Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS USAHATANI CABAI MERAH DI DESA BUANAMEKAR KECAMATAN PANUMBANGAN KABUPATEN CIAMIS Sidiq, Muhamamad Rejib; Isyanto, Agus Yuniawan; Yusuf, Muhamad Nurdin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 10, No 3 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i3.7470

Abstract

Cabai merah merupakan komoditas sayuran yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia baik untuk di konsumsi oleh rumah tangga maupun industri makanan. Besarnya pendapatan yang dihasilkan petani sangat mempengaruhi motivasi petani dalam melakukan usahatani. Semakin tinggi pendapatan yang diperoleh petani maka akan semakin giat dan termotivasi petani tersebut melakukan usahataninya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1) Biaya, penerimaan, dan pendapatan usahatani cabai merah di Desa Buanamekar Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis., 2) R/C usahatani cabai merah di Desa Buanamekar Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif deskriftif dengan mengambil kasus di Desa Buanamekar Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis. Penelitian dilakukan dengan metode studi kasus yang dilakukan untuk mengidentifikasi biaya, penerimaan, pendapatan, dan kelayakan usahatani cabai merah di Desa Buanamekar Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis. Teknik penarikan sampel penelitian untuk budidaya cabai merah adalah menggunakan teknik Non Probability Sampling yang diambil yaitu dengan sampling jenuh (sensus) yaitu metode penarikan sampel jika semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Hasil penelitian 1) Besarnya biaya produksi rata-rata yang dikeluarkan oleh petani cabai merah yang berada di Desa Buanamekar Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis adalah yaitu Rp 14.583.621,00 dan penerimaan rata-rata yang diperoleh petani cabai yaitu Rp 29.072.308,69 dalam satu kali musim tanam, pendapatan rata-rata yang diperoleh dalam usahatani cabai merah yaitu Rp 14.588.686,19 dalam satu kali musim tanam, 2) Para petani dalam usahatani cabai merah, apabila dilihat dari segi ekonomis cukup menguntungkan. Hal ini dapat dilihat dari nilai R/C yaitu 1,82 artinya setiap Rp 1,00 biaya yang dikeluarkan diperoleh penerimaan yaitu 1,82 dan memperoleh pendapatan atau keuntungan yaitu 0,82.
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI TEMBAKAU (Studi Kasus Pada Kelompok Tani Tirta Sari 2 Desa Maruyungsari Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran) Rahayu, Endah; Isyanto, Agus Yuniawan; Kurnia, Rian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i2.12429

Abstract

Tembakau merupakan salah satu komoditas yang dibudidayakan di Desa Maruyungsari dengan kualitas yang baik dan produksinya yang terbilang besar. Namun terdapat beberapa permasasalahan yaitu petani tembakau Desa Maruyungsari tidak melakukan pencatatan baik dari biaya ataupun produksinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaan, biaya, penerimaan, pendapatan, dan kelayaan usahatani tembakau. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus, pengambilan sampel dilakukan dengan cara sensus. Lokasi penelitian di Kelompok Tani Tirta Sari 2 Desa Maruyungsari Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran. Sampel dalam penelitian ini yaitu seluruh petani tembakau pada Kelompok Tani Tirta Sari 2 Desa Maruyungsari sebanyak 23 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa keragaan usahatani tembakau melalui beberapa tahap yaitu persiapan lahan, pembibitan, penanaman, penyiraman, penyulaman, penyiangan, pemupukan, pengendalian hama, perempesan (pembuangan daun tembakau bagian bawah), toping (pembuangan tunas pada ujung tanaman tembakau), pemanenan dan pemasaran daun tembakau, rata-rata total biaya Rp.6.447.982 per satu kali musim tanam, rata-rata penerimaan Rp.12.474.430 per satu kali musim tanam, rata-rata pendapatan Rp.6.082.453 per satu kali musim tanam, dan rata-rata R/C yang diterima oleh petani sebesar 1,8 artinya usahatani tembakau pada kelompok tani Tirta Sari 2 Desa Maruyungsari Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran layak untuk tetap diusahakan.
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI KACANG TANAH SERTA KONTRIBUSINYA TERHADAP TOTAL PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI DI DESA WERASARI KECAMATAN SADANANYA KABUPATEN CIAMIS Gunari, Hendri; Isyanto, Agus Yuniawan; Yusuf, Muhamad Nurdin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 10, No 3 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i3.10915

