p-Index From 2021 - 2026
7.521
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ahkam: Jurnal Ilmu Syariah Publikasi Pendidikan El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam EDUKASIA Jurnal Al-Tadzkiyyah Intizar Jurnal Pendidikan Islam Medina-Te : Jurnal Studi Islam Isamic Communication Journal JURNAL IQRA´ AL ISHLAH Jurnal Pendidikan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter Kuttab: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Journal Analytica Islamica PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Al-Qalam Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam Dialog IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Jurnal Penelitian Keislaman eL-HIKMAH: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI) ABDIMASY: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Jendela Inovasi Daerah Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Taklim : Jurnal Pendidikan Agama Islam TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education Bulletin of Pedagogical Research Mudabbir: Journal Research and Education Studies Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Madani: Multidisciplinary Scientific Journal Educative: Jurnal Ilmiah Pendidikan Alfihris: Jurnal Inspirasi Pendidikan West Science Social and Humanities Studies RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Symfonia: Jurnal Pendidikan Agama Islam MAUIZOH: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi SYAHADAT: Journal of Islamic Studies Idarotuna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Al-Hikmah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Al-madinah: Journal of Islamic Civilization
Claim Missing Document
Check
Articles

Dampak Mengakses TikTok Shop terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa dan Pandangannya Menurut Islam Amalliya, Amanda; Mugiani, Dinda Putri; Achmad Faqihuddin
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 5 (2024): OKTOBER-NOVEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi, khususnya pemasaran digital, telah mengubah pola belanja masyarakat, terutama mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak penggunaan TikTok Shop terhadap perilaku konsumtif mahasiswa dan pandangannya menurut Islam. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data primer melalui survei terhadap mahasiswa aktif di Perguruan Tinggi Negeri Bandung. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas responden sudah mengetahui bahkan memiliki fitur TikTok Shop, tetapi frekuensi penggunaannya bervariasi. TikTok Shop berpengaruh pada keinginan berbelanja melalui insentif diskon dan kemudahan aksesnya. Hasil analisis juga mengungkapkan bahwa TikTok Shop juga mempengaruhi kontrol diri dan pengeluaran bulanan sehingga memiliki pengaruh yang cukup signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Dalam pandangan Islam, perilaku konsumtif yang meningkat dapat menimbulkan kekhawatiran terkait ajaran keseimbangan dalam konsumsi. Penelitian ini memberikan kontribusi pemahaman bagaimana e-commerce seperti TikTok Shop dapat mempengaruhi perilaku konsumtif mahasiswa aktif di Perguruan Tinggi Negeri Bandung dan relevansinya dengan nilai-nilai moral Islam.
Analisis Peluang dan Tantangan Dalam Hal Pengembangan Konten Dakwah Dalam Era AI Hidayat, Garneta Edlyn Putri; Sundah, Muhammad Aksan Fawwaz; Setiadi, Kaka Putra; Faqihuddin, Achmad
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 9 (2025): Oktober 2025
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.17534496

Abstract

The development of Artificial Intelligence (AI) has had a significant impact on various aspects of life, including Islamic preaching (dakwah). This study aims to analyze the opportunities and challenges of utilizing AI in the development of dakwah content in the digital era, particularly among the younger generation. Using a qualitative research method with a descriptive approach, data were collected through in-depth interviews with eleven participants consisting of students, lecturers, and dakwah activists within the Faculty of Technology and Science Education (FPTI) at the Indonesia University of Education (UPI). The findings indicate that AI is perceived as a potential tool to accelerate, expand, and simplify the dissemination of religious messages through creative formats such as short videos, podcasts, animations, and Islamic chatbots. Respondents believe that AI can make dakwah more adaptive, interactive, and relevant to the needs of the digital generation. However, the study also identifies several critical challenges, including the risk of misinformation, AI’s limitations in capturing spiritual dimensions and scholarly lineage (sanad), and the potential reduction of dakwah into mere superficial entertainment. Therefore, AI should be positioned as a strategic assistive tool in dakwah, not as a replacement for the authority of scholars (ulama) and preachers (da’i), who continue to play a central role in preserving the authenticity of Islamic messages. The study concludes that the use of AI in dakwah holds positive prospects if managed ethically, critically, and responsibly through collaboration among preachers, dakwah institutions, and technology developers.
Peran Kecerdasan Spiritual dan Emosional dalam Mengatasi Kecemasan Santri Generasi Z Yang Terpapar Covid-19 di Pesantren Al-Urwatul Wutsqo Indramayu Romadhon, Fajar; Isnaeni, Isnaeni; Abdilah, Rafik; Hidayat, M. Taufid; Faqihuddin, Achmad; Haryanto, Sulaeman
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juni-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1948

