Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBERDAYAAN PEDAGANG DUREN MELALUI STRATEGI PROMOSI INOVATIF PADA DESA KEKAIT LOMBOK BARAT Ibrahim Ibrahim; Agus Kurniawan; Mas'ad Mas'ad; Mintasrihardi Mintasrihardi; Abdul Wahab; Siti Hasanah; Vera Mendalina; Syaharuddin Syaharuddin; Agus Herianto; Mahsup Mahsup; Sintayana Muhardini; Mardiyah Hayati; Febrita Susanti; Muslimin Muslimin; Ilham Ilham; Muhammad Khalis Ilmi; Asma Azizah; Burhanuddin Burhanuddin; Muhammad Saleh; M. Sobry; Akhmad Syafruddin; Muhammad Salahuddin; Syaifuddin Iskandar; Syarifuddin Syarifuddin
Jurnal Pengabdian Publik (JP-Publik) Vol 3, No 2 (2023): Volume 3, Nomor 2 (2023) DESEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jp-publik.v3i2.20952

Abstract

Masih rendah ketrampilan pedagang dalam mempromosikan hasil bumi duren. Tujuan dilakukan pengabdian kepada masyarakat khususnya pemberdayaan pedagang duren melalui strategi inovatif pada desa kekait Lombok Barat. Metode yang digunakan adalah sosialisasi  pada pedagang.  Hasil Pengabdian kepada masyarakat ini diketahui bahwa antusias dari pedagang dalam memperkenalkan media social sebagai media promosi dagangan kepada umum. Keberadaan program ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan hasil penjualan duren dari waktu ke waktu. Kedepan diperlukan event skala nasional dan internasional dengan membuat duren sebagai icon kekait sebagai hasil bumi di tanah Lombok khususnya Desa Kekait Gunung Sari. 
PELATIHAN PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF BAGI PEKERJA MIGRAN INDONESIA DI MALAYSIA Ibrahim Ibrahim; Inka Nusamuda Pratama; Ilham Zitri
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.2032

Abstract

Abstarct : The Creative Economy Development Training for Indonesian Migrant Workers in Malaysia addresses participants' lack of understanding and skills in marketing strategies and developing creative ideas essential for inclusive economic growth. Group discussions, simulations, and practical sessions are at the heart of this training, allowing participants to share experiences, develop thinking, and apply learned concepts in authentic contexts. Apart from improving individual skills, the main aim of the training is to strengthen awareness of the vital role of the creative economy in driving inclusive growth. The results of this program were that most participants needed more knowledge in marketing and developing creative ideas. Therefore, an interactive and participatory approach was used in preparing activities. Participants develop a deep understanding of effective marketing strategies and creative idea development techniques. At the end of the program, participants will not only be able to become active agents of change in advancing the creative economy in Malaysia. Still, they can also improve the welfare of the Indonesian migrant worker community. This training not only functions as a source of knowledge but also as a forum for building sustainable capacity and awareness in the context of the creative economy. Keywords : Training; Creative Economy; Indonesian Migrant Workers; Malaysia                                                                                           Abstrak : Pelatihan Pengembangan Ekonomi Kreatif bagi Pekerja Migran Indonesia di Malaysia dirancang untuk mengatasi kekurangan pemahaman dan keterampilan peserta dalam strategi pemasaran dan pengembangan ide kreatif yang esensial bagi pertumbuhan ekonomi inklusif. Diskusi kelompok, simulasi, dan sesi praktis menjadi inti dari pelatihan ini, memungkinkan peserta untuk berbagi pengalaman, mengembangkan pemikiran, dan menerapkan konsep yang dipelajari dalam konteks nyata. Selain meningkatkan keterampilan individu, tujuan utama pelatihan adalah memperkuat kesadaran akan peran vital ekonomi kreatif dalam menggerakkan pertumbuhan yang inklusif.metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu ceramah dan diskusi. Hasil program ini yaitu, mayoritas peserta teridentifikasi belum memiliki pengetahuan yang memadai dalam pemasaran dan pengembangan ide kreatif, oleh karena itu pendekatan interaktif dan partisipatif digunakan dalam penyusunan kegiatan. Peserta mengembangkan pemahaman yang mendalam tentang strategi pemasaran yang efektif dan teknik pengembangan ide kreatif. Diakhir program, peserta tidak hanya mampu menjadi agen perubahan aktif dalam memajukan ekonomi kreatif di Malaysia, tetapi juga dapat meningkatkan kesejahteraan komunitas pekerja migran Indonesia secara keseluruhan. Pelatihan ini bukan hanya berfungsi sebagai sumber pengetahuan, tetapi juga sebagai wadah untuk membangun kapasitas dan kesadaran yang berkelanjutan dalam konteks ekonomi kreatif. Kata Kunci : Pelatihan; Ekonomi Kreatif; Pekerja Migran Indonesia; Malaysia
Peran Badan Usaha Milik Desa dalam Pemberdayaan Masyarakat Pada Kawasan Pertembangan Emas di Sumbawa Barat Ibrahim Ibrahim; Ilham Zitri
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 10 No 1 (2023): Desember
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v10i1.23974