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Biaya, penerimaan dan pendapatan usahatani kacang tanah di Desa Werasari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis. (2) Kelayakan usahatani kacang tanah di Desa Werasari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis. (3) Kontribusi pendapatan usahatani kacang tanah terhadap total pendapatan rumah tangga petani di Desa Werasari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus pada petani kacang tanah di Desa Werasari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis. Desa Werasari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis ditentukan sebagai lokasi penelitian secara purposive sampling dengan pertimbangan bahwa Desa Werasari merupakan salah satu Desa yang menghasilkan kacang tanah terbanyak di Kecamatan Sadananya. Sedangkan untuk penarikan sampel petani dilakukan secara Random Sampling. Petani kacang tanah di Desa Werasari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis sebanyak 30 orang dan seluruhnya diambil sebagai sampel penelitian atau dilaksanakan sensus. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Besarnya biaya total pada usahatani kacang tanah di Desa Werasari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis Rp 8.244.806,54 per hektar per satu kali musim tanam. Sedangkan penerimaannya adalah Rp 16.800.000 per hektar per satu kali musim tanam, diperoleh dari hasil panen kacang tanah 1.400 kilogram per hektar dengan harga Rp 12.000/kg. Besarnya pendapatan pada usahatani kacang tanah di Desa Werasari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis adalah Rp 8.555.193,46 per hektar per satu kali musim tanam. (2) Besarnya R/C pada usahatani kacang tanah di Desa Werasari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis adalah 2,02. Setiap pengeluaran biasa Rp 1,00 maka petani kacang tanah akan mendapat penerimaan Rp 2,02 sehingga petani kacang tanah memperoleh keuntungan Rp 1,02. Dengan demikian, usahatni kacang tanah di Desa Werasari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis  layak untuk diusahakan. (3) Pendapatan per tahun usahatani kacang tanah sebesar Rp 1.385.941,34,- yang tingkat kontribusi usahatani kacang tanah sebesar 3,82% terhadap pendapatan keluarga dan tergolong pada kategori kecil, karena usahatani kacang tanah di Desa Werasari hanya ditanam satu kali dalam se tahun.
ANALISIS PENDAPATAN DAN EFISIENSI PENGOLAHAN KERIPIK SUKUN DAN KERIPIK PISANG (Studi Kasus Pada Agroindustri Lancar Jaya di Desa Pusakanagara Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis) Gandara, Anggi; Isyanto, Agus Yuniawan; Puspitasari, Anisa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i2.12228

Abstract

Kegiatan agroindustri mampu meningkatkan pendapatan dan menyerap tenaga kerja, tetapi sebagian besar pelakunya tidak mempedulikan dalam pencatatan biaya-biaya yang dikeluarkan termasuk pendapatan yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Penerimaan dan pendapatan dari pengolahan keripik sukun dan keripik pisang. 2) Tingkat efisiensi pengolahan keripik sukun dan keripik pisang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus, penelitian dilaksanakan pada agroindustri Lancar Jaya di Desa Pusakanagara Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis. Data yang digunakan dalam penelitian meliputi data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi keripik sukun dalam satu kali proses produksi yaitu Rp. 5.406.507,91 dengan penerimaan Rp. 5.760.000,00 dan pendapatan Rp. 353.492,09. Sedangkan biaya untuk memproduksi keripik pisang dalam satu kali proses produksi yaitu Rp. 5.515.207,94 dengan penerimaan Rp. 5.952.000,00 dan pendapatan Rp. 436.792,06 dan 2) Tingkat efisiensi dari agroindustri keripik sukun dengan nilai RC ratio sebesar 1,06 dan keripik pisang dengan nilai RC ratio sebesar 1,07 yang berarti keduanya efisien sehingga layak untuk dijalankan.
HUBUNGAN KOMPETENSI PETANI PADI DENGAN TINGKAT PENERAPAN INOVASI TEKNOLOGI JAJAR LEGOWO DI DESA KARYAMUKTI KECAMATAN PATARUMAN KOTA BANJAR Yulia, Eva; Yuniawan Isyanto, Agus; Sayid Nurahman, Ivan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i2.10885

