Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH KONSELING DENGAN MEDIA LEMBAR BALIK DAN BROSUR TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG GAYA HIDUP PADA PASIEN DM TIPE 2 DI POLI RAWAT JALAN RSUD DELI SERDANG Barus, Rosmawati Helmi; Nababan, Donal; Tarigan, Frida Lina
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v3i2.5425

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a dangerous disease known by the people of Indonesia by the name of diabetes. DM is a metabolic disorder that occurs chronic or chronic because the body does not have enough insulin due to interference with the secretion of insulin, insulin hormone that does not work properly or both. The purpose of this study was to determine the effect of counseling with flipcharts and brochures on lifestyle knowledge in Type 2 DM patients in the Outpatient Clinic of Deli Serdang Hospital in 2019. This study used a quasi experimental design using the two group posttest design. The population was all patients with Type 2 DM in the Outpatient Hospital Deli Serdang as much as 199 and the sample was obtained by 48 respondents with the provisions of 24 for the flip sheet media group and 24 for the brochure media group. Data were analyzed using univariate and bivariate analysis. The results were obtained: a) There was an influence of counseling with flipchart media (p = 0,000) and media brochures (p = 0,000) on lifestyle knowledge in patients with Type 2 diabetes. B) Media brochures more effectively influenced knowledge about lifestyle in patients with Type 2 diabetes (p = 0.002). From the results of the study it is expected that sufferers of type 2 DM can maintain a healthy lifestyle by doing the right diet to maintain body fitness and control blood sugar levels in the body so that the disease is not a complication and the hospital can counsel with patients with type 2 DM using media brochures and flipchart media as a manifestation of concern for patients and the community. AbstrakDiabetes Melitus (DM) merupakan salah satu penyakit berbahaya yang dikenal oleh masyarakat Indonesia dengan nama penyakit kencing manis. DM adalah penyakit gangguan metabolik yang terjadi secara kronis atau menahun karena tubuh tidak mempunyai hormon insulin yang cukup akibat gangguan pada sekresi insulin, hormon insulin yang tidak bekerja sebagaimana mestinya atau keduanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konseling dengan media lembar balik dan brosur terhadap pengetahuan tentang gaya hidup pada pasien DM Tipe 2 di Poliklinik Rawat Jalan RSUD Deli Serdang Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan quasi eksperimental design dengan menggunakan rancangan two group posttest. Populasi adalah seluruh pasien dengan penyakit DM Tipe 2 yang terdapat di Poli Rawat Jalan RSUD Deli Serdang sebanyak 199 dan sampel diperoleh 48 responden dengan ketentuan 24 untuk kelompok media lembar balik dan 24 untuk kelompok media brosur. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian diperoleh: a) Ada pengaruh konseling dengan media lembar balik (p = 0,000) dan media brosur (p=0,000) terhadap pengetahuan tentang gaya hidup pada pasien penderita DM Tipe 2. b) Media brosur lebih efektif berpengaruh terhadap pengetahuan tentang gaya hidup pada pasien penderita DM Tipe 2 (p = 0,002). Dari hasil penelitian diharapkan penderita DM tipe 2 dapat menjaga gaya hidup yang sehat dengan melakukan  diet  yang  benar  untuk  menjaga  kebugaran  tubuh  dan  mengontrol  kadar  gula  darah  dalam  tubuh sehingga penyakitnya tidak menjadi komplikasi serta pihak rumah sakit dapat melakukan konseling kepada penderita DM tipe 2 menggunakan media brosur dan media lembar balik sebagai perwujudan kepedulian kepada pasien dan masyarakat.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL WHATSAPP DAN BOOKLET TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA TENTANG ROKOK DI SMA NEGERI 13 MEDAN Gafi, Aldo Al; Hidayat, Wisnu; Tarigan, Frida Lina
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v3i2.5656

