Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

OPTIMIZING THE USE OF LEARNING EQUIPMENT TO IMPROVE EDUCATION AT MAN 2 TULUNGAGUNG Muh Ibnu Sholeh; Siti Fatinnah binti Ab Rahman; Nur ‘Azah; Sokip; Asrop Syafi’i; Muhammad fathurr’ouf; Sahri
EDUSIANA Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam Vol. 11 No. 1 (2024): EDUSIANA : Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam
Publisher : EDUSIANA: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47077/edusiana.v11i1.479

Abstract

This research aims to analyze the current use of learning equipment, identify possible obstacles, and propose strategies or recommendations to maximize the use of learning equipment so that education at MAN 2 Tulungagung can be more effective, relevant and of high quality. This research method uses qualitative methods. Data collection was carried out through interviews, observation and documentation. Data analysis through data collection, data reduction and drawing conclusions. The research results show that the majority of teachers still rely on textbooks, while limited internet access, lack of teacher training in technology, and availability of devices are obstacles. Recommendations include improving technology access and teacher training, as well as collaboration between teachers and students in the development of digital learning content. It is hoped that these steps will maximize the use of learning equipment, creating a more effective, relevant and quality learning environment in line with the demands of an increasingly digitalized era. Continuous evaluation will be carried out to measure the impact of changes in the practice of using learning equipment on the quality of education at MAN 2 Tulungagung Keywords: Optimizing, Management, Learning Equipment, Education REFERENCE Abdullah, R. (2017). Pembelajaran Dalam Perspektif Kreativitas Guru Dalam Pemanfaatan Media Pembelajaran. Lantanida Journal, 4(1), 35. https://doi.org/10.22373/lj.v4i1.1866 Afrianti, S., & Musril, H. A. (2020). Perancangan Media Pembelajaran TIK Menggunakan Aplikasi Autoplay Media Studio 8 di SMA Muhammadiyah Padang Panjang. Jurnal Informatika Upgris, 6(2). Alvendri, D., & Giatman, M. (2023). Transformasi Pendidikan Kejuruan: Mengintegrasikan Teknologi IoT ke dalam Kurikulum Masa Depan. Journal of Education Research, 4(2), 752-758. Ambarwati, D., Wibowo, U. B., Arsyiadanti, H., & Susanti, S. (2021). Studi Literatur: Peran Inovasi Pendidikan pada Pembelajaran Berbasis Teknologi Digital. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 8(2). Andriani, T. (2016). Sistem pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Sosial Budaya, 12(1), 117-126. Anwar, S. (2021). Evaluasi Pendidikan Menuju Insan Kamil Perspektif Filsafat Islam. Jurnal Pendidikan Nusantara, 1(1), 62–76. https://doi.org/10.55080/jpn.v1i1.7 Ceha, R., Prasetyaningsih, E., Bachtiar, I., & Nana S., A. (2016). Peningkatan Kemampuan Guru Dalam Pemanfaatan Teknologi Informasi Pada Kegiatan Pembelajaran. ETHOS (Jurnal Penelitian dan Pengabdian), 3(1), 131. https://doi.org/10.29313/ethos.v0i0.1693 Dwiqi, G. C. S., Sudatha, I. G. W., & Sukmana, A. I. W. I. Y. (2020). Pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif Mata Pelajaran IPA Untuk Siswa SD Kelas V. Jurnal Edutech Undiksha, 8(2), 33. https://doi.org/10.23887/jeu.v8i2.28934 Esterberg, K. G. (2018). Qualitative Methode in Social Research. Boston: McGrawn Hill Companies. Etikan, I. (2016). Comparison Of Convenience Sampling And Purposive Sampling. American Journal of Theoretical and Applied Statistics, 5(1). https://doi.org/10.11648/j.ajtas.201605 01.11 Haryadi, R. (2021). Problematika Pembelajaran Daring Di Masa Pandemi Covid-19. 