Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Masyarakat (Penanaman Pohon Di Das (Daerah Aliran Sungai) Betimus Dan Lahan Warga Terdampak Bencana Longsor Di Desa Sembahe Dan Tambunan Tarigan, Frida Lina; Daniel Ginting; Toni Wandra
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 1 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa waktu lalu tepatnya tanggal 27 November 2024 malam telah terjadinya longsor (landslide) disepanjang jalan utama Sembahe Sibolangit dan memakan korban jiwa dan materi, berupa kendaraan bermotor yang sedang melintas. Kejadian tersebut mengakibatkan jalan utama terputus selama 5 hari. Oleh pihak Pemda POLRI, kendaraan bermotor yang berniat menuju Berastagi Kab. Karo di anjurkan lewat jalan alternatif, salah satunya adalah jalan Sembahe-Bandar Baru melewati 6 dusun dan desa. Ironisnya dijalan alternatif juga terjadi longsor terutama di dusun Durin Tani di 3 titik. Disepanjang jalan alternatif tersebut, disisi kirinya yang mengalir sungai Betimus, paling tidak ada 5 daerah wisata alam, 3 diantaranya sudah dikelola secara modern, yang lainnya masih secara alami. Disisi kanannya adalah bukit-bukit lereng dengan kemiringan antara 50°-70° dan diusahai oleh pemiliknya yang sangat rawan longsor termasuk 3 titik longsor tersebut. Oleh karena itu Dosen USM Indonesia mengadakan giat pemberdayaan masyarakat antara lain sosialisasi tentang kesiapsiagaan menghadapi bencana, giat penanaman pohon di DAS Betimus dan lahan warga terdampak bencana longsor tersebut. Giat ini melibatkan warga setempat dalam wadah Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) Arih Ersada. Setelah dilaksanakan pemberdayaan masyarakat dengan sosialisasi dan penanaman pohon maka terbentuknya pemahaman terkait dengan kesiapsiagaan menghadapi bencana dan juga sikap positif untuk bisa bersinergi dalam menjaga kelsestarian alam dan menjaga pohon pohon disekitar sungai Betimus agar tidak ditebangi. Masyarakat semakin termotivasi untuk menanam pohon dengan bibit pohon yang diberikan karena selain efeknya untuk menngikat tanah maka masyarakat dapat mendapatkan hasil lainnya seperti buah buahan yang akan dihasilkan oleh pohon pohon tersebut pada waktunya.
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT TERHADAP BENCANA BANJIR DI DESA SAMPUR TOBA KECAMATAN HARIAN KABUPATEN SAMOSIR TAHUN 2024 Hutapea, Joice Fransisca Aprilia; Tarigan, Frida lina; Dakhi, Rahmat A; Manurung, Kesaktian; Sembiring, Rinawati
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.12088

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana banjir di Desa Sampur Toba Kecamatan Harian Kabupaten Samosir. Penelitian menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yaitu penelitian yang hanya dilakukan sekali sesuai dengan waktu yang ditentukan oleh peneliti dengan melihat adanya hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat. Penelitian dilaksanakan di Desa Sampur Toba Kecamatan Harian Kabupaten Samosir selama 6 bulan yaitu bulan September 2024 s/d bulan Pebruari 2025. Populasi penelitian adalah seluruh keluarga yang bertempat tinggal di Desa Sampur Toba Kecamatan Harian Kabupaten Samosir yang berjumlah 211 keluarga dengan sampel berjumlah 68 keluarga. Sampel dipilih secara proporsional random sampling dengan memperhatikan tempat tinggal keluarga di setiap dusun. Pengumpulan data primer dilakukan dengan menggunakan instrumen berupa lembar kuesioner dimana responden diberikan pertanyaan yang disusun serta tertulis untuk mengumpulkan data, sedangkan data sekunder dikumpulkan melalui telaah dokumen khususnya gambaran profil lokasi penelitian. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, intervensi pencegahan, dan nilai-nilai yang dianut dengan kesiapsiagaan masyarakat terhadap banjir di Desa Sampur Toba Kecamatan Harian Kabupaten Samosir. Berdasarkan hasil penelitian sebagai penelitian adalah diperlukan pendekatan yang berbeda berbasis tingkat pendidikan, status pekerjaan terhadap upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir di Desa Sampur Toba Kecamatan Harian Kabupaten Samosir.
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI RSUD H.BACHTIAR DJAFAR MEDAN LABUHAN TAHUN 2024 Simanjorang, Elfrida; Dakhi, Rahmat Alyakin; Tarigan, Frida Lina; Ketaren, Otniel; Manurung, Jasmen
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.12369

