Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS IMPLEMENTASI MUTU PELAYANAN PADA PASIEN RAWAT JALAN DI UPT PUSKESMAS TUNTUNGAN KOTA MEDAN Laia, Helvinus; Utama, Indra; Purba, Agnes Erna Taulina; Ketaren, Otniel; Tarigan, Frida Lina
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.44046

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi mutu pelayanan pada pasien rawat jalan di UPT. Puskesmas Tuntungan Kota Medan Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi deskriptif. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah Informan utama adalah 6 pasien rawat jalan sebagai informan utama dan 2 orang informan pendukung (triangulasi) yaitu kepala Puskesmas dan ketua mutu Puskesmas Tuntungan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan, ditinjau dari dimensi kelangsungan pelayanan, berdasarkan hasil penelitian, 5 dari 6 orang informan menyatakan sudah puas dengan kelangsungan pelayanan yang ada di Puskesmas Tuntungan Kota Medan. Pasien merasa bahwa prosedur yang ada di Puskesmas tidak berbelit-belit (mudah) untuk dijalankan pasien, sehingga pasien tidak bingung saat mengakses pelayanan kesehatan di Puskesmas Tuntungan Kota Medan dan tidak terjadi pengulangan prosedur yang dapat mengurangi efektivitas dan efisiensi pelayanan. Ditinjau dari dimensi kelangsungan pelayanan, berdasarkan hasil penelitian, 5 dari 6 orang informan menyatakan sudah puas dengan kelangsungan pelayanan yang ada di Puskesmas Tuntungan Kota Medan. Pasien merasa bahwa prosedur yang ada di puskesmas tidak berbelit-belit (mudah) untuk dijalankan pasien, sehingga pasien tidak bingung saat mengakses pelyanan kesehatan di Puskesmas Tuntungan Kota Medan dan tidak terjadi pengulangan prosedur yang dapat mengurangi efektivitas dan efisiensi pelayanan. Tingkat kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas jika dilihat secara keseluruhan pasien sudah merasa puas akan tetapi perlu dilakukan evaluasi dan perbaikan terhadap pelayanan Puskesmas, sehingga harapan semua pasien yang datang dapat terpenuhi.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Lueng Keubeu Jagat Kabupaten Nagan Raya Tahun 2021 Juliandika, Rozi; Nababan, Donal; Tarigan, Frida Lina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2329

Abstract

Balita stunting di wilayah Puskesmas Lueng Keubeu jagat masih tinggi. Upaya yang dilakukan untuk menurukan angka kejadian stunting berupa penyuluhan, pemberian makanan tambahan belum memberikan dampak yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai faktor penyebab kejadian stunting usia 2-5 tahun di Puskesmas Lueng Keubeu. Desain Penelitian ini adalah cross sectional study. Data yang dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan besar sampel 124 ibu balita yang terdiri dari 62 ibu yang memiliki balita stunting dan 62 ibu yang memiliki balita normal. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan (p=0.003), riwayat asi eksklusif (p=0.008), dukungan suami (p=0.007), pendapatan keluarga (p= 0.004), dan pola makan (p=0.000) dengan stunting. Factor dominan yang paling berpengaruh terhadap stunting adalah riwayat asi eksklusif (p=0.04 dan OR=0.235). Berdasarkan analisis multivariat, variabel dominan yang berhubungan dengan kejadian stunting secara berturut turut adalah Riwayat asi eksklusif (OR=0.235; 95%CI: 0.088-0.630 ), dukungan suami (OR=0.129; 95%CI: 0.043-0.390) dan pola makan (OR=0.068; 95%CI: 0.024-0.192). Disimpulkan bahwa pemberian asi eksklusif dapat menurunkan kejadian stunting 0.23 kali dari pada balita tidak mendapatkan asi ekslusif.Kata kunci : Pengetahuan, Riwayat Asi Eklusif, Dukungan Suami, Pendapatan Keluarga, Pola Makan, StuntingStunting toddlers in the Lueng Keubeu Jagat Health Center area was still high. Efforts made to reduce stunting rates in the form of counseling, supplementary feeding have not had a significant impact. This study aims to determine the factors that cause stunting at the age of 2-5 years at the Lueng Keubeu Public Health Center. Design this research is a cross sectional study. The data were collected using a questionnaire with a sample size of 124 mothers with toddlers consisting of 62 mothers who had stunting toddlers and 62 mothers who had normal toddlers. The results of the bivariate analysis showed that there was a relationship between knowledge (p = 0.003), history of exclusive breastfeeding (p = 0.008), husband's support (p = 0.007), family income (p = 0.004), and diet (p = 0.000) with stunting. The dominant factor that most influenced stunting was a history of exclusive breastfeeding (p=0.04 and OR=0.235). Based on multivariate analysis, the dominant variables related to the incidence of stunting sequentially were history of exclusive breastfeeding (OR=0.235; 95%CI: 0.088-0.630 ), husband's support (OR=0.129; 95%CI: 0.043-0.390) and diet ( OR=0.068; 95%CI: 0.024-0.192). It was concluded that that exclusive breastfeeding could reduce the incidence of stunting by 0.23 times compared to infants who did not receive exclusive breastfeeding.Keywords : Knowledge, Exclusive Breastfeeding History, Husband's Support, Family Income, Diet, Stunting
Implementasi Pelayanan Kesehatan Jiwa Berbasis Komunitas di Puskesmas Parlilitan Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun 2022 Manullang, Yenni; Rochadi, R. Kintoko; Tarigan, Frida Lina; Nababan, Donal; Bangun, Henny Arwina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2390