Abstract

Petani sebagai ujung tombak pembangunan pertanian berperan sangat penting dalam meningkatkan produktivitas hasil pertanian, mengingat bahwa petani sebagai pelaku utama pertanian. Inovasi teknologi pertanian tidak akan ada manfaatnya, jika petani tidak menggunakannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kompetensi petani padi, tingkat penerapan inovasi teknologi jajar legowo dan menganalisis hubungan tingkat kompetensi dengan tingkat penerapan inovasi teknologi di Desa Karyamukti. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode survey. Survey dilakukan di Desa Karyamukti Kecamatan Pataruman terhadap 44 anggota kelompok tani yang diambil secara simple random sampling dari 200 orang populasi. Data primer yang dikumpulkan dari responden dengan menggunakan kuesioner kemudian ditabulasi dan dianalisis secara statistik deskriptif dan korelasi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kompetensi petani padi di Desa Karyamukti berada pada kategori tinggi (63,64%). Tingkat penerapan inovasi teknologi berada pada kategori tinggi (54,55%). Terdapat hubungan yang nyata antara tingkat kompetensi petani padi dengan penerapan inovasi teknologi jajar legowo di Desa Karyamukti. Artinya, semakin tinggi tingkat kompetensi petani padi maka semakin tinggi pula tingkat penerapan inovasi teknologi jajar legowo yang dikembangkan petani untuk peningkatan produktivitas padi sawah di Kelompok tani di Desa Karyamukti Kecamatan Pataruman.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA TERNAK KELINCI DI KELURAHAN KERSANAGRA KECAMATAN CIBEUREUM KOTA TASIKMALAYA Rahmansyah, Chandra; Isyanto, Agus Yuniawan; Puspitasari, Anisa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i2.12030

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) mengetahui besar biaya, penerimaan dan pendapatan pada usaha ternak kelinci di Kelurahan Kersanagara Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya, (2) mengetahui break even point (BEP) penerimaan, produksi dan harga pada usaha ternak kelinci di Kelurahan Kersanagara Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya dan (3) mengetahui kelayakan usaha melalui RC ratio usaha ternak kelinci di Kelurahan Kersanagara Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dan survei. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Penentuan lokasi penelitian dipilih secara sengaja (purposive sampling). Pemilihan responden menggunakan metode sensus sampling. Hasil analisi data menunjukkan: (1) besar biaya usaha ternak kelinci di Kelurahan Kersanagara Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya adalah Rp.11.700.526,27 dengan besar penerimaan Rp.23.808.333,33 dan besar pendapatan Rp.12.113.973,74 (2) Break even point (BEP) penerimaan di Kelurahan Kersanagara Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya adalah Rp.7.503.024,00 dengan break even point (BEP) unit 12/ekor dan break even point (BEP) harga dan (3) Nilai RC ratio usaha ternak kelinci di Kelurahan Kersanagara Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya adalah 1.79. Nilai RC ratio 1.79 dapat diartikan bahwa setiap penggunaan biaya produksi sebesar Rp.1 akan memperoleh penerimaan sebesar Rp.1.79.
ANALISIS USAHA AGROINDUSTRI BAKETRAK (Studi Kasus pada Agroindustri Baketrak Ikhtiar di Desa Karangmekar Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya) Anjalita, Rahma Maulida; Rochdiani, Dini; Isyanto, Agus Yuniawan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i1.11751

