Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS SALURAN PEMASARAN LEBAH MADU Hadiman, Oman; Setia, Budi; Isyanto, Agus Yuniawan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 10, No 3 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i3.8014

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Saluran pemasaran lebah madu dari produsen ke konsumen, (2) Besaran margin, biaya dan manfaat pemasaran lebah madu untuk setiap tingkat instansi pemasaran, dan (3) Besar kecilnya bagian harga yang diterima petani dari harga eceran. Populasi petani lebah madu di Kecamatan Gununggede, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya) adalah 10 orang, dan semua petani dijadikan responden dalam sensus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) 1) Terdapat dua saluran pemasaran lebah madu di Kecamatan Gununggede Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya, yaitu: Saluran 1 = Petani → pengepul → pedagang besar → pengecer → konsumen. Saluran 2 = Petani → Pedagang grosir → pengecer → konsumen. (2) Saluran pemasaran 1 melibatkan 3 lembaga pemasaran yaitu pengepul, pedagang besar dan pengecer. Pengepul membeli lebah madu dari produsen dengan harga Rp 180.000 per kilogram dan dijual kembali ke pedagang grosir dengan harga Rp 181.000 per kilogram, dengan biaya pemasaran Rp 642,33 per kilogram, sehingga margin yang didapat Rp 1.000 per kilogram, dan keuntungan tengkulak pada saluran pemasaran 1 sebesar Rp 788.282 per kilogram. Pedagang grosir membeli lebah madu dengan harga Rp 182.000 per kilogram, dan dijual kembali ke pengecer dengan harga Rp 182.500 per kilogram, sehingga margin pemasarannya Rp 1.500 per kilogram, dengan biaya pemasaran Rp 1.241,69 per kilogram, maka pemasaran untung Rp 755.715 per kilogram. Pengecer membeli lebah madu dengan harga Rp 182.500 per kilogram, dijual kembali ke konsumen dengan harga Rp 184.500 per kilogram, sehingga marjin pemasarannya Rp 2.000 per kilogram, dengan biaya pemasaran Rp 553.392 per kilogram, dan laba pemasaran Rp 1. .106.785 per kilogram. Saluran 2 melibatkan dua lembaga pemasaran, yaitu grosir dan pengecer. Pedagang grosir membeli lebah madu dengan harga Rp 181.000 per kilogram, dijual kembali ke pengecer dengan harga Rp 182.000 per kilogram, sehingga margin pemasarannya Rp 1.000 per kilogram, dengan biaya pemasaran Rp 633,75 per kilogram, dan laba pemasaran Rp. 653,75 per kilogram. Pengecer membeli lebah madu dengan harga Rp 182.000 per kilogram dengan menjual ke konsumen Rp 185.000 per kilogram. Sehingga margin pemasaran Rp 3.000 per kilogram dengan biaya Rp 485,32 per kilogram, dan laba pemasaran Rp 1.455.835 per kilogram. (3) Bagian harga yang diterima petani (farmer share) pada saluran pemasaran 1 adalah 97,50 persen, dan bagian harga yang diterima petani (farmer share) pada saluran pemasaran 2 adalah 97,85 persen.Kata kunci: Lebah Madu, Saluran Pemasaran, Biaya, Margin, Keuntungan, Bagi hasil 
ANALISIS KELAYAKAN AGROINDUSTRI KERIPIK PISANG Nurdiansah, Rizki; Isyanto, Agus Yuniawan; Sudradjat, Sudrajat
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i1.9666