Abstract

Masalah kesehatan jiwa mempunyai lingkup yang sangat luas, kompleks dan  tidak terpisahkan dari kesehatan terutama dalam menunjang terwujudnya kualitas hidup manusia secara keseluruhan. Program pelayanan kesehatan jiwa berbasis komunitas merupakan suatu terobosan yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan jiwa dengan memberdayakan masyarakat, mulai dari Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan termasuk pelayanan kesehatan jiwa, perawat kesehatan jiwa sebagai tenaga kesehatan yang bekerja di Puskesmas, dan juga keterlibatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pelayanan kesehatan berbasis komunitas di Puskesmas Parlilitan. Metode penelitian dengan desain kualitatif, informan sebanyak 11 orang dipilih secara purposive. Teknik pengambilan data dengan cara wawancara mendalam, observasi, telaah dokumen dan focus group discussion. Triangulasi yang dilakukan adalah triangulasi sumber, dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pelayanan kesehatan jiwa berbasis komunitas meliputi penyuluhan, deteksi dini, rawat jalan, rujukan, dan kunjungan rumah belum optimal. Diperlukan pemberdayaan masyarakat dalam tiap komponen pelayanan kesehatan jiwa. Penelitian ini menyarankan agar Puskesmas Parlilitan lebih memperbanyak kegiatan penyuluhan di luar Puskesmas, memperkuat kerjasama lintas sektor dan melatih kader kesehatan untuk meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan jiwa masyarakat.Kata kunci: implementasi, pelayanan kesehatan jiwa, Puskesmas Mental health problem has broad and complex scope which is inseparable from health, especially in supporting the realization of human life quality as a whole. Community-based mental health care is a breakthrough intended to increase mental health care by empowering people, starting from Puskesmas (Public Health Center) as the spearhead in health care, including mental health care, mental health nurses in Puskesmas, and people’s involvement. The objective of the research is to analyze the implementation of community-based health care at Parlilitan Puskesmas. The research uses qualitative research method. The samples are 11 participants, taken by using purposive sampling technique. The data are gathered by conducting in-depth interview, observation, documentation, and focus group discussion. Triangulation conducted is source and method triangulation. The result of the research shows that the implementation of community-based health care which includes the counseling, early detection, outpatient, references, and home visits are not optimal. The role of family and people’s empowerment should be increased in each component of mental health care. It is also recommended that the management of Parlilitan Puskesmas strengthen cross-sector cooperation and train health cadres in order to increase the coverage of people’s mental health care.Keywords: implementation, mental health care, Puskesmas
Determinan yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Kanan Tahun 2021 Faini, Faini; Ketaren, S. Otniel; Tarigan, Frida Lina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2368

