p-Index From 2021 - 2026
9.791
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Sendratasik Grenek: Jurnal Seni Musik JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial Resital: Jurnal Seni Pertunjukan (Journal of Performing Arts) MUDRA Jurnal Seni Budaya Panggung Jurnal Ilmiah Peuradeun Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Journal on Education Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Pendidikan dan Konseling Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Journal of Music Science, Technology, and Industry (JOMSTI) Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat JURMA : Jurnal Program Mahasiswa Kreatif Melayu Arts and Performance Journal Journal of English Language and Education Jurnal Pengabdian Seni Anglophile Journal Multidiciplinary Output Research for Actual and International Issue (Morfai Journal) Bulletin of Science Education International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research, and Technology (IJSET) JUrnal Riset Ilmu Pendidikan Journal Of Human And Education (JAHE) TRIMAS: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat IKHLAS: Jurnal Pengabdian Dosen dan Mahasiswa Innovative: Journal Of Social Science Research PMSDU Advances In Social Humanities Research Journal of Education, Linguistics, Literature, and Art Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Panggung Jurnal Pengabdian Nusantara Abdimas Paspama
Claim Missing Document
Check
Articles

MENINGKATKAN KEMAMPUAN KETRAMPILAN BERNYANYI GENERASI MUDA DI GEREJA HKBP BERASTAGI KABUPATEN KARO Junita Batubara; Jubilezer Sihite; Ken Steven; Ronald Heriko Saragih; Kamaluddin Galingging; Emmi Simangunsong; Ance J. Panggabean; Joseph Sibarani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.12034

Abstract

Huria Kristen Batak Protestan atau yang biasa disebut dengan HKBP, sebagian besar jemaatnya adalah orang Nasrani yang bersuku Batak. Sampai Sekarang gereja HKBP sudah menyebar luas hingga ke luar negeri. Pada Kesempatan ini, Pengabdian Masyarakat dilaksanakan di Gereja HKBP Berastagi, dimana gereja ini berdiri pada tahun 1940, dengan jumlah anggota jemaatnya sekitar 1424 orang (156 KK). Gereja ini melakukan kebaktian ibadah setiap Minggunya sebanyak dua kali yaitu pada pukul 08.00wib dan pukul 10.00wib. Dilihat dari jumlah jemaatnya, lebih banyak orangtua (lansia) sebagai anggota gereja daripada naposobulung atau disebut muda-mudi gereja. Kemampuan bernyanyi muda-mudinya, bisa dikatakan kurang mampu dikarenakan kurangnya pelatihan bernyanyi khususnya nyanyian dari Buku Ende. Dengan adanya fakta tersebut maka dilakukanlah pelatihan bernyanyi untuk menambah ketrampilan muda-mudi gereja sebagao songlieder. Adapun metode yang digunakan adalah dengan melakukan ceramah dan pelatihan langsung terhadap mereka dengan cara pengenalan frasering, artikulasi, vibrasi, dan intonasi. Berdasarkan uraian latar belakang di atas maka pelatih menerapkan bagaimana teknik vokal yang benar dari lagu Buku Ende Nomor 716 “Di Na Mamolus Sandok Ngoluon”di gereja HKBP Berastagi khususnya sebagai seorang song lieder, sehingga mereka mampu menyanyikan lagu tersebut ketika saat ibadah di gereja HKBP Berastagi.
Teknik Permainan Dan Penyajian Lagu When A Man Loves Woman Karya Percy Sledge Pada Instrumen Alto Saxophone Hot Parulian Sitohang; Junita Batubara; Brian Harefa
Journal on Education Vol 5 No 3 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study discusses the technique of playing the alto saxophone on the song When a Man Loves a Woman by Percy Sledge. This song has been played by many saxophone players including: Galaxsea Band Cancun, Angelo Torres, Paulo Franco, Richard Elliot. Presentation of the song When a Man Loves a Woman the author uses a band format with breathing techniques, staccato techniques, growl techniques, and altissimo techniques. The author discusses the level of difficulty experienced by the author, especially in breathing techniques and growl techniques. At the end, the author explains the presentation of the song When a Man Loves a Woman during the recital.
Teknik Permainan Dan Penyajian Saxophone Alto Pada Lagu E.G. Blues Karya Mezzoporte Band Ramot Ferdinan; Junita Batubara; Brian Harefa
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.12564