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran kecerdasan spiritual dan emosional serta faktor pendukung dan hambatan dalam mengatasi kecemasan santri generasi Z yang terpapar Covid-19 di Pesantren Al-Urwatul Wutsqo Indramayu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan spiritual dan emosional berperan penting dalam menurunkan kecemasan santri. Rasa takut dan khawatir dapat mereda melalui peningkatan ibadah, internalisasi nilai ketuhanan, penguatan keyakinan pada takdir, serta bimbingan ustadz yang memberi arahan spiritual dan dukungan psikologis. Kecerdasan emosional santri dan pembimbing—melalui pengendalian diri, komunikasi positif, empati, dukungan emosional, rutinitas yang teratur, dan pembatasan akses media digital—juga terbukti efektif mengurangi kecemasan selama isolasi. Keteladanan ustadz, kedekatan emosional, dan budaya pesantren yang menekankan kebersamaan turut membentuk lingkungan yang mendukung ketenangan santri. Terdapat hambatan seperti keterbatasan interaksi, kecemasan orang tua, fasilitas kurang memadai, tekanan psikologis internal, dan paparan informasi berlebih. Penguatan kecerdasan spiritual dan emosional dapat dioptimalkan melalui kerja sama pembimbing, pesantren, keluarga, dan lingkungan sosial sebagai benteng psikologis bagi santri dalam menghadapi krisis serupa.  
Strategi Mahasiswa Muslim Teknik Dalam Menghadapi Kerusakan Moral di Era Digital Pratama, Zikri Sandria; Abhinaya, R. Ahmad Faiz; Ramadhan, Gilang; Faqihuddin, Achmad
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 11 (2025): December 2025
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.17861439

Abstract

The rapid development of digital technology has generated both opportunities and serious challenges for university students, particularly concerning moral degradation resulting from inadequate ethical awareness in the use of digital media. Muslim students in the Electrical Engineering Education Program at the Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Class of 2024, represent a group that is especially vulnerable to digital moral dilemmas due to their intensive engagement with technology for academic and social activities. This study aims to identify the forms of moral challenges encountered by students, analyze strategies for applying Islamic values in digital technology use, and formulate a model for strengthening digital character based on Islamic ethical principles for engineering students. This research employed a descriptive quantitative approach through a survey using a questionnaire containing 20 statements measuring five key dimensions: awareness of digital moral degradation, integration of Islamic values in technology use, positive digital behavior and self-control, religious engagement through digital platforms, and implementation of Islamic digital ethics. The study involved 32 students selected through purposive sampling. The findings reveal that students exhibit a high level of moral awareness, indicated by their recognition of moral degradation in digital spaces and understanding of its negative impacts. The integration of Islamic values also falls into a high category, reflected in students’ ability to reject negative digital content and their efforts to apply Islamic principles in technological activities. However, the practical implementation of Islamic digital ethics remains inconsistent, particularly in students’ willingness to correct peers who misuse technology and in maintaining consistent exemplary digital conduct. These findings highlight a gap between strong moral awareness and actual ethical behavior. Therefore, a comprehensive character-building strategy is needed, involving Islamic-based digital ethics training, supportive campus policies, and role modeling by lecturers and the academic environment to help students consistently apply Islamic values in their digital activities.
Increasing Student Engagement in Islamic Jurisprudence Learning through SHARIA Board Game Media in Elementary Schools Istikha, Vinanda; Fakhruddin, Agus; Faqihuddin, Achmad
IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Vol 8, No 3 (2025): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/ijeca.v8i3.36269