Abstract

Latar di negara berkembang, sekitar 10 juta bayi mengalami kematian, dan sekitar 60% dari kematian tersebut seharusnya dapat ditekan salah satunya adalah dengan menyusui, karena Air Susu Ibu (ASI) sudah terbukti dapat meningkatkan status kesehatan bayi sehingga 1,3 juta bayi dapat diselamatkan. Saat ini gambaran pemberian ASI Eksklusif di Provinsi Aceh sebesar 70,6% juga belum mencapai target secara nasional. Kabupaten Aceh Singkil sendiri mempunyai target pemberian ASI eksklusif yang sama sebesar 80%. Sedangkan menurut data Seksi Gizi Dinkes Provinsi Aceh menunjukkan persentase pemberian ASI eksklusif paling tinggi terjadi di Kabupaten Sigli (81,7%) dan paling rendah terjadi di Kabupaten Tapak Tuan (67,4%).   Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis. Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI Ekslusif di wilayah kerja Puskesmas Simpang Kanan Tahun 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 974 orang dengan jumlah  sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 86 orang ibu yang memiliki bayi usia 0-6 bulan yang diambil dengan teknik purposive random sampling. Analisa data yang digunakan adalah Chi Square Test. Berdasarkan hasil analisa bivariate diperoleh beberapa variabel yang memiliki hubungan dengan pemberian ASI Eksklusif adalah adalah pengetahuan (p=0,017), budaya (p=0,001), kesehatan ibu (p=0,000) dan dukungan keluarga (p=0.000), sedangkan variabel yang tidak berhubungan dengan pemberian ASI Eksklusif adalah sosial ekonomi (p=0,293) dan pekerjaan (p=0,257). Analisa multivariate didapatkan variabel yang paling dominan berhubungan dengan pemberian ASI adalah variabel dukungan keluarga (p=0.000) (PR = 7.434, 95% CI = 2.510 – 22.021). Kesimpulan terdapat hubungan antara variabel dukungan keluarga, budaya, pengetahuan dan kesehatan ibu terhadap pemberian ASI Eksklusif, namun variabel yang paling dominan adalah dukungan keluarga. Disarankan kepada petugas kesehatan agar dapat meningkatkan promosi dan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat agar mereka dapat merubah kebiasaan budayanya seperti peucicap, atau memberikan gula pada bayi baru  lahir. Kata Kunci : ASI Eksklusif, Faktor Yang Berhubungan Background In developing countries, about 10 million babies die, and about 60% of these deaths should be suppressed, one of which is breastfeeding, because breast milk (ASI) has been proven to improve the health status of babies so that 1.3 million babies can be saved. . Currently, the picture of exclusive breastfeeding in Aceh Province is 70.6% which has not yet reached the national target. Aceh Singkil Regency itself has the same target of exclusive breastfeeding of 80%. Meanwhile, according to data from the Nutrition Section of the Aceh Provincial Health Office, the highest percentage of exclusive breastfeeding occurred in Sigli Regency (81.7%) and the lowest occurred in Tapak Tuan Regency (67.4%). The purpose of this study was to analyze. Factors related to exclusive breastfeeding in the work area of the Simpang Kanan Health Center in 2021. The research method used was analytic with a cross sectional approach. The total population in this study was 974 people with the number of samples in this study were 86 mothers who had babies aged 0-6 months who were taken by purposive random sampling technique. Analysis of the data used is the Chi Square Test. Based on the results of bivariate analysis, several variables that have a relationship with exclusive breastfeeding are knowledge (p = 0.017), culture (p = 0.001), maternal health (p = 0.000) and family support (p = 0.000), while the variables that do not related to exclusive breastfeeding were socioeconomic (p=0,293) and occupation (p=0,257). Multivariate analysis found that the most dominant variable related to breastfeeding was the family support variable (p=0.000) (PR = 7,434, 95% CI = 2,510 – 22,021). The conclusion is that there is a relationship between the variables of family support, culture, knowledge and maternal health on exclusive breastfeeding, but the most dominant variable is family support. It is recommended to health workers to increase promotion and health education to the community so that they can change their cultural habits such as peucicap, or give sugar to newborns.Keywords: Exclusive Breastfeeding, Related Factors
Faktor Resiko yang Berhubungan dengan Stunting Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Siborong-Borong Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2021 Marbun, Serepina; Hidayat, Wisnu; Tarigan, Frida Lina; Nababan, Donal; Sinaga, Janno
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2349