Abstract

This research examines the role of coastal Village-Owned Enterprises (BUMDes) in community empowerment efforts in gold mining areas in West Sumbawa, Indonesia. Gold mining areas often face challenges related to environmental impacts, social problems and economic inequality. This research aims to understand how BUMDes on the coast contribute to community empowerment, with a focus on the initiatives and programs they have implemented. The method used in this research is qualitative and quantitative descriptive research. The data sources used are primary and secondary data. Data was obtained by means of observation, interviews, and documentation. Data analysis procedures use Data Reduction, Data Display and Drawing Conclusions and Verification. The research results show that BUMDes have a significant role in empowering communities in gold mining areas. They act as managers of local natural resources, such as water and agricultural land, which have a direct impact on the welfare of coastal communities. BUMDes also plays a role in managing mining company funds which are given as a form of compensation to local communities. The results of this research show that BUMDes have great potential to play a more strategic role in mitigating the negative impacts of gold mining and improving the quality of life of communities in coastal areas. However, challenges such as licensing, efficient management and supervision need to be overcome to ensure that BUMDes can operate successfully and provide maximum benefits for coastal communities in West Sumbawa. This research can provide useful insights for stakeholders, local governments and BUMDes in efforts to empower communities in gold mining areas.
Dinamika Indeks Kedalaman dan Keparahan Kemiskinan di Nusa Tenggara Barat Ibrahim Ibrahim
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 11 No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v11i1.29505

Abstract

Poverty is a challenge in socio-economic development in West Nusa Tenggara (NTB). Its impact on the social welfare of the community Poverty Depth Index and Severity Index. This study aims to analyze the Poverty Depth Index and Poverty Severity Index in NTB. The research method uses a descriptive quantitative approach. The data source uses secondary data from the Central Statistics Agency (BPS) of NTB for the period 2010–2024. The analysis uses qualitative descriptive. The results of the study show that North Lombok Regency has a depth level of 6.08 in 2022 and the highest poverty severity reaching 1.97 in 2022. This condition is influenced by factors of geographic access, infrastructure and earthquake and Covid-19 disasters. Mataram City has the lowest depth index reaching 0.93 in 2021 and a severity index reaching 0.19 in 2021. Supporting factors include easy access to education, employment and health services and the existence of economic disparities between regions in NTB is quite high. This finding is important in a holistic approach to formulating data-based poverty alleviation policies.
Analisis Kuantitatif Pembangunan Desa Berbasis Lingkungan Terhadap Indeks Desa Membangun di Kabupaten Lombok Barat Ety Kurniawati; Ibrahim Ibrahim; Nurhayati Nurhayati
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 11 No 2 (2025): Juni
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v11i2.30099

