p-Index From 2021 - 2026
9.291
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Dakwah Tabligh Jurnal Adabiyah Sulesana Jurnal Politik Profetik Al Ishlah Jurnal Pendidikan al-Afkar, Journal For Islamic Studies IQRO: Journal of Islamic Education Journal of Health Science and Prevention Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam MUHARRIK: JURNAL DAKWAH DAN SOSIAL Al-Qalam Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) IJGIE (International Journal of Graduate of Islamic Education) FiTUA : Jurnal Studi Islam Tolis Ilmiah: Jurnal Penelitian Ulumuna Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Jurnal Studi Islam Lintas Negara (Journal of Cross-Border Islamic Studies) Nusantara: Journal for Southeast Asian Islamic Studies Al-Mutsla: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman dan Kemasyarakatan Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Indo-MathEdu Intellectuals Journal Jurnal Ilmiah Spiritualis: Jurnal Pemikiran Islam dan Tasawuf Pappasang Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Palakka : Media and Islamic Coummunication Kumpulan Artikel Pendidikan Anak Bangsa : Journal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST) El-Fata: Journal of Sharia Economics and Islamic Education DIKTUM: JURNAL SYARIAH DAN HUKUM Innovative: Journal Of Social Science Research Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Journal Education and Government Wiyata Journal of Innovative and Creativity Agency Journal of Management and Business Jurnal Pendidikan Refleksi Madania: Jurnal Kajian Keislaman ALFIHRIS: Jurnal Inspirasi Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Sulesana

KOMPARASI PEMIKIRAN AHLU SUNNAH DAN AHMADIYAH TENTANG KONSEP KHATAM AL-NABIYYIN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMIKIRAN ISLAM MODERN Amrin Amrin; Muhammad Amri; Andi Aderus
Sulesana Vol 15 No 2 (2021)
Publisher : Sulesana: Jurnal Wawasan Keislaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep kenabian merupakan hal yang sangat urgen dalam dunia Islam. Salah satu bahasannya adalah khatam al-nabiyyin . Kalimat khatam al-nabiyyin ternyata memiliki beragam makna di kalangan umat Islam. Dua kelompok yang cukup concern dengan masalah ini adalah Ahlu Sunnah dan Ahmadiyah. Keduanya memiliki pemaknaan yang berbeda tentang khatam al-nabiyyin bahkan dianggap saling bertentangan dan mengakibatkan konflik sosial antar umat seagama. Setelah melakukan penelitian tentang perbedaan konsep kenabian antara Ahlu Sunnah dan Ahmadiyah, ditemukan bahwa dalam memahami konsep kenabian, baik Ahlu Sunnah maupun ahmadiyah sama-sama merujuk pada ayat yang sama yaitu pada QS al-Ahzab/33:40. Perbedaannya terletak pada pemaknaan istilah khatam al-nabiyyin pada ayat tersebut. Ahlu Sunnah memaknainya sebagai penutup sementara Ahmadiyah memaknainya sebagai stempel, cincin, perhiasan, dan paling mulia. Tampaknya Ahlu Sunnah memaknai istilah khatam al-nabiyyin tersebut secara literal (haqiqi), sementara Ahmadiyah memaknainya secara metafor (majazi). Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa tidak ada perbedaan yang prinsip (ushuli) terhadap kedua pemahaman tersebut melainkan sekedar perbedaan penafsiran objek dalil (nash). Kalau pun terdapat perbedaan yang prinsip (ushul) adalah perbedaan prinsip yang dalilnya masuk kategori dugaan (zhanni). Hal ini cukup beralasan disebabkan masih terdapat perbedaan pendapat dikalangan para ulama dalam mengkategorikan ayat qat’i (pasti) dan zhanni (dugaan), begitu pula masih umumnya pendefinisian dan pengkategorian persoalan ushuli dan furu’i dalam agama. Implikasi dari penelitian ini adalah a) Pemikiran modern hendaknya menjadi basis bagi pemahaman teologi saat ini. b) Pemikiran modern hendaknya dijadikan dasar bagi pemahaman yang toleran dan terbuka terhadap perbedaan pendapat c) Prinsip pemikiran Muhammad Abduh yang bersifat rasional hendaknya menjadi dasar bagi pemahaman teologi modern.
Co-Authors A. Adriana Amal A.Qadir Gassing Abul Khair Achmad Abubakar Agung Raharjo, Muhammad Ahmad Mujahid Ali Halidin ALI HALIDIN, ALI Amri Rahman Amri, Muh. Amrin Amrin Ana Dhiqfaini Sultan Andi Anugrah Nur Hidayat M Andi Eki Dwi Wahyuni Andi Hasriani Asfar Andi Syahrul Anis Abd Rahman Anwar Abu Bakar Aqsha, Adly Arif Sukino Ashari Ananda, Iva Awal , Awal Awal Muqsith Aydi Syam, Aydi Ayu Oktoviasari, Vera Baehaqi Barsihannor Annur Basri, Syamsuriana Deni Irawan Ernawati Fachry Abda El Rahman Firdaus Muhammad Firman Firman Firman Firman Ghalib Mattola H, Hartinawanti Hadari Hamzah Harun Al-Rasyid Hasyim, Jusniati Idrus, Husni Ilham Iskandar Ilyanti Hasirah Nurgas Indo Santalia Indosantalia, Indosantalia Iting, Andi Jayawarsa, A.A. Ketut Juliasti, Evin Kartini Kartini Kurniati, Yessy M, M. Galib M. Napis Djuaeni Mahmuddin Mahmuddin Mahmudin Mahmudin, Mahmudin Makrifat, Makrifat MARIA BINTANG Mayani Mayani Mirnawati Mohammad Subaeh, Syekh Toha Nasir Mudzakkir, Ahmad Muh. Amri Muh. Natsir Muhammad Amri Muhammad Hudain Muhammad Irfan Hasanuddin Muhammad Najmuddin Muhammad Saleh Tajuddin Muliaty Amin Muthmainnah Muthmainnah Mutmainnah, Inayatul Nafis, Andi Ahmad Zahri Nawas, Kamaludin Abu Nazarudin Nur Apriyani Nur As’ad HL, Muh Nur Hidayah Nur, Zulfikah Nurman Said Nurul Mawaddah Purniadi Putra Putriany, Putriany Rahmah, Jabal Rahman Ambo Masse Rahman, Rahmat Rahmi D Ramli Ramli Roslan Roslan Santalia, Indo Santalia Siar Nimah Solly Aryza Sri Mulyani Sri Nilawati sudianto Suharmin Syukur Suharmin Syukur Sulaiman Ibrahim Sulkifli Idrus Syahruddin Usman Syamsiah Rauf Syamsu Rijal, Tabhan Syamsuddin, Darussalam Syaridawati Tabhan Syamsu Rijal Taufani Taufani Ta’wil, Ta’wil Usman Jafar Veithzal Rivai Zainal Yasser Mulla Shadra Yusawinur Barella Yusri Handayani