Claim Missing Document
Check
Articles

Thermal Performance Assessment of the Kaligung K3 New Image Passenger Coach Using OTTV and CLTD M. Aditya Bintang Septian Nugraha; Althesa Androva; Muhamad Safi'i
JURUTERA - Jurnal Umum Teknik Terapan Vol 13 No 01 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jurutera.v13i01.14535

Abstract

The Kaligung K3 New Image train is equipped with an air conditioning system to maintain passenger thermal comfort. Passenger comfort can be disturbed by heat from ambient temperature, the train envelope, passengers, lighting, and electronic equipment, thereby increasing the cooling load, the value of which is not yet known. This research aims to calculate heat transfer as an indicator of the thermal performance of the train envelope using the OTTV method and to find out the total cooling load of the passenger room when the train stops at Semarang Poncol Station during the day, during the train boarding process, from factors internal, external, ventilation, and infiltration, including the addition of a safety factor of 10% using the CLTD method. Data were obtained through field measurements, training technical documents, and thermal comfort regulations. The results show an OTTV value of 28.01 W/m² (less than or equal to 35 W/m², SNI 6389:2020) and a total cooling load of 35,237.69 kcal/h (<36,000 kcal/h), indicating that the cooling capacity is sufficient to handle the cooling load. This research concludes that the OTTV and CLTD approach methods are effective for analyzing heat transfer and cooling loads on trains and for evaluating existing cooling capacity.
Analisis Pengaruh Viskositas Pelumas terhadap Suhu Kerja Mesin Sepeda Motor Matic Menggunakan Honda Diagnostic Tool (HiDS) Aditya Bagas Damara; Muhammad Safi&#039;i; Althesa Androva
Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin Vol. 10 No. 1 (2026): Motor Bakar: Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/mbjtm.v10.i1.16219

Abstract

Pemilihan viskositas pelumas yang tepat merupakan faktor krusial dalam menjaga stabilitas suhu operasional mesin sepeda motor matic. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi viskositas pelumas SAE 10W-30 dan SAE 10W-40 terhadap temperatur kerja mesin pada kondisi statis (idling). Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi-experimental) dengan sampel sebanyak 30 unit sepeda motor matic Honda. Pengambilan data suhu mesin (Engine Coolant Temperature) dilakukan secara real-time menggunakan Honda Diagnostic Tool (HiDS) yang terhubung ke sistem ECU. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pelumas SAE 10W-30 menghasilkan suhu rata-rata yang lebih rendah dibandingkan SAE 10W-40 dengan selisih mencapai 8,46°C. Hasil uji statistik Independent Sample T-Test mengonfirmasi adanya perbedaan yang signifikan dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan utama dari penelitian ini adalah pelumas dengan viskositas lebih rendah memiliki kemampuan perpindahan panas konveksi yang lebih efektif dan gesekan internal fluida yang lebih kecil, sehingga lebih optimal dalam menjaga kestabilan suhu mesin pada kondisi operasional harian.
Analisis Perbandingan Konsumsi Pelumas Engine CFM56 Dan V2500 Pada Pesawat Terbang Airbus A320 Antonius Budi Prasetyo; Yafid Effendi; Muhamad Safi’i
Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin Vol. 10 No. 1 (2026): Motor Bakar: Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/mbjtm.v10.i1.16589

Abstract

Pelumas engine pesawat terbang dalam bentuk oli memiliki peran yang sangat penting untuk menjaga kinerja engine dan keawetannya dengan cara melumasi dan mendinginkan bagian-bagian logam yang bergesekan. Masing-masing engine memiliki sistem pelumasan dan karakteristik konsumsi pelumas yang berbeda. Pesawat terbang Airbus A320 memiliki dua pilihan engine yang dapat digunakan, yaitu CFM56 dan V2500. Penelitian ini bertujuan menghitung konsumsi rata-rata pelumas engine CFM56 dan V2500 yang terpasang pada pesawat terbang Airbus A320 serta melakukan analisis perbandingan konsumsi rata-rata pelumas di antara kedua jenis engine. Metode penelitian yang digunakan adalah pengambilan data sekunder konsumsi pelumas dalam rentang waktu tiga bulan, kemudian melakukan kalkulasi konsumsi rata-rata pelumas dan melakukan analisis perbandingan konsumsi rata-rata pelumas di antara kedua engine. Kesimpulan yang didapat adalah konsumsi rata-rata pelumas engine CFM56 berkisar antara 0,185 sampai dengan 0,201 quarts perjam sedangkan untuk  engine V2500 berkisar antara 0,031 sampai dengan 0,045 quarts per jam. Dengan demikian, konsumsi rata-rata pelumas engine V2500 lebih efisien dibandingkan dengan engine CFM56 dengan perbandingan secara kuantitatif dalam rentang 18,18% sampai dengan 20,10%.
PENGARUH VARIASI KETEBALAN ISOLASI MINERAL WOOL TERHADAP KEHILANGAN PANAS PADA PIPA UAP MENGGUNAKAN CFD Syahrul Huda Mauludana; Muhamad Safi’i; Althesa Androva
Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin Vol. 10 No. 1 (2026): Motor Bakar: Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/mbjtm.v10i1.16627.g%g