Abstract

Masa balita merupakan masa keemasan (Golden Age) dimana setiap anak akan mengalami banyak perubahan baik dari segi fisik, motorik, sosial dan emosional yang dapat berlangsung dengan cepat. Pada masa balita ini, berbagai faktor dapat menyebabkan terjadinya gangguan pertumbuhan, dimana salah satunya adalah Stunting. Stunting pada balita baik secara langsung maupun secara tidak langsung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sanitasi lingkungan, pendapatan keluarga dan asupan makanan terhadap kejadian stunting di wilayah kerja puskesmas Siborong-borong, kabupaten,tapanuli utara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian kasus kontrol (Case Control). Variabel yang diteliti meliputi variabel pendapatan, pengetahuan, sanitasi lingkungan dan asupan makanan. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebesar 1892 orang dengan jumlah balita yang terkena stunting sebesar 104 balita. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknil total sampling dengan total sampel 104 balita. Hasil penelitian didapatkan variabel yang berhubungan dengan kejadian stunting adalah Pengetahuan ibu P- Value = 0.005  (95% Cl 1.322 – 4.086), asupan makanan P- Value = 0.000 (95% Cl 2.022-6.359), Sanitasi dan lingkungan P- Value = 0.000  (95% Cl 1.113 – 7.924). sedangkan Variabel yang  tidak berhubungan adalah pendapatan P- Value = 0.778  (95% Cl  0.510-1.543). Hasil analisis multivariate diketahui bahwa asupan makanan merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian stunting pada balita dengan nilai OR sebesar 3.586 kali. Asupan makanan yang baik sangat menentukan tumbuh kembang anak. Dimana anak yang memiliki asupan yang baik akan terhindar dari kejadian stunting. Kata Kunci : Kejadian Stunting, Pengetahuan, Pendapatan, Sanitasi lingkungan, Asupan MakananThe  objective of this research is to determine the correlation of knowledge, environmental sanitation, family income,  and food intake with the incidence of stunting  in  the working  area  of the Puskesmas  (Community Health  Center) Siborong-Borong,  North  Tapanuli Regency.  This  is quantitative research with Case-Control  design.    The   variables  studied   included   income,   knowledge, environmental sanitation,  and food  intake.   The population  in  the research is 1,892 people and the number of toddlers affected by stunting is  104  toddlers. The research uses the total sampling technique with  104 samples taken.  The results  show  that there  is a correlation  between  maternal  knowledge  (a   =0.005)  with an OR value of 2,324 times, food (a  = 0.040)  with an OR value of 3,586  times,  and environmental sanitation  (a  =  0.040)  with an OR value of 2,970 times.  The income variable is not a variable correlated to the incidence ofstunting (a= 0.078)  with an OR value of0.887 times.  Based on the results of multivariate analysis, food intake is the most influential factor in the incidence of stunting  in toddlers with an OR value of 3,586  times.  It  is expected that mothers can increase their knowledge by participating  in various training on providing food for  toddlers  (PMBA)  which  are  carried  out  both from  the Puskesmas   (Community  Health  Center)  and  Posyandu  (Integrated  Service Center).Keywords:   incidence    of   stunting,    knowledge,    income,    environmental sanitation, food   intake
ANALISIS PENURUNAN KADAR BESI (Fe) AIR SUMUR BOR DENGAN PEMBERIAN ARANG DAN SABUT KELAPA PADA SARINGAN PASIR LAMBAT DI DESA DELI TUA TIMUR KECAMATAN DELI TUA KABUPATEN DELI SERDANG TAHUN 2024 Sitorus, Mido Ester. J.; Malau, Kharisma Wanda; Nababan, Donal; Tarigan, Frida Lina; Isnaeni, Lira Mufti Azzahri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44729

