p-Index From 2021 - 2026
9.473
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika POROS TEKNIK Dinamika Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Dimensi Jurnal Gantang Jurnal Penelitian Ilmiah INTAJ Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Majalah Farmaseutik TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman KABILAH : Journal of Social Community Jurnal al-Ulum : Jurnal Pemikiran dan penelitian ke-Islaman JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Journal Multicultural of Islamic Education JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan) Tabyin; Jurnal Pendidikan Islam Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars At-Tajdid : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Aphorisme: Journal of Arabic Language, Literature, and Education Journal of Didactic Mathematics Soeropati: Journal of Community Service KIDDO: Jurnal pendidikan Islam Anak Usia Dini Sehat Masada Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Agrimansion: Agribusiness Management & Extension Ar-Rasyid: Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Kelola : Jurnal Ilmu Sosial Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Hikami : Jurnal Ilmu Alquran dan Tafsir Jurnal Konseling Pendidikan Islam Impressive: Journal of Education Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Jurnal Al-Ilmi AL-ABSHOR : Jurnal Pendidikan Agama Islam AL-Ikhtiar : Jurnal Studi Islam Jurnal Pendidikan MIPA Journal of Islamic Education Research Welfare: Jurnal Pengabdian Masyarakat Literacy: Journal of Education and Social Science Educare: Journal Educational and Multimedia Bhakti: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBAGAN BAHAN AJAR ALJABAR DENGAN PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK BERBASIS ETNOMATEMATIKA UNTUK MEMBELAJARKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIKA SISWA SMP Ahmad, Marzuki; Ardiana, Nunik; Pulungan, Sakinah
JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Vol 7 No 2 (2024): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Juli 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/mathedu.v7i2.5902

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar aljabar dengan pendekatan pendidikan matematika realistik berbasis etnomatematika untuk membelajarkan kemampuan berpikir kritis matematika siswa SMP yang memenuhi kriteria Valid, Praktis dan Efektif. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Subjek dalam penelitian ini adalah 28 siswa kelas VII SMP Negeri 4 Sipirok. Instrumen penelitian berupa angket validasi ahli, angket respon siswa dan tes kemampuan berpikir kritis matematika. Angket validasi ahli digunakan untuk mengukur kevalidan bahan ajar sedangkan angket respon siswa digunakan untuk mengukur kepraktisan bahan ajar dan hasil tes kemampuan berpikir kritis matematika siswa digunakan untuk mengukur keefektifan bahan ajar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil keseluruhan penilaian para ahli menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memiliki kriteria “baik” (valid) berdasarkan penilaian oleh 3 ahli dengan persentase skor sebesar 79,6% dalam kriteria” Valid”. Dan hasil angket respon siswa terhadap bahan ajar terlihat dari aspek kepraktisan dengan persentase skor sebesar 94,76% dalam kriteria “Sangat Praktis”. Hasil tes kemampuan berpikir kritis matematika siswa dilihat dari aspek keefektifan dengan skor rata-rata 81% masuk kategori “Efektif”. Sehingga dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar aljabar dengan pendekatan pendidikan matematika realistik berbasis etnomatematika untuk membelajarkan kemampuan berpikir kritis matematika siswa SMP dinyatakan valid, praktis, dan efektif dan layak digunakan sebagai perangkat pembelajaran. Kata kunci: Bahan Ajar, Etnomatematika,Pendidikan Matematika Realistik, Berpikir Kritis
Studi Etnografi Budaya Sekolah Dalam Membentuk Karakter Religius Di Sekolah Dasar Negeri Bajangan Gondang Wetan Pasuruan Himmatul Ulya; Ahmad Marzuki
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 4 (2024): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/daw9v562

