p-Index From 2021 - 2026
9.626
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ahkam: Jurnal Ilmu Syariah Publikasi Pendidikan El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam Jurnal Al-Tadzkiyyah Intizar Jurnal Pendidikan Islam El Tarbawi Medina-Te : Jurnal Studi Islam Isamic Communication Journal JURNAL IQRA´ Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter Kuttab: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Journal Analytica Islamica PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Al-Qalam Islamika: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam Dialog IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Jurnal Penelitian Keislaman eL-HIKMAH: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Jurnal Mu'allim Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI) ABDIMASY: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Jendela Inovasi Daerah Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Taklim : Jurnal Pendidikan Agama Islam Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education Bulletin of Pedagogical Research Arfannur: Journal of Islamic Education Mudabbir: Journal Research and Education Studies Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Nuris Journal of Education and Islamic Studies Information Technology Education Journal Educative: Jurnal Ilmiah Pendidikan West Science Social and Humanities Studies RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam Indonesian Journal of Islamic Religious Education (INJIRE) Contemporary Quran MAUIZOH: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Hikamatzu Journal of Multidisciplinary Research SYAHADAT: Journal of Islamic Studies Idarotuna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Al-Hikmah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Al-madinah: Journal of Islamic Civilization Al-Khazin: Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Irsyad : Jurnal Pendidikan Agama Islam ALFIHRIS: Jurnal Inspirasi Pendidikan EDUKASIA: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Advances In Education Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Penyusunan Modul Digital PAI Berbasis Google Sites sebagai Optimalisasi Pemanfaatan Akun belajar.id Guru PAI Faqihuddin, Achmad; Cucu Surahman
Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari Juni
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/connection.v6i1.12662

Abstract

Pelatihan penyusunan modul digital Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis Google Sites dilaksanakan melalui kerja sama Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dengan Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, sebagai bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital guru PAI sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan akun belajar.id yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Metode pelatihan menggunakan pendekatan workshop yang partisipatif dan menekankan praktik langsung. Peserta terdiri dari 50 guru PAI tingkat SD di Kecamatan Katapang. Tahapan kegiatan meliputi pengenalan akun belajar.id, pelatihan penggunaan Google Sites, praktik penyusunan modul digital, presentasi hasil, serta refleksi dan evaluasi. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan guru. Sebelum pelatihan, hanya sebagian kecil guru yang memahami fungsi akun belajar.id, sedangkan setelah pelatihan mayoritas peserta mampu mengoperasikan Google Sites serta menghasilkan modul digital interaktif sesuai dengan kurikulum PAI. Seluruh peserta berhasil menghasilkan draft modul digital dengan variasi konten teks, gambar, video, hingga evaluasi berbasis Google Forms. Implikasi kegiatan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kompetensi individu guru, tetapi juga memperkuat peran KKG sebagai komunitas pengembang modul digital dan mempererat kolaborasi antara perguruan tinggi dengan sekolah. Pelatihan ini dapat menjadi model replikasi untuk mendukung transformasi digital pembelajaran PAI di daerah lain.
Konsep Pendidikan Islam dalam Kitab Ta'lim al-Muta'allim Karya Al-Zarnuji serta Implementasinya dalam Konteks Pendidikan Islam Atikah Salma Hidayati; Fauzan Huda Perdana; Ilma Hasanah; Muhamad Azhar Ibrahim; Achmad Faqihuddin; Syahidin Syahidin
ALFIHRIS : Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : Jurnal Inspirasi Pendidikan
Publisher : LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alfihris.v2i3.888