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Besarnya biaya usaha keripik pisang di Desa Karangpawitan. (2) Besarnya penerimaan usaha keripik pisang di Desa Karangpawitan. (3) Besarnya pendapatan usaha keripik pisang di Desa Karangpawitan. (4) R/C usaha keripik pisang di Desa Karangpawitan Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survai dengan mengambil kasus di Desa Karangpawitan Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran. Jumlah perajin yang dijadikan responden diambil sebanyak 6 perajin, atau seluruh perajin keripik pisang diambil sebagai responden (secara sensus) sesuai dengan pendapat Arikunto (2010), apabila subjek (populasi) kurang dari 100 lebih baik diambil semua dan apabila jumlah subjek besar (lebih dari 100) dapat di ambil 10 sampai 30 persen. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Rata-rata biaya yang dikeluarkan oleh agroindustri keripik pisang di Desa Karangpawitan Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran dalam satu kali proses produksi adalah Rp 827.060,18. (2) Rata-rata penerimaan agroindustri keripik pisang di Desa Karangpawitan Rp 1.528.333.33. (3) Rata-rata pendapatan yang dipeoleh agroindustri keripik pisang di Desa Karangpawitan yaitu Rp 701.273,15. (4) R/C yang diperoleh responden agroindustri keripik pisang di Desa Karangpawitan Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran yaitu 1,86 per satu kali proses produksi, hingga agroindustri keripik pisang di Desa Karangpawitan Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran layak untuk diusahakan.Kata Kunci : Pendapatan, Kelayakan, Agroindustri, Keripik Pisang.
ANALISIS FINANSIAL BUDIDAYA UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) (Studi Kasus Pada CV. Cahaya Baru lestari di Kecamatan Ngaras Kabupaten Pesisir Barat) Aadilah, Yayu Sayyidah; Isyanto, Agus Yuniawan; Aziz, Saepul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i2.12525

Abstract

Pesisir pantai menjadi potensi yang sangat besar untuk pemanfaatan sumberdaya perikanan khususnya untuk budidaya pertambakan, Salah satunya komoditas yang semakin berkembang yaitu budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei). Udang vaname (Litopenaeus vannamei) juga memiliki keunggulan yang tepat di bandingkan spesies lainnya untuk kegiatan budidaya udang dalam tambak di antaranya adalah: memiliki respon terhadap pakan atau nafsu makan yang tinggi, lebih tahan terhadap serangan penyakit dan kualitas lingkungan yang buruk, pertumbuhan lebih cepat, tingkat kelangsungan hidup yang tinggi, padat tebar cukup tinggi dan waktu pemeliharaan yang relatif singkat yakni setiap siklusnya sekitar 90 – 100 hari. Sehingga sekarang ini banyak investor yang tertarik untuk mengembangkan atau memulai usaha pada kegiatan budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei). Penelitian ini dilaksanakan bertujuan untuk Mengetahui kelayakan finansial usaha budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) pada CV. Cahaya Baru Lestari. Jenis Penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode studi kasus dan teknik penarikan sampel menggunakan data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa usaha budidaya udang secara finansial layak diusahakan pada tingkat discount factor 6% untuk periode 3 tahun, hal ini dapat dilihat dari nilai NPV yang di dapat yaitu sebesar 10.790.132.334 lebih dari 0, nilai Net B/C Ratio sebesar 3,1 nilainya lebih dari 1 dan nilai IRR sebesar 584,64% lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat discount factor sebesar 6%, dan dalam penelitian ini nilai PP di kembalikan pada tahun ke 1, hal ini menunjukan bahwa pengembalian modal usaha budidaya udang dikategorikan cepat karena PP < 3 tahun.
ANALISIS KETERSEDIAAN BAHAN BAKU DAN KELAYAKAN AGROINDUSTRI TELUR ASIN DI DESA PAKEMITAN KECAMATAN CIKATOMAS Yulia, Imas; Isyanto, Agus Yuniawan; Andrie, Benidzar M
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i2.12116

Abstract

ABSTRAK  Telur asin merupakan telur yang mengalami pengasinan. Proses pengasinan ini dapat dapat meningkatkan masa simpan telur, menambah cita rasa dan mengurangi bau amis dari telur itik. Analisis pendapatan dan kelayakan di perlukan dalam suatu usaha agar tidak mendapatkan kerugian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana ketersediaan bahan baku, Besarnya biaya dan pendapatan yang di peroleh  pada agroindusti Kabita Farm di Desa pakemitan Kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya. kelayakan dan R/C Ratio pada agroindustri Kabita Farm di Desa Pakemitan Kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan kulatitatif,penentuan sampel digunakan secara sengaja (purposive sampling). Lokasi penelitian di Desa Pakemitan Kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya. Data yang digunakan adalah data primer dan skunder.Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Besarnya biaya total (Total Cost) pada usaha Telur Asin per satu kali produksi adalah sebesar Rp 500.000,- yang terdiri dari biaya tetap (Fixed Cost) sebesar Rp 92.000,- dan biaya variabel (Variabel Cost) sebesar Rp 408.000,-. Sedangkan nilai penerimaan sebesar Rp 750.000,- sehingga didapat nilai pendapatan sebesar Rp 250.000,-.. 2) Besarnya nilai R/C usaha Telur Asin adalah 1,5. Artinya setiap Rp 1,- biaya yang dikeluarkan akan memperoleh nilai penerimaan sebesar Rp 1,5 dan nilai pendapatan sebesar Rp 0,5            
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL AGROINDUSTRI GULA SEMUT (Studi Kasus di Desa Cikuya Kecamatan Culamega Kabupaten Tasikmalaya) Nengsih, Pian Ratna; Rochdiani, Dini; Isyanto, Agus Yuniawan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i1.11753

