p-Index From 2021 - 2026
7.735
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Anak Kuat, Masa Depan Cerah : Sosialisasi Pencegahan Stunting di Desa X Kabupaten Sumedang Sukmawati, Sukmawati; Hermayanti, Yanti; Mamuroh, Lilis; Nurhakim, Furkon; Mediani, Henny Suzana
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i7.15061

Abstract

ABSTRAK Stunting adalah gagal tumbuh akibat kurang gizi kronis sejak janin dalam kandungan dan akan nampak pada saat anak usia setelah 2 tahun. Hasil Survei Status Gizi Indonesia tahun 2022 menunjukkan bahwa prevalensi gejala stunting di Indonesia masih tinggi  atau melebihi batas maksimal yang ditetapkan WHO. Salah satu daerah dengan angka stunting tinggi adalah di Desa X Kabupaten Sumedang. Penyebab stunting tidak langsung diantaranya kurangnya pengetahuan ibu mengenai stunting. Tujuan dari pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu mengenai pencegahan stunting .Metode pengabdian pada masyarakat ini adalah sosialisasi pencegahan stunting pada anak balita melalui pendidikan kesehatan dengan sasaran ibu hamil, ibu menyusui, dan orang tua yang mempunyai anak balita. Peserta yang hadir dalam pengabdian masyarakat ini adalah 15 orang. Untuk mengukur keberhasilan sosialisasi dilakukan evaluasi berupa pre-test dan post test,  analisis data yang digunakan adalah univariat. Hasil pengabdian pada masyarakat ini menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan peserta setelah dilakukan sosialisasi melalui edukasi tentang stunting dengan rata-rata pre-test 69.40 dan post-test 85.73 dan terdapat pengaruh sosialisasi melalui edukasi pencegaha stunting pada ibu hamil, ibu menyusui dan ibu yang mempunyai anak balita dengan p-value .001 . Diharapkan hasil sosilisasi tentang pencegahan sunting ini dapat dilakukan secara kontinyu oleh kader kesehatan dan petugas kesehatan di Puskesmas. Kata Kunci: Pencegahan, Sosialisasi, Stunting  ABSTRACT Stunting is a failure to grow due to chronic malnutrition since the fetus is in the womb and will appear when the child is 2 years old. The results of the 2022 Indonesian Nutritional Status Survey show that the prevalence of stunting symptoms in Indonesia is still high or exceeds the maximum limit set by the WHO. One area with a high stunting rate is Village X, Sumedang Regency. Indirect causes of stunting include the mother's lack of knowledge about stunting.  The aim of this community service is to increase mothers' knowledge regarding stunting prevention. This community service method involves the promotion of stunting prevention in children under five through health education targeting pregnant women, breastfeeding mothers, and parents of children under five. There were 15 participants who attended this community service. To measure the success of socialization, an evaluation was carried out in the form of a pre-test and post-test. The data analysis used was univariate. The results of this community service show that there is an increase in participants' knowledge after socialization through education about stunting, with an average pre-test of 69.40 and post-test of 85.73, and there is an influence of socialization through education to prevent stunting on pregnant women, breastfeeding mothers, and mothers with children under five. with a p-value of.001. It is hoped that the results of this outreach regarding editing prevention can be carried out continuously by health cadres and health workers at the Community Health Center. Keywords: Prevention, Socialization, Stunting
Program Pendampingan Kader dalam Monitoring Pertumbuhan Balita 0-5 Tahun dengan Berbasis Aplikasi di Desa Jelegong Kabupaten Bandung Mardhiyah, Ai; Eriyani, Theresia; Rakhmawati, Windy; Maryam, Nenden Nur Asriyani; Mediani, Henny Suzana
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i6.20605