Abstract

This article discusses the concepts of Islamic education contained in the book Ta'lim al-Muta'allim-Tariq at-Ta'allum by Sheikh Al-Zarnuji and its implementation in the context of Islamic education. This article begins with an explanation of the meaning of the concept and Islamic education. The concepts of Islamic education discussed include the objectives of Islamic education, the curriculum of Islamic education, the characteristics of teachers, the characteristics of students, learning manners, and learning methods. An explanation of the implementation of these concepts of Islamic education in the context of contemporary Islamic education is also discussed in this article. Overall, this article provides a comprehensive understanding of the concepts of Islamic education contained in the book Ta'lim al-Muta'allim-Tariq at-Ta'allum by Sheikh Al-Zarnuji and their implications in the practice of Islamic education today.
Analisis Perspektif Ulama, Psikolog, dan Mahasiswa Mengenai Kurangnya Iman Seseorang yang Berdampak pada Kesehatan Mental Sekar Ashfiya Prabeus; Dewi Fadiyah Hadinah; Alia Nurul Faadiyah; Naila Adinda Rahmanisa; Achmad Faqihuddin
Advances In Education Journal Vol. 1 No. 5 (2025): Advances In Education Journal (April)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Humans are creatures of God who are not immune to mental health diseases influenced by their environment. This research explores community views, particularly students, scholars, and psychologists, in assessing mental health. The analysis method used is qualitative, involving interviews with students who have experienced mental disorders and Literature Study and Review (LSR) to examine scholars' and psychologists' perspectives. The results show that scholars believe strong faith helps individuals live with gratitude, while weak faith makes them more prone to stress and depression. An Islamic psychologist stated that individuals with strong faith handle challenges calmly, whereas a lack of faith may lead to a spiritual void affecting mental health. Students agree that faith impacts mental health but emphasize that those experiencing mental issues should not be judged or assumed to lack faith or devotion.
Perspektif Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia Terhadap Fenomena Trinkets dan Kaitannya dengan Sifat Israf Alia Noer Khalifa; Anisa Oktafiani Futri; Haura Naya Shakira; Sabrina Azura Nariswari; Achmad Faqihuddin
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 1 (2025): Advances In Education Journal (Agustus)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores the perspectives of students at Universitas Pendidikan Indonesia regarding the trinkets trend and its association with israf (extravagance) in Islamic ethics. Using a qualitative phenomenological approach, data were gathered through open-ended surveys with 40 active students. The findings reveal that trinkets are primarily purchased for aesthetic value and self-expression, often influenced by social media and peer groups. However, repetitive and impulsive buying behaviors raise concerns over consumptive tendencies and the dilution of financial ethics. The study highlights the blurred line between needs and wants, where symbolic consumption may evolve into wastefulness if not managed. These insights urge students to adopt mindful consumerism aligned with religious values, providing a foundation for educational praxis that emphasizes ethical consumption.
Dinamika Seni dan Hiburan dalam Islam: Studi tentang Persepsi Ulama dan Mahasiswa terhadap Sholawat Aransemen di Indonesia Friza Dwi Juliandini; Khuzaimah; Silvia Aulia; Syarifa Az Zahra; Achmad Faqihuddin
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 1 (2025): Advances In Education Journal (Agustus)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul Dinamika Seni dan Hiburan dalam Islam: Studi tentang Persepsi Ulama dan Mahasiswa terhadap Sholawat Aransemen di Indonesia. Latar belakang penelitian ini adalah adanya perbedaan persepsi mengenai hukum dan etika penggunaan musik dalam sholawat, yang memunculkan kontroversi di kalangan ulama dan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek hukum serta memberikan wawasan mengenai interpretasi dan penerimaan budaya dalam konteks Islam di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan menggunakan instrumen kuesioner yang diisi oleh 40 mahasiswa dan menambahkan beberapa video klip ulama yang membahas terkait musik dan sholawat. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pendapat mengenai aransemen sholawat di Indonesia. Sebanyak 52,5% responden cenderung memberikan respon negatif terhadap fenomena ini, mengindikasikan adanya ketidaksetujuan atau keraguan terhadap penggunaan musik dalam sholawat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa dinamika seni dan hiburan dalam Islam di Indonesia masih menjadi perdebatan, baik di kalangan mahasiswa maupun ulama. Kontroversi ini mencerminkan adanya perbedaan interpretasi terhadap hukum Islam terkait musik dalam sholawat serta pengaruh budaya dalam praktik ibadah. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan kontribusi untuk memahami bagaimana seni dan hiburan berkembang dalam Islam di Indonesia serta bagaimana penerimaannya di tengah masyarakat Muslim. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi dasar bagi kajian lebih lanjut mengenai hubungan antara seni, hiburan, dan nilai-nilai keislaman.
Development of Virtual Reality Learning Media Assisted by Millealab for Islamic History Education in Secondary School Pandu Hyangsewu; Muhamad Ridwan Sudaryat; Achmad Faqihuddin; Aulia Tegar Wicaksono; Rosmalizawati Ab Rashid
Information Technology Education Journal Vol. 5, No. 2, May (2026)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/intec.v5i2.261