Abstract

Villages have a strategic role in supporting sustainable development goals, including environmental management. In West Lombok Regency, which is prone to disasters, environmental aspects are an important factor in assessing village independence through the Village Development Index (IDM). This study aims to analyze environmentally-based village development and the relationship between environmental, social, and economic resilience as the determinants of IDM. The method used is quantitative descriptive with secondary data from the NTB Province PMD Dukcapil Service and literature studies, as well as primary data through interviews with stakeholders. The analysis was carried out through observation and simple statistics. The results of the study show that the Social Resilience Index has the strongest influence on IDM compared to the other two indices. The Environmental Resilience Index has indicators that are still low, especially in the Disaster Response aspect, with 50 villages in the super priority category and 47 villages in the priority category. In contrast, the Environmental Quality indicator shows better achievements. There is a weak correlation between the Social and Economic Resilience Index, while no correlation was found between the other indices. This study emphasizes the importance of strengthening social and environmental aspects in village development strategies to achieve independent village status. Villages have formulated environmentally-based development activities in village planning documents, but activities are still routine and administrative. There is a need for a transformation of the village environmental development approach from merely fulfilling administrative obligations to solving environmental problems in a strategic and measurable manner.
ASSISTANCE IN READING AND WRITING AL-QURAN AT PRIMA TPA KAMPUNG BARU PCIM MALAYSIA Ibrahim Ibrahim; Ilham Zitri; Inka Nusamuda Pratama
JOURNAL OF PROGRESSIVE INNOVATION LIBRARY SERVICE Vol. 4, No. 1 (2024): April
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpils.v4i1.23085

Abstract

This service aims to provide assistance in reading and writing the Koran to TPA Prima participants in Kampung Baru, PCIM Malaysia. The mentoring method is carried out through structured and interactive learning sessions. The research was conducted involving participatory observation and evaluation of participant learning outcomes. The results of the service showed a significant increase in the ability to read and write the Koran among TPA Prima participants. Directed learning sessions supported by individual mentoring have helped participants to improve their pronunciation and understand the meaning of the Al-Quran text better. Apart from that, participants also experienced an increase in their ability to write Arabic letters and Al-Quran words correctly. This service makes a positive contribution in improving Al-Quran reading and writing skills among TPA Prima participants. The practical implication is the need for continued mentoring programs that are sustainable and supported by adequate resources to strengthen TPA Prima participants' understanding and skills of the Al-Quran in the future.
Penguatan resiliensi tokoh muda dalam mengahadapi radikal terorisme di ITSKes Muhammadiyah Selong Lombok Timur Nusa Tenggara Barat Palahuddin Palahuddin; Harry Irawan Johari; Ibrahim Ibrahim; Adi Gunawan; Zaenudin Zaenudin; Erwin Erwin; Abdul Hafiz; Yusron Saudi; Sukuryadi Sukuryadi; Fatman Nurjan; Nurul Isnaeni Rahmat; Mintasrihardi Mintasrihardi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.27983

Abstract

Abstrak Radikal terorisme masih menjadi ancaman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Meskipun sepanjang tahun 2023 hingga Oktober 2024 aksi terorisme nihil, tetapi konsildasi dan propaganda mereka di bawah tanah tetap berjalan nelalui berbagai instrumen yang ada. Hampir semua lini dan elemen masyarakat telah menjadi sasaran dan target mereka. Telah terjadi pergeseran pola aksi mereka dari gerakan hard approach ke soft approach. Kondisi ini harus terus disosialisasikan dan disuarakan ke tengah masyarakat, terutama kepada tokoh muda. Oleh karena itu, tujuan kegiatan ini adalah untuk melakukan penguatan resiliensi tokoh muda dalam mengahadapi radikal terorisme di ITSKes Muhammadiyah Selong Lombok Timur Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini bermitra dengan BNPT, FKPT dan ITSKes Muhammadiyah Selong dengan menghadirkan peserta kegiatan dari tokoh muda dari berbagai latar belakang di ITSKes Muhammadiyah Selong. Kegiatan ini menggunakan pendekatan service learning dengan metode training, dialog interaktif, dan workshop. Evaluasi dan refleksi dilakukan melalui kuesioner. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan hasil yang positif, dimana para pemuda memiliki kesadaran yang kuat terhadap ancaman radikal terorisme. Melalui kegiatan ini mereka mengetahui eksistensi jaringan radikal terorisme di dunia, Indonesia, dan khususnya di NTB, serta dapat memperkuat resiliensi menghadapi ancaman tersebut. Kata kunci: resiliensi; radikal; terorisme; hard approach; soft approach Abstract Radical terrorism is still a threat to the life of the nation. Although throughout 2023 until October 2024 there were zero acts of terrorism, their underground consolidation and propaganda continued through various existing instruments. Almost all lines and elements of society have become their targets. There has been a shift in their pattern of action from hard approach to soft approach. This condition must continue to be socialized and voiced to the community, especially to young leaders. Therefore, the aim of this activity is to strengthen the resilience of young leaders in dealing with radical terrorism in ITSKes Muhammadiyah Selong East Lombok, West Nusa Tenggara. This activity partnered with BNPT, FKPT and ITSKes Muhammadiyah Selong by presenting participants from young figures from various backgrounds at ITSKes Muhammadiyah Selong. This activity uses a service learning approach with training, interactive dialog, and workshop methods. Evaluation and reflection were conducted through questionnaires. The results of this community service show positive results, where the youth have a strong awareness of the threat of radical terrorism. Through this activity they know the existence of radical terrorism networks in the world, Indonesia, and especially in NTB, and can strengthen resilience to face these threats. Keywords: resilience; radical; terrorism; hard approach; soft approach.
Pemberdayaan masyarakat melalui ceramah nuzulul quran di Mesjid Al Muhajjrin Lombok Barat Palahuddin Palahuddin; Ibrahim Ibrahim; Heri Gunawan; Mintasrihardi Mintasrihardi; Mas’ad Mas’ad; Sri Rejeki; Muhammad Ali; Iwan Tanjung Sutarna; Zainuddin Zainuddin; Swandi Swandi; Mardiya Hayati; Asri Asri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23049