Abstract

Tulisan ini membahas tentang teknik permainan dan penyajian saxophone alto pada lagu E.G. Blues karya Mezzoporte. Penyajian lagu E.G. Blues penulis menggunakan teknik pernapasan, embouchure, tonguing, teknik improvisasi dengan menggunakan tangga nada blues mayor dan tangga nada blues minor. Penyajian lagu E.G. Blues penulis menggunakan saxophone alto yang diiringi keyboard, brass, gitar, dan gitar bass. Pada bagian akhir penulis menjelaskan penyajian lagu E.G. Blues pada saat melaksanakan resital.
Analisis Struktur Dan Bentuk Lagu Jolma Biasa Yang Dibawakan Oleh Argado Trio Dan Duo Naimarata Dina Marsaulina; Junita Batubara; Kamaluddin Galingging
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.12814

Abstract

Penelitian ini membahas tentang analisis struktur dan bentuk lagu Jolma Biasa karya Erwin Sihite yang dibawakan oleh group musik Arghado Trio. Lagi ini sangat populer sehingga sering sekali dinyanyikan group music lainnya dengan format duet maupun trio. Salah satu group lainnya adalah Duo Naimarata Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian penulis adalah bentuk lagu Jolma Biasa adalah bentuk tiga bagian yaitu A A B C. Perubahan terdapat pada melodi introduksi dan interlude. Introduksi dan interlude yang dibawakan oleh Duo Naimarata mengadopsi dari melodi lagu Jolma Biasa. Introduksi yang dibawakan oleh Arghado Trio adalah melodi baru sebelum memasuki bait pertama, sedangkan interlude diciptakan melodi baru yang berbeda dengan melodi lagu Jolma Biasa. Iringan yang dilakukan oleh Duo Naimarata dilakukan melalui suara (Voice) synthetesizer yang terdapat pada instrumen keyboard seperti string, piano, gitar electrik dan drum. Hal ini karena Duo Naimarata membawakan lagu tersebut secara live sehingga iringan Duo Naimarata memaksimalkan keyboard untuk mendapatkan iringan yang indah ketika lagu tersebut dinyanyikan oleh Duo Naimarata.
Teknik Permainan Dan Penyajian Piano Pada Lagu Asturias Karya Isaac Albeniz Niko Harnadi Hutasoit; Junita Batubara; Agustin R. P. Silalahi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13419

Abstract

Penelitian ini membahas tentang teknik permainan dan penyajian piano pada lagu Asturias karya Isaac Albeniz. Penyajian lagu Asturia dimainkan dengan teknik staccato, legato, mordent, appoggiatura. Penulis membahas kesulitan yang dialami ketika memainkan perubahan dari nada dasar G minor menjadi nada dasar D mayor, dan kecepatan tempo yang sesuai dengan lagu. Cara mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut penyaji melakukan latihan dengan memainkan tangga nada bersamaan dengan teknik yang dibutuhkan dalam karya Isaac Albeniz. Pada bagian akhir penulis membahas penyajian lagu Asturias pada saat melaksanakan resital.
Analisis Struktur Melodi dan Makna Lagu “Sayur Kol” Karya Punxgoaran Eben Ezer Sormin; Junita Batu Bara; Emmi Simangunsong
Journal of Music Science, Technology, and Industry Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purpose: This research discusses about analysis of the melodic structure of Sayur Kol by Punxgoaran. Sayur Kol was published in 2017. The theoretical basic used in this research is William P. Malm's theory to get a musicological study, and Ferdinand de Saussure's semiotic theory to explain the meaning of this song. The song Sayur Kol by Punxgoaran was performed in the Batak language with Rock and Punk nuances with drums, electric guitars, and bass guitars. Method: In this thesis, the writer uses a qualitative descriptive analysis method. Results and Discussion: The results of the study of the melodic structure of the Sayur Kol song are Song Form with 2 parts consisting of A (a, a'), B (b, b') and the song Sayur Kol performed by Punxgoaran consists of the Intro, the beginning, continuation part, chorus part, interlude part, and outro part. Implication: The meaning contained in song Sayur Kol is about the personal story of the creator, Guido Virdaus Hutagalung, expressing a picture of the situation of the people of North Sumatra when they meet each other and strengthen the relationship between fellow tribes, especially the Toba Batak tribe. Punxgoaran loves and supports the preservation of Batak Cultural Arts.
Penerapan Musik dan Bahasa Inggris dengan Kegiatan Drama Musikal dan Liturgi Bahasa Inggris Melalui Praktik Lapangan Tematik di Gereja HKBP Laut Dendang Jeli Elvira Mangaraja; Junita Batubara; Yoas Fajar Hosea Teturia Laia; Radeston Tanjung; Ronny Marusaha Situmorang
Jurnal Pengabdian Seni Vol 4, No 1 (2023): MEI 2023
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jps.v4i1.9373

