p-Index From 2021 - 2026
5.151
P-Index
This Author published in this journals
All Journal E-JOURNAL MANAJEMEN FE UNTAD Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi Jurnal Gizi dan Kesehatan BIOLINK (Jurnal Biologi Lingkungan, Industri, Kesehatan) Jurnal Surya Medika Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Jurnal Kesehatan Manarang Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Human Care Journal (JIML) JOURNAL OF INNOVATIVE MATHEMATICS LEARNING Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Aksara: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Idea Pengabdian Masyarakat Jurnal Riset dan Aplikasi Mahasiswa Informatika (JRAMI) KAMASEAN: Jurnal Teologi Kristen Jurnal Cakrawala Ilmiah Journal of Innovation and Research in Primary Education Jurnal Bangkit Indonesia Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (JKK) Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Gizi dan Kesehatan Jurnal Pendidikan Agama Islam Indonesia (JPAII) Ezra Science Bulletin Journal of Law, Education and Business Nutriture Journal Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Karimah Tauhid Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Indonesia Majalah Pengabdian Indonesia Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Media Pengabdian Kesehatan Indonesia MEDICA (International Medical Scientific Journal) English Education: English Journal for Teaching and Learning
Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Melalui Pelatihan Mendeteksi Stunting Di Desa Rasau Jaya Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya DESI, DESI; Ikawati Sulistyaningsih; Muhammad Jahri; Nopriantini; Yanuarti Petrika; Martinus Ginting; Ayu Rafiony; Dahliansyah; Maulianaulfa
Media Pengabdian Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 2 (2024): JULY
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62358/6zk41w65

Abstract

Keterbatasannya tenaga kesehatan di Indonesia menyebabkan daya cakup pelayanan kesehatan belum optimal. Sehingga strategi pembangunan partisipatif adalah cara yang efektif untuk menangani masalah stunting ini. Dikatakan partisipatif karena bukan hanya pemerintah yang harus sadar dan beraksi, namun juga masyarakat harus sadar dan bergerak untuk menangani masalah ini. Salah satunya adalah dengan pembedayaan kader kesehatan di posyandu-posyandu yang ada. Kasus stunting terjadi biasanya karena penyakit ini tidak disadari dan diketahui oleh masyarakat. Sehingga masyarakat perlu pemberdayaan agar tahu dan juga mengerti tanda-tanda stunting. Apabila masyarakat tahu karakteristik stunting sejak dini, maka bisa segera dilakukan penanganan agar tidak menimbulkan komplikasi yang buruk. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberdayakan masyarakat, melalui kader posyandu dalam penanganan dan pencegahan masalah stunting diwilayah Puskesmas Rasau Jaya. Selain itu menerapkan model pemberdayaan masyarakat yang lebih partisipatif dalam penanganan dan pencegahan masalah stunting di wilayah Puskesmas Rasau Jaya. Metode kegiatan pengabdian masyarakat yang akan dilakukan berupa peningkatan kapasitas kader dalam melakukan kegiatan pendampingan. Adapun metode peningkatan kapasitas kader adalah dengan memberikan pelatihan, refresing kader, sosialisasi dan praktek dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader pendampingan. Selain itu untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai stunting, dampak stunting terhadap kesehatan dan dampaknya pada masa depan, menambah wawasan tentang upaya pencegahan dan penanganan stunting. Hasil Pengabmas di Desa Rasau Jaya Tiga, Kubu Raya, menunjukkan pemberdayaan kader posyandu berhasil meningkatkan pengetahuan penanggulangan stunting. Kader mampu antropometri dan menentukan status anemia ibu hamil lebih baik, mencerminkan komitmen dalam mendukung pencegahan stunting sesuai tujuan pengabdian masyarakat.
Exploration of Socio-Scientific Issues Learning Media for Science Literacy through Hypercontent E-Module Widyastuti , Meyliana Puji; Safitri, Erna Retna; Desi, Desi
Journal of Innovation and Research in Primary Education Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jirpe.v4i4.2540