Abstract

ABSTRAKGula semut merupakan salah satu industri pengolahan yang berbahan baku dari produk pertanian yaitu tanaman aren, gula semut merupakan jenis gula yang berbentuk serbuk seperti sarang semut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Bagaimana kelayakan finansial agroindustri gula semut di Desa Cikuya Kecamatan Culamega Kabupaten Tasikmalaya, (2) Berapa lama jangka waktu pengembalian modal investasi yang dikeluarkan pada agroindustri gula semut di Desa Cikuya Kecamatan Culamega Kabupaten Tasikmalaya. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus dengan kasus pada perajin gula semut di Desa Cikuya Kecamatan Culamega Kabupaten Tasikmalaya. Teknik penarikan sampel dengan teknik purposive sampling, dengan pertimbangan merupakan agroindustri satu-satunya yang memproduksi gula semut. Hasil penelitian menunjukan bahwa usaha agroindustri gula semut memiliki potensi untuk dijalankan, karena nilai NPV yang dihasilkan yaitu sebesar Rp 240.114.766, Nilai Net B/C >1 yaitu 5,43, IRR atau pengembalian investasi yang ditanam yaitu sebesar 29% dengan tingkat bunga 7%, payback period diperoleh 1 tahun 11 bulan maka usaha layak untuk dijalankan karena waktu lebih sedikit dari karena waktu lebih sedikit dari umur usaha yaitu 3 tahun.
STRATEGI PEMASARAN PEPAYA CALLINA (Carica papaya L.) Labib, Aam Fahmi; Isyanto, Agus Yuniawan; Andrie, Benidzar M
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 10, No 3 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i3.8572

Abstract

Kelompok Tani Itikurih Desa Selamanik, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis memiliki permasalahan dalam pemasaran, yaitu belum diterapkannya strategi pemasaran yang relevan bagi Kelompok Tani Itikurih Desa Selamanik, sehingga pemasaran yangdilakukan belum optimal. Oleh sebab itu, Kelompok Tani Itikurih Desa Selamanik perlu menyusun strategi pemasaran demi mengoptimalkan pemasaran pepaya Callina. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor internal yang menjadi kekuatan serta kelemahan dan faktor eksternal yang menjadi peluang dan ancaman dalam pemasaran pepaya Callina, posisi pemasaran pepaya Callina serta untuk mengetahui rumusan strategi pemasaran terhadap pemasaran pepaya Callina. Penelitian ini berjenis kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada Kelompok Tani Itikurih di Desa Selamanik Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis. Penentuan responden dilakukan dengan Purposive Sampling dan Accidental Sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, strategi yang harus diterapkan dalam kondisi jni adalah mendukung kebijakan pertumbuhan agresif (Growth oriented strategy). Rumusan strategi yang tepat untuk diterapkan adalah dengan menggabungkan kekuatan dengan peluang yang ada yaitu dengan menjaga serta meningkatkan kualitas pepaya Callina yang dihasilkan dan memperluas area tanam. Kata Kunci : Pepaya Callina, Strategi Pemasaran, SWOT ABSTRACTItikurih Farmers Group in Selamanik Village, Cipaku Sub-district, Ciamis Regency has problems in marketing, namely that the relevant marketing strategy has not been implemented for the Itikurih Farmer Group in Selamatnik Village, so that the marketing carried out is not optimal. Therefore, the Itikurih Farmer Group in the Village of Semenik needs to develop a marketing strategy in order to optimize the marketing of Callina papaya. to find out the formulation of marketing strategies for the marketing of Callina papaya. This research is a qualitative type with a case study approach to the Itikurih Farmer Group in the Village of Selamanik, Cipaku District, Ciamis Regency. Determination of respondents is done by purposive sampling and accidental sampling. The results of this study indicate that the strategy that must be applied in this condition is to support an aggressive growth policy (Growth oriented strategy). The formulation of the right strategy to be implemented is to combine strengths with existing opportunities, namely by maintaining and improving the quality of Callina papaya produced and expanding the planting area. Keywords : Callina Papaya, Marketing Strategy, SWOT
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI PADI KETAN HITAM LOKAL (Studi Kasus Di Desa Puspamukti Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya) Ahmad, Miftah; Isyanto, Agus Yuniawan; Aziz, Saepul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i2.11992

