p-Index From 2021 - 2026
6.076
P-Index
This Author published in this journals
All Journal E-JOURNAL MANAJEMEN FE UNTAD Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi Jurnal Gizi dan Kesehatan BIOLINK (Jurnal Biologi Lingkungan, Industri, Kesehatan) Jurnal Surya Medika Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Jurnal Kesehatan Manarang Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Human Care Journal Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas (JIML) JOURNAL OF INNOVATIVE MATHEMATICS LEARNING Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Aksara: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Idea Pengabdian Masyarakat Jurnal Riset dan Aplikasi Mahasiswa Informatika (JRAMI) KAMASEAN: Jurnal Teologi Kristen AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Cakrawala Ilmiah Journal of Innovation and Research in Primary Education Jurnal Bangkit Indonesia Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Gizi dan Kesehatan Jurnal Pendidikan Agama Islam Indonesia (JPAII) Ezra Science Bulletin Journal of Law, Education and Business Nutriture Journal Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Komunita: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Masyarakat Religius dan Berwawasan Karimah Tauhid Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Indonesia Majalah Pengabdian Indonesia Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Media Pengabdian Kesehatan Indonesia Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEDICA (International Medical Scientific Journal) English Education: English Journal for Teaching and Learning
Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Melalui Pelatihan Mendeteksi Stunting Di Desa Rasau Jaya Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya DESI, DESI; Ikawati Sulistyaningsih; Muhammad Jahri; Nopriantini; Yanuarti Petrika; Martinus Ginting; Ayu Rafiony; Dahliansyah; Maulianaulfa
Media Pengabdian Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 2 (2024): JULY
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62358/6zk41w65

Abstract

Keterbatasannya tenaga kesehatan di Indonesia menyebabkan daya cakup pelayanan kesehatan belum optimal. Sehingga strategi pembangunan partisipatif adalah cara yang efektif untuk menangani masalah stunting ini. Dikatakan partisipatif karena bukan hanya pemerintah yang harus sadar dan beraksi, namun juga masyarakat harus sadar dan bergerak untuk menangani masalah ini. Salah satunya adalah dengan pembedayaan kader kesehatan di posyandu-posyandu yang ada. Kasus stunting terjadi biasanya karena penyakit ini tidak disadari dan diketahui oleh masyarakat. Sehingga masyarakat perlu pemberdayaan agar tahu dan juga mengerti tanda-tanda stunting. Apabila masyarakat tahu karakteristik stunting sejak dini, maka bisa segera dilakukan penanganan agar tidak menimbulkan komplikasi yang buruk. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberdayakan masyarakat, melalui kader posyandu dalam penanganan dan pencegahan masalah stunting diwilayah Puskesmas Rasau Jaya. Selain itu menerapkan model pemberdayaan masyarakat yang lebih partisipatif dalam penanganan dan pencegahan masalah stunting di wilayah Puskesmas Rasau Jaya. Metode kegiatan pengabdian masyarakat yang akan dilakukan berupa peningkatan kapasitas kader dalam melakukan kegiatan pendampingan. Adapun metode peningkatan kapasitas kader adalah dengan memberikan pelatihan, refresing kader, sosialisasi dan praktek dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader pendampingan. Selain itu untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai stunting, dampak stunting terhadap kesehatan dan dampaknya pada masa depan, menambah wawasan tentang upaya pencegahan dan penanganan stunting. Hasil Pengabmas di Desa Rasau Jaya Tiga, Kubu Raya, menunjukkan pemberdayaan kader posyandu berhasil meningkatkan pengetahuan penanggulangan stunting. Kader mampu antropometri dan menentukan status anemia ibu hamil lebih baik, mencerminkan komitmen dalam mendukung pencegahan stunting sesuai tujuan pengabdian masyarakat.
Exploration of Socio-Scientific Issues Learning Media for Science Literacy through Hypercontent E-Module Widyastuti , Meyliana Puji; Safitri, Erna Retna; Desi, Desi
Journal of Innovation and Research in Primary Education Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jirpe.v4i4.2540