Abstract

Hipertensi merupakan gangguan sistem peredaran darah yang menyebabkan kenaikan tekanan darah di atas nilai normal yaitu melebihi 140/90 mmHg. Kasus hipertensi di Indonesia meningkat sebesar 34,4% di tahun 2023, di Sumatera Utara tercatat 52,61 orang menderita hipertensi dan dialami oleh kalangan usia dewasa awal umur 21-40 tahun dengan jumlah 23,128, usia dewasa menengah umur 41-60 tahun dengan jumlah 15,162 dan usia tua umur 61-80 tahun dengan jumlah 13,971. Tujuan dari penelitian ini adalah Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi di RSUD H. Bachtiar Djafar Medan Labuhan tahun 2024. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 825 pasien rawat jalan dan pasien rawat inap selama 6 bulan dan sampelnya sebanyak 90 responden. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah uji-square dengan p-value (0,05). Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan IMT (p-value : 0,005), merokok (p.value : 0,000), konsumsi alkohol (p-value : 0,011), stress (p-value : 0,005) dengan kejadian hipertensi diharapkan agar petugas kesehatan dapat melakukan sosialisasi kepada pasien untuk mencegah dari obesitas dan faktor lain seperti konsumsi alkohol, stress, merokok
MANAJEMEN LIMBAH MEDIS PADAT PADA PRAKTIK MANDIRI DOKTER GIGI : TANTANGAN DAN STRATEGI BERKELANJUTAN Rizkia, Isna; Manurung, Kesaktian; Tarigan, Frida Lina; Nababan, Donal; Sitorus, Mido Ester
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.43583

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengelolaan limbah medis padat di praktik mandiri klinik atau dokter gigi berdasarkan standar kesehatan dan keamanan lingkungan. Hasil observasi menunjukkan bahwa praktik ini belum sepenuhnya memenuhi standar dalam pengelolaan limbah medis, terutama dalam pemisahan, penyimpanan, dan pengangkutan limbah. Tidak adanya petugas khusus yang bertanggung jawab serta kurangnya infrastruktur yang memadai menyebabkan limbah medis padat tidak tertangani secara optimal. Limbah tidak dipisahkan dengan baik, tidak dikemas dalam wadah berlabel, serta tidak disimpan sesuai ketentuan, yang berpotensi meningkatkan risiko kontaminasi dan infeksi. Selain itu, tidak terdapat fasilitas penyimpanan dengan suhu rendah atau troli khusus untuk pengangkutan limbah, yang dapat memperburuk kondisi limbah sebelum proses pembuangan. Pengelolaan limbah medis juga tidak dilakukan secara mandiri maupun melalui kerja sama dengan pihak lain yang sesuai standar, menyebabkan ketidakpatuhan dalam prosedur pengangkutan dan pembuangan akhir limbah. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan dalam sistem manajemen limbah melalui penunjukan petugas khusus, penerapan pemisahan limbah yang lebih ketat, serta penyediaan fasilitas yang memadai guna mengurangi risiko kesehatan dan dampak negatif terhadap lingkungan.
FAKTOR PENGHAMBAT IBU DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS GALANG KECAMATAN GALANG KABUPATEN DELI SERDANG TAHUN 2023 Maysyarah, Maysyarah; Tarigan, Frida Lina; Ginting, Daniel; Dachi, Rahmat; Sitorus, Mido Ester
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.43584