Abstract

Abstrak Ceramah Nuzulul Quran sebagai instrumen penting dalam memperdalam pemahaman dan mengaktualisasikan ajaran Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatan pemahaman dan implementasi nilai-nilai Nuzulul Quran melalui ceramah di Mesjid Al Muhajjirin Lombok Barat. Metode pengabdian dilaksanakan melalui serangkaian beberapa tahap diantaranya: perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil dan pembahasan pengabdian kepada masyarakat adalah kegiatan nuzulul quran mencerminkan perubahan positif dalam pola pikir dan prilaku masyarakat, yang tercermin dalam peningkatan solidaritas sosial, tanggung jawab moral, dan partisipasi aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Kegiatan  partisipatif dalam ceramah Nuzulul Quran dapat menjadi model efektif dalam memperkuat pemahaman agama dan mempromosikan nilai-nilai yang terkandung dalam ajaran Al-Quran untuk membangun masyarakat yang lebih harmonis dan berdaya. Kata kunci: ceramah; nuzulul qur’an; model; petunjuk Abstract Nuzulul Quran lectures are an important instrument in deepening understanding and actualizing the teachings of the Koran in everyday life. The aim of this community service is to increase understanding and implementation of the values of the Nuzulul Quran through lectures at the Al Muhajjirin Mosque, West Lombok. The service method is implemented through a series of stages including: planning, implementation and evaluation. The results and discussion of community service are that nuzulul quran activities reflect positive changes in people's thought patterns and behavior, which are reflected in increased social solidarity, moral responsibility, and active participation in social activities. Participatory activities in Nuzulul Quran lectures can be an effective model in strengthening religious understanding and promoting the values contained in the teachings of the Koran to build a more harmonious and empowered society. Keywords: lecture; nuzulul qur'an; model; instruction
PENDEKATAN PENGELOLAAN SAMPAH TPA REGIONAL KEBONG KONGOK Sukuryadi Sukuryadi; Lalu Mokh Reza Anshari; Putu Eka Gunadi; Harry Irawan Johari; Ibrahim Ibrahim; Joni Safaat Adiansyah; Nurhayati Nurhayati; Mas'ad Mas'ad; Muhammad Sabri; Palahuddin Palahuddin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.21004