Abstract

Praktik Lapang Tematik (PLT) merupakan kegiatan pendidikan yang diikuti oleh setiap mahasiswa perguruan tinggi. Dengan bekerja secara langsung di dunia usaha atau industri, secara sistematik dan terarah dengan supervisi yang kompeten di bidangnya yang bertujuan memperoleh pengalaman dan kecakapan penguasaan keahlian di suatu bidang, mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh saat belajar di Universitas HKBP Nommensen kepada anak Sekolah Minggu di Gereja HKBP Laut Dendang. Metode pelaksanaan PLT dilakukan secara tatap muka. Dalam pelaksanaannya, ada beberapa anak sekolah minggu yang mengalami kesulitan saat membaca liturgi dalam bahasa Inggris dan dalam drama musikal ketika mendalami peran/karakter tokoh. Dengan demikian, mahasiswa melakukan pelatihan kepada anak Sekolah Minggu melalui metode pelatihan yang lebih mudah, yaitu dengan bermain games, seperti bernyanyi sambil melakukan gerakan, main tebak-tebakan seputar hal-hal tentang bahasa Inggris dan memberi contoh memainkan karakter tokoh dalam drama musikal di depan anak Sekolah Minggu. Hal ini sangat efektif dilakukan saat mengajari anak Sekolah Minggu mengingat usia yang masih kecil sangat aktif dalam bermain daripada belajar. Untuk itu, mahasiswa melakukan metode belajar sambil bermain agar memudahkan anak untuk lebih cepat memahami pembelajaran dan merasa nyaman selama mengikuti proses pembelajaran. Thematic Field Practice is an educational activity that is followed by every college student. By working directly in the business world or in the industrial world, in a systematic and directed manner with competent supervision in their field which aims to gain experience and skills in mastering expertise in a field, the students can transfer their knowledge gained while studying at HKBP Nommensen University to Sunday school children in HKBP Laut Dendang Church. The method for implementing Thematic Field Practice was face-to-face. In practice, there are some Sunday school children who have difficulty in reading the liturgy in English and in a musical drama. Some of children have difficulty understanding the roles of the characters. Therefore, students of HKBP Nommensen University conducted training for Sunday school children through easier training methods by playing games such as singing while making movements, playing guessing games about things about the English language and giving examples of playing the characters in musical dramas in front of the children. This method was very effective when teaching Sunday school children, considering that at a young age they are very active in playing rather than studying. The results of this activity is that it makes easier for the children to understand the material more and makes the children feel comfortable during the learning process.
Pengajaran Bahasa Inggris dan Pengiringan Musik kepada Anak Sekolah Minggu di HKBP Pertahanan Kevin Yvonnaha Harefa; Junita Batubara; Yesaya Purwandana Simorangkir
Jurnal Pengabdian Seni Vol 4, No 1 (2023): MEI 2023
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jps.v4i1.9618