Abstract

Purpose – This study aims to develop and test the feasibility and practicality of a virtual tour learning media assisted by the Millealab platform for Islamic history material on the Ottoman Empire at one of the SMP in Bandung. Design/methods/approach – This study uses a Research and Development (R&D) design through the procedural ADDIE model approach (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Sampling was conducted using a random sampling technique involving 167 students for needs analysis and 30 students for field implementation. Data collection instruments included expert validation sheets and practicality assessment questionnaires. Findings – The results showed that the virtual tour product achieved "Highly Valid" criteria with scores of 89.50% from material experts and 92.30% from media experts. Field trials recorded "Highly Practical" criteria with 88.00% from educators and 88.40% from students Research implications/limitations – The scope of this study is strictly limited to the Ottoman Empire material and small-scale practicality testing. Functionally, this innovation is proven to bridge the technical barriers of educators in producing virtual reality content without requiring programming skills. Originality/value – This research provides a practical framework regarding the utilization of a no-code virtual reality platform within the domain of Islamic history education, an area that is still rarely examined operationally.
Narrative Analysis and the Transformation of Exegetical Methodology: A Systematic Literature Review of Methodological Approaches and Interpretive Frameworks (2000-2025) Mohammad Rindu Fajar Islamy; Asep Abdul Muhyi; Achmad Faqihuddin
Contemporary Quran Vol. 6 No. 1 (2026): Contemporary Quran
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/cq.v6i1.6717

Abstract

The application of narrative analysis to Quranic interpretation (tafsir) has emerged as a significant methodological approach in contemporary Islamic scholarship, bridging classical exegetical traditions with modern literary theory. This systematic literature review examines the development of narrative analysis methodology as a formal analytical framework for interpreting the Qur’an between 2000 and 2025. In this study, tafsir is no longer treated as the primary methodological framework; rather, it is positioned as historical and textual data that can be analyzed using modern narratological tools. The analysis reveals three dominant approaches in treating tafsir texts as material objects: structural analysis, intertextual analysis, and contextual analysis. Following PRISMA guidelines, we conducted a comprehensive search across multiple academic databases, identifying 191 relevant studies. The review identifies significant methodological innovations, including the integration of digital humanities tools, comparative narrative approaches, and cross-cultural interpretive frameworks. Key findings indicate that narrative analysis in tafsir has evolved from descriptive storytelling approaches to sophisticated hermeneutical methodologies that engage with both classical Islamic exegetical traditions and contemporary literary theory. The study reveals gaps in comparative cross-cultural narrative analysis and limited integration of cognitive narrative theory. This review contributes to the understanding of contemporary tafsir methodology and provides a foundation for future research in narrative-based Quranic interpretation.
Metode Penelitian Pendidikan Agama Islam Achmad Faqihuddin
Al-Khazin: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Al-Khazin: Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) memegang peran strategis dalam pembentukan karakter, moderasi beragama, dan literasi keagamaan peserta didik, terutama di tengah tantangan digitalisasi, pluralitas budaya, dan menguatnya formalisme beragama. Berbagai studi menunjukkan bahwa publikasi bertema Islamic Religious Education dalam dua dekade terakhir mengalami peningkatan tajam, tetapi penguatan fondasi metodologis belum sepenuhnya sejalan dengan lonjakan kuantitas riset, khususnya dalam hal pemilihan jenis dan desain penelitian yang sesuai dengan karakter PAI sebagai disiplin normatif-empiris. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan dan analisis bibliometrik terhadap 403 dokumen Scopus (1993–2025) bertema “Islamic Religious Education”. Data dianalisis menggunakan VOSviewer untuk memetakan tren dan klaster kata kunci, kemudian dilanjutkan dengan analisis isi guna mengidentifikasi ragam metode yang digunakan. Hasilnya, terpetakan dua puluh metode penelitian PAI (kualitatif, kuantitatif, mixed methods, PTK, R&D, historis, evaluatif, dan lain-lain) beserta definisi operasionalnya. Artikel ini menawarkan model konseptual pemilihan metode berbasis objek kajian, jenis pertanyaan penelitian, dan tujuan PAI, sehingga dapat menjadi panduan praktis bagi peneliti, guru, dan mahasiswa dalam merancang penelitian PAI yang lebih tepat, reflektif, dan berbasis bukti.
Analisis Penguatan Self-Efficacy dan Kompetensi Diri Calon Guru PAI melalui Pengabdian di Masjid dalam Perspektif Experiential Learning Dede Harist; Edi Suresman; Achmad Faqihuddin
Nuris Journal of Education and Islamic Studies Vol. 6 No. 1: 2026
Publisher : Institut Nurul Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jeis.v6i1.266