Abstract

ABSTRAKPermasalahan sampah merupakan permasalahan yang banyak melibatkan berbagai pihak dalam pengelolaannya terutama di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Salah satu langkah dalam melakukan pengelolaan sampah adalah dengan melakukan identifikasi berbagai permasalahan yang dihadapi pihak pengelola bersama masyarakat sekitar TPA.  Oleh karena itu, Kegiatan Pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Kebon Kongok di Desa Sukamakmur, Lombok Barat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode observasi dan wawancara di lokasi TPA. Kegiatan ini banyak melibatkan berbagai pihak terutama pihak pengelola TPA bersama masyarakat sekitar. Berdasarkan kegiatan iniditemukan bahwa distribusi sampah di TPA ini tidak merata, dengan adanya titik-titik kritis dan zona penumpukan sampah yang memerlukan perhatian khusus. Infrastruktur pengelolaan sampah yang terbatas, seperti fasilitas pemrosesan yang kurang, juga menjadi hambatan utama. Dampak lingkungan dan sosial ekonomi dari TPA ini belum sepenuhnya tergambarkan secara rinci, namun ada indikasi dampak sosial ekonomi terhadap masyarakat sekitar. Partisipasi masyarakat dalam program pengelolaan sampah masih rendah, dipengaruhi oleh persepsi negatif terhadap sampah dan ketidakpastian terkait manfaat partisipasi. Sebagai solusi, edukasi dan kesadaran masyarakat menjadi kunci untuk meningkatkan partisipasi. Penyesuaian program dengan konteks lokal dan pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan inovatif juga diusulkan. Kata kunci: pengelolaan sampah; tempat pembuangan akhir; analisis data spasial ABSTRACTThe waste problem is a problem that involves many parties in its management, especially at final disposal sites (TPA). One of the steps in managing waste is to identify various problems faced by the management together with the community around the landfill. Therefore, this Community Service Activity aims to identify the challenges of waste management at the Kebon Kongok Regional Final Disposal Site (TPA) in Sukamakmur Village, West Lombok. The method used in this activity is the method of observation and interviews at the landfill location. This activity involves many parties, especially the landfill management and the surrounding community. Based on these activities was found that waste distribution in this landfill is uneven, with critical points and zones of waste accumulation requiring special attention. Limited waste management infrastructure, such as insufficient processing facilities, also poses a major obstacle. The environmental and socio-economic impacts of this landfill have not been fully detailed, but there are indications of socio-economic effects on the surrounding community. Community participation in waste management programs is low, influenced by negative perceptions of waste and uncertainty about the benefits of participation. As a solution, community education and awareness are key to increasing participation. Adjusting programs to local contexts and empowering communities through innovative approaches are also proposed. Keywords: waste management; landfill; spatial data analysis
Pendampingan pengelolaan desa wisata berkelanjutan berbasis masyarakat di dusun Sade Rambitan Lombok Tengah Sukuryadi Sukuryadi; Ibrahim Ibrahim; Harry Irawan Johari; Joni Safaat Adiansyah; Nurhayati Nurhayati; Fatuh Rahman; Fatman Nurjan; Nurudin Nurudin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23661