Abstract

Pentingnya    pemberian ASI  eksklusif    karena  sebagai    makanan    alami pertama untuk bayi dan menyediakan semua vitamin, nutrisi dan mineral yang diperlukan oleh bayi   disamping itu pemberian ASI eksklusif juga mencegah kematian dan penyakit pada bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penghambat ibu dalam pemberian asi ekslusif pada bayi di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Galang Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Informan penelitian yaitu seluruh ibu bayi yang memiliki bayi usia 0-6 bulan yang datang berkunjung di UPT Puskesmas Galang Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang Tahun 2023 sebanyak 5 orang dengan Teknik purposive sampling. Data dianalisis dengan proses reduksi data, peenyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesibukan ibu dalam pekerjaan, keluarga yang kurang mendukung, pengetahuan ibu yang kurang serta sikap ibu yang masih negatif adalah merupakan faktor penghambat ibu tidak memberikan ASI Eksklusif pada bayi. Untuk itu penting bagi keluarga untuk mendukung ibu memberikan ASI Eksklusif terutama ibu bayi yang sibuk dengan pekerjaan.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK INDIVIDU, KUALITAS PETUGAS KESEHATAN, KELENGKAPAN ALAT DAN AKSES DENGAN PREFERENSI IBU HAMIL PADA PELAYANAN ANTENATAL CARE (ANC) DI PUSKESMAS SIMALINGKAR TAHUN 2024 Siahaan, Eka; Tarigan, Frida Lina; Zulfendri, Zulfendri; Manurung, Kesaktian; Sinaga, Janno
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.24280

Abstract

Pelayanan ANC di Indonedia telah menjadi program prioritas pemerintah guna menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Namun, cakupan dan kualitas layanan ANC masih menghadapi tantangan besar, terutama di wilayah dengan keterbatasan akses kesehatan. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Indonesia, cakupan kunjungan ANC di berbagai wilayah masih menunjukkan variasi yang signifikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan karakteristik individu, kualitas petugas kesehatan, kelengkapan alat dan akses dengan preferensi ibu hamil pada pelayanan Antenatal Care (ANC) di Puskesmas Simalingkar Tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang memeriksakan dirinya ke Puskesmas Simalingkar sebanyak 84 orang , seluruh populasi dijadikan menjadi sampel penelitian. Pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder. Instrumen penelitian adalah lembar kuesioner. Analisa data menggunakan analisa univariate, bivariate dan multivariate . Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan umur (1,00), status pekerjaan (0,835), kelengkapan alat kesehatan (0,334) dengan Preferensi Ibu Hamil Pada Pelayanan Antenatal Care (ANC) di Puskesmas Simalingkar Tahun 2024, dan ada hubungan kualitas pelayanan petugas kesehatan (0,001), akses/jarak ( 0,053) dengan Preferensi Ibu Hamil Pada Pelayanan Antenatal Care (ANC) di Puskesmas Simalingkar Tahun 2024.
KAJIAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI PENYAKIT MENULAR MALARIA PASCA BANJIR DI KECAMATAN LAHEWA KABUPATEN NIAS UTARA TAHUN 2025 Telaumbanua, Rina Lis Diana; Tarigan, Frida Lina; Hakim, Lukman; Ketaren, Sinar Otniel; Sitorus, Mido Ester J.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.34635

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran para pemangku kepentingan, tingkat kesiapsiagaan dan dampak yang dialami masyarakat, serta keberadaan sistem peringatan dini dalam menghadapi penyakit malaria pasca banjir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model action research untuk mendeskripsikan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi malaria pasca banjir. Data dikumpulkan melalui wawancara untuk memahami pengalaman langsung subjek penelitian. Jumlah informan dalam penelitian ini adalah sebanyak 15 orang dalam menentukan informan, peneliti menggunakan teknik “purposive sampling”, artinya informan yang dianggap tahu dan dipercaya dalam pengumpulan data dalam penelitian ini. Hasil Penelitian ini bertujuan mengkaji kesiapsiagaan masyarakat dan peran Stakeholders dalam menghadapi penyakit malaria pasca banjir. Hasil menunjukkan bahwa meskipun terdapat program nasional eliminasi malaria, implementasi di tingkat lokal masih lemah. Dinas Kesehatan dan UPTD Puskesmas bekerja sesuai regulasi, namun respons masih bersifat reaktif. Pemerintah desa belum memiliki program khusus, sementara koordinasi lintas sektor tidak berjalan optimal. Selain itu, sistem peringatan dini belum berkembang, keterbatasan anggaran menghambat intervensi, dan partisipasi masyarakat masih rendah. Dampak banjir memperburuk penyebaran malaria, mengganggu produktivitas, dan membahayakan kesehatan masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sistem tanggap darurat, pemanfaatan teknologi, peningkatan edukasi berbasis komunitas, serta reformasi kebijakan dan anggaran sebagai strategi menuju eliminasi malaria tahun 2030.
ANALISIS IMPLEMENTASI MUTU PELAYANAN PADA PASIEN RAWAT JALAN DI UPT PUSKESMAS TUNTUNGAN KOTA MEDAN Laia, Helvinus; Utama, Indra; Purba, Agnes Erna Taulina; Ketaren, Otniel; Tarigan, Frida Lina
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.44046