12. Hidayati, N. (2016). Konsep Integrasi Tripusat Pendidikan Terhadap Kemajuan Masyarakat. Edukasia : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 11(1). https://doi.org/10.21043/edukasia.v11i1.811 Ifadah, L. (2019). Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Menghadapi Tantangan Era Revolusi Industri 4.0. Al Ghazali, 2(2). Komariah, A., & Halimah, N. (2022). Ragam Pemanfaatan Buku Teks Sebagai Media Pembelajaran Bahasa Inggris Di Kota Bitung Sulawesi Utara. Jurnal Ilmiah Iqra’, 16(2), 180. https://doi.org/10.30984/jii.v16i2.2045 Lubis, P., & Nasution, M. I. P. (2023). Gerakan Literasi Sekolah: Tantangan Literasi Di Era Digital Dan Cara Mengatasinya. Jurnal Media Infotama, 19(2), 487-496. Masdar Limbong, Firmansyah, Fauzi Fahmi, & Rabiatul Khairiah. (2022). Sumber Belajar Berbasis Media Pembelajaran Interaktif di Sekolah: Learning Resources Based on Interactive Learning Media in School. Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi, 2(1), 27–35. https://doi.org/10.51454/decode.v2i1.27 Maudiarti, S. (2018). Penerapan E-Learning Di Perguruan Tinggi. Perspektif Ilmu Pendidikan, 32(1), 51–66. https://doi.org/10.21009/PIP.321.7 Miasari, R. S., Indar, C., Pratiwi, P., Purwoto, P., Salsabila, U. H., Amalia, U., & Romli, S. (2022). Teknologi pendidikan sebagai jembatan reformasi pembelajaran di indonesia lebih maju. Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi, 2(1), 53. https://doi.org/10.31602/jmpd.v2i1.6390 Muhammad, A. R. (2018). Pendidikan Islam di Era Digital: Sebuah Tantangan dan Harapan (hlm. 49). Pustaka Pelajar. Myori, D. E., Chaniago, K., Hidayat, R., Eliza, F., & Fadli, R. (2019). Peningkatan Kompetensi Guru dalam Penguasaan Teknologi Informasi dan Komunikasi melalui Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Android. JTEV (Jurnal Teknik Elektro dan Vokasional), 5(2), 102. https://doi.org/10.24036/jtev.v5i2.106832 Nasrulloh, I., & Ismail, A. (2018). Analisis kebutuhan pembelajaran berbasis ict. Jurnal petik, 3(1), 28. https://doi.org/10.31980/jpetik.v3i1.355 Nasution, W. N. (2017). Perencanaan Pembelajaran: Pengertian, Tujuan Dan Prosedur. Ittihad: Jurnal Pendidikan, 1(2), 185-195. Parlindungan, D. P., Mahardika, G. P., & Yulinar, D. (2020). Efektivitas Media Pembelajaran Berbasis Video Pembelajaran dalam Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di SD Islam An-Nuriyah. In Prosiding Seminar Nasional Penelitian LPPM UMJ, 3(3). Permatasari, A., & Kurniawan, A. (2021). Inovasi Strategi Pendidikan dalam Pengembangan Kurikulum Satuan Pendidikan. JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik, 2(9), 1374–1386. https://doi.org/10.47387/jira.v2i9.226 Putra, F. A., Alim, F. N., Suseno, M. T., Yudha, S. S. P., & Thohir, I. A. (2021). Dampak Perkembangan Teknologi Internet dalam Pembelajaran Jarak Jauh bagi Siswa pada Masa Pandemi Covid-19. Journal of Education and Technology, 1(2), 93-103. Rahmawati, J., Ramadhani, E. P., & Saputra, D. (2023). Pelatihan Pemanfaatan Quizizz bagi Guru SMA Negeri 8 Kota Jambi untuk Transformasi Pembelajaran Digital. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1). Riyani, Y. (2012). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Mahasiswa. Jurnal EKSOS, 8(1). Romrell, D., Kidder, L. C., & Wood, E. (2014). The SAMR Model as a Framework for Evaluating mLearning. Online Learning, 18(2). https://doi.org/10.24059/olj.v18i2.435 Rosenberg, J. M., & Koehler, M. J. (2015). Context and Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK): A Systematic Review. Journal of Research on Technology in Education, 47(3), 186–210. https://doi.org/10.1080/15391523.2015.1052663 Sabandi, A. (2013). Supervisi Pendidikan Untuk Pengembangan Profesionalitas Guru Berkelanjutan. Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan, 13(2), 1-9. Sartika, F., Desriwita, E., & Ritonga, M. (2020). Pemanfaatan media pembelajaran dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar PAI di sekolah dan madrasah. Humanika, 20(2), 115–128. https://doi.org/10.21831/hum.v20i2.32598 Sholeh, M. I. (2023a). Strategi Efektif dalam Manajemen Pendidikan untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran. Tarbawi Ngabar: Jurnal of Education, 4(2), 139–164. https://doi.org/10.55380/tarbawi.v4i2.462 Sholeh, M. I. (2023b). Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia Di Lembaga Pendidikan Islam Indonesia. dealita : jurnal pendidikan dan sosial keagamaan, v 3 no 1, 91–116. Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). CV Alfabeta. Sujana, I. W. C. (2019). Fungsi dan tujuan pendidikan indonesia. Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar, 4(1), 29. https://doi.org/10.25078/aw.v4i1.927 Sunarso, N. H. (2015). Teknologi pendidikan (hlm. 92–97). Cipta Prima Nusantara. Supriadi, S. (2017). Pemanfaatan sumber belajar dalam proses pembelajaran. Lantanida Journal, 3(2), 127. https://doi.org/10.22373/lj.v3i2.1654 Ulviani, M., Tahir, S. R., & Budiman, A. (2023). Pembuatan media pembelajaran sastra indonesia berbasis ict di lab. School smp unismuh makassar. Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah, 13(2). Wahidin, U. (2017). Peran budaya organisasi pendidikan islam dalam menghadapi tantangan pembangunan masyarakat, negara dan bangsa. Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam, 2(04). https://doi.org/10.30868/ei.v2i04.39 Warsihna, J., Mutmainah, S., & Utari, I. (2015). E-Sabak (Tablet) Untuk Pembelajaran Di Indonesia. Jurnal Teknodik, 19(3), 293–304. https://doi.org/10.32550/teknodik.v19i3.171 Warsita, B. (2017). Peran dan tantangan profesi pengembang teknologi pembelajaran pada pembelajaran abad 2. Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan, 5(2), 77-90. Yani, A. (2023). Transformasi Teknologi Dalam Pembelajaran Di Era Revolusi Industri 4.0. Jurnal PenKoMi: Kajian Pendidikan dan Ekonomi, 6(2), 68-75. Yuniarti, F., Dewi, P., & Susanti, R. (2012). Pengembangan virtual laboratory sebagai media pembelajaran berbasis komputer pada materi pembiakan. Journal of Biology Education, 1(1). Zahwa, F. A., & Syafi’i, I. (2022). Pemilihan Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi. Equilibrium: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Ekonomi, 19(01), 61–78. https://doi.org/10.25134/equi.v19i01.3963 Zakariyah, A., & Hamid, A. (2020). Kolaborasi Peran Orang Tua dan Guru dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Online di Rumah. Intizar, 26(1), 17–26. https://doi.org/10.19109/intizar.v26i1.5892
Manajemen Konflik Di Lembaga Pendidikan Islam Muh Ibnu Sholeh
EDUSIANA Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam Vol. 10 No. 1 (2023): EDUSIANA : JURNAL MANAJEMEN DAN PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : EDUSIANA: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47077/edusiana.v10i1.501