Abstract

Smoking is one of the public health problems in Indonesia by remembering that smoking is one of the main risk factors of several chronic diseases that can lead to death. Smoking among adolescents is caused by curiosity or trying out new experiences, trying to eliminate boredom, wanting to be considered more male and want to be accepted in the group. The purpose of this study was to analyze the effect of the use of whatsapp social media and booklets on knowledge about cigarettes and student attitudes at SMA Negeri 13 Medan. This research is a quasi experimental study. The study population was all students of SMAN 13 Medan class 11 in 2018/2019 with 128 male students and the sample was 21 male students for the social media group WA) and 21 male students for the booklet group. Data analysis methods used in this study consisted of univariate and bivariate analyzes. The results were obtained as follows: 1) The use of whatsapp social media affected the knowledge of cigarettes and student attitudes, 2) The use of booklet media influenced the knowledge of cigarettes and student attitudes. From the research results obtained, suggestions are given that students can increase their knowledge through a number of ways including finding information through internet media or books relating to smoking and smoking as well as the dangers posed by smoking so that they can understand it and change attitudes towards more and produce good behavior, also. AbstrakMerokok merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dengan mengingat bahwa merokok merupakan salah satu faktor risiko utama dari beberapa penyakit kronis yang dapat mengakibatkan kematian.Merokok dikalangan remaja disebabkan oleh rasa ingin tahu atau mencoba-coba pengalaman baru, mencoba menghilangkan kejenuhan, ingin dianggap lebih jantan dan ingin diterima dikelompoknya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penggunaan media sosial whatsapp dan booklet terhadap pengetahuan tentang rokok dan sikap siswa di SMA Negeri 13 Medan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMAN 13 Medan kelas 11 tahun ajaran 2018/2019 sebanyak 128 orang laki-laki dan sampel diperoleh sebanyak 21 siswa laki-laki untuk kelompok media sosial WA) dan 21 siswa laki-laki untuk kelompok booklet. Metode analisa data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian diperoleh sebagai berikut: 1) Penggunaan media sosial whatsapp berpengaruh terhadap pengetahuan tentang rokok dan sikap siswa, 2) Penggunaan media booklet berpengaruh terhadap pengetahuan tentang rokok dan sikap siswa. Dari hasil penelitian yang diperoleh disampaikan saran yaitu siswa dapat menambah pengetahuannya melalui beberapa cara diantaranya dengan mencari informasi melalui media internet atau buku yang berkaitan dengan rokok dan merokok serta bahaya yang ditimbulkan akibat merokok sehingga dapat memahaminya dan merubah sikap kearah yang lebih dan menghasilkan perilaku yang baik pula.
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Pemberdayaan Tim Pendamping Keluarga untuk Pencegahan Stunting di Kota Binjai Tahun 2022 Gea, Handerman Vitu; Purba, Jenny Marlindawani; Tarigan, Frida Lina
Jurnal Riset Hesti Medan Vol 8, No 1 (2023): Edisi Juni
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam I/Bukit Barisan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34008/jurhesti.v8i1.298

Abstract

The aim of this research is to analyze factors related to the success of empowering the Family Assistance Team (TPK) to prevent stunting in Binjai City. The approach used in this research is a mixed methods research design which is carried out in two stages of activities, namely quantitative data collection using SPSS data analysis which aims to obtain factors related to the empowerment of the Family Assistance Team and a qualitative approach which aims to obtain further explanation. further regarding the factors inhibiting and supporting the success of empowering the Family Assistance Team through interview and observation techniques. The population in this study was 114 Family Assistance Teams in South Binjai District with a sample of 53 Family Assistance Team Cadres while the research supporting informants were 10 people from Health Officers, PLKB, Village Heads and Community Figures. This research resulted in findings that the variables of communication, resources, disposition and bureaucracy have an influence on the success of empowering the Family Assistance Team in Binjai City in 2022. The inhibiting factor in this research is the communication of the Family Assistance Team to the community, where the community is still limited in receiving information regarding problems. stunting correctly, giving rise to the wrong meaning, this is because the public does not understand the problem of stunting properly and does not have materials or media for information on stunting problems. The disposition factor is also an inhibiting factor in the success of empowering the Family Assistance Team in the city of Binjai, this is because the community does not know for sure the government programs and policies in handling stunting that are currently running in their area, making it difficult for them to participate in achieving success in accelerating stunting reduction. With these findings, it is hoped that the Family Assistance Team can provide education to the community by using effective and focused communication to provide understanding to the community regarding programs and handling to accelerate stunting reduction so that the community's perception of stunting can change and the community can recognize it correctly and want to be involved in supporting it. Government program. This study produced a guidebook for the successful empowerment of the Family Assistance Team.
Associated risk factors with incidence of irritant contact dermatitis among the cleaning worker in Santa Elisabeth Medan Hospital Panjaitan, Joice Sonya Gani; Nababan, Donal; Tarigan, Frida Lina; Hidayat, Wisnu; Sitorus, Mido Ester J.
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 6 No. 1 (2024): June
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v6i1.4970