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi mutu pelayanan pada pasien rawat jalan di UPT. Puskesmas Tuntungan Kota Medan Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi deskriptif. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah Informan utama adalah 6 pasien rawat jalan sebagai informan utama dan 2 orang informan pendukung (triangulasi) yaitu kepala Puskesmas dan ketua mutu Puskesmas Tuntungan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan, ditinjau dari dimensi kelangsungan pelayanan, berdasarkan hasil penelitian, 5 dari 6 orang informan menyatakan sudah puas dengan kelangsungan pelayanan yang ada di Puskesmas Tuntungan Kota Medan. Pasien merasa bahwa prosedur yang ada di Puskesmas tidak berbelit-belit (mudah) untuk dijalankan pasien, sehingga pasien tidak bingung saat mengakses pelayanan kesehatan di Puskesmas Tuntungan Kota Medan dan tidak terjadi pengulangan prosedur yang dapat mengurangi efektivitas dan efisiensi pelayanan. Ditinjau dari dimensi kelangsungan pelayanan, berdasarkan hasil penelitian, 5 dari 6 orang informan menyatakan sudah puas dengan kelangsungan pelayanan yang ada di Puskesmas Tuntungan Kota Medan. Pasien merasa bahwa prosedur yang ada di puskesmas tidak berbelit-belit (mudah) untuk dijalankan pasien, sehingga pasien tidak bingung saat mengakses pelyanan kesehatan di Puskesmas Tuntungan Kota Medan dan tidak terjadi pengulangan prosedur yang dapat mengurangi efektivitas dan efisiensi pelayanan. Tingkat kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas jika dilihat secara keseluruhan pasien sudah merasa puas akan tetapi perlu dilakukan evaluasi dan perbaikan terhadap pelayanan Puskesmas, sehingga harapan semua pasien yang datang dapat terpenuhi.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Lueng Keubeu Jagat Kabupaten Nagan Raya Tahun 2021 Juliandika, Rozi; Nababan, Donal; Tarigan, Frida Lina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2329