Abstract

Pipa uap merupakan komponen penting dalam sistem distribusi energi termal di industri. Perbedaan temperatur antara uap di dalam pipa dan lingkungan menyebabkan terjadinya kehilangan panas (heat loss) yang dapat menurunkan efisiensi sistem. Salah satu upaya untuk mengurangi kehilangan panas adalah penggunaan isolasi termal, seperti mineral wool. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi ketebalan isolasi mineral wool terhadap kehilangan panas pada pipa uap menggunakan Computational Fluid Dynamics (CFD) dengan perangkat lunak ANSYS Fluent. Variasi ketebalan isolasi yang digunakan adalah 50 mm, 75 mm, dan 100 mm. Simulasi dilakukan pada temperatur uap 423,15 K, temperatur lingkungan 308,15 K, dan koefisien perpindahan panas konveksi 10 W/m²K. Hasil simulasi menunjukkan bahwa peningkatan ketebalan isolasi menyebabkan penurunan heat loss. Nilai heat loss yang diperoleh berturut-turut sebesar 342,43 W, 264,34 W, dan 223,35 W untuk ketebalan isolasi 50 mm, 75 mm, dan 100 mm. Ketebalan isolasi 100 mm mampu menurunkan kehilangan panas sebesar 34,77% dibandingkan ketebalan 50 mm, sehingga efektif dalam meningkatkan efisiensi termal sistem perpipaan uap. Uji independensi grid dilakukan untuk memverifikasi kualitas mesh, dan validasi terhadap solusi analitik menunjukkan kecenderungan penurunan heat loss yang konsisten seiring bertambahnya ketebalan isolasi. Kata kunci: mineral wool, heat loss, isolasi termal, pipa uap, CFD
PENGARUH KETEBALAN HEATSINK TERHADAP DISTRIBUSI SUHU PADA CPU MENGGUNAKAN CFD   Muhammad Ridho AlHafizh; Muhamad Safi&#039;i; Althesa Androva
Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin Vol. 10 No. 1 (2026): Motor Bakar: Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/mbjtm.v10i1.16628.g%g

Abstract

Perkembangan teknologi pada computer menyebabkan beban berlebih pada kinerja computer dan heatsink memiliki peran penting dalam aspek pendinginan pada computer. Metode Computational Fluid Dynamics (CFD) menjadi pilihan dalam menyelesaikan kasus perpindahan kalor karena cepat, murah, dan efisien. Penelitian ini mengkaji efek ketebalan sirip heatsink terhadap performal termal dan hidrolik pada heatsink dengan metode Computational Fluid Dynamics (CFD) dengan memvariasikan ketebalan sirip heatsink 3 mm, 4 mm, dan 5 mm dengan mode konveksi bebas. Material paduan Aluminium 6061-T6 diaplikasikan dalam riset ini. Heatsink yang digunakan memiliki ukuran 65 x 54 x 40 mm, dan tebal plat dasar 3 mm. Studi numerik dilakukan dengan menggunakan daya panas konstan sebesar 65 watt pada suhu lingkungan sebesar 293 Kelvin, dan koefisien konveksi sebesar 100 W/m2K. Hasilnya, ketebalan sirip 3 mm menghasilkan suhu tertinggi 30,6°C dan terendah 27,1°C, ketebalan 4 mm menghasilkan suhu tertinggi 31,3°C dan terendah 28,1°C, sedangkan ketebalan 5 mm menghasilkan suhu tertinggi 32,4°C dan terendah 29,3°C. Berdasarkan hasil tersebut, peningkatan ketebalan sirip yang diiringi dengan pengurangan jumlah sirip menyebabkan kenaikan suhu maksimum pada heatsink. Ketebalan sirip 3 mm memberikan hasil pendinginan terbaik dalam kondisi simulasi yang sudah diujicobakan.   Kata kunci: CFD, Heatsink, Suhu
Kaji Eksperimental Efek Presentase Penguat Serbuk SiC (Silicon Carbida), Mg (Magnesium) pada Pengolahan Limbah Alumunium dengan Metode Stir Casting Muhammad Faesal Febriandyono; Hisyam Ma&#039;mun; Muhammad Budi Haryono; Muhamad Safi&#039;i; Rizki Dwi Ardika
Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin Vol. 10 No. 1 (2026): Motor Bakar: Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/mbjtm.v10i1.16809.g%g