Abstract

The low achievement of students' science literacy in Indonesia, as shown by the Programme for International Student Assessment (PISA), indicates a gap between students' mastery of concepts and their ability to apply them in real-life situations. One relevant approach to addressing this challenge is the provision of learning media based on socio-scientific issues in the form of interactive, multimodal, and hypercontent e-modules. This research aims to explore the needs of students and teachers as the basis for developing the e-module. The research subjects involved 71 students and two science teachers at SMP Negeri 11 Bayung Lencir. Data was collected through observations, interviews, and questionnaires. The observation results show that learning remains teacher-centered, lecture-dominant, and relies on a limited package of books, and is less related to daily life. Student interviews revealed that science learning tends to be monotonous; however, they show a strong tendency towards visual-based and group discussion-based learning. Direct practice, as well as digital media that are integrated with environmental, health, and technological issues. The teacher emphasized the need for innovative media that is contextual and digital-based. The questionnaire data reinforces this finding, where 74.6% of students are looking for additional materials outside of the package book, 54.9% need additional learning media, but only 9.8% have used e-modules. In addition, almost half of the students (49.2%) stated that they prefer digital-based learning and are interested in science materials related to socio-scientific issues. This finding confirms the urgency of developing hypercontent e-modules with socio-scientific issue-content as a pedagogical as well as technological solution to support the defense of science that is more meaningful, collaborative, and contributory to improving the science literacy of junior high school students.
Hak Konsumen untuk Mendapatkan Informasi dan Keamanan Produk atas Beredarnya Skincare Tanpa Izin Edar Desi, Desi; Kurnia, Ida
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 4 (2025): Oktober, Social Issues and Problems in Society
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i4.50820

Abstract

Peredaran skincare tanpa izin edar kini semakin mudah ditemukan, terutama di media sosial. Banyak konsumen yang tergiur oleh klaim hasil cepat dan harga murah tanpa menyadari risiko dibaliknya. Padahal hak konsumen untuk mendapatkan informasi yang jelas dan keamanan dari produk yang telah digunakan telah diatur dalam hukum indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menggali sejauh mana hak tersebut benarbenar terpenuhi dalam kasus penggunaan skincare ilegal. Hasil penelitian ini menunjukan kurangnya literasi konsumen, lemahnya pengawasan digital, dan serta maraknya pelaku usaha yang mengabaikan apa saja hak dan kewajiban pelaku usaha serta hak dan kewajiban konsumen.Kata kunci: Hak konsumen, Izin Edar, Keamanan Produk
Pelestarian Budaya Melayu Riau melalui Pembelajaran Berbasis Museum: Model Penguatan Literasi Budaya pada Siswa SDN 142 Pekanbaru Bedasari, Hafzana; Amanda, Rifki; Mirsyanda, Halda; Luthfiani, Tria; Deby Sinthya Sari; Harum, Annisa Mustika; Erwinda, Sashi Mutiara; Nabila, Talitha; Putra, Ihsan Riyansyah; Aininnawa, Ryzka; Desi, Desi
AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ajad.v5i3.697

Abstract

Warisan budaya Melayu Riau merupakan komponen penting identitas nasional Indonesia yang harus diperkenalkan dan dilestarikan lintas generasi. Proyek pengabdian masyarakat ini mengatasi keterbatasan paparan siswa sekolah dasar terhadap warisan budaya lokal dengan memanfaatkan Museum Sang Nila Utama sebagai platform pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman siswa tentang nilai-nilai budaya Melayu Riau melalui studi banding terstruktur yang memungkinkan pembelajaran eksperiensial di luar kelas. Pendekatan kualitatif digunakan, memanfaatkan tinjauan pustaka dan observasi langsung terhadap aktivitas siswa selama kunjungan. Data dikaji secara deskriptif untuk menangkap pola-pola yang berkaitan dengan literasi budaya siswa dan interaksi mereka dengan koleksi museum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Museum Sang Nila Utama tidak hanya berfungsi sebagai gudang artefak sejarah, tetapi juga sebagai ruang pendidikan yang efektif untuk memperkenalkan sejarah lokal, nilai-nilai tradisional, dan identitas daerah. Selama kunjungan, siswa menunjukkan kemampuan untuk mengenali dan membedakan berbagai kategori benda cagar budaya—seperti geologika, biologika, etnografika, arkeologika, historika, humismatika, ludologi, keramologika, serta alat musik tradisional dan seni rupa—yang secara kolektif mencerminkan kekayaan warisan Melayu Riau. Observasi lebih lanjut menunjukkan bahwa kunjungan studi mendorong keterlibatan aktif, meningkatkan pemahaman kognitif siswa, dan mengasah keterampilan psikomotorik mereka melalui interaksi langsung dengan artefak budaya. Secara keseluruhan, kegiatan keterlibatan masyarakat ini menggarisbawahi peran strategis museum dalam pendidikan budaya dan menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis pengalaman melalui kunjungan studi merupakan pendekatan yang efektif untuk meningkatkan literasi budaya dan melestarikan warisan Melayu Riau bagi generasi mendatang.
Pendidikan Karakter Profil Pelajar Pancasila Melalui Wirid Remaja Sari, Diska; Fidra, Afifah Salsabillah; Irman, Irman; Susanti, Elva; Siska, Leni; Desi, Desi
MARAWA: Jurnal Masyarakat Religius dan Berwawasan Vol 3 No 1 (2024): Masyarakat Religius dan Berwawasan
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/marawa.v3i1.11150