Abstract

Moral education, or better known as character education, is a series of basic moral principles and the virtues of attitude and character or nature that must be possessed and made a habit by children from the beginning until they become mukallaf, that is, ready to navigate the sea of ​​life. Imam al-Ghazali emphasized that morality is a trait embedded in the human soul, which can be judged good or bad using the standards of science and religious norms. Character education has a very important role in shaping the personality of Indonesian people who have the integrity of their Indonesian soul. This study aims to examine how school culture at Bajangan Gondang Wetan Pasuruan Elementary School shapes the religious character of students. The method used in this study is an ethnographic study, which allows researchers to explore in depth the cultural practices that exist in the school and their influence on the formation of students' religious character. This study uses a qualitative approach with data collection through participatory observation, in-depth interviews, and document analysis. The results of the study indicate that the school culture at SDN Bajangan is strongly influenced by religious values, which are reflected in various aspects of school life, such as habituation activities, school regulations, and social interactions between teachers, students, and parents. Habituation activities such as praying together before starting lessons, weekly religious activities, and commemorating religious holidays play a significant role in instilling religious values ​​in students. Furthermore, the attitudes and behavior of teachers as role models in implementing religious values ​​also significantly influence the formation of students' religious character. Harmonious social interactions and mutual respect among school members contribute to strengthening an environment conducive to the development of religious character. Abstrak Pendidikan akhlak atau yang lebih dikenal dengan karakter adalah serangkain prinsip dasar moral dan keutamaan sikap serta watak atau tabiat yang harus dimiliki dan dijadikan kebiasaan oleh anak sejak masa pemula hingga menjadi mukallaf, yakni siap untuk memengarungi lautan kehidupan. Imam al-Ghazali menekankan bahwa akhlak adalah sifat yang tertanam dalam jiwa manusia, yang dapat dinilai baik atau buruk dengan menggunakan ukuran ilmu pengetahuan dan norma agama Pendidikan karakter memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk pribadi manusia Indonesia yang memiliki keutuhan jiwa ke-Indonesiannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana budaya sekolah di Sekolah Dasar Negeri Bajangan Gondang Wetan Pasuruan membentuk karakter religius siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi etnografi, yang memungkinkan peneliti untuk menggali secara mendalam praktik budaya yang ada di sekolah serta pengaruhnya terhadap pembentukan karakter religius siswa. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya sekolah di SDN Bajangan sangat dipengaruhi oleh nilai-nilai religius yang tercermin dalam berbagai aspek kehidupan sekolah, seperti kegiatan pembiasaan, tata tertib sekolah, dan interaksi sosial antara guru, siswa, dan orang tua. Kegiatan pembiasaan seperti doa bersama sebelum memulai pelajaran, kegiatan keagamaan mingguan, dan peringatan hari-hari besar agama memiliki peran signifikan dalam menanamkan nilai-nilai religius kepada siswa. Selain itu, sikap dan perilaku guru sebagai teladan dalam menerapkan nilai-nilai religius juga sangat berpengaruh terhadap pembentukan karakter religius siswa. Interaksi sosial yang harmonis dan saling menghargai antarwarga sekolah turut memperkuat lingkungan yang kondusif bagi pengembangan karakter religius.
Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran PAI Pada MI Miftahul Khoir 1 Karangrejo Aulidiyah Paramasasti; Ahmad Marzuki
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2025): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/4vz2sn75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di MI Miftahul Khoir 1 Karangrejo. Kurikulum Merdeka hadir sebagai pendekatan pendidikan yang menekankan pada kebebasan belajar, pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, serta penguatan karakter melalui Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan lil ‘Alamin. Dalam konteks ini, Pendidikan Agama Islam menjadi instrumen strategis dalam membentuk karakter religius, sikap toleran, dan akhlak mulia peserta didik sejak dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru PAI dan kepala madrasah, serta dokumentasi pembelajaran. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman, yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran PAI di MI Miftahul Khoir 1 Karangrejo telah berjalan cukup efektif. Guru-guru PAI menerapkan pendekatan diferensiasi dan pembelajaran berbasis projek keagamaan yang kontekstual. Nilai-nilai Pancasila dan ajaran Islam diintegrasikan dalam kegiatan pembelajaran dan pembiasaan harian. Penilaian dilakukan secara autentik dengan memperhatikan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Meskipun terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan sarana dan pemahaman kurikulum yang belum merata, pihak madrasah terus melakukan inovasi dan penguatan kolaborasi antara guru, orang tua, dan lingkungan sekitar. Dengan demikian, pembelajaran PAI dalam Kurikulum Merdeka di MI Miftahul Khoir 1 Karangrejo mampu membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter religius dan sosial yang kuat. Abstract This study aims to describe and analyze the implementation of the Independent Curriculum in Islamic Religious Education (PAI) learning at MI Miftahul Khoir 1 Karangrejo. The Independent Curriculum is present as an educational approach that emphasizes freedom of learning, student-centered learning, and character building through the Pancasila Student Profile and the Rahmatan lil 'Alamin Student Profile. In this context, Islamic Religious Education becomes a strategic instrument in forming religious character, tolerant attitudes, and noble morals of students from an early age. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. Data collection techniques are carried out through observation, in-depth interviews with PAI teachers and madrasah principals, and learning documentation. Data analysis is carried out using the Miles and Huberman interactive model, which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the implementation of the Independent Curriculum in PAI learning at MI Miftahul Khoir 1 Karangrejo has been quite effective. PAI teachers apply a differentiation approach and contextual religious project-based learning. The values ​​of Pancasila and Islamic teachings are integrated into daily learning and habituation activities. Assessments are carried out authentically by paying attention to cognitive, affective, and psychomotor aspects. Although there are several obstacles such as limited facilities and uneven understanding of the curriculum, the madrasah continues to innovate and strengthen collaboration between teachers, parents, and the surrounding environment. Thus, Islamic Religious Education learning in the Independent Curriculum at MI Miftahul Khoir 1 Karangrejo is able to form students who are not only intellectually intelligent, but also have strong religious and social characters.
Inovasi Metode Pembelajaran Syawir Untuk Meningkatkan Pemahaman Nahwu Dalam Kitab Matan Jurumiyah Di Pondok Pesantren Ngalah Viza fikriyani; M. Jamhuri; Ahmad Marzuki; Askhabul Kirom
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2025): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/jyh3kj63