Abstract

The low achievement of students' science literacy in Indonesia, as shown by the Programme for International Student Assessment (PISA), indicates a gap between students' mastery of concepts and their ability to apply them in real-life situations. One relevant approach to addressing this challenge is the provision of learning media based on socio-scientific issues in the form of interactive, multimodal, and hypercontent e-modules. This research aims to explore the needs of students and teachers as the basis for developing the e-module. The research subjects involved 71 students and two science teachers at SMP Negeri 11 Bayung Lencir. Data was collected through observations, interviews, and questionnaires. The observation results show that learning remains teacher-centered, lecture-dominant, and relies on a limited package of books, and is less related to daily life. Student interviews revealed that science learning tends to be monotonous; however, they show a strong tendency towards visual-based and group discussion-based learning. Direct practice, as well as digital media that are integrated with environmental, health, and technological issues. The teacher emphasized the need for innovative media that is contextual and digital-based. The questionnaire data reinforces this finding, where 74.6% of students are looking for additional materials outside of the package book, 54.9% need additional learning media, but only 9.8% have used e-modules. In addition, almost half of the students (49.2%) stated that they prefer digital-based learning and are interested in science materials related to socio-scientific issues. This finding confirms the urgency of developing hypercontent e-modules with socio-scientific issue-content as a pedagogical as well as technological solution to support the defense of science that is more meaningful, collaborative, and contributory to improving the science literacy of junior high school students.
Hak Konsumen untuk Mendapatkan Informasi dan Keamanan Produk atas Beredarnya Skincare Tanpa Izin Edar Desi, Desi; Kurnia, Ida
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 4 (2025): Oktober, Social Issues and Problems in Society
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i4.50820

Abstract

Peredaran skincare tanpa izin edar kini semakin mudah ditemukan, terutama di media sosial. Banyak konsumen yang tergiur oleh klaim hasil cepat dan harga murah tanpa menyadari risiko dibaliknya. Padahal hak konsumen untuk mendapatkan informasi yang jelas dan keamanan dari produk yang telah digunakan telah diatur dalam hukum indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menggali sejauh mana hak tersebut benarbenar terpenuhi dalam kasus penggunaan skincare ilegal. Hasil penelitian ini menunjukan kurangnya literasi konsumen, lemahnya pengawasan digital, dan serta maraknya pelaku usaha yang mengabaikan apa saja hak dan kewajiban pelaku usaha serta hak dan kewajiban konsumen.Kata kunci: Hak konsumen, Izin Edar, Keamanan Produk
Co-Authors Abdul Rahmad, Rahmad Achmad, Rafli Angkit Kinasih Anu, Boy Christianto Anwar, Muh Aziz Arlianti, Nopa Asnawi Abdullah ASWEROS UMBU ZOGARA Ayu Rafiony Bayu Aji Nugroho, Bayu Aji Catherine Natawirarindry Dadang Solihat Dahliansyah Dahliansyah, Dahliansyah Dary Devanti, Tania Putri Dewi, Tuti Mustika Didik Hariyadi Diffah Hanim Dihongo, Lidia M Dwi Astuti, Winda Efendi, Iswar Efriza Efriza Emma Lilianti, Emma Erni Yuningsih Erwin Oktoma, Erwin Fadila, Arsya Fatma Fauzi Ahmad Muda Felita, Aris Fetty Yublika Pasole Fiane de Fretes Ginting, Martinus Ginting, Martinus Hapisa, Tiara Harry Dwi Putra, Harry Dwi Heris Hendriana Hermansyah, Agus Herwed Nelson Ida Kurnia Ihsan, Bagus Muhammad Ikawati Sulistyaningsih Intan, Shela Sri Ivader, Archie Firdaus Jahri, Muhammad Jonni Syah R. Purba Junio Richson Sirait Kartomo, Kartomo kusnandar kusnandar Laetare, Ema Tri Lahade, John R Lase, Priskila Mardiah, Radiatan Maretalinia, Maretalinia Maria F Vinsensia D P Kewa Niron Maria Goreti Pantaleon Marsalina, Tania Martinus Ginting Maulianaulfa Maya Sari Mei Lestari, Mei Melyana, Yola Putri Mesyamtia, Bella Muhammad Azmi Muhammad Jahri Muhammad Syaiful Ni Wayan Parwati Septiani Nopriantini Nopriantini Nortania, Nortania Novia, Devi Nurdin Nurdin Nurul Rizqa Oktariansyah Oktariansyah, Oktariansyah Olieviani, Marisa Putriani, Dian Rohma Rafiony, Ayu Rahma, Rahma Aulia Husen Raihan, Ahmad Resi, Resi Rita astuti Rezky, Rezky Rezza Dewintha, Rezza Rosiana Eva Rayanti Saepul Anwar Safitri, Erna Retna SAINIL AMRAL Salsa, Salsa aulia Salsabila , Lesya Adinda Serly, Serly Sidiq , Muhammad Hilman Sri Harini Suaebah, Suaebah Suaebah, Suaebah Sulistyaningsih, Ikawati Sunengsih, Eltri Yani Suriyani, Ellya Swandi, Monica Kharisma Sya'banniah , Nispi Yani Syafiqo, Syafira Auliani Syarah, Siti Syarah fatiqiyah Tia, Firasti Tumbal, Vini ulfa, mauliana Wahyuni, Uli Widyana Lakshmi Puspita Widyastuti , Meyliana Puji Wulandari, Devi Nur Yanuarti Petrika Yulius Yusak Ranimpi Yusran Yusran Zahra, Keyla Alya Zulfachmi, Zulfachmi