulistiani, Sulistiani; Wulandari, Eka; Alif, Muhammad
Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII)
Publisher : Publication and Inovasi Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jsii.v2i2.937

Abstract

Tradisi Ngatir di Desa Luhurjaya, Cipanas, Lebak, Banten, adalah warisan budaya yang menggabungkan nilai Islam dan kearifan lokal. Dilaksanakan dua kali setahun, pada 12 Rabiul Awal dan 15 Sya’ban, tradisi ini menjadi ungkapan syukur atas panen, peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW, serta penguat nilai sosial dan spiritual. Kegiatan meliputi doa bersama, tahlilan, dan kenduri, yang mempererat solidaritas dan menghormati leluhur. Penelitian ini menggunakan pendekatan etnografi dan living hadis untuk melihat penerapan hadis dalam tradisi ini. Hasilnya, tradisi Ngatir tidak hanya memperkuat hubungan sosial, tetapi juga mewariskan nilai budaya kepada generasi muda. Namun, modernisasi menjadi ancaman bagi kelestariannya, sehingga diperlukan upaya pelestarian melalui pendidikan dan dokumentasi.Kata kunci: Tradisi Ngatir, Living Hadis, Kearifan Lokal
Co-Authors Abdennasser, Dahmani Abdul Choliq Abinawanto Abinawanto Achmad Dinoto Adzidzah, Herlingga Zahra Nurul AERMA HASTUTY Ahmad Munawar Aini, Ajeng Nur Albert Albert Alfarizi, Aldi Amalia, Vidia Rizki Amanda, Nifsa Riski Aminuddin Prahatama Putra Andestar, Tomi Andi Salamah Arifin, Azis Asro Laelani Indrayanti Chandrawijaya, Novita Cindya Alfi Dedy Ari Nugroho Dita Kusuma Wardani Dwi Hilda Putri Eka Wulandari Endang Sukara Erika Erika Fatih, Mohammad Fauziah, Riska Fitriani, Mahmudah Nur Furqon, Faqih Nurmaulana Hakim, Akhmad Nur Haryadi, Nicko Haryanto , Haryanto Hasanah, Rakyatul Hasanah, Zakiyah Hayati, Syifa Nidaul Hendriansyah, Weko Herlyaminda, Evi Hery Fajeriadi I Wayan Karta Idaul Hasanah Iratutisisilia, Iratutisisilia Irmayani, Ari Ismawati Ismawati Juherna, Erna Karona Cahya Susena Kartimi Kartimi Khusniati, Tatik Khusniati, Tatik Kurniawan, Ryan Feryana Linden, Susana Maharani, Nyimas Desinta Aish Mahmun, Mahmun Manya, Manya MARIA BINTANG Marissa, Novaria Marsanda, Marsanda Masrah Masrah Mawaddah, Nada Meutia, Rita Muh Taufik Muhammad Alif muhammad Anwar Sani Muhammad Ardiansyah Muhammad Zaini Nadiya, Zulfa Nanta, Dhea Loka Nina Nina Novita Sari Nurhikmayani, Nurhikmayani Nurholifah, Nurholifah Nurillahi Febria Leswana Nurmiati Nurmiati Nurmina Nurmina, Nurmina Nursilah Nursilah NURUL HIDAYAH Oktarina, Desi Phey Liana Pitriyani Pitriyani Pratiwi, Cesa Septiana Pribowo, Fitroh Setyo Putro Prihantini, Nur Nunu Putra, Deni Adi Putra, Iswidana Utama Rachmat Fajar Lubis Rahman, Erpi Regita, Liya Ruslaini, Ruslaini Sadewo, Panji Sahni Putri, Rini Sahrir, Dede Cahyati Salamudin, Ceceng Santikayasa, I Putu Saputra, Waldi Saraswati, Dahniar Sena, Hendrikus Septriani, Meti Setyo Eko Atmojo Sharkawy, Abdel Nasser Soeka, Yati Sodaryati Solihat, Melisa Sri Amintarti Sri Wahyuni Sunengsih, Ucu Surianti Surianti, Surianti Suwarni Suwarni Syahri Ramadhan, Syahri Tampubolon, Rines Onyxi Tawakal, Anzori Tito Irwanto Tulaili, Nur Alfia Usniati, Ina Vitria, Rina Nur Wahyudi, Sampirman WIBOWO MANGUNWARDOYO Wijaya, Setiawan Ardi Yati Sudaryati Soeka Yustha, Yulia Zein, Nadia Sofia