Abstract

This study aims to increase student engagement in Islamic Jurisprudence learning through the SHARIA Board Game in elementary schools. The research employed a descriptive qualitative approach supported by simple quantitative descriptive data, using the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) development model. The participants consisted of one Islamic Religious Education teacher and 15 fourth-grade students. Data were obtained through observation, interviews, documentation, questionnaires, and test scores, and were analyzed using thematic analysis following Miles and Huberman’s (1994) model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings showed that the average student score increased from 70.77 to 80.67 (13.99%), and learning completeness improved from 46.15% to 73.33%. The SHARIA Board Game also strengthened student engagement across four dimensions: cognitive, behavioral, social, and spiritual. Students became more active, motivated, and collaborative during learning activities. Theoretically, this study contributes to Islamic Religious Education by demonstrating that game-based learning can transform abstract fiqh concepts into meaningful and contextual learning experiences. Practically, the SHARIA Board Game offers an effective, low-cost, non-digital learning alternative that can be implemented in elementary schools to enhance motivation, participation, and understanding of worship practices.
Co-Authors A Toto Suryana Afriatien Ab Rahman, Engku Shahrulerizal Bin Engku Abdilah, Rafik Abdillah Muflih Abdillah Muflih Abdillah Muflih, Abdillah Abhinaya, R. Ahmad Faiz Aceng Kosasih, Aceng Afiah, Nadhira Nurul Afifah, Nazwa Nur Agus Fakhruddin Al Ghifari, Noor Muhammad Alvito Budi Astoro Amalliya, Amanda Amelia, Ica Amelia, Tresa Annisa, Diya Anugrah, Eri Apla Yarida Atikah Salma Hidayati Bahana Kalamurrahman Batula, Abu Warasy Cucu Surahman Darmawan, M. Rafael Ichwan Divya Zahrani Khaerunnisa Dwi Yanti, Teni Edi Suresman Endis Firdaus Erika Ayu Andini Fahmi, Muhammad Nabil Fahrezha, Faizal Fahrudin , Fahrudin Fahrudin Fahrudin Faisal Fauzan Ilyasa Fajar Islamy, Mohammad Rindu Fajar Romadhon Fajar Romadhon Fajar Romadhon, Fajar Fauzan Huda Perdana Fauzan, Fajri Ganjar Eka Subakti Gilang Ramadhan Hakim, Arif Haris Munandar Haryanto, Sulaeman Hermawan, Muhamad Fauzan Hidayat, Garneta Edlyn Putri Hidayat, M. Taufid Hilman Taufiq Abdillah, Hilman Taufiq Hyangsewu, Pandu Iif Syarifudin Ilma Hasanah Ilmi, Maharani Nurul Ilyasa, Faisal Fauzan Indah Sari Isnaeni Isnaeni Istikha, Vinanda Jenuri Lely Nur Hidayah Syafitri Lutfiah Khoirunnisa Azzahro Miftahul Ulum Mochamad Rizky Tri Wardana Mokh. Iman Firmansyah Muflih, Abdillah Muflih, Abdullah Mugiani, Dinda Putri Muhamad Azhar Ibrahim Muhamad Parhan Muhammad Faza Razanah Muhammad Fikri Muhammad Romdhon, Diaz Muhammad Wildan Alginani Mulyana Abdullah Muyassarah, Sifa Nadri Taja Nasrudin, Ega Nasrul Adadi Nazwa Fauziah Nopiyanti Novyandi, Ramadhan Fatur Rahman Nunik Hidayaturrohman, Nunik Nurhuda, Abid Nuriza, Amelia Ananda Orwela, Citra Pratama, Zikri Sandria Priyana, Ekky Purwa Putri, Davina Aulia Rafik Abdilah, Rafik Rahardja, Muhammad Nurfaizi Arya Rahman, Ahmad Arizzal Rahmani, Ridha Ariandini Ramadhan, Ahmad Faishal Ramdan, Muhammad Ramdan Mubarok Rika Sartika Riswanda Revy Aripin Rizal Dzakir Fajari Romadhon, Fajar Saefudin, Nabila Balqis Saepul Anwar Setiadi, Kaka Putra Seva Saepuloh Shobirin, Taufik Ismail Sholachuddin Al-Ayyubi Sinta, Dewi Solly Aryza Sopianti, Janiar Sudirman Sudirman Sundah, Muhammad Aksan Fawwaz Syahidin Syahidin Syarifudin, Iif Tantowi, Yusuf Ali Tri Saputra, Rizal Udin Supriadi Usup Romli Wawan Hermawan Wawan Hermawan Wawan Hermawan Zahwa, Randira Naja Zakaria Zakaria, Muhammad Husni Zul Fikri, Naufal Zulfikar Effendi, Luthfi