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan self-efficacy dan kompetensi diri calon guru Pendidikan Agama Islam melalui pengabdian di masjid dalam perspektif experiential learning. Pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif-analitis digunakan secara komprehensif dalam riset ini. Subjek penelitian terdiri atas sepuluh informan, meliputi mahasiswa aktif dan alumni. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara mendalam serta dokumentasi, sementara analisis data menerapkan model interaktif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa aktivitas pengabdian di masjid mencakup lima dimensi utama: pendidikan, ibadah, sosial, manajerial, dan operasional. Pengalaman empiris ini terbukti secara meyakinkan mampu menguatkan self-efficacy calon guru sekaligus mengembangkan enam kompetensi dasar pendidik PAI, yakni kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, profesional, kepemimpinan, serta spiritual. Ditinjau dari perspektif experiential learning, proses pembelajaran tersebut berlangsung secara siklik, melewati tahapan pengalaman konkret, refleksi kritis, konseptualisasi, dan eksperimentasi aktif. Kesimpulannya, peran masjid dapat diposisikan sebagai laboratorium sosial-keagamaan sekaligus hidden curriculum yang sangat strategis guna membentuk guru yang profesional, tangguh, kompeten, dan percaya diri.
Development of BALIGH Model (Basic, Awareness, Loyalty, Insight, Growth, Help) in Islamic Religious Education to Prepare Students for Aqil Baligh in Pseudo-Maturity Era Surahman, Cucu; Faqihuddin, Achmad; Muflih, Abdillah
EDUKASIA Vol 20, No 2 (2025): EDUKASIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/edukasia.v20i2.34073