Abstract

Abstrak Penggunaan material Alumunium pada dunia industri manufaktur terutama otomotif serta berbagai kebutuhan masyarakat seperti kendaraan bermotor, komponen mesin, dan bidang lainnya. Penggunaan material Alumunium memberikan berbagai dampak, baik dampak positif maupun negatif. Dampak positif penggunaan material Alumunium seperti materialnya yang ringan, tahan karat, dan dapat didaur ulang, membuatnya berguna di berbagai aplikasi seperti konstruksi, transportasi, dan pengemasan. Namun, dampak negatifnya, produksinya dapat berdampak buruk pada lingkungan dan kesehatan, terutama dalam hal pemanasan global, konsumsi air, dan potensi toksisitas yang menyebabkannya menjadi limbah. Riset sebelumnya di fokuskan pada analisa peleburan material Alumunium dengan metode stir casting terhadap pengaruh variasi temperatur, kecepatan pemutaran, presentase fraksi massa SiC, SiO2, Mg, dan waktu pengadukan terhadap peningkatan kekuatan tarik, kekuatan impact, serta struktur makro dan mikro material Alumunium. Selain itu tidak ada studi eksperimen tentang pemanfaatan, pengolahan, dan peleburan limbah material Alumunium bekas komponen kendaraan dengan metode stir casting. Variasi penambahan serbuk SiC (silicon carbida) dan Mg (magnesium) sebesar 5 g dan 7,5 g pada rentang temperatur 600ºC, 700ºC, dan 800ºC pada kecepatan putaran stir konstan sebesar 600 Rpm dan waktu aduk selama 15 menit di usulkan dalam riset ini guna untuk meningkatkan kekuatan tarik, struktur makro, struktur mikro, dan pengurangan efek porositas material Alumunium. Untuk mengetahui sifat fisik material Alumunium dilakukan uji tarik dan uji NDT. Hasil riset menunjukkan material komposit Alumunium AlSiCMg dengan variasi temperatur tuang 800ºC memiliki hasil optimal ditinjau dari nilai kekuatan dan kekerasan material, hasil tersebut dapat direkomendasikan dan diterapkan pada aplikasi praktis di lapangan.   Kata kunci : Alumunium, Casting, Kekuatan, Stir, Kekerasan.
ANALISIS NUMERIK PENGARUH PERUBAHAN JARAK PITCH TERHADAP CAPAIAN TORSI PADA TURBIN ULIR PORTABEL MENGGUNAKAN SIMULASI COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS (CFD) Maulana Abdi Ardiyansyah; Muhamad Safi’i; Althesa Androva
Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin Vol. 10 No. 1 (2026): Motor Bakar: Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/mbjtm.v10i1.16832.g%g

Abstract

Turbin ulir Archimedes merupakan salah satu teknologi yang sesuai untuk pembangkit listrik tenaga air dengan head rendah karena memiliki konstruksi sederhana dan mampu beroperasi pada debit aliran yang relatif kecil. Namun, penelitian mengenai pengaruh variasi pitch terhadap performa turbin ulir portabel masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi pitch terhadap capaian torsi turbin ulir portabel menggunakan metode Computational Fluid Dynamics (CFD). Simulasi dilakukan pada model turbin satu bilah dengan sudut kemiringan 45° dan kecepatan aliran masuk 1 m/s. Variasi pitch yang dianalisis adalah 60 mm dan 90 mm menggunakan model turbulensi k-ω SST. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pitch 60 mm menghasilkan torsi tertinggi sebesar 2,083 Nm, sedangkan pitch 90 mm menghasilkan torsi sebesar 1,337 Nm. Pitch 60 mm menghasilkan distribusi tekanan yang lebih merata dan karakteristik aliran yang lebih stabil sehingga interaksi fluida dengan sudu menjadi lebih efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi pitch berpengaruh signifikan terhadap performa turbin ulir portabel, dan konfigurasi pitch 60 mm direkomendasikan untuk aplikasi mikrohidro ber-head rendah Kata Kunci:Turbin Ulir Portabel, Turbin Ulir Archimedes, Variasi Pitch, Computational Fluid Dynamics, Torsi
SIMULASI COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS (CFD) PADA PENGARUH MATERIAL SIRIP TERHADAP LAJU PERPINDAHAN PANAS PADA HEAT SINK Dwi Suryo Wicaksono; Muhamad Safi&#039;i; Althesa Androva
Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin Vol. 10 No. 1 (2026): Motor Bakar: Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/mbjtm.v10i1.16836.g%g