Abstract

ABSTRAK Pemanfaatan teknologi untuk memantau kesehatan balita berdampak besar dalam meningkatkan keterlibatan orang tua dalam proses pemantauan tumbuh kembang anak. Dengan teknologi  memungkinkan para ibu untuk berinteraksi dengan petugas kesehatan tentang perkembangan anak-anak mereka dengan lebih cepat dan mudah, sehingga meminimalkan kemungkinan keterlambatan dalam mendeteksi masalah Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader terkait pencegahan stunting pada balita, meningkatkan pengetahuan kader terkait cara melakukan pencatatan dan pelaporan pertumbuhan anak melalui SIP online sehingga dapat mengoptimalkan monitoring pertumbuhan balita berbasis teknologi. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan wawancara kepada kader Kesehatan terkait pemanfaatan SIP Online di wilayah tersebut. Sebagian besar kader kesehatan di Desa Jelegong sudah mengetahui pemanfaatan teknologi dalam monitoring pertumbuhan balita dengan menggunakan SIP Online. Perlu dilakukan evaluasi rutin terhadap kapasitas kader dalam memanfaatkan aplikasi SIP daring, serta pemahaman ibu tentang cara memantau pertumbuhan bayi secara digital. Kata Kunci: Balita, Kader Kesehatan, Monitoring, Pertumbuhan, Teknologi ABSTRACT The use of technology to monitor toddler health has a major impact on increasing parental involvement in the process of monitoring child growth and development. Technology allows mothers to interact with health workers about their children's development more quickly and easily, thereby minimizing the possibility of delays in detecting health problems. This study aims to improve the knowledge of cadres regarding the prevention of stunting in toddlers, improve the knowledge of cadres regarding how to record and report child growth through online SIP so that they can optimize technology-based toddler growth monitoring. The method used is counseling and interviews with health cadres regarding the use of Online SIP in the area. Most health cadres in Jelegong Village already know the use of technology in monitoring toddler growth using Online SIP. Routine evaluation of the cadre's capacity in utilizing the online SIP application, as well as mothers' understanding of how to monitor infant growth digitally, is needed. Keywords: Toddlers, Health Cadres, Monitoring, Growth, Technology
Perbedaan Stimulasi Perkembangan Anak Toddler oleh Ibu Bekerja dan Ibu Tidak Bekerja Henny Suzana Mediani; Titin Sutini; Yayu Pratiwi; Ikeu Nurhidayah; Sri Hendrawati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i3.5962

Abstract

Peran aktif ibu merupakan faktor penting dalam stimulasi perkembangan anak toddler. Namun pada era modern ini, banyak ibu yang bekerja, sehingga peran ibu dalam stimulasi perkembangan anak terhambat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran stimulasi perkembangan anak toddler oleh ibu bekerja dan ibu tidak bekerja di Desa Rancaekek Wetan Kabupaten Bandung. Metode penelitian berupa deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling dengan jumlah sampel 88 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan dari 36 ibu bekerja 44,4% melakukan stimulasi perkembangan baik dan 55,6% kurang. Sedangkan dari 52 ibu tidak bekerja 59,6% melakukan stimulasi perkembangan baik dan 40,4% kurang. Bagi ibu yang bekerja dan tidak bekerja harus menyempatkan waktu untuk melakukan stimulasi perkembangan anak dan bagi perawat komunitas bersama kader posyandu diharapkan dapat melakukan pendidikan kesehatan yang berkesinambungan untuk meningkatkan upaya ibu menstimulasi perkembangan anak
Prolonged Labor and Gestational Age, with the Incidence of NeonatProlonged Labor and Gestational Age, with the Incidence of Neonatorum Asphyxia in Newborns in the Perinatology Unit of Guido Valadares National Hospitalorum Asphyxia in Newborns in the Perinatology Unit of Guido Valadares National Hospital da Conceição, José Ximenes; Rakhmawat, Windy; Suzana Mediani, Henny; Mediawati, Ati Surya; Fatima Cabral, Cenia
Jurnal KESANS : Kesehatan dan Sains Vol 5 No 5 (2026): KESANS: International Journal of Health and Science
Publisher : Rifa'Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/kesans.v5i5.587