Abstract

Balita stunting di wilayah Puskesmas Lueng Keubeu jagat masih tinggi. Upaya yang dilakukan untuk menurukan angka kejadian stunting berupa penyuluhan, pemberian makanan tambahan belum memberikan dampak yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai faktor penyebab kejadian stunting usia 2-5 tahun di Puskesmas Lueng Keubeu. Desain Penelitian ini adalah cross sectional study. Data yang dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan besar sampel 124 ibu balita yang terdiri dari 62 ibu yang memiliki balita stunting dan 62 ibu yang memiliki balita normal. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan (p=0.003), riwayat asi eksklusif (p=0.008), dukungan suami (p=0.007), pendapatan keluarga (p= 0.004), dan pola makan (p=0.000) dengan stunting. Factor dominan yang paling berpengaruh terhadap stunting adalah riwayat asi eksklusif (p=0.04 dan OR=0.235). Berdasarkan analisis multivariat, variabel dominan yang berhubungan dengan kejadian stunting secara berturut turut adalah Riwayat asi eksklusif (OR=0.235; 95%CI: 0.088-0.630 ), dukungan suami (OR=0.129; 95%CI: 0.043-0.390) dan pola makan (OR=0.068; 95%CI: 0.024-0.192). Disimpulkan bahwa pemberian asi eksklusif dapat menurunkan kejadian stunting 0.23 kali dari pada balita tidak mendapatkan asi ekslusif.Kata kunci : Pengetahuan, Riwayat Asi Eklusif, Dukungan Suami, Pendapatan Keluarga, Pola Makan, StuntingStunting toddlers in the Lueng Keubeu Jagat Health Center area was still high. Efforts made to reduce stunting rates in the form of counseling, supplementary feeding have not had a significant impact. This study aims to determine the factors that cause stunting at the age of 2-5 years at the Lueng Keubeu Public Health Center. Design this research is a cross sectional study. The data were collected using a questionnaire with a sample size of 124 mothers with toddlers consisting of 62 mothers who had stunting toddlers and 62 mothers who had normal toddlers. The results of the bivariate analysis showed that there was a relationship between knowledge (p = 0.003), history of exclusive breastfeeding (p = 0.008), husband's support (p = 0.007), family income (p = 0.004), and diet (p = 0.000) with stunting. The dominant factor that most influenced stunting was a history of exclusive breastfeeding (p=0.04 and OR=0.235). Based on multivariate analysis, the dominant variables related to the incidence of stunting sequentially were history of exclusive breastfeeding (OR=0.235; 95%CI: 0.088-0.630 ), husband's support (OR=0.129; 95%CI: 0.043-0.390) and diet ( OR=0.068; 95%CI: 0.024-0.192). It was concluded that that exclusive breastfeeding could reduce the incidence of stunting by 0.23 times compared to infants who did not receive exclusive breastfeeding.Keywords : Knowledge, Exclusive Breastfeeding History, Husband's Support, Family Income, Diet, Stunting
Implementasi Pelayanan Kesehatan Jiwa Berbasis Komunitas di Puskesmas Parlilitan Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun 2022 Manullang, Yenni; Rochadi, R. Kintoko; Tarigan, Frida Lina; Nababan, Donal; Bangun, Henny Arwina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2390