Abstract

memiliki kompleksitas konflik internal dalam pengelolaan pendidikan. Keempat, konflik dapat terjadi karena lemahnya manajemen dan pengelolaan lembaga pendidikan. Kelima, prosedur umum dalam rangka penyelesaian konflik ada delapan cara seperti :Lumping it, Avoidance or exit, Coersion, Negotiation, Conciliation, Mediaton, Arbitration, dan Adjudication. Ataupun juga bisa dengan cara melakukan Komunikasi efektif, win-win solution,mediasi, negosiasi, konsultasi dengan pihak ketiga, arbitrasi ataupun penyelesaia konflik dengan cara hukum.
The Effectiveness of Principal Leadership in Managing a Tahfidz- based Curriculum Hairul Fauzi; Muh Ibnu Sholeh; Hawwin Muzakki; Muhammad Haris; Mohamed Ramadan Abd Allah Mohamed
Indonesian Research Journal in Education |IRJE| Vol. 8 No. 2 (2024): IRJE |Indonesian Research Journal in Education|
Publisher : Universitas Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/irje.v8i2.41524

Abstract

This study examines the role of principal leadership in managing the Tahfidz-based curriculum at MTs Hidayatul Hikmah Tanjung Jabung Barat, aiming to enhance students' character through intellectual and spiritual development via Quran memorization. This research employs a qualitative approach with a case study design, collecting data through interviews with the principal, teachers, students, and parents and direct observations of the implementation of the Tahfidz program. The data analysis technique is an interactive model, which includes data reduction, data presentation, and iterative conclusion drawing. The findings reveal that transformational leadership plays a crucial role in the effective implementation of the curriculum. The principal's clear vision, motivational strategies, and stakeholder engagement significantly contribute to the program's success. Key strategies, such as structured Tahfidz schedules, the Talaqqi method, and intensive mentoring, have improved students' Quranic memorization skills and comprehension. Despite its success, the program faces limited facilities, varying student motivation levels, and the need for enhanced teacher training.  
INTEGRASI TEKNOLOGI DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM: MENINGKATKAN KINERJA GURU DI ERA DIGITAL Muh Ibnu Sholeh; Nur Efendi
Jurnal Tinta Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Tinta
Publisher : Universitas Al-Qolam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/jurnaltinta.v5i2.1049

Abstract

This study aims to find out how to use technology to improve teacher performance in the digital era, what are the challenges of its implementation and what are the steps for implementing technology in Islamic education management to improve teacher performance in the digital era. The method used in this research is library research method. Collecting data by looking for sources from various sources such as books, journals, and existing research. The data obtained from the literature study were analyzed using an interactive qualitative model. This data analysis model consists of data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show that the use of technology to improve teacher performance through e-learning and blended learning in Islamic education. The use of Islamic education applications in classroom management by means of scheduling applications, task management applications, learning material applications, quiz and evaluation applications and communication applications. Teacher professional training and development through technology by means of independent learning, webinars and virtual conferences, collaboration and networking, use of learning tools and applications, online certification programs and building digital portfolios. The challenges faced in integrating technology in Islamic education include the digital divide, attention to religious values, professional training and development, data security and privacy, and content and quality management. The steps for implementing technology in Islamic education management are through analyzing technology needs, training and developing teachers, forming educational technology teams, planning technology-based learning, using applications and supporting platforms, monitoring and evaluation and continuity and sustainable development.
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PJBL) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Muh Ibnu Sholeh; Nur ‘Azah; Dinar Ayu Tasya'; Sokip; Asrop Syafi’i; Sahri; Hasyim Rosyidi; Zainur Arifin; Siti Fatinnah binti Ab Rahman
Jurnal Tinta Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Tinta
Publisher : Universitas Al-Qolam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/jurnaltinta.v6i2.1484

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi penerapan Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di MA Al-Chodidjah Jombang. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menilai bagaimana PjBL dapat mempengaruhi keterampilan berpikir kritis siswa dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung keberhasilan implementasi PjBL di lingkungan pendidikan Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Subyek penelitian terdiri dari siswa kelas X dan XI serta guru di MA Al-Chodidjah Jombang. Teknik pengambilan data meliputi observasi langsung selama proses pembelajaran, wawancara mendalam dengan siswa dan guru, serta analisis dokumen seperti rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dan hasil proyek siswa. Teknik analisis data dilakukan dengan metode analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema yang muncul dari data yang dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, meningkatkan keterlibatan mereka dalam pembelajaran, dan memperkuat keterampilan kolaboratif. Siswa menunjukkan peningkatan dalam kemampuan analisis, evaluasi, dan sintesis informasi melalui proyek-proyek yang diberikan. Guru berperan penting sebagai fasilitator dalam mendorong siswa untuk berpikir kritis dan mandiri. Temuan ini mendukung hasil penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa PjBL efektif dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kolaboratif siswa. Kesimpulannya, PjBL merupakan metode pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis di MA Al-Chodidjah Jombang, dengan dukungan perencanaan yang baik dan bimbingan guru yang efektif.
Digital Leadership Impact on Organizational Culture and Learning Innovation in Islamic Education Muh ibnu sholeh; Mohamed Ramadan Abd Allah Mohamed; Nur ‘Azah; M. Munif; Muhammad Haris
International Journal of Multidisciplinary Research and Innovation Vol. 1 No. 1 (2025): Vol 1 No 1 June 2025
Publisher : Badan Usaha Milik Desa Berkaho Pungpungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64084/ijmri.v1i1.44