Abstract

This study develops and tests the BALIGH (Basic, Awareness, Loyalty, Insight, Growth, Help) instructional model in Islamic Religious Education to prepare students for aqil baligh amid the challenges of pseudo-maturity. Using an exploratory sequential mixed-methods design, qualitative interviews, document analysis, and classroom observations, this study informed the six-stage syntax; a one-group pretest-posttest trial (N = 60) then examined its effectiveness with a six-dimension aqil baligh readiness scale. Paired t-tests, effect sizes, reliability analysis, and N-gain showed substantial improvement from 33.82 to 61.85 (Δ = 28.03; p < .001; N-gain = 0.695), with no low-gain students. The findings demonstrated that BALIGH effectively integrates conceptual-fiqh strengthening, character formation, help-seeking, and school-family support. The model has contributed a theory-grounded, practically applicable toolkit for puberty-focused IRE, and offers a validated structure for monitoring students’ aqil baligh readiness.
Co-Authors A Toto Suryana Afriatien Ab Rahman, Engku Shahrulerizal Bin Engku Abdali, Ahmad Abdilah, Rafik Abdillah Muflih Abdillah Muflih Abdillah Muflih, Abdillah Abhinaya, R. Ahmad Faiz Aceng Kosasih, Aceng Afiah, Nadhira Nurul Afifah, Nazwa Nur Agus Fakhruddin Al Ghifari, Noor Muhammad Alia Noer Khalifa Alia Nurul Faadiyah Alvito Budi Astoro Amalliya, Amanda Amelia, Ica Amelia, Tresa Anisa Oktafiani Futri Annisa, Diya Anugrah, Eri Apla Yarida Asep Abdul Muhyi Atikah Salma Hidayati Atikah Salma Hidayati Aulia Tegar Wicaksono Ayu Wulandari Bahana Kalamurrahman Batula, Abu Warasy Cucu Surahman Cucu Surahman Darmawan, M. Rafael Ichwan Dede Harist Deni Darmawan Dewi Fadiyah Hadinah Divya Zahrani Khaerunnisa Dwi Yanti, Teni Edi Suresman Endis Firdaus Erika Ayu Andini Fahmi, Muhammad Nabil Fahrezha, Faizal Fahrudin , Fahrudin Fahrudin Fahrudin Faisal Fauzan Ilyasa Fajar Islamy, Mohammad Rindu Fajar Romadhon Fajar Romadhon Fajar Romadhon, Fajar Fauzan Huda Perdana Fauzan Huda Perdana Fauzan, Fajri firmansyah, muhammad galang Friza Dwi Juliandini Ganjar Eka Subakti Gilang Ramadhan Hakim , Arif Hakim, Arif Hanafiah, Akhirotun Haris Munandar Haryanto, Sulaeman Haura Naya Shakira Hermawan, Muhamad Fauzan Hidayat, Garneta Edlyn Putri Hidayat, M. Taufid Hilman Taufiq Abdillah, Hilman Taufiq Hyangsewu, Pandu Iif Syarifudin Ilma Hasanah Ilma Hasanah Ilmi, Maharani Nurul Ilyasa, Faisal Fauzan Indah Sari Isnaeni Isnaeni Istikha, Vinanda Jenuri Khusna, Ilmiyatul Khuzaimah Lely Nur Hidayah Syafitri Lutfiah Khoirunnisa Azzahro Miftahul Ulum Mochamad Rizky Tri Wardana Mokh. Iman Firmansyah Muflih, Abdillah Muflih, Abdullah Mugiani, Dinda Putri Muhamad Azhar Ibrahim Muhamad Azhar Ibrahim Muhamad Parhan Muhamad Ridwan Sudaryat Muhammad Faza Razanah Muhammad Fikri Muhammad Romdhon, Diaz Muhammad Wildan Alginani Mulyana Abdullah Muyassarah, Sifa Nadri Taja nahar, ismail adha Naila Adinda Rahmanisa Nasrudin, Ega Nasrul Adadi Nazwa Fauziah Nopiyanti Novyandi, Ramadhan Fatur Rahman Nunik Hidayaturrohman, Nunik Nurhuda, Abid Nuriza, Amelia Ananda Orwela, Citra Pratama, Zikri Sandria Priyana, Ekky Purwa Putri, Davina Aulia Rafik Abdilah, Rafik Rahardja, Muhammad Nurfaizi Arya Rahman, Ahmad Arizzal Rahmani, Ridha Ariandini Ramadhan, Ahmad Faishal Ramdan, Muhammad Ramdan Mubarok Rika Sartika Rinaldi Yusup Riswanda Revy Aripin Rizal Dzakir Fajari Romadhon, Fajar Rosmalizawati Ab Rashid Sabrina Azura Nariswari Saefudin, Nabila Balqis Saepul Anwar Sekar Ashfiya Prabeus Setiadi, Kaka Putra Seva Saepuloh Shobirin, Taufik Ismail Sholachuddin Al-Ayyubi Silvia Aulia Sinta, Dewi Solly Aryza Sopianti, Janiar Sudirman Sudirman Sundah, Muhammad Aksan Fawwaz Syahidin Syahidin Syahidin Syahidin Syarifa Az Zahra Syarifudin, Iif Tantowi, Yusuf Ali Tri Saputra, Rizal Udin Supriadi Usup Romli Wawan Hermawan Wawan Hermawan Wawan Hermawan Zahwa, Randira Naja Zakaria Zakaria, Muhammad Husni Zul Fikri, Naufal Zulfikar Effendi, Luthfi