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian ini merupakan kegiatan pendampingan pengeloaan wisata berkelanjutan berbasis masyarakat melalui pendekatan modal sosial yang terus tumbuh, berkembang, dinamis, berlanjut serta elemen dan pengaruhnya bagi masyarakat  Dusun Sade Rambitan. Kaitan dengan manfaat yg diperoleh dalam upaya mendampingi masyarakat lokal yang memiliki minat, memberikan kontrol lebih besar dalam proses sosial untuk mewujudkan kesejahteraan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk merumuskan dan merekomendasikan upaya berkelanjutan dalam pengelolaan desa wisata berbasis masyarakat di dusun Sade Rambitan Lombok Tengah. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini dilakukan secara partisipatif (Participatory Rapid Assessment). Adapun hasil yang diperoleh dalam pendampingan pengelolaan desa wisata berkelanjutan adalah diperlukan peningkatan kerjasama antar pemerintah daerah dan perguruan tinggi, pengelola desa wisata serta mendorong partisipasi aktif masyarakat untuk menghasilkan berbagai atraksi wisata yang lebih unik yang dapat meningkatkan daya daya tarik wisatawan baik wisatawan domestik maupun mancanegara. Disamping itu juga diperlukan penguatan individu dan kelompok pengelola wisata untuk lebih memperhatikan aspek daya dukung berkelanjutan desa wisata adat. Kata kunci: pengelolaan wisata; berkelanjutan; masyarakat sade; lombok tengah Abstract This service activity is a community-based sustainable tourism management assistance activity through a social capital approach that continues to grow, develop, dynamic, sustain and its elements and influence on the people of Sade Rambitan Hamlet. The connection with the benefits obtained in efforts to accompany local communities who have interests, provides greater control in the social process to realize prosperity. The aim of this activity is to formulate and recommend sustainable efforts in managing community-based tourism villages in Sade Rambitan hamlet, Central Lombok regency. The approach used in this service activity is carried out in a participatory manner (Participatory Rapid Assessment). The results obtained in assisting sustainable tourism village management are that it requires increased cooperation between local governments and universities, tourism village managers and encouraging active community participation to produce various more unique tourist attractions that can increase the attractiveness of tourists for both domestic and foreign tourists. Apart from that, it is also necessary to strengthen individuals and groups of tourism managers to pay more attention to aspects of the sustainable carrying capacity of traditional tourism villages. Keywords: tourism management ,sustainable, sade society, central lombok
Co-Authors -, Kamaluddin - -, Mintasrihardi - Abdillah Abdillah Abdul Azizul Ghaffar Abdul Hafiz Abdul Wahab Adi Gunawan Adi Supriyadi Agus Herianto Agus Kurniawan Ahmad Kutbi Rais Aji Ali Akbar Akhmad Syafruddin Aliahardi Winata Anita Anita Anwar Efendy Arif Arif Arpan Islami Bilal Arpan Islami Bilal Arsyad Abd Gani Arsyad Abd. Gani Arsyad Abdul Gani Ashanti Widyana Asih Oktapianti Asmahul Husnah Asri Asri Azizah, Asma Baiq Sarlita Kartiani, Baiq Sarlita Kartiani Baiq Yuliatin Ihsani Burhanuddin Burhanuddin Deviana Mayasari Dewi Pramita Djunadi AM Djunadi AM Eka Fitriani Eka Fitriani Erwin Erwin Ety Kurniawati Fathul Rakhman Fatman Nurjan Fatman Nurjan Fatuh Rahman Febrita Susanti Haeruni Haeruni Haifaturrahmah, Haifaturrahmah Hardi, Rahmat Sulhan Harlinda Asdiani Harry Irawan Johari Heri Gunawan Ibrahim Abdullah Ilham Ilham Ilham Zitri Inka Nusamuda Pratama Irma Setiawan, Irma Iwan Tanjung Sutarna Jayanti Megasari Joni Safaat Adiansyah Junaidi A.M Junaidi Am Junaidi AM Junaidi AM Junaidin Junaidin Kamaladini Kamaladini Kamaluddin Kamaluddin Kamaluddin Kamaluddin Khaerul Anam Khaerul Anam Khosiah Khosiah Lalu Mokh Reza Anshari Lelisari, Lelisari Linda Ayu Darmurtika Linda Sekar Utami M Baiquni M Sobry M. Saleh M. Sobry Mahsup Mahsup Mardiya Hayati Mardiyah Hayati Mas'ad Mas'ad Mas'ad Mas'ad Mas'ad Mas'ad Mas,ad, Mas,ad Mas’ad Mas’ad Mas’ad Mas’ad Milandari, Baiq Desi Muhammad Ali Muhammad Khalis Ilmi Muhammad Nizaar Muhammad Pramulya Muhammad Sabri Muhammad Salahuddin Muhammad Saleh Mursal Ghazali Muslimin Muslimin Najamudin Najamudin Ni Made Santi Pratiwi Nurhayati, Nurhayati Nurin Rochayati Nurjannah Nurjannah Nurudin Nurudin Nurul Hidayanti Nurul Huda Nurul isnaeni Rahmat Palahuddin Putu Eka Gunadi Rizky Fitri S Ritohardoyo S Setiadi Sabaryati, Johri Sabri Sabri Saddam Saddam Salahuddin Salahuddin Samsudin, Didin Setiadi Setiadi Sinta Muhardini Sintayana Muhardini Siti Hasanah Sri Rejeki Sudarwo Sudarwo Sudarwo, Raden Sukuryadi, Sukuryadi Susilawati Susilawati Suspitasari Suspitasari Swahip Swahip Swandi Swandi Syaharuddin Syaharuddin Syaharuddin Syaharuddin Syaifuddin Iskandar Syarifuddin Syarifuddin Teja Mustika Titik Hariani Vera Mandailina, Vera Vera Mendalina Wiwit Bayu Adi Yeni Sulastri Yusron Saudi Zaenudin Zaenudin Zainuddin Zainuddin Zedi Muttaqien Zedi Muttaqin Zuhratul Azizah