Abstract

Berdasarkan observasi sementara yang dilakukan oleh peneliti pada sumur bor masyarakat yang tinggal di Jalan Nogio VI Kecamatan Delitua, ditemukan air dari sumur bor tersebut berwarna kuning, berbau karat, dan juga terdapat endapan berwarna kuning di dalam bak penampung air, sehingga pemilik sumur bor tersebut menggunakan saringan sederhana berupa kain yang diikatkan pada keran air dengan harapan dapat mengurangi noda kuning pada air tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan membandingkan penurunan kadar besi pada air sumur bor dengan menggunakan metode filtrasi saringan pasir lambat, saringan pasir lambat dengan sabut kelapa, dan saringan pasir lambat dengan arang tempurung kelapa. Jenis penelitian ini menggunakan metode non ramdom pretest dan posttest dengan kelompok kontrol (pretest-posttest with control group design), subjeknya dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok pertama merupakan unit percobaan untuk perlakukan dan kelompok kedua merupakan kelompok kontrol, kemudian dicari perbedaan antara keduanya. Pada metode ini dilakukan pemeriksaan sebelum dan sesudah adanya perlakuan pengolahan air. Hasil penelitian diketahui bahwa kadar besi pada air sumur bor 0,06293 mg/L. Kemudian dilakukan penyaringan dengan saringan pasir lambat dengan hasil akhir kadar besi 0,01491 mg/L , saringan pasir lambat dengan sabut kelapa dengan hasil akhir 0,00623 mg/L, dan terkahir menggunakan saringan pasir lambat dengan arang tempurung kelapa dengan hasil akhir 0,003022 mg/L. Setelah dilakukan perbadingan penurunan kadar besi, saringan pasir lambat dapat menurunkan kadar besi sebesar 76%, saringan pasir lambat dengan sabut kelapa sebesar 90%, dan saringan pasir lambat dengan arang tempurung kelapa sebesar 95%).
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis di UPTD Rumah Sakit Khusus Paru Provinsi Sumatera Utara Laowo, Oktorisman; Dachi, Rahmat Alyakin; Tarigan, Frida Lina; Manurung , Kesaktian; Sinaga, Janno
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 8 Nomor 2 (2025)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v8i2.821

Abstract

Tuberculosis (TB) is a preventable and usually curable disease. Yet, it remains one of the leading causes of death in the world, especially in high TB-burden countries such as Indonesia. In 2021, there was a significant increase in TB incidence and mortality in Indonesia, especially in North Sumatra province, which reported many TB cases, including drug-resistant TB (MDR-TB). Patient non-adherence to treatment is a significant factor exacerbating this situation, leading to increased drug resistance and broader transmission. Strategic efforts and treatment adherence are needed to address the TB epidemic, in line with the global TB elimination target by 2030. This study aims to determine the factors influencing adherence to anti-tuberculosis drugs at the UPTD Pulmonology Hospital of North Sumatra Province. The study was a quantitative study with a cross-sectional research design. The sample in this study was 37 people, with sampling using accidental sampling, and the data were analysed univariate, bivariate with the Chi-Square test at α = 5% level, and multivariate with multiple logistic regression test. The results of this study showed that there was an influence of knowledge on adherence to taking anti-tuberculosis drugs (p-value = 0.038), employment (p-value = 0.018), access to health services (p-value = 0.003), and family support (p-value = 0.006). There was no influence of medication's side effects on adherence to anti-tuberculosis drugs (p-value = 1) at the UPTD Pulmonology Hospital of North Sumatra Province. The dominant factor in this study was family support, which tended to be more compliant with taking anti-tuberculosis drugs by 19 times compared to respondents who received less family support. This study recommends that the UPTD Pulmonology Hospital of North Sumatra Province increase family involvement and education in supporting the treatment of tuberculosis patients, including family assistance programs, counselling on the importance of family support, and providing information related to drug side effects so that families can provide proper motivation and understanding to patients.
Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Imunisasi Dasar Di UPTD Puskesmas SApta Jaya Kecamatan Rantai Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2023 Rahayu, Sri; Manurung, Kesaktian; Tarigan, Frida Lina; Nababan, Donal; Sitorus, Mido Ester J
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11154