Abstract

Masalah kesehatan jiwa mempunyai lingkup yang sangat luas, kompleks dan  tidak terpisahkan dari kesehatan terutama dalam menunjang terwujudnya kualitas hidup manusia secara keseluruhan. Program pelayanan kesehatan jiwa berbasis komunitas merupakan suatu terobosan yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan jiwa dengan memberdayakan masyarakat, mulai dari Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan termasuk pelayanan kesehatan jiwa, perawat kesehatan jiwa sebagai tenaga kesehatan yang bekerja di Puskesmas, dan juga keterlibatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pelayanan kesehatan berbasis komunitas di Puskesmas Parlilitan. Metode penelitian dengan desain kualitatif, informan sebanyak 11 orang dipilih secara purposive. Teknik pengambilan data dengan cara wawancara mendalam, observasi, telaah dokumen dan focus group discussion. Triangulasi yang dilakukan adalah triangulasi sumber, dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pelayanan kesehatan jiwa berbasis komunitas meliputi penyuluhan, deteksi dini, rawat jalan, rujukan, dan kunjungan rumah belum optimal. Diperlukan pemberdayaan masyarakat dalam tiap komponen pelayanan kesehatan jiwa. Penelitian ini menyarankan agar Puskesmas Parlilitan lebih memperbanyak kegiatan penyuluhan di luar Puskesmas, memperkuat kerjasama lintas sektor dan melatih kader kesehatan untuk meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan jiwa masyarakat.Kata kunci: implementasi, pelayanan kesehatan jiwa, Puskesmas Mental health problem has broad and complex scope which is inseparable from health, especially in supporting the realization of human life quality as a whole. Community-based mental health care is a breakthrough intended to increase mental health care by empowering people, starting from Puskesmas (Public Health Center) as the spearhead in health care, including mental health care, mental health nurses in Puskesmas, and people’s involvement. The objective of the research is to analyze the implementation of community-based health care at Parlilitan Puskesmas. The research uses qualitative research method. The samples are 11 participants, taken by using purposive sampling technique. The data are gathered by conducting in-depth interview, observation, documentation, and focus group discussion. Triangulation conducted is source and method triangulation. The result of the research shows that the implementation of community-based health care which includes the counseling, early detection, outpatient, references, and home visits are not optimal. The role of family and people’s empowerment should be increased in each component of mental health care. It is also recommended that the management of Parlilitan Puskesmas strengthen cross-sector cooperation and train health cadres in order to increase the coverage of people’s mental health care.Keywords: implementation, mental health care, Puskesmas
Co-Authors ., Zulfendri Aferizal, Aferizal Ahmad Gazali, Ahmad Aini, Syafrida Alyakin Dachi, Rahmad Andriani, Risca Anita , Surya Aritonang, Elisa Silvia Azzahra, Fatihah Putri Bangun, Agita Kartasari Bangun, Henny Arwina Barus, Rosmawati Helmi Chandra, Devina Dachi , Rahmat Alyakin Dachi, Rahmat Dachi, Sidita Dakhi, Rahmat A Daniel Ginting Daniel Ginting Edi Syahputra Elisabeth Purba, Ivan Emelia Apriani Tampubolon ENDANG KARTINI, ENDANG Faini, Faini Fajrinur, Fajrinur Fakhruddin Fakhruddin Fauziyah Fauziyah Fikarwin Zuska Frida Lina Br Tarigan Gafi, Aldo Al Galvani Volta Simanjuntak Gea, Handerman Vitu Ginting, Ira Sehati Br. Habeahan, Sanata H Hakim, Dr.Lukman Harefa, Karnerius Harefa, Liberti Debora Harianja, Ester Harianja, Ester Saripati Helvinus Laia Heru Santoso Hidayat, Wisnu Hutajulu, Johansen Hutapea, Joice Fransisca Aprilia Hutasoit, Linda Isnaeni, Lira Mufti Azzahri J Sitorus, Mido Ester J. Sitorus, Mido Ester Jamilah Jamilah Jannah, Hafzil Janno, Janno JOICE SONYA GANI PANJAITAN Juliandika, Rozi Kacaribu, Adelia Pratiwi Kataren, Otniel Ketaren, Otniel Ketaren, S. Otniel Ketaren, Sinar Otniel Laowo, Oktorisman Lukman Hakim Malau, Kharisma Wanda Manalu, Maya Eka Manik , Tumpak Rudiaman Manullang, Yenni Manurung , Kesaktian Manurung, Jasmen Manurung, Kesakitan Manurung, Kesaktian Marbun, Serepina Marlindawani, Jenni Marlindawani, Jenny Masdalina Pane Maysyarah, Maysyarah Modesta, Intan Mutia, Lany MYRNAWATI CRIE HANDINI MYRNAWATI, MYRNAWATI Mz, Miftahul Qurnaini Nababan, Donal Nababan, Hotli Hendrika Naftalia Keliat, Fani Nasution, Fajarudin Otniel Ketaren Pardede, Jek Amidos Parulian, Alfred Padumpang Pulungan, Na'imah Purba, Agnes Erna Taulina Purba, Agustinus Hamonangan Winston Purba, Jenny Marlindawani R.Kintoko Rochadi Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmat A.Dachi Rahmat Alyakin Dakhi Rana, Revaranda Genta Rizkia, Isna Rochadi, Kintoro Sabriyanto Santoso, Ileru Sembiring, Rinawati Siagian, Mido Tua Siagian, Mindo Tua Siahaan, Eka Sibarani , Melda Sihotang, Junita Lisbet Silitonga, Evawani Martalena Simanjorang, Elfrida Simanjuntak, Erledis Simanjuntak, Hermanto Simanjuntak, Netty Iriani Simatupang, Devina Oktora Sinaga, Janno Sinaga, Lia Rosa Veronika Sinaga, Taruli Rohana Sirait, Asima Siregar, Bertua SM Siregar, Laura Siregar, Linda Siregar, Mutiah Saleha Siterisno, Edi Sitorus, Friska Sitorus, Mido Este J Sitorus, Mido Ester Sitorus, Mido Ester. J. Sitorus, Mido J SRI RAHAYU Subarma, Didik Syafitri, Henny Syaiful . Syapitri, Heny Tambun, Mastaida Tarigan, Juni Asnita Telaumbanua, Rina Lis Diana Telaumbanua, Ya'adil Toni Wandra Tumangger, Derianto Lasniate Usman, Rachmatina Amelia Utama, Indra Vierto Wandra, Tony Warouw, Sonny P. Warouw, Sonny Priajaya Warouw, Sony Priajaya Wira Heppy Nidia, Wira Heppy Zega, Memoris Zega, Pinta Zega, Winar Purnawan Sari Zulfendri Zulfendri