Abstract

Adolescence is a transition period between childhood and adulthood, during which time they are looking for their identity and therefore need the right assistance. One thing that is done is to develop the character profile of Pancasila students with teenage wirid. This teenage wirid is not only for reciting the Koran but also for carrying out religious activities, both obligatory and sunnah. The method used is community education, namely counseling to educate teenagers and provide understanding to develop the character profile of Pancasila students.
PEMBENTUKAN WIRAUSAHA DESA BERBASIS KALAKAI DAN BAJEI Arianti, Silvia; Marni, Marni; Resviya, Resviya; Ilham, Maulana Muhammad; Yuliani, Yuliani; Lisdah, Lisdah; Desi, Desi
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 11, No 3 (2025): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v11i3.20857

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membentuk wirausaha desa berbasis kelakai (Stenochlaena palustris) dan bajei (Salvinia molesta) di Desa Tewang Karangan, Kecamatan Pulau Malan, Kabupaten Katingan. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah proses produksi yang belum memenuhi standar PIRT dan Halal, kemasan yang belum layak pasar, serta sistem pemasaran yang masih tradisional. Metode pelaksanaan dilakukan melalui empat tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan teknis, penerapan teknologi tepat guna, dan pendampingan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, Focus Group Discussion (FGD), dokumentasi, serta kuesioner pre-test dan post-test. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan produksi, pengemasan, dan pemasaran digital masyarakat. Produk olahan kelakai dan bajei kini memiliki label, nomor PIRT, dan telah dipasarkan melalui ritel modern serta platform online. Selain itu, terbentuk satu unit UMKM desa sebagai bentuk kemandirian ekonomi masyarakat. Program ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), program nasional Makanan Bergizi Gratis (MBG), dan Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi. Pendekatan pemberdayaan masyarakat terbukti efektif dalam memperkuat potensi ekonomi desa berbasis pangan lokal.
Critical Thinking & Problem Solving: Menyelesaikan Masalah Keuangan Ala Agen Rahasia Wiyani, Natalia Titik; Zamrani, Qorryna; Desi, Desi; Rahadiyani, Nurul Adita
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 10 (2026): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i10.3521

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan keterampilan pemecahan masalah siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) khususnya dalam konteks pengelolaan keuangan, melalui pendekatan pembelajaran interaktif dan kontekstual yang mengadopsi analogi metodologi agen rahasia. Kegiatan dilaksanakan di SMKS Merah Putih Bekasi dengan metode partisipatif yang menggabungkan sosialisasi konsep, diskusi kelompok, dan simulasi berbasis permainan edukatif bertema "Agen Rahasia". Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman siswa terhadap konsep keuangan sederhana, kemampuan analisis masalah, serta keterampilan merumuskan solusi yang rasional dan sistematis. Selain itu, kegiatan ini berhasil meningkatkan keaktifan, kepercayaan diri, dan kemampuan kolaborasi siswa dalam diskusi kelompok. Simpulan dari kegiatan ini adalah pendekatan pembelajaran berbasis simulasi dengan elemen gamifikasi dan role-playing terbukti efektif sebagai metode alternatif yang menarik dan kontekstual dalam penguatan kompetensi berpikir tingkat tinggi pada pendidikan vokasi, khususnya untuk materi yang memerlukan analisis situasional dan pengambilan keputusan strategis dalam bidang keuangan.
Membumikan SDGs: Pemberdayaan Komunitas untuk Perilaku Hidup Sehat dan Sejahtera di Dusun Kendal Nau, Novriest Umbu Walangara; Adi Nugroho, Rully; Christian Cahyaningrum, Desti; Natalia Sudjito, Debora; Desi, Desi; Bezaleel Wenas, Michael
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Februari
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i1.519