Abstract

Occupational irritant contact dermatitis (ICD) accounts for approximately 20% of work-related skin diseases, with 80% of cases affecting the hands. Cleaning staff are particularly susceptible to ICD. This study aimed to identify risk factors for ICD among cleaning staff at Santa Elisabeth Medan Hospital. A cross-sectional observational study was conducted involving 60 cleaning staff (total population) at the hospital in October-November 2023. The study investigated three groups of factors: host factors (age, gender, work duration, work stress, and personal protective equipment (PPE) use), agent factors (type of cleaning solution, duration and frequency of use), and environmental factors (perceived organizational support). The results showed that 8 of 60 cleaning staff (13.3%) had ICD. Statistical analysis revealed no significant association between ICD and host, agent, or environmental factors among cleaning staff (p > 0.05). Host, agent, and environmental factors were not found to be significant risk factors for OICD among cleaning workers at Santa Elisabeth Medan Hospital.
Utilization of National Health Insurance capitation funds at puskesmas: A qualitative study in Medan Labuhan Subdistrict, Medan City Parulian, Alfred Padumpang; Nababan, Donal; Tarigan, Frida Lina; Wandra, Tony; Sitorus, Mido Ester J.
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 6 No. 1 (2024): June
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v6i1.4972

Abstract

The Indonesian National Health Insurance (JKN) system uses a capitation payment mechanism to fund primary healthcare services. However, utilization of these funds has been a subject of concern because of the potential for unutilized funds and inefficient allocation. This study aimed to investigate the utilization of capitation funds in three Puskesmas (primary healthcare facilities) in Medan Labuhan, Medan City, in 2023. Using a qualitative descriptive research approach, data were collected through in-depth interviews, document analyses, and direct observations. The participants included puskesmas heads, technical implementation officers, primary healthcare service team leaders, financial subsection heads, and health office department heads. Triangulation was used to ensure data validity. The study revealed that overall capitation fund utilization was suboptimal, particularly in terms of operational cost support. This was attributed to delays in budget implementation documents, lengthy and bureaucratic procurement processes, and a lack of understanding among capitation fund management personnel at Puskesmas. To optimize capitation fund utilization, this study recommends streamlining bureaucratic procedures, providing training for capitation fund management personnel, and adopting effective financial management practices for public service agencies. These measures can contribute to improved quality and professionalism in healthcare services delivered by Puskesmas in Medan Labuhan.
PENGARUH FAKTOR KARAKTERISTIK, PSIKOLOGIS DAN ORGANISASI TERHADAP KINERJA DOKTER DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA TEBING TINGGI TAHUN 2021 Kacaribu, Adelia Pratiwi; Nababan, Donal; sinaga, Janno; ., Zulfendri; Tarigan, Frida Lina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1597