Abstract

This research is motivated by the low level of students' understanding of the contents of the Matan Jurumiyah book, which has an impact on their less than optimal ability to read and understand the yellow book, especially in the field of nahwu science. This condition indicates the need for innovative learning methods that can increase student involvement and deepen their understanding of the material being studied. Therefore, this study aims to describe: (1) the implementation of innovative syawir learning methods in improving students' nahwu understanding, (2) supporting and inhibiting factors in its implementation, and (3) the impacts arising from the application of this method. This study uses a descriptive method with a qualitative approach. Data collection was carried out through observation, interview, and documentation techniques, involving Islamic boarding school caretakers, ustaz, and students as research informants. Data analysis was carried out through the stages of data reduction, data presentation, and systematic conclusion drawing. The results of the study indicate that the implementation of the innovative Syawir learning method was carried out through several stages, namely an initial evaluation to determine the level of understanding of students, implementation of learning based on sorogan levels, random evaluations to measure students' readiness, and the provision of educational sanctions to improve learning discipline. Supporting factors in the implementation of this method include support from Islamic boarding school supervisors, the availability of adequate learning materials, a conducive learning environment, and high student motivation in learning nahwu. Meanwhile, inhibiting factors faced include limited learning time, differences in student ability levels, and the emergence of psychological pressure due to the random evaluation system. Nevertheless, the innovative Syawir learning method has a positive impact in the form of more structured learning planning, increased student learning motivation, better effectiveness of the learning process, and the growth of students' discipline and accuracy in understanding nahwu material. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat pemahaman santri terhadap isi kitab Matan Jurumiyah, yang berdampak pada kurang optimalnya kemampuan mereka dalam membaca dan memahami kitab kuning, khususnya dalam bidang ilmu nahwu. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya inovasi metode pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan santri serta memperdalam pemahaman mereka terhadap materi yang dipelajari. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) pelaksanaan inovasi metode pembelajaran syawir dalam meningkatkan pemahaman nahwu santri, (2) faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya, serta (3) dampak yang ditimbulkan dari penerapan metode tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang melibatkan pengasuh pesantren, ustaz, serta santri sebagai informan penelitian. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan inovasi metode pembelajaran syawir dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu evaluasi awal untuk mengetahui tingkat pemahaman santri, pengimplementasian pembelajaran berdasarkan jenjang sorogan, evaluasi secara acak untuk mengukur kesiapan santri, serta pemberian sanksi edukatif guna meningkatkan kedisiplinan belajar. Faktor pendukung dalam pelaksanaan metode ini meliputi dukungan pengasuh pesantren, ketersediaan materi pembelajaran yang memadai, lingkungan belajar yang kondusif, serta motivasi santri yang tinggi dalam mempelajari ilmu nahwu. Sementara itu, faktor penghambat yang dihadapi antara lain keterbatasan waktu pembelajaran, perbedaan tingkat kemampuan santri, serta munculnya tekanan psikologis akibat sistem evaluasi acak. Meskipun demikian, inovasi metode pembelajaran syawir memberikan dampak positif berupa perencanaan pembelajaran yang lebih terstruktur, peningkatan motivasi belajar santri, efektivitas proses pembelajaran yang lebih baik, serta tumbuhnya sikap disiplin dan ketelitian santri dalam memahami materi nahwu.