Abstract

Abstrak  Heat sink merupakan komponen penting dalam sistem pendinginan perangkat elektronik yang berfungsi meningkatkan pelepasan panas ke lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi material sirip terhadap performa perpindahan panas pada heat sink menggunakan metode Computational Fluid Dynamics (CFD). Simulasi dilakukan menggunakan material sirip tembaga, aluminium, kuningan, dan stainless steel dengan geometri serta kondisi operasi yang sama. Hasil menunjukkan bahwa material dengan konduktivitas termal lebih tinggi menghasilkan performa pendinginan yang lebih baik. Tembaga memberikan performa terbaik dengan temperatur rata-rata terendah sebesar 298,5 K dan selisih temperatur (ΔT) terkecil sebesar 9,0 K, diikuti aluminium (302,1 K), kuningan (307,8 K), dan stainless steel (315,4 K). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilihan material sirip berpengaruh signifikan terhadap efektivitas pendinginan heat sink dengan urutan performa termal tembaga > aluminium > kuningan > stainless steel. Kata kunci: Computational Fluid Dynamics (CFD), heat sink, material sirip, perpindahan panas, distribusi temperatur.
Analisis Performa Auxiliary Plate-Fin Cooler (Hayden 679) dalam Menjaga Stabilitas Termal Automatic Transmission Fluid pada Mesin Diesel Zulfikar Nadirsyah; Muhamad Safi'i; Althesa Androva
Konstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik Sipil Vol. 4 No. 3 (2026): Juli: Konstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik Sipi
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/konstruksi.v4i3.1423

Abstract

Automatic Transmission Fluid (ATF) degradation due to high thermal loads is the main cause of automatic transmission failure in high-torque diesel vehicles. This study aims to analyze the effectiveness of installing an external plate-fin oil cooler (Hayden 679) in maintaining ATF thermal stability. The test object used was a Chevrolet Captiva Diesel 2.0L VCDi with a 6-speed automatic transmission. ATF temperature data was acquired in real-time via the OBD-II protocol under heavy load conditions (road gradient > 15° and a constant speed of 110 km/h). The results showed that the auxiliary cooler was able to limit the maximum ATF temperature to 79°C, which is within the ideal range of 70–90°C. When compared to the standard system that reaches > 90°C, a peak temperature reduction of 14°C was obtained, which represents a thermal reduction efficiency of 15.05% and a heat dissipation of 1.4 kW. It was concluded that the use of Hayden 679 was effective in improving the thermal stability and durability of diesel transmission components.
Optimasi Interval Penggantian Oli Hidrolik dan Suhu Operasi untuk Meningkatkan Kinerja Sistem Hidrolik pada Excavator Komatsu PC2000-11 Chandra Ajik Prakos; Althesa Androva; Muhamad Safi’i
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Juli
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v5i1.1733