Abstract

Imunisasi adalah suatu program yang dengan sengaja memasukkan antigen lemah agar merangsang antibodi keluar sehingga tubuh dapat resisten terhadap penyakit tertentu. Program imunisasi merupakan intervensi yang efektif mengatasi penyakit menular. Berbagai faktor dapat berhubungan dalam pemanfaatan imunisasi dasar pada bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan imunisasi dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai anak yang menjadi sasaran imunisasi (usia 11-12 bulan) sebanyak 213 orang. Sampel penelitian ini adalah menggunakan teknik simple random sampling dengan rumus Slovin sebanyak 139 orang. Penentuan besarnya sampel digunakan teknik proportional stratified random sampling kemudian diambil dengan cara acak menggunakan sistem lotre. Pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder. Instrumen penelitian adalah lembar kuesioner. Analisa data menggunakan analisa univariate, bivariate dengan uji chi-square dan multivariate dengan menggunakan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara bivariate diperoleh nilai Signifikan 0,000 (variabel pendidikan, pengetahuan, sikap, kepercayaan, aksesibilitas pelayanan kesehatan dan dukungan keluarga). Sedangkan yang tidak berhubungan adalah variabel pendidikan. Melalui analisa multivariate, variabel pekerjaan dan sikap memiliki nilai Signifikan 0,25 sehingga variabel tersebut tidak layak masuk model multivariate. Dari 5 variabel yang tersisa, variabel yang paling berhubungan adalah dukungan keluarga dengan nilai Signifikan = 0,000. Kesimpulannya adalah ada hubungan yang signifikan antara variabel pendidikan, pengetahuan, sikap, kepercayaan, aksesibilitas pelayanan kesehatan dan dukungan keluarga dengan pemanfaatan imunisasi dasar
PENYULUHAN DAN PELATIHAN BAGAIMANA CARA MENURUNKANA KADAR BESI (Fe) AIR SUMUR BOR DENGAN PEMBERIAN ARANG DAN SABUT KELAPA PADA SARINGAN PASIR LAMBAT DI DESA DELI TUA TIMUR KECAMATAN DELI TUA KABUPATEN J. Sitorus, Mido Ester; Frida Lina Tarigan; Donal Nababan; Veronika Agustin Purba; Anjelin Juni Kristin Gea
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v6i2.6206

Abstract

Kandungan besi (Fe) yang tinggi dalam air sumur bor merupakan permasalahan umum yang berdampak pada kualitas air bersih masyarakat, terutama dari segi warna, bau, dan potensi gangguan kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada warga Desa Deli Tua Timur mengenai teknologi sederhana untuk menurunkan kadar besi dalam air menggunakan saringan pasir lambat yang diperkaya dengan bahan alami berupa arang dan sabut kelapa. Metode kegiatan meliputi ceramah, diskusi, demonstrasi pembuatan alat, dan praktik langsung oleh peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat sangat antusias dan mampu membuat serta mengoperasikan saringan tersebut secara mandiri. Secara visual, air hasil penyaringan menjadi lebih jernih, tidak berbau logam, dan layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kualitas air, tetapi juga memperkuat kapasitas dan kemandirian masyarakat dalam memanfaatkan teknologi tepat guna berbasis bahan lokal. Teknologi ini terbukti efektif, murah, mudah diterapkan, dan berpotensi direplikasi di daerah lain dengan masalah serupa.
Studi kualitatif pernikahan usia dini dikalangan remaja, eksplorasi faktor, harapan dan dampaknya: Studi kasus di Kecamatan Lahewa Harefa, Liberti Debora; Ketaren, S. Otniel; Tarigan, Frida Lina; Nababan, Donal
Haga Journal of Public Health (HJPH) Vol. 2 No. 3 (2025): Juli 2025
Publisher : YAYASAN VICTORY HAGA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62290/hjph.v2i3.59