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Besarnya biaya, penerimaan danpendapatan pada agroindustri baketrak Ikhtiar, (2) Besarnya nilai tambah yangdiperoleh pada agroindustri baketrak Ikhtiar. Metode penelitian yang digunakanadalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Pengambilan responden dalampenelitian ini dilakukan secara sengaja (purposive sampling) kepada pemilikusaha agroindustri baketrak Ikhtiar. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1)Biaya yang dikeluarkan oleh agroindustri baketrak Ikhtiar di Desa KarangmekarKecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya dalam satu kali prosesproduksi adalah Rp 371.280,13, penerimaan Rp 600.000,00, dan pendapatansebesar Rp 228.719,87 dalam satu kali proses produksi (2) Nilai tambah yangdiperoleh agroindustri baketrak Ikhtiar di Desa Karangmekar KecamatanKarangnunggal Kabupaten Tasikmalaya dalam satu kali proses produksi yaituyaitu Rp 8.375/kg.
KOMPARASI USAHATANI JAGUNG ANTAR MUSIM TANAM DI DESA KERTAHARJA KECAMATAN CIJEUNGJING KABUPATEN CIAMIS Apriansyah, Irwan; Isyanto, Agus Yuniawan; Kurnia, Rian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i2.12367

Abstract

Jagung merupakan salah satu komoditas tanaman pangan sektor pertanian yang banyak diusahakan oleh petani-petani di Indonesia. Jagung termasuk ke dalam kelompok bahan pangan nasional yang berkedudukan sebagai makanan pokok utama setelah padi sehingga disebut penyangga ketahanan pangan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:  (1) Bagaimana biaya penerimaan dan pendapatan pada usahatani jagung pada musim tanam yang berbeda di Desa Kertaharja Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis, (2) Bagaimana komparasi usahatani jagung antar musim di Desa Kertaharja Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Teknik penarikan sampel dengan teknik Sample Random Sampling, dari dua tempat musim jagung 2 kali dalam 1 tahun. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan biaya pestisida pada musim tanam 2 mempengaruhi tingkat keuntungan, karena biaya produksi naik. Penurunan biaya tenaga kerja pada musim tanam 2 menunjukkan upaya efisiensi dalam manajemen sumber daya. Meskipun terjadi penurunan produksi pada musim tanam 2, kenaikan harga per unit produk membantu menjaga penerimaan yang relatif tinggi. Kenaikan biaya bunga modal dan beberapa biaya variabel dapat memengaruhi keuntungan keseluruhan usahatani pada musim tanam. Analisis Komparasi keuntungan Usahatani Jagung menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pada keuntungan usahatani jagung pada musim tanam 1 dan musim tanam 2.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA AGROINDUSTRI COMRING (Studi Kasus pada Agroindustri Al – Mahira di Desa Sukaresik Kecamatan Sindangkasih Kabupaten Ciamis)1 Irpan, Dede; Isyanto, Agus Yuniawan; Kurniawati, Tiktiek
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i2.12002

Abstract

DEDE IRPAN, 2023. Analisis Kelayakan Usaha Agroindustri Comring (Studi Kasus pada Agroindustri Al – Mahira di Desa Sukaresik Kecamatan Sindangkasih Kabupaten Ciamis). Dibawah Bimbingan Agus Yuniawan Isyanto dan Tiktiek Kurniawati.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan, pendapatan dan nilai R/C pada usaha agroindustri comring di Desa Sukaresik Kecamatan Sindangkasih Kabupaten Ciamis. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Penentuan sampel digunakan secara sengaja (Purvosive Sampling) dengan pertimbangan bahwa agroindustri tersebut mampu memproduksi comring lebih banyak dibandingkan dengan yang lainnya di Desa Sukaresik. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya total yang dikeluarkan oleh pengusaha agroindustri comring adalah Rp. 438.514,82/satu kali proses produksi. Penerimaan yang diperoleh adalah Rp. 600.000,00/satu kali proses produksi. Pendapatan yang diperoleh oleh pengusaha comring adalah Rp. 161.485,18/satu kali proses produksi. Nilai R/C yang didapat adalah sebesar 1,37 artinya bahwa setiap Rp 1,- biaya yang dikeluarkan pada agroindustri comring akan memperoleh penerimaan sebesar Rp 1,37 sehingga pendapatan yang diperoleh sebesar Rp 0,37.Kata Kunci: Analisis Kelayakan Agroindustri, Comring. 
ANALYSIS BREAK-EVEN POINT OF TOFU AGROINDUSTRY Putra, Ade Fikri Maulana; Noor, Trisna Insan; Isyanto, Agus Yuniawan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 10, No 3 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i3.9206