Abstract

The Sustainable Development Goals (SDGs) provide a global development framework that is human-centered and inclusive. SDG 3—Good Health and Well-Being—targets the prevention of endemic diseases caused by waste accumulation (Target 3.3) and the reduction of mortality and illness resulting from pollution and contamination of air, water, and soil (Target 3.9). Kendal Hamlet, Samirono Village, Getasan District, Semarang Regency, faces challenges in realizing healthy and prosperous community living, particularly due to low public awareness of clean and healthy lifestyle behaviors and limited household waste management capacity. To localize and “ground” SDGs at the grassroots level, the community service team implemented a 3-day Live In program using a participatory approach. Students lived with local host families, acting as foster families, to conduct joint observation, discussion, and collaborative, two-way solution implementation, aligned with Whole Person Education principles and the SDGs commitment to no one left behind. The program improved environmental health literacy, promoted safer pesticide application through the use of personal protective equipment, and introduced housefly mitigation strategies based on sanitation and local wisdom. The activities ran successfully and received highly positive responses from residents and hamlet authorities, demonstrating that immersive community engagement strengthens local capacity and encourages sustainable, collective action in support of SDG 3 achievement.
Penguatan Kompetensi Teknologi dan Solidaritas Sosial melalui Perspektif Sosiologi Pendidikan di SMA Usdatara Manuhutu, Melda Agnes; Leuwwol, Natasya; Uktolseja, Lulu Jola; Siagian, Dewi; Delfin, Delfin; Desi, Desi; Gilber, Gilber; Lazarus, Lazarus; Yohana, Yohana; Yoland, Yoland
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jpkm.v2i2.2109

Abstract

The student empowerment program through computer network cabling training at SMA Usdatara was implemented to enhance technological competence while strengthening social solidarity within the school environment. From the perspective of sociology of education, this activity not only focused on developing students’ technical skills but also emphasized collaboration, interaction, and the formation of positive social relationships throughout the learning process. The program was carried out by a team of university students through stages of observation, socialization, training, and evaluation, engaging participants actively in hands-on cable assembly, device introduction, and group-based practice. The results indicate that the training generated dual impacts. In terms of technological competence, students gained a better understanding of basic computer network concepts and were able to practice proper cabling techniques. Socially, the activity enhanced solidarity through teamwork, peer assistance, and cooperative communication during practical sessions. The interactions between university students and high school participants also demonstrated a dialogical and participatory learning process, in which social experiences played an essential role. Overall, this program shows that technology-based empowerment can simultaneously serve as a means of fostering constructive social bonds within the school community
Pengaruh Pemberian Air Nira Pada Ibu Menyusui Terhadap Kepuasan Bayi Menyusu Desi, Desi; Maulidiana, Sri; Rafiony, Ayu; Dahliansyah, Dahliansyah; Nopriantini, Nopriantini
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v9i1.2292