Abstract

Introduction: Neonatal asphyxia—defined as failure to establish adequate breathing at birth—remains a major cause of neonatal morbidity and mortality, especially in developing countries. Prolonged labour and abnormal gestational age can impair placental oxygen transfer and heighten asphyxia risk. Objective: To examine the association between prolonged labour, gestational age, and neonatal asphyxia among newborns treated in the Perinatology Unit of Guido Valadares National Hospital. Method: A cross-sectional correlational study involved 85 mother–infant pairs selected purposively from 110 admissions in 2025. Prolonged labour and gestational age were independent variables; neonatal asphyxia was the outcome. Data were gathered via structured questionnaire and medical records, then analysed with multinomial regression (α = 0.05). Results and Discussion: Prolonged labour showed a significant independent association with asphyxia (p = 0.001), whereas gestational age alone did not (p = 0.389). Simultaneous analysis demonstrated that both variables together were significantly related to asphyxia incidence (p = 0.005). Conclusion: Prolonged labour is the principal contributor to neonatal asphyxia, and its combined effect with gestational age further elevates risk. Rigorous intrapartum monitoring and timely obstetric intervention are essential to improve neonatal outcomes
Co-Authors Aan Nuraeni Abas, Latifa Hidayani Adila, Raisa Ahmad Yamin Ai Mardhiyah Ai Mardhiyah Ai Mardhiyah AI MARDHIYAH, AI Akbar, M. Agung Alifa Rufaida Anastasia Anna Anita Setyawati Anita Tiara Anjani Fikri Annita Olo Argi Virgona Bangun Arief Khoerul Ummah Audi Siti Sarah Avicena Farhan Ramadhan Azzahra Salsabila Bambang Aditya Nugraha Barkah Waladani Bhekti Imansari Cecep Eli Kosasih Cecep Eli Kosasih Cecep Eli Kosasih Cecep Eli Kosasih Cecep Eli Kosasih Cecep Eli Kosasih Chandra Isabella H.P Chatarina Surya Chatarina Suryaningsih da Conceição, José Ximenes Dadang Purnama Dadang Rochman DaiIa DahIia Rojabani Devita Madiuw Dewi Umu Kulsum Dheni Koerniawan Dwi Ningsih Handayani Setianing Budi Eka Puspita Ema Arum Rukmasari Emaliyawati, Etika - Ermiati Ermiati Etika Emaliyawati Evi Nurjanah Fanny Adistie Fanny Adistie Fatima Cabral, Cenia Fauziah Rudhiati francisca sri susilaningsih Fristalia, Mikaela D. Furkon Nurhakim Furkon Nurhakim Gusgus Ghraha Ramdhanie Hafitriany, Syifa Aulia Hana Rizmadewi Agustina Helmy Hazmi Hendrawati Hendrawati Hidayat, Nenden Rostini Iceu Amira DA Ihsar, Aini Hayati Iin Inayah Iin Inayah Iin Inayah, Iin Ike Sintia Suci Ikeu Nurhidayah Ikeu Nurhidayah Ikeu Nurhidayah Indah Benita Tiwery Inni Zakiyah Iqra S Iwan Shalahuddin Iyus Yosep Laili Rahayuwati Lesmana, Sena Lestari, Andini Tri Lilis Lusiani Lilis Mamuroh Linlin Lindayani Mamat Lukman Maria komariah Maya Atikasuri Mediawati, Ati Surya Mega Nurrahmatiani Meri Anggryni Mikaela D. Fristalia Millenika, Valencia Trie Muntiq Jannatunna’im Murtilita, Murtilita Murtiningsih Murtiningsih Nabilah, Nurul Azmi Nada Shofi Salsabila Nadia Amelia Rindiarti Nenden Nur Asriyani Maryam Nenden Nur Asriyani Maryam Neti Juniarti Nita Fitria Novi Novianti Novita Marcelina Kana Wadu Noviyanti Noviyanti Nunung Nurjanah Nunung Nurjanah Nurafni, Ratu Nuraziza Fatturahmi Firdianty Nurul Taopik Maulud Nurussakinah, Nurussakinah Nur’aeni, Aan Olga Sandrela Mahendra Padila Padila Panduragan, Santhna Letchmi Pratiwi, Yayu Rai Nurussakinah Raisa Adila Rakhmawat, Windy Ratnawati, Ai Siti Ratu Nurafni Riezky Fajri Septiani Rifda Nur Achriyana Arif Rifki Febriansyah Rindiarti, Nadia Amelia Riska Fauziah Nurmala Rizka Muliani Rusna Tahir Saifudin, I Made Moh. Yanuar Salsabila, Azzahra Santi MuIyani Selly Amalia Nurhasanah Sena Lesmana Setiawati Setiawati Shabarina, Adilla Sherly Manurung Sifa Nur Afriani Sifa Nuraini Sifva Fauziah Sinta Dwi Ananda Siti Fatimah Siti Yuyun Rahayu Siti Yuyun Rahayu Fitri Sonia Dwiastuti Pratiwi Sri Hendrawati Sri Hendrawati Sri Hendrawati Sri Hendrawati Sri Hendrawati Sri Hendrawati Sri Purnama Alam Sri Wulandari Sri wulandari Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati Sulastini, Sulastini Tahir, Rusna Tan, Julianus Yudhistira Tejaningsih, Oktaviani Tetti Solehati Tetti Solehati Tetti Solehati Theresia Eriyani Theresia Eriyani Tita Puspita Ningrum, Tita Puspita Titin Sutini Titin Sutini Titis Kurniawan Togatorop, Via Eliadora Trias Eka Nurlela Tuti Pahria Urip Rahayu Valencia Trie Millenika Vera Rosaria Indah Wahib Abdul Rahman Wahyu Ilahi Waladani, Barkah Windy Rakhmawati Wiwi Mardiah Wiwi Mardiah Wiwi Mardiah, Wiwi Yanti Hermayanti Yayat Suryati Yayu Pratiwi Zabidah Putit