Abstract

Latar belakang: Perkawinan dini telah menjadi permasalahan sosial yang signifikan di Kecamatan Lahewa, dengan implikasi yang luas terhadap kesejahteraan dan perkembangan individu. Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam tentang eksplorasi faktor-faktor yang berkontribusi pada pernikahan dini dilakangan remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Lokasi penelitian berada di Puskesmas Desa Fadoro Hilimbowo dan Fadoro Hilihambawa, dengan periode penelitian berlangsung dari Oktober 2023 hingga Februari 2024. Proses pemilihan informan menggunakan teknik snowball sampling hingga diperoleh delapan partisipan yang relevan, yaitu dua orang kepala desa, dua orang tokoh masyarakat, dua orang warga desa, dan sepasang remaja yang baru menikah.  Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui serangkaian teknik kualitatif, yaitu wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus, observasi, dan studi dokumentasi untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif. Kredibilitas data yang terkumpul kemudian diuji keabsahannya menggunakan teknik triangulasi. Proses analisis data dimulai dengan tahap reduksi data, penyajian dan menarik kesimpulan. Hasil: Keputusan untuk menikah di usia muda dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berinteraksi. Aspek ekonomi memainkan peran dominan, karena keluarga dengan keterbatasan finansial sering mendorong anak-anak mereka untuk menikah dini sebagai strategi untuk mendapatkan pengakuan sosial di dalam komunitas mereka. Pendidikan, adat istiadat, dan seks pranikah juga memainkan peran penting, terhadap pernikahan dini Kesimpulan: Faktor ekonomi yang rendah, pendidikan yang rendah, adat istiadat dan seks pranikah merupakan faktor yang memengaruhi pernikahan dini dikalangan remaja.
Co-Authors ., Zulfendri A.Dachi, Rahmat Abda Abda Aferizal, Aferizal Ahmad Gazali, Ahmad Aini, Syafrida Andri Baedowi Andriani, Risca Anita , Surya Anjelin Juni Kristin Gea Anwar, Yazid Aritonang, Elisa Silvia Asih Purba, Febri Aida Asima Sirait Azzahra, Fatihah Putri Bangun, Agita Kartasari Bangun, Henny Arwina Barus, Rosmawati Helmi Bertua SM Siregar Bintang Karlien Brahmana, Nettietalia Br budi, satria Chandra, Devina Dachi, Sidita Daniel Ginting Daniel Ginting Daniel Ginting Daniel Ginting Daniel Ginting Daniel Ginting Daniel Ginting DESY DWIMENDASARI SINAGA Dewi Ginting, Fitri DONAL NABABAN Donal Nababan DONAL NABABAN donal nababan Donal Nababan Donal Nababan Donal Nababan Nababan E Sitorus, Mido Edi Syahputra Elisa Sisca Sembiring Elisabeth Purba, Ivan Emelia Apriani Tampubolon ENDANG KARTINI, ENDANG Erick Astrada ERLEDIS SIMANJUNTAK Erlina Erlina Evalina, Ita Evawani Martalena Silitonga Evawani Silitonga Faini, Faini Fajriani, Raihana Fajrinur, Fajrinur Fakhruddin Fakhruddin Fauziyah Fauziyah Fikarwin Zuska Fikri Akbar Fitri, Widya Gafi, Aldo Al Galvani Volta Simanjuntak Gea, Handerman Vitu Ginting, Ira Sehati Br. Habeahan, Sanata H Hakim, Dr.Lukman Harefa, Karnerius Harefa, Liberti Debora Harianja, Ester Harianja, Ester Saripati Helvinus Laia Henny Arwina Bangun Heru Santoso Hidayat, Wisnu Hutabarat, Andrian Hutajulu, Johansen