Abstract

ABSTRAK penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan usahatani padi ketan hitam lokal per hektar dalam satu kali musim tanam di Desa Puspamukti Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya, (2) Besarnya nilai R/C usahatani padi ketan hitam lokal per hektar dalam satu kali musim tanam di Desa Puspamukti Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendataan studi kasus pada petani ketan hitam lokal di Desa Puspamukti Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya dengan jumlah petani padi ketan hitam lokal sebanyak 50 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Rata-rata biaya total usahatani padi ketan hitam lokal di Desa Puspamukti Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya per hektar dalam satu kali musim tanam Rp 7.461.732,00. Rata-rata penerimaan usahatani padi ketan hitam lokal di Desa Puspamukti Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya per hektar dalam satu kali musim tanam Rp 25.280.000,00,  sehingga mendapatkan rata-rata pendapatan Rp 17.818.268,00, per hektar dalam satu kali mudim tanam. 2) R/C usahatani padi ketan hitam lokal di Desa Puspamukti Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya per hektar dalam satu kali musim tanam yaitu 3,27. Setiap biaya yang dikeluarkan Rp 1, maka akan mandapatkan penerimaan Rp 3,27 sehingga akan mendapatkan pendapatan Rp 2,27 dan usahatani padi ketan hitam layak untuk diusahakan karena nilai R/C nya lebih dari Rp 1. Maka usahatani padi ketan hitam lokal di Desa Puspamukti Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya layak untuk diusahakan.Kata kunci : Biaya, Penerimaan, Pendapatan, Usahatani.
KEUNTUNGAN DAN EFISIENSI BIAYA USAHA LEBAH MADU TRIGONA SP (STUDI KASUS DI DESA SAGALAHERANG KECAMATAN PANAWANGAN KABUPATEN CIAMIS) Praja, Dian; Isyanto, Agus Yuniawan; Kurnia, Rian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i1.11764

Abstract

 Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa Desa Sagalaherang memiliki potensi untuk mengembangkan usaha lebah madu Trigona sp. Potensi ini ditunjukan oleh seorang pegusaha lebah madu Trigona sp yang berada di Desa Sagalaherang Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis satu-satunya pengusaha lebah madu yang ada di Kecamatan Panawangan. Tujuan penelitian untuk mengetahui Keuntungan dan Efisiensi Usaha Lebah Madu Trigona sp di Desa Sagalaherang Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis. Penelitian ini dilakukan pada bulan juni 2023 sampai dengan bulan juli 2023 dengan menggunakan metode Deskriptif Kuantitatif. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis keuntungan dan analisis efesiensi biaya dengan menggunakan R/C. Hasil yang diperoleh pada usaha lebah madu Trigona sp ialah, keuntungan pemeliharaan lebah Trigona sp adalah Rp 1.963.975,- dan R/C pemeliharaan lebah Trigona sp adalah 2,04. Nilai R/C > 1 yang menandakan bahwa usaha perlebahan madu Trigona sp Efisien dan dapat dilanjutkan. Berdasarkan penelitian ini diharapkan usaha lebah Trigona sp dapat lebih dikenal dan dikembangkan lebih luas lagi dilihat dari lingkungan dan iklimnya yang mendukung untuk usaha lebah madu Trigona sp.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHATANI MANGGIS (Garcinia mangostanal) Novaris, Erfin; Isyanto, Agus Yuniawan; Yusuf, Muhamad Nurdin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 10, No 3 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i3.7519