Peran Orang Tua Dalam Pembiasaan Ibadah Shalat Fardhu Siswa Kelas VI SDN Cendono 1 Cahyo Nur Selamet; Ahmad Marzuki
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2025): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/nmjcj947

Abstract

The development of prayer in the family environment has a great influence on the implementation of daily student prayers, because in this family students will receive religious education and guidance that is very important for the spiritual development of students. Therefore, the role of parents is very important in realizing students who love worship so that they will get used to doing it in the future. Prayer is a very important means to get closer to Allah swt. By performing prayer, the heart will become calm so that by performing obligatory prayer, human beings will always avoid despicable acts. Therefore, education about prayer must be instilled from childhood. Therefore, based on the above knowledge, here the author conducted a research to find out the role of parents in fostering the implementation of prayer for grade VI students of SDN Cendono 1. The method used in this study is a qualitative method that is descriptive. The data collection methods used are observation, interviews, and documentation. Research results: 1) The role of parents of grade VI students at home has carried out their role well, starting from the aspects of teaching, guiding, supervising, motivating, and providing the necessary facilities. 2) Some children show a tendency to perform prayers consistently, while others still cannot perform prayers regularly or even do not perform them at all. 3) The role of parents in the habit of obligatory prayer for grade VI students at home shows good results, although there is still a role of parents who have not been maximized in guiding their children due to the busyness of parents at work. Abstrak Pembinaan ibadah shalat dalam lingkungan keluarga sangat besar pengaruhnya terhadap pelaksanaan ibadah shalat siswa sehari-hari, karena dalam keluarga inilah siswa akan mendapatkan pendidikan keagamaan serta bimbingan yang sangat penting untuk perkembangan spiritual siswa. Oleh karena itu peran orang tua sangat penting dalam mewujudkan siswa yang cinta beribadah agar kelak terbiasa untuk menjalankannya. Ibadah shalat merupakan sarana yang sangat penting untuk mendekatkan diri kepada Allah swt. Dengan melaksanakan ibadah shalat hati akan menjadi tenteram sehingga dengan melaksanakan ibadah shalat wajib manusia akan senantiasa terhindar dari perbuatan tercela. Oleh karena itu pendidikan mengenai ibadah shalat harus ditanamkan sejak kecil. Oleh karenanya, berdasarkan pengetahuan di atas di sini penulis mengadakan penelitian untuk mengetahui peran orang tua dalam membina pelaksanaan ibadah shalat siswa kelas VI SDN Cendono 1. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian: 1) Peran orang tua siswa kelas VI di rumah sudah menjalankan perannya dengan baik, dimulai dari segi mengajarkan, membimbing, mengawasi, memotivasi, dan menyediakan fasilitas yang dibutuhkan. 2) Beberapa anak menunjukkan kecenderungan untuk melaksanakan shalat dengan konsisten, sementara beberapa lainnya masih belum bisa melaksanakan shalat secara teratur atau bahkan tidak melaksanakannya sama sekali. 3) Peran orang tua dalam pembiasaan ibadah shalat fardhu siswa kelas VI di rumah menunjukkan hasil yang baik, walaupun masih terdapat peran orang tua yang belum maksimal dalam membimbing anaknya dikarenakan kesubukan orang tua dalam bekerja.
Munāsabah dalam Tafsir Al-Qur’an Al-Karim Karya Mahmud Yunus Marzuki, Ahmad
Aphorisme: Journal of Arabic Language, Literature, and Education Vol 5 No 1 (2024): Geographical Coverage: Indonesia and Iraq
Publisher : Study Program of Arabic Language Teaching