Abstract

ABSTRAKKinerja dokter merupakan faktor penentu dalam keberhasilan pencapaian tujuan rumah sakit. Jika kinerja dokter baik, maka clinical govermance rumah sakit dapat menjamin masyarakat akan mendapatkan pelayanan klinis yang terbaik . Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh faktor karakteristik, psikologis dan organisasi terhadap kinerja dokter di Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi tahun 2021.          Jenis penelitian ini dengan pendekatan kuantitatif dan desain penelitian ini cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh dokter umum dan dokter spesialis yang berjumlah 30 orang dengan sampel merupakan total populasi sebanyak 30 orang. Pengumpulan data melalui kuesioner dengan variabel independen faktor karakteristik (umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan dan alama bekerja), faktor psikologis dan faktor organisasi (kepemimpinan dan budaya organisasi) diisi oleh responden. Analisa data secara univariat, bivariat dan multivariat dengan menggunakan uji statistik regresi logistik berganda.          Hasil penelitian menunjukkan variabel karakteristik umur (p=0,001) terdapat pengaruh signifikan terhadap kinerja dokter . jenis kelamin p=0,765 , pendidikan terakhir p=0,544 dan lama bekerja p=0,464 tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja dokter. Faktor psikologis p=0,001 adanya hubungan signifikan. Organisasi kepemimpinan p=0,011, Budaya organisasi p=0,000 berpengaruh signifikan terhadap kinerja dokter.Perlu adanya sosialisasi atau upaya untuk meningkatkan komitmen kepada organisasi dan pemahaman dokter terhadap visi dan misi rumah sakit sebagai cita-cita yang akan dicapai sehingga dokter dapat sama- sama menjalankan sesuai dengan apa yang telah ditetapkan. Sosialisasi dapat disampaikan dalam bentuk pengumuman dengan menggunakan teknologi komunikasi yang ada.  Kata Kunci : Karakteristik, Psikologis, Organisasi, Kinerja Dokter 
PENINGKATAN KEBERDAYAAN PETUGAS BANDARA KUALA NAMU INTERNATIONAL AIRPORT (KNIA) DALAM MENCEGAH COVID 19 TAHUN 2020 Tarigan, Frida Lina; Purba, Ivan Elisabeth; Ginting, Daniel
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 2 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dari survey awal dilihat melihat bahwa petugas di bandara Kualanamu tidak semua rutin menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) khususnya masker selama bekerja. Begitu juga tindakan mencuci tangan jarang dilakukan. Tidak menggunakan APD saat bekerja, ataupun tidak mencuci tangan setelah melakukan pekerjaannya ada beberapa kemungkinan antara lain tidak adanya SOP yang mengharuskan menggunakan APD dan mencuci tangan, ada SOP tapi pengawasan yang minim dan tidak adanya sanksi ataupun teguran yang diberikan kepada petugas, sarana dan prasarana yang kurang, kurangnya kepedulian untuk menggunakan APD dan mencuci tangan yang berkaitan dengan perilaku seseorang. Di Bandara petugas bandara Kualanamu yang berhadapan langsung dengan penumpang/pengunjung bandara Kualanamu yang jumlahnya lebih dari 10000 orang per hari sangat rentan tertular penyakit menular Covid-19 maka sangat dibutuhkan upaya peningkatan keberdayaan petugas bandara untuk terhindar dari COVID 19. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah melakukan pendampingan dan pembinaan dalam pencegahan COVID 19 , dengan beberapa tahapan yaitu: pendampingan petugas kebersihan dan kesehatan pelabuhan dalam melakukan analisis situasi, melakukan tahapan advokasi kepada pimpinan dari masing masing petugas kesehatan, tahapan pemberdayaan petugas kebersihan dan petugas Kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk Pemberdayaan Petugas Bandara Kuala Namu International Airport (KNIA) Dalam Mencegah Covid 19 Tahun 2020 ini telah dilaksanakan dengan baik, dimana semua pihak yang terlibat sangat antusias dan berperan aktif dalam kegiatan tersebut.
PROPOSAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PEMBINAAN DAN PENDAMPINGAN TERHADAP ADAPTASI KEBIASAAN BARU DIRUMAH SAKIT UMUM MUNYANG KUTE KABUPATEN BENER MERIAH Tarigan, Frida Lina; Ginting, Daniel; Sirait, Asima