Abstract

The tofu agroindustry Sumber Rezeki is one of the tofu industries that is still active in Balokang Village, Banjar District, Banjar City which has been established since 1999 until now, but until now the craftsmen do not know clearly about financial management, profits and business success. Research purposes  is to find out: (1) the cost and income of tofu agroindustry; (2) the amount of R/C; and (3) the amount of the break-even point of revenue, the break-even point of production volumes and the break-even point of prices in one production process. The type of research used is a qualitative method. The results showed: (1) The production cost of the tofu agroindustry "Sumber Sustenance" which was issued in one production process was Rp. 4,135,312.27, the production produced was 65 buckets of tofu or 18,785 pieces of tofu with a price of one bucket Rp. 90,000. The income obtained by the craftsmen is Rp. 5,950,000 and the amount of income earned is Rp. 1,814,687.73 in one production process. (2) The R/C value is 1.43, which means that for every one rupiah spent, an income of 1.43 will be obtained. So that the income of tofu agroindustry Sumber Sustenance is Rp. 0.43; (3) The break-even point of the tofu agroindustry “Sumber Rezeki” is reached at a sales value of Rp. 595,744.3 and a minimum production volume of 6.61 buckets or 1,910 pieces of Tofu with a minimum price of Rp. 63,620.19.
Co-Authors -, Aripin -, Sudrajat - Aadilah, Yayu Sayyidah ABDULHAQ, TAQIYYUDDIN HUMAM FARUK Acep Agung Gumelar Acep Atma Wijaya Acep Atma Wijaya, Acep Atma Agif Agriansyah Gunadhi Agistina, Tri Avanda Agus Hidayah Mulyana Agus Kurniadi Ahmad, Miftah Akik Muhammad Tahkiki Alifa Aulia Alin Marlina Amalia, Lidya Nur Ambawana, Rega Ana Amiroh Andriana, Bibin Bintang Andrie, Benidzar M Ane Novianty Ane Novianty Ane Novianty Anggita Aprianti Anisa Puspitasari Anisa Puspitasari Anisa Puspitasari, Anisa Anjalita, Rahma Maulida Apriansyah, Irwan Arfah, Dika Ari Purnomo Arip Solihin Asep Gun Gun Asep Herdiana Asep Sunjaya Astiawati Astiawati Ayu Agustin Aziz, Fajar Munawar Aziz, Ucok Kurniawan Badrudin, Iban Benidzar M. Andrie Budi Setia Budi Setia budi setia Candra Nuraini, Candra Cici Aulia Permata Bunda, Cici Aulia Permata Dede Hermawan Dede Rohman Dede Tatang Dedeh Rohayati, Dedeh Dedi Dedi Dedi Herdiansah Sujaya Deti Maryam Devi Oktavina Putri Dewi Indah Lestari Dewi, Shella Museu Diah Andika Sari Diah Andika Sari dian nurdiana Didin Chaerudin Dika Arfah Dini Rochdiani Dwiyandhana, Raditya Naufal Elis Sulistiana khoerunisa Endah Rahayu, Endah Erwin Bunyamin Euis Erlin Fakhmi Rahmadi Farhani, Daffa