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/aphorisme.v5i1.6168

Abstract

This paper reviews the discourse on munāsabah found in the Qur'anic exegesis by Mahmud Yunus. This monumental tafsir sparked discussion due to Mahmud Yunus' bold approach to interpreting the Qur'an. Munāsabah is a study within the Ulumul Qur'an (the sciences of the Qur'an) that holds aesthetic value in the process of revelation since the Qur'an was first revealed. It serves as a historical key to understanding the context of certain verses when they were revealed. This research explores various aspects, including the munāsabah present in Mahmud Yunus' tafsir. This research employs a qualitative method based on library research, combining two sources: the primary source in the form of Tafsir al-Qur'an al-Karim and secondary sources such as journals, blogs, or relevant literature. The results of this study reveal that the author identified elements of munāsabah based on Mahmud Yunus' theoretical framework. The first is munāsabah between one surah and another in the Qur'an (such as between Surah Al-Baqarah: 22 and Surah An-Nur: 43). The second is the munāsabah between the end of one verse and the beginning of the next (such as between the end of Al-Baqarah: 219 and the beginning of Al-Baqarah: 220).
Validasi Metode Analisa Penetapan Kadar Glukosa dengan Metode Dubois secara Spektrofotometri Rahmayani, Almira; Marzuki, Ahmad; Ritmaleni, Ritmaleni; Sri Tunjung, Woro Anindito
Majalah Farmaseutik Vol 20, No 4 (2024)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/farmaseutik.v20i4.97119

Abstract

Penetapan kadar glukosa dalam sampel biologis dan makanan sangat penting di berbagai bidanhg khususnya farmasi dan makanan. Ketidakseimbangan kadar glukosa dalam darah dapat menjadi indikator berbagai kondisi kesehatan seperti diabetes mellitus. Penelitian ini bertujuan untuk memvalidasi penetapan kadar glukosa dengan metode Dubois dengan spektrofotometri. Metode ini melibatkan reaksi antara glukosa dengan fenol dan asam sulfat pekat, menghasilkan senyawa berwarna kuning yang dapat terbaca pada panjang gelombang visibel ± 490 nm. Proses validasi mencakup uji spesifisitas, linearitas, LOD-LOQ, akurasi, dan presisi sesuai pedoman ICH Q2(R1). Hasil validasi menunjukkan spesifisitas pada l 488 nm dengan nilai R = 0,999, LOD serta LOQ pada 13,36 ppm dan 44,53 ppm, % perolehan kembali 101,11% dan RSD 1,73%. Berdasarkan parameter validasi yang telah diuji, maka prosedur penetapan kadar glukosa dengan instrumen spektrofotometri telah memenuhi kriteria dan dinyatakan telah valid.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN SELF DIRECTED LEARNING (SDL) SETTING KOOPERATIF TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIKA SISWA SMA NEGERI 5 PADANGSIDIMPUAN Sinta, Feni Raz; Lubis, Roslian; Ahmad, Marzuki
JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Vol 7 No 3 (2024): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) November 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/mathedu.v7i3.5904