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah Aceh merilis penambahan 27 kasus baru positif virus corona. Dengan demikian, hingga Rabu (15/7) pukul 15.00 WIB, total positif COVID-19 di Aceh menjadi 137 kasus.. Kasus baru positif COVID-19 di Aceh hari ini bertambah 27 orang, termasuk tenaga medis dan kontak erat tenaga medis itu, juga kontak erat pasien sebelumnya. Dua orang di antaranya meninggal dunia.. Kasus-kasus baru tersebut merupakan hasil tracing terhadap orang-orang yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien COVID-19 sebelumnya, baik tenaga medis maupun keluarganya. Dari 27 kasus baru tersebut, 11 orang tenaga medis, 6 orang kontak erat pasien positif terinfeksi virus corona, 5 orang kontak erat Kasus 107, 2 orang kontak erat tenaga medis, 1 orang dosen, dan 2 orang meninggal dunia. (Aceh Terkini, 2020). Dari survey awal dilihat bahwa petugas kesehatan telah menggunakan alat pelindung diri (APD) khususnya masker selama bekerja, melakukan cuci tangan sebelum dan sesudah melayani pasien. Tetapi pengunjung dan pasien serta pendamping pasien tidak menggunakan masker atau APD. Hampir semua pengunjung yang datang ke Rumah Sakit Umum Munyang Kute tidak ada mengindahkan peraturan yang dibuat oleh pihak manajemen, padahal jadwal berkunjung sudah ditiadakan. Pendamping pasien juga sudah disampaikan hanya diperbolehkan 1 (satu) orang saja tetapi masih banyak pasien yang didampingi lebih dari 1 orang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menghasilkan simpulan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pembinaan dan pendampingan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19 ini telah dilaksanakan dengan baik, dimana semua pihak yang terlibat sangat antusias dan berperan aktif dalam kegiatan tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui beberapa tahap yaitu persiapan kegiatan, pelaksanaan dan evaluasi. Luaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat diperoleh informasi bahwa masyarakat telah menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari dan lingkungan masyarakat, pendamping pasien mengunakan masker, tidak adanya jam bertamu/berkunjung dan hanya 1 orang saja pendamping pasien.
PELAKSANAAN SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT (STBM) DI DESA PARBOTIHAN KECAMATAN ONAN GANJANG KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN Hidayat, Wisnu; Tarigan, Frida Lina; Sinaga, Lia Rosa Veronika
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebiasan Pratik buang air besar sembarangan merupakan salah satu masalah sanitasi yang memerlukan perhatian khusus. UNICEF (United Nations Interational Childrens Emergency Fund) menyatakan bahwa sanitasi dan perilaku kebersihan yang buruk, serta minum air yang tidak aman berkontribusi terhadap 88% kematian anak akibat diare di seluruh dunia. Indonesia menduduki peringkat kedua setelah India sebagai Negara dengan masayrakat berperilaku BAB Sembarangan. Tahun 2020 berdasarkan data Kemenkes Cakupan akses Jamban sehat di Indonesia masih berkisar 80%. dan ada sekitar 30,95 juta jiwa yang masih BAB sembarangan . Sedanggakan di Sumatera cakupan akses jamban sehat hanya berkisar 73,44%. Berdasarkan data kuantitatif UPT Puskesmas Onan Ganjang hingga Desember 2020, di Kecamatan Onan Ganjang cakupan akses terhadap jamban sehat masih mencapai 87%, sedangkan di Desa Parbotihan Kecamatan Onan Ganjang meyumbangkan sekitar 60 KK yang pmasih BAB sembarangan artinya belum memiliki akses terhadap jamban sehat. Maka salah satu upaya untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan melaksanakan Sanitasi Total Berbasi Masyarakat di Desa Onan Ganjang Kabupaten Humbang Hasundutan
SOSIALISASI TENTANG PENYAKIT MENULAR PADA KADER POSYANDU REMAJA LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS KELAS 1 MEDAN Sitorus, Mido Ester. J.; Simanjuntak, Galvani Volta; Tarigan, Frida Lina
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut WHO (2018), remaja adalah penduduk dalam rentang usia 10-19 tahun, menurut Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 25 tahun 2014, remaja adalah penduduk dalam rentang usia 10-18 tahun dan menurut badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) tentang usia remaja adalah 10-24 tahun dan belum menikah (Kemenkes RI, 2012). Hasil survei penduduk antar sensus 2015 menunjukkan bahwa pendudukusia 15-24 tahun mencapai 42.061,2 juta atau sebesar 16,5 persen dari total penduduk Indonesia. Hasil proyeksi penduduk menunjukkan bahwa jumlah penduduk usia remaja ini akan mengalami peningkatan hingga tahun 2030 (World Population Prospects, UN Population 2015 dalam Lembaga Demografi FEB UI, 2017). Berdasarkan hasil pra survey di Lembaga Pembinaan Khusus Kelas 1 Medan ternyata belum pernah di adakan Posyandu Remaja tentang Penyakit Menular, pada hal saat ini banyak sekali remaja yang bisa mendapatkan informasi mengenai penyakit menular baik melalui media social misalnya facebook, youtube, Instagram, whatsapp, twitter, line. Maka dari itu kami tim pelaksana pengabdian masyarakat datang menjelaskan kepada kader posyandu bahwa apa saja penyakit menular itu. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Okober tahun 2021, Tempat kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah di Ruang Aula Lembaga Pembinaan Khusus Kelas 1 Medan. Bagian I. Sosialisasi tentang Penyakit Menular Pada Kader Posyandu Remaja Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas I Medan. Bagian II. CBIA (Cara Belajar Insan Aktif). Luaran Yang diharapkan melalui Pengabdian Masyarakat yang didanai oleh Universitas Sari Mutiara Indonesia Medan ini adalah Jurnal lokal yang mempunyai ISSN. Dengan dilaksanakannya kegiatan Sosialisasi tentang Penyakit Menular Pada Kader Posyandu Remaja Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas I Medan dengan Metode CBIA ini, maka seluruh remaja mengetahui tentang penjelasan pengertian dari penyakit menular, jenis-jenis penyakit menular dan penyebabnya, cara penyebaran penyakit menular secara umum,.
Co-Authors ., Zulfendri Aferizal, Aferizal Ahmad Gazali, Ahmad Aini, Syafrida Alyakin Dachi, Rahmad Andriani, Risca Anita , Surya Aritonang, Elisa Silvia Azzahra, Fatihah Putri Bangun, Agita Kartasari Bangun, Henny Arwina Barus, Rosmawati Helmi Chandra, Devina Dachi , Rahmat Alyakin Dachi, Rahmat Dachi, Sidita Dakhi, Rahmat A Daniel Ginting Daniel Ginting Edi Syahputra Elisabeth Purba, Ivan Emelia Apriani Tampubolon ENDANG KARTINI, ENDANG Faini, Faini Fajrinur, Fajrinur Fakhruddin Fakhruddin Fauziyah Fauziyah Fikarwin Zuska Frida Lina Br Tarigan Gafi, Aldo Al Galvani Volta Simanjuntak Gea, Handerman Vitu Ginting, Ira Sehati Br. Habeahan, Sanata H Hakim, Dr.Lukman Harefa, Karnerius Harefa, Liberti Debora Harianja, Ester Harianja, Ester Saripati Helvinus Laia Heru Santoso Hidayat, Wisnu Hutajulu, Johansen Hutapea, Joice Fransisca Aprilia Hutasoit, Linda Isnaeni, Lira Mufti Azzahri J Sitorus, Mido Ester J. Sitorus, Mido Ester Jamilah Jamilah Jannah, Hafzil Janno, Janno JOICE SONYA GANI PANJAITAN Juliandika, Rozi Kacaribu, Adelia Pratiwi Kataren, Otniel Ketaren, Otniel Ketaren, S. Otniel Ketaren, Sinar Otniel Laowo, Oktorisman Lukman Hakim Malau, Kharisma Wanda Manalu, Maya Eka Manik , Tumpak Rudiaman Manullang, Yenni Manurung , Kesaktian Manurung, Jasmen Manurung, Kesakitan Manurung, Kesaktian Marbun, Serepina Marlindawani, Jenni Marlindawani, Jenny Masdalina Pane Maysyarah, Maysyarah Modesta, Intan Mutia, Lany MYRNAWATI CRIE HANDINI MYRNAWATI, MYRNAWATI Mz, Miftahul Qurnaini Nababan, Donal Nababan, Hotli Hendrika Naftalia Keliat, Fani Nasution, Fajarudin Otniel Ketaren Pardede, Jek Amidos Parulian, Alfred Padumpang Pulungan, Na'imah Purba, Agnes Erna Taulina Purba, Agustinus Hamonangan Winston Purba, Jenny Marlindawani R.Kintoko Rochadi Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmat A.Dachi Rahmat Alyakin Dakhi Rana, Revaranda Genta Rizkia, Isna Rochadi, Kintoro Sabriyanto Santoso, Ileru Sembiring, Rinawati Siagian, Mido Tua Siagian, Mindo Tua Siahaan, Eka Sibarani , Melda Sihotang, Junita Lisbet Silitonga, Evawani Martalena Simanjorang, Elfrida Simanjuntak, Erledis Simanjuntak, Hermanto Simanjuntak, Netty Iriani Simatupang, Devina Oktora Sinaga, Janno Sinaga, Lia Rosa Veronika Sinaga, Taruli Rohana Sirait, Asima Siregar, Bertua SM Siregar, Laura Siregar, Linda Siregar, Mutiah Saleha Siterisno, Edi Sitorus, Friska Sitorus, Mido Este J Sitorus, Mido Ester Sitorus, Mido Ester. J. Sitorus, Mido J SRI RAHAYU Subarma, Didik Syafitri, Henny Syaiful . Syapitri, Heny Tambun, Mastaida Tarigan, Juni Asnita Telaumbanua, Rina Lis Diana Telaumbanua, Ya'adil Toni Wandra Tumangger, Derianto Lasniate Usman, Rachmatina Amelia Utama, Indra Vierto Wandra, Tony Warouw, Sonny P. Warouw, Sonny Priajaya Warouw, Sony Priajaya Wira Heppy Nidia, Wira Heppy Zega, Memoris Zega, Pinta Zega, Winar Purnawan Sari Zulfendri Zulfendri