Haikal Fatimah, Ai Tusi Fatimah, Ai Tusi FERDIANSYAH, FERDI Fernanda, Billy Adrian Fitri Kartikasari Fitri Yani Gandara, Anggi Gunari, Hendri Hadi Permana Hadiman, Oman Hera Heriyana Hibbatulloh, Lugina Hidayah, Fuja Fasya Hilmi ramdami, Irfan Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ida Farida Ida Marina Ida Marina Ida Marina, Ida Ihsan Udin Ika Juliana Dewi Ikrima Rosmala Ilham Adhya Ilham Baihaki Imanulyaqin, Taufik Indra Lesmana Irfan Suryana Irpan, Dede ISMAIL, AGUS YADI Itmam Jauharul Huda Iwan Setiawan Iwan Setiawan Iwan Setiawan Jajang Julian Jeni Jeni Juanda, Adang Juju Yusmaningsih Karlina, Nanih Kicki Helmy Kurnia KIKI WULANDARI Koswara, Engkos Kusnandar, Alfidhia Pratama Labib, Aam Fahmi Laksono Trisnantoro Lestari, Nurarnia - Lismawati Lismawati Luthfy, Septihadi Muhammad Maesaroh, Ritoh Maulana, Mariffan Fauzi Meilinda, Nadia Millah, Ana Samiatul Mohamad Iskandar Muhamad Nurdin Yusuf Mujahid, Hadad Nawawi, Gipar Nengsih, Pian Ratna nfn Lismawati Novaris, Erfin Novianty, Ane Nugroho, Dwi Aji Nunu Rangga Walis Nurdiansah, Rizki Nuri Antini Nurjanah Nurjanah Nurlaela, Ai Nurlina Harli Nurlina Nurlina Oktaviandi, Sandi Panji Tresna Pribadi Pirman Ramdan Gifari Praja, Dian Purnama, Naldiya Arundita Purwanto, Muhamad Dendi Puspitasari, Anisa - Putra, Ade Fikri Maulana Rahayu, Dhea Astria Rahmansyah, Chandra Rainasiar, Ana Randhani, Adi Wahyu Randina Randina Ratih Ambarsari Resa Hairun Nisa Resa Riski Yuniati Reza Musyarip, Akhsazia Qolbi Rian Kurnia, Rian Rifai, Yulida Avan Rinawati, Dedeh Rini Herlina Rini Nuraini Risa Yunistriani Rohman, Opik Taufik Roni Fadli Roni Vona Aghfian Roshonah, Adiyati Fathu Rusmayadi, Pepi Saepul Aziz Saepul Aziz Samudra, Agung Imam Sayid Nurahman, Ivan Setia, Budi SETIAWAN, IWAN Sidiq, Muhamamad Rejib Silpi Nurpajar Sinta Maharani Siti Maemunah Sofyan, Hadiyan Nur Solehudin, Cecep Azis Sri Ayu Andayani sri ayu andayani, sri ayu Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat, Sudrajat Sudrajat - Sudrajat Sudrajat Sudrajat Sudrajat Sudrajat Sudrajat Sudrajat sudrajat Sukmasari, Miftah Dieni Suparman, Silvany Afriliani Haryana Surnaesih, Surnaesih Syapitri, Eka Yulianti Thoyyibah, Luthfiyatun Tiktiek Kurniawati Tito Hardiyanto Tjahjo Suprajogo TOTO TOTO Toto Toto, Toto Tresnaldi, Aldi Tri Ferga Prasetyo Tri Wahyudi Trisna Insan Noor Umar Dani Umyati, Sri Unang, Unang Wahono, Syiffa Safiera Wiwit Asriani Wulan Priantika Yayan Hendrayana Yayan Hendrayana Yayan Sumekar Yayang Heryanto Yeni Anggraeni Yesi Susanti Yohan Saputra Yulia, Eva Yulia, Imas Yunda Pratiwi, Riska Yuni Rahmah Nur Aqli Yuprin, A. D. Yusuf, Muhammad Nurdin