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Kelayakan usahatani manggis yang dijalankan oleh seorang petani manggis di Desa Parakanmanggu Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran, (2) Payback period (jangka waktu tercapainya net benefit menyamai investasi) pada usahatani manggis yang dijalankan oleh petani manggis.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus. Penarikan sampel dalam penelitian ini menggunakan Purposive Sampling. Responden dipilih secara sengaja sebagai sampel dengan alasan petani pertama yang menanam manggis sebanyak 5 orang. Hasil analisis menunjukkan: 1) Nilai NPV sebesar RP. 10.383.611 berarti responden memperoleh keuntungan pada tingkat bunga 9 persn sebesar RP. 10.383.611, Nilai Net B/C sebesar 1,17 ini berarti setiap 1,00 modal yang ditanam pada usahatani manggis akan memperoleh manfaat sebesar 1,17. Nilai IRR yang diperoleh sebesar 11 persen, berarti tingkat bunga bank maksimum yang mampu dibayar oleh responden sebesar 11 persen pertahun atau lebih besar dari tingkat bunga 9 persen. Dilihat dari nilai NPV, Net B/C dan IRR maka usahatani manggis di Desa Parakanmanggu Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran Layak diusahakan. 2) Payback Period yang diperoleh pada usahatani manggis yang diusahakan responden di Desa Parakanmanggu Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran dicapai pada 13 tahun 1 bulan..
STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI SALE PISANG Randhani, Adi Wahyu; Rochdiani, Dini; Isyanto, Agus Yuniawan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i2.12559