Abstract

Kondisi oli hidrolik dan temperatur operasi berpengaruh terhadap keandalan sistem hidrolik pada alat berat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh umur pakai oli dan temperatur operasi terhadap degradasi oli serta kondisi sistem hidrolik pada excavator Komatsu PC2000-11. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental melalui analisis oli pada empat variasi umur pakai, yaitu 2.709, 3.199, 3.706, dan 3.986 jam. Sampel oli diuji menggunakan metode Oil Spectrometric Analysis (OSA) dengan parameter viskositas, Total Acid Number (TAN), dan kandungan logam keausan besi (Fe), serta didukung pemantauan temperatur operasi sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan umur pakai oli menyebabkan kenaikan kandungan Fe dari 3 ppm menjadi 31,3 ppm, disertai perubahan viskositas dari 7,4 cSt menjadi 6,7 cSt. Temperatur maksimum sistem juga meningkat dari 79°C menjadi 95°C yang mengindikasikan meningkatnya beban termal dan percepatan degradasi oli. Temuan lapangan berupa akumulasi partikel keausan pada return filter, kebocoran seal, dan retakan hose hidrolik mendukung hasil analisis laboratorium. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan oli mendekati batas penggantian 4.000 jam dan temperatur operasi yang tinggi mempercepat degradasi oli serta meningkatkan risiko keausan komponen. Oleh karena itu, penerapan condition based maintenance (CBM) berbasis analisis oli diperlukan untuk menentukan interval penggantian oli yang lebih sesuai dengan kondisi operasi aktual.
Co-Authors Aan Burhanudin Adi Nugroho, Rizki Aditya Bagas Damara Agung Nugroho Agung Nugroho AGUNG NUGROHO Agung Nugroho Agus Mukhtar Ahmad Ramdhani Ahmad Ramdhani, Ahmad Ahmad Wildanu Alam, Bagus Aditama Ali, Sulaiman Althesa Androva Althesa Androva Althesa Androva althesaanadrova Amin, Muhamad Shohibun Anandar, Ommy Nurega Andi Ibrahim Soumi Androva, Althesa Androva, Althesa Antonius Budi Prasetyo Ardika Rendi Hadi Ansyah Arif, Zainal Ashar, Ilham Ariawan Athesa Androva Burhanuddin, Aan CANDRA WAHYU SPORTYAWAN Chandra Ajik Prakos Chandra Ajik Prakoso Darlis Turnip Darmanto Darmanto Digdoyo, Aji Dwi Erfan Arlianto Dwi Suryo Wicaksono Eflita Yohana EFLITA YOHANA Fahmi, Muhamad Idrokul Fahmi, Muhammad Idrokul Fajarrullah Rusmana Farhan Putra Arya, M. Iqbal Febriandyono, Muhammad Faesal Febriyandyono, Muhammad Faesal Hamdan Ramadan Hamdani Umar Hardiman Wahyu Hidayat Hermana, Rifki HERMAWAN Herru Santosa Budiono Hisyam Ma'mun Hisyam Ma’mun Hisyam Ma’mun Hutomo Jiwo Satrio Ibrahim Soumi, Andi Idrokul Fahmi, Muhamad Irfan, Akhmad Isdhianto, Irfan Jayawarsa, A.A. Ketut Joko Sumbogo, Yuliarto Juli Saputra, Muhamad Khaqurokhim Kun Suharno Lusiana Marita M. Aditya Bintang Septian Nugraha M. Iqbal Farhan Putra Arya Ma'mun, Hisyam Margono Margono Martha Khoirunnisa Maulana Abdi Ardiyansyah Maulana Rozaki, Syahrul Maulana, Dendy Ma’mun, Hisyam Menazmi, Teuku Moh solikhul Muchamad Malik Muchamad Rifaldi Mahendar Muhamad Idrokul Fahmi Muhamad Juli Saputra Muhamad Safi'i Muhamad Shohibun Amin Muhammad Budi Haryono Muhammad Iqbal Farhan Putra Arya Muhammad Iqbal Farhan Putra Arya Muhammad Ridho AlHafizh Muhammad, Rouf NAZARUDDIN SINAGA Nazaruddin Sinaga Nazaruddin Sinaga Nazaruddin Sinaga Nugroho, Agung Nugroho, Cahyo Hadi Nur Baiti Jannati Nur Hasim Nurman Pamungkas Oktarina Heriyani Oktarina Heriyani Oktarina Heriyani Pangestu, Anugrah Widhi Pranata, Dwi Yan Damar Arya Pujianto, Muhammad Edi Raditya bayu herlambang Raihan Aji Yunanto Ramadan, Hamdan RAMADHAN NUR, HAMID Ramadhan, Hamdan Raziqin, Muhammad Khairul Ridho Ardiansyah Ridho Ardiansyah Rizki Bintoro, Sefrian Rizki Dwi Ardika Romadhon, Bukhori Putra Rouf Muhammad Rouf Muhammad ROUF MUHAMMAD Rozaki, Syahrul Maulana Sabri, Faris Ahmad Mizanus Sahrul Maulana Rozaki Saputra, Muhamad Juli Saputra, Muhammad Juli Sardo Hita Nainggolan Sardo Nainggolan Sugiyarto Suheri Suheri - Suheri Suheri Kertosenjoyo2, Suheri Suheri Suheri Suheri Suheri Suheri Suheri SUHERI SUHERI Suheri Suheri Kertosenjoyo2 Surawan, Surawan Susanto Susanto Susanto Susanto Syahrul Huda Mauludana Tabah Priangkoso Tabah Priangkoso Tabah Priangkoso Taufan Arif Adlie Taufiq Hidayatno Teuku Azuar Rizal Thatip Nur Khafid Tri Widodo Besar Riyadi Wahid, Muhammad Abdul Wardatul Jannah, Wardatul Wibi Pramanda Widodo, Syamsul Bahri Widyantoro, Arif Yafid Effendi Yafid Effendi Yafid Effendi Yafid Effendi Yafid Effendi YAFID EFFENDI Yahya Hidaytullah, Muhammad Yofan Prayoga Yuris Setyoadi Zulfikar Nadirsyah