Abstract

This study aims to analyze the impact of digital leadership on organizational culture and learning innovation at MA Unggulan Darul Ulum STEP-2. The research employs a mixed-methods approach, combining quantitative and qualitative methodologies. Quantitative data were collected through questionnaires involving 133 respondents, while qualitative data were obtained through interviews with the school principal, teachers, and students. Data analysis techniques include reliability testing, Pearson correlation, and simple linear regression to measure the relationship between digital leadership, organizational culture, and learning innovation. The quantitative analysis results indicate that digital leadership has a very weak correlation with organizational culture (r = -0.0205) and a low influence on learning innovation based on linear regression results (R² = 0.167). Interviews with the school principal and teachers revealed that the main challenges in implementing digital leadership include infrastructure limitations, teacher readiness, and resistance to change. The findings suggest that digital leadership needs to be supported by more structured strategies, such as teacher training, digital infrastructure enhancement, and strengthening a technology-based organizational culture. With the right approach, digital leadership can become a key factor in enhancing learning innovation in Islamic education. Digital leadership has been implemented at MA Unggulan Darul Ulum STEP-2, but it has not yet had a significant impact on organizational culture and learning innovation. Therefore, a more comprehensive approach is needed to improve the effectiveness of digital leadership in education.
IMPLEMENTASI METODE TASK-BASED LANGUAGE TEACHING (TBLT) DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI UIN SAYYID ALI RAHMATULLAH TULUNGAGUNG Muh. Habibulloh; Anisa Latifatul Fariza; Muh Ibnu Sholeh
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i1.8030

Abstract

Pembelajaran Bahasa Arab di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung memerlukan pendekatan yang mampu meningkatkan keterampilan berbahasa mahasiswa secara komunikatif. Salah satu pendekatan yang digunakan adalah Task-Based Language Teaching (TBLT). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode TBLT, mengkaji dinamika interaksi dan partisipasi mahasiswa dalam pembelajaran Bahasa Arab, serta mengidentifikasi tantangan dan strategi dosen serta mahasiswa dalam mengatasi kendala selama penerapan TBLT. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi pembelajaran, wawancara, focus group discussion (FGD), serta analisis dokumen dan tugas mahasiswa yang melibatkan dosen dan mahasiswa dari empat fakultas, yaitu FTIK, FASIH, FEBI, dan FUAD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi TBLT dilaksanakan melalui tahapan pre-task, task cycle, dan language focus secara konsisten dan kontekstual. Penerapan TBLT mendorong interaksi pembelajaran yang aktif dan kolaboratif, meningkatkan partisipasi mahasiswa, serta berkontribusi pada peningkatan keterampilan Bahasa Arab, khususnya keterampilan berbicara dan menulis. Namun demikian, penelitian ini menemukan beberapa tantangan, seperti perbedaan kemampuan awal mahasiswa, keterbatasan waktu pembelajaran, dan kesiapan dosen. Strategi yang diterapkan untuk mengatasi kendala tersebut meliputi diferensiasi tugas, pemberian scaffolding, pelaksanaan FGD sebagai forum reflektif dosen, serta penguatan kerja kolaboratif dan kemandirian belajar mahasiswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa TBLT berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Arab di perguruan tinggi apabila didukung oleh strategi pedagogis yang adaptif dan berkelanjutan.