Abstract

Praktik Lapangan Tematik (PLT) adalah program dari Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas HKBP Nommensen. Program tersebut adalah wujud pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di luar kampus dengan melakukan kegiatan sesuai dengan bidang ilmu yang dipelajari oleh mahasiswa dengan tujuan untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan mahasiswa di bidang yang ditekuni dan memberi dampak positif bagi masyarakat tempat pelaksanaan. Fakultas Bahasa dan Seni mengolaborasikan peran dari kedua program studi, yaitu Bahasa Inggris dan Seni Musik di dalam pelaksanaannya. Oleh karena peran yang berbeda dari setiap mahasiswa, metode yang digunakan dalam melakukan tugas tersebut tentu berbeda. Mahasiswa Sastra Inggris menggunakan metode belajar sambil bermain/metode fun learning, yaitu metode dengan memberikan kebebasan bagi anak untuk belajar agar tidak terbebani dengan apa yang diajarkan. Materi yang diajarkan adalah materi yang mudah dan umumnya diajarkan di sekolah sekolah dasar. Mahasiswa Seni Musik mengiringi musik bersama para pemain musik baik untuk Ibadah Sekolah Minggu maupun Ibadah Umum. Kegiatan tersebut dilakukan berdasarkan kebutuhan dan permintaan dari pihak gereja HKBP Pertahanan. Thematic Field Practice is a program from the Faculty of Language and Art, University of HKBP Nommensen. The program is the community-based activity carried out outside the campus by conducting activities in accordance with the fields of knowledge studied by students. The aim of this activity is to increase the students' insights and skills in the field they are studying and emerge positive impacts on the community where it is implemented. The Faculty of Language and Art collaborated the roles of the two study programs, English Literature and Music Art in its implementation. Students from the two study programs were divided to carry out different assignments according to their fields. English Literature students taught English to Sunday School children, while Music Art students played music as accompaniment in both Sunday School or public worship. This activity was carried out based on the needs and requests of HKBP Pertahanan organizer.
Song Leader Competence Improvement Training in Voting and Reading Numbers Notations Buku Ende on Sunday Worship at HKBP BETESDA Algoboy Nelson Nainggolan; Junita Batubara; Daniel Purba; Yolasrida Lubis
Jurma : Jurnal Program Mahasiswa Kreatif Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : LPPM UIKA Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jurma.v7i1.1774

Abstract

Thematic Field Practice is one of educational activities that must be taken by every college student. Thematic Field Practices are aimed to guide students to become professional educators, responsible, disciplined, and know the proper procedures. The purpose of this Thematic Field Practice is to increase student experience, insight, and skills in the field of music and share insights learned while studying at HKBP Nommensen University Medan to the HKBP BETESDA song leader. During the Thematic Field Practice (PLT) there are several of the song leader members who had difficulty singing and reading the notation in the Buku Ende. So students do an easier training method, namely by singing the correct notation at a slow tempo, after the song leader members understand how to read the correct notation. According to the author's observation, the results for the song leader participants are to increase their knowledge in singing, gain insight into reading rhythm and notation in the Buku Ende and increase the confidence of the song leader members when singing.
IMPROVISED THE PROGRESSION OF THE SONG BALONKU BY A.T MAHMUD: JUDGING FROM MODERN PIANO PLAYING TECHNIQUES Andre Alfandi Mendrofa; Junita Batubara
Advances In Social Humanities Research Vol. 1 No. 6 (2023): ADVANCES in Social Humanities Research
Publisher : Sahabat Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/adv.v1i6.99