Abstract

Abstrak This research aims to determine the effectiveness of the Self Directed Learning (SDL) Cooperative Setting learning model on the mathematical critical thinking abilities of students at SMA Negeri 5 Padangsidimpuan. This research uses an experimental method with a One group pretest-posttest design. The research population was the entire class XI students of SMA Negeri 5 Padangsidimpuan, totaling 177 people. The research sample used cluster random sampling techniques, namely class XI MIA 3 with a total of 27 people. The research instruments were tests of critical thinking skills in mathematics and observation sheets of learning activities. The data analysis used is descriptive analysis and inferential statistics using the paired t-test. Based on descriptive analysis, it can be found (1) the average of using the Self-Directed Learning (SDL) Cooperative Setting learning model is 3.54 (very good category) and (2) the average of students' mathematical critical thinking abilities before using the learning model Self-Directed Learning (SDL) Cooperative Setting is 51.81 and after using the Self-Directed Learning (SDL) learning model Cooperative Setting is 85.56. Furthermore, based on inferential statistics using paired samples test, (SPSS version 26), the results show significant value is less than 0.05 (0.000 < 0.05). This means that there is effectiveness in using the Self-Directed Learning (SDL) Cooperative Setting learning model on students' mathematical critical thinking abilities in class XI MIA 3 SMA Negeri 5 Padangsidimpuan. Keywords: Self Directed Learning Model, Cooperative Setting, Critical Thinking Skills
PENGEMBANGAN BUKU AJAR HIMPUNAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING TIPE PRE SOLUTION UNTUK MEMBELAJARKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA SMP Pardede, Monika; Ahmad, Marzuki; Harahap, Sinar Depi
JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Vol 7 No 3 (2024): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) November 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/mathedu.v7i3.6078

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan buku ajar himpunan dengan model pembelajaran problem posing tipe pre solution unuk membelajarkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMP dan mengetahui kualitas buku ajar dilihat dari aspek kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Subjek dalam penelitian ini adalah 30 siswa kelas VII-1 SMP Negeri 2 Padangsidimpuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah lembar validasi, angket, dan tes. Penelitian yang dilaksanakan memberikan hasil kevalidan produk dengan rata-rata persentase 85,8% dengan kategori “Sangat Valid”, kepraktisan produk dengan rata-rata persentase 93% dengan kategori “Sangat Praktis” dan keefektifan produk dengan rata-rata persentase 81 dengan kategori “Sangat Efektif”. Dengan demikian disimpulkan bahwa, buku ajar dengan model pembelajaran problem posing tipe pre solution untuk membelajarkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dikembangkan menggunakan prosedur pengembangan ADDIE, kemampuan bermatematika siswa SMP layak dan baik diterapkan membelajarkan.
Aljabar Linier Elementer dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share: Suatu Pengembangan Buku Ajar untuk Membelajarkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematika Ahmad, Marzuki; Harahap, Sinar Depi; Safitri, Adek; Fitriani, Fitriani
JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Vol 7 No 3 (2024): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) November 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/mathedu.v7i3.6629