Abstract

Latar Belakang : Kepuasan bayi menyusu merupakan tujuan pemberian ASI pada ibu nifas. Ketidak lancaran pengeluaran colostrum/ASI disebabkan oleh kurangnya rangsangan hormon oksitosin dan prolaktin, untuk merangsang hormon tersebut dapat dilakukan dengan pemberian air nira. Air nira memiliki kandungan glukosa, fruktosa, steroid, flavonoid dan substansi lainnya yang efektif dalam meningkatkan dan memperlancar produksi ASI sehingga bayi dapat dengan puas untuk menyusu. Hormon oksitoksin dan prolaktin berpotensi distimulus oleh Air nira. Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan yang memiliki komponen zat yang sangat baik untuk bayi karena tersedia dalam bentuk yang ideal dan seimbang untuk dicerna dan diserap secara optimal oleh bayi Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui pengaruh pemberian air nira pada ibu menyusui terhadap kepuasan bayi menyusu di wilayah kerja puskesmas Padang Tikar Kabupaten Kubu Raya. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen dengan Posttest only control group design. Responden yang digunakan adalah ibu menyusui yang memiliki anak usia 6 bulan kebawah sebanyak 30 orang pada desa Medan Mas dan 30 orang pada desa Padang Tikar Dua. Penelitian dilakukan selama 7 hari dengan 7 kali pemberian air nira sebanyak 150 ml setiap jam 09:00 WIB. Data analisis yang digunakan adalah uji independent sample t test untuk mengetahui apakah ada perbedaan pengaruh pemberian air nira pada ibu menyusui terhadap kepuasan bayi menyusu. Hasil : Terdapat kepuasan bayi menyusu dan ada perbedaan pengaruh pemberian air nira terhadap kepuasan bayi menyusu yaitu nilai sig. 0,00. Simpulan : konsumsi air nira pada ibu menyusui berpengaruh terhadap kepuasan bayi menyusu Kata Kunci : Air Nira, Kepuasan Bayi Menyusu.
Co-Authors Abdul Rahmad, Rahmad Achmad, Rafli Aininnawa, Ryzka Amanda, Rifki Angkit Kinasih Anu, Boy Christianto Anwar, Muh Aziz Arianti, Silvia Arlianti, Nopa Asnawi Abdullah ASWEROS UMBU ZOGARA Ayu Rafiony Bayu Aji Nugroho, Bayu Aji Bezaleel Wenas, Michael Catherine Natawirarindry Christian Cahyaningrum, Desti Dadang Solihat Dahliansyah Dahliansyah, Dahliansyah Dary Deby Sinthya Sari Delfin, Delfin Devanti, Tania Putri Dewi, Tuti Mustika Didik Hariyadi Diffah Hanim Dihongo, Lidia M Dwi Astuti, Winda Efendi, Iswar Efriza Efriza Elva susanti Emma Lilianti, Emma Erni Yuningsih Erwin Oktoma, Erwin Erwinda, Sashi Mutiara Fadila, Arsya Fatma Fauzi Ahmad Muda Felita, Aris Fetty Yublika Pasole Fiane de Fretes Fidra, Afifah Salsabillah Gilber, Gilber Ginting, Martinus Ginting, Martinus Hafzana Bedasari Hapisa, Tiara Harry Dwi Putra, Harry Dwi Harum, Annisa Mustika Heris Hendriana Hermansyah, Agus Herwed Nelson Ida Kurnia Ihsan, Bagus Muhammad Ikawati Sulistyaningsih Ilham, Maulana Muhammad Intan, Shela Sri Irman Irman Ivader, Archie Firdaus Jahri, Muhammad Jonni Syah R. Purba Junio Richson Sirait Kartomo, Kartomo kusnandar kusnandar Laetare, Ema Tri Lahade, John R Lase, Priskila Lazarus, Lazarus Leuwwol, Natasya Lisdah, Lisdah Lulu Jola Uktolseja Luthfiani, Tria Mardiah, Radiatan Maretalinia, Maretalinia Maria F Vinsensia D P Kewa Niron Maria Goreti Pantaleon Marni Marni, Marni Marsalina, Tania Martinus Ginting Maulianaulfa Maya Sari Mei Lestari, Mei Melda Agnes Manuhutu Melyana, Yola Putri Mesyamtia, Bella Mirsyanda, Halda Muhammad Azmi Muhammad Jahri Muhammad Syaiful Nabila, Talitha Natalia Sudjito, Debora Ni Wayan Parwati Septiani Nopriantini Nopriantini Nortania, Nortania Novia, Devi Novriest Umbu Walangara Nau Nurdin Nurdin Nurul Rizqa Oktariansyah Oktariansyah, Oktariansyah Olieviani, Marisa Putra, Ihsan Riyansyah Putriani, Dian Rohma Rafiony, Ayu Rahadiyani, Nurul Adita Rahma, Rahma Aulia Husen Raihan, Ahmad Resi, Resi Rita astuti Resviya, Resviya Rezky, Rezky Rezza Dewintha, Rezza Rosiana Eva Rayanti Rully Adi Nugroho Saepul Anwar Safitri, Erna Retna SAINIL AMRAL Salsa, Salsa aulia Salsabila , Lesya Adinda Sari, Diska Serly, Serly Siagian, Dewi Sidiq , Muhammad Hilman Siska, Leni Sri Harini Sri Maulidiana Suaebah, Suaebah Suaebah, Suaebah Sulistyaningsih, Ikawati Sunengsih, Eltri Yani Suriyani, Ellya Swandi, Monica Kharisma Sya'banniah , Nispi Yani Syafiqo, Syafira Auliani Syarah, Siti Syarah fatiqiyah Tia, Firasti Tumbal, Vini ulfa, mauliana Wahyuni, Uli Widyana Lakshmi Puspita Widyastuti , Meyliana Puji Wiyani, Natalia Titik Wulandari, Devi Nur Yanuarti Petrika Yohana Yohana Yoland, Yoland Yuliani Yuliani Yulius Yusak Ranimpi Yusran Yusran Zahra, Keyla Alya Zamrani, Qorryna Zulfachmi, Zulfachmi