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan maret 2023 di kecamatan Pamarican kabupaten Ciamis yang bertujuan mengetahui alternative strategi pengembangan agroindustri sale pisang, yang dilakukan secara purposive bahwa wilayah ini merupakan salah satu daerah yang memiliki jumlah pelaku agroindustri sale pisang terbanyak yang ada di kabupaten Ciamis.Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah sale pisang layak untuk di usahakan dan strategi pengembangan usaha sale pisang. Metode penarikan sampel menggunakan Sample Jenuh yaitu semua anggota populasi diambil sebagai anggota sampel.Hasil penelitian yang diperoleh dari argoindustri sale pisang ini sangat layak dikembangkan di daerah penelitian, karena selain keuntungannya yang besar proses pengolahan juga cukup mudah. Strategi pengembangan yang harus dilakukan usaha sale pisang adalah strategi SO (Strength - Opportunities), yaitu meningkatkan kualitas produksi serta melakukan promosi secara terus menerus agar keinginan konsumen terpenuhi (S1,3 dan O1).Rekomendasi penelitian : Semoga penelitian ini dapat bermanfaat terhadap pelaku usaha sale pisang, karena dari hasil penelitian yang saya lakukan usaha sale pisang sangat baik kedepannya. Semoga dengan adanya penelitian ini dapat memotivasi pelaku usaha sale pisang untuk lebih meningkatkan produksi dalam usaha sale pisang.
Co-Authors -, Aripin -, Sudrajat - Aadilah, Yayu Sayyidah ABDULHAQ, TAQIYYUDDIN HUMAM FARUK Acep Agung Gumelar Acep Atma Wijaya Acep Atma Wijaya, Acep Atma Agif Agriansyah Gunadhi Agus Hidayah Mulyana Agus Kurniadi Ahmad, Miftah Akik Muhammad Tahkiki Alifa Aulia Alin Marlina Amalia, Lidya Nur Ambawana, Rega Ana Amiroh Andriana, Bibin Bintang Andrie, Benidzar M Ane Novianty Ane Novianty Ane Novianty Anggita Aprianti Anisa Puspitasari Anisa Puspitasari Anisa Puspitasari, Anisa Anjalita, Rahma Maulida Apriansyah, Irwan Arfah, Dika Ari Purnomo Arip Solihin Asep Gun Gun Asep Herdiana Asep Sunjaya Astiawati Astiawati Ayu Agustin Aziz, Fajar Munawar Aziz, Ucok Kurniawan Badrudin, Iban Benidzar M. Andrie Budi Setia Budi Setia budi setia Candra Nuraini, Candra Cici Aulia Permata Bunda, Cici Aulia Permata Dede Hermawan Dede Rohman Dede Tatang Dedi Dedi Dedi Herdiansah Sujaya Deti Maryam Devi Oktavina Putri Dewi Indah Lestari Dewi, Shella Museu Diah Andika Sari Diah Andika Sari dian nurdiana Didin Chaerudin Dika Arfah Dini Rochdiani Dwiyandhana, Raditya Naufal Elis Sulistiana khoerunisa Endah Rahayu, Endah Erwin Bunyamin Euis Erlin Fakhmi Rahmadi Fatimah, Ai Tusi Fatimah, Ai Tusi FERDIANSYAH, FERDI Fernanda, Billy Adrian Fitri Kartikasari Fitri Yani Gandara, Anggi Gunari, Hendri Hadi Permana Hadiman, Oman Hera Heriyana Hibbatulloh, Lugina Hidayah, Fuja Fasya Hilmi ramdami, Irfan Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ida Marina Ida Marina Ida Marina, Ida Ihsan Udin Ika Juliana Dewi Ikrima Rosmala Ilham Adhya Ilham Baihaki Imanulyaqin, Taufik Indra Lesmana Irfan Suryana Irpan, Dede ISMAIL, AGUS YADI Itmam Jauharul Huda Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Jajang Julian Jeni Jeni Juanda, Adang Juju Yusmaningsih Karlina, Nanih Kicki Helmy Kurnia KIKI WULANDARI Koswara, Engkos Kusnandar, Alfidhia Pratama Labib, Aam Fahmi Laksono Trisnantoro Lestari, Nurarnia - Lismawati Lismawati Luthfy, Septihadi Muhammad Maesaroh, Ritoh Maulana, Mariffan Fauzi Meilinda, Nadia Millah, Ana Samiatul Mohamad Iskandar Muhamad Nurdin Yusuf Mujahid, Hadad Nawawi, Gipar Nengsih, Pian Ratna nfn Lismawati Novaris, Erfin Novianty, Ane Nugroho, Dwi Aji Nunu Rangga Walis Nurdiansah, Rizki Nuri Antini Nurjanah Nurjanah Nurlaela, Ai Nurlina Harli Nurlina Nurlina Oktaviandi, Sandi Panji Tresna Pribadi Pirman Ramdan Gifari Praja, Dian Purwanto, Muhamad Dendi Puspitasari, Anisa - Putra, Ade Fikri Maulana Rahayu, Dhea Astria Rahmansyah, Chandra Rainasiar, Ana Randhani, Adi Wahyu Randina Randina Ratih Ambarsari Resa Hairun Nisa Resa Riski Yuniati Reza Musyarip, Akhsazia Qolbi Rian Kurnia, Rian Rifai, Yulida Avan Rinawati, Dedeh Rini Herlina Rini Nuraini Risa Yunistriani Rohman, Opik Taufik Roni Fadli Roni Vona Aghfian Roshonah, Adiyati Fathu Rusmayadi, Pepi Saepul Aziz Saepul Aziz Samudra, Agung Imam Sayid Nurahman, Ivan Setia, Budi SETIAWAN, IWAN Sidiq, Muhamamad Rejib Silpi Nurpajar Sinta Maharani Siti Maemunah Sofyan, Hadiyan Nur Solehudin, Cecep Azis Sri Ayu Andayani sri ayu andayani, sri ayu Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat, Sudrajat Sudrajat - Sudrajat sudrajat Sudrajat Sudrajat Sudrajat Sudrajat Sudrajat Sudrajat Sukmasari, Miftah Dieni Suparman, Silvany Afriliani Haryana Surnaesih, Surnaesih Syapitri, Eka Yulianti Thoyyibah, Luthfiyatun Tiktiek Kurniawati Tito Hardiyanto Tjahjo Suprajogo TOTO TOTO Toto Toto, Toto Tresnaldi, Aldi Tri Ferga Prasetyo Tri Wahyudi Trisna Insan Noor Umar Dani Umyati, Sri Unang, Unang Wahono, Syiffa Safiera Wiwit Asriani Wulan Priantika Yayan Hendrayana Yayan Hendrayana Yayan Sumekar Yayang Heryanto Yeni Anggraeni Yesi Susanti Yohan Saputra Yulia, Eva Yulia, Imas Yunda Pratiwi, Riska Yuni Rahmah Nur Aqli Yuprin, A. D. Yusuf, Muhammad Nurdin