Abstract

This study aims to develop a elementary linear algebra textbook product using the Think Pair Share cooperative learning model in teaching students' critical thinking skills. The development of the textbook product uses the four-D model which includes the stages of definition, design, development and dissemination. The research instruments include validation sheets, practicality sheets, and critical thinking ability tests. The results of the study indicate that: 1) The validator's assessment of the textbook product in terms of format, language and content is within the valid criteria; 2) Students' responses in implementing the textbook during four meetings are within the practical criteria; 3) The textbook product developed is effective in improving students' mathematical critical thinking skills with moderate category effectiveness criteria. Thus, it can be concluded that the elementary linear algebra textbook product using the Think Pair Share cooperative learning model in teaching students' mathematical critical thinking skills meets good criteria as a textbook. Furthermore, the textbook developed is suitable for use in teaching students' mathematical critical thinking skills in elementary linear algebra courses at the Strata 1 higher education level.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Achmad Yusuf Afifah, Sofiatul Ahmad Norhadi, Ahmad Akhmad Nazar Haris, Akhmad Nazar Ali Mohtarom Ali Mohtarom Amalia, Rosyida Angin, Toras Barita Bayo Aprillia, Sofia Sasa Bella ARDIANA, NUNIK Askhabul Kirom Aulidiyah Paramasasti Bangun Sartono Bayu Irawan, Muhamad Budi, Eko Prasetyo Butar-Butar, Marianju Cahyo Nur Selamet Cari, Cari Dewi Ibtisama Dongoran, Rahmat Afandi Dwi Salim, Rozin DWI SURYANTO Dzaki Muhammad Afi Fuddin Elindra, Rahmatika Fah, Lay Yoon Fatimah Sampini Fikri, Muhammad Shokhiful Fitriani Fitriani Harahap, Halimatussakdiyah Harahap, Sinar Depi Hasibuan, Kevin Sahrony Hidayat, Khanafi Mukmin Himatul Amalia Himmatul Ulya Ilhami ., Ilhami Indrawati Indrawati Ismail Ismail Isnaini Maha Putri Istiqomah, Farihatul Khafi, Muhammad Kholil, Umar Kurniawan, Dedi Ari Kusuma, Andri Lailatus Syarifah Lawal, Uthman Shehu lubis, ilham sahdi Lubis, Roslian M Anang Sholikhudin M. Jamhuri M. Jamhuri M. Mukhid Mashuri Mariana Mariana miftah, mifthul arifin Mohammad Subkhan Hidayatulloh Mohtarom, Ali Mubarok, Achmat Mubarok, Ardi Maulana Muh Anis Muhammad Syahril Harahap Muhsin Muhsin Muhtarom, H. Ali Muhtarom, H.Ali Munif Nainggolan, Purnama Sari Nasir, Moch. Nasution, Dwi Putria Ndraha, Bagus Hasudungan Ni'mah, Maria Khoirotun Nirmawati, Alfani Apriliani Nugroho, Anggit Nun, Luluk Ilma' Nurul Fitriani Pardede, Monika Pasaribu, Joni Winra pengelola, Mar’atus pengelola, pengelola Pertiwi, Peni Prof. Cari Pulungan, Sakinah R. Sapto Hendri Boedi Soesatyo Rahayu, Nafa Kassiri Lutfia Rahmayani, Almira Retno Murwanti Ritmaleni, Ritmaleni Rohani Rohani Rokhimah, Siti Ainur romadhona, Nikmatur Rosadi, Narita Amni Sabri Sabri Safitri, Adek Safitri, Anita Safitri, Reviva Saifulah Saifulah Saifullah Sandi, Deka Maita Sari, Erlina Seri Asmaidah, Seri Sholiha, Mar’atus Sidik Sutiasno, Sidik Silvia Yuniar Wati Simamora, Rona Uli Simanjuntak, Supenro Simanullang, Syahtija Simorangkir, jefri yosua Sinta, Feni Raz Siregar, Eva Yanti Siti Julaikha Subekti, Trisno Tajuddin Pogo Tholib, Hasan Haikal Triana Hertiani Ulfatul Chasanah Ulil Izzah Viza fikriyani Wiwin Fachrudin Yusuf Woro Anindito Sri Tunjung Yunianto, Bagus Zainal Abidin Zainal Abidin Zakkiyah, Kuny