Abstract

This article discusses the improvisation of progressions and modern piano playing techniques in the song Balonku. The song Balonku is the work of A.T Mahmud (alm.) which was created in 1963. He is a maestro of Indonesian children's songs. He has composed many very educational children's songs. The owner of the full name Abdullah Totong Mahmud often appears on the Ayo Singnya program on the Indonesian television station, TVRI. This Indonesian culturalist has even been given the Parama Dharma Cultural Star Honor for his services in popularizing children's songs. My Balloon Song has the meaning of educating to learn from a loss and take good care of it so as not to lose again. The method approach used is descriptive qualitative by collecting data through youtube observation (https://youtu.be/VfPX6VGsa9g), literature studies, and documentation. The results of this research will show the work in a performance form of presentation of the song.
Co-Authors Agrioki Damianus Sitanggang Agustin R. P. Silalahi Algoboy Nelson Nainggolan Andre Alfandi Mendrofa Angelica Napitupulu Anita Purba Anita Sitanggang Ansen Godang Bt. Sitompul April Hampego Silitonga Arsen Nahum Pasaribu Arsyadona , Arsyadona Arsyadona, Arsyadona Aryanda Nugraha Viory Simatupang Aryani, Novia Asima Gurning Athiya, Sarah Aufah Aulia Agustina, Aulia Baehaqi Bate'e, Ariston Brian Harefa Butar, Lukas Butar Chris Riveldi Wesley Purba Colleen Colleen Colleen, Colleen Damanik, Endo Wahyudi Damri A Hanaou Daniel Purba Dearlina Sinaga Debora Debora Dewi Tika Lestari Dina Marsaulina Eben Ezer Sormin Elfrida Yuliana Simamora Elfrida, Rotua Elvita Purba Emmi Simangunsong Ernest Grace Erwin Purba FINO HARJA MARBUN Gabriella Maria Christine Sipahutar Galingging, Kamaluddin Gulo, Merdiani Gultom, Rendi Leo Ridhoi Happy Majesty Waruwu Hendra Hendrik Leonard Simanjuntak Herman HERNA HIRZA Hot Parulian Sitohang Injen Pardamean Butar-Butar Jeli Elvira Mangaraja Jenni Ria Sihombing Jenny Ria Sihombing Jones Irawan Sibagariang Joseph Partogi Sibarani Jubil Ezer Sihite Juli Antasari Br Sinaga Juliaster Marbun Kamaluddin Galingging Kartini Ruth Maduma Manalu Ken Steven Kevin Yvonnaha Harefa Lawendatu, Frangky Lestari, Dewi Tika Levinson Y A Simaela LUMBAN GAOL, MANATAP BERLIANA Lumbangaol, Samsa Tamara Mahameru , Erucakra Mahameru, Erucakra Manurung, Agatha Olivia Putri Manurung, Naomi Suryana Manurung, Sri Maneni Marbun, Juliaster Marbun, Tulus Marpaung, Cristofel Alfandi Mauly Purba Mauly Purba, Mauly Niko Harnadi Hutasoit Niswa, Khairun Nopelin, Nancy Nopeline, Nancy Nurmika Turnip, Anggreni Panggabean, Ance J. Panjaitan, Edison Parulian, Parulian Pasaribu, Tiara Pintor Marihot Sitanggang Pulumun P. Ginting Purba, Chris Riveldi Wesley Purba, Indra Pranata Purba, Ridwin Raden Mohamad Herdian Bhakti Radeston Tanjung Ramot Ferdinan Ridwin Purba Romahulina, Romahulina Ronald Heriko Saragih Ronald Heriko Saragih Ronny Marusaha Situmorang Rosyo, Pandang Rotua Pangaribuan Ruth Melody Misbow Siallagan Sagala, Risma Novalina Samosir, Hendro T.G Sangjik, Lee Saragih, Imeliana Saragih, Romahulina Saragih, Ronald Herico Saragih, Ronald Heriko Sheren Regina Stefani Siagian, Riris Johanna Siahaan, Indah Peronika Sidabutar, Regina Halmin Sidauruk, Rizky Sihombing, Bonita Anjelina Sihombing, Jenni Ria Sihombing, Nielson Dimpu Sihotang, Hot Parulian Silaban, Lusia Pebriyani Silaen Silalahi, Jojor Hotma Delima Silalahi, Putri Anastasia Silalahi, Teddy Silalahi, Teddy Nicolas SILALAHI, TIODORA FERMISKA Simanjuntak, Eksaulina Simanjuntak, Gina Wijaya Simatupang, Sudung Simorangkir, Maribeth Ophelia Sintia Tampubolon Sinurat, Bloner Sinurat, Juwita Nova Sipahelut, Leo Michs de Bles Sirait, Jumaria Sirait, Setia Oktaviana Sitanggang, Ronaldo Sitinjak, Lasmaria Tiodora Silviana Sitohang, Desi Damaiyanti Sombama Tambunan Sondang Manik Suhono Suhono, Suhono Suryani Sinaga Tampubolon, Diana Dian Sari Tampubolon, Nandito Tannuary, Arwin Tengku Riza Zarzani N Tika, Dewi Torang Naiborhu Trianus, Trianus Turnip, Gresy Van Thao, Nguyen Vanesia Amelia Sebayang Vannesia Veithzal Rivai Zainal Virda Natesya Waruwu, Happy Majesty Widya Septiana Windos Marbun Wong, Colleen Yanti Kristina Sinaga Yesaya Purwandana Simorangkir Yoas Fajar Hosea Teturia Laia Yolasrida Lubis Yoon, Phil