Hutapea, Joice Fransisca Aprilia Hutasoit, Linda INTAN NOBERTA SIGALINGGING Iradat Zega Irawati A Kahar Irene Rostina Sihura Isnaeni, Lira Mufti Azzahri J Sitorus, Mido Ester J. Sitorus, Mido Ester Jamilah Jamilah Jannah, Hafzil Janno Sinaga Janno, Janno Jasmen Manurung Jenny Marlindawani Purba JOICE SONYA GANI PANJAITAN Juliandika, Rozi Kacaribu, Adelia Pratiwi karmila karmila Kartika, Mahrona Kataren, Otniel Kesaktian Manurung Kesaktian Manurung Ketaren, Otniel Ketaren, S. Otniel Ketaren, Sinar Otniel Lailan Syafrina Lubis Laowo, Oktorisman Laura Siregar Linda Siregar Lisma Puji Astuti Lisma Lukman Hakim Lukman Hakim Lukman Hakim Lukman Hakim Malau, Kharisma Wanda Manalu, Lenni Manalu, Maya Eka Manalu, Vivi Sumanti Manik , Tumpak Rudiaman Manik, Tumpak Rudi Aman Manullang, Yenni Manurung , Kesaktian Manurung, Kesakitan Manurung, Kesaktian Marbun, Serepina Maria Safrida Pasaribu Marlindawani, Jenni Marlindawani, Jenny Masdalina Pane Masdalina Pane Maysyarah, Maysyarah Merlin Hobertin Lawerissa Mido Ester J. Sitorus Mido Ester J. Sitorus Mido Ester J. Sitorus Mido Ester Sitorus Mido Ester. J. Sitorus Mindo Tua Siagian Mindo Tua Siagian Modesta, Intan Mutia, Lany MYRNAWATI CRIE HANDINI MYRNAWATI, MYRNAWATI Mz, Miftahul Qurnaini Nababan, Donal Nababan, Hotli Hendrika Naftalia Keliat, Fani Nasution, Fajarudin Nettietalia Br Brahmana Nurcahaya Putri Nasution Otniel Kataren Otniel Ketaren Otniel Ketaren Pakpahan, Leonardo Pardede, Jek Amidos Parulian, Alfred Padumpang Pita Rolina Sitanggang Priajaya Warouw, Sonny Pulungan, Na'imah Purba, Agnes Erna Taulina Purba, Agustinus Hamonangan Winston Purba, Jenny Marlindawani R.Kintoko Rochadi Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmat Alyakin Dakhi Rana, Revaranda Genta Rejekinta Munthe, Alfian Rita Juniarni Gultom Rizkia, Isna Rochadi, Kintoro Roni Naudur Siregar Sabriyanto Santoso, Ileru Sari, Fertika Sembiring, Rinawati Siagian, Mido Tua Siagian, Mindo Tua Siahaan, Eka Sibarani , Melda Sihotang, Junita Lisbet Silaban, Ratnawati Silitonga, Evawani Martalena Simanjorang, Elfrida Simanjuntak, Erledis Simanjuntak, Hermanto Simanjuntak, Netty Iriani Simaremare, Hizkia Simatupang, Devina Oktora Sinaga, Lia Rosa Veronika Sinaga, Taruli Rohana Sipayung, Rosetty Siregar, Bertua SM Siregar, Laura Siregar, Linda Siregar, Mutiah Saleha Siterisno, Edi Sitorus, Friska Sitorus, Mido Este J Sitorus, Mido Ester Sitorus, Mido J Sonny Priajaya Warouw SRI RAHAYU Subarma, Didik Sukardi Kardi Surya Fahmi Fahmi Syafitri, Henny Syaiful . Syapitri, Heny Tambun, Mastaida Tarigan, Juni Asnita Taruli Rohana Telaumbanua, Rina Lis Diana Telaumbanua, Ya'adil Tio Simaremare Toni Wandra Toni Wandra Tua Siagian, Mindo Tumangger, Derianto Lasniate Usman, Rachmatina Amelia Utama, Indra Veronika Agustin Purba Vierto Vitria Sarah Br Sembiring Vivia Ningsih Wandra, Tony Warouw, Sonny P. Warouw, Sonny Priajaya Warouw, Sony Priajaya Wilda, Safri Winda Permata Sari Wira Heppy Nidia, Wira Heppy WISNU HIDAYAT Wisnu Hidayat Wisnu Hidayat - Wisnu Hidayat Wisnu Yuliana Yuliana Zahra, Rina Zega, Memoris Zega, Pinta Zega, Winar Purnawan Sari Zulfendri Zulfendri Zulfendri Zulfendri